Posts tagged ‘Seiji Mizushima’

01/02/2011

Gundam 00 the Movie: A wakening of the Trailblazer

Film layar lebar ini benar-benar memberiku perasaan campur aduk. Sesudah berkesempatan menontonnya sendiri, selama berminggu-minggu aku tak yakin sebaiknya mulai mengulas dari mana.

Dimaksudkan sebagai penutup seri Gundam 00 yang populer, Mobile Suit Gundam 00 the Movie: A wakening of the Trailblazer masih dipelopori oleh studio animasi Sunrise dan masih dipegang oleh Seiji Mizushima sebagai sutradara. Premiere perdananya dilakukan di Jepang serta di serangkaian acara khusus di AS dan Singapura.

Kepanikan Global

Berlatar dua tahun sesudah season kedua seri TV-nya berakhir. Pemerintahan Federasi telah mampu mengatasi konflik-konflik yang terjadi di Bumi. Tapi lalu datang ancaman dari luar angkasa dalam bentuk semacam spesies alien misterius yang disebut ELS (Extraterrestrial Living-metal Shapeshifters—‘logam-hidup perubah wujud dari luar Bumi’ ).

ELS datang dengan menggunakan puing-puing kapal eksplorasi Jupiter yang diyakini telah terbengkalai berpuluh tahun sebelumnya. Bangkai kapal ini dihancurkan dalam sebuah misi oleh perwira Innovator pertama yang diakui Federasi, Descartes Shaman, dengan menggunakan mobile armor yang sangat kuat, Gadalezza. Tapi tindakan penghancuran tersebut malah menjadi pemicu sampainya ELS ke Bumi.

ELS yang telah hadir kemudian mengasimilasi warga-warga Bumi yang gelombang otak kuantum-nya telah bangkit sebagai pengaruh dari penyebaran partikel GN. Dengan kata lain, para korban adalah orang-orang yang telah mengambil langkah pertama dalam evolusi untuk menjadi kaum Innovator.

Untuk suatu alasan tertentu, ELS juga akan mengambil wujud Ribbons Almark—tokoh antagonis utama dalam seri TV—pada saat mereka berkeliaran dalam bentuk manusia di muka Bumi. Kenyataan ini tentu saja membuat syok Setsuna F. Seiei, sang tokoh utama, dan membuatnya bertanya-tanya tentang apa makna kedatangan mereka.

Gelombang kedatangan ELS berikutnya lalu mulai terlihat dari Jupiter. Kepanikan massal global merebak. Lalu kekacauan mencapai puncaknya  saat Descartes beserta timnya malah menjadi korban pertama yang jatuh saat gelombang kedatangan ini gagal diintersepsi Federasi.

Menghadapi situasi genting yang telah diramalkan ini, kelompok paramiliter rahasia Celestial Being akhirnya kembali bertindak. Sesudah mengutus Lockon Stratos untuk menjemput dua personil mereka, Allelujah Haptism dan Marie Parfacy, dari ancaman ELS di Mongolia (akibat ketertarikan mereka terhadap gelombang otak kuantum Marie), Celestial Being bergabung bersama militer Federasi dalam mempertahankan Bumi terhadap ELS  sekaligus berusaha memahami warisan sesungguhnya yang Aeolia Schenberg telah tinggalkan bagi mereka.

Hanya Bagi Penggemar Berat… Mungkin

Seperti yang diindikasikan oleh nama mereka, ELS (aku enggak tahu apa aku perlu menyebut mereka secara tunggal atau jamak) berbentuk menyerupai butir-butir logam cair yang ‘menghujani’ Bumi dari Jupiter. Saat mengasimilasi seorang manusia, mereka mengubah struktur biologis manusia tersebut menjadi semacam unsur logam—menjadikan si ‘induk semang’ berbentuk serpihan-serpihan mengkilap yang mencuat—dan secara tak langsung memakan nyawa mereka.

Secara misterius, ELS juga memiliki kemampuan untuk mengambil alih kendali segala bentuk permesinan—mulai dari mobil dan kereta sampai ke mobile suit—dan membuat mesin yang diambil alih tersebut ‘hidup’ dan bekerja sendiri, sebelum secara menakutkan memakan korban jiwa.

Konflik melawan ELS—yang notabene adalah alien—inilah menjadi sumber perdebatan utama para penggemar seri ini! Sebab ini kali pertama dalam 30 tahun sejarah waralaba Gundam ada tema alien dimasukkan ke dalam cerita!

Semula, sewaktu aku mendengar soal ‘dialog yang akan datang’ di akhir season kedua, aku mengira yang dimaksudnya adalah dialog dengan sesama manusia lagi, yang selama berabad-abad telah terpisah dari Bumi atau semacamnya.

Tema tentang peradaban manusia yang telah lama terpisah dari Bumi (sampai dipandang sebagai ‘makhluk asing’) sebelumnya pernah diangkat dalam beberapa seri anime lain, macam Aoki Ryuusei Layzner dan Martian Successor Nadesico. Waralaba Gundam juga pernah beberapa kali menyinggungnya, melalui keberadaan koloni Mars di seri Gundam SEED Destiny Astray atau Kekaisaran Jupiter dalam Mobile Suit Crossbone Gundam. Sehingga aku sama sekali tak mengira mereka benar-benar akan menghadirkan alien—makhluk-makhluk asing dari luar angkasa yang serupa monster dan berbeda dari manusia—secara harfiah.

Aku sejujurnya tak berkeberatan dengan tema ini. Hanya saja, entah mengapa, cara pengeksekusiannya benar-benar membuat nilai ceritanya terkesan ‘dangkal.’  Ibaratnya, aku menunggu semacam ‘kejutan’. Tapi yang kudapatkan malah separuh dari bentuk minimum yang kusangka. (tapi aku tak akan banyak protes, mengingat apa yang telah kulakukan untuk mendukung waralaba ini barulah sebatas memberli model kit MS dari waktu ke waktu)

Perasaan campur adukku diperparah karena secara teknis, film ini benar-benar bagus (adegan-adegan mecha, sudut pengambilan gambar, penataan suara, pembangunan suasana dsb.). Tapi inti ceritanya itu! Argh, bahkan tak sebanding dengan season pertama seri ini sendiri. Tak ada intrik politik. Tak ada kedalaman karakter. Bahkan elemen angst yang bagiku-merupakan-cara-paling-murahan-untuk-meraih-penonton pun tak ada.

Yang ada hanyalah kepanikan dan kebingungan saat seisi Bumi berusaha mencerna fenomena ELS dan menemukan penanganannya, sebelum menyadari bahwa evakuasi penduduk Bumi secara global(!) ke kapal ruang angkasa Celestial Being menjadi sesuatu yang tampaknya tak terhindarkan.

Cerita mencapai klimasnya saat jajaran MS Federasi berbaris di satu sisi orbit Bumi demi menghadapi pertempuran terakhir. Tapi arus deras alien berbentuk batu karang yang menjadi lawan mereka tidak terlalu bisa menyajikan pertempuran akhir dramatis khas anime mecha. Lalu penyelesaian semuanya juga terkesan begitu disederhanakan saat Setsuna, dengan MS-nya yang baru, 00 Gundam QuanTT meluncur ke pusat ‘superstruktur’ ELS demi melancarkan Trans-Am Burst (pelepasan partikel GN dalam jumlah sangat banyak) yang diyakini merupakan jalan satu-satunya untuk berkomunikasi dengan mereka. Itu benar-benar sebuah penyelesaian yang lumayan membuat dahi berkerut.

Tapi terlepas dari segala kekurangannya, tetap ada sejumlah adegan menarik dalam film ini. Pengorbanan heroik Andrei Smirnov (walau memang terkesan agak tiba-tiba) termasuk salah satu adegan paling keren dalam film ini. Feldt Grace kini jelas ditampilkan menyimpan perasaan terhadap Setsuna. Lalu adegan terbangunnya Setsuna dari koma, ketika ia mengalami kilas balik dari segala yang pernah ia alami sepanjang hidupnya dan bertemu dengan sosok kawan-kawannya yang telah meninggal, sebenarnya lumayan berkesan. Adegan-adegan ini sayangnya tetap tak bisa mengimbangi segala ‘keanehan’ dari tema yang  diusung. Jadi asal kau tak mempermasalahkan semua ‘keanehan’ ini, maka bisa dijamin kau mendapatkan satu tontonan yang luar biasa.

Last Minute Custom

Secara pribadi, adegan-adegan aksi mecha, yang semula kubayangkan akan menjadi daya tariknya yang utama, tetap tak semenarik dibandingkan di seri TV. Mungkin akibat musuhnya ‘tak berbentuk,’  pertempuran-pertempurannya terasa hambar dan kurang dramatis. Memang memukau dan enak dilihat sih. Dan pembangunan suasananya benar-benar pas.  Tapi hanya itu. Tak ada pribadi-pribadi yang berbenturan di dalamnya. Pemaparan karakternya yang pas-pasan. Sehingga hampir tak ada ‘emosi’ yang terlibat di dalam adegan-adegan itu.

MS 00 QuanTT yang disangka menjadi sorotan pun hanya tampil di menit-menit akhir. Sebagian besar aksi diisi oleh Gundam Zabaniya-nya Lockon dan Gundam Harute-nya Allelujah bersama Marie. Gundam Raphael yang digunakan Tieria Erde juga sebenarnya tak lebih dari MS darurat yang digunakan karena keadaan genting.

Dari segi tokoh, tak banyak yang bisa dikatakan. Kita hanya disuguhi sudah jadi seperti apa tokoh-tokoh lama berubah sesudah masa jeda dua tahun kembali berlalu. Tak ada kejelasan tentang apa yang telah tokoh-tokoh utamanya (selain Setsuna) lalui sesudah konflik ELS berakhir. Tapi adegan penutupnya (bagi mereka yang bisa menerimanya) cukup berkesan kok. Setidaknya, film ini memenuhi fungsinya sebagai penutup seri Gundam 00 dengan tidak membiarkan plot utamanya berakhir menggantung.

Soal tokoh-tokoh baru, selain Descartes, yang menonjol hanyalah Meena Carmine, seorang ilmuwan wanita yang menjadi pacar(?) baru Billy Katagiri. Secara misterius memiliki tampilan sangat mirip dengan Nena Trinity yang tewas di seri TV. Tapi identitas dirinya sayangnya tak diceritakan lebih lanjut.

Sebagai pihak antagonis, ELS digambarkan memiliki kecerdasan dan emosi. Tapi mereka digambarkan sebagai organisme berakal yang sepenuhnya berbeda dari manusia. ‘Dialog’ yang dimaksud dengan mereka pun ternyata bukanlah percakapan yang melaluinya orang-orang bertukar kata. Tetapi melainkan semacam pertukaran citra dan kesadaran yang, sekali lagi, agak membuat kening berkerut.

Seri ini berupaya mengangkat suatu makna mendalam melalui kehadiran ELS. Tapi keberadaan mereka justru membuat pesan perdamaian yang film ini coba sampaikan menjadi agak terkesan dibuat-buat. Pokoknya, segalanya menurutku sangat bertentangan dengan kesan yang dihadirkan pada episode-episode awal season pertama, di mana di masing-masing kubu ada rakyat dan ideologi yang dipertaruhkan, dan sebagainya.

Sejauh mana film ini akan bisa dinikmati kurasa bergantung pada sejauh apa kau bisa menerima tema alien di dalamnya. Selebihnya, dengan animasi yang keren pada sebagian besar waktu, dan musik yang berpengaruh besar terhadap kenikmatan menonton, satu-satunya alasan untuk menonton film ini mungkin hanya karena film ini menjadi akhir cerita dari seri Gundam 00.

Akhir ceritanya, menurut pendapatku secara pribadi, tak sebagus yang kusangka. Jadi kurasa film ini hanya akan disukai oleh para penggemar berat saja.

Penilaian

Konsep: C; Visual: A; Audio: A; Perkembangan: E; Eksekusi: B+; Kepuasan Akhir: C

Iklan
11/05/2010

Gundam 00 Movie (news)*

Kurasa, setiap orang yang  mengikuti kedua season seri TV Gundam 00 pasti dibuat penasaran dengan film layar lebar yang dijadwalkan keluar pada paruh akhir tahun ini. Mempertimbangkan banyaknya elemen cerita yang diangkat dari Gundam Wing, sejumlah kalangan berpendapat film ini akan menjadi semacam Endless Waltz bagi Gundam 00. Singkat kata, banyak yang berasumsi film ini akan menjadi penerus cerita sekaligus penjelasan akan hal-hal yang masih belum jelas.

Beberapa hal yang sudah jelas diketahui tentang Gundam 00: A wakening of a Trailblazer (sub judul kurang lebih berarti ‘terjaganya seorang penanda jejak’)  antara lain:

  • versi upgrade dari keempat gundam yang sudah ada ditambah bermacam mecha produksi massal terbaru
  • tampil kembalinya semua(?) tokoh lama
  • cerita yang berhubungan dengan ekspedisi ke Jupiter bertahun-tahun lalu
  • latar waktu dua tahun sesudah berakhirnya season 2
  • tokoh antagonis baru, seorang Innovade yang bekerja untuk Federasi bernama Descartes Shaman
  • makna sesungguhnya dari rencana besar Aeolia Schenberg

Beberapa hal yang belum jelas diketahui antara lain:

  • kisah akan berhubungan dengan ter-inovasinya sejumlah penduduk Bumi, ditandai dengan bangkitnya gelombang otak kuantum mereka, yang selanjutnya berhubungan dengan upaya sebuah pihak (Federasi?) dalam mengekang keberadaan mereka
  • munculnya kembali sosok serupa Nena Trinity (Innovade?) yang bekerja sebagai peneliti (tunggu, apa ini bukan Sumeragi?)
  • akan kembali tampilnya Gundam Dynames (apa ini masuk akal?)
  • Celestial Being kehilangan salah satu (atau dua?) GN Drive dalam pertempuran sebelumnya (yang Seraphim? atau yang 0 Gundam?), dan cerita akan berhubungan dengan upaya mereka untuk mendapatkan GN Drive yang baru (ke Jupiter?)
  • kapal induk raksasa Celestial Being menjadi markas pusat baru grup Celestial Being, dan di dalamnya mereka menemukan sesuatu di luar dugaan
  • Allelujah dan Marie menemukan sesuatu berkenaan masa lalu mereka dalam perjalanan mereka mengelilingi Eropa (yang belum diketahui secara persis tujuannya apa)
  • Graham Aker akan memainkan suatu peranan penting dalam cerita
  • Tieria akan menggunakan antarmuka superkomputer Veda untuk menonton episode-episode lama Gundam Wing
  • Masalah pairing yang senantiasa dipermasalahkan oleh para fans akan terselesaikan secara tuntas

Yang paling jelas diketahui soal movie-nya sendiri untuk saat ini adalah desain mecha-mecha-nya yang baru, yang jujur saja menuai banyak sekali tanggapan berupa rumor dan spekulasi.

00 Gundam Quan[T] (baca: kuanta) yang dikemudikan Setsuna konon ditemukan desainnya oleh Tieria di lapisan Veda yang paling dalam. Fungsi yang dimainkan 0-Raiser untuk menstabilkan keluaran twin drive system tampaknya sudah terintegrasi di dalamnya. Jelas-jelas terinspirasi dari Nu Gundam, mecha ini memiliki sebentuk perisai besar di tangan kiri yang sudah dipastikan menjadi tempat penyimpanan sederet sword bit. Karena GN Sword baru yang mecha ini miliki jauh lebih ramping dan tipis (dan keren) dibanding sebelumnya, serta tidak menunjukkan gelagat bisa berfungsi sebagai senjata jarak jauh (sejauh yang ditampilkan trailer-nya), koleksi sword bit ini diyakini akan memenuhi kebutuhan mecha ini untuk serangan-serangan jarak jauh. Meski demikian, kemampuan meluncurkan beam berukuran besar tetap diduga bisa dilakukan dari bahu mecha ini seperti sebelumnya.

Gundam Zabaniya yang Lockon kemudikan menjadi desain baru yang paling menarik perhatian para penggemar. Dibangun di atas kerangka Cherudim akibat kendala finansial yang CB harus atasi, Zabaniya dipersenjatai habis-habisan dengan cara yang tak terbayangkan oleh fans manapun. Penyimpan misil(?) berukuran tebal, sejumlah shield (rifle?) bit, sepasang pistol seperti dulu, Zabaniya jelas tetap mengandalkan gaya tempur tembak-menembak seperti sebelumnya. Persenjataan berat yang kini dimilikinya banyak mengingatkan orang akan Gundam Heavyarms dari Gundam Wing, tapi dengan jumlah sekitar tiga kali lebih banyak dan tersembunyi di berbagai sudut bagian tubuhnya.

Gundam Harute yang dibangun di atas kerangka Arios (dan tetap bisa berubah wujud menjadi pesawat) juga menarik perhatian karena sejumlah alasan. Desainnya secara garis besar lebih ramping dan aerodinamis. Tambahan di punggungnya tampaknya diadaptasi dari apa yang dimiliki GN Archer. Mungkin sebagai pengembangan dari penjepit, Harute menggunakan sepasang bayonet di kedua belah tangannya. Tapi yang paling menarik adalah dugaan bahwa bit-bit pun tersembunyi di balik sayapnya. Mecha satu ini pun dikabarkan akan dikendalikan berdua(!) oleh Allelujah dan Marie.

Gundam Raphael milik Tieria menjadi mecha yang paling menyisakan tanda tanya. Keberadaan senjata-senjata berat yang bisa lepas-pasang tampaknya tetap menjadi ciri khasnya. Tapi soal apakah mecha ini memiliki ‘sisi lain’ atau Trial System seperti para pendahulunya, hingga kini masih belum ada kejelasan yang pasti. Yang pasti, desainnya yang lebih ‘langsing’ tampaknya menjadi pertanda bahwa mecha ini masih menyimpan suatu kejutan…

Mecha baru yang menjadi pengembangan Flag konon ditonjolkan sebagai pengganti MS massal Ahead, yang dipandang terlalu diasosiasikan dengan A-LAWS. Mecha ini dikenal sebagai Brave, yang juga bisa berubah wujud menjadi pesawat.

Ada berita yang menarik tentang mecha baru ini. Konon jenis Brave yang Graham gunakan memiliki sepasang(!) GN Drive Tau. Dengan kemampuan berubah bentuk, senjata melee yang dikembangkan dari pedang ‘getar’ yang dulu Union punya, sangat mungkin mecha ini akan menjadi salah satu desain favoritku sepanjang masa! Detil lebih banyak tentang ini sayangnya masih belum kuketahui.

Berkenaan MA yang konon akan digunakan oleh sang antagonis, masih belum ada kejelasan pula soal detilnya bagaimana. Tapi tampaknya sudah menjadi suatu kepastian bahwa Descartes ini, siapapun dia dan apapun tujuannya, tidak akan bekerja sendiri.

Terlepas dari soal movie di atas, yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan soal Gundam 00 adalah semakin bertambahnya media pelengkap dan side story pada tahun-tahun belakangan. Semua media tambahan ini memberi tambahan lebih pada latar dunia Gundam 00 yang memang belum tergali secara optimal sepanjang seri TV-nya.

Buset. Lagi-lagi aku kebanyakan ngomong. Lebih banyak soal itu akan kubahas di kemudian hari.

Tambahan Update

Dari salah satu promo, sudah diklarifikasi bahwa sumber masalah yang akan dihadapi Setsuna dkk adalah pecahan besar pesawat peneliti Jupiter dari masa 130 tahun lalu yang secara perlahan semakin mendekati Bumi (Celestial Being?). Di dalam kapal ini, konon terkandung rahasia sesungguhnya dari awal mula peperangan yang harus Setsuna dkk hadapi, yang sekaligus akan membawanya pada makna sesungguhnya dari perubahan dirinya menjadi Innovator.

Lebih banyak soal itu, akupun tak tahu. Tapi tampaknya premis awalnya cukup menjanjikan.

10/04/2009

Gundam 00 (End, Season 2)

Empat bulan telah berlalu semenjak menara Orbital Elevator Afrika hancur dalam insiden kudeta yang dilancarkan faksi Hercules. Sesudah melewati masa pelarian selama empat bulan, pihak Celestial Being yang dimotori Setsuna dkk di kapal Ptolemaios II akhirnya berhasil mengumpulkan cukup kekuatan untuk menghancurkan senjata pemusnah massal Memento Mori Mk.II yang ditempatkan di luar angkasa–pemicu awal terjadinya insiden di atas.

Namun dalam kurun waktu tersebut, pasukan A-LAWS telah semakin menancapkan kekuasaan mereka di muka bumi. Sebagian besar pihak yang melawan kekejian mereka telah berhasil dilenyapan. Sisa-sisa kelompok pemberontak Katharon telah melarikan diri ke luar angkasa. Sementara Ribbons Almark, dengan dukungan komputer super Veda di belakangnya, telah memulai tirani  melalui pengendalian arus informasi terhadap dunia.

Hanya ada satu cara yang bisa Celestial Being lakukan untuk membalikkan keadaan: menemukan keberadaan Veda, merebutnya kembali, atau bahkan menghancurkannya sebelum mereka sendiri dihancurkan.

Bayang-bayang Para Innovator

Upaya CB untuk menawan salah seorang Innovator dan memeras informasi darinya menemui kendala saat Anew Returner, anggota baru di kapal sekaligus kekasih Lockon Stratos, berkhianat dan membantu Revive Revival yang tertawan melarikan 0-Raiser. Anew ternyata merupakan mata-mata yang sengaja ditempatkan di dalam CB dan seperti halnya Louise Halevy, pikirannya turut dikendalikan oleh Ribbons Almark.

Meski Anew akhirnya harus tewas secara tragis, kesedihan yang merundung harus mereka singkirkan karena datangnya transmisi dari Wang Liu Mei, agen mereka yang telah lama menghilang. Liu Mei rupanya telah mendapatkan kode koordinat lokasi Veda dari Regene Regetta, dan berpesan akan menyerahkan koordinat itu secara langsung kepada mereka di koloni luar angkasa Eclipse yang telah lama ditinggalkan. Namun Liu Mei dan pengawalnya, Hong Long, pada saat yang sama tengah diburu oleh Nena Trinity yang mengkhianati mereka akibat campur tangan Regene. Setsuna dan Saji Crossroad memang akhirnya berhasil mendapatkan kode koordinat yang dijanjikan, tapi keadaan berubah menjadi sangat genting saat Louise dan Mr Bushido muncul atas perintah Ribbons. Louise di satu sisi kemudian membalas dendam kematian keluarganya terhadap Nena, sementara Mr Bushido menantang Setsuna bertarung untuk yang terakhir kali–sebuah pertarungan yang semakin mematangkan evolusi Setsuna sebagai seorang Innovator alami.

Setsuna dkk akhirnya memantapkan tekad untuk menuju sisi gelap bulan di mana Veda diyakini telah disembunyikan. Tapi untuk mencapai koordinat itu, terlebih dahulu mereka harus menghadapi keseluruhan armada luar angkasa A-LAWS yang telah menanti mereka.

Revival

Sebenernya, konon menurut gosip ada banyak sekali kendala dalam proses produksi Gundam 00. Ditambah lagi, ada suatu upaya dari pihak produsen untuk memenuhi SEMUA pengharapan dari SEMUA kalangan penggemar. Sehingga hasil akhir Gundam 00 dari segi cerita amat sangat tak memuaskan. Ceritanyadangkal. Tanggung. Terkesan tak selesai. Meskipun punya potensi awal yang sangaaat besar.

Paruh awal season kedua berlangsung cepat dan menarik. Tapi pada paruh akhir, plot mulai melambat dan arah perkembangan cerita mulai tidak jelas. Beruntungnya pada episode-episode terakhir para pembuat sepertinya mulai menyadari (atau tidak) bahwa pendekatan penceritaan yang mereka gunakan itu kurang pas (untuk cerita seperti Gundam 00, gaya penceritaan seperti pada Gundam Wing yang padat dan dari banyak sudut pandang mungkin akan lebih efisien). Sehingga daripada mengebut semuanya agar dijelaskan pada episode paling akhir, tampaknya semua akhirnya sepakat untuk membiarkan beberapa pertanyaan tetap ‘menggantung’ dan memenuhi episode-episode akhir dengan aksi-aksi mecha keren yang bakal jauh lebih meninggalkan kesan.

Dengan kata lain, meskipun pada akhirnya ada sejumlah perkembangan cerita yang terkesan dipaksakan, dan masih ada sejumlah (banyak) pertanyaan yang belum terjawab, menurutku, hasil akhir yang dicapai tim pimpinan Seiji Mizushima ini tak buruk-buruk amat.

Ya, kita rada kecewa. Tapi kekecewaan itu sama sekali tak seburuk waktu nonton GSD, misalnya.

Satu hal sudah pasti. SEMUA pengharapan dari SEMUA kalangan penggemar Gundam yang mencakup orang-orang dengan perbedaan usia sampai mencapai 30 tahun MEMANG terpenuhi. Trans-Am Burst yang oo-Raiser alami (yang bisa dikatakan sebagai deus ex-machina yang membalikkan keadaan) sangat mirip dengan Moonlight Butterfly dari Turn A Gundam, Louise dan Anew menjadi semacam tokoh Four, ada adegan-adegan yang akan mendatangkan inspirasi bagi pengarang BL. Tokoh Andrei menjadi wujud dari soal masalah kekeluargaan, dsb dsb. Lalu tentu saja, ada adegan-adegan aksi keren yang sedap dipandang mata (yang tentunya bakal lebih memukau seandainya saja perkembangan plotnya matang).

Soal perkembangan plot, memang terdapat banyak sekali perkembangan dan eksekusi yang berakhir mengecewakan. Tokoh Mr Bushido dan mecha Masurao Custom – Susanowo miliknya, misalnya. Padahal kekerenan keduanya mungkin melebihi kekerenan Setsuna dan 00-Raiser. Para petinggi A-LAWS hampir tak pernah ‘disentuh.’ Perjuangan Katharon juga digambarkan hanya setengah-setengah. Tokoh Marina Ismail, yang diimplikasikan memegang suatu peranan penting dalam pencapaian perdamaian pun, dalam penceritaannya berakhir sedemikian rupa dengan cara yang membuatnya bisa-bisa dibenci penonton.

Beberapa perkembangan yang menarik yang ada sayangnya agak bisa ditebak. Pada pertengahan seri, terungkap bahwa Ribbons-lah yang mengemudikan 0 Gundam yang dilihat Setsuna bertahun-tahun lalu, dan Setsuna diterima dalam Celestial Being dan dididik sebagai pilot Gundam Exia pun semata-mata karena intervensi Ribbons semata. Ribbons berbuat demikian karena terkesan oleh pandangan ‘memuja’ yang Setsuna perlihatkan pada 0 Gundam waktu itu, yang dengan kata lain semakin mempertegas besarnya ego yang dimilikinya. Namun karena Setsuna pulalah, ego besar Ribbons dipatahkan, yang secara tak langsung pula akhirnya menjadi penyebab kejatuhannya.

Meski bisa menerima perkembangan cerita ini, aku tetap agak menyayangkan plot ceritanya tidak dibuat lebih berlapis dan dalam.

Sangat susah mengulas kelemahan-kelemahan Gundam 00 lainnya secara objektif, mengingat latar belakang dan alasan mengapa kesalahan-kesalahan itu terjadi hanya bisa kita tebak-tebak. Belum lagi sebagian pertanyaan (secara menyebalkan) akan dimunculkan jawabannya dalam media-media lain.

Tapi aku serius soal adegan-adegan mechanya. Adegan-adegan pertempuran mecha yang ditampilkan dalam dua episode terakhir seri ini mungkin mungkin merupakan adegan-adegan pertempuran mecha PALING KEREN yang pernah kulihat semenjak Eureka Seven yang diproduksi tahun 2005. Kelihatan jelas kalo tim produksi habis-habisan pada dua episode terakhir ini, dan sekali lagi kubilang, seandainya ada pembangunan plot yang lebih baik, pasti hasilnya bakal JAUH lebih memukau lagi.

Oh ya. Bicara soal mecha. Meski jumlahnya sudah banyak, tetap saja aku berandai air time adegan-adegan mecha bisa diperbanyak.

Louise mengemudikan sebuah MA bernama Regnant yang merupakan penyempurnaan dari Empruss yang digunakan Devine dan Bring dulu. MA ini cukup mengerikan karena di samping ukurannya yang sangat besar, persenjataannya yang berat, serta daya tahannya yang gila-gilaan, MA ini juga memiliki serangan beam berkekuatan tinggi yang dapat dibengkokkan(!). Aku cukup terkesan karena mecha besar ini bisa dibilang merupakan satu-satunya mecha yang kalah secara ‘kebetulan’ dalam pertempuran terakhir.

Sementara Mr Bushido, seperti yang sudah dibilang, mengemudikan Masurao Susanowo yang super keren. Sebagai mecha yang sangat berfokus pada serangat-serangan jarak dekat dalam kecepatan teramat tinggi, Masurao juga dilengkapi meriam partikel yang serupa dengan yang Seravee miliki! Kemunculan mecha ini yang hanya sebentar tampaknya membuat cukup banyak penggemar menjadi geram. Masurao kalah dalam duel kilat melawan 00-Raiser, dan terungkap wujud sebenarnya sebagai sebuah Overflag.

Untuk produksi massal, ada MS Gaga yang dirancang oleh Billy Katagiri yang dikemudikan oleh klon massal Devine dan Bring. Uh, tampaknya untuk yang ini, aku tak bisa bicara banyak.

Lawan terakhir yang harus Setsuna hadapi sendiri adalah Reborns Gundam/Cannon yang dikemudikan Ribbons. Sayangnya, untuk yang ini, aku juga tak bisa bicara banyak selain… gila. Ini mungkin mecha dengan desain paling gila dan berlebihan yang pernah kulihat.

(tapi latar belakang semua mecha sejauh yang diceritakan dalam beragam side-storynya tampak menarik kok)

Terlepas dari segala kekurangannya, segini juga udah lumayan kok. Terlebih mereka menjanjikan kita sebuah movie sekuel untuk tahun depan, yang ditandai dengan munculnya empat titik cahaya GN Drive hijau di sekitar orbit planet Jupiter. Jadi dosa tim produksi karena membuat sejumlah perkembangan berakhir seadanya agaknya bisa terbayar.

Mungkin di movie itu akan ada banyak pertanyaan yang akhirnya bakal terjawab. Jadi bakal agak kayak Endless Waltz bagi seri Gundam Wing.

Oke. Itu boleh juga.

Penilaian

Konsep: A; Eksekusi: B; Visual: A. Audio: A; Perkembangan B-; Kepuasan Akhir: B

16/01/2009

Gundam 00 Season 2

Karena kini Gundam 00 sudah mencapai pertengahan season kedua, kayaknya aku mesti mulai nulis sesuatu lagi tentangnya.

Dikisahkan bahwa empat tahun yang panjang sudah berlalu semenjak pertempuran terakhir di penghujung season pertama. Selama empat tahun itu, Setsuna F. Seiei terus berjuang seorang diri dengan apa yang masih tersisa dari Gundam Exia miliknya. Ia masih berusaha mempertahankan prinsip lama yang dianutnya; di mana dirinya, sebagai bagian dari organisasi paramiliter Celestial Being, harus melakukan apa yang ia bisa demi menghapus segala bentuk peperangan dari muka bumi. Namun yang ia hadapi kini bukan lagi kelompok-kelompok terpisah yang menjadi penyebab konflik-konflik wilayah. Yang ia harus ia tantang ialah orang-orang yang secara harfiah telah nyaris berhasil menguasai seluruh dunia.

Intervensi-intervensi bersenjata yang dilakukan kelompok Celestial Being empat tahun lalu memang telah membuat ketiga poros kekuatan besar di dunia bersatu di bawah nama Federasi Bumi. Tapi di balik kesejahteraan dan perdamaian yang Federasi Bumi tawarkan—yang dinikmati secara terang-terangan oleh negara-negara maju yang menjadi anggota-anggota utamanya—tersembunyi suatu sisi kelam berupa kemiskinan dan penindasan yang terjadi di negara-negara miskin sebagai akibat dari upaya-upaya Federasi untuk membangun kekuasaan. Suatu bentuk monopoli mutlak atas manfaat orbital elevator yang sebelumnya telah mereka kembangkan.

Sebuah pasukan otonomi khusus dengan nama A-LAWS pun terbentuk. Tujuan pasukan khusus ini hanya satu, yakni menekan segala bentuk perlawanan yang dilakukan terhadap Federasi Bumi. Segala bentuk pertahanan militer tidak lagi boleh dimiliki per negara. Segala bentuk kekuatan militer hanya boleh dipunyai oleh Federasi. Dengan kata lain, negara-negara yang tidak sepakat untuk bergabung bersama Federasi akan dijajah dan ditindas, ‘didisiplinkan’ atas nama perdamaian dunia, sekalipun bentuknya yang sesungguhnya tak lebih dari pembantaian-pembantaian massal.

Di dunia yang keras dan tak adil inilah, Setsuna dan kawan-kawannya kembali dari pengasingan untuk mencoba memperbaiki kesalahan yang telah mereka buat. Sebuah kesalahan yang dipicu dengan munculnya sebuah kelompok penentang perang yang bernama Celestial Being…

“Belum ada satupun hal yang berubah…!”

Di sebuah koloni luar angkasa bernama Proud yang terletak di sektor Lagrange 4, orang-orang yang tertangkap hendak memberontak terhadap tindakan sewenang-wenang Federasi dipekerjakan secara paksa di bagian kompleks industri bergravitasi tinggi. Salah satu yang tertangkap itu ialah Saji Crossroad, yang kini hidup sebatang kara semenjak kematian Kinue, kakaknya, serta hilangnya Louise Halevy, kekasihnya, empat tahun silam. Saji yang tidak tahu apa-apa tentang kelompok pemberontak bernama Katharon itu sesungguhnya hanya kebetulan berada di tempat yang salah pada di waktu yang salah. Namun suatu plot dari A-LAWS untuk menyingkirkan semua yang terlibat dalam pemberontakan—sekaligus orang-orang yang berpotensi untuk menjadi saksi dan simpatisan mereka—sebentar lagi akan mengubah hidup Saji untuk selama-lamanya.

Di sinilah Setsuna tiba-tiba muncul dan menyelamatkan hidupnya. Upaya Setsuna untuk membebaskan sebanyak mungkin tawanan A-LAWS sebelum pembantaian sesungguhnya dilakukan berakhir dengan pertemuannya kembali dengan Saji, tetangganya sewaktu ia masih berdomisili di Jepang empat tahun lalu. Kejadian tersebut sekaligus membuka kedok Setsuna sebagai salah satu Gundam Meister Celestial Being, pihak yang menjadi objek kemarahan terpendam yang selama empat tahun telah Saji rasakan. Lalu di tengah semua kekacauan yang berlangsung saat pasukan luar angkasa Katharon mencoba dengan sia-sia untuk membebaskan teman-teman mereka, Seravee Gundam yang dikemudikan Tierie Erde tiba-tiba muncul dan berhasil memukul mundur pasukan MS A-LAWS.

Dengan ditemukannya Setsuna yang selama empat tahun menghilang oleh organisasi Celestial Being yang ternyata masih bertahan, kini harapan bagi mereka muncul kembali karena GN Drive, generator surya, yang Exia punya menjadi harapan terakhir untuk melengkapi twin drive system yang akan menggerakkan senjata terakhir yang mereka punya, MS yang disebut-sebut akan mampu mengubah dunia, 00 Gundam.

Suara-suara 00

Celestial Being yang sekarang berbeda dengan Celestial Being empat tahun lalu. Tujuan utama mereka kini adalah untuk menentang segala tindak-tanduk tak berperikemanusiaan yang A-LAWS lakukan. Dari segi teknologi mereka memang tak kalah dibandingkan pihak lawan. Namun mereka kini telah kehilangan dukungan dari superkomputer yang sebelumnya menjadi landasan atas kegiatan-kegiatan yang sebelumnya mereka lakukan, Veda. Mereka juga tengah mengalami keterbatasan orang dan amat sangat terdesak dalam hal jumlah, mengingat pihak Federasi telah berhasil memproduksi massal generator-generator surya buatan mereka sendiri.

Maka langkah pertama Setsuna bersama Celestial Being yang baru adalah untuk memanggil kembali ahli siasat lama mereka bagi kapal induk Ptolemaios II, Sumeragi Li Noriega, yang kini menjalani hidupnya dalam kentalnya alkohol dan keterpurukan; sekaligus pengganti bagi Gundam Meister mereka yang empat tahun lalu gugur sebagai pahlawan, Lockon Stratos.

Kemunculan 00 Gundam membuat berang Ribbons Almarck bersama kelompok Innovator miliknya, yang merupakan dalang sesungguhnya di balik pembentukan Federasi Bumi. Sebab twin drive 00 Gundam serta Trans-Am system yang terdahulu merupakan dua rahasia peninggalan Aeolia Schenberg yang tidak tercantum keberadaannya dalam catatan-catatan Veda yang telah berhasil ia bajak.

Maka sesudah membebaskan Allelujah Haptism, Gundam Meister mereka yang terakhir, yang telah ditawan oleh Federasi Bumi selama empat tahun, Celestial Being, dengan persenjataan baru dan keyakinan bahwa dunia sekali lagi dapat diubah, memulai perang gerilya mereka untuk melawan dominasi A-LAWS.

Tanda-tanda Zeta

Penggemar Gundam manapun pasti akan langsung mengenali pola perkembangan cerita di atas.

Pihak antagonis yang disebut A-LAWS di sini teramat serupa dengan pihak Titans dalam Zeta Gundam. Situasi perpolitikannya juga kurang lebih sama. Sama-sama terbentuk suatu pasukan khusus milik Federasi Bumi sesudah suatu masa revolusi dan pasukan itu sama-sama terdiri atas orang-orang yang bertindak sewenang-wenang dan kejam, yang dengan lihainya mengatur arus perputaran informasi; rasanya tak ada ‘referensi’ yang lebih mencolok lagi. Tapi berbeda dengan sejumlah kesamaan cerita yang Gundam SEED perlihatkan dengan seri-seri Gundam klasik pada era UC, Gundam 00 (di luar dugaan) masih berhasil menyajikan cerita yang bermutu dan teramat sangat menarik. Kesan Gundam Wing yang semula dimilikinya sudah banyak tercampur unsur-unsur dari seri-seri Gundam yang lain.

Ada banyak tokoh baru yang bermunculan di sini. Meski drama dan perkembangan karakter yang terjalin di antara mereka tak sebanyak itu, masing-masing tokoh tetap bisa meninggalkan suatu kesan yang menarik.

Tokoh-tokoh lama seperti Setsuna, Tieria, maupun Allelujah tampil dalam sosok baru. Setsuna yang menjadi tokoh utama, sekalipun masih teramat pendiam dan tak (mampu) berekspresi seperti dulu, kini sudah lebih dewasa dan lebih bersikap seperti pemimpin sekarang. Dialah yang tampaknya berperan sebagai ‘penegas’ akan apa-apa yang CB yang baru harus lakukan. Ia juga terkesan lebih mudah disukai karena banyaknya adegan yang memperlihatkan saat-saat ketika ia merenung. Tieria yang tampilannya di sisi lain tak banyak berubah kini tampak lebih manusiawi. Wafatnya Lockon empat tahun sebelumnya terlihat jelas telah mempengaruhi dirinya. Allelujah sendiri yang tentunya melemah setelah pengurungannya selama empat tahun akhirnya menemukan kembali alasannya untuk bertempur dalam bentuk Soma Pieris yang ternyata tak lain adalah Marie Parfacy, sahabat/kekasihnya sewaktu ia masih menjadi subjek penelitian di institusi prajurit super dulu. Sekalipun Hallelujah, kepribadiannya yang lain, telah tiada(?), ia masih membuktikan diri sebagai seorang pilot MS yang andal. Masa lalunya bersama Marie secara mengejutkan terungkap cukup awal di paruh pertama season kedua ini.

Masa lalu Sumeragi sebagai Leesa Kujo juga terungkap, beserta hubungannya dengan Kati Manequin dan Billy Katagiri yang kini sama-sama berpihak pada Federasi..Mereka rupanya dulu pernah bersekolah di tempat yang sama dan memiliki cita-cita yang serupa, sebelum suatu ‘miskoordinasi’ berkenaan suatu perintah militer membuat Sumeragi hengkang dan bercita-cita untuk mengubah dunia.

Wang Liu Mei, perempuan yang menjadi agen intelijen utama CB, kini lebih jelas ditampilkan kemunafikannya. Semakin ditegaskan bahwa ia tak peduli bagaimana caranya, yang penting baginya adalah agar dunia secepatnya berubah, sekalipun kekacauan dan pembunuhan massal sampai harus terjadi. Makanya, ia membocorkan informasi antara kepada kedua belah pihak CB dan A-LAWS sekaligus. Terindikasi juga bahwa Hong Long, lelaki yang selama ini teramat setia mengawalnya, ternyata tak lain adalah kakaknya sendiri. Tapi hubungan sesungguhnya di antara mereka sama sekali masih belum jelas.

Yang jelas mendapat porsi tayang lebih banyak tak lain ialah Saji dan Louise. Saji pada episode pertama diperlihatkan terseret ke dalam urusan CB sebagai salah seorang saksi kekejaman A-LAWS yang lolos hidup-hidup. Tanpa sepengatahuannya, Louise, kekasihnya yang empat tahun lalu menghilang semenjak seluruh keluarganya tewas akibat tindakan sewenang-wenang Team Trinity CB, telah bergabung bersama A-LAWS sebagai pilot. Louise juga tampaknya menjadi mata-mata bagi Ribbons dan komplotannya dalam tubuh A-LAWS. Kepribadiannya pun telah banyak berubah. Ia tak lagi cerewet dan centil seperti dulu, melainkan lebih pendiam dan menjaga jarak. Ia juga kini mengkonsumsi semacam pil yang tampaknya berperan untuk meredam emosinya. Tangan kirinya yang semestinya telah cacat secara misterius telah ditumbuhkan kembali. Cukup jelas tampak di sini bahwa Louise di Gundam 00 akan berperan sebagai Four Murasame yang baru (bagi kalian yang enggak kenal siapa Four Murasame, mungkin kalian bakal lebih ngerti kalo kusebutkan nama Stella Louisser). Mungkin kisah cintanya dengan Saji akan berakhir tragis.

Tapi bicara soal karakter lama yang berubah, tak ada perubahan sedrastis yang dialami oleh Graham Aker. Pilot paling berbahaya dari Union ini kini telah mengenakan topeng perang ala Jepang dan menyebut dirinya dengan nama Mister Bushido (!?). Ia sepertinya terobsesi dengan kode etik perang samurai dan memandang dirinya dengan harga diri yang tinggi. Ia mendapat lisensi khusus untuk ‘berbuat semaunya’ dalam kemiliteran dan kini menjadi rival utama Setsuna dari A-LAWS. Keinginannya hanya satu, yaitu agar ia bisa berhadapan dengan para Gundam secara adil sebagai sesama pendekar. Tapi terus terang, berbeda dari tokoh penjahat bertopeng lainnya dari suatu seri animasi buatan Sunrise, Mister Bushido 100% murni adalah orang aneh. Pokoknya, kesan yang dia punya sudah agak melenceng dari kesan keren dan cool yang Char Aznable punya gitu. Tapi entah gimana di mataku dia masih cukup menarik perhatian kok.

Menghapus peperangan dari muka bumi, menyatukan semua negara yang ada di dunia, selanjutnya membawa umat manusia ke luar angkasa…

Menjelang akhir season pertama kita mendapat indikasi bahwa keseluruhan operasi intervensi militer yang CB lakukan didasarkan oleh suatu ‘rencana’. Seperti apa ‘rencana’ tersebut, kita sebagai penonton tak pernah tahu. Kita hanya mendapat gambaran bahwa ‘rencana’ tersebut dibuat oleh Aeolia Schenberg dan semula diyakini bertujuan untuk menghapus seluruh peperangan dari muka bumi.

Namun, ternyata… ‘rencana’ tersebut mungkin lebih rumit dari yang semua dikira. Sebab kelompok yang dipimpin Ribbons Almarck yang menyebut diri mereka Innovator ini menyatakan bahwa kehancuran CB termasuk bagian dari ‘rencana yang sesungguhnya’, serta para Innovator inilah yang akan mengambil alih ‘pelaksanaannya’.

Para Innovator merupakan manusia-manusia aneh yang sejenis dengan Tieria. Awet muda, berkulit pucat, agak sulit dibedakan jenis kelaminnya, serta mampu melakukan koneksi langsung dengan Veda melalui gelombang otak kuantum. Dari mana mereka berasal, hal itu masih belum terungkap. Merekalah dalang sesungguhnya yang menggerakkan Federasi dari balik bayang-bayang, di balik penguasa-penguasa seperti Homer Katagiri (paman Billy Katagiri…) dan Arthur Goodman (pria pirang paruh baya besar gemuk yang ternyata salah satu petinggi A-LAWS) beserta sponsor-sponsor lainnya. Terlebih lagi, masing-masing dari mereka teramat handal sebagai pilot MS.

Mereka sejauh pertengahan seri ini terdiri atas:

  • Ribbons Almarck, pria yang sebelumnya membantu duta besar PBB Alejandro Corner dalam pengkhianatannya atas CB dan secara tidak langsung berkontribusi terhadap kematiannya. Belum lama ini ia juga terungkap sebagai pilot dari 0 Gundam yang dahulu pernah menyelamatkan Setsuna semasa perang saudara.
  • Regene Regetta, perempuan(?) yang berwajah sangat mirip dengan Tieria. Sifat dan tindakannya yang seenaknya agak menyulitkan cara Ribbons bekerja. Dialah sosok misterius yang ditampilkan bersama Louise pada epilog season pertama.
  • Revive Revival, seorang lelaki berperangai halus dan ramah yang menjadi pilot dari MS Gadessa. Seperti halnya Mr Bushido, dirinya pun memiliki ‘lisensi’.
  • Bring Stabity, seorang lelaki pendiam yang memiliki sifat tegas. Sempat menjadi lawan berbahaya bagi CB di dalam MS Garazzo miliknya.
  • Hilling Care, pasangan Ribbons yang berwajah mirip dengannya. Seorang gadis yang sangat handal dalam bertarung dan sepertinya menyukai kekerasan. Ia pun mengemudikan sebuah unit Gadessa.

Mengesampingkan Tieria, masih terdapat beberapa anggota lain yang masih belum jelas nama dan wajahnya. Di antara mereka mungkin termasuk Anew Returner, gadis lembut yang berwajah teramat mirip dengan Revive Revival, yang kemudian bergabung bersama awak kapal Ptolemaios II sebagai seorang teknisi. Tampaknya, dialah mata-mata para Innovator dalam tubuh Celestial Being. Belakangan ia tampak menjalin suatu hubungan persahabatan dengan Lockon Stratos yang baru.

Bicara soal Lockon, Gundam Meister baru yang menjadi penggantinya tak lain ialah adik kembarnya sendiri yang bernama asli Lyle Dylandy. Nama kodenya masih sama, dan mungkin terdapat sejumlah alasan tertentu yang menyebabkan mengapa dirinya dipilih. Ketiadaan Veda mungkin mengharuskan adanya kemiripan biometrik agar Cherudim Gundam—penerus bagi Gundam Dynames yang telah hancur—dapat dioperasikan secara baik. Yang pasti, terdapat sejumlah implikasi berkenaan perekrutannya, karena Lockon yang baru ini sekaligus merupakan seorang agen intelejen bagi kelompok pemberontak Katharon. Sifat periangnya mungkin memang masih mirip kakaknya, tapi benturan kepentingan akan membuat posisinya agak rumit.

Katharon sendiri dipimpin oleh seorang pria handal yang dikenal dengan nama Klaus Grado. Ia dibantu oleh banyak orang yang menjadi wakilnya. Di antara mereka termasuk Shirin Bakhtiar yang sebelumnya membantu Putri Kerajaan Azadistan, Marina Ismail. Di samping itu terdapat Ikeda, wartawan kantor berita JNN di Jepang yang sebelumnya cuma muncul sebagai tokoh minor dalam kilas-kilas berita di lapangan, tapi entah bagaimana kini ia mendapat porsi cukup besar sebagai salah satu pengumpul informasi terpenting bagi Katharon.

Wilayah dunia yang dikenal sebagai Timur Tengah digambarkan sebagai wilayah yang paling menderita akibat terbentuknya Federasi. Salah satu negaranya, Azadistan, yang menjadi latar salah satu konflik utama di season pertama, kini dilanda perang saudara yang akhirnya pecah. Di padang-padang tandus dan liar inilah, Katharon menempatkan salah satu markas utamanya demi melakukan apa yang bisa mereka lakukan untuk melawan Federasi dan membantu CB (sejujurnya, agak mirip dengan hubungan kelompok Karaba yang membantu AEUG dalam seri Gundam klasik, jadi keberadaannya sendiri cukup keren…).

“Waktu pengaktifannya juga menjadi kuadrat?!”

Satu hal yang kusukai tentang season 2 ini adalah betapa mecha-mechanya tak digambarkan sebagai ajang ‘pamer logam’ belaka.

00 Gundam yang menjadi mesin utama digambarkan sebagai ‘mecha teramat kuat namun bermasalah’ yang menggunakan sepasang GN Drive. Teori tersembunyi yang diketemukan oleh mekanik CB Ian Vashty ini (yang omong-omong memiliki istri bernama Linda yang jauh lebih muda darinya serta seorang putri bernama Mileina yang sama-sama menggeluti bidang mekanis ini (Mileina juga menjadi operator Ptolemy menggantikan Christina, btw, sementara Anew menggantikan Lichty)) mengungkapkan bahwa penggunaan twin drive system akan mengkuadratkan(!) nilai keluaran yang dapat dihasilkan oleh masing-masing drive. Tapi permasalahannya terdapat pada kecocokan antara kedua GN Drive yang digunakan serta kestabilan sistemnya saat memasuki mode Trans-Am. Karena itulah GN Drive milik Exia yang ‘terbawa’ selama empat tahun oleh Setsuna memegang peranan begitu penting.

00 Gundam, yang memiliki kecepatan teramat tinggi untuk ukurannya serta keseimbangan lebih baik antara persenjataan jarak jauh dan dekat ini, diceritakan mampu melakukan keajaiban-keajaiban tertentu yang takkan mampu dilakukan Gundam-Gundam lainnya—kemampuan mementalkan serangan hanya dengan emisi partikel GN, misalnya.

Tapi 00 Gundam sendiri masih belum sempurna. Karenanya suatu pesawat penyelaras yang dinamakan 0-Raiser (yang sekali waktu dipiloti oleh Saji Crossroad(!)) diperlukan untuk menstabilkan sistem pada saat Trans-Am tercapai. Kombinasinya ialah sebuah mecha yang dikenal sebagai 00-Raiser, yang secara pribadi menurutku merupakan salah satu mecha dengan desain paling keren yang pernah ada. Keajaiban sesungguhnya yang twin drive system dapat lakukan terdapat pada 00-Raiser ini, di mana setiap orang yang ada di sekelilingnya dapat ‘mendengar’ suara satu sama lain.

Susah dijelasin. Lebih lanjutnya cari tau aja sendiri.

Selain itu, aku pengen ketawa karena penamaan mecha ini juga merupakan ‘referensi’ terhadap penamaan beberapa Gundam terdahulu. Kayak gimana Zeta Gundam dulu digantikan oleh Double Zeta Gundam, lalu Gundam X digantikan oleh Gundam Double X.

Arios Gundam menjadi pengganti Kyrios yang dikemudikan oleh Allelujah. Masih bisa berubah jadi pesawat, masih jadi MS dengan mobilitas amat cepat, masih dengan sejumlah artileri otomatis yang dapat memuntahkan serangan dalam kecepatan tinggi. Tapi senjata capitnya kini tampak menyatu dengan moncongnya saat menjadi pesawat. Membuatku bertanya-tanya apakah Alllelujah suatu saat akan melakukan jenis serangan pamungkas yang sama seperti Camille Vidan…

Bila 00 Gundam punya 0-Raiser, maka Arios memiliki pesawat pendukung bernama GN Archer yang sayangnya sampai saat ini kutulis masih belum memulai debut. Konon, GN Archer yang berbentuk pesawat ini berkemampuan untuk berubah menjadi sebuah MS tersendiri.

Cherudim Gundam milik Lockon untuk suatu alasan sayangnya tak membuatku jatuh hati seperti halnya Dynames. Haro warna oranye memang masih berperan sebagai ko-pilotnya. Tapi bila dibandingkan dengan pendahulunya, Cherudim nampaknya lebih terspesifikasi untuk pertempuran-pertempuran jarak jauh. Sepasang beam saber yang dulu dimiliki Dynames dihilangkan (padahal saat-saat langka di season satu ketika Lockon terpaksa mencabut beam saber-nya merupakan saat-saat paling keren). Sebagai penggantinya, untuk jarak dekat ke menengah, melengkapi senjata-senjata laras panjang yang ia punya, sepasang pistol yang dimilikinya juga dapat berperan sebagai ‘kampak’ yang tahan terhadap beam. Penambahannya yang paling menonjol mungkin adalah shield bit-nya. Mirip dengan Fang yang dimiliki oleh Gundam Throne Zwei, tapi bersifat defensif dengan terbang mengitari Cherudim demi melindunginya dari serangan-serangan proyektil.

Seravee Gundam milik Tieria masih berperisai tebal dengan meriam-meriam besar dan GN Field-nya yang khas. Tapi kini desainnya tampak lebih rumit dengan keluaran yang jauh lebih besar (empat tembakan meriam berbentuk beam dari bahu dan tangan sekaligus?!), senjata beam saber rahasia yang dapat terlepas dari kaki, ditambah… err, sebuah muka Gundam besar yang terdapat pada punggungnya.

Ternyata… muka Gundam di bagian punggung, yang tampak sebagai tempat dipancarkannya partikel GN ini, merupakan bagian ‘muka’ dari sisi lain yang Seravee sembunyikan. Bila di dalam Virtue dulu terdapat Nadleeh, di Seravee terdapat si ramping Seraphim Gundam yang mampu memisahkan diri Seravee (dengan kata lain, bukan satu tubuh yang tadinya mengenakan armor tebal, tapi sungguh-sungguh sepasang tubuh yang tadinya menempel jadi satu) dan melakukan serangan secara terpisah.

Di pihak A-LAWS, dengan banyaknya GN Drive tiruan berpartikel merah yang mereka miliki, MS GN-X yang dulu dibagi rata ramai-ramai telah dikembangkan sampai generasinya yang ketiga, yakni GN-XIII, yang menjadi MS standar yang digunakan Federasi (MS milik A-LAWS secara standar diwarnai merah). GN-XIII, yang kemampuannya jauh melebihi MS produksi massal zaman dahulu macam Realdo dan Tieren yang kini banyak digunakan Katharon, sangat mengancam dengan senjatanya yang berbentuk tombak yang berperan sekaligus sebagai senjata jarak jauh dan pendek.

Dari GN-XIII, kemudian telah dikembangkan Ahead yang lebih berbahaya, yang menjadi MS yang dikemudikan secara khusus oleh pilot-pilot elit milik Federasi. Agak lebih besar dari GN-XIII, MS Ahead menjadi pembawa paket-paket automaton yang menjadi perangkat pembunuh massal milik A-LAWS. Terdapat dua varian dari MS ini, yakni Ahead Smultron yang digunakan Soma Pieris (dan nantinya oleh Louise Halevy), dengan spesifikasi langsung yang disesuaikan dengan kemampuannya sebagai prajurit super, berkecepatan tinggi dengan senjata jarak menengah dengan perisai agak ringan, mungkin tipe yang agak mirip dengan Arios; serta Ahead Sakigake, yang digunakan oleh Mr Bushido, disesuaikan secara khusus untuk menghasilkan kecepatan dan kelincahan teramat tinggi, dan dilengkapi sejumlah pedang berbentuk katana untuk memenuhi kesukaannya atas pertempuran jarak pendek.

GN Mega Launcher yang dulu dimiliki Throne Eins kini beralih tangan sebagai senjata utama pada unit-unit Gadessa yang dipakai oleh Revive dan Care. Spesifikasi serangannya adalah tipe artileri jarak jauh. Tapi terdapat beam saber untuk jarak dekat dan semacam beam machine gun untuk jarak menengah. Sekalipun kemampuan manuvernya tak ditonjolkan, nilai keluaran yang dapat dihasilkannya untuk serangan sama sekali tak boleh diremehkan.

Garazzo yang digunakan oleh Bring merupakan MS super lincah yang mengkhususkan diri untuk pertempuran jarak dekat. Agak berbeda dari kebanyakan, senjata andalannya adalah beam nail (kuku-kuku cakar yang dapat memanjang berbentuk sinar, macam senjata yang tak terlihat sejak… kapan, ya? Z’gok E? UC 0079?!!?) pada kedua tangan, yang bila disatukan akan menghasilkan sebentuk beam saber yang ketajamannya bahkan dapat menandingi kerasnya GN Blade.

Pengganti ketiga Gundam Throne dari musim terdahulu adalah Arche Gundam yang teramat ceking, yang dikemudikan tak lain tak bukan oleh Ali Al-Saachez yang ternyata masih hidup dan telah dipulihkan oleh para Innovator dari cacat dan luka-luka bakar yang Lockon tinggalkan untuknya. Mecha yang teramat berbahaya ini dikembangkan dari apa yang dulu tersisa dari Gundam Throne Zwei. Ia menyembunyikan sejumlah beam saber sebagai senjata rahasia pada beberapa tempat di tubuhnya, memiliki senjata utama berupa sebuah GN Buster Rifle, sebuah GN Buster Sword yang tersimpan pada bagian atas lengannya, serta bit-bit Fang yang jauh lebih berbahaya daripada sebelumnya.

Tampaknya, masih banyak mecha-mecha baru yang akan muncul dan berperan di episode-episode berikutnya. Pesawat Rean yang Nena Trinity gunakan dalam misi-misi pengintaian dari Wang Liu Mei, misalnya. Sekalipun tampaknya memiliki GN Drive tiruan, pesawat yang satu itu masih belum memperlihatkan peran yang menonjol.

Over 300 episodes to live up to…

Sunrise secara serius menggarap Gundam 00 agar dapat memenuhi selera penggemar Gundam yang berdemografi teramat luas. Franchise Gundam yang diciptakan pada tahun 1979 oleh Yoshiyuki Tomino ini telah mencapai usia 30 tahun, dan perbedaan selera antara anak-anak muda dan orang-orang dewasa berjarak 30 tahun ini sama sekali bukanlah sesuatu yang gampang dijembatani.

Mungkin kita perlu sedikit menghargai usaha keras staf produksi ini. Gundam 00 merupakan sebuah serial animasi yang teramat direkomendasikan. Masih ada pesan dan makna yang bisa diambil dari dalamnya kok. Sekalipun ada cowok-cowok cantik, sekalipun ada hal-hal yang belum jelas juntrungannya gimana, dll. jangan percaya mereka yang bilang serial ini jelek.

Masih ada tulisan-tulisan tentang Gundam 00 yang akan menyusul.

13/12/2007

Gundam 00

Kalau memperhatikan lalu-lalang orang di jalanan, apa pernah kalian bertanya tentang berapa banyak manusia yang sungguh-sungguh berpikir tentang  hal-hal besar yang terjadi di dunia ini?

Pertanyaan yang sama kurang lebih diangkat dalam Mobile Suit Gundam 00 (baca: gandam dobelo), keluaran terbaru studio animasi Sunrise sesudah Code Geass.

Seri Gundam terbaru ini dipandan sebagai ‘secercah angin segar’ oleh sebagian penggemar anime mecha di Internet. Dengan menggunakan penanggalan Anno Domini kayak kita (maksudnya, bukan lagi Universal Century, After Colony, apalagi Cosmic Era), Gundam 00 mengangkat tema serta konflik yang sebenarnya cukup realistis bila dikaitkan dengan keadaan bumi saat ini.

Eradicating Warfare

Tiga abad yang akan datang, bahan bakar fosil seperti batu bara dan minyak bumi habis terkuras. Manusia kini mengandalkan sumber energi baru yang selalu terbarukan, yakni energi listrik dari matahari. Bagaimana energi ini bisa didapat dalam jumlah besar adalah berkat teknologi Orbital Elevator yang langsung menerima sinar matahari sebelum mencapai atmosfer.

Bentuk Orbital Elevator berupa lempengan-lempengan panel surya dalam jumlah amat sangat banyak, yang terjejer mengelilingi bumi di luar angkasa, yang kemudian energinya disalurkan ke bumi lewat tiga buah ‘tiang’ yang menjulang sampai ke luar atmosfer. Ada tiga buah ‘tiang’ seperti ini di dunia, masing-masing dimiliki oleh tiga kelompok perserikatan negara pada masa itu: AEU di wilayah Eropa, Union of Solar Energy and Free Nations di Amerika, serta Human Reform League yang mencakup Asia secara luas.

Dari sini kita bisa melihat bahwa konflik-konflik peperangan di Gundam 00 bukan lagi antara dua pihak besar yang saling bersebrangan (seperti bumi lawan koloni misalnya). Konflik-konflik di seri ini lebih berupa perselisihan kecil-kecilan di antara negara-negara yang tergabung dalam masing-masing perserikatan itu. Alasan yang diangkat pun amat beragam. Mulai dari dorongan ekonomi sampai agama, dan yang jelas bukan hanya menyangkut soal kerakusan dan pengambilalihan kekuasaan.

Kisah ini dimulai dengan kemunculan tiba-tiba sebuah kelompok militer swasta yang melakukan intervensi terhadap setiap konflik militer yang terjadi di dunia. Kelompok misterius ini menyebut diri mereka Celestial Being.

Dengan mobile suit-mobile suit canggih yang memiliki teknologi yang jauh melampaui apa yang dimiliki negara manapun saat itu, Celestial Being turut campur dalam segala bentuk peperangan dan menuntut agar segala aktivitas persenjataan dihentikan. Jika tidak, mereka akan mengobrak-abrik segalanya dari kedua belah pihak yang bertikai, sampai seluruh pertikaian itu dengan sendirinya terhenti. Jenis MS canggih yang mereka miliki dikenal dengan sebutan ‘Gundam’.

Singkat kata, kemunculan Celestial Being akhirnya mengguncangkan seisi dunia. Berbagai pihak mulai melangsungkan penyelidikan untuk tahu apa dan siapa sebenarnya organisasi Celestial Being ini. Para petinggi di ketiga faksi, AEU, Union, maupun HRL, memiliki agenda rahasia untuk menangkap sebuah Gundam dan mencuri teknologi yang terkandung di dalamnya. Tak  seorangpun di antara mereka yang menyadari bahwa semua perkembangan ini adalah bagian dari sebuah rencana besar-besaran yang telah disusun lebih dari dua abad sebelumnya, oleh ilmuwan legendaris yang konon menjadi pencetus dari semua ini: Aeolia Schenberg.

For the People

Untuk ukuran anime 25 episode, ada banyak sekali tokoh aktif yang digambarkan berperan dalam cerita.

Di pihak Celestial Being misalnya, para pilot utama yang disebut para Gundam Meister, yang terdiri atas empat lelaki: si penyendiri sekaligus pilot termuda Setsuna F. Seiei, yang mengemudikan Gundam Exia (spesialis pertarungan langsung jarak pendek); sang pemimpin simpatik Lockon Stratos dengan Gundam Dynames (sniper MS untuk perang jarak jauh); si rendah hati Allelujah Haptism dengan Gundam Kyrios (untuk kecepatan dan mobilitas), serta si dingin Tiera Erde dengan Gundam Virtue (spesialisasi persenjataan kelas berat).

Di samping mereka, adalah kru pendukung di kapal pengangkut Ptolemaios. Seorang wanita peminum bernama Sumeragi Lee Noriega, yang sebagai pengatur strategi dan orang yang berkonsultasi dengan komputer super Veda, menjadi pemimpin tidak langsung dari mereka semua. Ada dua orang gadis yang berperan sebagai operator komunikasi dan lapangan: Christina Sierra yang riang serta Feldt Grace yang agak sulit mengungkapkan maksudnya pada orang lain. Ada seorang lelaki muda yang ramah sebagai helmsman, Lichtaendi Caeli, dan seorang pria sinis sebagai operator persenjataan, Lasse Aion.

Sebagai teknisi adalah seorang pria paruh baya bernama Ian Vashti, yang bagaimana ia menangani semua teknologi canggih ini seorang diri masih menjadi tanda tanya. Teman dekat Ian adalah sang dokter kapal, Joyce Moreno, yang digambarkan memiliki kemampuan jauh melebihi dokter rata-rata.

Semua orang dalam Celestial Being, baik yang muda maupun yang tua, konon bekerja dengan penuh kerahasiaan. Nama yang mereka miliki di atas sebenarnya hanyalah code name, dan tak ada seorangpun di antara mereka yang benar-benar mengetahui masa lalu anggota lainnya.

Tapi sejauh ini belum ada yang lebih misterius dari Aeolia Schenberg sendiri, yang muncul dalam pernyataan perang terhadap perang yang disiarkan secara luas lewat media massa namun secara umum diyakini telah wafat. Siapa dan apa tujuan sebenarnya di balik pendirian Celestial Being ini tentu saja masih belum ada yang tahu.

Selain Celestial Being, ada tokoh-tokoh lain yang mewakili pihak-pihak lainnya. Dari Union adalah pilot sangat tangguh Graham Aker, yang belakangan dialihkan dari MSWAD oleh Presiden Brian menjadi pemimpin pasukan investigatif anti Gundam milik Union. Dia mengemudikan MS Union Flag miliknya sendiri yang berwarna hitam (menurutku, dialah tokoh yang paling mendekati Char Aznable dalam serial ini!) dan didukung oleh rekan-rekannya: Billy Katagiri (penasihat teknis sekaligus intelejen), Howard Mason, Daryl Dodge (rekan sesama pilot MS), serta sang ilmuwan terkenal Leif Aifman yang pernah menjadi dosen pengajar Billy dan Sumeragi.

Dari HRL ada komandan veteran Sergei Smirnov yang ditugaskan menangani anak gadis misterius bernama Soma Peiris, seorang prajurit super yang konon merupakan satu-satunya tandingan yang HRL miliki terhadap Gundam.

Sedangkan AEU memiliki pilot as sombong berdarah panas Patrick Coulassour, yang sampai sejauh ini untuk suatu alasan tertentu hanya muncul untuk dipecundangi saja. Meski belakangan tampil pula Kati Mannequin yang merupakan komandan wanita dengan kemampuan setara Sumeragi.

Ada juga tokoh-tokoh lain dalam serial ini yang peranannya masih agak-agak kurang jelas.

Terdapat tiga orang penduduk sipil yang entah bagaimana akan terlibat dalam semua ini: remaja pelajar yang menjadi tetangga Setsuna di Zona Ekonomi Khusus Jepang milik Union, Saji Crossroad, beserta pacarnya yang keturunan Spanyol, Louise Halevy, dan kakak perempuannya yang bekerja sebagai wartawati di kantor berita JNN. Kinue Crossroad. Lewat mereka bertigalah kita melihat perkembangan kejadian-kejadian besar lewat sudut pandang “orang biasa”.

Lalu ada juga seorang gadis remaja selebritis dari lapisan masyarakat papan atas, namun sebenarnya adalah intelejen Celestial Being, Wang Liu-Mei, beserta pengawal pribadinya, Hong Long, yang monolog-monolognya pada episode-episode awal telah membantu pemirsa memahami apa yang tengah terjadi.

Terakhir yang tak kalah penting adalah duta besar PBB Alejandro Corner, lelaki karismatis yang posisi dan perannya dalam cerita benar-benar masih belum jelas. Ia dibantu seorang pemuda misterius bernama Ribbons Almark yang nampaknya menjadi asistennya.

Masih ada sejumlah tokoh penting lain: sang ratu muda dari negara timur tengah Azadistan bernama Marina Ismail, yang mati-matian berusaha mencari sokongan ekonomi demi negaranya yang jatuh miskin sesudah minyak bumi yang menjadi komoditi utamanya habis, meski terus terhambat akibat ketegangan politik yang terjadi berkenaan munculnya Celestial Being; penasihat Marina, Shirin Bakhtiar; lalu ada seorang tentara bayaran kejam dari masa lalu Setsuna, Ali Al-Saachez yang bekerja bagi perusahaan senjata PMC Trust di Moralia, AEU.

Dengan tokoh yang terus-terusan muncul sebanyak ini, tentu saja bisa diduga bahwa alur ceritanya akan mengalir dengan agak lambat, dan memang demikian halnya. Meski begitu, salah satu keberhasilan Seiji Mizushima, sang sutradara, dalam serial ini adalah membuat suatu keseimbangan antara intrik-intrik drama politis serta aksi mecha yang menawan pada tiap-tiap episodenya. Di samping itu, setiap adegan yang terjadi kalau benar-benar diperhatikan, betul-betul keren dan mengesankan. Sekalipun itu hanya sebuah omongan ringan atau aksi perang yang seru. Arah pengambilan gambar, latar belakang musik yang cukup bagus (tak terlalu menonjol karena adegan percakapan yang benar-benar banyak), serta animasi yang betul-betul halus dan indah (HD lho!) plus alur cerita yang konsisten membuat serial ini sebuah tontonan yang menarik.

Sebagian orang bilang konsep awalnya mirip dengan Gundam Wing; ada sejumlah Gundam berkekuatan super yang membuat kekacauan di sana-sini. Tapi jangan terlalu hiraukan pendapat ini, sebab penanganan dan arah pengembangannya sama sekali berbeda (tak seperti kasus Gundam Seed dengan the first dan Zeta). Sekalipun banyak tokohnya telihat menarik secara visual, mereka tak terasa ‘dangkal’ seperti di… uh, Seed atau terlalu muluk-muluk seperti halnya di Wing. Segala yang terjadi di sini terasa cukup realistis untuk dimengerti.

Mungkin ceritanya yang kompleks akan agak berat bagi sebagian orang. Tapi ini tak akan sampai jadi susah diikuti kayak serial animasi .hack, misalnya. Setiap episode atau sambungannya biasanya hanya akan berfokus pada satu, cuma satu, kejadian saja. Maksudnya, misi Celestial Being pada saat itu. Jadi kurasa ceritanya takkan terlalu susah dimengerti.

Yang membuat rumit memang hanya bagaimana semua unsur di ceritanya sambung menyambung dengan satu sama lain. Tapi itu pun tak sampai menuntut kita harus menonton semua episodenya demi bisa memahami jalan ceritanya semata. Pada saat yang sama, perkembangan cerita yang bisa ke mana-mana dan agak episodik ini juga yang membuat serial ini betul-betul bagus.

For the Future

Selain seri animasi ini, seperti halnya Gundam Seed dan Code Geass terdahulu, diterbitkan sejumlah side story dalam bentuk komik yang mengiringi cerita di serial TV. Sejauh ini ada dua judul: Gundam 00P yang mengulas sejumlah kejadian di masa 15 tahun sebelum cerita di TV dimulai dan Gundam 00F yang mengambil latar waktu sama dengan cerita utama, tapi dari sudut pandang suatu pihak lain di luar tim utama Celestial Being.

Masih banyak yang belum aku tahu tentang dua cerita ini, selain terungkapnya keberadaan sejumlah Gundam prototipe dan adanya tokoh-tokoh menarik dengan masa lalu yang suram. Di samping itu ada juga beberapa organisasi ‘bawahan’ Celestial Being yang kurang kumengerti maksudnya. Tapi sudahlah, aku coba bahas dua ini lain kali.

Nah, apakah Celestial Being akan berhasil dalam upayanya menekan kekerasan dengan jalan kekerasan pula? Ataukah mereka akan semakin memperkeruh suasana yang sudah sulit dijernihkan ini?

Kalau menonton serial ini, aku rasa, sekecil apapun yang kita lakukan, kita tetap saja terlibat dalam segala yang terjadi di dunia ya. Kayak kesimpulan yang diambil oleh Saji Crossroad: “Awalnya kupikir semua ini enggak ada hubungannya denganku. Tapi waktu bis itu meledak pas di depan mata, aku sadar kalau ternyata ada!”

Maka rangsanglah dirimu untuk berbuat sesuatu. Entah gimana caranya, cobalah tonton serial ini. (enggak penting)

Hal-hal menarik lain:

  • desain umum MS yang ramping dan aerodinamis

  • lagu pembuka oleh Laruku, Daybreak’s Bell

  • ada stasiun ruang angkasa, tapi belum ada(?) koloni ruang angkasa!