Posts tagged ‘preview’

22/08/2011

Anime Baru Musim Gugur 2011**

Musim tayang yang desas-desusnya sudah sangat menghebohkan sudah hampir tiba. September menjelang, dan itu artinya judul-judul anime baru tak lama lagi akan tayang di Jepang sana.

Seperti biasa, ini daftar sementara dan tak pasti (serta besar kemungkinan tak lengkap) dari seri-seri anime TV anime baru yang akan tayang di musim depan.

20an September, ada edit untuk tambahan info dan beberapa judul yang terlewat.

————

Mashiro-Iro Symphony: The color of lovers (Manglobe)

Diangkat dari game dating sim dewasa untuk PC, berkisah tentang Shingo Uryuu yang sekolahnya akan menyatu dengan sebuah sekolah khusus perempuan di kotanya. Shingo terpilih sebagai salah satu siswa yang akan mengikuti masa uji penggabungan untuk kedua sekolah tersebut sebelum penggabungan yang sesungguhnya dilakukan nanti.

Singkat kata, ini sebuah anime bishoujo harem, dengan desain-desain karakter perempuan yang (menurut ukuranku) teramat menarik perhatian. Mengingat ini Manglobe yang bikin, bisa dipercaya bahwa anime ini akan bagus dari segi teknis. Ngomong-ngomong, ini kali pertama studio Manglobe membuat anime macam ini. Apa kira-kira yang terjadi ya? Eniwei, ada tambahan info bahwa para gadis membenci lelaki. Jadi mungkin konflik akan dimunculkan dari bagaimana para cowok didorong untuk bisa berteman. …Ehm.

Mirai Nikki (asread)

Diangkat dari manga shounen karangan Sakae Esuno, yang dikenal pula dengan judul Future Diary, berkisah tentang anak SMP asosial bernama Amano Yukiteru yang alih-alih berteman, memakai waktunya untuk mencatat semua yang ia lihat di sekitarnya dalam sebuah buku harian di ponselnya. Suatu ketika, suatu makhluk bernama Deus Ex Machina (yang semula Yukiteru kira merupakan teman khayalannya) mengadakan sayembara untuk memilih penerusnya dalam bentuk suatu ajang saling bunuh antara orang-orang yang telah ia pilih: mereka-mereka yang olehnya dihadiahi sebuah diari yang mampu menampilkan apa-apa yang terjadi di masa depan—dan Yukiteru terpilih menjadi salah satu pesertanya.

Premis ceritanya memang menarik. Tapi ini bukan jenis cerita yang akan cocok dengan sebagian besar orang. Perkembangan plotnya agak dipenuhi tragedi, dan beberapa elemennya lumayan disturbing, meski versi anime-nya ini mungkin akan di-tone down sih. Tapi bila kau suka ketegangan, aksi, horor, misteri (sekalipun dalam bentuk agak dibuat-buat), serta cewek-cewek yandere, maka mungkin seri ini akan kau sukai.

Shakugan no Shana III (J.C. Staff)

Musim tayang ketiga sekaligus terakhir dari drama aksi supernatural remaja Shakugan no Shana. Sesudah musim tayang sebelumnya yang berakhir agak menggantung, konon sudah dipastikan bahwa di season inilah semua konflik seputar Flame Haze akan terselesaikan—beserta semua drama interpersonal antara Sakai Yuuji, Shana, dan orang-orang di sekitar mereka.

Aku pribadi bukan penyuka seri ini. Tapi dengan segala angst dan dramatisasinya, mesti diakui bahwa Shakugan no Shana memang sudah memiliki basis penggemarnya tersendiri. Mereka yang sudah mengikuti dua season sebelumnya kurasa jelas takkan mau melewatkan yang satu ini.

Ben-To (David Production)

Seri komedi tentang cowok remaja miskin bernama You Satou yang terlibat dalam serangkaian pertarungan hidup mati untuk memperoleh bento (paket bekal makanan) yang didiskon setengah harga di supermarket langganannya.

Aku masih belum tahu banyak tentang seri ini. Kalau tak salah diangkat dari light novel karangan siapaa gitu. Tapi sempat kudengar berita adaptasi anime-nya sempat menarik perhatian. Tambahan info: aku melihat beberapa gambarnya, dan kurasa apa yang kulihat lumayan menarik. Ceritanya bakal melibatkan penjelajahan ke berbagai supermarket dalam kota untuk menemukan paket bekal setengah harga? Aku mulai bisa membayangkan apa yang membuat seri ini menarik.

Cube x Cursed x Curious (Silver Link)

Haruaki Yachi mendapatkan kiriman paket dari ayahnya berupa sebuah kubus hitam yang sangat berat. Pada malam harinya, ia terbangun dan mendapati seorang gadis misterius (dari dalam kotak itu) telah di dapurnya. Lalu…

Lagi-lagi sebuah seri yang diangkat dari ranobe karya… aku lupa siapa. Yang pasti, terjemahan beberapa babnya telah tersedia di Baka Tsuki, dan sayangnya, karena aku kurang menggemarinya, aku tak begitu tahu banyak tentang ceritanya. Nuansanya agak gelap, tipikal seri anime berbau fantasi supernatural kebanyakan. Tapi eniwei, tambahan info: gadis yang dipanggil Fear itu adalat alat terkutuk. Dan Haruaki entah bagaimana kebal terhadap kutukannya. Lalu muncul beragam organisasi yang entah mau memuja, mempelajari, atau bahkan menghancurkan alat-alat terkutuk ini. Lalu dengan munculnya banyak tokoh lain di sekelilingnya, yah, kau bisa bayangkan jenis perkembangan yang akan terjadi.

Bakuman 2 (J.C. Staff)

Kelanjutan perjuangan Mashiro Moritaka dan Takagi Akito sebagai duo pembuat komik Ashirogi Muto dalam menggapai cita-cita mereka untuk membuat seri yang dapat diangkat ke bentuk anime di majalah komik Shonen Jump. Kini sesudah serialisasi mereka dimulai, mereka harus mempertahankan status mereka dalam kompetisi kualitas yang keras.

Dengan segala intrik dan dramanya, aku sulit untuk tak menyukai Bakuman. Aku masih belum tahu sampai sejauh mana adaptasi anime ini akan mengikuti cerita seri komiknya. Tapi mereka yang sudah terlanjur mengikuti season pertamanya mungkin akan penasaran untuk tahu apa selanjutnya yang akan terjadi.

Phi Brain: Kami no Puzzle (Sunrise)

Tentang Kaito, pelajar SMA yang menggemari teka-teki, yang terpilih sebagai kandidat sebuah pertandingan(?) bernama Phi Brain yang menguji kemampuan mentalnya dengan serangkaian puzzle dari berbagai zaman.

Sesudah desas-desusnya yang sudah beredar lumayan lama, akhirnya seri ini bakal keluar juga. Sepertinya sudah disepakati bahwa premis seri ini menyerupai seri game NDS Professor Layton. Maka dari itu mungkin sudah bisa diharapkan bahwa plot ceritanya akan lumayan. Desain karakternya termasuk salah satu jenis yang lumayan ngepop. Tambahan info: aku masih belum terlalu mengerti detilnya, tapi konon ada sebuah entitas pembuat teka-teki yang kehadirannya akan mengancam dunia. Tokoh-tokoh saingan sesama pemecah teka-teki dan tokoh-tokoh misterius juga bakalan muncul.

Last Exile: Fam, the Silver Wing (Gonzo)

Sekuel dari anime Last Exile yang ternama, berlatar di dunia langit di mana transportasi sehari-hari dilakukan melalui sejenis pesawat capung yang disebut vanship, berkisah tentang petualangan gadis pilot vanship handal bernama Fam, bersama navigator terpercayanya, Giselle.

Detil lebih jelas tentang apa yang akan dilalui dua gadis ini masih belum diketahui. Apakah cerita ini berlatar di dunia yang sama dengan yang sebelumnya juga masih belum jelas. Tapi sudah dipastikan bahwa sesuatu bernama Exile lagi-lagi akan menjadi penggerak plot utama cerita. (Aku pribadi menebak ini merupakan kelanjutan cerita di dunia yang sama sih) Sama seperti seri pendahulunya, kurasa musik yang megah dan animasi yang keren akan diharapkan dari seri ini. Tambahan info: sekali lagi, ada dua negara yang berperang, Kerajaan Turan dan Federasi Ades. Dan duo ini membuat kesepakatan dengan Kerajaan Turan untuk menyelamatkan putri mereka yang tertawan dengan imbalan sebuah kapal perang? …Kurasa, meski premisnya tak berubah, nuansa ceritanya akan lumayan berbeda dengan serinya yang terdahulu.

Working!! 2 (A-1 Pictures)

Musim tayang kedua dari seri komedi Working!! tentang segala pengalaman Takanashi Souta dalam bekerja di sebuah restoran keluarga di Hokkaido, bersama beragam rekan kerjanya yang eksentrik.

Aku beberapa kali mendengar bahwa versi anime seri ini jauh lebih menarik dibandingkan versi komiknya. Tapi aku kurang tahu jelasnya karena tak pernah mengikutinya sendiri. Kurasa bagi mereka yang mencari tontonan ringan, maka seri ini lagi-lagi dapat menjadi pilihan. (Hmm. Yama-da…)

Shinryaku!? Ika Musume (Diomedea)

Musim tayang kedua dari Shinryaku!! Ika Musume, tentang gadis cumi yang berupaya menguasai dunia sebagai bentuk pembalasan terhadap umat manusia yang telah mencemari lautan, tapi… yah, begitulah.

Season sebelumnya secara tak terduga menuai cukup banyak perhatian dengan segala keimutan dan kelucuannya. Jadi hal yang sama kurasa bisa diharapkan untuk musim tayang kali ini. (Agak aneh karena dengan latar pantainya, ini tak ditayangkan di musim panas…)

Busou Shinki Moon Angel (Kinema Citrus/TNK)

Anime yang diadaptasi dari lini action figure keluaran Konami, tentang anak lelaki bernama Tsubasa yang bercita-cita menjadi seorang Shinki Master bersama partner Shinki-nya, Arnval Mk.2.

Ini seri bertema mecha musume? Aku belum tahu banyak tentangnya, tapi kudengar cerita yang akan seri ini hadirkan adalah sebuah cerita orisinil.

Fate/zero (Ufotable)

Seri ini merupakan prekuel dari game populer Fate/stay-night, yang berkisah tentang Perang Cawan Suci keempat yang berlatar sepuluh tahun sebelumnya. Ceritanya mengetengahkan sepak terjang Emiya Kiritsugu (yang nantinya menjadi ayah angkat Emiya Shirou) dan keenam Master lain bersama Servant mereka masing-masing, dalam upaya saling buru dan bunuh di kota Fuyuki. Puncak cerita ini akan menjadi basis dari berbagai hal yang terjadi dalam gamenya.

Diangkat dari novel karya Urobuchi Gen, agak susah menjabarkan premis ceritanya bagi mereka yang belum tahu tentang seri Fate/stay-night. Yang pasti, ini drama battle royale yang penuh intrik dan aksi yang diwarnai adegan-adegan pertarungan penyihir dengan latar dunia modern. Dilema para karakternya menjadi pusat perhatian dan ceritanya secara perlahan semakin berkembang ke arah yang tragis. Kehandalan studio Ufotable sebelumnya telah terbukti dengan proyek Kara no Kyoukai. Jadi karya mereka kali ini lumayan banyak dinanti.

Guilty Crown (Production I.G.)

Berlatar di sebuah dunia masa depan, Ohma Shu, remaja yang memiliki suatu kekuatan aneh untuk mengekstrak persenjataan dari orang-orang di sekitarnya, terlibat dengan seorang gadis bernama Yuzuriha Inori yang merupakan bagian dari kelompok gerilya yang menentang pemerintah.

Belum banyak yang bisa kuketahui tentang ceritanya. Tapi preview-nya keren dan kudengar akan ada mecha-mecha yang hadir di dalam cerita ini. Satu daya tarik lainnya adalah keterlibatan grup musik Supercell yang memberi sumbangan terhadap musik dan desain karakter. Aku benar-benar ngebayangin sesuatu yang seru sekaligus lain dari yang lain dari seri ini.

Persona 4 The Animation (AIC ASTA)

Diangkat dari game hit Persona 4 keluaran Atlus. Ceritanya seputar seorang murid SMA pindahan di sebuah kota kecil yang mendapati kebangkitan kekuatan misterius bernama Persona dari dalam kesadarannya, memungkinkannya untuk memasuki dunia di balik televisi, yang diduga menyimpan jawaban dari serangkaian misteri pembunuhan yang belakangan melanda.

Sebagai penggemar game-nya, aku benar-benar berharap seri ini bakalan bagus. Si murid pindahan ceritanya membangun hubungan dengan teman-temannya dan menyusun kekuatan untuk secara berkala menyelidiki apa yang terjadi. Belum jelas hasil jadinya akan seperti apa. Tapi karakter-karakter utamanya yang penuh warna sepertinya sudah dipastikan akan menjadi daya tarik utama.

Mobile Suit Gundam AGE (Sunrise)

Seri Gundam baru yang menghadirkan konsep desain yang lebih ditujukan untuk anak-anak, sekaligus cerita yang konon akan memiliki rentang waktu 100 tahun dan mencakup tiga generasi. Mengisahkan tentang Furitto Asuno dan garis keturunannya yang akan memiloti mobile suit Gundam AGE-1 yang menjadi harapan terakhir manusia bumi dalam melawan pasukan Unknown Enemy yang tak dikenal.

Terlepas dari segala kontroversi yang mewarnai pengumumannya, sebuah seri Gundam tetaplah sebuah seri Gundam, jadi pasti akan ada banyak perhatian yang ditujukan pada seri ini.

Boku wa Tomodachi ga Sukunai (AIC Build)

Berkisah tentang keseharian Kodaka Hasegawa, siswa SMA yang sering disalahpahami sebagai berandalan akibat rambut pirang alaminya, di dalam sebuah klub sekolah yang dibentuk agar orang-orang tak punya teman seperti dirinya bisa belajar tentang cara berteman.

Ini satu lagi anime yang diangkat dari light novel. Pada dasarnya ini bergenre harem comedy, cuma dalam bentuk yang lebih mild daripada biasa. Di dalamnya ada beragam tokoh aneh yang benar-benar memiliki masalah kepribadian. Sekalipun mungkin tak berakhir istimewa sesuai harapan seperti kasus OreImo, seri ini tetap merupakan salah satu yang mendapat perhatian di musim mendatang.

Kimi to Boku (J.C. Staff)

Anime keseharian tentang sekelompok teman lama—Shun, Kaname, si kembar Yuuki dan Yuuta, ditambah pendatang baru Chizuru—macam K-On! atau Lucky Star. Hanya saja dengan tokoh-tokoh cowok…

Hmm. Desain cowok-cowoknya secara mengejutkan tak terlalu cantik. Sepertinya ini seri yang lumayan sebagai sebuah alternatif. Kurasa seri ini benar-benar akan tentang keseharian persahabatan mereka.

Maji de Watashi ni Koi Shinasai!! (LARC)

Diangkat dari game simulasi kencan berjudul sama, ini merupakan komedi slapstick tentang Yamato Nanoe, murid SMA yang dikelilingi gadis-gadis dari keluarga keturunan samurai.

Aku belum tahu banyak tentang ini. Tapi aku pernah dengar bahwa untuk genre-nya, ukuran game-nya benar-benar besar. Berarti materi yang disajikan untuk cerita lumayan banyak? Entah ya.

Kyoukai Senjou no Horizon (Sunrise)

Diangkat dari light novel karya Minoru Kawakami dan diilustrasi oleh Tenky, ceritanya berlatar di dunia masa depan ketika permukaan Bumi sudah tak lagi layak huni, sehingga umat manusia harus beralih ke dunia langit bernama Tenjo. Para siswa sekolah di kota terbang Musashi kemudian terlibat dalam serangkaian konflik yang mempertaruhkan nasib dunia, yang berhubungan dengan penciptaan ulang sejarah dunia di masa lalu.

Ini termasuk salah satu seri baru yang mengundang perhatianku. Pertama, karena jenis desain karakternya. Kedua, karena status novel-novelnya yang sudah tamat. Ceritanya yang sepertinya dipenuhi intrik juga mengangkat tema-tema dimensi paralel dan perjalanan waktu. Dengan Sunrise sebagai pembuatnya, aku benar-benar tertarik eksekusinya nanti akan seperti apa.

Tamayura – Hitotose (Hal Film Maker)

Terkait dengan OVA Tamayura yang belum lama ini keluar, berkisah tentang Fu Sawatari, murid SMA di tahun pertama, yang pindah ke kota tua Takehara, tempat asal mendiang ayahnya yang memiliki pemandangan-pemandangan sangat indah. Seri ini menuturkan pengalaman-pengalamannya terkait fotografi dan hubungannya bersama teman-temannya yang baru di lingkungan asing ini.

Ada beberapa temanku yang sangat menikmati Tamayura. Duh, kurasa aku harus lebih banyak menonton seri-seri drama.

Lupin III (TMS Entertainment)

Versi baru dari seri klasik ternama yang diangkat dari manga karya Monkey Punch. Ceritanya tentang berbagai petualangan pencuri legendaris, Lupin yang ketiga, dalam menjalani segala aksinya seraya berhadapan dengan musuh besarnya, Inspektur Zenigata.

Aku tak tahu apakah zamannya masih sesuai sih. Tapi yang pasti ini benar-benar klasik.

Battle Spirits Heroes (Sunrise)

Seri anime baru yang diangkat dari permainan kartu Battle Spirits.

Maaf, maaf. Aku tahu soal Yu-Gi-Oh!, Duel Masters, Byakugan, dan beberapa permainan lainnya. Tapi aku benar-benar buta soal Battle Spirits. Jadi maaf karena aku enggak tahu apa-apa. Tambahan info: tokoh utama bernama Hajime Hanobori.

Hunter x Hunter (Madhouse)

Pembuatan ulang dari seri anime Hunter x Hunter menyusul nyaris berakhirnya bab Chimera Ant di serialisasi manga-nya. Buat yang belum tahu, seri ini berkisah tentang Gon dan kawan-kawannya yang ingin menjadi Hunter hebat seperti ayahnya. Hunter adalah sebutan bagi profesi petualang yang terlibat dalam hal-hal berbahaya dalam dunia fantasi tempat cerita ini berlangsung.

Untuk seri ini, lebih baik kau cari tahu detilnya lebih banyak sendiri. Seri ini benar-benar berkembang dengan cara yang tak ada duanya sih. Kasarnya, ini ramuan elemen-elemen bela diri, persahabatan, misteri, psikologi, dengan kualitas pemaparan karakter yang lumayan gila. Seri yang dijadwalkan akan panjang ini jelas merupakan salah satu seri yang menonjol di musim depan. Konon ceritanya akan dibuat lebih dekat ke manganya, jadi kurasa kasusnya akan sama seperti Fullmetal Alchemist: Brotherhood dulu.

Chihayafuru (Madhouse)

Diangkat dari manga shoujo karya Yuki Suetsugu, ceritanya tentang seorang gadis remaja bernama Chihaya Ayase yang mendalami dunia permainan kartu karuta sebagai minat hidupnya.

Aku tak tahu apa-apa tentang karuta, dan aku baru sekali ini mendengar tentang seri ini, jadi aku juga belum bisa bicara banyak tentangnya. Tapi manganya sempat meraih beberapa penghargaan lho. Ditambah lagi temanya jelas unik. Jadi sebagai sebuah seri shoujo nampaknya bisa dipastikan bahwa ceritanya akan bagus.

UN-GO (BONES)

Berlatar di Tokyo masa depan pada masa pasca perang, berkisah tentang sepak terjang Shinjurou Yuuki, ‘detektif hebat terakhir’, bersama partnernya, bocah tampan bernama Inga, yang misterius.

Sori, telat mengumpulkan info tentang ini. Ujung-ujungnya malah lupa tentangnya. Ini salah satu keluaran BONES yang menonjol, bukan karena hanya diadaptasi secara berani dari cerita Ango Torimonochou karya Sakaguchi Ango, melainkan juga karena seri ini menyatukan kembali tim yang menghadirkan adaptasi anime dari Fullmetal Alchemist yang orisinil. Desain karakternya terkesan cantik, tapi hampir bisa dijamin bahwa cerita dan eksekusinya bakal menarik.

Chibi Devi (?)

Seri anak-anak tentang Sawada Honoka, seorang gadis berusia 14 tahun yang kerap ditindas di sekolah dan tidak percaya Tuhan. Lalu seekor (orang?) setan kecil muncul di kamarnya suatu hari pada saat ia sedang tidur.

…Detilnya masih belum jelas, tapi ini akan ditayangkan di saluran pendidikan NHK. Jadi itu pasti berarti sesuatu. Oh, dan ini diangkatdari manga karya Shinozuka Hiromu.

Cross Fight B-Daman (Synergy SP)

Seri anime terbaru dari seri mainan B-Daman dengan karakter-karakter baru yang menjadi bagian dari upaya proses relaunch waralaba ini. Tokoh utamanya, Kakeru menemukan turnamen rahasia Cross Fight dari permainan yang digemarinya ini.

Tak banyak juga yang kuketahui soal B-Daman selain soal bagaimana ini permainan canggih dengan menembakkan kelereng. Tapi untuk anime anak-anak, ini termasuk salah satu yang tampilannya menarik.

Maken-Ki! (AIC Spirits)

Seri komedi tentang Oyama Takeru, yang di sekolahnya, selain belajar, juga beradu dengan satu sama lain menggunakan benda unik bernama ‘maken.’ Ia kemudian terlibat cinta segitiga dengan seorang gadis misterius bernama Kodama, yang mengaku sebagai tunangannya, dan sahabat masa kecilnya, Haruko.

Ada apa sih dengan genre love comedy di musim ini? Semuanya bagiku entah mengapa sama-sama terdengar dan terlihat menarik.

Tennis no Ouji-sama: Best Match (MSC)

Seri anime baru TeniPuri yang diangkat dari seri The New Prince of Tennis karya Konomi Takeshi. Beberapa bulan seusai turnamen terakhir, Echizen Ryoma dan rekan-rekan setimnya telah terpilih sebagai bagian dari 50 pemain elit yang diikutsertakan dalam sebuah kamp pelatihan untuk menseleksi pemain-pemain tenis SMA yang akan mewakili Jepang. Yah, kau bisa menebak apa selanjutnya yang akan terjadi.

Aku tak mengikutinya, jadi aku benar-benar terkesan karena seri ini masih berlanjut. Para penggemar lama TeniPuri kurasa akan senang dengan hadirnya anime ini.

Sekai-Ichi Hatsukoi 2 (Studio DEEN)

…Kelanjutan kisah editor Onodera Ritsu yang meninggalkan perusahaan penerbitan yang dikelola ayahnya dan tergabung dalam penerbit Marukawa, di mana ia kemudian menjalin hubungan cinta dengan Takano Masamune (cowok), bosnya sendiri.

Guuuooooh! S-seri ini ada kelanjutannya!

Sengoku Paradise Kiwami (?)

Didasarkan dari sebuah game ponsel untuk perempuan, di mana para pemain bisa berinteraksi dengan figur-figur sejarah dari era Sengoku yang digambar ulang dalam wujud cowok-cowok tampan.

…Belum ada info jelas tentang yang satu ini. Tapi konon sudah mau tayang, jadi begitulah.

————

Soal OVA, sebagian besar yang muncul adalah kelanjutan dari beberapa judul lama. Beberapa yang sempat menarik perhatianku adalah OVA untuk Infinite Stratos, Ah! My Goddess, serta tentunya episode keempat dari Gundam Unicorn.

Soal film layar lebar, ada animasi Tekken: Blood Vengeance yang belum lama ini keluar, film layar lebar baru untuk TeniPuri, Mardock Scramble, Suite Precure, dan (yang agak enggak kusangka) Scryed Alteration. Film layar lebar orisinil(?) meliputi Hotarubi no Mori e yang dibuat oleh studio animasi Brain’s Base serta Toaru Hikuushi e no Tsuikoku keluaran studio animasi Madhouse.

Mungkin aku agak telah ngomong ini, tapi seri Digimon Xros Wars masih berlanjut hingga kini lho. Aku sudah menduga ada sesuatu yang istimewa dengan seri Digimon yang satu itu.

Untuk selebihnya mungkin akan kutambahkan lagi nanti.

Iklan
Tag:
25/05/2011

Anime Baru Musim Panas 2011*

Mei sudah hampir berakhir, dan desas-desus tentang musim tayang baru sudah banyak beredar.

Sejujurnya, musim baru kali ini menurutku agak kurang menarik. Tak banyak seri orisinil yang keluar, dan sejauh ini sebagian besar seri baru didominasi oleh cerita-cerita hasil adaptasi. Berikut daftar sementara (dan tak pasti) dari seri-seri anime baru yang konon bakal keluar.

EDIT

Maaf baru edit. Ada beberapa update. Mungkin musim mendatang takkan selesu dugaanku.

————

 APPLESEED XIII (Jinni Animation Studios & Production I.G.)

Diangkat dari manga Masamune Shirow, anime ini merupakan adaptasi baru dari petualangan-petualangan pasangan rekan/prajurit/kekasih Deunan dan Briareos (yang seorang cyborg) sebagai anggota pasukan khusus ESWAT yang melayani pemerintahan Olympus yang otoriter dan tengah diancam pemberontak. Latar ceritanya adalah dunia masa depan yang telah tandus akibat Perang Dunia Ketiga.

Desas-desus tentang penayangannya sempat keluar dua musim sebelumnya. Seri ini dikabarkan akan penuh aksi, intrik, dan visual keren. Dibuat oleh staf yang menangani Moshidora, eksekusinya kurasa takkan buruk.

Itsuka Tenma no Kuro-Usagi (ZEXCS)

Diangkat dari seri ranobe buatan Kagami Takaya (pengarang yang juga membuat seri Denyuuden), tentang seorang cowok bernama Taito yang belakangan dilanda rasa kantuk ekstrim yang disertai mimpi-mimpi aneh.  Sebuah kecelakaan lalu lintas menyadarkannya bahwa semua itu diakibatkan oleh sebuah perjanjian cinta yang pernah dibuatnya bersama seorang gadis vampir…

Terjemahan bahasa Inggrisnya sudah muncul di situs Baka-Tsuki, cuma sayang belum sempat kubaca semua. Meski biasanya tak langsung terlihat, Kagami Takaya punya kecendrungan buat tiba-tiba memunculkan beragam ide menarik untuk perkembangan cerita-ceritanya (walau cara pengeksekusiannya seringkali meragukan). Semua bakal kembali ke kemampuan studio bersangkutan sih. Tapi seenggaknya jelas bahwa selain cinta, seri ini bakal ada unsur intrik dan aksinya juga.

BLOOD-C (Production I.G.)

Anime orisinil baru dari seri horor misteri Blood, yang cerita dan desain karakternya dibuat sepenuhnya oleh CLAMP. Seri Blood (Blood: The Last Vampire, Blood+) biasanya berkisah seputar seorang gadis misterius bernama Saya yang dipekerjakan sebagai pemburu berpedang oleh suatu lembaga pemerintahan mencurigakan untuk membasmi ras vampir bernama Teropterid.

Kurasa seri ini buah hubungan baik yang terjalin selama ini antara CLAMP dan Production I.G.. Promo artwork-nya benar-benar keren. Lalu sejauh yang kudengar, seri ini akan ditangani staf veteran dengan kapasitas luar biasa. Aku bukan penggemar seri Blood sebelumnya, tapi kurasa aku akan memperhatikan bagaimana seri ini akan berkembang.

Baka to Testo to Shoukanjuu Ni! (Sliver Link)

Musim tayang kedua dari seri komedi BakaTesto, tentang petualangan Yoshii Akihisa dan teman-temannya sebagai murid-murid kelas terbodoh di sekolah Fumizuki Gakuen. Di sekolah ini, nilai-nilai ujian juga menjadi sumber kekuatan shoukanjuu yang dipertandingkan untuk mempertaruhkan hak guna fasilitas sekolah. Awal semester baru sudah tiba dan segala konflik berkaitan shokanjuu, harga diri(?), dan cinta sepertinya akan dimulai sekali lagi.

Meski tak sepenuhnya bisa dibilang bagus, musim tayang pertama seri ini lumayan berkesan kok. Buatku seenggaknya, lelucon-leluconnya yang konyol bisa jadi benar-benar kocak. Sesudah beberapa OVA dan episode spesial yang menyelinginya, season baru telah diumumkan sejak akhir season sebelumnya ini akhirnya akan hadir juga.

R-15 (AIC)

Diangkat dari seri ranobe karya Fujima Takuya, tentang remaja SMA bernama Akutagawa Takuto yang selain bersekolah juga merangkap sebagai penulis novel porno. Ia masuk ke Hirameki Gakuen, sekolah elit bagi murid-murid jenius, di mana ia lalu memimpin teman-temannya (dengan keahlian menulis pornonya) untuk memenangkan suatu kompetisi antar kelas.

Aku masih belum mengerti premis dan alur ceritanya bakal gimana. Tapi dari segi tampilan, sepertinya seri ini akan standar saja sih. Idenya sepertinya takkan melenceng terlalu jauh dari jenis anime yang biasa diangkat oleh AIC (tak terlalu berat, dengan cukup banyak eye candy?).

Ikoku Meiro no Croisée (Satelight)

Seri drama yang diangkat dari manga La Croisée dans un labyrinthe étranger (‘persimpangan di labirin asing’) karangan Takeda Hinata (ilustrator Gosick). Ceritanya tentang seorang gadis Jepang bernama Yune yang menemani seorang pelancong Perancis bernama Oscar pulang ke negara asalnya. Latar ceritanya adalah paruh kedua abad kesembilan belas, tatkala kebudayaan Jepang dikisahkan mulai meraih kepopuleran di Eropa.

Kisahnya kudengar seputar bagaimana dua orang yang berbeda budaya dan asal-usul ini bertemu, bersama berhadapan dengan cinta, dan menjalani kehidupan. Sebagai salah satu judul yang menonjol di musim ini, sepertinya ini bakal jadi seri drama yang lumayan lain dari yang lain.

Dantalian no Shoka (GAINAX)

Diangkat dari seri ranobe yang ditulis Mikumo Gakuto (Asura Cryin’), tentang bangsawan bernama Hugh Anthony Disward yang mewarisi rumah tua dan perpustakaan pribadi mendiang kakeknya, dan menemukan seorang gadis misteris bernama Dalian di dalamnya. Dalian dikisahkan adalah seorang Dantalian, penjaga rak buku yang berisi buku-buku setan yang terlarang.

Terjemahan bahasa Inggris untuk beberapa jilid ranobe-nya sudah ada di Baka-Tsuki. Sejauh yang kutangkap, ini cerita fantasi suram yang agak-agak berbau Faustian. Enggak tahu kenapa, secara pribadi aku kurang begitu menikmati ceritanya. Potensi seri ini semakin tak jelas karena konon staf baru Gainax yang akan menanganinya.

Natsume Yuujinchou San (Brain’s Base)

Musim tayang ketiga dari seri Natsume Yuujinchou. Ini seri drama supernatural tentang seorang pemuda yang bisa melihat arwah dan berbagai pengalamannya dalam membebaskan arwah-arwah itu untuk memenuhi kontrak keluarganya di masa lalu.

Aku kurang tahu banyak tentangnya, tapi seri ini tampaknya memiliki kalangan penggemarnya tersendiri. Format ceritanya kudengar episodik, para penggemar baru bisa mulai mengikutinya dari mana saja. Tapi soal itu lebih baik kalian pastikan sendiri.

THE IDOLM@STER (A-1 Pictures)

Adaptasi anime dari game THE IDOLM@STER 2 untuk konsol Xbox 360. Ceritanya tentang seorang produser yang bekerja untuk agensi gabungan 765 Production – 961 Production, dan harus menangani proses seleksi 13 orang gadis muda yang akan dididik menjadi bintang idola.

Ingat Xenoglossia? Sebagai semi-sekuel, mungkin hasilnya akan mirip seperti itu. Secara visual, mungkin akan tampak dan penuh warna. Tapi soal cerita… Ah, yang  pasti kali ini takkan ada elemen mecha-nya.

BLADE (Madhouse)

Adaptasi anime dari komik Marvel berjudul sama. Ceritanya tentang petualangan-petualangan seorang lelaki berpedang yang menjadi pemburu vampir. Ironisnya, ia sendiri seorang separuh vampir, karena ibunya pernah digigit vampir pada saat ia masih dikandung.

Seri ini serupa dengan adaptasi anime dari komik-komik Marvel yang sempat keluar pada musim-musim sebelumnya. Tapi meski telah diumumkan sejak lama, belum ada keterangan lebih lanjut tentang detil-detil teknis dari seri ini. Hasil akhirnya biasanya tak buruk kok. Jadi kurasa seri ini bakal tetap layak diperhatikan.

Kami-sama no Memo-chou (J.C. Staff)

Sebuah seri detektif yang diangkat dari seri ranobe karya Sugii Hikaru, dengan ilustrasi yang dibuat oleh Kishida Mel. Ceritanya tentang seorang gadis NEET bernama Alice yang menuntaskan berbagai kasus dari kamar tidurnya berkat koneksi internet dan jaringan sosialnya yang luas, bersama asistennya, Narumi.

Sial. Mungkin kita tak akan menemukan hal yang mengejutkan di dalamnya. Tapi tetap saja ini jenis cerita yang konsepnya terlalu gampang kusukai!

Kamisama Dolls (Brain’s Base)

Ini seri aksi misteri dengan plot yang agak tak biasa, yang diangkat dari manga karya Yamamura Hajime. Ceritanya tentang seorang mahasiswa bernama Kuga Kyouhei yang sengaja melarikan diri ke Tokyo agar bisa lepas dari masa lalu keluarganya. Tapi ia lalu harus terlibat kembali dengan konflik yang ditimbulkan sahabat lamanya, terkait keberadaan boneka-boneka seukuran manusia (kukuri) yang menyimpan kekuatan dewa-dewa kuno Jepang, yang selama bertahun-tahun telah menjadi rahasia desanya.

Komiknya sudah diterbitkan di sini oleh Level lho, dengan judul Dolls of God. Meski secara tampilan tak menonjol, dan plot ceritanya tak serumit ataupun segelap bayanganku, seri ini menarik di sisi mitologi dan karakterisasinya. Kurasa ini salah satu judul yang layak diperhatikan.

Nurarihyon no Mago – Sennen Makyou (Studio DEEN)

Kelanjutan dari musim tayang pertama Nura: Rise of the Yokai Clan, tentang murid SMA bernama Nura Rikuo yang mewarisi darah siluman dari kakeknya, dan telah ditakdirkan menjadi pewaris ketua berikutnya dari klan Nura yang memiliki ‘wujud lain’ di malam hari.

Agak sulit menjelaskan daya tarik NuraMago bagi yang belum tahu. Ceritanya yang banyak mengetengahkan intrik melibatkan aspek supernatural dari mitologi makhluk-makhluk legendaris Jepang. Konsep ceritanya yang unik bisa jadi agak seperti pedang bermata dua karena takkan sepenuhnya bisa disukai oleh orang. Tapi melihat eksekusi musim tayang sebelumnya, kurasa musim tayang ini akan lumayan banyak dinantikan.

Manyuu Hiken-chou (Hoods Entertainment)

Didasarkan pada manga buatan Yamada Hideki, berlatar di Jepang kuno, tentang klan Manyuu yang hidup di era Taiheimeiji ketika ukuran… uh, payudara menentukan segalanya.

Singkat kata, inilah anime fanservice untuk musim ini. Kalau kalian suka Seikon no Qwaser, kurasa kalian akan menyukainya.

Usagi Drop (Production I.G.)

Seri drama kehidupan yang diangkat dari manga josei Unita Yumi. Ceritanya tentang pria lajang berusia 30 tahun bernama Daikichi yang, karena kondisi keluarga yang rumit, harus membesarkan bibinya (aku serius) yang masih anak-anak yang bernama Rin, putri kakeknya yang lahir di luar nikah.

Sejauh yang aku dengar, ini sebuah seri drama yang benar-benar bagus. Aku belum sempat membaca manga-nya sendiri, tapi aku banyak mendengar hal-hal baik tentangnya. Rentang waktu ceritanya juga akan  panjang, dimulai ketika Rin masih kanak-kanak sampai ke masa-masa saat ia sudah menjelang dewasa. Production I.G. kini sudah dikenal sebagai studio yang piawai menangani drama, jadi kurasa hasilnya akan benar-benar bagus. Seri ini dijadwalkan mengisi slot waktu Noitamina untuk musim tayang ini.

No. 6 (BONES)

Diangkat dari novel sains-fiksi buah pena Asano Atsuko (pengarang Telepathy Shoujo Ran). Ceritanya berlatar di kota masa depan bernama No. 6, tentang petualangan seorang anak lelaki keturunan kelas atas bernama Shion yang berubah hidupnya semenjak menolong seorang bocah sebayanya bernama Nezumi (tikus). Nezumi diceritakan melarikan diri dari Area Pengamanan Khusus kota tersebut. Bersama-sama, mereka kemudian menemukan rahasia-rahasia yang disembunyikan pemerintahan kota itu.

Detil lebih banyak tentang cerita masih belum kuketahui. Ada yang bilang bahwa ceritanya yang bernuansa misteri akan agak berbau shounen-ai, tapi soal itu lebih baik kalian pastikan sendiri. Seri ini juga dijadwalkan untuk mengisi slot waktu Noitamina untuk musim tayang ini. Soal presentasi, kurasa BONES sudah bisa dipercaya.

Mayo Chiki! (Feel)

Diangkat dari seri ranobe karya Asano Hajime. Tentang seorang cowok remaja yang secara tak sengaja mengetahui bahwa butler (pelayan cowok) salah seorang teman sekelasnya sebenarnya adalah seorang cewek.

Aku belum menggali info lebih jelas tentang yang satu ini. Tapi sepertinya ini akan menjadi drama komedi SMA yang lumayan cerah.

Nekogami Yaoyorozu (AIC PLUS+)

Diangkat dari manga komedi karya FLIPFLOP, tentang seorang penjaga toko barang antik yang kerap dikunjungi dewa-dewa (manis) yang senang bermain-main.

…Sepertinya ini akan jadi seri komedi yang penuh warna.

Sacred Seven (Sunrise)

Salah satu seri baru yang paling menarik perhatian pada musim ini. Seri aksi ‘tempur sekolahan’ yang… sial, aku masih belum tahu jelas ceritanya tentang apa! Sepertinya akan ada baju-baju khusus dan pertempuran-pertempuran sengit, dan hal-hal yang berhubungan dengan kenangan…  EDIT:  Tokoh utamanya bernama Tandoji Aruma,  remaja yang dibesarkan tanpa keluarga. Sebuah klub sekolah yang meneliti tentang bebatuan dan mineral sepertinya akan berperan dalam cerita. Lalu seorang gadis misterius bernama Ruri, yang merupakan CEO dari sebuah perusahaan besar, mendatangi Aruna lalu mengatakan bahwa dirinya menyimpan kekuatan Sacred Seven yang dapat ia gunakan untuk melawan monster.

Aku tak bisa tak merasa bahwa Sunrise sedang berusaha menyamai kesuksesan Star Driver yang dibuat BONES. Sebagian besar detil ceritanya masih belum jelas.  Tapi visual efek khususnya (yang mengingatkan akan Tiger & Bunny) sepertinya akan keren. (kurasa ini takkan ada hubungannya dengan Seven Samurai-nya Akira Kurosawa)

Kaitou Tenshi Twin Angel – Kyun Kyun*Tokimeki Paradise!! (J.C. Staff)

Seri mahou shojou tentang duo Twin Angel yang menjadi siswi-siswi sekolah biasa pada siang hari, tapi menjadi pahlawan pembasmi penjahat Black Auction di malam hari.

Maafkan aku. Aku juga belum tahu banyak tentang yang satu ini. Tapi kurasa kau bisa membayangkan sesuatu sendiri bila menilai dari jajaran seiyuu-nya.

Ro-Kyu-Bu! (project No.9 & Studio Blanc)

Diangkat dari light novel olahraga komedi karangan Aoyama Sagu. Tentang seorang cewek SMA penyuka bola basket yang gara-gara suatu masalah dengan tim bola basket cowok di sekolahnya, berakhir sebagai pelatih tim bola basket perempuan di sebuah SD.

Ini sebuah seri moe. Tapi tak seperti biasanya, aku merasakan suatu gelagat baik darinya.

Uto no Prince-sama—Maji Love 1000% (A-1 Pictures)

Diadaptasi dari game romansa buat cewek keluaran Broccoli di konsol PSP. Ceritanya tentang gadis malang(?) bernama Nanami Haruka yang bercita-cita menjadi penulis lagu, dan mengikuti sebuah sekolah pelatihan bintang idola. Ia dipasangkan bersama tiga cowok ganteng yang akan dilatih menjadi idola—tapi ia dilarang untuk menjalin hubungan dengan siapapun di antara mereka…

Nampaknya akan ada banyak sekali… bishounen dalam seri ini. Aku pribadi tak keberatan dengan hal ini, tapi aku agak keberatan dengan tema yang diangkatnya.

Morita-san Wa Mukuchi

Diangkat dari manga empat kotak karya Sano Tae, tentang kehidupan damai Morita Mayu, gadis remaja SMA yang agak ‘terlalu’ baik hati dan pengertian.

Bukan salah satu seri yang menonjol di musim ini, tapi kurasa memiliki jenis peminatnya tersendiri.

Nyanpire the Animation (Gonzo)

Diangkat dari sebuah doujinshi terkenal, tentang seekor kucing hitam yang tertolong dari mati kelaparan berkat gigitan dari seorang vampir, dan kehidupan sehari-harinya sesudahnya sebagai peliharaan seorang gadis kecil.

Sepertinya ini khas seri Gonzo dengan warna-warna kartun cerah seperti Panty & Stocking? Mungkin ini akan menjadi sesuatu yang menarik. Doujinshi-nya sangat terkenal, BTW.

YuruYuri (Dogakobo)

Diangkat dari manga karya Namori, ini drama komedi keseharian tentang empat gadis SMP pecinta kegembiraan yang mengambil alih ruang klub upacara minum teh sesudah klub tersebut tidak lagi aktif.

Ini anime bernuansa ceria yang ditangani oleh orang-orang yang membuat Mitsudomoe. Bukan jenis seri yang akan kuikuti sih, tapi mungkin hasilnya takkan jelek? Konon ini agak berbau shoujo-ai.

MonHun Nikki Girigiri Airu-mura G (Geneon Universal)

Berbasiskan pada waralaba game Monster Hunter yang sangat terkenal di Jepang, kelanjutan(?) seri anak-anak MonHun Nikki Girigiri Airu Kikki Ipatsu, yang pada waktu itu dibuat untuk mempromosikan game MonHun Nikki Pokapoka Airu-mura yang baru dibuat. Tokoh utamanya adalah Airu, seekor monster kucing.

Wow, ini sesuatu yang baru kali ini aku dengar. Singkat kata, ini tayangan untuk anak-anak yang menonjol pada musim ini.

Mawaru Penguindrum (Brain’s Base)

Seri yang menandai kembalinya Kunihiko Ikuhara sebagai sutradara sesudah Shoujo Kakumei Utena, sebuah kisah serealis tentang tiga bersaudara miskin yang… gimana ngejelasinnya ya? Yang pasti, si saudari perempuan yang tengah sekarat akibat penyakit tersembuhkan, tapi dengan sesuatu yang berhubungan dengan penguin(?) sebagai bayaran…

Eniwei, jika kau tahu Utena seperti apa, kau bisa bayangkan seri ini bakal gimana. Penuh dengan warna-warni cerah, visualisasi-visualisasi yang tak sepenuhnya jelas maksudnya apa, serta, uh, metafora-metafora seksual aneh yang akan ditemukan menjelang penghujung cerita. Biasanya tema ceritanya agak berat, jadi ini jelas bukan jenis seri yang akan cocok dengan semua orang. Tapi coba lihat saja, karena entah kapan lagi seri aneh macam ini akan dibuat. (Sial, aku udah denger tentang seri ini sebelumnya, tapi karena ga kedenger beritanya lagi malah kelewat kubahas)

Double J

Diangkat dari manga yang ceritanya ditulis Eiji Nonaka (pengarang Cromartie High School), berkisah tentang beragam kelucuan di sebuah klub ekskul SMA yang bertujuan untuk melestarikan kebudayaan kerajinan tradisional Jepang.

Perbandingan paling baik untuk menjabarkan seri ini adalah sebagai komedi macam Cromartie hanya saja dalam versi lebih imut. Lelucon-leluconnya lebih kepada jenis yang membuatmu geli daripada tertawa, dan eksekusinya benar-benar berat di dialog. Tapi kalau kau merasa bisa menyukainya, tak ada salahnya untuk dicoba. (kukira ini keluarnya masih lama!)

————

Dari sisi OVA, akan ada banyak judul menarik. Tapi seperti biasa, aku terlalu malas membahasnya. Beberapa yang menarik perhatianku adalah Carnival Phantasm yang menampilkan tokoh-tokoh TYPE-MOON serta OVA pertama dari Higurasi no Naku Koro ni Kira, yang aku masih belum tahu akan tentang apa. Ada juga spesial dari Tantei Opera Milky Holmes yang masih belum jelas formatnya.

Omong-omong, movie Naruto Shippuden yang baru benar-benar terlihat lebih menarik dibanding yang sebelum-sebelumnya.

(dari berbagai sumber)

Tag:
15/02/2011

Anime Baru Musim Semi 2011

Banyak yang terjadi antara 2010 dan 2011. Jadi aku benar-benar tak sempat menulis sebanyak yang kuharapkan.

Tapi terlepas dari itu, sepertinya terjadi tren peningkatan kualitas berkenaan judul-judul anime yang akan keluar pada spring tahun ini. Jumlah judul baru yang keluar terhitung banyak, dan anime bergenre drama kelihatannya akan lumayan dominan.

Maria-Holic: Alive (SHAFT)

Kelanjutan dari Maria-Holic yang lumayan menuai sensasi beberapa tahun lalu. Bagi yang belum tahu, ceritanya tentang cewek bernama Kanako Miyamae yang masuk ke SMA khusus perempuan karena anti terhadap cowok dan (merasa?) hanya suka terhadap cewek.  Tapi di luar bayangannya, Mariya Shidou, cewek idola yang kemudian ditaksirnya di sekolah ini ternyata sama sekali bukan cewek…

Aku belum pernah menonton season pertamanya. Tapi aku sering denger kalau anime komedi ini memiliki cerita lumayan heboh. Omong-omong, aku jadi inget pas suatu ketika temanku nemu file MP3 lagu pembuka seri ini, dan seisi warnet dalam sekejap langsung dibuat senyap pada saat dia mainin.

Ano Hi Mita Hana no Namae o Boku-tachi wa Mada Shiranai

Berkisah tentang sekelompok teman masa kecil yang kini terpisah sesudah beranjak dewasa. Aku masih belum tahu detil pastinya, tapi sang tokoh utama yang kini hikkikomori dikisahkan harus menemukan kembali teman-teman lamanya yang telah terpisah ini untuk suatu alasan yang benar-benar penting.

Desain karakternya buatku menarik. Dari premisnya, kelihatannya ini akan menjadi seri drama yang lumayan solid. Aku lumayan tertarik buat yang satu ini.

Lotte no Omocha! (Diomedea)

…Tentang seorang putri succubus berusia 10 tahun, Astarotte Ygwar, yang diharuskan memiliki harem-nya sendiri untuk mempertahankan kecantikan dan kemudaannya. Tapi dirinya benci lelaki, dan hanya bersedia memiliki harem jika ada anak manusia lelaki bergabung.

Untuk yang satu ini, kayaknya aku enggak bisa berkomentar.

Moshidora (Production I.G.)

Berkisah tentang manajer klub baseball SMA Hodokubo Tokyo, Kawashima Minami, yang berupaya meningkatkan kemampuan timnya dengan mengacu pada buku panduan manajemen karangan Peter Drucker yang terkenal.

Mungkin karena pengaruh Ookiku Furikabute yang sempat kulihat di Animax, atau manga-manga Adachi Mitsuru yang kubaca belakangan, entah bagaimana aku jadi lumayan tertarik dengan seri-seri dengan tema tentang baseball. Kalau tak salah, seri ini juga diangkat dari sebuah novel, jadi kualitas konsepnya kurang lebih bisa dijamin. Sesudah seri ini, kurasa aku mulai bisa memahami jenis-jenis cerita yang akan Production I.G. angkat sebagai anime belakangan.

Steins;Gate (White Fox)

Diangkat dari salah satu game keluaran Nitroplus, sekelompok teman di Akihabara dikisahkan menemukan suatu cara untuk mengirimkan pesan-pesan teks ke masa lalu. Pencapaian mereka kemudian menarik perhatian sebuah organisasi misterius bernama SERN, yang menyelidiki suatu metode untuk melakukan perjalanan lintas waktu, dan kelompok teman ini pada akhirnya harus menyelamatkan diri mereka sebelum organisasi ini menangkap mereka terlebih dahulu.

Katanya seri ini akan menjadi thriller fiksi ilmiah yang menyerupai Chaos:Head. Dengan studio sekaliber White Fox menanganinya, kurasa ini akan menjadi salah satu seri paling menonjol di musim semi mendatang.

Sket Dance (Tatsunoko Productions)

Diangkat dari manga karya Shinohara Kenta yang diserialisasi di majalah Weekly Shonen Jump milik penerbit Shueisha, seri ini berkisah tentang tiga sekawan: Bossun, Himeko, dan Switch; yang tergabung dalam klub Sket Dan di SMA Kaimei, yang pada dasarnya merupakan sebuah ‘klub serbaguna’ yang menerima bantuan para warga sekolah lain untuk menyelesaikan berbagai persoalan.

Ide cerita seri ini memang tak terlalu menonjol. Tapi seri ini benar-benar telah meraih kalangan penggemarnya tersendiri berkat beragam ide kocak yang ditampilkan di dalamnya. Manga-nya memiliki jalan cerita yang lumayan episodik, dan meski genre utamanya adalah komedi yang agak-agak konyol, sisi-sisi dramanya terbukti bisa jadi lumayan menyentuh. Aku masih belum punya bayangan penggarapannya ke dalam bentuk anime akan jadi kayak apa.

Denpa Onna to Seishun Otoko (SHAFT)

Mengisahkan tentang pemuda bernama Niwa Makoto dan sepupunya, Touwa Erio, yang pada suatu waktu pernah menghilang selama setengah tahun sebelum ditemukan tengah mengapung di laut. Erio menyatakan dirinya tak bisa ingat apa-apa selama masa saat dirinya menghilang, dan mulai bertingkah aneh saat menduga bahwa dirinya sebelumnya telah diculik oleh alien.

Aku masih belum tahu banyak soal yang satu ini. Tapi dari gelagatnya sejauh ini, seri ini akan menjadi tipikal anime buatan SHAFT yang menampilkan tokoh-tokoh aneh dengan muatan-muatan fanservice.

Ore-tachi ni Tsubasa wa Nai (nomad)

Diangkat dari salah satu game dewasa keluaran Navel, berkisah tentang musim dingin di kota Yanagihara dengan tokoh-tokohnya yang berupaya menemukan cinta dan kebahagiaan.

Aku juga belum tahu banyak untuk yang satu ini. Kabar yang beredar mengatakan ini akan menjadi seri yang menyerupai Shuffle! yang merupakan buatan Navel juga. Bayangkanlah kombinasi tokoh-tokoh cewek imut, drama yang pekat, dan sedikit kekonyolan di awal cerita. Tapi membuatnya mampu menyamai kesuksesan Shuffle! kurasa sama sekali tak akan mudah.

A Channel (Studio Gokumi)

Dibuat berdasarkan seri manga 4-kotak karya Kuroda BB di majalah Manga Time Kirara Carat dari penerbit Houbunsha, berkisah tentang keseharian empat gadis remaja Run, Tooru, Yuuko, dan Nagi, yang memiliki sifat yang berbeda-beda.

Aku belum tahu banyak soal yang satu ini. Yang pasti diketahui tentangnya baru sisi komedinya yang ringan. Aku sendiri mendapat kesan yang mengingatkanku pada Mitsudomoe.

Hidan no Aria (J.C. Staff)

Dibuat berdasarkan seri light novel karya Akamatsu Chuugaku, berkisah tentang remaja bernama Kinji Tooyama yang menyimpan sebuah rahasia, dan pertemuannya dengan H. Aria Kanzaki, Butei legendaris, di SMA Butei yang melatih murid-muridnya untuk menjadi Butei–detektif bersenjata.

Kudengar ini sebuah seri sarat aksi yang ditangani orang-orang yang membuat Yumekui Merry. Karakterisasinya menurutku kurang menarik. Tapi Yumekui Merry berkembang menjadi seri yang kualitasnya melebihi bayanganku, jadi kurasa seri ini memiliki potensi yang lumayan layak untuk dipertimbangkan.

TWGOK 2 (Manglobe)

Kelanjutan petualangan Katsuragi Keima dalam memikat hati para gadis demi memerangkap para iblis sekaligus menyelamatkan dirinya sendiri dari ancaman kematian. Ia masih membenci gadis-gadis 2D, dan ia masih akan ditemani ‘adik’ perempuannya, Elcie, dalam kelanjutan seri yang diangkat dari manga terkenal ini.

Aku melewatkan season pertama Kaminomi pada musim panas lalu, tapi aku banyak mendengar komentar lumayan tentangnya. Aku terkesan karena Manglobe tetap mempertahankan kualitas teknis mereka untuk seri yang ringan seperti ini. Mungkin eksekusinya akan lebih baik dalam musim kali ini.

Tono to Issho Gantai no Yabou (Gathering)

Kelanjutan seri komedi tentang kelucuan para jendral terkenal Jepang di era Sengoku.

Ini… seri yang sulit dinikmati orang yang tak mendalami sejarah Jepang, jadi sayangnya aku tak bisa berkomentar banyak tentangnya.

Deadman Wonderland (Manglobe)

Diangkat dari manga hit karya Jinsei Takaoka dan Kazuma Kondo, berkisah tentang perjuangan seorang anak SMP bernama Ganta Igarashi yang sesudah mengalami sebuah kejadian gila tak masuk akal, dituduh telah membantai seluruh teman sekelasnya seorang diri, hingga akhirnya ia dipenjara di institusi paling menakutkan sepanjang sejarah: Deadman Wonderland. Ganta berupaya menemukan suatu cara untuk membuktikan bahwa dirinya tak bersalah. Namun kejadian-kejadian aneh yang dialaminya tak berhenti sampai sana…

Seri ini dikenal dengan alur ceritanya yang suram, adegan-adegan aksinya yang dramatis, serta karakter-karakternya yang ‘separuh’ psikopat. Ada jalinan misteri dan konspirasi di dalamnya, ditambah bumbu-bumbu kekuatan super. Aku tak yakin semua orang akan suka temanya. Bagaimanapun, kurasa ini tetap salah satu seri yang akan menonjol pada musim semi yang akan datang.

Ao no Exorcist (A-1 Pictures)

Diangkat dari manga shonen karya Kazue Kato, berkisah tentang remaja yatim piatu Okumura Rin yang pada suatu ketika mendapati bahwa dirinya adalah putra Satan. Sesudah pengorbanan ayah angkatnya, Rin mengambil keputusan besar untuk melanjutkan sekolah di True Cross Academy demi mempelajari cara mengendalikan kekuatan iblis yang bersemayam dalam dirinya, sekaligus menjadi exorcist legendaris seperti ayah angkatnya. Rin berkenalan dengan teman-teman baru, mengetahui kenyataan yang sesungguhnya tentang dunia di sekitarnya, sekaligus berupaya menempatkan diri di antara berbagai pihak yang memiliki kepentingan terhadapnya.

Sejujurnya, versi manga seri ini biasa-biasa saja bila menilik dari segi ide dan plot. Tapi harus kuakui memang ada sesuatu yang membuatnya agak istimewa dibandingkan kebanyakan seri shonen lainnya. Menurutku pribadi, seri ini sedikit banyak memiliki kombinasi elemen-elemen dari D.Gray Man, Shaman King, dan Nurarihyon no Mago. Promonya gencar. Lalu asal penggarapannya tepat, seri ini bisa menjadi sesuatu yang benar-benar bagus.

Ring ni Kakero 1: Sekai Takai-hen (Toei Animation)

Sekuel versi animasi dari seri olahraga tinju karya pembuat asli Saint Seiya. Team Golden Japan Jr. berhadapan dengan lawan-lawan baru saat mereka akhirnya memasuki kompetisi internasional Kejuaraan Tinju Junior Dunia.

Buat yang belum tahu, ini tipikal seri animasi aksi macho berdarah panas, yang dipenuhi berbagai adegan pertarungan yang agak-agak tak masuk akal. Tapi ini cukup seru bagi yang suka kok. (Yay, ini akan tayang di Animax.)

Gintama 2 (Sunrise)

Kelanjutan petualangan Sakatoki Gintama dalam mencari penghidupan, di era ketika Jepang telah diserbu alien yang menyingkirkan kasta samurai sekaligus menguasai sebagian besar lapangan pekerjaan.

Aku masih belum tahu apakah seri ini akan mencapai lebih dari seratus episode lagi. Tapi harapkanlah seri komedi aksi yang khas ala Gintama.

Showa Monogatari (Wao World)

Mengisahkan tentang keseharian keluarga Yamazaki yang hidup di Tokyo pada tahun Showa 39 (1964 Masehi), ketika Jepang menjadi tuan rumah Olimpiade musim panas.

Seri ini merupakan drama kehidupan/sejarah yang sangat solid. Kudengar presentasinya biasa-biasa saja. Tapi konsepnya kuat dan detil latarnya teramat akurat. Tiga episode pertamanya untuk suatu alasan sudah keluar terlebih dulu keluar selama beberapa waktu.

Tiger & Bunny (Sunrise)

Anime baru yang menerapkan kebijakan Character Placement, yang memungkinkan para sponsor menempatkan logo-logo mereka pada karakter-karakter yang tampil. Berlatar di masa depan di mana manusia-manusia berkekuatan super telah muncul, dan status mereka sebagai superhero ditampilkan dalam sebuah reality show di mana mereka bersaing dalam hal aksi dan kepopuleran.

Jujur saja, aku benar-benar belum tahu ini akan seperti apa. Tapi mengingat Sunrise yang buat, bisa dipastikan bahwa aspek presentasinya akan bagus.

Danball Senki (OLM)

Diangkat dari sebuah game PSP, sang tokoh utama memainkan permainan yang di dalamnya para peserta bisa membuat dan mempertarungkan semacam mini robot yang disebut LBX.

Baru segitu yang aku tahu. Tapi ada indikasi bahwa para staf yang bekerja di belakangnya bukan orang-orang yang akan main-main.

Kampfer Fur die Liebe (nomad)

Kelanjutan seri Kampfer, tentang seorang cowok yang terpilih untuk mendapatkan semacam kekuatan khusus yang harus digunakannya untuk melawan sesama pengguna kekuatan lain. Hanya saja, kekuatan tersebut hanya dapat digunakan oleh mereka yang berjenis kelamin cewek.

Aku tak mengikuti season pertamanya, jadi aku tak tahu banyak tentang detilnya. Intinya, ini anime fanservice dengan adegan-adegan pertarungan. Terus terang, aku juga merasa ada sesuatu yang benar-benar tak beres dengan judulnya. Di sisi lain, kudengar kelanjutan ini hanya akan sepanjang 2 episode, jadi sangat mungkin ada peningkatan kualitas yang drastis darinya.

Toriko (Toei Animation)

Diangkat dari manga di Weekly Shonen Jump, berkisah tentang Toriko, seorang Bishokuya (penyedia bahan masakan), yang dengan kekuatan dan kehebatannya menjelajahi dunia untuk menemukan bahan-bahan makanan langka yang dibutuhkan untuk menciptakan masakan-masakan terbaik di dunia.

Sesudah OVA, versi seri TV dari seri ini akhirnya dibuat, namun konon oleh staf yang berbeda. Selebihnya, aku tak tahu apa-apa lagi tentang seri ini.

Sekai-ichi Hatsukoi (Studio DEEN)

Berkisah tentang Onodera Ritsu yang memutuskan ganti profesi sebagai editor di penerbitan Marukawa Shoten. Tapi ia kelabakan saat mengetahui kepala editor kejam yang menjadi atasannya adalah orang yang pernah memiliki masa lalu dengannya, dan membuatnya dengan enggan harus berurusan dengan persoalan cinta lagi.

Sebuah drama kehidupan ala josei, yang kurasa sedikit banyak akan serupa dengan Junjou Romantica. (Err… ini BL)

Hoshizora e Kakaru Hashi (Dogakobo)

Tentang Kazuma yang baru memasuki sekolahnya yang baru, tapi terlibat sebuah kecelakaan yang membuatnya terlibat persoalan cinta dengan beberapa gadis sekaligus.

Kurasa ini tipikal komedi romantis moe.

30-sai no Hoken Taiiku (Gathering)

Dibuat oleh orang-orang yang membuat Tono to Issho, seri ini merupakan semacam seri panduan bagi pria-pria berusia 30an tahun (di Jepang) dalam soal kesehatan dan tata cara menjalin hubungan.

Entah ya. Siapa tahu ini bisa jadi sesuatu yang informatif?

[C] THE MONEY OF SOUL AND POSSIBILITY CONTROL (Tatsunoko Productions)

Sebuah kisah tak lazim berlatar di Jepang yang nyaris hancur karena kebobrokan ekonomi, kalau bukan berkat Sovereign Wealth Fund yang telah menyelamatkan pemerintahannya. Sang tokoh utama, Kimimaro, hanyalah seorang pelajar berbeasiswa yang tak ingin terjatuh ke dalam kemelaratan kehidupan, sampai ia berjumpa seorang pria yang secara tak langsung menuntunnya ke wilayah misterius yang disebut Distrik Finansial.

Seri ini merupakan karya orisinal dari gabungan staf yang benar-benar kuat. Dengan jumlah episode yang tak banyak, orang-orang yang menyukai seri-seri padat dan penuh intrik macam Higashi no Eden kurasa akan jatuh cinta pada seri ini. Meski demikian, aku sendiri juga masih belum punya bayangan ini persisnya akan menjadi seperti apa.

Yu-Gi-Oh! Zexal (Studio Dice)

Seri Yu-Gi-Oh! baru yang mengetengahkan sebuah bentuk kehidupan misterius baru yang bernama Astral.

Aku sudah lama tak mengikuti franchise ini. Jadi ada banyak yang masih belum kuketahui soal perkembangannya. Tapi ada sejumlah bocoran yang mengindikasikan seri ini akan memiliki alur cerita yang lebih baik dari seri Yu-Gi-Oh! yang biasa. Seperti biasa, bentuk permainan baru (exceed summon?) yang mengiriringi dikeluarkannya jenis-jenis kartu baru akan ditampilkan dalam seri baru ini.

Hana-Saku Iroha (P.A. Works)

Mengetengahkan seorang gadis remaja bernama Matsumae Ohana yang memutuskan untuk pindah dari Tokyo dan berujung sebagai pekerja di penginapan sebuah rumah pemandian air panas di pedesaan. Seri ini bercerita tentang berbagai pengalaman dan impian yang ditemukannya bersama gadis-gadis remaja lain yang turut bekerja di tempat tersebut.

Aku belum tahu banyak soal seri ini. Tapi nampaknya ini lagi-lagi akan menjadi seri drama kehidupan yang solid.

X-Men (Madhouse)

Adaptasi animasi ketiga Madhouse terhadap salah satu seri komik Marvel ternama. Bagi yang belum tahu, seri ini mengetengahkan kelompok manusia mutan pimpinan Professor X dalam menghadapi diskriminasi dari manusia-manusia bumi yang ‘biasa’ sekaligus menemukan tempat di mana mereka bisa hidup.

Seri ini disebut-sebut sebagai adaptasi seri Marvel paling dinanti oleh penggemar. Madhouse dikabarkan telah mendapat kebebasan penuh untuk mengintepretasi ulang semua tokoh ini. Meski Iron Man mengecewakan, Wolverine yang masih berlanjut dipandang penggemar masih menjanjikan. Sehingga hasil akhir adaptasi ini menuai banyak antisipasi.

Appleseed XIII (Production I.G.)

Didasarkan pada manga sains-fiksi Masamune Shirow, berlatar di abad 22 di bumi yang telah tandus akibat peperangan berkepanjangan. Mengetengahkan pasangan kekasih Deunan dan Briareos dalam menjalani kehidupan mereka sebagai anggota pasukan elit ESWAT yang melayani pemerintahan Olympus.

Sejujurnya, aku tak tahu banyak tentang Appleseed. Tapi ini akan berbeda dari movie-nya, karena dibuat secara khusus untuk seri TV. Animasinya sepertinya masih akan dahsyat, BTW. Dengan cerita yang diwarnai oleh banyak aksi dan intrik.

Hyouge Mono (Bee Train)

Berlatar di era Sengoku Jidai, seri ini berkisah tentang Furuta Sasuke, seorang pengikut Oda Nobunaga, yang menempuh jalan hidup Hyouge Mono karena obsesinya terhadap upacara adat minum teh yang diyakininya dapat menjadi kunci pembuka kehidupan yang lebih baik.

Premis cerita yang sangat tak lazim dari seri ini dengan cepat menarik perhatian banyak kalangan. Masih belum ada gambaran pasti seri ini akan seperti apa. Tapi dari gelagatnya, sangat mungkin ini akan menjadi sebuah seri bagus yang jenisnya belum pernah ada sebelumnya.

Nichijou (Kyoto Animation)

Sebuah seri ringan yang berlatar di sebuah sekolah yang sama sekali tak lazim. Premis ceritanya… sulit dijabarkan. Pokoknya, bayangkan tokoh-tokoh imut, kehidupan sehari-hari (yah, kurang lebih itu arti judul seri ini), dan perkembangan kejadian yang nyaris tak masuk akal.

Kabar menyebutkan bahwa ini sebuah anime komedi yang memiliki eksekusi yang benar-benar bagus. Staf terbaik KyoAni yang menanganinya, dan garis besar detilnya agak dibatasi. Bisa jadi ini sebuah seri yang akan melebihi bayangan setiap orang.

Metal Fight Beyblade 4D (Tatsunoko Productions, Synergy SP)

Kelanjutan Metal Fight Beyblade. Ginga dan kawan-kawannya konon akan berhadapan dengan kelompok musuh baru selain Dark Nebula yang hendak menguasai dunia.

Berbeda dari Yu-Gi-Oh, aku tak mengikuti perkembangan seri ini. Tapi sepertinya ada kalangan anak-anak tertentu di Jepang yang sangat menggemarinya.

Jewel Pet Sunshine (Studio Comet)

Season ketiga dari anime mahou shoujo tentang binatang-binatang Jewel Pet dan rekan-rekan manusia mereka dari dunia sihir Jewel Land.

Nampaknya ini anime mahou shoujo yang ditujukan bagi anak-anak perempuan. Kudengar  ini adalah season ketiga, tapi aku baru pertama dengar tentang waralaba ini, jadi aku sama sekali tak tahu apa-apa tentangnya sebelumnya. Ini adalah hasil kolaborasi Sanrio dan Sega, jadi kau bisa bayangkan hal-hal yang imut-imut. Detil cerita untuk musim ini sama sekali masih belum ada.

Seikon no Qwaser II (Taki Corporation, Hoods Entertainment)

Kelanjutan petualangan Sasha, Qwaser terbuang yang mendapatkan kekuatannya dari air susu perempuan.

Jujur saja, demi kebaikan kalian, terlepas dari segala intrik dan aksinya, seri ini lebih baik dijauhi saja. Tapi bila kau terlanjur suka dengan season pertama…

Suzy’s Zoo Daisuki! Witzy (Digital Media Lab)

Adaptasi anime dari merk kartu ucapan Suzy’s Zoo buatan ilustrator San Diego, Suzy Spafford. Ceritanya akan seputar bebek bernama Witzy dan teman-teman bonekanya di halaman belakang rumah tempat tinggalnya.

Kelihatannya ini seri anime anak-anak yang didasarkan dari gambar-gambar ilustrasi Suzy Spafford. Beliau (dan bebek Witzy yang dibuatnya) lumayan terkenal kok. Sebaiknya kau melihat dulu gambar-gambarnya di Internet untuk bisa tahu daya tarik seri ini ada di mana. Aku pribadi merasa ini akan menjadi jenis seri animasi untuk anak-anak yang sudah lama tak kulihat.

Sengoku Otome – Momoiro Paradox (TMS Entertainment)

…Didasari serangkaian permainan pachinko, seri ini merupakan reimajinasi ulang dari periode Sengoku Jepang dengan menghadirkan para jendralnya sebagai tokoh-tokoh perempuan.

Kurasa ini lagi-lagi adalah sesuatu seperti Ikkitousen, Koihime Musou, dan Hyakka Rouran Samurai Girls. Belum banyak yang aku ketahui tentangnya juga.

Sofuteni (Xebec)

Diangkat dari manga karya Ryo Aduchi, berkisah tentang keseharian suatu kelompok tenis putri di sebuah SMP.

Singkat kata, aku dengar ini seri yang ecchi. Belum banyak info yang kuketahui tentangnya juga.

Pretty Rythm Aurora Dream (Tatsunoko Production)

Berkisah tentang gadis bernama Amamiya Rizumu yang berpartisipasi dalam Prism Show, suatu kompetisi olahraga yang mengkombinasikan tarian dan skating. Mereka yang berpartisipasi harus mengumpulkan Prism Stone berbentuk hati yang akan mereka dapatkan setiap kali memenangkan sebuah permainan.

Ini lagi-lagi sebuah seri yang diangkat dari game, dan kelihatannya akan menjadi seri shoujo yang lumayan mencolok. Aku tak tahu mengapa, tapi desain karakternya di mataku terlihat lumayan menarik…

Dog Days (Seven Arcs)

Sebuah seri fantasi yang mengetengahkan Sink, anak lelaki  yang telah dipanggil dari dunia lain oleh Putri Millnoire dari Biscotti Republic, untuk menjadi ksatria yang melindungi kerajaannya dari ancaman negeri tetangga Garret.

Ini salah satu judul yang agak ‘mencurigakan’ untuk musim ini karena premisnya yang terdengar sangat standar, serta desain karakternya yang bermata besar. Semula kusangka ini adaptasi dari sebuah game bishoujo. Tapi entah ya. Studio yang membuatnya nampaknya juga termasuk studio baru.

Happy Kappy

Diangkat dari shoujo manga karya Mizuho Rino, berkisah tentang Kinoshita Suguru, gadis sembilan tahun yang memiliki kegemaran membuat perhiasan aksesorisnya sendiri. Suguru pada suatu ketika menemukan sebuah batu misterius yang kemudian mempertemukannya dengan makhluk ajaib bernama Kappy, yang sebenarnya adalah pangeran berusia tiga tahun dari Kapimeshia.

Belum banyak detil yang telah diketahui untuk yang satu ini. Seperti Jewel Pet, kurasa ini seri shoujo yang ditujukan bagi anak-anak perempuan yang berusia muda.

Fireball Charming (Jinni’s Animation Studios)

Serangkaian episode pendek berdurasi dua menit yang mengetengahkan peperangan antar robot. Tapi ini komedi kok.

Sebagai kelanjutan Fireball, seri ini cukup menarik perhatian mereka-mereka yang memperhatikan perkembangan animasi 3D.

Honto ni Atta! Reibai-sensei

Seri komedi horor yang mengetengahkan Kibayashi-sensei, seorang guru yang memiliki kemampuan mengusir roh dan memiliki kebiasaan untuk berbicara dengan orang-orang mati. Dikatakan beliau tahu segalanya tentang ‘dunia sana,’ tapi sama sekali tidak tahu apa-apa tentang ‘dunia sini.’

Diangkat dari seri manga 4-kotak karya Matsumoto Hidekichi. Belum banyak yang diketahui tentang yang satu ini.

Hen Zemi (Xebec)

Berkisah tentang rangkaian seminar ‘keabnormalan’ yang dipimpin Profesor Meshiya Kenji, yang mengeksplorasi berbagai topik mesum yang sebenarnya gila. Tokoh utamanya adalah mahasiswi polos bernama Matsutaka Nanako, yang untuk suatu alasan berakhir sebagai salah satu peserta seminar ini.

Bagi yang belum tahu, ini sebuah seri ‘sakit’ yang bisa membuat sebagian orang jijik. Bukan sesuatu yang dapat dinikmati oleh kebanyakan orang. Tapi ini bisa menjadi menarik bagiorang-orang tertentu yang tak berkeberatan dengan temanya. Eh? Tentu saja aku juga sedikit tertarik tentangnya.

Yondemasuyo! Azazel-san (Production I.G.)

Berkisah tentang keseharian Azazel Atsushi, setan kelas rendah yang telah dipanggil untuk bekerja di kantor detektif swasta Akutabe.

Seri komedi yang secara mengejutkan ditangani oleh Production I.G.. Menilik nama sutradara yang berada di balik pembuatannya, ini bisa menjadi sebuah seri yang benar-benar bisa mengocok perut. Nampaknya akan sejenis dengan Ika Musume dan Hare Guu.

Gyakkyou Burai Kaiji – Hakairoku-hen (Madhouse)

Bab baru dari Kaiji, seri menegangkan tentang penjudi terkenal dengan taruhan-taruhannya yang mencengangkan.

Aku belum pernah mengikuti seri ini, jadi tak ada komentar yang bisa kuberikan tentangnya. Detil ceritanya juga belum kutemukan. Tapi para penggemarnya sepertinya menyambut seri baru ini secara antusias.

Dororon Enma-kun Meeramera (Brain’s Base)

Pembuatan ulang dari seri aksi komedi klasik Enma-kun, tentang kelompok siluman pimpinan Enma-kun yang dikirim ke dunia manusia untuk menangkap roh-roh jahat.

Aku juga tak tahu banyak tentang seri yang aslinya dibuat Go Nagai ini. Tapi aku mendengar banyak komentar bahwa seri baru ini didukung gabungan staf yang benar-benar hebat.

Duel Masters Victory (Shogakukan Shueisha Production)

Seri permainan kartu Duel Masters baru.

Belum ada hal lain yang sudah diketahui selain itu.

—–

Sepertinya masih ada judul-judul lain yang akan tayang. Tapi belum kusebutkan karena statusnya masih belum jelas.

Dari segi OVA/OAD/ONA, ada lumayan banyak judul yang keluar juga. Sejauh yang bisa kutangkap, yang paling menonjol di antaranya adalah kelanjutan seri Black Lagoon: Roberta’s Blood Trail, Gundam Unicorn episode ketiga, serta sesuatu bernama Nana to Kaoru yang lumayan mendapat perhatian dari mereka-mereka yang menyukai jenisnya. Meski mungkin tak terlalu berarti, sejumlah seri favorit macam High School of the Dead, Gensou Maden Saiyuki, xxxHolic, dan Seitokai Yakuindomo mendapatkan OVA baru juga. Jadi ada baiknya untuk format ini kalian mencari info kalian sendiri-sendiri. Ada beberapa judul OVA baru yang sebenarnya layak mendapatkan perhatian khusus, tapi lebih banyak soal ini kayaknya lebih baik kubahas nanti juga.

Untuk jenis film-film layar lebar, ada adaptasi anime dari Buddha karya legendaris Osamu Tezuka, Ghost in the Shell SAC yang baru, Onigamiden dari Studio Pierrot, serta Hoshi wo Ou Kodomo dari Comix Wave yang merupakan karya terbaru sutradara Makoto Shinkai. Seperti biasa ada layar lebar baru untuk Doraemon dan One Piece. Lalu kudengar ada buat Fairy Tail juga.

Kalau ada kabar baru, akan kutulis lagi nanti.

(dari berbagai sumber)

Tag:
25/11/2010

Anime Baru Musim Dingin 2010-2011 **

Yak, musim sudah hampir berganti lagi! Berikut daftar (sementara) dari judul-judul anime baru yang akan muncul di awal musim dingin akhir tahun ini. Tentu saja, kemunculan judul-judul baru ini masih akan berlanjut sampai awal tahun depan.

Hm, secara pribadi musim tayang kali ini kupikir cukup sarat dengan variasi. Ada banyak sekali hal menarik baru yang bisa dilihat, dan sebagian besar di antaranya benar-benar berpotensi untuk menjadi bagus. Tapi hal-hal baru tersebut masih harus bersaing dengan beberapa seri menonjol yang masih berlanjut dari musim lalu. Di samping itu, ada juga banyak studio pendatang baru yang muncul, jadi bagaimana perkembangan tren musim ini selanjutnya bisa dibilang sulit ditebak.

Seperti sebelumnya, OVA dan episode-episode spesial tak akan terlalu kubahas. (Walau dengan melihat judul-judul apa saja yang akan muncul, aku bisa saja berubah pikiran.) Jadi yang tertera di sini baru seri-seri TV yang baru saja.

—————————

Infinite Stratos (8-bit)

Diangkat dari sebuah seri light novel, mengisahkan tentang kehidupan seorang cowok bernama Orimura Ichika yang menjadi satu-satunya lelaki di dunia yang mampu menggunakan persenjataan eksoskeleton khusus Infinite Stratos. Ia kemudian memasuki IS Academy yang menjadi sekolah pelatihan bagi para pilot IS, dan menjadi seseorang yang teramat terkemuka di dalam struktur kemasyarakatan yang didominasi oleh perempuan.

Walau kesannya begitu, kudengar ini sama sekali bukan anime harem biasa. Aku pribadi memiliki ketertarikan terhadap ini lebih karena statusnya sebagai anime mecha. Untuk sisanya, aku masih perlu tahu lebih banyak. Studio yang menanganinya sama sekali belum pernah kudengar sebelumnya. Ada juga kabar samar-samar yang menyebutkan bahwa pengarang asli seri ini sudah meninggal, bahkan sebelum rencana pembuat anime ini sempat direalisasikan. Tapi lebih banyak soal ini kurasa akan kubahas lagi nanti.

Fractale (A-1 Pictures & Ordet)

Sebuah kisah aneh tentang sesuatu yang disebut ‘Fractale System’ yang berada di ambang kerusakan. Seorang bocah lelaki bernama Kurain mengembara untuk mencari gadis misterius bernama Furyune, dan dalam perjalanannya ia akan mengetahui rahasia-rahasia dari sistem ini.

Sial, belum ada lagi yang kuketahui selain itu. Tapi gambar-gambar yang sudah keluar sejauh ini tampak imajinatif dan menarik. Dunia yang melatari ceritanya tampaknya jenis dunia latar yang kusukai. Untuk segi teknis, studio pembuatnya juga bagiku tak perlu diragukan lagi.

Kimi ni Todoke 2 (Production I.G.)

Musim tayang baru dari anime drama remaja terkenal dari paruh awal tahun 2010. Melanjutkan kisah Kuronuma Sawako, siswi SMA yang dulu dijauhi karena nuansanya yang seram, dalam upayanya bersosialisasi semenjak ia jatuh cinta pada teman sekelasnya yang populer dan periang, Kazehaya Shota, yang merupakan satu-satunya orang yang tak berkeberatan mendekatinya.

Terus terang, cerita ini merupakan salah satu cerita genre shoujo paling menarik yang pernah kubaca, karena nuansa dramanya yang realistis, bisa menyentuh, tanpa menjadi terlalu cengeng ataupun berlebihan. Mereka yang berharap masih ada ‘lebih’ dari sekedar season pertamanya (karena, yah, manga-nya saat itu emang masih berlanjut) tanpa kuragukan bakal senang dengan kelanjutan ini. Soal teknis? Musim tayang seri ini sebelumnya merupakan salah satu keluaran Production I.G. yang terbaik—kurasa karena ‘mentahannya’ yang emang kuat.

Gosick (BONES)

Mungkin kalian sudah pernah dengar tentang yang satu ini. Diangkat dari seri light novel misteri yang cukup terkenal meski tidak terlalu menonjol, anime ini berlatar di suatu tempat di Eropa, pada masa 1920-an, tentang seorang anak laksamana angkatan laut Jepang yang bersekolah di luar negeri, dan berkenalan dengan seorang gadis berambut pirang yang mempunyai kecerdasan dan keterampilan deduksi yang luar biasa. Hubungan antara keduanya terjalin seiring dengan banyaknya kasus yang mereka hadapi bersama. Cerita ini pada dasarnya adalah kisah tentang kehidupan mereka berdua.

Premis detektif-nya yang sederhana dipadu dengan latar Eropa gothic, memunculkan bumbu-bumbu legenda dan supernatural yang katanya membuat seri ini sulit untuk tak diikuti. BONES yang membuatnya. Kalian tahu sendiri orang-orang di sana mampu menghasilkan apa. Jelas ini salah satu judul baru yang paling direkomendasikan untuk musim ini. Konsepnya kuat, jadi kemungkinan ‘bakal jelek’-nya menurutku cukup kecil.

Beelzebub (Pierrot)

Diangkat dari manga Shonen Jump yang tengah naik daun, Beelzebub adalah seputar anak-anak SMA berandalan yang gemar berkelahi (dan tak terlalu pintar) serta balita anak Raja Setan yang telah dititipkan ke dunia manusia untuk dididik sebagai penghancur dunia.

…Um, percayalah. Ini salah satu komik cowok dengan peningkatan kualitas cerita paling besar yang pernah kubaca. Genre-nya lebih ke komedi sih, diselipi adegan-adegan aksi jotos-jotosan yang sebenarnya tak terlalu menarik perhatian. Tapi pada saat sedang konyol, Beelzebub benar-benar bisa mengocok perut, dan.. uh, tokoh-tokoh ceweknya lumayan menarik perhatian…

Wolverine (Madhouse)

Seri anime yang diangkat dari komik Marvel, seperti halnya Iron Man pada musim lalu.

Belum banyak yang kuketahui tentang yang satu ini. Tapi dengan desain karakter yang menuai kontroversi, serta dengan kesan ‘setengah hati’ yang Iron Man tampilkan pada musim sebelumnya, ada sejumlah keraguan apakah seri ini bakal bagus atau tidak.

Rio – Rainbow Gate! (XEBEC)

Sebuah anime yang sepertinya bertema tentang pachinko.

Tokoh cewek Rio yang berperan di dalamnya kabarnya pernah muncul beberapa kali dalam serangkaian game tentang pachinko, jadi kurasa premisnya menarik. Tapi maaf, lebih banyak tentangnya masih belum aku tahu. Mempertimbangkan bahwa XEBEC yang mengeluarkannya, ada peluang anime ini akan menjadi sebuah kejutan yang tak disangka.

Cardfight!! Vanguard (TMS Entertainment)

Seri anime tentang adu permainan kartu ala Yu-Gi-Oh! dan Duel Masters.

Maaf, aku belum tahu terlalu banyak tentang yang ini juga. Tapi perancang karakter dan sejumlah staf lain dari kedua seri di atas konon berkolaborasi dalam pembuatannya. Aku sejujurnya ingin tahu akan seperti apa perkembangannya nanti.

Usagigoya

Tayangan untuk anak-anak di pagi hari.

Maaf, aku belum tahu lebih banyak dari itu. Aku juga merasa tak perlu membahasnya. Tapi judulnya menarik ya?

Haiyoru! Nyarlko: Remember My Love (Craft-sensei) (DLE)

Seorang cowok, diserang alien monster, lalu diselamatkan seorang cewek yang tak lain adalah Nyarlko.

Merupakan serialisasi dari OVA yang keluar beberapa bulan lalu, seri ini pada dasarnya merupakan moe-fikasi dari Ctulhu Mythos yang terkandung dalam karya-karya sastra horor buatan mendiang H. P. Lovecraft. Hingga kini aku masih tak bisa menerima bagaimana Nyarlathothep, the Crawling Chaos, salah satu tokoh Lovecraft paling jahat sekaligus berpengaruh yang pernah diciptakan, digambarkan sebagai cewek moe (sekalipun di mythos aslinya dia memang bisa berubah wujud). Ada komentar tentang betapa cepatnya seri baru ini dibuat sesudah OVA menuai kecurigaan…

Kore wa Zombie desu ka? (Studio DEEN)

Seorang cowok pemalas mati dalam serangkaian insiden pembunuhan misterius dan dibangkitkan kembali sebagai zombie oleh seorang necromancer dan harus turut serta dalam melawan suatu kejahatan. Ada banyak ma(s?)hou shoujo yang saling bertempur di dalamnya.

Gaya gambarnya banyak mengingatkanku akan game-game buatan Sting. Aku sejujurnya kurang begitu tertarik dengan premisnya. Tapi bila DEEN yang membuatnya, kurasa hasilnya bisa dipastikan bakal lumayan. Sejujurnya, aku berpikir lebih baik bila tetap tak terlalu berharap untuk yang satu ini.

Starry Sky (Studio DEEN)

Tentang seorang cewek bernama Tsukiko yang bersekolah di sebuah SMA terpencil dan eksklusif yang belum lama ini menjadi sebuah sekolah khusus cowok. …Sepertinya dia telat menyadari bahwa baru dia seorang murid baru perempuan yang masuk.

Anime shoujo bergenre reverse harem. Maaf, baru segitu yang kuketahui tentangnya.

Mitsudomoe Zouryouchuu!! (Bridge)

Kelanjutan musim tayang pertama tentang tiga anak perempuan kembar yang begitu banyak ulah (mesum) serta guru SD baru (belum berpengalaman) yang ditugaskan menjadi wali kelas mereka.

Season pertama rupanya menuai cukup banyak perhatian, mengingat lelucon-leluconnya memang lumayan lucu (meski ada komentar-komentar bahwa ceritanya menjadi agak repetitif sih). Hal yang serupa sepertinya bisa diharapkan dari musim tayang kali ini. Perlu diperhatikan bahwa kabarnya hanya ada delapan episode yang dibuat, jadi dari segi kualitas bisa diharapkan akan ada peningkatan.

Suite Precure

Anime Pretty Cure kedelapan, sesudah Heartcatch Precure yang sebentar lagi tamat. (Heartcatch Precure kudengar benar-benar epik, btw)

Nyaris belum ada apapun yang bisa diberitakan tentang yang satu ini. Menilai dari posisi seri yang saat ini, sepertinya lebih banyak tentang yang satu ini baru akan diketahui sesudah pertengahan musim dingin.

Houkago no Pleiades (Gainax)

Dikerjakan bersama dengan produsen mobil Subaru. Sebuah anime untuk media promosi? (rasi bintang pleiades=subaru)

Karena Gainax yang membuatnya, hasil akhir anime ini kemungkinan besar hanya sangat bagus atau sangat jelek. Tampaknya ini sebuah anime ‘berwarna-warni’ generik dengan variasi tokoh-tokoh cewek. Sayangnya, belum banyak info yang diketahui tentang yang satu ini juga.

Hourou Musuko (AIC)

Nitori Shuichi, anak lelaki yang pemalu dan perasa, pindah sekolah dan bertemu dengan Takatsuki Yoshino yang tomboi. Dengan cepat keduanya berteman, dan tak lama kemudian saling menyadari bahwa keduanya sama-sama tak seperti yang terlihat…

Anime drama tentang crossdressing yang didasarkan pada karya Shimura Takako, yang membuat juga Aoi Hana. Ini bukan jenis tema yang kusukai. Tapi dari gelagatnya sih, sepertinya ini akan jadi seri drama yang lumayan kuat.

Yumekui Merry (J.C. Staff)

Tentang seorang cowok bernama Fujiwara Yumeji, yang suatu ketika berjumpa dengan seorang gadis bernama Merry yang ternyata berasal dari dunia mimpi. Dari sana, ia pun mengetahui bahwa dirinya juga memiliki kemampuan misterius untuk memasuki mimpi orang.

Tentang yang satu ini juga, aku belum tahu banyak Tetapi sutradaranya sejauh ini menghasilkan karya-karya yang cukup bermutu. Kurasa ini salah satu seri yang bakal jadi bagus karena eksekusinya yang kuat.

Dragon Crisis (Studio DEEN)

Karena terseret keadaan, seorang cowok bersama sepupu ceweknya menolong seorang gadis misterius dari incaran pedagang-pedagang pasar gelap. Ternyata gadis kecil yang diselamatkan itu adalah seekor naga, dan semenjak saat itu entah mengapa tak mau lepas dari si cowok. Si cowok kemudian harus melindunginya dari orang-orang yang memburunya.

…Sayangnya, belum ada komentar yang bisa kukatakan tentang yang satu ini. Apa iya premisnya hanya segini? Pasti ada info lain yang masih disembunyikan ‘kan?! Aku tak tahu banyak tentang stafnya. Tapi ini bisa jadi sesuatu yang sangat menarik perhatian.

Freezing

Tentang seorang cowok bernama Kazuya yang kehilangan kakaknya dalam pertempuran melawan serbuan makhluk-makhluk dimensi lain. Ia kemudian bergabung dengan Genetics, akademi militer yang mempersiapkan orang-orang demi menghadapi serbuan makhluk-makhluk ini. Di sana, ada kelompok cewek bernama Pandora yang sepertinya juga mempersiapkan diri untuk menghadapi suatu musuh lain yang belum dikenal…

Sepertinya, ide dasarnya adalah anime fanservice dengan adegan-adegan pertarungan yang biasa. Tapi bukan. Kalau memperhatikan artwork promosinya serta jajaran staf yang membuatnya, sangat mungkin anime ini bakal menjadi sesuatu yang lebih dari itu.

Oniichan no Koto Zenzen Suki Janain Dakara Ne–!!

Belum ada info.

Ahaha. Judulnya terdengar mencurigakan. Jadi untuk saat ini aku tak mau berkomentar banyak.

Level E (Pierrot & David Production)

Didasarkan pada manga lawas karya Togashi Yoshihiro (bahkan sebelum beliau membuat Yuyu Hakusho dan Hunter x Hunter), tentang serangkaian insiden ‘misterius’ tatkala bumi secara diam-diam kedatangan berbagai ras makhluk luar angkasa yang kemudian berbaur dengan masyarakat manusia.

Aku pernah baca manganya. Pada dasarnya ini seri bergenre sci-fi bersifat episodik, yang diwarnai unsur-unsur komedi dan suspens ala Togashi-sensei, yang banyak dibangun melalui dialog dan tokoh-tokoh tak lazim. Kabarnya, anime ini merupakan anime dengan staf dan biaya produksi paling mencolok untuk musim ini. Mengingat manganya merupakan salah satu manga paling cerdas (keren) yang pernah kubaca, aku susah membayangkan bagaimana ini akan bisa lebih keren lagi. Tapi dari gelagatnya, sepertinya akan begitu sih…

Mahou Shoujo Madoka Magica (SHAFT)

Sepertinya, tentang seorang gadis muda biasa baik hati yang berandai-andai ia bisa membantu mengabulkan permohonan orang lain melalui sihir…

…tetapi bila menilik jajaran nama yang terlibat dalam staf produksinya, akan langsung ketahuan bahwa orang-orang yang membuatnya ini sama sekali bukan orang-orang yang akan membuat genre ceria seperti mahou shoujo begitu saja. Secara pribadi, ini adalah seri anime paling mencurigakan yang keluar di musim ini.

Phi Brain: Kami no Puzzle (Sunrise)

Dibuat untuk saluran pendidikan NHK, berkisah tentang seorang anak bernama Kaito yang terpilih sebagai salah satu kandidat Phi Brain karena kekuatan mental yang dimilikinya. Bersana Nonoha, teman semenjak kecilnya, ia menemukan sebuah teka-teki (puzzle) tak terpecahkan yang tersembunyi di bawah puing-puing misterius yang terletak tak jauh dari sekolahnya, dan secara mengejutkan, berhasil memecahkannya. Ia lalu mengetahui bahwa teka-teki tersebut hanyalah satu dari sekian banyak teka-teki berbahaya yang dapat mengancam nyawa manusia, yang dibuat oleh organisasi misterius bernama POG. Ia dan orang-orang lain yang telah berhasil memecahkan beragam teka-teki POG, kemudian berkelana untuk memecahkan beragam teka-teki POG yang masih tersebar di seluruh penjuru dunia.

Premisnya mengingatkanku akan game-game Professor Layton di NDS. Aku masih sulit membayangkan bagaimana hasil akhir anime ini, dan dari segi staf,  belum diperlihatkan nama-nama yang menurutku menonjol. Tapi mengingat Sunrise yang membuatnya, kurasa kita bisa mengharapkan visual yang keren dan kualitas cerita yang solid. (Ah, judul yang satu ini masih tentative. Aku sendiri belum yakin ini keluarnya kapan.)

——————-

Dari sejumlah polling, Kimi ni Todoke dan Infinite Stratos menempati posisi lumayan atas. Gosick dan Fractale tampaknya cukup dinantikan di luar Jepang. Sementara Kore wa Zombie Desu ka? dan Mitsudomoe tampaknya lumayan menarik perhatian di Jepang berdasarkan polling di Dengeki Online-nya ASCII Media Works.

Kelihatannya tahun 2011 akan dibuka dengan lumayan banyak kejutan.

Oya, soal anime Oniichan no Koto Zenzen Suki Janain Dakara Nee–!!. Inti ceritanya tentang seorang adik cewek yang kelimpungan dalam upayanya membuat si kakak cowok memandangnya sebagai ‘wanita’, sampai saat ia menyadari bahwa sosok dirinya sama sekali tidak ada dalam album foto keluarga mereka di masa lalu. Aku kurang tahu banyak, tapi sepertinya seri ini telah memiliki kalangan penggemarnya tersendiri juga…

First Impressions

Episode pertama  Cardfight!! Vanguard baru membahas peraturan dari permainan kartu yang baru ini. Jadi untuk saat ini aku belum bisa banyak berkomentar. Ceritanya sendiri cukup standar: tentang anak lemah yang kebetulan memiliki suatu kartu langka yang karena di-bully, kehilangan kartu tersebut, dan kemudian berkesempatan memenangkannya kembali dalam satu permainan baru yang sebenarnya belum pernah dimainkannya sebelumnya. (ini mungkin cuma perasaanku, tapi mendadak aku merasa judul ini pernah diumumkan pada pertengahan tahun lalu)

Jelas terlihat bahwa ini untuk promosi mainan sih. Jadi kurasa kau takkan menemukan sesuatu yang berarti darinya. Tapi bila kau tertarik dengan permainan Cardfight Vanguard ini, mungkin tak ada salahnya jika kau periksa.

Infinite Stratos sesuai dugaanku diawali dengan cukup tipikal. Tapi kualitas teknisnya bagus. Animasinya katanya keren. Dan menurutku, dan beberapa orang lain, potensi yang tersembunyi di dalamnya masih cukup besar. Yah, tapi jujur saja. Sebaiknya jangan terlalu berharap. Dengan premis mecha dan harem-nya, sudah jelas bahwa seri ini takkan sesuai dengan selera sejumlah orang. Para penyuka galge kurasa akan lumayan memperhatikannya.

Gosick dengan tokoh-tokohnya yang manis memiliki penggambaran latarnya yang solid. Ada beberapa unsur tipikal anime sih, dan secara umum karakterisasinya kurang menonjol. Kurasa akan perlu waktu sampai seri ini benar-benar berkembang. Tapi di sisi lain, perkembangannya nampaknya benar-benar akan susah tertebak.

Aku sudah tahu bahwa Madoka Magica takkan berakhir sebagai anime mahou shoujo biasa. Episode satu menunjukkan penggambaran arsitektur yang mencengangkan dan pemaparan premis tipikal mahou shoujo dengan gaya visual yang gelap/abstrak. Aku punya perasaan ceritanya bakal berkembang menjadi lumayan serius. Sentuhan khas dari orang-orang yang terlibat di dalamnya benar-benar terasa. Meski mungkin takkan berakhir menonjol, kurasa bisa dipastikan ini akan jadi tayangan yang cukup berkesan.

Oniichan no Koto… um, sepertinya tak bisa kukomentari banyak. Secara teknis ini lumayan sih. Tapi, yah, begitulah…

Yumekui Merry sepertinya dimulai dengan premis standar. Seperti biasa, ada banyak hal aneh khas anime di dalamnya.  Tapi entahlah. Sepertinya hanya kalangan tertentu yang memperhatikan seri ini. Dari reaksi orang-orang, seri ini tampaknya memiliki daya tariknya tersendiri, cuma aku masih kurang mengerti di mana.

Rio – Rainbow Gate ternyata adalah anime berbumbu fanservice dengan jalinan cerita yang agak gimanaa gitu… Inti ceritanya tentang semacam kompetisi internasional untuk menjadi dealer terhebat di dunia. Jadi ceritanya bukan hanya sekedar soal pachinko. Dari berbagai segi, sayangnya ini takkan menjadi salah satu judul yang direkomendasikan.

Masih dari seri yang menonjolkan fanservice, Freezing secara tak terduga juga menampilkan gore. Nuansanya scara mengejutkan dipertahankan serius dan agak berbau fiksi ilmiah. Inti ceritanya, ada orang-orang berkekuatan khusus yang hadir untuk menyelamatkan umat manusia dari serbuan semacam ras makhluk asing. Tapi orang-orang berkekuatan ini membutuhkan orang-orang khusus lain untuk membuka kekuatan mereka, dan si tokoh utama termasuk salah satu di antara orang khusus tersebut. Di samping konflik, intrik, fanservice ala Ikkitousen, ternyata juga ada aspek shotacon. Sebenarnya menurutku konyol sih. Tapi kurasa ini akan lumayan menarik bagi orang-orang yang menyukainya.

Mistudomoe Zoryochu!! sepertinya agak sulit dinikmati penonton baru dengan premisnya yang memang mengejutkan. Tapi para penonton musim tayang sebelumnya sepertinya akan cukup puas.

Buat Beelzebub, kalian lebih baik lihat sendiri untuk memastikan daya tariknya ada di mana. Ini seri aksi komedi yang menjanjikan dan lumayan solid.

Kore wa Zombie Desu ka? ternyata jauh lebih absurd dari yang kubayangkan. Agak berat di sisi moe dan fanservice, tapi banyak yang setuju bahwa eksekusinya benar-benar bagus. Menarik bagi mereka yang menyukai tema-tema aneh yang lazimnya ditemukan di galge.

Dragon Crisis! sebenarnya secara teknis  lumayan. Bahkan bagus. Aspek audionya menurutku sangat menonjol. Lalu ide perseteruan perburuan harta karun di dalamnya menarik perhatianku. Hanya sayang, konsepnya terkesan terlalu dibuat-buat. Karakterisasinya lumayan datar.  Ini seri yang sangat menarik bagi mereka yang tak keberatan dengan segala kekliseannya. Aku juga baru tahu kalau ini diangkat dari sebuah LN.

Level E menjadi seri yang memiliki efek-efek visual yang ‘wah’. Terlepas dari itu, karena sulit digambarkan dan sangat lain dari yang lain, aku cuma bisa bilang bahwa seri unik ini  bagus dan bakal tetap bagus. Sekalipun nuansanya agak retro…

Wolverine yang baru menampilkan reimaji atas tokoh Logan. Nuansa angst-nya agak dikeluhkan oleh sebagian orang. Tapi kebanyakan sepakat bahwa ini sepertinya akan lebih menarik dari Iron Man, adaptasi anime dari komik Marvel lainnya, yang ditayangkan pada musim lalu.

Soal Kimi ni Todoke, episode pertama season baru dari drama remaja ini sebagus yang kubayangkan. Emosi mendalam dan kegundahan yang para tokohnya rasakan seiring bergulirnya waktu benar-benar tersampaikan. Mereka yang menyukai musim tayang yang pertama (dan para penggemar WAFF lainnya) jelas akan menyukai musim tayang yang kali ini.

Soal Starry Sky, nuansa reverse harem sayangnya sepertinya menjadi hal utama yang ditonjolkannya. Tapi tak seperti bayanganku, ini dibagi per babak untuk masing-masing cowok. Jadi bayangkan saja Amagami SS buat cewek.

Hourou Musuko berawal dengan agak abstrak dan mungkin akan membingungkan orang-orang yang belum membaca manga-nya. Tapi ini benar-benar sebuah drama solid yang akan banyak mengingatkan pada kelembutan Aoi Hana dengan tema-nya yang sama-sama kontroversial.

Fractale memiliki nuansa yang sangat mirip film-film animasi Studio Ghibli. Dari segi presentasi, tak semenonjol bayanganku. Tapi peranan sang sutradara (dari Lucky Star dan Suzumiya Haruhi) dan pencetus ceritanya (yang aku lupa siapa, tapi dia orang penting kok) seakan menjanjikan adanya sisi lain yang tak disangka.

Soal Nyaruani, itu ternyata seri dengan episode-episode pendek berdurasi tak sampai 5 menit. Selebihnya, kurasa ini lumayan bagi mereka yang menyukai hal-hal konyol.

Ada sedikit kabar baru tentang sudah tayangnya dua episode pertama Showa Monogatari, salah satu anime yang katanya dijadwalkan untuk musim semi yang akan datang. Sejauh yang kutahu, ini sebuah period drama tentang kehidupan sehari-hari di Jepang pada tahun 1960-an. Meski katanya presentasi teknisnya tak semenonjol yang lain, kudengar konsepnya down-to-earth dan pemaparannya terhadap kehidupan tak terpaku dari satu sudut pandang saja. Mungkin ini bukan sesuatu yang bakal diikuti orang, tapi kupikir ada baiknya ini tetap kusebutkan.

Kalau ada kabar-kabar lain, akan kutulis lagi.

(dari sumber-sumber yang biasa)

Tag:
21/09/2010

Anime Baru Musim Gugur 2010*

Tanpa terasa tiga bulan udah hampir berlalu lagi. Musim tayang baru lagi-lagi sudah di depan mata. Lagi-lagi kubuat preview untuk seri-seri baru berdasarkan apa-apa yang aku denger dari berbagai forum dan situs.

Untuk suatu alasan, ada banyak sekali sekuel untuk musim tayang ini.

Mohon maaf bila deskripsi ceritanya banyak yang kubiarkan tidak jelas.

—–

Hakuoki: Hekketsuroku

Berlatar di zaman sebelum restorasi Meiji, mengisahkan kelanjutan petualangan Yukimura Chizuru dalam menelusuri jejak ayahnya yang hilang sesudah ‘ditampung’ oleh kelompok penjaga keamanan Shinsengumi, yang ternyata memiliki kepentingan yang sama dengannya.

Aku enggak mengikuti seri pertamanya. Tapi aku dengar untuk serial yang lebih ditujukan buat cewek, alurnya lumayan menarik—meski karakterisasinya keliatannya enggak akan disukai oleh sebagian orang. Mereka-mereka yang sempat mengikuti ceritanya dari awal kurasa akan senang dengar kelanjutan cerita ini.

Sejauh yang aku dengar, season kali ini merupakan kelanjutan yang lumayan solid. Lebih banyak tentang latar permusuhan antara Shinsengumi dan kaum Oni konon akan dibeberkan lebih lanjut. Ada juga komentar bahwa episode-episode awalnya berlangsung dengan datar. Tapi aku kurang tahu detil lengkapnya. Kabar terakhir sekali yang kudengar adalah bahwa season ini tak sebaik season pertamanya.

Sora no Otoshimono Forte

Kelanjutan musim tayang yang pertama, mengisahkan tentang seorang cowok cinta damai yang hidupnya berubah sesudah kejatuhan seorang cewek (malaikat?) dari langit.

Sori. Aku juga enggak mengikuti season pertama seri ini. Aku cuma pernah ngecek sedikit cuplikan manga-nya. Jadi aku lagi-lagi enggak tau mesti ngomong apa. Yang pasti, ini tipikal anime fanservice sih. Jadi kurasa kalian udah bisa bayangin kalo nonton bakal nemuin apa.

Sejauh yang udah diberitakan tentangnya, ada beberapa plot cerita dan tokoh baru terkait dunia yang di langit. Sajian fanservice-nya masih tetap sama. Kualitas teknisnya mengalami sedikit peningkatan dibandingkan sebelumnya.

Soredemo Machi wa Mawatteiru

Um, berlatar di sebuah maid café yang enggak begitu laku, ada seorang cewek ceroboh bernama Arashiyama, yang memiliki ketertarikan sangat besar terhadap hal-hal berbau misteri dan detektif. Si Arashiyama ini disukai seorang cowok bernama Sanada, teman sekolahnya yang telah menjadi pengunjung tetap kafe karena rasa sukanya itu. Lalu suatu ketika, Tatsuno, teman Arashiyama yang pintar, yang diam-diam naksir si Sanada, diundang untuk datang ke kafe dan begitu melihat keadaan kafe yang begitu menyedihkan (serta Sanada), akhirnya memutuskan untuk turut bekerja di sana dan memperbaiki keadaan.

Aku enggak bisa ngomong banyak soal Sore Machi, selain kenyataan bahwa premisnya yang aneh dan stafnya yang berpengalaman(?) seolah menjanjikan bahwa anime ini bakal jadi tontonan yang enggak biasa. Kurasa sesuatu yang banyak dialog khas studio SHAFT dan Akiyuki Shinbo lagi.

Bila kalian menggemari seri dengan humor yang serius (lelucon-lelucon yang sebenarnya enggak dibuat untuk lelucon), kurasa kalian akan sangat menggemari yang satu ini. Oya,kalian yang menggemari segala hal yang berhubungan dengan maid juga akan tertarik.

Kami no Mizo Shiru Sekai

Alias The World God Only Knows, diangkat dari manga populer tentang Katsuragi Keima, maniak dating sim yang tidak memiliki ketertarikan terhadap apapun berbentuk tiga dimensi. Keima diceritakan terjebak kontrak mematikan dengan taruhan nyawa bersama Elsee, seorang siluman manis yang datang dari Neraka, untuk memerangkap roh-roh jahat yang bersemayam dalam hati remaja-remaja perempuan. Untuk itu Keima harus menggunakan kemampuan merayu yang dipelajarinya dari ratusan dating sim untuk memikat hati para cewek dalam kehidupan nyata.

Kalo kamu sebagai cowok ngeharepin nasihat-nasihat bagus untuk ngedapetin cewek dari anime ini, maka kayaknya kamu nyari di tempat yang salah. Tapi sejauh yang kutahu, seri ini lumayan manis kok. Agak berlebihan di beberapa bagian sih. Tapi tetep lumayan kalo lagi butuh sesuatu yang ringan. Bila menilik dari studio yang memproduksinya, kayaknya ada kemungkinan adaptasi anime-nya bakal sedikit lebih bagus dari dugaan. Bukan sesuatu yang bakal ditonton mereka-mereka yang lagi nyari tontonan berbobot. Tapi tetep menarik karena ‘mempermainkan’ konvensi-konvensi komedi romansa.

Sejauh yang udah keluar, tampaknya ini masih menjadi adaptasi yang lumayan setia terhadap versi manganya. Ada sejumlah komentar kekecewaan tentang gimana konsep seri ini enggak digali lebih jauh lagi, terutama ke soal gimana si Keima ngadepin ‘kenyataan.’ Aku sendiri bukan penggemar serial ini. Tapi mereka-mereka yang udah menyukai seri ini apa adanya kurasa akan lumayan puas.

Arakawa Under the Bridge x Bridge

Kelanjutan kisah hidup Ichinomiya Kou (Recruit) bersama pacarnya, Nino-san, di bawah jembatan bersama orang-orang aneh lainnya.

Agak susah ngejelasin inti cerita anime ga jelas ini tanpa nunjukin season pertamanya. Terus terang aja, season kelanjutan ini agaknya keluar lebih cepat dari perkiraan banyak orang. Yah, apa yang mau dikata? Secara pribadi aku suka seri ini. Jadi kurasa aku bakal merhatiin perkembangannya lagi.

Bercerita soal apa yang udah tayang, kayaknya, sedikit tentang masa lalu Nino-san akan diungkapkan di sini. Selebihnya, ini masih seri Arakawa yang sama dengan yang sebelumnya. Harapkan kekonyolan-kekonyolan yang bakal terus berlanjut. Tapi kayak sebelumnya, jangan harapkan ceritanya bakal ke mana-mana.

Meski jelas bukan yang paling bagus, tak bisa disangkal bahwa ini merupakan seri yang paling banyak disambut pada musim tayang ini. Gelagatnya sih, musim yang satu ini bakal lebih bagus dibandingkan musim yang sebelumnya.

Fortune Arterial – Akai Yakusoku

Ada murid cowok, yang baru pindahan ke sebuah sekolah di tengah pulau. Dia bahagia karena bisa menginap di asrama, karena itu berarti dia enggak usah pindah-pindah lagi dan akhirnya bisa menetap. Si seitokaicho yang ternyata vampir untuk suatu alasan tertarik padanya. Dsb. Dsb.

Untuk sebuah seri yang diangkat dari game, kudengar ini termasuk salah satu yang lumayan. Enggak terlalu bagus, tapi sama sekali enggak jelek untuk tayangan anime sejenisnya. Tipikal cerita harem dengan karakter-karakter sterotipikal. Tapi mempertimbangkan karya-karya si sutradara sebelumnya, hasilnya enggak sejelek yang dibayangkan.

Motto To Love-Ru!

Kelanjutan yang benar-benar teramat sukar dipercaya dari To Love-Ru!. Melanjutkan perjuangan Yuuki Rito dalam menangani urusan cinta segi-entah-berapanya agar tak sampai terlepas kendali. Gosip yang beredar menyebutkan dua saudara perempuan Lala dari planet Deviluke akan menjadi tokoh baru yang akan banyak disorot kali ini.

…Untuk selebihnya, tolong maklumi bila aku ga mau tau.

Intinya, ini masih menampilkan nuansa fanservice yang ‘cerah’ kayak sebelumnya kok. Untuk sementara waktu, ceritanya tampaknya dengan setia masih akan mengikuti manganya.

MM!

Berkisah tentang seorang cowok yang belum lama ini menyadari sisi dirinya yang masokis (merasakan kenikmatan dari penyiksaan). Dia berusaha menutupi kelainannya(?) ini dari cewek yang dia sukai, dan bergabung sebagai anggota klub sukarelawan di sekolahnya dengan harapan bisa menyembuhkan kelainannya.

Idenya bisa kupahami, tapi artwork-nya untuk suatu alasan kurang membuatku berselera. Sebagai anime moe tipikal, antisipasi terhadap seri ini juga datar saja sih. Kurasa seri ini hanya akan menarik bagi mereka-mereka yang memang tertarik terhadap tema dasarnya.

Enggak. Sejauh yang kudengar, seri ini enggak sejelek itu kok.

Ore no Imouto ga Konnani Kawaii Wake ga Nai

Alias engga mungkin adik cewekku semanis ini, mengisahkan tentang seorang remaja cowok (datar dan biasa-biasa saja) yang kelimpungan saat tanpa sengaja mengetahui bahwa adik perempuannya (yang sangat modis dan terang-terangan bersikap membenci kakaknya) ternyata merupakan penggemar berat game-game ‘imouto porn.’ Sang adik kemudian memaksa sang kakak untuk menjadi teman bicara soal hobi yang tak dapat diceritakannya pada siapa-siapa ini. Lalu ceritanya nanti berkembang menjadi drama keluarga yang lumayan menyentuh(?), saat sang kakak dan adik sama-sama mulai mencoba memahami satu sama lain.

Diangkat dari seri light novel terkenal, kudengar bahwa di Jepang sana seri ini menjadi salah satu anime yang paling dinantikan pada musim tayang ini. Production value-nya terbilang tinggi. Ada daya tarik lain karena seri ini kembali mengangkat sub-budaya para otaku sebagai bahasan.

Episode pertamanya di luar dugaan tidak ‘sehalus’ dugaanku. Penceritaannya lebih lambat dari yang kusangka, tapi bukan dalam artian buruk. Tanpa ragu, si Kirino (sang tokoh adik) dengan gampangnya digambarkan sebagai tsundere. Sehingga kedalaman karakternya dengan si kakak kurang tercermin. Aku sependapat dengan sejumlah orang lainnya yang bilang bahwa meski sama sekali enggak jelek, seri ini agak terlalu ‘standar’ dan mestinya bisa lebih menonjol dan realistis lagi.

Tapi seri ini menarik dan enak ditonton karena konsepnya yang kuat. Meski agak terkesan gimanaa gitu, jelas-jelas ini salah satu judul paling menonjol di musim ini.

Hyakka Ryouran Samurai Girls

Mengikuti semacam sejarah alternatif, dikisahkan bahwa pada tahun 2000an, kekuasaan keshogunan Tokugawa masih belum berakhir. Jepang masih menjadi negara tertutup. Lalu di kaki gunung Fuji yang ternama, ada sekolah terkenal di mana putra-putri keluarga samurai dididik untuk menuntut ilmu sekaligus dipersiapkan saat kelak mereka harus mempertaruhkan nyawa. Seorang cowok bernama Yagyuu Muneakira, yang berasal dari keluarga yang melatih ilmu bela diri bagi keluarga Tokugawa, terlibat perselisihan saat ia menentang tirani faksi Toyotomi yang menguasai dewan siswa sekolah. Ia kemudian bertemu gadis misterius bernama Yagyuu Juubei, yang mengaku sebagai adiknya, dan di situlah segala perubahan kemudian dimulai…

Fanservice. Ato seenggaknya, itulah yang kepikiran waktu pertama ngeliat anime ini. Maksudnya, dengan cewek dan nudity dan adegan pertarungan di mana-mana, wajar aja bila yang kebayang adalah Queen’s Blade. Tapi seri ini ternyata menawarkan cerita berupa ‘plesetan sejarah’ serta menampilkan artwork bergaya sapuan kuas yang sangat unik. Memang klise di banyak bagian. Tapi kurasa untuk ukuran anime sejenisnya, seenggaknya seri ini termasuk salah satu yang agak mending.

Aku yakin ada kalangan penggemar tertentu yang akan sangat memperhatikan anime ini.

Hetalia: Axis Powers – 4

Kelanjutan komedi personifikasi negara-negara Eropa dalam pelajaran sejarah dunia paling kocak yang pernah ada.

Yah, seenggaknya itulah yang diharapkan dari seri Hetalia. Kurasa para penggemar setia masih akan bisa mengikutinya. Tapi ada sebagian orang berkomentar bahwa seri ini sudah tak lagi semenarik dulu. Sori, aku sendiri ga ngikutin. Jadi aku enggak akan terlalu banyak berkomentar.

Yosuga no Sora

Berlatar di sebuah desa di tengah pegunungan yang sepi, sepasang saudara kembar mulai tinggal bersama di kediaman kakek mereka sesudah kedua orangtua mereka meninggal dalam sebuah kecelakaan. Namun di balik semua kedamaian dan keharmonisan di desa itu yang sudah lama tak mereka kunjungi itu, tersembunyi janji-janji rahasia, sebuah harta peninggalan yang hilang, serta alasan sesungguhnya si kembar berpulang ke desa itu.

Sejujurnya, dari sinopsis yang kudapat, aku sama sekali enggak tau apakah ini akan menjadi anime yang serius atau bukan. Dibuat oleh mereka-mereka yang bertanggung jawab atas adaptasi anime Spice and Wolf, kelihatannya ada peluang seri ini bakal jadi bagus. Kurasa ini bakal jadi seri yang memerlukan waktu beberapa lama untuk bisa berkembang.

Belakangan aku tahu, anime ini ternyata juga diangkat dari sebuah game. Ada seksualitas yang secara jelas dibeberkan pada beberapa tokohnya. Tema ceritanya juga agak disturbing bagi sebagian orang, karena heroine yang paling dekat dengan si tokoh utama tak lain adalah saudarinya sendiri. Takkan direkomendasikan, kecuali bila kau memang suka dengan tipe-tipe anime seperti ini.

Battle Spirits: Brave

Adaptasi anime ketiga dari permainan kartu yang sedang populer.

Uh, sayangnya aku enggak tahu apa-apa selain ini. Kurasa ini tontonan yang lebih dtujukan bagi anak-anak yang memang paham tentang permainan kartunya. (Aku bahkan baru dengar soal permainan ini sekarang…)

Tantei Opera Milky Holmes

Berkisah tentang empat anak perempuan yang bercita-cita menjadi detektif hebat di sebuah zaman yang disebut-sebut sebagai era keemasan para pencuri misterius dan detektif swasta. Mereka awalnya bergerak dengan kekuatan istimewa apaa gitu. Tapi lalu kekuatan mereka dicuri dan mereka kini harus berusaha tanpanya. Lalu status mereka sebagai tim yang paling dimanja di sekolah hilang akibat lenyapnya kekuatan mereka, dan mereka diberi waktu tiga bulan (oleh kepala dewan siswa yang tak lain adalah pencuri misterius yang menjadi musuh besar mereka sendiri) untuk memperoleh kejayaan mereka kembali.

Tipikal anime yang diangkat dari sebuah game(?). Lalu kudengar bahwa stafnya kurang begitu menjanjikan. Tapi tak bisa kusangkal bahwa konsep seri ini benar-benar kedengaran menarik.

Sejauh yang kudengar, seri ini lebih bertema mahou shoujo untuk anak-anak perempuan daripada misteri. Memang masih belum sebaik seri-seri lain yang sudah ada. Tapi kurasa cukup menarik buat anak-anak cewek yang tertarik dengan temanya.

Pokemon Black and White

Seri Pokemon baru yang menampilkan tokoh-tokoh baru dan petualangan yang baru.

Sudah berapa lama ya, seri ini berjalan? Kurasa karena itulah seri ini memutuskan untuk menyegarkan kembali semuanya dengan memulai dari awal lagi.

Gao! Omae Umasou Dana

Tentang… seekor tyranosaurus yang memutuskan untuk mengadopsi bayi ankylosaurus?

Sebuah tayangan untuk anak-anak yang diadaptasi dari sebuah buku cerita bergambar.

To Aru Majutsu no Index – 2

Kelanjutan petualangan Kamijou Touma bersama sang Index, dalam dunia di mana ilmu pengetahuan dan sains bisa mengklarifikasi segala fenomena supernatural.

Aku bukan penggemar seri ini. Jadi terus terang, tak banyak yang bisa kukatakan secara pribadi. Tapi stafnya masih sama, jadi para penggemar seri yang pertama kurasa masih akan terpuaskan.

Sejauh ini, aku dengar banyak tanggapan positif tentang season kedua anime ini. Dengan eksekusinya yang brilian dan ceritanya yang berbobot, ini satu lagi yang berpotensi untuk menjadi seri baru terbaik untuk musim ini.

Bakuman

Berkisah tentang sepasang remaja SMP yang berpikiran untuk berkolaborasi sebagai pembuat manga untuk majalah komik Shonen Jump terbitan Shueisha. Tapi pikiran sesaat ini dengan segera berubah menjadi perjuangan gila-gilaan saat mengetahui mereka bukan hanya mempertaruhkan kenangan dan cita-cita seorang kerabat di masa lalu, melainkan juga cinta sejati mereka untuk masa yang akan datang.

Didasarkan pada komik yang dibuat oleh duo pengarang Death Note, sangat riil, sangat memikat, dan sangat menyentuh dan dipenuhi intrik. Didukung staf yang kuat, para penggemar drama dan manga secara umum beneran enggak boleh melewatkan yang satu ini.

Star Driver: Kagayaki no Takuto

Tersembunyi di bawah tanah sebuah pulau berbentuk silang, semacam mecha peninggalan peradaban masa lalu yang canggih tersegel dan menjadi sasaran perebutan. Seorang gadis kemudian dikejar-kejar karena diyakini sebagai kunci untuk mengangkat segel ini. Tapi sang murid cowok pindahan baru yang misterius dengan membawa mechanya sendiri kemudian melindungi si cewek agar rahasia masa lalu itu tak terkuak begitu saja.

Meski seru dan secara teknis sangat bagus, seri ini ternyata memaparkan cerita yang benar-benar aneh. Unsur Utena terlihat jelas pada seri ini, jadi kurasa tema ceritanya takkan cocok dengan sebagian orang.

Togainu no Chi

Dikisahkan bahwa Jepang telah terbagi dua sesudah Perang Dunia Ketiga dan kota Tokyo kini telah bernama Toshima, di mana di sana diadakan sebuah battle game bernama Igura. Sang tokoh utama yang dipenjara akibat suatu tindakan kriminal yang tidak dilakukannya didekati seorang wanita misterius yang menawarkannya kebebasan asalkan dirinya mau berpartisipasi di dalam Igura.

Premis ceritanya mungkin terdengar kurang menarik. Tapi asal tahu saja, anime ini diangkat dari game terkenal yang mengetengahkan nuansa yang agak BL. Jadi meski aku mungkin tak tertarik untuk menonton ini, kurasa ceritanya pastilah bakal lebih dalam dari apa yang sekedar terlihat di luar. Aku kenal beberapa perempuan yang cukup tertarik pada game-nya. Jadi, yah, mungkin juga semua itu cuma perasaanku aja…

Otome Youkai Zakuro

Berlatar di era Meiji yang sedikit ‘beda,’ berkisah tentang tiga orang gadis (separuh) siluman yang ditugaskan untuk bekerja sama dengan sejumlah prajurit manusia bersama teman-teman lainnya demi mewujudkan harmoni antara ras manusia dan siluman (youkai, atau sopannya, youjin). Tentu saja, ada suatu pihak misterius yang tak menginginkan harmoni itu bisa terwujud.

Sebuah seri yang kelihatannya bergenre fantasi komedi, diangkat dari manga karya Lily Hoshino.

Tapi sejauh yang kudengar, di luar dugaan seri puitis ini menjadi salah satu kandidat anime terbaik untuk musim ini.  Agak bernuansa shoujo, agak enggak jelas arahnya bakal ke mana, tapi eksekusi seri ini benar-benar BAGUS. Baru belakangan aku tahu bahwa sutradaranya tidak lain adalah Chiaki Kon.

Kuragehime

Berlatar di sebuah apartemen yang ditempati oleh fujoshi, di mana cowok dengan keras dilarang masuk. Ada seorang cewek penggemar ubur-ubur yang bercita-cita menjadi ilustrator, yang kemudian mengundang seorang perempuan modis untuk menginap bersamanya di apartemen ini. Tapi perempuan(?) asing ini rupanya adalah seseorang yang sama sekali di luar dugaan….

Sekali lagi, sebuah anime drama kehidupan yang dibuat oleh Brains Base. Walau mungkin takkan terlalu menonjol, kurasa layak diasumsikan bahwa seri ini kelihatannya enggak akan berakhir jelek. Ini salah satu seri yang agak menarik perhatianku.

Seri ini dimulai sekitar dua minggu lebih lambat dibandingkan yang lain. Tapi sejauh ini ada dua kata yang bisa diucapkan: ini bagus.

Iron Man

Ya, Iron Man yang itu. Tony Stark. Lagi-lagi salah satu pahlawan Marvel yang digambarkan paling manusiawi.

Detil ceritanya pada awalnya bisa dibilang tak ada. Tapi studio Madhouse yang membuat anime ini kabarnya diberi kebebasan dalam mengelolanya, dan memang ada orang Marvel yang turut terlibat dalam pembuatannya. Sesudah episode-episodenya keluar, pada dasarnya anime ini bercerita soal salah satu prototipe baju Iron Man yang dibajak…

Meski desain karakternya detil, sayangnya, tak banyak pergerakan di dalamnya. Ada sejumlah komentar bahwa mengingat seri ini sudah ditunda setengah tahun, hasilnya semestinya lebih bagus lagi.

Super Robot Taisen OG: The Inspector

Kelanjutan Super Robot Taisen OG: The Divine Wars. Sesudah serbuan dari Balmar, sejumlah fenomena misterius berlangsung di Bumi yang menandai awal dari invasi alien berikutnya. Kyosuke Nanbu dan kawan-kawannya dari tim ATX bertemu seorang perempuan misterius bernama Lamia Loveless, beserta mecha-nya yang teramat asing, Angelg. Bersama kawan-kawan lama mereka yang kini telah tersebar, mereka kembali terlibat dalam peperangan baru saat sisa-sisa pasukan DC, dengan sokongan dari sebuah pihak misterius, memulai serangan untuk mengambil alih mecha-mecha produksi massal Federasi Bumi yang baru…

Diangkat dari game populer, anime ini memiliki tim desainer mecha yang teramat menarik perhatian. Konsepnya sebenarnya seru. Tetapi sesudah seri pertamanya yang agak-agak mengecewakan, meski ditangani staf baru sekalipun, tetap ada keraguan apakah seri ini bisa berakhir dengan baik. Paling amannya sih, seri ini ditonton hanya bila kau penggemar mecha saja. Terlebih sepertinya diperlukan sedikit pengetahuan tentang para karakternya (dari game maupun seri sebelumnya) untuk bisa lebih menikmati apa-apa yang akan terjadi.

Sesudah episode pertamanya keluar, seperti yang telah kubayangkan, seri ini memang paling baik ditonton oleh para penggemar mecha saja. Pemaparan ceritanya terus terang saja terlalu lemah bagi mereka-mereka yang tak tahu apa-apa soal game-nya. (Huckebein masih takkan muncul?!)

Shinryaku! Ika Musume

Berkisah tentang seorang gadis cumi-cumi yang memutuskan untuk menginvasi daratan akibat tindakan sewenang-wenang manusia membuang sampah ke laut.

Detil lebih banyak aku belum tahu. Studio Diomedea yang membuat inipun sepertinya tak menonjol. Tapi sutradaranya adalah seseorang yang beneran layak mendapat perhatian. Secara teknis, kurasa seri ini bakalan bagus. Ini bisa saja menjadi sebuah tontonan ringan yang menarik.

Sesudah episode satunya keluar, banyak yang bilang sendiri bahwa seri ini memang termasuk bagus. Ini komedi yang ringan dalam sebuah dunia yang damai. Ika Musume, yang wujud manusianya begitu imut dan sama sekali tak berbahaya, benar-benar jadi sorotan di keluarga angkatnya yang baru. Kurasa seri ini baik bagi mereka-mereka yang sedang stres.

Letter Bee Reverse

Kelanjutan season pertama dari Tegami Bachi yang telah banyak dinanti, berlatar di dunia yang agak fantasi, tentang para petugas pos yang akan menghadapi apapun demi bisa mengantarkan surat-surat mereka.

Seri ini kudengar lumayan menarik perhatian dengan perkembangan cerita yang benar-benar bagus menjelang akhir season pertama. Ada sedikit kecemasan soal filler. Tapi siapapun yang telah mengikuti seri ini sebelumnya jelas tak sebaiknya melewatkan yang satu ini.

Karl to Fushigi na Tou

Di sebuah kota, ada menara misterius yang loncengnya secara teratur berdentang untuk menandai pergantian waktu. Sampai suatu ketika, menjelang suatu tengah hari, lonceng menara itu tak berkunjung berbunyi, sehingga para penduduk kota kebingungan soal kapan jam makan siang. Seorang anak lelaki yang ingin tahu, Karl, kemudian menempuh petualangan besar dalam memanjat menara ini untuk mencari tahu apa yang telah terjadi.

Sebuah anime yang kayaknya ditujukan buat anak-anak. Tapi konsepnya beneran terdengar menarik. Staf yang membelakanginya pun lumayan kuat. Meski ini bukan anime komersil, aku lumayan tertarik untuk melihat seri ini.

Panty and Stocking with Garterbelt

..Uh, tentang sepasang malaikat (Panty dan Stocking) yang dikirim dari langit untuk menghadapi para hantu di Bumi…

Meski tampilan luarnya teramat sangat mencurigakan, orang-orang menanganinya adalah orang-orang eksentrik dari Gainax. Jadi selalu ada peluang seri ini ternyata berakhir seru. Ingatlah kembali keajaiban dari Gurren Lagann dan FLCL.

Sesudah ditayangkan, ini jelas menjadi sebuah seri dengan kadar gross humor yang lumayan tinggi. Sesuka apa kalian terhadap seri ini bergantung pada sejauh mana kau bisa mentolerir lelucon-lelucon ala Amerika yang agak-agak menjijikkan.

Psychic Detective Yakumo

Yakumo Saitou adalah seorang mahasiswa yang memiliki kemampuan untuk melihat roh. Bersama Haruko Ozawa, dirinya memulai investigasi untuk menyibak berbagai misteri dengan kemampuannya untuk berkomunikasi dengan arwah penasaran.

Ceritanya lumayan straightforward dan anehnya, tak banyak berkutat pada misteri. Temponya cepat jadi kau tak perlu mikir banyak untuk menikmati. Ceritanya juga lumayan tertebak. Tapi bagi mereka yang bisa menyukai karakternya, masih ada peluang seri ini bakal lumayan. Hm, apa ada yang kecewa?

Yumeiro Patissiere Professional

(Sori, seri ini sebelumnya terlewat kubahas!)

Kelanjutan musim tayang yang pertama, berlatar dua tahun sesudahnya. Tokoh utama seri shoujo ini kembali dari Perancis untuk mendapati bahwa teman-teman lamanya telah terpencar. Tantangan baru hadir lewat tawaran untuk mengelola langsung sejumlah toko kue secara profesional.

Sejauh yang aku dengar, format pertandingan yang kental pada musim sebelumnya agak berkurang, dan seri ini berlanjut ke arah yang baru. Aku enggak nonton season yang pertama. Tapi kudengar kelanjutannya ini memiliki nuansa yang agak berbeda mengingat rentang waktu cerita yang dihadirkannya.

—–

Soal OVA mungkin baru akan kutambahkan nanti.

Masih ada sejumlah editan yang mungkin akan kutambahkan.

(dari berbagai sumber,terutama dari http://thecartdriver.com/fall-2010-chart-v2-and-winter-2011-chart-v1/#more-10833)

Tag:
04/07/2010

Anime Baru Musim Panas 2010**

Kukutip dari sebuah daftar yang udah beredar di Internet, berikut adalah anime-anime baru yang dijadwalkan tayang untuk masa tayang musim panas 2010. Aku sertain juga kesan yang kuterima berdasarkan pendapat orang-orang di berbagai forum dan situs.

  • Amagami SS: diadaptasi dari game dating sim di PS2, bercerita tentang seorang cowok yang memiliki suatu trauma masa lalu dengan hari Natal. Menjelang akhir tahun, dia mencoba mengambil kesempatan lagi untuk mendapatkan cinta yang baru. Seri ini katanya akan dibagi per bab untuk tiap heroine, di mana si tokoh utama akan menjalin hubungan dengan tokoh utama cewek yang berbeda-beda. Formatnya mirip manga Kimikiss Various Heroines. Desain tampilan karakternya cukup menarik. Tapi sifat para karakternya sendiri cukup generik dan perkembangan hubungan mereka tak alami. Meski demikian, seri ini cukup berani menampilkan hal-hal yang… uh, tak biasa untuk sebuah anime romansa. Seri ini jelas hanya akan kurekomendasikan ke orang-orang tertentu, karena aku tahu beberapa orang temanku akan muntah bila kupaksa menonton ini.
  • The Legend of Legendary Heroes: diadaptasi dari seri light novel berjudul sama, seri bergenre fantasi ini mirip seri-seri anime fantasi petualangan macam Slayers di tahun 90an. Meskipun dengan banyaknya humor, ceritanya bukan jenis cerita yang perlu ditanggapi serius, penggarapannya cukup apik dan jalinan plotnya lumayan dalam. Ceritanya tentang penyihir muda bernama Reiner yang dengan ditemani ahli pedang wanita galak bernama Ferris, berkelana mencari berbagai artefak peninggalan para Pahlawan Legendaris. Reiner yang kurang motivasi sebenarnya memiliki kekuatan tersembunyi Alpha Stigma yang terkutuk. Sahabat lama Reiner yang memberinya tugas ini, Sion Astal, adalah penguasa yang menjadi pemimpin di negara asal mereka sesudah menggulingkan kekuasaan raja yang lama. Aku punya perasaan aneh kalau ini bisa berakhir jauh lebih bagus dari yang kubayangkan. Enggak sebagus itu, tapi tetap bisa mengesankan. Aku memutuskan untuk mengikutinya.
  • Ookami-san to Shichinin no Nakamatachi: sebuah cerita aneh komedi aneh yang memarodikan berbagai macam dongeng terkenal yang ada di dunia. Inti ceritanya sendiri tentang seorang cewek (Ookami-san) yang bersama ketujuh temannya berupaya memperbaiki hal-hal yang salah di dunia selangkah demi selangkah. Sejujurnya, dua tokoh utama ceweknya cukup enggak lazim (Ookami-san tampak sangat seperti Horo dari Spice and Wolf, hanya saja dengan bentuk mata Suzumiya Haruhi, sedangkan si gadis kerudung merah sama sekali tak bisa diremehkan). Si tokoh utama cowok ceritanya memiliki fobia terhadap pandangan mata orang. Karena itu ia memiliki kemampuan untuk ‘berada di tengah kerumunan tanpa disadari’ dan akhirnya menarik perhatian Ookami-san. Meski desain dan konsepnya cukup menjanjikan, pada akhirnya aku tetap kurang menyukai seri ini. Tapi kalau kau menyukai sesuatu seperti Mayoi Neko Overrun! kurasa kau bakal suka.
  • Kuroshitsuji II: lanjutan Kuroshitsuji yang nge-hit beberapa waktu lalu. Tak banyak yang bisa kukatakan, selain dengan bertambahnya karakter-karakter baru. Diperkenalkan seorang bocah majikan baru dengan butler-nya yang baru. Secara tak terduga, Ciel dan Sebastian tak banyak muncul di awal-awal seri. Soal ceritanya sendiri, sejauh yang aku tangkap, kalian-kalian yang menyukai Kuroshitsuji WAJIB menonton lanjutan ini! Katanya eksekusi dan arah perkembangannya menarik banget. Tapi aku belum menonton musim tayang yang pertama sih. Jadi maaf, belum banyak yang bisa kukatakan. Aku juga dengar banyak protes karena Ciel dan Sebastian ‘dikesampingkan’, tapi lebih baik kalian para penggemar menilai sendiri.
  • Shukufuku no Campanella: jelas-jelas sebuah moe anime berlatar fantasi yang sangat warna-warni. Ada meteor. Ada cewek tersembunyi yang lagi tidur. Ada orang yang tiba-tiba manggil kita ‘Papa’. Duh, aku ga tau mau ngomong apa. Diadaptasi dari visual novel dewasa berjudul sama, jadi ada nuansa harem di dalamnya. Desain karakter-karakternya menarik dan latarnya memang fantasi, tapi aku ga ngikutin ini karena secara pribadi merasa ini sampah. Episode pertamanya berjalan amat sangat lambat. Untuk anime yang didasarkan dari visual novel, kualitasnya agak benar-benar kurang. Kau benar-benar mesti menyukai temanya bila mau bisa menikmati seri ini.
  • Sekirei: Pure Engagement: lanjutan Sekirei yang keluar beberapa tahun lalu. Maaf, aku sama sekali enggak ngikutin detil seri ini. Jadi aku enggak bisa bicara lebih banyak dari itu.
  • Seitokai Yakuindomo: bercerita tentang murid cowok baru di sebuah sekolah yang sebelumnya merupakan sekolah khusus putri. Karena baru belakangan saja murid-murid cowok diterima, si tokoh utama lalu diminta jadi bagian dari dewan siswa (pengurus OSIS) agar bisa memberikan pendapat tentang cara pengelolaan sekolah dari sudut pandang cowok. Premisnya sejauh ini sangat standar, tapi jenis komedi yang diangkatnya agak… tak terduga. Sesudah menonton sendiri, seri ini ternyata lumayan menarik. Diangkat dari manga 4 kotak, tapi adaptasinya enggak dengan mentah-mentah mengikuti apa yang disajikan dalam manga. Situasi harem si cowok agak mengingatkanku akan Seitokai no Ichizon, tapi eksekusi dan arah perkembangannya sama sekali berbeda. Seenggaknya cowok ini terbukti enggak brengsek, terlihat dari bagaimana ia tetap lurus di tengah kumpulan orang-orang aneh.  Humornya meski agak vulgar, meski diakui, lumayan cerdas. Tapi jelas jenisnya bukan humor yang cocok buat anak-anak (ada banyak sekali lelucon orang dewasa). Singkat kata, ini tontonan ringan yang di luar dugaan lumayan berkesan.
  • Mitsudomoe: keseharian tiga cewek kembar tiga bersaudara dengan berbagai tingkah mereka. Tampilan luarnya sederhana. Tapi oke, seri ini agak PARAH. Tiga bersaudara kembar itu secara habis-habisan membuat ulah bagi guru sekolah mereka yang baru, terlepas dari tampilan mereka yang masih polos. Ya, lelucon-leluconnya bisa dibilang agak vulgar. Intinya, seri ini bisa dibilang lumayan mendekati Crayon Shin-chan.
  • Nurahiyon no Mago: diangkat dari komik cowok berjudul sama yang udah lumayan dikenal, tentang cowok yang memiliki darah keturunan manusia dan siluman serta peranannya sebagai pewaris kedudukan kepala klan. Sejujurnya, aku juga belum tau banyak tentangnya (udah lama pengen baca, tapi ga sempet aja). Sejauh yang dikatakan orang, seri ini bisa lebih menarik seandainya fokus lebih diberikan kepada sisi youkai Rikuo alih-alih sisi manusianya. Kemiripannya dengan Kekkaishi juga sayangnya agak menyurutkan tanggapan positif yang bisa seri ini dapatkan. Secara pribadi kupikir akan lebih menarik bila kita membaca komiknya langsung, tapi ada beberapa kenalanku yang memilih untuk mengikuti ini.
  • Highschool of the Dead: zombie outbreak dan fanservice. Diangkat dari komik berjudul sama, sekelompok anak SMA beserta beberapa guru mereka berusaha menyelamatkan diri di tengah wabah zombie yang melanda seluruh dunia. Premisnya sederhana dan dangkal sekali. Tapi  eksekusi seri ini benar-benar luar biasa! Secara teknis, banyak yang bilang bahwa seperti inilah sebuah kejadian zombie outbreak mesti digambarkan! Aku yang benci manga-nya saja ternyata bisa lumayan menikmati tayangannya. Kalau kalian benci horor berdarah-darah atau mengharapkan ada sedikit drama atau kedalaman karakter, maka kusarankan kalian menonton yang lain.
  • Digimon Xros Wars: seri animasi Digimon baru yang dirilis sekalian untuk memopulerkan mainannya yang baru. Ada nuansa zaman Sengoku dan strategi di dalamnya. Hasil akhirnya ternyata cukup bagus. Kesannya itu Digimon banget! Berbeda dari sebelumnya, dunia Digital masih belum sepenuhnya ‘mati’, melainkan berada dalam situasi genting akibat peperangan(!) yang melanda. Alih-alih berevolusi, para Digimon di seri ini berkombinasi dengan satu sama lain membentuk wujud yang lebih kuat. Perkembangan ceritanya sebagaimana yang telah disangka, ternyata cukup seru
  • Stitch! Zutto Saiko no Tomodachi: masih ingat karakter Disney ini? Yea, dia mendapat seri barunya yang belatar di Okinawa. Maaf, aku enggak tahu lebih banyak tentang itu.
  • Tono to Issho: lagi-lagi sebuah adaptasi kisah-kisah zaman Sengoku, kali ini dalam bentuk komedi. Ceritanya kehebatan masing-masing penguasa dibanding-bandingkan dengan satu sama lain dengan cara-cara yang agak konyol. Penyanyi pop Gackt konon juga akan berperan di dalamnya sebagai Uesugi Kenshin. Animasinya sederhana, dengan desain karakter yang di-‘modernisasi’-kan. Cukup lucu asalkan kau tahu banyak tentang sejarah dan budaya Jepang pada masa lampau.
  • Seikimatsu Occult Gakuin: seri ketiga proyek Anime no Chikara dari TV Tokyo sesudah Senkou no Night Raid pada musim tayang lalu. Horor, komedi, supernatural, di sebuah bangunan sekolah yang anehnya menyerupai benteng. Banyak yang bilang bahwa ini tayangan paling solid di sepanjang musim ini. Meski premisnya sudah sering digunakan sebelumnya, banyak yang bilang bahwa eksekusinya cukup bagus. Ada banyak perkembangan tak terduga. Ceritanya ada sebuah akademi khusus yang secara khusus mendalami hal-hal berbau occult, dan ketika sang kepala sekolah meninggal, putrinya, si tokoh utama cewek bernama Maya yang sejak dulu skeptis terhadap hal-hal supernatural kayak gini akhirnya terlibat dalam segala urusan ini dengan cara yang… sangat menarik. Dia lalu dikunjungi seorang pemuda dari masa depan yang berusaha mencegah terjadinya kehancuran dunia yang telah diramalkan Nostradamus, yang konon akan terjadi gara-gara akademi ini.   Secara teknis, seri ini memang bagus banget. Tapi kurasa hanya beberapa orang tertentu yang akan sepenuhnya suka.
  • Strike Witches 2: kembalinya para penyihir terbang melawan serbuan makhluk-makhluk pembawa bencana misterius setelah sekian lama. Sial, aku punya teman dekat yang nge-fans ama serial ini. Fokusnya seperti biasa ada pada cewek-cewek kecil manis yang mengenakan celana dalam yang berperang melawan monster dalam situasi ala Perang Dunia II. Para cowok dan orang dewasa sepenuhnya kurang mendapat fokus. Aku bukan penggemar yang kayak ginian, jadi aku enggak tau mesti ngomong apa. Tapi sejauh yang temanku bilang, seri yang di luar dugaan cukup mahal ini tetap konsisten menyampaikan apa yang seri terdahulunya sampaikan. Jadi kalau kau suka Strike Witches yang pertama, kau juga akan suka yang satu ini. Mungkin.
  • Shiki: adaptasi anime dari manga misteri horor Fujisaki Ryu yang dibuat berdasarkan novel Fuyumi Ono. Seri ini tampaknya secara patuh akan mengikuti perkembangan cerita manganya. Daya tarik utama yang seri ini jelas terletak pada pembangunan suasananya yang agak-agak menyeramkan. Hal ini diperkuat oleh desain karakternya yang sangat ‘Fujisaki’ sekali. Dengan banyaknya hype yang datang dari kualitas visual dan cerita, ini termasuk salah satu seri yang aku rekomendasikan. Seperti halnya Hoshin Engi dulu, ceritanya memerlukan waktu cukup lama untuk sepenuhnya berkembang. Berlatar di sebuah desa terpencil bernama Sotoba, sebuah wabah kematian misterius terjadi seiring dengan datangnya penghuni-penghuni baru di rumah besar tua nan aneh. Ya, ada zombie. Ada vampir. Tapi juga ada konfflik antar individu dalam masyarakat yang pelik serta misteri yang menyelubungi orang-orang yang berupaya bertahan hidup.
  • Sengoku Basara 2: lanjutan anime keren yang dibuat tahun lalu. Drama persaingan dua jendral besar Date Masamune dan Yukimura Sanada dalam menjatuhkan Oda Nobunaga kembali berlanjut. Um, maaf, enggak ada lagi yang bisa kukatakan selain itu. Tapi aku yakin ini bakal jadi kelanjutan yang bagus kok.
  • Cat Shit One: drama militer berlatar peperangan di Afganistan. Animasinya sangat keren. Para tokoh digambarkan sebagai binatang(!) berdasarkan asal negara mereka. Sekali lagi, ini drama militer dengan adegan-adegan aksi pertempuran yang enggak kalah dengan film-film perang Hollywood. Dengan masa pengembangan yang sangat lama dan serius, aku ga yakin seri ini bakal berakhir jelek. Tapi belum banyak yang kuketahui lebih jauh jauh dari itu.
  • Asobi no Iku Yo: cowok biasa di Okinawa yang bertemu cewek alien bertelinga kucing. Sepertinya mereka kerabat jauh. Sepertinya ini akan berkembang menjadi sebuah anime yang tipikal. Tapi di luar dugaan, eksekusi dan perkembangan ceritanya tak seburuk yang aku bayangkan.

Judul-judul OVA yang dikabarkan muncul pada musim ini meliputi:

  • Kyou Koi o Hajimemasu: diangkat dari manga shoujo. Sial, aku lupa detilnya. Tapi lumayan terkenal kok. Maaf, aku kurang tahu banyak.
  • Kurenai: Sekali lagi, tentang cowok SMA yang bekerja sambilan sebagai ‘tukang pukul’ (‘penengah’) bagi seorang wanita misterius. Tapi sayangnya sama sekali tak berhubungan dengan seri TV yang sudah ada sebelumnya. Desainer karakternya pun berbeda. Dan di samping itu, cerita OVA ini sama sekali tak bisa dibilang penting. Jadi sayangnya mesti kukatakan OVA ini agak mengecewakan. Tapi kualitasnya sendiri tak buruk kok.
  • Shin Koihime Musou: lanjutan plesetan cerita kuno Tiga Kerajaan dengan cewek-cewek manis. Maaf, aku kurang suka seri TV-nya, jadi aku tak tahu banyak.
  • Zettai Karen Children: sekali lagi, tentang cewek-cewek berkekuatan ESP yang bekerja untuk organisasi rahasia. Itu loh, yang manga-nya diterbitkan Elex. Karena ini OVA, kurasa akan ada cerita pendek yang diangkat. Maaf sekali karena aku juga enggak tahu.
  • Queen’s Blade: oh tidaaaak. Meski ini OVA, mereka yang menggemari seri TV-nya kurasa sudah tahu akan melihat apa. Um, jangan lihat kecuali kau benar-benar merasa sedang ingin melihat semi-pornografi.
  • Black Lagoon: Roberta’s Blood Trail: suguhan bagi para pecinta drama aksi dunia bajak laut/tentara bayaran/mafioso/kriminal terselubung Black Lagoon, dengan fokus lebih pada Roberta, sang maid berbahaya. Stafnya masih sama. Jadi bisa dibilang bahwa inilah OVA paling menjanjikan di sepanjang musim tayang ini.
  • Kuttsukiboshi: yuri. Sejauh yang bisa kutangkap, ceritanya adalah tentang ‘pengalaman musim panas’ sepasang gadis. Animasinya sangat sederhana, hanya saja ada daya tarik misterius di dalamnya yang sukar dijelaskan. Aku juga tak tahu apa. Aku bukan penggemar jenis-jenis yang seperti ini, tapi kok saat melihat preview-nya aku jadi tertarik nonton ya? Yah, aku juga dulu merasakan hal yang serupa terhadap Maria-sama ga Miteru, tapi nuansa kali ini benar-benar berbeda. Sayangnya, detil lebih banyak tentang ini masih belum kuketahui.
  • Aki Sora ~Yume no Naka~: lanjutan drama incest(!) antar dua saudara Aki dan Sora serta upaya-upaya mereka merahasiakan hubungan mereka. Ya, temanya sakit. Jadi maaf bila aku tak membahas ini lebih lanjut.

Mungkin ada beberapa judul yang terlewat. Tapi yang pasti, tak ada anime mecha baru apapun yang muncul pada musim tayang ini. Itu membuatku agak sedih. Apalagi secara garis besar, tak banyak seri baru yang sungguh-sungguh bisa kukatakan menarik. Tapi dulu pernah ada yang bilang kalo musim panas itu musim cerita horor kan? Mungkin itu alasan ada dua anime horor yang tayang di musim ini! Terlepas dari itu, kalau ada yang bisa ngasih rekomendasi anime baru apa yang bagus, tolong jangan segan-segan komen. Gimanapun juga aku enggak akan nonton semua. Trims.

Tag: