No Game No Life Zero

Pada suatu akhir pekan, sepupuku mengajak nonton film layar lebar No Game No Life: Zero (juga ditulis No Game No Life: 0 )di bioskop CGV. Sebenarnya, kami sama-sama lagi kesulitan uang. (Sori, itu juga salah satu alasan aku jarang nulis belakangan.) Tapi, kami tetap memilih menonton karena, yah, ini NGNL. Mungkin tayangnya akan lebih sebentar … Lanjutkan membaca No Game No Life Zero

Iklan

Paprika

Mari kita sesekali bahas sosok-sosok yang telah wafat. Paprika adalah film animasi layar lebar terakhir arahan sutradara Kon Satoshi, sebelum yang bersangkutan meninggal dunia karena kanker pankreas pada tahun 2010. Beliau masih relatif muda saat meninggal, yaitu di usia 46 tahun. Beliau menuntaskan Paprika pada tahun 2006 setelah perencanaan yang berlangsung beberapa tahun. Lalu karena … Lanjutkan membaca Paprika

One Punch Man

Kalau kalian belum lihat adaptasi anime One Punch Man yang menjadi sensasi pada musim gugur 2015 lalu, aku serius menyarankan kalian melihatnya. Termasuk bila kalian sudah menjadi penggemar seri manganya. Buat yang belum tahu, One Punch Man (kadang juga ditulis One-Punch Man, dan sering dibaca ‘wanpanman’, menjadikannya semacam plesetan Anpanman) paling awalnya sekali keluar dalam … Lanjutkan membaca One Punch Man

OverLord

Selamat malam, semua. (Walau pas ini kutulis, hari masih siang sih.) Bahasan kita kali ini adalah OverLord. Sebagaimana yang mungkin sudah diketahui, OverLord diangkat dari seri light novel berjudul sama karangan Maruyama Kugane, yang semula diserialisasikan online, sebelum kemudian diterbitkan Enterbrain dengan ilustrasi bernuansa gelap dan sangat apik buatan so-bin. Anime ini cukup sukses pada … Lanjutkan membaca OverLord

Yojou-Han Shinwa Taikei

Aku agak lupa gimana persisnya. Tapi aku sempat pernah mikir, kalau suatu hari nanti aku jatuh cinta lagi, aku ingin jatuh cinta kayak di Yojou-Han Shinwa Taikei (judulnya kurang lebih berarti: ‘catatan kronologi mitologi empat setengah tatami’; tatami---buat kalian yang enggak tahu---adalah tikar anyaman bambu Jepang berbentuk persegi panjang yang sering digunakan sebagai satuan ukur … Lanjutkan membaca Yojou-Han Shinwa Taikei

Mahouka Koukou no Rettousei

Sewaktu aku pertama masuk dunia kerja, aku tersadar kalau di dunia ini ada dua macam orang: Orang yang mengusahakan hasil kerja bagus; Orang yang mengusahakan pekerjaan enggak gagal. (Lalu orang yang enggak mau kerja sama sekali. Tapi kita enggak usah bahas sampai sejauh itu.) Dua macam orang di atas itu sekilas kedengarannya sama, tapi ada … Lanjutkan membaca Mahouka Koukou no Rettousei

No Game No Life

Juni sudah berlalu. Sekarang sudah mau musim tayang baru lagi. Tapi kayak biasa, aku masih saja sibuk dan malas mengetik soal hal-hal baru. Melihat lagi ke belakang, musim semi 2014 merupakan season yang menarik juga. Serius, ada banyak judul anime bagus di musim kali ini. Kalau aku mesti menunjuk salah satu di antara semua yang … Lanjutkan membaca No Game No Life

Photo Kano

Dulu waktu aku masih sekolah, aku sebenernya masih belum terlalu ngerti definisi 'stres' itu kayak apa. Dulu, di abad 20, ada salah satu stasiun televisi swasta lokal yang menayangkan dorama berjudul Beach Boys, yang bercerita tentang seorang pegawai kantoran yang karena tekanan pekerjaan kemudian memutuskan mengambil cuti panjang meninggalkan kota besar ke suatu pantai yang … Lanjutkan membaca Photo Kano

The Girl Who Leapt Through Time

Aku baru nyadar. Aku sama sekali belum pernah membahas Toki wo Kakeru Shoujo.  Padahal ini salah satu film anime favoritku sepanjang masa, dan... yah, aku lagi ngalamin hal-hal yang banyak mengingatkanku terhadapnya. Diangkat dari novel asli sangat populer karangan aktor sekaligus penulis Yasutaka Tsutsui (aku bilang sangat populer karena novel aslinya keluar di tahun 1965). … Lanjutkan membaca The Girl Who Leapt Through Time

Red Line

Aku menonton movie anime Red Line (kadang ditulis juga Redline) di acara INAFFF 2010 yang diselenggarakan di jajaran bioskop Blitz Megaplex tempo hari (sekalinya dalam setahun kamu bisa menonton sebuah film berkualitas di bioskop nyaman pada akhir pekan dengan harga tiket hanya 20.000). Anime ini diproduksi oleh studio Madhouse dan ditangani oleh sutradara Takeshi Koike. … Lanjutkan membaca Red Line