Tentang… Arifureta Shokugyou de Sekaisaikyou

Belum lama ini, aku jadi anggota J-Novel Club. Intinya, mereka layanan resmi yang menerjemahkan light novel terbitan Hobby Japan dan Overlap ke Bahasa Inggris. Keanggotaanku masih biasa sih, bukan premium. Keanggotaan biasa cuma boleh baca gratis semua buku yang terjemahannya masih dikerjakan. Dalam artian, buku-buku yang belum terbit digital secara final. (istilahnya, yang masih prepub, … Continue reading Tentang… Arifureta Shokugyou de Sekaisaikyou

Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! 2 [Review]

(Ini adalah ulasan untuk musim tayang kedua Konosuba. Ulasan untuk yang pertama bisa dilihat di sini.) Lagi ada banyak yang kuurusi belakangan. Urusan pribadi (salah satu hubunganku gagal belum lama ini), urusan kantor (ada teman sekantor mau dirumahkan), urusan hubungan sama orang (ada sedikit konflik antar tetangga). Ditambah lagi, belum lama ini komunitas lagi ramai … Continue reading Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! 2 [Review]

Tentang… Sekai no Owari no Encore

Satu light novel yang membuatku penasaran dalam beberapa tahun terakhir (selain, mungkin, Tokyo Inroaded) adalah Sekai no Owari no Encore. Dikenal juga dengan judul Sekai no Owari no Sekairoku (‘rekaman dunia (Encore) di ujung/akhir dunia’) ini lagi-lagi seri relatif baru yang sempat kubaca di situs Baka-Tsuki. Dikarang Sazane Kei dengan ilustrasi buatan Fuyuno Haruaki, serta … Continue reading Tentang… Sekai no Owari no Encore

Big Order [Review]

Sebelum membahas Big Order, ada beberapa hal yang perlu aku sampaikan. Aku pernah mengikuti perkembangan Mirai Nikki (Future Diary). Lalu terus terang, aku sulit menjadi penggemar Esuno Sakae-sensei. Sebagaimana yang mungkin kalian tahu, Big Order diangkat dari manga berjudul sama karya Esuno-sensei yang beliau kerjakan sesudah Mirai Nikki. Ada sejumlah aspek Mirai Nikki yang aku … Continue reading Big Order [Review]

Fate/Grand Order: First Order [Review]

Ini catatan singkat(?), berhubung sekarang masih suasana tahun baru. Episode spesial Fate/Grand Order: First Order beberapa hari lalu ditayangkan. Diangkat dari game sosial ponsel Fate/Grand Order yang sekarang terkenal, produksi animasinya dilakukan studio Lay-duce (studio relatif baru yang sebelumnya memproduksi Magi: Adventure of Sinbad, Classroom Crisis), penyutradaraannya dilakukan oleh staff veteran Nanba Hitoshi (Baki the … Continue reading Fate/Grand Order: First Order [Review]

Thunderbolt Fantasy [Review]

Belum lama ini, aku mengikuti Thunderbolt Fantasy. Susah buatku untuk tak tertarik pada Thunderbolt Fantasy. Selain mengusung Urobuchi Gen selaku penulis cerita dan Sawano Hiroyuki untuk musik, aku tak pernah bisa benci acara-acara berbasis pertunjukan boneka begini. Meski aku bukan generasi yang besar dengan menonton Si Unyil, aku dulu suka menonton seri-seri ‘marionation’ yang diproduksi … Continue reading Thunderbolt Fantasy [Review]

Kingsglaive: Final Fantasy XV [Review]

Aku agak sibuk belakangan. Karenanya, aku lagi susah fokus buat nulis. Tapi terlepas dari itu, beberapa waktu bulan lalu, aku menonton Kingsglaive: Final Fantasy XV bersama sepupuku. Ada pekerjaan yang harusnya kubereskan hari itu. Tapi aku malah melarikan diri dari kenyataan dan menonton film ini. …Mungkin karena aku khawatir tayangnya cuma sebentar di CGV Blitz. … Continue reading Kingsglaive: Final Fantasy XV [Review]