Posts tagged ‘Astray’

01/03/2010

SEED Astray (sisa)

Alasan pertama, belakangan aku sibuk. Alasan kedua, aku malas kalau harus mengulasnya satu per satu, ditambah lagi sebenernya enggak banyak detil penting yang bisa diungkap. Alasan ketiga, mungkin, adalah karena aku udah muak nginget segala sesuatu yang berhubungan dengan Gundam SEED.

Jadi karena ketiga alasan di atas, sisa cerita Astray sekarang kubahas secara sekaligus saja.

Gundam SEED C.E. 73 Stargazer

Meski secara teknis bukan bagian dari seri Astray, tiga episode berdurasi di bawah sepuluh menit ini mengetengahkan salah satu side story paling bagus dalam dunia Gundam SEED. Secara padat dan ringkas bercerita tentang upaya salah satu unit Phantom Pain untuk menduduki stasiun ruang angkasa DSSD, di mana di sana tengah diuji suatu MS untuk penjelajahan ruang angkasa dengan teknologi baru voiture lumiere: Stargazer.

Tokoh utamanya adalah Sven Cal Payang, seorang pemuda baik-baik yang sesudah keluarganya tewas dibantai dalam suatu insiden terorisme, dicuci otaknya bersama sejumlah anak lain oleh pihak Aliansi untuk dijadikan mesin pembunuh (Extended). Mecha yang ditonjolkan dalam seri ini adalah suatu variasi Strike Gundam yang disebut Strike Noir, yang dibuat oleh Actaeon Industries. Tokoh yang menjadi lawan mainnya adalah peneliti wanita DSSD bernama Selene McGriff.

Meski berakhir dengan agak tiba-tiba, unsur realisme yang kental membuat tiga episode ONA ini menonjol. Di samping itu, mungkin juga ini satu-satunya cerita Gundam SEED yang sama sekali bersih dari nuansa ‘banci.’

Gundam SEED C.E. 73 Delta Astray

Kelanjutan langsung dari Destiny Astray, sekaligus penjabaran lebih lanjut dari apa yang ditampilkan dalam ONA Stargazer. Berformat cetak, mengisahkan tentang perjalanan sang calon pemimpin koloni Mars, Ergnes Brahe, dan teman-temannya dari kapal Acidalium ke Bumi untuk suatu tujuan yang misterius. Di tengah berkecamuknya perang antara Aliansi dan PLANT sesudah insiden Junius 7, mereka kemudian menjadi buruan suatu kelompok tertentu dari Aliansi yang bermaksud mengincar rahasia-rahasia mereka. Perlu dicatat bahwa asal mula sesungguhnya dari Destiny Plan yang dicetuskan Gilbert Dulindall sedikit disinggung dalam seri ini.

Mecha utamanya adalah Delta Astray hasil gubahan Lowe Guele sewaktu ia berkunjung ke Mars, yang sesudah rusak digantikan oleh upgrade-nya, Turn Delta Astray. Nuansa mecha-mecha yang ditampilkan di sini agaknya merupakan kombinasi dari desain mecha-mecha ‘padat’ dari V Gundam dengan desain mecha-mecha ‘aneh’ dari Turn A. (jadi, kualitas akhirnya sebagai suatu seri MSV lumayan bisa dipertanyakan…)

Setona Winters, gadis misterius yang muncul tiba-tiba di Destiny Astray, juga dijelaskan adalah kakak kandung Ergnes yang kini berusia lebih muda akibat perawatan kriogenik yang ia terima sewaktu diutus dari Mars untuk meninjau keadaan.

Terlepas dari semuanya, seri ini menjadi cerita stand alone yang lumayan solid.

Gundam SEED Frame Astrays

Masih di tahun C.E. 73, dalam bentuk media cetak, berlatar di lebatnya hutan-hutan blok Asia, mengisahkan tentang perjuangan kelompok serdadu bayaran Serpent Tail dalam membantu Aliansi dalam melawan serbuan ZAFT sekaligus intervensi dari para gerilyawan lokal. Tapi ketidakpastian timbul saat Leons Graves, komandan baru yang telah disiapkan oleh ZAFT, ternyata adalah seorang Natural…

Mecha utama yang ditonjolkan adalah variasi baru Blue Frame milik Gai Murakumo, yakni Blue Frame Third, serta unit Astray keempat(?!) yang selama ini hilang, Astray Green Frame yang dikemudikan pemuda gerilyawan Trojan Noiret (yang merupakan murid dari Barry Ho). Seri ini memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan seri-seri Astray lain karena nuansanya yang lebih militeralistik.

Gundam SEED Vs Astray

Seri Astray terkini (pada waktu artikel ini ditulis) yang sekaligus mungkin merupakan seri Astray dengan jalinan cerita paling enggak jelas dan desain MSV paling enggak lazim (baca: jelek) yang pernah ada. Berlatar pada paruh akhir peperangan di Gundam SEED Destiny, suatu kelompok misterius bernama Librarian Works secara tiba-tiba melakukan ‘penyerangan’ terhadap masing-masing pihak yang pernah berhubungan dengan unit-unit Astray. Bukan hanya menggunakan mecha-mecha yang lebih ‘sangar,’ melainkan juga dengan menggunakan pilot-pilot ‘tak disangka’ yang sebagian di antaranya merupakan orang-orang yang semestinya sudah mati (i. e. Kaite Madigan, Prayer Reverie, Un No, dan Rondo Ghina Sahaku…)

Di samping variasi paling up-to-date dari mecha-mecha milik para tokoh utama (seperti Blue Frame Second Revise milik Gai), diperkenalkan juga unit Astray ‘asli’ terakhir (dalam artian, bukan hasil gubahan orisinil Lowe yang didasarkan pada bentuk Red Frame miliknya) yang ternyata selama ini jatuh ke tangan Librarian Works: Astray Mirage Frame.

Untuk Vs Astray, sejauh ini hanya ada dua kata yang bisa aku ungkapkan: no comment. Tapi siapa tahu ke depannya ceritanya akan jadi lebih baik.

Iklan
01/02/2010

Gundam SEED Destiny Astray

Melanjutkan pembahasan soal Astray, Gundam SEED Destiny Astray berlatar pada rentang waktu dua tahun antara seri TV Gundam SEED dan Gundam SEED Destiny. Disampaikan dalam format komik dan photonovel, seorang wartawan fotografer, Jess Rabble, dipekerjakan secara khusus oleh seorang pengusaha misterius bernama Matias Adukurf untuk melakukan liputan langsung terhadap sejumlah kejadian besar yang tengah berlangsung di dunia sesudah  perang pertama berakhir.

SCOOP

Pada awal kisah, Jess diutus untuk meliput soal keberadaan suatu senjata rahasia milik ZAFT yang membawanya pada pertemuan tak terduga dengan Lowe Guele. Lowe dan kawan-kawannya ternyata bermaksud menggunakan GENESIS Alpha, yang disangka sebagai senjata rahasia tersebut, untuk ‘mendorong’ kapal Re-HOME milik Junk Guild untuk sebuah perjalanan menuju ke Mars. Jess,  terinspirasi oleh kenekatan Lowe,  berbalik melindungi mereka dari kemunculan pasukan ZAFT yang hendak menghapus jejak GENESIS Alpha karena keberadaannya akan merugikan posisi PLANT dalam perundingan damai yang akan mendatang.

Sebagai bentuk permintaan maaf karena MS Jess terlanjur dirusak oleh Gai Murakumo, Lowe memberi Jess apa yang disebutnya sebagai Astray Out Frame, sebuah MS serbaguna yang ditemukan Lowe dalam keadaan tak tersusun di dalam GENESIS Alpha. Dengan menggunakan Out Frame dan dengan ditemani oleh 8, komputer kuantum berkecerdasan buatan yang Lowe titipkan padanya, Jess yang hanya ingin memotret perkembangan dunia melalui sudut pandang MS  kemudian memulai petualangan-petualangannya dalam mengerjakan misi-misi berbahaya dari Matias tanpa mengetahui makna sesungguhnya dari pekerjaan yang dilakukannya tersebut…

Banyak tokoh seperti biasa.

Lowe bersama rekannya, Kisato Yamabuki dan George Glenn (hologram) secara efektif absen dari cerita karena berada dalam perjalanan menuju Mars. Tapi Destiny Astray menghadirkan banyak tokoh baru yang tak kalah menarik dari tokoh-tokoh sebelumnya serta banyak sekali tokoh-tokoh lama yang kembali muncul.

Dipekerjakan untuk melindungi Jess dalam misi-misinya adalah seorang pria necis bernama Kaite Madigan, yang mengemudikan beragam MS sepanjang cerita-cerita Astray. Muncul sebagai karakter pendukung adalah wartawati PLANT Bernadette Leroux, yang kemunculannya di Amerika Selatan seolah menandai upaya propaganda ZAFT untuk meraih simpatisan di Bumi. Berkenaan dengan bab liputan perjuangan kemerdekaan Amerika Selatan, tokoh pahlawan perang Edward Harrelson alias Ed the Ripper, yang dengan mengemudikan Sword Calamity pernah menjadi lawan tanding Gai dalam pertempuran di Jachin Due, turut berperan aktif dalam cerita.

Ed berjuang untuk membebaskan negara asalnya dari cengkraman Aliansi. Karenanya ia harus berhadapan dengan tiga pilot elit: Jane ‘White Whale’ Houston, spesialis pertempuran bawah air pengguna MS Forbidden Blue yang merupakan mantan kekasihnya; Morgan ‘Moonlight Mad Dog’ Chevalier, si prajurit tua yang muncul kembali dengan suatu variasi Dagger dengan Gunbarrel pack, dan Rena ‘Sakura Burst’ Imelia yang konon memiliki kemampuan yang bahkan melebihi rata-rata Coordinator dan juga mengemudikan sebuah Sword Calamity. Perjuangannya yang diliput oleh Jess kemudian membawa dukungan dari berbagai pihak untuk Amerika Selatan:  Gai dan kawan-kawannya dari Serpent Tail beserta pasukan bala bantuan dari ZAFT. Di antara pasukan ZAFT diperkenalkan pula tokoh yang direncanakan muncul di seri TV, tapi akhirnya lebih banyak berperan di komik:  Shiho Hohenfuss yang berjulukan ‘Housenka,’ gadis yang menjadi pilot CGUE Deep Arms juga diperkenalkan sebagai salah satu bawahan Yzak Joule.

Beberapa tokoh pendukung lain  adalah ahli bela diri ateis Barry Ho, bekas pilot M1 Astray ORB untuk Kusanagi yang kebetulan sedang latihan(?) di Amerika Selatan; serta Yoon Sefan, bekas teknisi Morgenruete yang ‘terdampar’ di Bumi bersama orang-orang Junk Guild sesudah ‘ketinggalan pesawat’ dalam peperangan yang terakhir.

Pada bab-bab berikutnya, dalam bentuk novel,  diceritakan tentang berbagai konflik domestik yang berlangsung di berbagai wilayah. Baru menjelang akhir cerita saja kita dibawa ke awal cerita Gundam SEED Destiny dengan diperkenalkannya para test pilot MS yang dibajak Aliansi dalam insiden Armory One. Courtney Heironimus, yang juga sempat muncul dan memegang peranan penting di sebagai penguji ZAKU Trial Type bertenaga nuklir, diperkenalkan sebagai seseorang yang tampaknya mengetahui tentang masa lalu Out Frame. Bersama Courtney yang menguji Chaos, adalah kedua test pilot Riika Sheder, perempuan Coordinator penguji Gaia yang secara mengejutkan dilahirkan buta; serta Mare Strode, penguji Abyss dan musuh lama Jane Houston yang menyimpan kebencian mendalam terhadap Natural.

Cerita berkembang menjadi semakin keruh dan rumit seiring dengan insiden jatuhnya Junius Seven dua tahun kemudian. Upaya untuk menghancurkan pecahan-pecahan koloni tersebut berakhir dengan kekacauan saat Junk Guild dijebak suatu pihak tertentu dan malah dituduh terlibat dengan aksi terorisme ini. GENESIS Alpha terpaksa harus dihancurkan agar tidak disalahgunakan lagi, sementara Lowe yang baru kembali dari Mars menjadi sasaran buruan bersama para tokoh lain saat Red Frame miliknya dicuri seorang lelaki misterius.

Seorang gadis misterius lain bernama Setona Winters turut muncul di pertengahan cerita. Tapi perannya yang sesungguhnya baru akan dimainkan di cerita-cerita Astray yang berikutnya.

Semua tokoh baru maupun lama kemudian harus berhadapan seorang wanita misterius bernama Matisse Adukurf, yang ternyata merupakan dalang sesungguhnya di balik semua kekacauan yang terjadi seiring dengan jatuhnya Junius Seven…

The Mechs

Astray Out Frame  menarik perhatian sebagai MS serbaguna yang tak jelas diciptakan untuk apa (Yoon bahkan sampai menambahkan bak mandi dan kamar tinggal di bagian belakangnya). Baru belakangan terungkap bahwa MS misterius ciptaan ZAFT ini sebenarnya merupakan MS ‘cadangan’ yang dipergunakan untuk meneliti kemampuan Strike Gundam. Itulah alasan mengapa MS ini sanggup mempergunakan senjata-senjata Aliansi terutama pack-pack Striker di samping pack-pack persenjataan milik ZAFT(!!!). Meski demikian, sebagai milik pihak sipil, pada paruh awal cerita MS ini sengaja tidak dipersenjatai secara khusus. Perlengkapannya hanya meliputi perangkat reportase, kamuflase, dan piranti penjelajahan medan berat saja. Satu-satunya ‘senjata’ yang fixed dimiliki oleh Out Frame hanyalah sepasang beam sign yang terbukti memiliki peranan serbaguna selain untuk pertahanan diri.

MS yang menjadi hasil sesungguhnya dari penelitian ZAFT terhadap Strike adalah Testament, yang dikemudikan tak lain tak bukan oleh Ash Grey, yang rupanya bertahan hidup dan dicuci otak oleh Aliansi sesudah kejatuhan Regenerate Gundam di Astray R. Sebagai MS yang memiliki bentuk dan armamen yang mirip sekali dengan Strike, Testament yang entah bagaimana sampai jatuh ke tangan Aliansi ini dilengkapi dengan N-Jammer Canceller yang memungkinkannya memiliki tenaga nyaris tak terbatas. Testament juga memiliki Variable Phase Shift Armor yang sangat hemat tenaga, sistem stealth, serta yang paling mengerikan, penyebar virus mirage colloid yang dapat melumpuhkan komputer-komputer kuantum lawan-lawannya.

Out Frame yang rusak berat kemudian dirombak ulang oleh Lowe menjadi Astray Out Frame D, yang memiliki bentuk dan persenjataan nyaris serupa dengan Testament. Dikemudikan berdua oleh Kaite dan Jess, meski tidak memiliki VPS, Out Frame D yang memiliki rangka lebih ringan tampil sebagai lawan tanding yang sepadan bagi Testament.

Variasi ketiga MS yang dipergunakan para Extended di seri TV pertama juga diperkenalkan dalam manga ini. Sword Calamity, yang merupakan versi Calamity dengan pedang anti-ship ganda, cukup menarik perhatian. Variasi Raider dan Forbidden-nya pun ternyata cukup kusukai. Mungkin karena tak ditampilkan secara terlalu berlebihan. Tapi aku takkan bicara banyak soal jenis-jenis ini.

Beberapa MS lain yang menarik ialah Raysta, MS produksi massal untuk penggunaan sipil yang ternyata dikembangkan oleh Yoon Sefan. Tampil pula Dreadnought H milik Canard Pars yang dikembangkan oleh Lowe semenjak kematian Prayer (kini dilengkapi sepasang meriam laras panjang di bahu serta perisai sinar Amure Lumiere dari Hyperion–aku menyukainya karena banyak mengingatkanku akan bentuk V2 Gundam). Lalu ada Proto-Saviour, MS prototipe dari Saviour dan Abyss yang muncul sebagai lawan berbahaya di bawah kemudi Ille De Llorar, satu lagi bawahan Matisse, berkat tambahan penyebar virus mirage colloid serta kemampuannya untuk mengimplementasikan mesin nuklir Regenerate Gundam.

Out Frame

Destiny Astray itu… menarik. Kelihatan jelas kalo seri ini dibikin untuk menjual plamo variasi mecha sih. Tapi dari segi cerita, secara argumentatif seri ini jauh lebih menarik dari ketiga seri Astray yang sebelumnya. Seperti biasa, emang perlu membiasakan diri dulu dengan artwork dan nuansanya sih. Tapi Destiny Astray emang relatif seru kok. Perkembangan hubungan antara Jess dan Kaite juga lumayan menarik untuk disimak.

Pembaca  baru mungkin akan agak disusahkan oleh kerumitannya  (apalagi yang ga tau apa-apa soal Gundam SEED), tapi para penggemar berat Astray dan plamo MSV akan mendapat kenikmatan baca tersendiri.

25/01/2010

Gundam SEED X Astray

Oke, berikut pembahasan tentang salah satu cerita Astray yang lain.

Berlatar di luar angkasa, pada jeda peperangan dua bulan menjelang akhir seri TV pertama, X Astray berkisah tentang perseteruan Canard Pars dengan Prayer Reverie. Canard, seorang pilot MS  Federasi Eurasia yang sebenarnya merupakan salah seorang produk gagal dari proyek Ultimate Coordinator yang telah melahirkan Kira Yamato. Prayer, seorang pemuda misterius yang di balik penampilannya yang sakit-sakitan, telah diutus oleh Bapa Malchio dalam suatu tugas rahasia yang dapat menentukan nasib Bumi di masa depan…

X Astray berformat komik, dan mungkin merupakan satu-satunya cerita Astray yang diterbitkan hanya dalam satu format. Ceritanya jadi relatif mudah diikuti, tapi tetap ada banyak detil yang hanya bisa dimengerti oleh orang-orang yang mengikuti seri-seri Astray yang lain.

Yah, kurang lebih seperti itu.

Yang perlu kau lakukan hanyalah menjadi yang asli…

Inti masalah X Astray adalah sebuah MS bernama Dreadnought, yang merupakan prototipe MS berteknologi nuklir yang dikembangkan sebelum Freedom, Justice, dan Providence. N-Jammer Canceller Dreadnought hendak dipercayakan kepada Bapa Malchio oleh suatu pihak tertentu di PLANT demi mengatasi krisis energi yang tengah berlangsung di Bumi.

Karena suatu alasan yang baru terungkap belakangan, Prayer diminta secara khusus untuk mengantarkan MS ini. Di luar angkasa, ia membuat janji temu dengan orang-orang Junk Guild yang akan membantunya. Tapi sebelum Lowe Guele dan kawan-kawannya itu tiba, kapal pengangkut Prayer diserang Gai Murakumo dari kelompok Serpent Tail yang kemudian mencuri bagian-bagian N-Jammer Canceller dari Dreadnought.

Di sisi lain, Canard yang diserahi tanggung jawab untuk menguji MS baru Hyperion oleh Gerard Garcia memulai penelusuran jejaknya terhadap Kira. Setelah terbebas dari proyek Ultimate Coordinator, kelebihan-kelebihan khusus yang Canard miliki dimanfaatkan oleh pihak Eurasia dalam proyek rahasia pengembangan senjata baru mereka.

Meski sama-sama bernaung di bawah bendera Aliansi Bumi, Federasi Eurasia menaruh dendam terhadap Federasi Atlantik semenjak insiden peledakan Cyclops yang dilakukan oleh Federasi Atlantik di Alaska. Garcia yang dipercaya menangani proyek pengembangan MS rahasia tersebut berkat pengalamannya berurusan dengan Strike Gundam di pangkalan bulan Artemis.

Situasi perpolitikan yang berkembang secara cepat kemudian mempertemukan Canard dan Prayer dalam suatu persimpangan jalan. Terungkapnya keberadaan N-Jammer Canceller oleh orang-orang Aliansi membuat Canard ditugaskan untuk merebut Dreadnought yang Prayer bawa agar teknologinya bisa diadopsi pihak Eurasia. Namun kenyataan bahwa teknologi ini sudah terlebih dahulu jatuh ke tangan Federasi Atlantik (karena campur tangan Creuset melalui Fllay Alster) yang mengakibatkan terbentuknya kesepakatan kerjasama teknologi antara pihak Eurasia dan Atlantik, akhirnya memaksa Canard dan Prayer untuk sama-sama menjadi pelarian.

Marah dan frustasi karena lagi-lagi disingkirkan karena ‘tidak sempurna,’ Canard melakukan serangkaian tindakan drastis demi melengkapi Hyperion miliknya dengan teknologi N-Jammer Canceller-nya sendiri. Karena tindakannya ini, kini ia diburu oleh ZAFT sekaligus Aliansi.

Lowe, yang telah memahami duduk perkara sebenarnya dari Gai, demi kepentingan orang-orang di Bumi, kemudian memulai upayanya untuk menyempurnakan Dreadnought dengan bantuan Rondo Mina Sahaku di stasiun luar angkasa Ame-no-Mihashira. Hasil karyanya yang menjadi bentuk akhir Dreadnought  ia namai  ‘X Astray,’ yang kemudian diserahkannya pada Prayer sebagai persiapan untuk pertarungan terakhirnya melawan Canard.

Di tengah ancaman berbagai pihak yang mengincar mereka berdua, Canard menantang Prayer untuk duel satu kali lagi. Meski tak sempurna, ia ingin membuktikan bahwa dirinya pun bisa menjadi sehebat yang ‘asli’…

Banyak Tokoh yang Sebenarnya Menarik

Meski secara garis besar menarik, inti cerita  X Astray rasanya agak gimanaa gitu…

Canard yang dibakar dendam dan terobsesi dengan Prayer karena merasa ‘selama Prayer belum bisa dikalahkan, maka Kira yang sempurna juga belum bisa ia kalahkan,’ entah mengapa kurang meninggalkan kesan yang mendalam. Adegan akhir saat ia akhirnya menemukan Kira  sebenarnya bagus sih, cuma sedikit terasa klise.

Prayer yang pada akhir cerita mengungkapkan dirinya sebagai klon tak sempurna dari ‘seorang bekas pilot Moebius Zero dari Aliansi’ (yang menjadi alasan mengapa ia sekarat dan sebagai orang Bumi dianggap cocok membawa Dreadnought yang memiliki sistem DRAGOON) juga terkesan kurang matang sebagai karakter karena kurang dijelaskannya alasan kuat yang membuatnya jadi orang yang enggan bertarung.

Terlepas dari itu, tetap ada banyak hal menarik kok di sini. Dalam hal ini, tokoh-tokoh baru yang perlu dikenal bila ingin bisa sepenuhnya menikmati cerita-cerita Astray yang muncul berikutnya. Dari pihak ZAFT, ada pilot GINN  High Maneuver Type Mikhail Coast yang ditugaskan memburu Dreadnought. Dari pihak Aliansi, dikenalkan pilot Moebius Zero berbahaya Morgan Chevalier yang sudah veteran sempat menjadi lawan tanding Canard dalam upayanya mendapatkan reaktor nuklir. Lalu tokoh-tokoh lama seperti Lowe, Mina, dan Gai, beserta teman-teman mereka dari masing-masing pihak, juga turut ambil bagian dalam ‘perselisihan sesaat’ ini.

Untuk tokoh-tokoh yang memegang peranan minor, ada Meriol Pistis, perwira perempuan Eurasia yang menjadi kolega sekaligus simpatisan Canard dalam berbagai tindakannya; serta Balsam Arendo, sesama pilot Hyperion yang kemudian dibunuh Canard saat dirinya dipaksa melarikan diri. Tentu saja yang mengejutkan adalah kembali tampilnya Garcia sebagai salah satu karakter yang lumayan dominan, terlebih bila mengingat betapa kecilnya peranan yang ia miliki di dalam seri TV-nya. Hal yang sebenarnya lebih mengejutkan lagi adalah saat pria misterius di masa lalu yang menghasut Canard untuk memburu Kira terungkap sebagai Gilbert Durindal, lelaki yang nantinya menjadi pemimpin tertinggi PLANT di Gundam SEED Destiny. Tapi pengungkapan ini dilakukan melalui media-media lain dan bukan dalam cerita ini sendiri, jadi pengungkapan ini sebenarnya tak semengesankan itu.

Aku takkan berkomentar banyak soal mechanya kali ini. Untuk suatu alasan, aku kurang suka desain Dreadnought. Hyperion dengan perisai-perisai sinarnya memang mengingatkanku pada V Gundam. Tapi tampilannya di sini benar-benar sulit kusuka.

Mungkin tak semenarik seri-seri Astray lain, tapi X Astray tetap memiliki daya tariknya kok. Tak ada salahnya untuk… uh, tahu tentangnya… Maksudku, sebagai penggemar Gundam.

11/01/2010

Gundam SEED Astray

Seri Astray dari Gundam SEED pada dasarnya merupakan koleksi kisah-kisah sampingan (gaiden) yang terjadi sepanjang, sesudah, dan di antara kedua serial TV-nya, yakni Kidou Senshi Gundam SEED dengan Kidou Senshi Gundam SEED Destiny. Kisah-kisah ini diungkapkan pada berbagai media selain animasi, meliputi komik (yang dimotori sang maestro Gundam manga Tokita Koichi), cerita bergambar, dsb yang cerita-ceritanya sendiri saling berkesinambungan dan melengkapi. Sejumlah klip animasi untuk promosi mecha-mecha-nya sempat ditayangkan di toko-toko mainan Jepang. Otomatis, mecha-mecha yang muncul di dalam seri ini adalah jenis-jenis khusus yang tidak muncul di TV serinya. Nuansa cerita-ceritanya juga secara keseluruhan berbeda drastis, dan seri ini banyak mengungkapkan berbagai hal baru atau tersembunyi yang tak banyak dijelaskan sebelumnya.

Seri Astray yang paling pertama muncul dengan judul Gundam SEED Astray. Kisahnya dimulai dengan perebutan tiga buah mobile suit (MS) rahasia, yang konon kemampuannya sebanding dengan lima Gundam baru yang menjadi fokus utama dalam seri TV yang pertama. Ketiga MS tersebut dikenal dengan sebutan seri ‘Astray,’ meliputi yakni Astray Red Frame, Astray Blue Frame, dan Astray Gold Frame. Ketiganya dikembangkan secara diam-diam oleh bangsawan Orb, Rondo Ghina Sahaku, dengan ‘membajak’ rancangan kelima Gundam milik Aliansi Bumi yang sudah ada (Strike, Aegis, Buster, Duel, Blitz), untuk tujuan pribadinya yakni, singkatnya, menguasai dunia.

Tapi seperti yang diceritakan dalam episode pertama Gundam SEED, koloni Heliopolis, tempat proyek itu dilangsungkan, tiba-tiba saja diserang pasukan ZAFT. Ketiga MS Astray yang sebenarnya belum sempurna tersebut sempat terkubur dalam puing-puing. Namun sesudah keberadaan ketiganya ditemukan dan terungkap seberapa besar potensi pengembangan teknologi baru yang dimilikinya, dengan segera ketiga mecha tersebut menjadi objek perebutan bermacam-macam pihak.

Red Frame akhirnya sampai ke tangan Lowe Guele, seorang teknisi muda di kapal HOME milik kelompok pemulung angkasa Junk Guild yang menemukan ketiga MS itu terlebih dahulu; Blue Frame direbut oleh Gai Murakumo, pemimpin kelompok tentara bayaran Serpent Tail, yang dikhianati oleh kliennya sendiri saat disewa untuk menemukan ketiga MS tersebut; sedangkan Gold Frame jatuh ke tangan pemiliknya semula, Rondo Ghina Sahaku, meski tidak dalam keadaan utuh.

Dari sinilah cerita bercabang menjadi semacam penggambaran tentang orang-orang yang berusaha bertahan hidup di masa itu, dilihat dari sudut pandang masing-masing pemilik Astray yang terlibat.

Astray, Astray R, Astray B

Cerita-cerita ini melibatkan, misalnya, para pembajak angkasa, kelompok pejuang padang pasir, pilot MS pembelot terkenal Jean Carrey, bahkan sampai suatu aliran kelompok pemuja sang Coordinator pertama George Glenn yang mengungkapkan suatu rahasia mengejutkan pada Lowe dan kawan-kawannya. Ada juga bagian tentang para kolonis dari Mars, upaya pembangunan Mass Driver independen Giga Float yang diprakarsai sang pendeta Malchio sendiri, dan tentang bagaimana rancangan asli Astray beserta OS-nya bisa sampai kembali ke tangan pihak Morgenroute untuk dikembangkan menjadi Astray M1 untuk pembuatan massal. Semua itu berlangsung di tengah mengganasnya peperangan antara ZAFT dan Aliansi yang digambarkan dalam serial televisi. Sepanjang itu semua, ada sebuah pihak misterius yang diam-diam memanfaatkan dua pihak Lowe dan Gai untuk kepentingannya sendiri.

Sesudah berulangkali gagal membunuh Lowe dan Gai yang dianggapnya sebagai ancaman terhadap rencana besarnya, Rondo Ghina Sahaku akhirnya dibunuh Gai sesudah kalah dalam duel terakhirnya melawan Lowe. Perannya sebagai pemilik Gold Frame kemudian digantikan oleh saudari kembarnya Rondo Mina Sahaku, seorang bangawan Orb lain yang idealismenya jauh lebih moderat dan simpatik.

Puncak cerita ini ditandai dengan kemunculan Ash Grey, seorang perwira gila dari ZAFT yang dengan menggunakan Regenerate Gundam berupaya mengambil alih GENESIS Alpha,  prototipe miniatur senjata pemusnah massal GENESIS yang nantinya akan dipakai dalam pertempuran puncak antara ZAFT dan Aliansi di Jachin Due. Demi mengalahkannya, semua pihak yang semula saling berselisih akhirnya bersatu dan menyingkirkan perbedaan masing-masing agar bisa menghentikan ambisi gilanya untuk sekali dan selamanya.

The mechs

Sepanjang cerita, masing-masing pemilik Astray mulai menyempurnakan kekurangan MS-nya masing-masing, menghasilkan desain-desain variasi yang membuat seri Astray ternama.

Lowe yang ceria dan selalu berusaha membantu orang, mulai belajar ilmu pedang di pertengahan cerita demi bisa menggunakan pedang katana raksasa Gerbera Straight untuk Red Frame sebagai kompensasi kelemahannya di bidang energi (Red Frame tak bisa menggunakan senjata-senjata beam). Red Frame mungkin adalah mecha yang mengalami perombakan paling banyak dalam seri manapun karena rupanya terus di-upgrade Lowe sesuai kebutuhannya.

Gai sendiri yang selalu cool dan calm ini dengan bantuan Junk Guild memodifikasi Blue Frame miliknya agar bisa memakai berbagai senjata berat sekaligus. Blue Frame akhirnya menjelma menjadi Blue Frame Second, dengan beberapa pilihan pack berbeda (L dan G), yang membuatnya bisa memiliki meriam energi Lohengrin portabel untuk jarak dekat dan sebilah pedang raksasa sekaligus.

Sahaku sendiri menemukan pengganti lengan Gold Frame-nya yang putus dari sisa lengan Blitz Gundam yang telah hancur, memberinya suatu kombinasi unik pada MS-nya karena di samping mampu menggunakan mirage colloid, Gold Frame juga memiliki akses terhadap jenis-jenis senjata yang tak dapat digunakannya sebelumnya karena perbedaan antarmuka. Sesudah jatuh ke tangan Mina, Gold Frame Amatu dikembangkan lagi ke wujud Gold Frame Amatu Custom… yang memiliki ciri khas sepatu hak tinggi…

Regenerate Gundam yang berukuran raksasa menjadi sesuatu yang agak aneh, mengingat kemampuan uniknya untuk mengganti bagian-bagian tubuh yang rusak lewat serangkaian suku cadang yang selalu dibawa di bagian punggung. Tapi ia terbukti menjadi lawan berbahaya yang baru dikalahkan sesudah terseret ke dalam gravitasi bumi.

Di samping para tokoh utama, para tokoh sampingan yang menyertai merekapun teramat menarik—seringkali dengan mecha-mecha produksi massal custom milik mereka sendiri. Orang-orang Junk Guild yang ceria didukung seorang perempuan misterius berjulukan ‘Profesor,’ yang sepertinya merupakan kenalan insinyur utama dari Morgenruete itu. Mereka juga didukung kepribadian artifisial tiruan dari George Glenn sendiri, yang akhirnya jadi kapten kapal mereka (HOME, dan nantinya Re-HOME)! Salah satu rekan Gai di Serpent Tail yang bernama Elijah Kiel jelas-jelas diceritakan sebagai Coordinator yang cacat secara genetik, tapi berkat kerja kerasnya, tetap menjadi lawan yang tangguh di medan perang. Lalu ada pasangan ibu dan anak Loretta dan Kazahana Aja yang menjadi penerima misi-misi mereka. Masih ada banyak tokoh lain yang karena durasi cerita-ceritanya yang pendek, nama-nama mereka selalu gagal kuingat. Tapi tokoh-tokoh ini memberi warna baru pada dunia GS dan menjadi daya tarik utama Astray di samping variasi-variasi mecha-nya.

Penceritaan bagian pertama Astray ini memang bisa dibilang agak aneh, mengingat ada tiga media berbeda yang menceritakannya secara setengah-setengah. Memang menyebalkan sih, tapi setidaknya ketiganya memenuhi fungsinya sebagai gaiden.

Sisa seri Astray yang lainnya biar kujelaskan di lain waktu saja. (klik aja tag ‘Astray’ di halaman depan blog ini)

EDIT

Err, belum lama ini, berdasarkan info dari Zeonic Republic, nampaknya seluruh manga Astray akan dikompilasi ulang menyusul remastered-nya kedua seri anime Gundam SEED dan Gundam SEED Destiny.

Aku masih belum tahu sejauh apa kompilasinya. Tapi kita lihat aja nanti.