Lanjut ke konten
Iklan

Posts from the ‘lists & seasonal previews’ Category

Anime Baru Musim Semi 2019

Maaf berbulan-bulan enggak nulis.

Tenang. Aku masih hidup.

Sebelum aku cerita keadaanku, aku posting dulu insight soal anime baru musim depan.

Musim kali ini rame dengan banyak judul baru. Variasi genrenya juga luas. Aku enggak bisa ngikutin semua, jadi aku bakal senang dengar komentar dan masukan kalian.

Kayak biasa, daftar ini enggak bisa diandalkan. Mungkin akan ditambahkan kalau ada kabar baru.

Gunjou no Magmell (Pierrot Plus)

Benua baru bernama Magmell muncul dari dasar laut. Zaman penjelajahan baru dimulai. Banyak makhluk dan sumber daya alam baru ditemukan. Seorang lelaki misterius bernama Inyo bekerja sebagai pemberi bala bantuan bagi para penjelajah. Seorang perempuan bernama Emilia menemuinya untuk suatu pekerjaan.

Seri ini diangkat dari manga karya Dainenbyou. Genrenya fantasi petualangan. Visualnya keren dan ada banyak kekuatan aneh yang para karakternya punya. Date Hayato (Naruto, Saiyuki) akan menyutradarai. Mikasano Chuuji (Tokyo Ghoul) menangani naskah. Musik ditangani Takanashi Yasuharu (Fairy Tail, Boruto). Kayaknya enggak akan jelek sama sekali.

Shoumetsu Toshi (Madhouse)

Pada suatu hari, sebuah kota hancur. Yuki, seorang perempuan muda, disebut sebagai satu-satunya yang selamat. Bersama Takuya, seorang penyelundup yang penyendiri, Yuki melakukan perjalanan pulang ke kota tersebut. Berbagai rintangan tak terduga bermunculan, melibatkan bermacam organisasi rahasia dan konspirasi.

Juga berjudul Annihilated City – Where I End and You Begin. Seri ini diangkat dari game ponsel buatan Gree dan Wright Flyer Studios. Jumlah tokohnya banyak. Ceritanya kayak bisa ke mana-mana. Miya Shigeyuki (Blood Lad, Onihei) akan menyutradarai. Irie Shingo (Kuroko no Basuke, Sakura Quest) akan menangani naskah. Musik dikomposisi Kawai Kenji (Ghost in the Shell, Patlabor). Visualnya kurang meyakinkan, tapi proyek ini berkesan ambisius.

Namu Amida Bu! -Rendai Utena- (Asahi Production)

Shaka Nyorai menyelamatkan dunia dengan menggapai pencerahan. Karena itu, Mara yang jahat ingin membalas dendam. Ketigabelas Buddha, bersama Taishakuten dan Bonten, hadir untuk menghadapi Mara.

Seri ini diadaptasi dari game keluaran DMM. Seri ini menampilkan para boddhisatva dalam rupa cowok-cowok cantik. Visual dan musiknya lebih bagus dari yang aku kira. Staf veteran Oguro Akira (The Brave Command Dagwon) akan menyutradarai. Yoshida Erika (Trickster, Lupin III: Part IV) menangani naskah. Musik dikomposisi oleh Fujisawa Yoshiaki (Houseki no Kuni, Uchouten Kazoku). Bukan jenis seri yang biasanya menonjol, tapi gelagatnya meyakinkan. Ini keluaran pertama studionya semenjak berganti nama kembali jadi Asahi Production (sebelumnya sempat bernama Production Reed).

Over Drive 1/6 (Studio A-Cat)

Bouida Haruto adalah otaku dan programmer. Dia lebih suka karakter 2D ketimbang perempuan nyata. Suatu hari, ia membeli figur dari Nona, karakter bishoujo dari anime kesukaannya. Mainannya tersebut tiba-tiba hidup dan bisa bergerak sendiri.

Seri ini diangkat dari manga Choukadou Girl 1/6 – Amazing Stranger karya Oyster. Genrenya komedi romantis dan keseharian. Ceritanya nanti melibatkan figur-figur mainan lain dan orang-orang di sekeliling Haruto. Motonaga Keitaro (Date A Live), salah satu sutradara favoritku, akan menyutradarai. Staf veteran Higurashi Chabo (Memories Off 3.5, Ah! My Goddess) akan menangani naskah. Presentasinya agak kurang, tapi kayaknya ini jenis seri yang lama enggak kelihatan.

Nobunaga Sensei no Osanazuma (Seven)

Nobunaga, seorang guru SMP, kerap memimpikan kemunculan tiba-tiba seorang perempuan cantik yang mencintainya. Suatu hari, Kichou, istri muda jendral Oda Nobunaga dari zaman Sengoku, benar-benar muncul. Kichou salah mengira Pak Guru Nobunaga sebagai suaminya. Lalu dengan segala cara, Kichou berusaha agar Nobunaga menghamilinya.

Seri ini diadaptasi dari manga karya Konno Azure (pengarang manga pengisi suara Koe de Oshigoto!). Jenisnya komedi romantis dengan bumbu perjalanan waktu. Ada nuansa harem dewasa yang agak berbahaya. Tokoh utama perempuannya tipe yang berekspresi datar. Sasaki Noriyoshi (Holmes of Kyoto, Ojisan to Marshmallow) akan menyutradarai. Arika Arikura (Shuudengo, Joushi ni Binetsu Tsutawaru Yoru) menganani naskah. Kualitas presentasinya menengah.

Fairy gone (P.A. Works)

Apabila peri bersemayam dalam binatang, binatang memperoleh kekuatan istimewa. Apabila organ tubuh binatang itu ditransplantasikan ke badan manusia, manusia bisa memunculkan peri dan menggunakannya sebagai senjata. Sembilan tahun setelah berakhirnya perang, Marlya bergabung dengan Dorothea, kesatuan yang dibentuk untuk menumpas aktivitas Prajurit Peri ilegal.

Ini proyek anime orisinil. Genrenya fantasi aksi dengan latar bernuansa 1940an. Naskahnya dicetus Juumonji Ao (Grimgar), jadi ceritanya bisa punya drama hidup-mati yang kuat. Suzuki Kenichi (Drifters, JBA: Stardust Crusaders) akan menyutradarai. Jumlah tokohnya banyak. Kelihatannya akan banyak mengangkat konflik moral. Presentasinya sangat meyakinkan. Aku fans Grimgar, jadi aku tertarik dengan judul satu ini.

Carole & Tuesday (BONES)

Sudah lima puluh tahun sejak manusia bermigrasi ke planet Mars. Di zaman ini, segala aspek kebudayaan diproduksi kecerdasan buatan. Carole yang miskin berjuang untuk hidup di metropolis Alba City. Tuesday yang kesepian adalah putri keluarga kaya dari dusun Herschel City. Keduanya bercita-cita menjadi musisi. Keduanya sama-sama merasa ada sesuatu yang hilang. Keduanya, pada suatu ketika, tanpa sengaja bertemu.

Ini produksi anime orisinil. Pencetusnya sutradara ternama Watanabe Shinichiro (Cowboy Bebop, Kids on the Slope). Ceritanya tentang dua gadis yang bertemu dan mengubah dunia dengan musik. Juga bermotif drama dan sains fiksi. Musiknya diproduksi Flying Dog, tapi juga hasil kolaborasi beragam musisi internasional dan produsen alat musik. Staf veteran Hori Motonobu memulai debut sutradara di seri ini. Naskah ditangani staf veteran Watanabe Aya yang juga mengkomposisi seri untuk pertama kali. Bagaimanapun hasilnya, ini anime baru paling menarik di musim ini. Desain karakter aslinya dibuat oleh Kubonouchi Eisaku (Chocolat), salah satu mangaka yang aku minati.

Mix (OLM)

Klub bisbol SMA Meisei pernah ke Koshien sekali, dan mereka menang. Tapi, itu sudah lama sekali. Dua bersaudara Tachibana Touma (pitcher)dan Tachibana Souchirou (catcher), masuk SMP Meisei dengan harapan tinggi, di samping karena dekat rumah (disusul adik perempuan mereka setahun berikutnya, Otomi). Tapi, klub bisbol sekarang tidak seperti harapan mereka.

Ini diangkat dari manga karya Adachi Mitsuru. Ini kombinasi drama kehidupan, komedi, romansa, dan olahraga khas beliau. Seri ini semacam sekuel dari Touch, manga legendaris Adachi-sensei dan berlatar 26 tahun sesudahnya. Bila pernah suka karya-karya beliau (seperti Cross Game), seri ini patut diperhatikan. Watanabe Odahiro (Tokyo Ghoul: re, Soul Buster) akan menyutradarai. Naskah akan ditangani Tomioka Atsuhiro (Gyakuten Saiban, Inazuma Eleven). Gelagatnya kelihatan solid. Seri ini mungkin bakal panjang. (Anjingnya selalu dinamai Punch.)

Bokutachi wa Benkyou ga Dikenai (Studio Silver, Arvo Animation)

Yuiga Nariyuki mengincar beasiswa kuliah karena berasal dari keluarga miskin. Sekolah bersedia merekomendasi, dengan syarat Yuiga membantu dua siswi unggulan, Ogata Rizu dan Furuhashi Fumino, masuk ke jurusan yang mereka pilih. Masalahnya, Ogata yang jenius di eksakta ingin masuk sastra, tapi sama sekali payah dalam bahasa. Sedangkan Furuhashi yang jenius di bidang sastra, dan ingin masuk eksakta, ternyata sama sekali payah dalam hal hitungan.

Juga berjudul We Never Learn. Seri ini diangkat dari manga karya Tsutsui Taishi. Temanya tentang cita-cita dan persiapan menghadapi ujian. Ini salah satu komedi romantis terbaik di majalah Weekly Shonen Jump. Jumlah karakter bertambah di awal dan langsung tumbuh jadi harem. Tapi, perkembangannya begitu lucu dan simpatik, sehingga semuanya ingin kita dukung. Staf veteran Iwasaki Yoshiaki (Last Period, Love Hina, Hayate no Gotoku) akan menyutradarai. Zappa Go (Beatless, Myself;Yourself) akan menangani naskah. Nakayama Masato (My Little Monster) menangani musik. Aku kurang sreg dengan pilihan warnanya, tapi ekspresi karakternya berhasil didapat. Mungkin kurang sesuai harapan, tapi hasilnya kayaknya enggak akan jelek.(Kolaborasi studionya masih baru.)

Kenja no Mago (SILVER LINK)

Saat masih bayi, Shin diadopsi oleh pasangan Merlin Walford dan Melinda Bowen. Keduanya pasangan ahli sihir berusia lanjut yang beberapa kali pernah menyelamatkan dunia, tapi kini mengucilkan diri. Selain karena didikan orangtua angkatnya, Shin sebenarnya bereinkarnasi dari dunia kita, sehingga menyerap ilmu dengan benar-benar cepat. Saat tiba waktunya bagi Shin untuk merantau, si kakek baru tersadar kalau semua kemampuan Shin di mata orang awam sama sekali tidak normal.

Seri ini diangkat dari novel karya Yoshioka Tsuyoshi. Ini tipikal seri fantasi isekai dengan karakter utama overpowered. Tapi, perkembangannya tidak biasa dengan banyaknya karakter pendukung serta fokus ke kehidupan sekolah. Tamura Masafumi (Two Car, Ange Vierge) akan menyutradarai. Takahashi Tatsuya (Cinderella Girls, Eromanga Sensei) akan menangani naskah. Visualnya kuat dan kesan pertamanya jauh melampaui perkiraan.

Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba (ufotable)

Tanjiro berusaha menghidupi keluarganya semenjak ayahnya meninggal. Mereka tinggal di hutan di mana iblis pemakan manusia konon berkeliaran. Iblis tersebut ternyata benar-benar ada, dan suatu malam menyerang keluarga Tanjiro. Satu-satunya anggota keluarga yang selamat hanya adik perempuannya, Nezuko. Nezuko sendiri hampir diubah menjadi iblis, tapi ternyata masih menampakkan tanda-tanda perasaan dan pikiran manusia. Dimulailah perjalanan Tanjiro untuk membasmi para iblis sekaligus mencari cara mengembalikan Nezuko menjadi manusia lagi.

Seri ini diangkat dari manga karya Gotouge Koyoharu. Ini seri aksi bernuansa Jepang kuno dengan nuansa mitologi kuat. Cerita berfokus pada perjalanan Tanjiro yang berpedang bersama Nezuko yang separuh iblis. Gaya gambar manganya sangat sederhana, tapi seri ini secara perlahan mendapat banyak penggemar. Sotozaki Haruo (Tales of Zestiria the X) akan menyutradarai. Kajiura Yuki (Sword Art Online, Fate/Zero) menangani musik. Naskah ditangani bersama oleh tim ufotable. Presentasinya sangat bagus, tapi kualitas naskahnya masih meragukan (karena pengalaman di Tales of Zestiria the X). Lima episode pertama akan dirangkum dalam format movie.

Nande Koko ni Sensei-ga?! (Tear Studio)

Di sekolah, Kojima Kana dikenal sebagai guru muda yang galak. Namun anehnya, di depan Satou Ichirou saja, Kojima-sensei berubah menjadi perempuan sangat ceroboh. Kecerobohan Kojima-sensei berakibat pada bagaimana ia kerap berakhir dalam situasi-situasi “berbahaya” di berbagai tempat dengan muridnya tersebut.

Juga berjudul Why the hell are you here, Teacher?!. Ini diangkat dari manga karya Soborou. Ini komedi romantis yang mencolok karena fanservice serta desain karakter yang imut. Ceritanya tentu saja berkembang dengan hadirnya karakter-karakter perempuan lain. Kaneko Hiraku (Tsuredure Children, Seikon no Qwaser) menjadi kepala sutradara seri. Tokoro Toshikatsu (Soul Link, Fudanshi Koukou Seikatsu) akan menyutradarai. Sangat menarik bagi yang suka seri jenis ini. Presentasinya terlihat solid.

Midara na Ao-chan wa Benkyou ga Dekinai (SILVER LINK)

Saat masih TK, Ao trauma dengan pengalaman menceritakan asal namanya (gara-gara ayahnya bekerja sebagai penulis cerita erotis). Sepuluh tahun kemudian, Ao ingin fokus belajar demi masuk universitas elit agar bisa hidup mandiri dari ayahnya. Tapi, Kijima, teman sekelas Ao yang tampan, suatu hari menyatakan cinta pada Ao. Semenjak itu, Ao sulit belajar karena terus-terusan terpikir tentang cowok.

Juga berjudul Ao-chan Can’t Study. Seri ini diadaptasi dari manga komedi karya Kawahara Ren. Desain karakternya manis dengan warna cerah, tapi tema ceritanya agak dewasa. Pendatang baru Inoue Keisuke (pernah terlibat di Two Car, Masamune-kun’s Revenge) debut sebagai sutradara. Naskah ditangani oleh Yokote Michiko (Shirobako, Takagi-san). Kualitas presentasinya menengah. Seri manganya belum lama ini tamat (walau dilanjutkan sekuel). Jadi, bisa diharapkan animenya akan tuntas.

Sewayaki no Kitsune no Senko-san (Doga Kobo)

Perusahaan tempat Nakano bekerja adalah “perusahaan hitam” yang mengeksploitasi para karyawannya. Suatu hari, Nakano bertemu Senko, yang meski berwujud gadis muda, sebenarnya adalah roh rubah suci berusia 800 tahun. Sesudah tahu kondisinya, Senko kemudian menawarkan untuk memanjakan Nakano, dan sejak itu mulai merawatnya.

Ini diangkat dari manga karya Rimukoro. Ini dijabarkan sebagai seri komedi penyembuhan. Ceritanya nanti berkembang dengan munculnya roh-roh lain. Desain karakternya manis dengan warna cerah khas Doga Kobo, meski tak semencolok biasa. Koshida Tomoaki (Zoku Touken Ranbu: Hanamaru) akan menyutradarai. Nakamura Yoshiko (Nozaki-kun, Tada Never Falls in Love) akan menangani naskah. Kualitasnya kurang menonjol, tapi sepertinya takkan jelek.

Senryuu Shoujo (CONNECT)

Entah kenapa, Yukishiro Nanako hanya berkomunikasi lewat puisi-puisi senryuu (mirip haiku, tapi lebih berfokus pada humor). Suatu hari, ia berkenalan dengan Busujima Eiji. Meski menakutkan, Eiji sebenarnya baik hati. Ia bahkan anggota klub sastra. Bersama, keduanya menjalani keseharian ceria yang terjalin lewat 17 suku kata.

Juga berjudul Senryuu Girl. Seri ini diangkat dari manga karya Igarashi Masakuni. Ini seri komedi romantis yang tak biasa. Ceritanya menonjolkan hubungan kedua karakter utama. Jinbo Masato (Shomin Sample, Isekai Shoukudo) akan menyutradarai sekaligus menangani naskah. Gelagatnya cukup kuat. Direkomendasikan untuk tontonan ringan.

Hitoribocchi no Marumaru Seikatsu (C2C)

Hitori Bocchi adalah gadis sangat pemalu dan canggung. Saat lulus SD, Bocchi berjanji akan berubah. Ia akhirnya bertekad untuk bisa berteman dengan semua orang di kelasnya sebelum lulus SMP nanti.

Seri ini diadaptasi dari manga 4-kotak karya Katsuwo. Ini seri komedi bernuansa cerah dengan tema yang sebenarnya serius. Ceritanya seputar bagaimana Hitori merencanakan pendekatan dengan hati-hati, serta berkenalan dengan teman-teman sekelas yang punya beragam kepribadian. Nama semua tokohnya berbasis permainan kata, jadi ceritanya takkan seserius itu. Anzai Takebumi (Go! Go! 575) akan menyutradarai. Hanada Jukki (Sound! Euphonium, Steins;Gate) akan menangani naskah. Gelagatnya solid. Seri ini berkesan rapi dan mungkin agak berat di dialog.

Kono Oto Tomare! (Platinum Vision)

Koto adalah alat musik tradisional Jepang yang mulai kehilangan peminat. Kurata Takezou adalah anggota terakhir klub koto yang masih tersisa. Klub koto terancam bubar bila tak mendapat anggota baru. Suatu hari, ruang klub kedatangan siswa yang menuntut bergabung. Siswa tersebut adalah Kudou Chika, berandalan yang bahkan membuat takut siswa-siswa sekolah lain.

Seri ini diangkat dari manga karya Amyuu. Ini seri drama seputar hobi dan persahabatan. Nuansanya mirip beberapa seri keluaran Kyoto Animation. Kualitas akhirnya masih sulit ditebak. Pendatang baru Mizuno Ryouma akan menyutradarai. Hisao Ayumu (Sword Oratoria, Devil’s Line) akan menangani naskah. Gelagat awalnya cukup solid. Sudah dikonfirmasi akan terbagi menjadi dua cour.

Sarazanmai (MAPPA)

Yasaka Kazuki, Kuji Toi, dan Jinai Enta adalah tiga siswa SMP. Suatu hari, mereka bertemu kappa bernama Keppi. Keppi mengaku sebagai putra mahkota Kerajaan Kappa. Keppi lalu mengambil paksa shirikodama (organ mistis yang bisa kappa curi lewat anus seseorang) mereka bertiga dan mengubah mereka menjadi kappa. Keppi berkata, “Jika ingin kembali seperti semula, kalian harus menjalin hubungan dengan cara ‘begitu’ dan membawakan aku shirikodama para zombie.” Pada saat yang sama, dua polisi tampan Niiboshi Reo dan Akutsu Mabu berusaha melakukan sesuatu di pos tempat mereka bertugas.

Ini proyek orisinil terbaru cetusan Ikuhara Kunihiko (Yuri Kuma Arashi, Mawaru Penguindrum). Sesuai khas Ikuhara, temanya agak berbahaya dan sulit dijelaskan. Perkembangan ke depan sulit ditebak. Visualnya lucu sekaligus psychadelic. Yang jelas cuma latar cerita di Asakusa. Utsumi Teruko akan menangani naskah. Takeuchi Nobuyuki (Fireworks) akan menjadi kepala sutradara. Kualitas presentasinya sangat bagus. Aku pernah baca novel Kappa karya Akutagawa, jadi mau tak mau aku tertarik seri ini.

Mayonaka no Occult Koumuin (LIDEN FILMS)

Miyako Arata adalah pegawai negeri baru. Dia ditugaskan ke Kantor Shinjuku dari Departemen Hubungan Regional Malam. Departemen ini dibentuk untuk menangani kejadian-kejadian paranormal dan memiliki kantor di setiap area Tokyo. Arato, anehnya, bisa memahami ucapan non-manusia yang tak dipahami orang lain. Di taman Shinjuku Gyoen, salah satu youkai bahkan menyebutnya sebagai Abe no Seimei yang legendaris.

Juga berjudul Midnight Occult Civil Servants. Ini diangkat dari manga karya Tamotsu Youko. Genrenya fantasi berlatar modern. Desain karakternya sederhana. Jumlah karakternya banyak. Nuansa latar perkotaannya kuat. Staf veteran Watanabe Tetsuya (Kimi ga Nozomu Eien, Schwarzes Marken) akan menyutradarai. Higuchi Tatsuto (Cross Ange, Schwarzes Marken) menangani komposisi seri. Mungkin tak menonjol, tapi bisa berakhir bagus.

RobiHachi (Studio Comet)

Robby Yarge bernasib sial. Dia dipecat, diputus pacar, hampir tewas dalam kecelakaan, dan dikejar penagih hutang. Tasnya sempat dijambret. Untungnya, ia ditolong remaja bernama Hatchi Kita. Mereka mulai bersahabat. Tapi, Hatchi ternyata bekerja sambilan pada penagih hutang yang mengejar Robby. Setelah kejar-mengejar, keduanya sepakat melakukan perjalanan ke Isekandar, planet legendaris yang diyakini bisa membawa kebahagiaan.

Ini seri anime orisinil. Genrenya komedi sains fiksi. Ceritanya berlatar di zaman manusia telah mengenal alien dan punya teknologi navigasi kecepatan cahaya. Umatani Taiga mencetuskan ceritanya. Sutradara komedi Takamatsu Shinji (Gintama, Cute High Earth Defense Club LOVE!) akan menyutradarai. Kanasugi Hiroko (Diabolik Lovers More, Blood) akan menangani naskah. Kualitas presentasinya menengah. Sepertinya akan menjadi seri menghibur bagi fans cewek.

Sebagai tambahan, remake drama supernatural Fruits Basket (TMS Entertainment) akan tayang. Ini diangkat dari manga karya Takaya Natsuki. Ceritanya tentang gadis bernama Honda Tohru yang sebatang kara. Saat berkemah, Tohru berkenalan dengan keluarga Soma yang misterius. Tohru kemudian mengetahui rahasia bahwa anggota-anggota keluarga Soma akan berubah wujud jadi binatang shio bila tersentuh lawan jenis. Suatu hubungan istimewa mulai terjalin antara mereka.

Strike Witches: 501 Butai Hasshin Shimasu! (acca effe, Giga Production) akan tayang. Ini lepasan dari seri Strike Witches. Seri ini akan lebih menampilkan kehidupan keseharian para gadis di unit 501. Ini diangkat dari manga karya Fujibayashi Makoto.

Hachigatsu no Cinderella Nine (TMS Entertainment) akan tayang. Diangkat dari game ponsel buatan Akatsuki dan Kadokawa. Temanya tentang bisbol. Dalam gamenya, kita berperan sebagai mantan ace di little league yang berakhir karirnya karena cedera. Kita lalu berjumpa dengan siswi SMA bernama Arihara Tsubasa, dan menjadi manajer klub bisbol perempuan di sekolahnya. Karakter pemain yang bisa kita dapatkan lumayan banyak.

Diamond no Ace Act II juga akan tayang. Diangkat dari manga karya Terajima Yuji. Ini babak baru dari seri bisbol beliau. Seri pendahulunya telah dianimasikan 126 episode dalam dua season.

YU-NO: A girl who chants love at the bound of this world (feel.) akan tayang. Ini diangkat dari game visual novel klasik yang aslinya keluar tahun 1996. Gamenya belum lama ini dibuat ulang oleh MAGES dan 5pb. Games. Para pencipta aslinya sudah meninggal dunia. Ceritanya tentang cowok bernama Takuya yang menyelidiki keberadaan dunia lain sesudah ayahnya menghilang. Ceritanya berkembang jauh dari itu. Hirakawa Tetsuo (Grimoire of Zero) menjanjikan anime ini akan menampilkan semua karakter perempuan dan semua rute dari gamenya. Di samping komentar soal karakter, dia juga bertekad untuk melampaui jumlah lelucon jorok yang gamenya tampilkan.

Pandora to Akubi akan tayang. Tapi, rinciannya belum aku tahu lebih jauh.

Persona 5 the Animation: Stars and Ours akan tayang. Ini semacam sekuel dari anime sebelumnya. Ini akan langsung disusul pengumuman tentang game Persona 5 R.

King of Prism: Shiny Seven Stars juga akan tayang.

Joshi Kausei juga akan tayang. Interaksi tiga orang siswi SMA cantik yang berlangsung tanpa dialog. Hasilnya menarik.

Kidou Senshi Gundam: The Origin Zenya – Akai Suisei (Sunrise) juga tayang. Seperti Gundam Unicorn, ini pengeditan seri film layar lebar Gundam: The Origin ke format seri TV. Sifatnya sebagai prekuel seri Gundam paling pertama. Animasinya benar-benar bagus. Patut dilihat oleh fans Gundam lawas.

Tambahan, anime Ultraman (Production I.G, Sola Digital Arts) juga tayang. Ini diangkat dari properti intelektual tokusatsu terkenal milik Tsuburaya. Ini merupakan adaptasi manga karya Shimizu Eiichi dan Shimoguchi Tomohiro, duo pengarang Linebarrels of Iron yang dikenal karena desain mekanik yang rinci. Meski mengangkat mitologi Ultraman klasik, arah perkembangannya sama sekali berbeda. Jadi, kamu tak perlu harus tahu tentang Ultraman dulu untuk menikmati ceritanya. Ceritanya tentang bagaimana Hayata Shinjiro mengetahui bahwa ayahnya ternyata adalah raksasa cahaya yang dulu pernah menyelamatkan Bumi dari alien, dan kini harus menggantikan peranannya sebagai pelindung Bumi.  Animasinya full 3D CG, tapi hasilnya terbilang bagus.

Rilakkuma dan Kaoru juga akan tayang. Ceritanya tentang kehidupan perempuan kantoran Kaoru bersama boneka beruang Rilakkuma. Kehidupan Kaoru yang penuh tekanan dikontraskan dengan sikap Rilakkuma yang selalu santai dan positif. Visualnya menggunakan animasi stop motion yang unik. Buat yang belum tahu, Rilakkuma merupakan maskot terkenal di Jepang yang belakangan naik daun.

Soal anime yang menjadi sekuel:

  • Attack on Titan (s3 bagian kedua, iya ini agak ngebingungin). Sangat dinanti fans.
  • Kiratto Pri☆Chan (s2)
  • Bakumatsu: Crisis (s2)
  • One-Punch Man (s2), sutradara dan studionya berganti dari Madhouse ke J.C. Staff. Mungkin tak akan sebagus musim yang pertama.
  • Bungou Stray Dogs (s2). Sangat dinanti fans.
  • Chihayafuru (s3)
  • Operation Han-Gyaku-Sei Million Arthur (s2)

Untuk anime pendek:

  • Yatogame-chan Kansatsu Nikki (Saetta) tentang keseharian Yatogame-chan yang bicara dalam dialek Nagoya. Ini anime promosi wisata yang didasarkan pada manga karya Ando Masaki.
  • Neko no Nyahho: Nya Miseraburu (TMS Entertainment) atau Days of van Meowogh, diangkat dari game ponsel teka-teki tentang pelukis-pelukis legendaris dalam rupa kucing. Sangat lucu.
  • Idolm@ster Cinderella Girls Theater CLIMAX Season (s3)
  • Isekai Quartet yang menampilkan versi SD dari karakter-karakter seri isekai Overlord, Youjou Senki, Re:Zero, dan Konosuba.
  • Shonen Ahibe GO! GO! Goma-chan (s4), seri tentang anak lelaki dan anjing laut ini masih kuat.

Soal layar lebar, musim ini ada:

  • Eiga no Osomatsu-san, film layar lebar dari Osomatsu-san yang mengisahkan apa yang terjadi saat keenam bersaudara menghadiri reuni SMA.
  • Precure Miracle Universe
  • Kimetsu no Yaiba: Kyoudai no Kizuna yang merangkum lima episode pertama dari seri TV-nya yang musim ini tayang.
  • Trinity Seven (m2)
  • Laidbackers, tentang mahasiswi yang mengambil alih kepengurusan toko permen nenek, tapi jadi terlibat tiga gadis dan satu anjing yang merupakan reinkarnasi orang-orang dunia lain.
  • Kabaneri of the Iron Fortress: The Battle of Unato (m3) yang menampilkan cerita baru yang terpisah dari seri TV-nya. Akan berfokus pada karakter Mumei.
  • Hakubo atau Twilight, proyek baru sutradara kontroversial Yamamoto Yutaka. Disebut mengakhiri trilogi Tohoku buatannya (sesudah blossom dan Wake Up, Girls!).
  • Promare, keluaran terbaru dari Studio Trigger. Menjanjikan.
  • Seishun Buta Yarou wa Yume-Miru Shoujo no Yume wo Minai, kelanjutan seri TV-nya.
  • Frame Arms Girls: Kyakkyau Fufu no Wonderland

Soal OVA, Grisaia: Phantom Trigger dari Bibury Animation Studio dan didanai sepenuhnya oleh Frontwing, akan rilis. Episode pertamanya mendapat pemutaran bioskop. Masing-masing episode berdurasi satu jam. Ini ditunda dari musim sebelumnya.

Selain itu adalah OVA untuk anime untuk komedi romantis game lawas Hi Score Girl.

Akan aku tambahkan kalau ada kabar lagi.

Iklan

Anime Baru Musim Dingin 2018-2019

Yo.

Aku mulai kehidupan baru musim ini, jadi minta doanya. Masih enggak jelas bakal gimana, tapi aku bakal jalani dulu.

Terlepas dari itu, anime baru di winter ini (relatif) enggak banyak, tapi ada beberapa judul tertentu yang menonjol.

Kayak biasa, daftar ini enggak bisa diandalkan.

Akan aku tambahkan kalau ada kabar-kabar lagi.

W’z (GoHands)

Yukiya, DJ muda yang dibesarkan house music, ingin bisa menyampaikan sesuatu pada dunia. Namun, ia ragu dan takut tersakiti. Sampai saat ia menjumpai siaran langsung dari ‘dunia itu’, akhirnya ia tersadar ada hal-hal tertentu yang takkan dapat dilakukannya seorang diri.

Ini proyek orisinal baru dari studio animasi GoHands yang kelihatannya akan memadukan musik dengan karakter-karakter tampan. Belum banyak info tentang ceritanya, tapi sesudah kekacauan proyek HandShakers mereka sebelumnya, studio ini kayaknya akan lebih fokus ke aspek stylish dari anime mereka. Kayak biasa—secara aneh untuk anime macam ini—informasi rinci tentang staf-staf kunci tidak tersedia. GOON TRAX bertanggung jawab atas musiknya. Sementara, DJ RENA bertanggung jawab atas kerjasama produksi musik dan video, yang akan melibatkan 27 artis musik. Mungkin akan jadi anime yang enak dilihat.

Gotoubun no Hanayome (Tezuka Productions)

Uesugi Futaro, siswa SMA miskin, suatu hari ditawari pekerjaan menjadi guru privat dengan bayaran bagus. Masalahnya, murid-murid yang harus dia ajar ternyata adalah teman-teman sekolahnya sendiri. Mereka lima saudari kembar yang sama-sama cantik, sama-sama berbeda, tapi sama-sama biang masalah dan terancam dikeluarkan dari sekolah.

Seri ini diangkat dari manga drama komedi romantis karya Haruba Negi yang belakangan naik daun di Weekly Shounen Magazine. Juga dikenal dengan judul The Quintessential Quintuplets. Gelagatnya lebih baik dari dugaan dengan Kuwabara Satoshi (Dagashikashi 2, Yu-Gi-Oh! Zexal) yang menyutradarai, serta naskah ditangani Ouchi Keiichiro (Hinamatsuri).Musiknya akan dikomposisi bersama oleh Tabuchi Natsumi, Nakamura Hanae, dan Sakurai Miki. Cerita di komiknya setahuku sudah menjelang klimaks, jadi adaptasi anime ini mungkin bakal mencakup ceritanya sampai tuntas. Seri ini punya perkembangan cerita yang terbilang tak biasa.

Girly Air Force (Satelight)

Makhluk-makhluk terbang misterius bernama Zai tiba-tiba muncul. Pesawat-pesawat tempur “Daughter” kemudian diciptakan untuk menangkal mereka, sekaligus mekanisme tempur otomatis “Anima” yang diciptakan serupa gadis-gadis manusia. Seorang pemuda bernama Narutani Kei bercita-cita bisa terbang di langit. Suatu hari, ia kemudian dipasangkan dengan Anima bernama Gripen yang menjadi kartu as umat manusia dalam melawan Zai.

Ono Katsumi (seri-seri Senki Zesshou Symphogear AXZ, G, dan GX) akan menyutradarai, karena itu ada pengharapan lumayan dari fans beliau. Naskahnya sendiri akan ditangani oleh Nagai Shingo (WorldEnd, NewGame!). Seri ini diangkat dari light novel karya Natsumi Kouji dengan rancangan karakter asli buatan Tousaka Asagi. Premisnya terdengar mirip Strike Witches, tapi perkembangan ke sananya lumayan beda. Bentuk pesawatnya mungkin aneh, tapi Satelight lewat seri Macross telah berpengalaman menganimasikan pesawat-pesawat tempur. Untuk fans-fans tertentu, ini bisa jadi seri yang sangat menarik.

Magical Girl Special Ops Asuka (LIDEN FILMS)

Tiga tahun silam, makhluk-makhluk asing mengacaukan bumi sebelum mereka dikalahkan sekelompok perempuan muda berkekuatan misterius. Para gadis ini kembali menjalani kehidupan normal sesudah monster-monster itu terusir, tapi masa damai ini sebentar lagi berakhir. Makhluk-makhluk itu akan kembali. Otorii Asuka dan gadis-gadis lain di pasukan Magical Girl Special Ops harus kembali ke medan pertempuran untuk melindungi umat manusia.

Juga berjudul Mahou Shoujo Tokushuusen Asuka, seri ini diangkat dari manga karya Fukami Makoto (Berserk, Yuruyuri San Hai!, terlibat dalam naskah Psycho-Pass) dan Tokiya Seigo (Teizokurei Monophobia), yang diserialisasikan di Monthly Big Gangan. Yamamoto Hideyo (Strike the Blood, Code:Realize) yang akan menyutradarai. Naskah akan dikerjakan Fukami-san bersama Kaihou Norimitsu (School-Live!, Danganronpa 3: Despair Arc). Setahuku ini seri bernuansa gelap dan penuh aksi sekaligus sangat ‘buat cowok’. Kualitas produksi LIDEN FILMS sejauh ini solid, karena itu gelagatnya terbilang meyakinkan.

Bermuda Triangle: Colorful Pastrale (Seven Arcs)

Colorful Pastrale adalah kelompok idola putri duyung yang dikenal lewat suara memikat, senyuman cerah, serta tarian menyilaukan mereka di bawah laut. Tapi, kembali ke desa Parrel mereka yang jauh dari kota besar, keseharian gadis-gadis ini lebih banyak diisi pertengkaran soal cemilan kue yang mereka makan.

Percaya atau tidak, seri ini merupakan spin off dari seri permainan kartu Cardfight!! Vanguard, mengetengahkan keseharian kelompok idola putri duyung dari Segitiga Bermuda di seri tersebut. Nishimura Junji (Dog Days, ViVid Strike!, Basilisk: Ouka Ninpouchou) yang akan menyutradarai, dengan naskah ditangani Yokote Michiko (Ika Musume, Genshiken). Meski mengenakan pakaian, semua karakternya adalah makhluk duyung (atau makhluk bawah laut lain). Seperti halnya seri-seri Seven Arcs lain (Dog Days), seri ini didominasi nuansa cerah dan warna-warni. Ini bisa jadi seri yang sangat menarik bagi yang suka.

Endro~! (Studio Gokumi)

Di Pulau Naral, di mana pedang dan sihir dan manusia serta monster hidup berdampingan, Raja Iblis yang jahat secara berkala akan muncul sebelum dikalahkan oleh Pahlawan. Sekolah petualang kemudian didirikan untuk melatih para petualang untuk menjadi Pahlawan. Seorang siswi bernama Yusha dan tiga kawannya ingin tergabung dalam kelompok Pahlawan, tapi di sisi lain, mereka juga ingin tetap bisa hidup santai dan damai sekalipun Raja Iblis telah muncul lagi.

Ini seri fantasi keseharian yang merupakan anime orisinil baru Gokumi. Desainnya cerah, manis, dan penuh warna lembut. Kaori (Yuyushiki) yang akan menyutradarai. Aoshima Takashi (Love Lab, Himouto! Umaruchan) yang akan menangani naskah. Ini lagi-lagi seri baru yang bisa sangat moe bagi yang suka.

Kengan Ashura (Larx Entertainment)

Yamashita Kazuo yang paruh baya dan pasif kerap diremehkan rekan-rekannya di kantor. Tapi, semua berubah saat ia ditugasi bosnya mengurusi Ouma Tokita, pemuda misterius yang sangat maskulin. Dari sana, Yamashita mengetahui tentang turnamen Kengan, ajang pertarungan bela diri berdarah rahasia yang telah ada sejak zaman Edo, yang di dalamnya, perusahaan-perusahaan ternama dan pedagang-pedagang besar bersaing dalam mempertaruhkan pengaruh dan uang.

Sutradara serba bisa (yang konon mulai fitness untuk proyek ini) Kishi Seiji (Danganronpa, Yuki Yuna) akan menangani. Komposisi seri akan ditangani Uezu Makoto (Akame ga KILL!). Musiknya akan ditangani Takanashi Yasuharu dari Team-MAX. Seri ini diangkat dari manga aksi bela diri karya Sandrovich Yabako dan Daromeon yang sebelumnya diserialisaiskan di aplikasi Manga ONE, sebelum diterbitkan secara cetak oleh Shogakukan. Seri ini diadaptasi karena memenangkan kontes voting di tahun 2015. Cerita di komiknya sudah tamat, jadi cerita animenya kayaknya bakalan tuntas. Studionya relatif baru, tapi staf-staf kuncinya kuat. Gelagatnya sejauh ini sangat meyakinkan.

Ueno-san wa Bukiyou (Lesprit)

Ueno, penemu berprestasi yang jauh melampaui usianya, adalah ketua klub sains di sekolahnya. Meski demikian, ia canggung dan ceroboh bila soal cinta, sehingga tak kunjung bisa menyatakan perasaannya pada Tanaka, cowok yang ia sukai.

Juga berjudul How clumsy you are, Miss Ueno, ini diangkat dari manga komedi karya tugeneko yang diserialisasikan di Young Animal terbitan Hakusensha. Ini cerita konyol tentang gadis yang menciptakan berbagai penemuan aneh dengan harapan bisa membantu cintanya terwujud. Yamanashi Tomohiro (Yurumates 3Dei) akan menyutradarai sekaligus menangani komposisi seri. Misawa Yasuhiro mengkomposisi musik. Ini kelihatannya bakal jadi seri sederhana, tapi tidak jelek.

Grimms Notes the Animation (Brains Base)

Di dunia yang diciptakan oleh para Story Teller, semua penghuninya sejak lahir telah diberikan “buku takdir” di mana segala tentang kehidupan mereka telah ditulis. Namun, kelompok Story Teller jahat bernama Chaos Teller mulai menulis kejadian-kejadian buruk dalam buku orang-orang tanpa sepengetahuan yang bersangkutan. Hanya Ekusu dan para pemilik buku takdir kosong yang bisa memburu para Chaos Teller dan mengembalikan dunia seperti seharusnya.

Diangkat dari game ponsel keluaran Square Enix yang mengangkat tema seputar dongeng dan legenda dunia, seperti Alice in Wonderland, Aladdin, dan Cinderella. Sugawara Seiki (RIN-NE, D-Frag!) akan menyutradarai. Naskah akan ditangani Yamaguchi Hiroshi. Desain karakternya menarik. Seri fantasi ini punya gelagat lebih meyakinkan dibandingkan seri-seri sejenisnya. Mungkin hasilnya bagus.

Doukyonin wa Hiza, Tokidoki, Atama no Ue (Zero-G)

Mikazuki Subaru adalah seorang novelis canggung yang kurang pandai bergaul semenjak kehilangan keluarganya. Suatu hari, ia mengadopsi seorang kucing liar yang dinamainya Haru. Tanpa disangka, ini menjadi awal keduanya saling membuka diri.

Seri ini diangkat dari manga keseharian karya Minatsuki dan Futatsuya As. Ceritanya ringan dan terbilang menentramkan. Yang menarik adalah bagaimana setiap episode akan mengamati kejadian-kejadian secara bergantian dari dua sudut pandang, yaitu dari Subaru dan Haru.  Suzuki Kaoru (DIVE!!) yang akan menyutradarai. Naskah akan ditangani Akao Deko (Amanchu!!) yang telah berpengalaman menangani naskah macam ini. Musik akan ditangani oleh Kotoringo. Ini cocok bagi penyuka kucing dan seri keseharian ringan.

The Promised Neverland (CloverWorks)

Emma, Norman, dan Ray adalah anak-anak terpintar di Grace Field House, panti asuhan di mana mereka dibesarkan bersama anak-anak lain. Kehidupan mereka selama ini bahagia dan damai. Namun, pada suatu hari, Emma dan Norman tanpa sengaja mengetahui kebenaran yang menghancurkan semua kebahagiaan mereka, dan memaksa mereka untuk lari.

Diangkat dari manga populer Yakusoku no Neverland karya Kaiu Shirai dan Posuka Demizu, serialisasinya di Weekly Shonen Jump secara perlahan tapi pasti telah menuai banyak sekali penggemar. Mirip Death Note, ini manga suspens dengan elemen-elemen fantasi yang menonjolkan kecerdikan para karakternya. Kanbe Mamoru (Elfen Lied, Subete ga F ni Naru) akan menyutradarai. Ono Toshiya (Gatchaman Crowds) akan menangani naskah. Gelagatnya sejauh ini sangat solid. Mungkin akan jadi seri baru paling menonjol musim ini.

Pastel Memories (project No.9)

Sedikit di masa depan tahun 20XX, Akihabara yang dulu dikenal sebagai “tanah suci otaku” kini mengalami kemunduran. Asagi Izumi dan gadis-gadis otaku berbakat lainnya kemudian dibesarkan di toko-toko otaku khusus untuk melawan “virus” yang menginfeksi dunia berbagai karya, dan pada saat yang sama, memulihkan ingatan orang-orang yang hilang.

Diangkat dari game ponsel (terakhir?) keluaran FuRyu, Shinozaki Yasuyuki (Shuffle!, Xam’d: Lost Memories) yang akan menyutradarai.  Naskahnya akan ditangani Tamai Tsuyoshi (Strike Witches, Ladies versus Butlers!). Meski sekilas kurang menonjol, seri ini ditangani sejumlah staf kunci veteran, jadi hasilnya mungkin akan lebih bagus dari yang dikira. Desain karakternya benar-benar kawaii.

Meiji Tokyo Renka (TMS Entertainment)

Pada malam bulan purnama merah, Ayazuki Mei berjumpa dengan Charlie, seorang lelaki yang mengaku penyihir. Dengan sihir Charlie, Mei berkelana ke zaman Meiji di Tokyo, di mana ia berjumpa dan jatuh cinta dengan tokoh-tokoh sejarah besar di masa tersebut.

Diangkat dari game VN romansa sejarah keluaran Broccoli, Daichi Akitarou (Kamisama Kiss) akan menyutradarai dengan dibantu Yamanaka Junko. Sebelumnya, game ini sempat diangkat ke bentuk film anime layar lebar Yumihari no Serenade, jadi seri TV ini menjadi penceritaan alternatifnya. Suatu proyek live action untuk TV dan layar lebar juga kabarnya tengah digarap. Lazim untuk proyek begini, animasinya kurang menonjol, tapi para karakternya tampan dan para seiyuu berperan kuat.

Tate Yuusha wa Nariagari (Kinema Citrus)

Iwatani Naofumi, otaku yang sehari-hari bermain game dan membaca manga, dijebak dan dikhianati sesudah terpilih sebagai satu dari Empat Pahlawan bersenjata legendaris di dunia lain yang harus diselamatkan. Sebagai Pahlawan Tameng, dia nampaknya adalah yang terlemah di antara mereka berempat, tapi segalanya ternyata tidaklah seperti yang tampak.

Juga berjudul The Rising of the Shield Hero, diangkat dari seri novel karya Yusagi Aneko yang diilustrasikan Minami Seira, ini seri fantasi petualangan yang termasuk salah satu seri isekai paling populer beberapa tahun terakhir. Ceritanya menonjol dengan bagaimana si tokoh utama bertahan menghadapi kelakuan buruk orang. Abo Takao (Norn9) akan menyutradarai anime ini. Naskahnya akan ditangani Koyanagi Keigo (Regalia: The Three Sacred Stars). Aku masih waswas, tapi gelagatnya sejauh ini terlihat luar biasa baik. Durasinya sudah dikonfirmasi akan dua cour.

Watashi ni Tenshi ga Maiorita! (Doga Kobo)

Hoshino Miyako adalah mahasiswi otaku yang pemalu. Suatu hari, adik perempuan Miyako yang masih SD, Hinata, memperkenalkannya pada teman sekelasnya yang bernama Hana. Seketika, Miyako jatuh cinta dengan Hana pada pandangan pertama.

Anime ini diangkat dari manga komedi yuri 4-kotak karya Mukunoki Nanatsu yang diserialisasikan di Comic Yuri Hime terbitan Ichijinsha. Di samping nuansa ringan dan penuh warna khas Doga Kobo, seri ini akan menyatukan kembali tim produksi yang menangani New Game! jadi kualitasnya diharapkan lumayan solid. Hiramaki Daisuke (sutradara episode untuk Shirobako, Yuruyuri San Hai!) akan tampil sebagai sutradara. Naskah akan ditangani Yamada Yuka (Miss Kobayashi’s Dragon Maid).

Kouya no Kotobuki Hikoutai (GEMBA)

Di perbatasan tandus di mana perdagangan menjadi kunci bertahan hidup, skuadron Kotobuki di mana Kyile tergabung menyediakan jasa pengawalan melalui udara. Dipimpin komandan yang cantik tapi tegas, kelompok aneh ini sangat lihai di udara dengan pesawat-pesawat Hayabusa mereka.

Juga berjudul Kotobuki – The Wasteland Squadron, ini proyek anime orisinil yang dicetuskan bersama oleh sutradara Mizushima Tsutomu (Shirobako, Girls und Panzer) dan penulis naskah Yokote Michiko (Rurouni Kenshin, Shirobako). Karena nama orang-orang yang terlibat, terutama sesudah kesuksesan Girls und Panzer, ada pengharapan lumayan besar terhadap seri ini. Konsep semua karakternya menarik, dan desainnya yang dibuat Hidari (Phantom in the Twilight) benar-benar berkesan. Visualnya sejauh ini keren. Desain pesawat-pesawatnya didasarkan pada pesawat-pesawat antik di masa lalu. Mungkin akan menjadi salah satu seri baru paling menonjol di musim ini.

revisions (Shirogumi)

Doujima Daisuke dan kawan-kawannya terseret dalam fenomena misterius Shibuya Adrift yang membawa mereka semua, dan seluruh bagian tengah Shibuya, ke 300 tahun di masa depan. Mereka berjumpa dengan seorang gadis bernama Milo yang menugaskan mereka untuk melindungi Shibuya dari suatu musuh yang tak dikenal.

Ini seri sains fiksi orisinal berbasis CG, dan karena itu mungkin kurang cocok buat sebagian orang. Sutradara kawakan Taniguchi Goro (Code Geass, Planetes) akan menangani, dengan komposisi seri ditangani Fukami Makoto (Psycho-Pass) dan Hashimoto Taichi (produser untuk Speed Grapher, Rosario + Vampire). Proyek ini terasa seperti pertaruhan, karena studio animasi Shirogumi (Etotama, Nyanbo!) belum pernah menangani seri macam ini sebelumnya. Ada gelagat kalau mungkin ceritanya lebih bagus dari dugaan, tapi sejauh ini, seri ini terkesan kurang menonjol. Mungkin ada elemen mecha di dalamnya.

Kaguya-sama wa Kokurasetai: Tensai-tachi no Renai Zunousen (A-1 Pictures)

Ketua Dewan Siswa, Shirogane Miyuki, dan wakilnya, Shinomiya Kaguya, dikenal sebagai dua murid teladan dengan masa depan cemerlang. Keduanya saling jatuh cinta, tapi sama-sama enggan mengakui perasaan karena tak mau jadi yang ‘kalah’ dalam persaingan mereka. Maka dimulailah berbagai upaya saling menjebak untuk memaksa orang yang mereka sukai untuk lebih dulu menyatakan cinta.

Juga dikenal dengan judul Kaguya-sama: Love is War, ini diangkat dari manga komedi romantis karya Akasaka Aka di Young Jump (sebelumnya di Miracle Jump) yang sangat naik daun beberapa tahun ini. Seri ini menonjol karena menjadi salah satu seri komedi romantis langka yang punya kadar fanservice sangat minim. Hatekayama Mamoru (Shouwa Genroku Rakugo Shinjuu, Record of Grancrest War) akan menyutradarai. Pendatang baru Nakanishi Yasuhiro (Shiawase Restaurant) akan menangani naskah. Gelagatnya sejauh ini tak buruk. Perkembangan ceritanya konsisten dan bagus, karena itu cakupan animenya nanti menjadi tanda tanya.

Boogiepop wa Warawanai (Madhouse)

Ada legenda urban tentang dewa kematian yang membebaskan orang-orang dari penderitaan. Dewa kematian ini bernama Boogiepop, dan kisah-kisah tentang dirinya itu nyata. Saat serangkaian kasus siswi hilang terjadi di Akademi Shinyo, pihak-pihak berwenang berasumsi kalau ini hanya kasus kenakalan remaja biasa. Tapi, ada sesuatu yang lain di balik itu, dan Kirima Nagi ingin menyelidiki kebenarannya.

Diangkat dari seri light novel lawas karya Kadono Kouhei dan Ogata Kouji, seri Boogiepop mengombinasikan elemen-elemen drama, misteri, horor, sains fiksi, dan supernatural dalam latar belakang perkotaan yang penuh rumor. Tokoh-tokohnya banyak dan menarik. Waralaba ini pernah diangkat jadi anime sebelumnya (Boogiepop Phantom) dan anime baru kali ini bisa dibilang semacam reboot. Sutradara andal Natsume Shingo (ACCA, Space Dandy) akan menangani seri ini. Naskah akan ditangani oleh Suzuki Tomohiro (ACCA, Tiger & Bunny). Key visual pertamanya sempat tidak meyakinkan, tapi gelagatnya saat ini terbilang bagus. Juga berjudul Boogiepop & Others, mengacu kepada judul novel pertama seri ini. Mungkin akan menjadi salah satu seri baru paling menonjol.

Domestic na Kanojo (diomedea)

Natsuo yang bercita-cita menjadi novelis jatuh cinta pada Hina-sensei, guru muda di sekolahnya yang populer dan ceria. Putus asa dengan bagaimana cintanya takkan terwujud, Natsuo mengikuti ajakan goukon dan bertemu Rui, seorang siswi sekolah lain yang pendiam dan asosial, yang secara impulsif bersedia tidur dengannya. Tak lama kemudian, ayah Natsuo menikah lagi dengan seorang ibu tunggal. Dengan kaget, Natsuo mendapati bahwa dua saudara tirinya yang baru ternyata adalah Hina dan Rui.

Diangkat dari manga drama romansa agak dewasa (opera sabun?) Domestic Girlfriend karya Sasuga Kei yang diserialisasikan di Weekly Shounen Magazine, Ihata Shouta (Girlish Number) akan menyutradarai, sedangkan naskah akan ditangani oleh Takahashi Tatsuya (Toji no Miko, Eromanga Sensei). Manganya sejenis dengan seri-seri romansa lain di majalah tersebut (seperti Fuuka dan Good Ending) yang cenderung dipenuhi melodrama berkepanjangan. Karena faktor durasi, perkembangan cerita di adaptasi animenya ini mungkin bakal berbeda. Di sisi lain, aku pribadi berharap studio diomedea sukses dengan proyek ini karena situasi mereka. Mungkin karena didukung DMM dan Amazon Prime, dari segi teknis, kualitasnya kelihatan solid, melebihi produksi diomedea yang biasa.

Mengikuti kesuksesan penggalangan dana di Kickstarter, adaptasi anime baru dari VN drama aksi keluaran Frontwing, Grisaia: Phantom Trigger, kabarnya akan tayang. Seri baru ini berfokus pada SORD, agensi penerus CIRS, dan mengetengahkan pemuda rupawan Aoi Haruto dalam membina angkatan baru gadis-gadis ‘sulit’ di Akademi Mihama yang telah dibuka kembali sesudah insiden Heath Oslo. Produksinya ditangani Bibury Animation Studio yang merupakan studio baru milik sutradara Tensho (Kinmoza, trilogi anime Grisaia, Rewrite). Proyek anime ini akan didanai sepenuhnya oleh Frontwing tanpa sistem komite. Gelagatnya sejauh ini masih tanda tanya.

Akan ada anime Dororo baru, yang diangkat dari seri aksi supernatural lawas karya mangaka legendaris Ozamu Tezuka. Berlatar di sekitar tahun 1470 sesudah Perang Onin dan Bunmei di Tanjung Noto, seorang pemuda bernama Hyakkimaru melakukan perjalanan untuk memburu 48 monster yang terjelma dari potongan-potongan tubuhnya, demi menyatukan tubuhnya kembali. Sesudah memperoleh tubuh palsu, Hyakkimaru bertemu bocah pencuri bernama Dororo yang kemudian menjadi kawan seperjalanannya. Produksinya dilakukan lewat kerjasama MAPPA dan Tezuka Productions. Furuhashi Kazuhiro akan menyutradarai. Gelagatnya terbilang bagus.

Tatsunoko Productions musim ini memproduksi proyek anime orisinil baru Egao no Daika atau The Price of Smiles. Rinciannya belum jelas, tapi ceritanya berlatar di planet lain dengan pasukan militer berkekuatan mecha, dan menceritakan hubungan seorang putri bernama Yuki Soleil dan Stella Shining, prajurit andal yang menyembunyikan segala perasaan di balik senyumnya. Suzuki Toshimasa (Rinne no Lagrange, Fafner: Heaven and Earth) akan menyutradarai. Naskah ditangani oleh Inotsume Shinichi (Persona 5 the Animation). Kesannya agak membingungkan, tapi kelihatannya takkan jelek. Tatsunoko kayaknya berharap banyak pada proyek ini.

Setelah produksi penuh kendala, anime Mysteria Friends atau Manaria Friends akhirnya akan tayang juga. Berkisah tentang hubungan persahabatan Anne dan Grea dalam sekolah sihir Mysteria/Manaria yang tidak mengenal diskiriminasi ras, ini semula diangkat dari salah satu event di game ponsel Rage of Bahamut, tapi para karakternya belakangan lebih dikenal lewat game-game Cygames yang lain (Granblue Fantasy). Produksinya kali ini dilakukan oleh CygamesPictures yang berada di bawah Cygames sendiri. Belum ada info lebih lanjut tentang staffnya.

Membahas soal anime-anime pendek:

  • Papa Datte, Shitai yang merupakan produksi studio dewasa Magic Bus musim ini, yang secara tidak lazim bergenre Ceritanya tentang Asumi Kouya, mahasiswa tingkat akhir yang juga bekerja sebagai asisten rumah tangga untuk Naruse Keiichi, seorang orangtua tunggal, dan mulai menjalin hubungan dengannya.
  • Rainy Cocoa side G, yang merupakan versi cewek dari keseharian kafe Rainy Cocoa. Desain para karakternya imut.
  • Choujigen Kakumei Anime: Dimension High School yang akan menjadi kombinasi animasi dan live action. Produksinya dilakukan oleh POLYGON PICTURES.
  • Kemurikasa, anime pendek baru keluaran studio Yaoyoruzu, yang akan disutradarai TATSUKI, sutradara musim pertama Kemono Friends yang legendaris.
  • Produksi baru Rinshi!! Ekoda-chan yang diangkat dari manga komedi 4-kotak dewasa karya Takinami Yukari, berkisah tentang sisiw bernama Ekoda yang menjalin ‘hubungan terbuka’ dengan pacarnya dan gemar melakukan petualang menjelajahi bermacam aspek kehidupan malam. Adaptasi kali ini menarik karena sifatnya yang omnibus dan setiap episode akan ditangani sutradara kawakan yang berbeda.

Membahas soal seri TV sekuel, ada beberapa judul mencolok:

  • B-PROJECT: Zecchou Emotion (season 2), di mana jumlah unit idola cowok di bawah naungan B-PROJECT yang harus Tsubasa tangani di Gandala Music bertambah dari tiga menjadi empat.
  • Anime drama supernatural Morose Mononokean (season 2) akan lanjut.
  • Kemono Friends 2 (season 2) yang menarik banyak sekali kontroversi terkait sikap induk perusahaan terhadap sutradara anime season pertamanya. Ada gelagat kuat kalau ceritanya takkan berhubungan dengan musim sebelumnya.
  • Mob Psycho 100 II (season 2), tentang kelanjutan pengalaman hidup bocah datar dengan kekuatan supernatural dahsyat.
  • Kelanjutan yang sudah lama ditunggu dari seri kencan untuk menyelamatkan dunia, Date A Live III (season 3). Kali ini, J.C. Staff yang akan memproduksi.
  • Kelanjutan seri band perempuan BangG Dream! (season 2).
  • Kelanjutan seri judi psikotik penuh intrik dan penindasan Kakegurui (season 2).
  • Real Girl (season 2) tentang kelanjutan hubungan romansa seorang cowok otaku dan gadis sungguhan.

Dari segi film layar lebar, ada lebih banyak kejutan:

  • Love Live! Sunshine!! The School Idol Movie Over the Rainbow. Ceritanya kali ini sesuatu tentang para sempai yang hilang dalam kunjungan ke Itali.
  • Made in Abyss. Sifatnya kudengar adalah film kompilasi.
  • Film kedua Fate/stay night: Heaven’s Feel II. lost butterfly.
  • Trilogi film baru Psycho-Pass: Sinners of the System yang ceritanya baru sama sekali. Gelagatnya terbilang baik.
  • Anime sains fiksi romansa berbasis CG keluaran Craftar, Ashita sekai ga Owaru Toshitemo, yang berhubungan dengan proyek The Relative Worlds. Ceritanya tentang sepasang teman lama yang didatangi diri mereka dari dunia lain?
  • Saga of Tanya the Evil, yang akan melanjutkan cerita di seri TV-nya!
  • City Hunter, yang merupakan reboot modern untuk waralaba klasik ini, yang kelihatan sangat meyakinkan.
  • Code Geass: Lelouch of the Re;surrection, film baru yang sudah banyak ditunggu, yang akan menutup sekaligus membuka lembaran baru cerita trilogi film kompilasi Code Geass sebelumnya.
  • Danmachi: Arrow of the Orion movie, yang merupakan film layar lebar yang berdiri sendiri.
  • Royal Tutor
  • Trinity Seven (movie 2)
  • Laidbackers, tentang seorang mahasiswi yang mengambil alih suatu toko permen yang harusnya kosong, untuk kemudian mendapati ada orang-orang aneh yang terlahir dari dunia lain di sana.

Dari segi OVA:

  • Kelanjutan seri aksi fantasi populer Strike The Blood III. Aku perlu periksa cakupan ceritanya.
  • All Might: Rising the Animation yang mengetengahkan masa lalu karakter All Might dari seri My Hero Academia.

Kayak biasa, akan diedit kalau ada penambahan.

(Sumber dari ANN dan Wikipedia)

Rekomendasi Game Untuk Penggemar Genre Isekai

Beberapa hari lalu, ada pembaca yang mengajukan pertanyaan menarik. Dia tanya game apa saja (kalau bisa, RPG) yang memberikan nuansa yang sama dengan yang ada di cerita-cerita isekai. Di luar dugaan, aku perlu mikir agak lama sebelum menjawab.

Sesudah menjawab selintas, aku putuskan untuk sekalian saja membuat postingan yang membahas soal ini. Berikut aku jelasin dulu pertimbangan-pertimbangan yang aku ambil. Kemudian, baru di bawahnya aku kasih daftar game beserta alasannya.

Semua game di daftar ini adalah game-game yang pernah aku coba sendiri. Jadi, pasti ada banyak game di luar sana yang memenuhi kriteria, tapi enggak tercantum karena belum pernah aku coba.

Kebanyakan game juga adalah game lama. Jadi, kalau kalian enggak punya duit, kalian bisa mencobanya lewat program-program emulator yang sisi legalnya masuk ranah abu-abu. 

Kriteria-kriteria yang aku pilih (elemen-elemen yang lazim ditemukan dalam seri-seri genre isekai) antara lain:

  1. Adanya konflik klasik kebaikan melawan kejahatan. (Mis. ada Demon Lord/Maou/Penjahat Besar yang sejak awal harus dihadapi di dalamnya.)
  2. Memberikan fitur kustomisasi tinggi ke pemain. (Mis. adanya banyak pilihan ability, kemungkinan untuk membuat karakter kita OP sejak awal, dsb.)
  3. Menghadirkan dunia yang menarik untuk dijelajah. (Mis. karena tempat, situasi, atau penduduk setempat, dsb.)

Akan ditambahkan dan dilengkapi berkala.

Daftar Untuk Alasan 1 (Good vs Evil)

  • Seluruh game utama Dragon Quest (Alasan: semua judul memiliki tokoh antagonis yang kita telusur dan harus dikalahkan. Kombinasi dunia dan cerita yang seru, perasaan kuat menjadi pahlawan yang berkeliling dan berjuang untuk menyelamatkan dunia dari kejahatan. CATATAN: masing-masing memerlukan komitmen waktu yang lumayan.)
    • Dragon Quest (Paling pertama. Sangat simpel, dengan hanya satu karakter yang dimainkan, tapi dengan jalur quest yang agak ribet. Durasi pendek.)
    • Dragon Quest II (Sangat disarankan dimainkan sesudah DQ I karena ceritanya nyambung. Durasi sedang, tapi memiliki nuansa open world yang bisa agak menyulitkan. Kita memainkan tiga karakter.)
    • Dragon Quest III (Game legendaris. SANGAT disarankan dimainkan sesudah DQ I dan DQ II karena ceritanya nyambung.)
    • Dragon Quest IV (Simpel. Bisa langsung dimainkan. Cerita memuaskan dengan banyak karakter dan sudut pandang.)
    • Dragon Quest V (Game legendaris. Punya cerita sangat memuaskan.)
    • Dragon Quest VI (Memiliki penambahan fitur paling banyak, yang termasuk di dalamnya sistem Job. Kita bisa mengembangkan karakter-karakter kita dengan cara berbeda, dengan hasil mengejutkan.)
    • Dragon Quest VII (JRPG dengan durasi TERPANJANG sampai saat ini. Sekitar 120 jam dengan waktu bermain normal. TIDAK disarankan kecuali kalian sudah benar-benar jadi penggemar DQ.)
    • Dragon Quest VIII (Mulai modern. Termasuk bagus, tapi dengan feel agak beda dibandingkan yang lainnya.)
    • Dragon Quest IX (Game dengan feel beda lain karena menonjolkan multiplayer. Kurang memuaskan, tapi unik. Judul pertama yang tidak menggunakan random encounter.)
    • Dragon Quest X (Game online. Masih hanya di Jepang. Kabarnya memuaskan.)
    • Dragon Quest XI (Game modern berikutnya. Kabarnya sangat bagus. Memiliki kaitan cerita dengan tiga game pertama.)
  • Lufia and the Fortress of Doom (Alasan: konflik melawan para Sinistral yang dikisahkan sangat super. Simpel, SANGAT sederhana, tapi menampilkan ide-ide menarik.)
  • Grandia II (Alasan: perburuan potongan-potongan tubuh dewa jahat yang mengkorup manusia. Perkembangan karakter sangat berkesan. Banyak latar tempat unik.)
  • Breath of Fire (Alasan: melawan kekaisaran jahat yang menghancurkan negeri kita. Petualangan simpel dan generik, tapi tokoh utama kita bisa berubah menjadi naga!)
  • Breath of Fire II (Petualangan yang lebih gelap dari dugaan, tamat yang memukau untuk zamannya, DITAMBAH lagi tokoh utama yang bisa berubah menjadi naga.)
  • Final Fantasy (Alasan: melawan Four Fiends yang telah mengacaukan dunia di tempat-tempat berbeda. Simpel dan berdurasi pendek, tapi punya elemen penjelajahan berkesan.)
  • Final Fantasy II (Alasan: bergabung dalam pemberontakan untuk melawan Kekaisaran Palamecia yang jahat. Cerita penuh pengorbanan. Berdurasi pendek. Sistem pertempuran yang berbeda sendiri.)
  • Final Fantasy III (Alasan: perjuangan mengejar Zande, penyihir yang diduga telah menenggelamkan dunia. Mengenalkan sistem job yang unik. Memiliki pengenalan dunia yang menarik. Terbilang menantang.)
  • Final Fantasy IV (Alasan:hadirnya Golbez, sosok misterius yang telah merusak kehidupan para tokoh utama. Salah satu JRPG pertama ceritanya punya karakterisasi yang ‘jadi.’ Terbilang menantang.)
  • Shining Force (Alasan: konflik melawan sosok Darksol yang misterius, serta hubungan tersembunyi si antagonis dengan si tokoh utama. Pertemuan dengan banyak orang di berbagai latar. Game strategi dengan sistem permainan sederhana, tapi dirancang dengan apik.)
    • Shining Force: Resurrection of the Dark Dragon (Remake dengan tambahan karakter dan bab cerita baru.)
  • Shining Force II (Alasan: perjalanan lintas dunia untuk mencegah kebangkitan dewa jahat. Perkenalan dengan sosok-sosok berkuasa di tanah asing. Secara permainan, hampir identik dengan game pertama.)
  • Shining Force III (Alasan: TIGA tokoh utama dengan pasukan masing-masing mengejar kebenaran di balik perang dua negara yang ternyata didalangi pengikut dewa jahat. Menarik karena interaksi para karakter utama dengan orang-orang di sekeliling mereka.)
  • Wild Arms (Alasan: perjuangan melawan kaum Metal Demons yang kembali bangkit di tengah dunia di ambang kehancuran. Pemaparan dunia dan isinya SANGAT berkesan. Hubungan dinamis para tokoh utama dengan para antagonis juga benar-benar menarik.)
  • Phantasy Star IV (Alasan: perjalanan melintasi tiga planet futuristis untuk mengejar tokoh antagonis. Menarik lebih karena perkembangan situasi antar karakter dalam ceritanya.)

Daftar Untuk Alasan 2 (Kustomisasi)

  • Final Fantasy V (Alasan: Job system. Game pertama yang memungkinkan kemajuan yang diperoleh di satu job tertentu terbawa saat kita menggunakan job lain. Kita bisa menemukan kombinasi-kombinasi tertentu yang bisa mengalahkan boss dengan gampang. Karakterisasinya biasa saja, tapi petualangan panjangnya melewati tiga dunia sangat berkesan.)
  • Final Fantasy VII (Alasan: sistem Materia. Menawarkan pilihan ability yang SANGAT banyak dan unik dengan banyak kombinasi praktis, dikombinasikan dengan senjata yang kita gunakan. Dunia fantasi modern yang memukau dan mendorong kita menjelajah. Game LEGENDARIS. Game yang patut disebut karena ketiga kriteria sekaligus. Sangat keren dengan karakter dan cerita berkesan.) 
  • Final Fantasy VIII (Alasan: sistem Junction. Menghubungkan kuantitas sihir yang telah kita peroleh dengan salah satu parameter karakter dan meningkatkan angkanya. Sekilas rumit, tapi memungkinkan karakter-karakter yang SANGAT kuat di awal cerita, apalagi bila dikombinasikan dengan mini game permainan kartu. Sistem diimbangi dengan musuh-musuh yang level up bersama kita. Memiliki cerita dan karakterisasi yang sangat tidak lazim.)
  • Star Ocean (Alasan: sistem Skill Point yang memungkinkan kreasi Item. Kurang direkomendasikan karena kurang seimbang di segi permainan serta cerita, tapi patut dicoba karena latar sains fiksinya. Memiliki konsep karakter dan dunia yang agak aneh.)
  • Star Ocean 2 (Alasan: sistem Skill Point yang memungkinkan kreasi Item, yang sudah lebih matang dibandingkan pendahulunya. Sistem ini lebih rumit dari dugaan, dan memungkinkan karakter kita melakukan sejumlah ‘trik dagang’ untuk memperoleh peralatan-peralatan kuat di manapun kita berada. Memiliki banyak cerita selingan yang tak terduga.)
  • Valkyrie Profile (Alasan: sistem Skill Point yang memberikan berbagai kemampuan aktif dan pasif baru dalam pertempuran. Memukau karena sistem pertempuran yang berbasis kombinasi serangan. Memiliki rancangan dunia/cerita yang muram, tapi sangat indah. Melibatkan perseteruan dewa-dewa.)
  • Wild Arms 2nd Ignition (Alasan: setiap karakter utama mengembangkan kemampuan dengan cara berbeda. Di samping itu, memiliki sistem Skill Point fleksibel untuk kemampuan-kemampuan pasif. Memiliki fitur pengenalan boss yang dramatis.)
  • Final Fantasy Tactics (Alasan: Job System yang serupa dengan FF V, tapi jauh lebih ekspansif dalam genre strategi. Memiliki latar dunia pertengahan yang menarik serta cerita jalinan cerita yang brilian. Sistem perkembangan karakter yang menantang, tapi sangat memuaskan.)
    • Final Fantasy Tactics: War of the Lions (Remake dengan perbaikan naskah, penambahan karakter, serta penambahan bagian cerita baru.)
  • Final Fantasy Tactics Advance (Alasan: Job System dengan sistem pembelajaran ability yang berbasis equipment. Kurang memuaskan bila dibandingkan FFT, tapi punya latar dunia fantasi yang menarik.)
  • Vagrant Story (Alasan: sistem crafting senjata. Asalkan bersabar dan mau memahami sistemnya, bisa menciptakan senjata-senjata yang mematikan untuk setiap jenis musuh. Cerita bernuansa Abad Pertengahan dengan cerita muram dan sistem pertempuran dramatis.)
  • Path of Exile (Implementasi Skill Tree yang SANGAT luas., mengasyikkan bagi yang suka menjelajahi kemampuan baru.)

Daftar Untuk Alasan 3 (Dunia)

  • Chrono Trigger (Adanya fitur perjalanan waktu. Perkembangan dunia dari zaman prasejarah sampai kiamat di masa depan sangat berkesan. Game legendaris.)
  • SaGa Frontier 2 (Fitur penjelajahan kejadian-kejadian berbeda dalam sejarah. Kita meninjau karater-karakter di berbagai titik geografis berbeda pada rentang masa berbeda pula. Dunia bernuansa Abad Pertengahan dan sihir yang yang mengalami titik balik karena penemuan cara pengolahan baja. Grafis SANGAT indah yang bagai digambar tangan. Sistem pertempuran tidak biasa. Cerita agak sedih.)
  • Lunar: The Silver Star Story Complete (Alasan: perjalanan untuk menjadi kaya berujung menjadi perjalanan mencari naga-naga kuno untuk menjadi Dragon Master baru! Memiliki karakter-karakter utama berkesan dan interaksi dengan dunia yang bagus. Memiliki banyak latar tempat yang indah dan imajinatif. Desain pakaian para karakter keren. Cerita romantis yang menyentuh.)
  • Lunar 2: Eternal Blue Complete (Alasan: serupa dengan game pertama, tapi tidak persis sama karena berlatar 1000 tahun sesudahnya. Sekilas kurang memuaskan dibandingkan pendahulunya, tapi…)
  • Grandia (Alasan: semangat petualangan dan penjelajahan dunia baru yang ditonjolkan dalam cerita. Memiliki karakter-karakter utama yang terbilang berkesan.)
  • Breath of Fire III (Alasan: dari hutan kecil sampai menyebrangi lautan untuk mengunjungi sisa-sisa peradaban yang sudah hancur. JRPG langka yang motivasi para karakternya sepenuhnya dilandasi kepentingan pribadi. Memiliki sistem perubahan wujud menjadi naga yang benar-benar keren.)
  • Breath of Fire IV (Alasan: latar dunia oriental eksotis yang terpisahkan oleh lautan lumpur. Memiliki keunikan di jalan cerita yang juga tidak biasa. Memiliki kelemahan di perkembangan karakter kurang seimbang. Memiliki sistem pertempuran berbasis kombinasi serangan yang apik.)
  • Tales of Phantasia (Cerita menjelajahi masa kini, lalu ke masa lalu, lalu ke masa depan, untuk mengejar tokoh antagonis Daos. Dunia penuh warna dengan banyak pengaruh mitologi Norse.)
  • Tales of Destiny (Petualangan lintas dunia yang berkaitan dengan peninggalan pedang-pedang pusaka yang bisa berbicara. Dunia terasa sangat ‘jadi.’ Banyak karakter NPC yang berkepribadian.)
  • Tales of Eternia (Latarnya dua dunia terasing yang terancam saling bertabrakan. Setting tak sememuaskan pendahulunya, tapi memiliki banyak elemen penjelajahan kapal dan ide-ide lain yang menonjol.)
  • Phantasy Star (Latar tiga planet yang benar-benar unik. Sangat modern untuk zamannya.)
  • Arc the Lad III (Alasan: Hunter’s Guild. Kita bisa menerima berbagai pekerjaan serius atau konyol di guild dan meningkatkan status kita. Interaksi yang kita jalani di tiap kota terbilang berkesan.)
  • Legend of Heroes: Trails in the Sky (Alasan: sistem Guild juga. Memiliki rancangan dunia yang terkesan generik, tapi sebenarnya sangat apik. Memiliki awal cerita agak lambat, tapi dengan perkembangan menghanyutkan. SEMUA karakter NPC berkepribadian!)
  • Final Fantasy XII (Punya dunia yang terasa luas dengan banyak pemandangan indah dan variatif, dengan banyak misi perburuan monster. Punya latar cerita yang sebenarnya bagus, tapi kurang tersampaikan secara baik.)
  • Legend of Mana (Penggambaran dunia ajaib yang sangat variatif bagaikan digambar tangan. Sayang pertempuran agak terlalu mudah.)
  • Seluruh game utama Suikoden (Alasan: banyaknya negara di latar cerita, banyaknya tokoh dan kepentingan dari berbagai ras dan latar belakang.)
    • Suikoden (Simpel, mudah dituntaskan, sekaligus memuaskan.)
    • Suikoden II (Berlatar sesudah yang pertama, tapi tak terlalu berhubungan. Dapat dimainkan sebelumnya. Penambahan signfikan terhadap fitur permainan, meski masih punya banyak kekurangan. Untuk memperoleh tamat sempurna, disarankan membuka guide.)

Anime Baru Musim Gugur 2018

Halo, halo. Kayak biasa, maaf lama enggak nulis. Kalau kata teman, aku lagi banyak tekanan. Jadi mungkin karena itu aku belakangan susah konsentrasi.

Kayak biasa, ada musim anime baru di depan mata. Perlu diperhatikan bahwa musim fall kali ini mengandung banyak sekali judul baru yang sudah lama ditunggu. Jadi kemungkinan ada seri bagus yang enggak ketangkap radar semakin bertambah.

Kayak biasa, daftar ini enggak bisa diandalkan. Akan ditambahkan kalau ada kabar-kabar lagi.

Informasi penayangan legal untuk musim ini bisa dilihat di sini. (Thanks Git.)

Anima Yell! (Doga Kobo)

Hatoya Kohane senang membantu orang. Sesudah masuk SMA Kaminoki, dia terkesima dengan dunia cheerleading, dan bergabung dengan Klub Pemandu Sorak, bersama Uki, teman masa kecil yang banyak menjaganya, dan Hizume, yang telah berpengalaman dalam cheerleading di balik pembawaannya yang serius.

Diangkat dari seri manga 4-kotak tentang pemandu sorak karya Unohana Tsukasa, ini tipikal seri keseharian imut yang diserialisasi di majalah Manga Time Kirara Carat. Sato Masako (Golden Time, Haikyu!!) akan memulai debut sutradaranya di seri ini. Shimo Fumihiko (Amagi Brilliant Park, Clannad) yang akan menangani naskah. Ini jenis seri ringan yang biasa ditangani Doga Kobo, jadi kualitasnya diperkirakan solid.

As Miss Beelzebub Likes (LIDEN FILMS)

Muilin akhirnya memperoleh pekerjaan impian di bawah naungan raja iblis. Tapi, bekerja untuk raja iblis ternyata tidak seperti bayangannya. Untungnya, hadir Beelzebub, iblis perempuan yang dedikasinya terhadap pekerjaan hanya disaingi oleh kecintaannya terhadap barang-barang fluffy.

Juga berjudul Beelzebub-jou no Ikinimesu Mama, ini seri komedi supernatural bertema demon yang diangkat dari manga karya matoba yang diserialisasikan di Monthly Shonen Gangan. Kazuto Minato (Akashic Records of Bastard Magical Instructor) akan menangani, jadi diperkirakan hasilnya apik. Naskahnya akan ditangani Tomito Yoriko (Blood Blockade Battlefron & Beyond). Kesan awalnya rapi dan lembut.

Bloom Into You (TROYCA)

Yuu suka komik-komik shoujo. Ia berdebar membayangkan bila suatu hari menerima pernyataan cinta. Tapi, saat benar-benar disukai seorang teman SMP, perasaan Yuu anehnya hampa. Beranjak SMA, Yuu menyaksikan Nanami, ketua dewan siswa, dengan dewasa dan sopan menolak pernyataan cinta seorang siswa. Untuk menjawab kekecewaan dan rasa bingungnya, Yuu mendekati Nanami. Tapi, secara tak disangka, Nanami justru menjadi orang berikutnya yang menyatakan cinta terhadap Yuu.

Diangkat dari manga Yagate Kimi ni Naru karya Nakatani Nio, ini seri romansa yuri yang belakangan ini menarik perhatian. Katou Makoto (Beautiful Bones) akan menyutradarai. Hanada Jukki (Love Live!, Sound! Euphonium) yang akan menangani naskah. Bagaimana TROYCA yang akan menganimasikannya turut menjadi kejutan. Gelagatnya benar-benar rapi dan visualnya terlihat indah. Ini seri yang patut diperhatikan para penggemar yuri.

Boarding School Juliet (LIDEN FILMS)

Akademi Dahlia adalah sekolah berasrama bagi para siswa dari dua negara yang tengah berseteru. Romio Inuzuka, ketua asrama timur Touwa, diam-diam dilanda cinta yang ia tahu takkan terkabul. Gadis yang dicintainya tak lain adalah Juliet Percia, ketua asrama barat yang merupakan musuh besar asramanya.

Juga dikenal dengan judul Kishuku Gakkou no Juliet, ini diangkat dari manga komedi romantis karya Kaneda Yousuke. Sejak awal aku sudah punya perasaan kalau manga ini pasti bakal diangkat jadi anime. Konsepnya setahuku termasuk kuat. Perkembangan ceritanya menarik dengan karakter pendukung yang banyak. Takuno Seiki (Koi to Uso, Poco’s Udon World) yang akan menyutradarai. Naskah akan ditangani Yoshioka Takao (WATAMOTE, Working!!2). Gelagat kualitas produksinya lumayan kuat dengan desain karakter menarik dan latar cerita yang indah.

Conception (GONZO)

Pada hari kelulusannya di SMA, Yuuge Itsuki mendapati bahwa Mahiru, sepupu dan teman masa kecilnya, ternyata hamil. Kehamilan Mahiru yang sama sekali tak biasa segera diikuti dengan didatangkannya Itsuki dan Mahiru ke dunia ajaib Granvania. Di sana, dibeberkan kalau Granvania yang tengah terancam monster hanya bisa diselamatkan oleh para Star Children. Para Star Children ternyata adalah “anak-anak” Itsuki bersama 12 orang Star Maiden yang mana Mahiru merupakan salah satunya.

Diangkat dari game RPG aksi eksentrik keluaran Spike Chunsoft, Motonaga Keitaro (Jormungand, Date A Live) yang akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani oleh Kakihara Yuuko. Musik ditangani Kouda Masato (Konosuba, Knight’s & Magic). Kelihatannya ini akan jadi seri aksi fantasi dengan bumbu komedi romantis. Gelagatnya sejauh ini enggak bakal sampai sangat bagus, tapi sebatas menarik dan bisa dinikmati. (Apalagi dengan jumlah heroine sebanyak 12, dengan Star Children berjumlah sama.) Adaptasi ini sempat mengherankan karena game aslinya keluar di konsol PSP pada tahun 2012, tapi belakangan ternyata diumumkan akan keluar versi remastered-nya.

Dakaretai Otoko 1-i ni Odosarete Imasu. (CloverWorks)

Gelar idola tertampan telah Saijou Takuto pegang selama lima tahun. Tapi gelar itu akhirnya lepas setelah direbut oleh aktor pendatang baru Azumaya. Senyuman Azumaya pun memikat penggemar Takuto. Tenggelam dalam alkohol, keterpurukan Takuto akhirnya disaksikan orang terakhir yang ingin ia temui, yang kemudian menggunakan situasi Takuto untuk memerasnya.

Diangkat dari manga yaoi karya Sakurabi Hashigo, sayangnya enggak banyak yang bisa aku katakan tentang seri ini. Tatsuwa Naoyuki (Nisekoi) yang akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani Narita Yoshifumi (Saint Seiya Omega). Buat kalian yang merasa asing dengan studionya, itu adalah cabang studio A-1 Pictures di Kouenji yang sebelumnya berkolaborasi bersama Trigger menangani Darling in the Franxx. Mereka berganti nama pada musim lalu dan menjadi studio independen. Mungkin bakal bagus?

Double Decker! Doug & Kirill (Sunrise)

Di negara kota Lisvalletta, kedamaian berlangsung di siang hari, tapi kejahatan dan obat-obat terlarang tersebar saat malam. Narkoba berbahaya “Anthem” telah berakar dan unit investigasi kejahatan khusus SEVEN-O ditugaskan untuk menghadapinya. Para anggota kesatuan ini bergerak berpasangan lewat apa yang disebut “Double Decker System.” Doug Billingham, penyelidik berpengalaman, dipasangkan dengan Kirill Vrubel, yang misterius.

Seri orisinil ini disebut-sebut merupakan “satu bagian” dari proyek animasi Tiger & Bunny yang baru. (Belum ada kabar tentang bagian-bagian yang lain.) Nuansa drama dan aksi bisa diharapkan darinya. Furuta Joji (Uta no Prince-sama Legend Star) yang pernah terlibat sebagai sutradara episode Tiger & Bunny, akan maju sebagai sutradara untuk seri ini. Suzuki Tomohiro (One-Punch Man, ACCA) akan kembali menangani naskah. Musiknya akan ditangani oleh Hayashi Yuki (Death Parade, Haikyu!!). Seri ini susah ditebak arah perkembangannya, tapi gelagat sejauh ini terbilang bagus.

Goblin Slayer (WHITE FOX)

Goblin adalah jenis monster rendahan yang dipandang lemah, tapi sebenarnya sangat berbahaya bila dibiarkan begitu saja. Seorang gadis pendeta muda merasakan sendiri bahaya mereka. Untungnya, ia diselamatkan Goblin Slayer, lelaki misterius yang secara obsesif telah mendedikasikan hidupnya untuk membasmi para goblin sampai punah.

Seri aksi fantasi gelap ini diangkat dari seri novel karya Kagyu Kumo dan termasuk diperuntukkan dewasa. Ozaki Takaharu (Girl’s Last Tour) akan menyutradarai. Kurata Hideyuki (Read or Die, Made in Abyss) akan menangani naskah dengan dibantu Kuroda Yousuke (Jormungand, Boku no Hero Academia). Umehara Yuichiro yang belakangan sempat sakit kelihatannya akan tetap berperan sebagai karakter utama. Ini termasuk seri yang benar-benar diperhatikan karena kualitas cerita novelnya. Pengharapan terhadap kualitasnya terbilang besar (untuk mengulang kesuksesan studionya dengan Re: Zero), dan gelagatnya sejauh ini sangat bagus.

Hinomaru Zumō (GONZO)

Hinomaru Ushio adalah murid baru berbadan kecil yang terlihat lemah di klub sumo SMA Oodachi. Tapi, meski tak cocok dengan kesan sumo sama sekali, Ushio punya keterampilan sumo yang mengejutkan semua orang. Bersama tim kecilnya, ia berupaya menggapai peringkat tertinggi, Hinoshita Kaisan.

Diangkat dari seri manga karya Kawada, setahuku ini termasuk seri olahraga yang beneran berdarah panas. Kounosuke Uda (DAYS, One Piece) akan menjadi kepala sutradara dengan Yamamoto Yasutaka (Hero Bank, Jitsu wa Watashi Wa…) tampil sebagai sutradara. Studio GONZO kelihatannya sedang bangkit musim ini. Sejauh ini kesannya apik.

Ingress (Craftar)

Lembaga penelitian CERN menemukan zat baru XM yang dapat mempengaruhi kejiwaan manusia. Penyelidik swasta Midorikawa Makoto, yang memiliki kekuatan psikometri, terseret masalah saat menyelidiki barang-barang peninggalan Sarah Coppola, peneliti XM yang terjatuh ke dalam koma. Bersama pengawal bernama Jack, Makoto kemudian terseret petualangan lintas dunia demi menguak konspirasi misterius XM yang melibatkan Sarah dan Grup Hulong.

Diangkat dari game augmented reality yang dikembangkan Niantic (perusahaan pengembang Pokemon GO), anime ini akan disertai “real time story” dalam gamenya yang akan berjalan seiring dengan penayangan animenya. Sakuragi Yuuhei (Relative Worlds) yang akan menyutradarai dengan dibantu Irikawa Yoshinari. Duo penulis yang menangani cerita Final Fantasy Type-0, Tsukishima Souki dan Tsukishima Tora, akan bekerjasama menangani naskah. Musiknya ditangani oleh Kawai Hidehiro (Phantom of the Kill). Visualnya kelihatannya akan agak berat di CG, tapi kesannya sejauh ini rapi. Kelihatannya ini bisa jadi seri sains fiksi yang seru.

Iroduku Sekai no Ashita kara. (P.A. Works)

Hitomi, gadis berusia 17 tahun yang tinggal di Nagasaki, dikirim oleh Kohaku, neneknya yang merupakan seorang penyihir hebat, kembali ke masa lampau. Di tahun 2018, Hitomi yang telah kehilangan sensasinya terhadap warna dan emosi menjadi dekat dengan Kohaku di waktu muda serta teman-teman barunya dalam berbagai aktivitas klub.

Ceritanya berlatar di dunia modern di mana sedikit sihir masih tersisa dalam keseharian. Shinohara Toshiya (Nagi no Asukara) akan menyutradarai. Kakihara Yuuko (Cells at Work!) yang akan menangani naskah. Belum jelas arah perkembangannya. Mungkin seri ini agak susah dimasuki. Tapi, ini kelihatannya bisa jadi tipikal seri drama produksi P.A. Works yang solid yang dipenuhi visual latar indah.

Karakuri Circus (Studio VOLN)

Saiga Masaru adalah murid kelas lima SD yang bercita-cita ingin jadi dalang boneka. Sesudah wafatnya Saiga Sadayoshi, ayah Masaru sekaligus pemimpin perusahaan raksasa Saiga, Masaru mewarisi kekayaan senilai 18 miliar yen. Semenjak itu, nyawa sekaligus kekayaan Masaru terancam. Tapi, muncullah dua orang asing sebagai pelindung Masaru: Katou Narumi, ahli kung fu yang mengidap penyakit Sindrom Zonapha yang misterius; dan Shirogane, wanita berambut perak yang mengendalikan boneka Arurukan.

Juga berjudul Le Cirque de Karakuri, ini diangkat dari seri manga aksi lawas karya Fujita Kazuhiro (Ushio & Tora) yang sebelumnya diserialisasikan di Weekly Shonen Sunday. Sutradara veteran Nishimura Satoshi (Ushio & Tora, Trigun) yang akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani oleh Inoue Toshiki (Ushio & Tora, Death Note) dengan keterlibatan dari Fujita-sensei sendiri. Musiknya akan ditangani Hayashi Yuuki (Haikyuu!!). Seperti Ushio & Tora, kesannya jadul. Tapi, gelagatnya sendiri sejauh ini solid. Kalau kalian sempat suka Ushio & Tora yang tayang beberapa tahun silam, seri ini direkomendasikan.

Ms. vampire who lives in my neighborhood (Studio Gokumi, AXsiZ)

Akibat suatu kejadian aneh, Amano Akari diselamatkan oleh seorang gadis vampir bernama Sophie Twilight. Sedikit banyak, Akari mulai tertarik terhadap tetangganya yang tidak biasa tersebut.

Juga berjudul Tonari no Kyuuketsuki-san, ini diangkat dari seri manga komedi karya Amatou. Akitaya Noriaki (Bakuman, Active Raid) yang akan menyutradarai dengan dibantu Fukushima Toshiki. Takahashi Tatsuya (Beatless, Toji no Miko) yang akan menangani komposisi seri. Musiknya akan ditangani Fujisawa Yoshiaki (Love Live, Houseki no Kuni). Kelihatannya ini akan jadi seri ringan yang sederhana dan manis.

Ore ga Suki nano wa Imōto dakedo Imōto ja nai (Magia Doraglier)

Pada suatu hari, Nagami Suzuka, siswi SMP kelas tiga yang cantik, memiliki nilai bagus, sekaligus ketua Dewan Siswa, diam-diam menulis novel tentang seorang adik perempuan yang manja terhadap kakak lelakinya. Di luar dugaan, novelnya itu memenangkan penghargaan light novel. Yuu, kakak lelaki Suzuka, akhirnya terpaksa tampil sebagai pengarang demi menjaga imej sempurna adik perempuannya.

Ini “komedi romantis tentang hubungan persaudaraan yang canggung” yang juga akan mengangkat seluk-beluk seputar industri penerbitan Jepang. (Mungkin mirip Ero Manga Sensei.) Diangkat dari seri light novel karya Ebisu Seiji, Furukawa Haruyuki (Hajimete no Gal, HxH Magias Academy) akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani oleh Momose Yuiichirou (Hajimete no Gal). Studio yang memproduksinya masih baru, jadi hasilnya masih susah ditebak. Mungkin seri ini akan agak padat di fanservice. (Juga berjudul My Sister, My Writer.)

Radiant (Lerche)

Bertahun-tahun silam, Seth terinfeksi kontaminasi Nemesis, makhluk-makhluk berbahaya yang terjatuh dari langit. Karenanya, ia bercita-cita menjadi penyihir yang bisa memburu dan melawan Nemesis. Demi menemukan Radiant, negeri mistis di langit yang disebut-sebut merupakan tempat Nemesis berasal, Seth bergabung dengan sekelompok penyihir untuk mencari negeri tersebut, di bawah pengawasan Inquisition yang selalu waspada.

Diangkat dari komik Perancis karya Tony Valente, ini seri aksi petualangan yang akan tayang di saluran NHK. Sutradara handal Kishi Seiji (Angel Beats!, Persona 4 The Animation) akan menyutradarai dengan dibantu Fukuoka Daisei (Dangranropa 3: Future Arc). Naskahnya ditangani Uezu Makoto (Kuzu no Honkai, Yuuki Yuna). Musiknya akan ditangani Kouda Masato (KonoSuba). Ini mungkin bakal jadi kasus aneh. Ulasan-ulasan yang aku baca bilang komiknya lumayan generik. Siapa tahu perkembangannya menarik.

Release the Spyce (Lay-duce)

Momo adalah siswi SMA penyendiri yang tinggal di kota Sorasaki. Di sisi lain, Momo sebenarnya juga agen rahasia yang bekerja untuk agensi intelejen swasta Tsukikage. Di bawah bimbingan Yuki, gadis muda yang menjadi seniornya, beserta teman-teman mereka, mereka menjaga kedamaian kota dari pihak-pihak yang bermaksud jahat.

Tercetus dari kolaborasi antara Namori (mangaka Yuruyuri) dan Takahiro (Akame ga Kill!, Yuki Yuna) di bawah nama SORASAKI.F, ini seri orisinil bertema aksi spionase (dan mungkin shoujo ai) yang mungkin sejenis dengan Princess Principal. Desain karakternya terbilang menarik dan konsepnya kelihatan kuat. Sato Akira akan memulai debutnya sebagai sutradara di seri ini. Naskahnya akan ditangani bersama oleh Namori dan Takahiro. Mengingat bagaimana pertumbuhan studio Lay-duce banyak menemui kendala, aku termasuk yang berharap hasilnya bagus.

Run with the Wind (Production I.G.)

Hakone-Ekiden merupakan salah satu turnamen marathon relay terbesar di Jepang. Para pesertanya yang rata-rata mahasiswa melakukan perjalanan bolak-balik antara Tokyo dan Hakone, menempuh total jarak sekitar 217,9 km. Kurahara Kakeru dan Kiyose Haiji adalah dua sahabat yang sama-sama tersingkir dari olahraga yang mereka sukai. Bersama-sama, keduanya lalu mencoba membentuk tim untuk bisa turut serta dalam ajang bergengsi ini.

Seri ini diangkat dari novel Kaze ga Tsuyoku Fuiteiru karya Miura Shion, pengarang novel Fune wo Amu. Meski bertema olahraga, kelihatannya ini bakal jadi seri yang lebih menjanjikan bagi penggemar drama. Nomura Kazuya (Joker Game, Robotics;Notes) yang akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani oleh Kiyasu Kohei. Musiknya akan ditangani oleh Hayashi Yuki (DIVE!!). Ini kelihatannya bakal jadi seri drama yang kuat.

Seishun Buta Yarō wa Bunny Girl-senpai no Yume wo Minai (CloverWorks)

Rumor tentang fenomena misterius “Sindrom Pubertas” belakangan menyebar. Azusagawa Sakuta, tiba-tiba sering melihat seorang bunny girl yang sosoknya tak terlihat orang lain. Bunny girl tersebut dikenalinya sebagai Sakurajima Mai, kakak kelasnya di sekolah, yang juga seorang aktris ternama yang sedang hiatus dari dunia hiburan. Sakuta mulai bertindak untuk memecahkan misteri fenomena aneh ini, yang ternyata berhubungan dengan perasaan-perasaan yang tersembunyi.

Ini seri komedi romantis berbumbu psikologis yang diangkat dari seri light novel karya Kamoshida Hajime (Sakurasou no Pet na Kanojo) yang diilustrasikan Mizoguchi Keeji. Ini tipe seri di mana si tokoh utama nantinya bertemu berbagai heroine dan membantu permasalahan mereka. Masui Souichi (Sakura Quest, Hitsugi no Chaika) akan menyutradarai. Naskah akan ditangani oleh Yokotani Masahiro (Free!, Re:Zero). Meski mungkin kurang menonjol, seri ini mungkin akan lebih bagus dari dugaan. (Juga berjudul Rascal Does Not Dream of Bunny Girl Senpai.)

Sora to Umi no Aida (TMS Entertainment)

Di masa depan kota Onomichi, Hiroshima, ikan-ikan telah menghilang dari lautan. Kementerian Perikanan membangun tangki-tangki ikan universal percobaan untuk membudidayakan ikan di luar angkasa. Serikat Perikanan Onomichi Universe kemudian didirikan untuk mendidik para nelayan angkasa luar. Lowongan untuk nelayan wanita terbuka lebar demi memenuhi undang-undang kesetaraan kerja lelaki dan perempuan. Enam orang perempuan muda kemudian terpilih untuk menjalani pelatihan menjadi nelayan-nelayan luar angkasa.

Ini diangkat dari properti intelektual keluaran ForwardWorks yang berawal dari game ponsel dan dicetuskan oleh Ouji Hiroi (waralaba Sakura Taisen). Ini seri sains fiksi orisinil dengan konsep luar biasa menarik. Visual pemandangan dan mekanikalnya sama-sama keren. Nigorikawa Atsushi (Love Tyrant) yang akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani veteran Yamada Takashi (Ashita no Nadja, Danchi Tomoo). Lagi-lagi, ini kelihatannya akan jadi seri berkesan yang mungkin kurang menonjol.

SSSS.Gridman (Studio Trigger)

Hibiki Yuta terbangun dalam keadaan amnesia sekaligus dengan kemampuan untuk melihat hal-hal yang tak bisa dilihat orang lain. Melalui layar komputer milik temannya, Takarada Rikka, sosok Gridman kemudian mengingatkan untuk “mengingat panggilan” yang sama sekali tak Yuta pahami. Baru sesudah seekor monster di layar komputer menyerang, Yuta terjatuh ke dunia komputer dan berubah wujud menjadi Gridman.

Diangkat dari karakter tokusatsu klasik milik Tsuburaya Pro (Ultraman), ini seri sains fiksi bermotif komputer yang melibatkan pahlawan dan monster-monster raksasa. Konsepnya mungkin gaje, tapi perkembangannya terlihat bakal seru. Amemiya Akira (Inferno Cop, Ninja Slayer) akan menyutradarai. Naskah akan ditangani oleh Hasegawa Keiichi (Rage of Bahamut Genesis). Musiknya, secara mengejutkan, akan ditangani Sagisu Shiro (Shin Godzilla, Evangelion). Buat yang penasaran, SSSS. di judulnya agaknya referensi ke Superhuman Samurai Syber Squad, nama seri TV Barat yang mengadaptasi seri TV Gridman yang asli.

That Time I Got Reincarnated as a Slime (8-bit)

Mikami Satoru, pekerja lajang berusia 37 tahun, meninggal dunia dalam suatu aksi perampokan. Dirinya kemudian terlahir kembali di sebuah dunia lain sebagai semacam monster slime. Dinamai Rimuru Tempest oleh naga yang menjadi teman pertamanya, Rimuru kemudian membantu pembentukan komunitas monster dan secara tanpa sadar mengubah dunia.

Berawal dari novel Tensei Shittara Slime Datta Ken karya Fuse yang diilustrasikan Mitz Vah, ini termasuk salah satu seri isekai yang lumayan populer. Sutradaranya adalah Kikuchi Yasuhito (Infinite Stratos, Macross Frontier) dengan dibantu Nakayama Atsushi (Absolute Duo). Naskahnya akan ditangani Fudeyasu Kazuyuki (Girl’s Last Tour, Milky Holmes). Musiknya ditangani Elements Garden. Seri ini mungkin bakal punya cakupan cerita terbatas, tapi kelihatannya tetap seru.

The Girl in Twilight (Dandelion Animation Studio, Juumonji)

Di suatu kota kecil, sekelompok siswi SMA yang dipimpin Tsuchimiya Asuka yang tergabung dalam Komunitas Peneliti Radio Kristal mencoba melakukan suatu ritual. Ritual tersebut awalnya hanya legenda urban. Tapi, saat sejumlah kejadian misterius saling bersilangan, segalanya menjadi lebih dari yang mereka kira.

Juga berjudul Akanesasu Shoujo, ini proyek orisinil baru cetusan Animax yang konsepnya dicetuskan penulis skenario misteri sains fiksi ternama Uchikoshi Koutarou (Ever17, Zero Escape, Punch Line). Selain anime, juga akan ada versi game browser untuk PC dan ponsel. Tamamura Jin (Imouto Sae Ireba Ii) yang akan menyutradarai bersama Abe Yuuichi. Naskahnya ditangani oleh Yasukawa Shogo dengan diantu Yamamoto Hiroshi. Perkembangan seri ini masih susah ditebak, tapi hasilnya kayaknya enggak akan jelek. (Mungkin membahas seputar dunia paralel.) Perlu diperhatikan kalau desain karakter orisinilnya ditangani oleh mangaka lawas Katsura Masakazu (Video Girl Ai, I”s, Zetman), yang tampilan karakternya benar-benar menarik.

Tsurune: Kazemai Kōkō Kyūdō-bu (Kyoto Animation)

Narumiya Minato baru masuk SMA Kazemai. Mr Tommy dengan segera melihat bakat Minato untuk olahraga panahan kyudo dan segera mengundang Minato dan teman-teman masa kecilnya untuk masuk klub. Namun, sesudah panah Minato gagal mencapai sasaran, barulah terungkap kondisi serius yang selama ini menjangkitinya.

Ditayangkan di NHK, seri ini diangkat dari novel bertema olahraga panahan karya Ayano Kotoko. Yamamura Takuya akan memulai debutnya sebagai sutradara dengan seri ini. Yokote Michiko (Shirobako) akan menangani naskah. Musik akan dikomposisi oleh Fuuki Harumi (Piano no Mori). Ini kelihatannya akan jadi seri dengan jalinan cerita sederhana yang dibuat dengan benar-benar rapi. (Novelnya memenangkan Penghargaan Khusus Juri kategori novel untuk KyoAni Awards 2016.)

Uchi no Maid ga Uzasugiru! (Doga Kobo)

Misha adalah gadis kecil yang kehilangan ibunya di usia muda. Untuk mengurusnya, ayah Misha kemudian mempekerjakan seorang gadis pelayan bernama Tsubame, yang bukan hanya mantan perwira Self-Defense Force, tapi juga seorang lolicon!

Seri tentang maid menyebalkan ini diangkat dari manga komedi karya Nakamura Kanko. Sutradara Ohta Masahiko dan penulis naskah Aoshima Takashi (Himouto! Umaru-chan, Gabriel DropOut, Mitsudomoe) akan kembali bekerja sama untuk seri ini. Ini kayaknya jelas akan jadi seri komedi ringan yang solid.

Ulysses: Jeanne d’Arc and the Alchemist Knight (AXsiZ)

Dalam Perang Seratus Tahun antara Kerajaan Inggris melawan Kerajaan Perancis, Montmorency, putra seorang bangsawan, tenggelam dalam penelitian ilmu sihir dan alkimia. Sesudah kekalahan Perancis dalam pertempuran di Agincourt, sekolahnya dibubarkan dan Montmorency terpaksa lari. Pada saat itulah, ia menjumpai seorang gadis desa bernama Jeanne yang membawanya pada keajaiban.

Itagaki Shin (Teekyuu, Wake Up Girls Shinsho) akan menyutradarai. Naskah akan ditangani Kingetsu Ryunosuke (Marchen Madchen). Musiknya akan ditangani Iwasaki Taku. Seri ini diangkat dari light novel fantasi sejarah karangan Kasuga Mikage. Meski bernuansa gelap dan serius, ceritanya setahuku berat di fanservice. Juga berjudul Ulysses: Jeanne d’Arc to Renkin no Kishi. Untuk ukuran anime sejenisnya, seri ini punya kualitas produksi yang benar-benar menonjol.

Voice of Fox (Yumeta Company)

Hu Li adalah siswa SMA yang miskin tapi berbakat. Wajahnya memiliki bekas luka dari suatu kecelakaan di masa silam. Sehari-hari, dia hidup dengan mengandalkan pemasukan dari kerja paruh waktu. Di sisi lain, Kong Que adalah penyanyi idola yang tampan dan pandai menari, tapi hampir tak bisa bernyanyi. Saat suatu kerja paruh waktu di sebuah stasiun TV berakhir, keduanya bersimpangan jalan, dengan Hu berakhir sebagai penyanyi/pencipta lagu bayangan bagi Kong.

Juga berjudul Kitsune no Koe, seri drama bertema dunia pertunjukan ini akan jadi proyek perdana Yumeta (sebelumnya sempat bernama TYO Animations, sesudah bergabung bersama Hal Film Maker) setelah kepemilikannya beralih ke Graphinica. Ochi Koujin (Samurai Warriors, Detective Conan) akan menyutradarai. Narita Yoshimi (Saint Seiya Omega) akan menangani naskah. Ceritanya diangkat dari komik Hu Li Zhi Sheng karya Guang Xian Jun. Ini salah satu seri baru yang menjadi basis produksi untuk industri animasi Cina. Tak banyak yang bisa dikatakan soal kualitas animasinya, tapi ada sesuatu tentangnya yang menarik perhatian.

RErideD: Tokigoe no Derrida (Geek Toys)

Di tahun 2050, insinyur muda Derrida Yvain menjadi terkenal karena kontribusinya dalam pengembangan “Autonomous Machine DZ” di perusahaan manufaktur Rebuild yang didirikan ayahnya. Penemuan suatu cacat dalam DZ berujung pada diserangnya Derrida dan koleganya, Nathan, oleh pasukan bersenjata misterius. Penyerangan ini berakhir dengan terjatuhnya Derrida dalam mesin hibernasi yang membuatnya tertidur panjang. Sepuluh tahun kemudian, Derrida terbangun dan mendapati dunia hancur di tengah peperangan. Teringat pesan terakhir Nathan untuk menjaga putrinya, Derrida memulai perjalanan panjang.

Tambahan, ini seri orisinil sains fiksi aksi yang dicetuskan Kadokawa yang menonjol karena mengetengahkan desain karakter buatan ilustrator terkenal Yoshitoshi ABe (Haibane Renmei, Serial Experiments Lain). Satou Takuya (Steins;Gate, Selector Infected Wixoss) akan menyutradarai. Naskah akan ditangani Konuta Kenji (Servamp, Blood Lad). Sepertinya ini akan jadi seri sederhana yang seru buat yang suka.

Masih soal kolaborasi Tiongkok, Studio DEEN akan memproduksi Ken En Ken: Aoki Kagayaki. Belum ada banyak info tentang animenya. Tapi seri ini diadaptasi dari waralaba fantasi sejarah Xuan-Yuan Sword produksi Softstar Entertainment yang berawal dari RPG dan kemudian berkembang ke seri TV. Ini waralaba yang sangat terkenal dari Taiwan dan konon sebanding dengan Legend of Sword and Fairy/Chinese Paladin. Kalau jadi dibuat, mungkin hasilnya menarik.

Di samping itu, Studio DEEN kabarnya juga memproduksi Bakumatsu, yang diadaptasi dari game aksi sains fiksi Renai Bakumatsu Kareshi keluaran FuRyu. Konsepnya kudengar mengetengahkan para tokoh besar dari masa keshogunan Jepang dalam sosok pria-pria tampan. Patut diperhatikan kalau game ini mungkin akan jadi keluaran game ponsel terakhir untuk perusahaan tersebut.

Menyusul jejak komedi fantasi Last Period dua musim lalu, adaptasi anime waralaba RPG ponsel Merc Storia: Mukiryoku no Shōnen to Bin no Naka no Shōjo buatan Happy Elements juga akan tayang. Produksinya dilakukan Encourage Films, tapi belum ada keterangan detil tentang ceritanya. Ceritanya tentang anak lelaki berkekuatan penyembuh yang berusaha memulihkan ingatan temannya yang ajaib, seorang gadis bernama Merc yang terjebak dalam botol.

Studio ternama MAPPA, yang dikenal dengan kualitas produksi mereka, musim ini akan menangani seri horor Zombie Land Saga. Ceritanya tentang tujuh orang gadis yang berusaha bertahan hidup di dunia kematian penuh mayat hidup. Nuansanya lumayan gelap. Tapi, sekali lagi, rincian lebih jauh tentang ceritanya belum ada.

J.C. Staff kabarnya akan memproduksi adaptasi game ponsel milik Square Enix, Han-Gyaku-Sei Million Arthur, tapi lagi-lagi, info tentangnya belum banyak.

Juga kudengar akan ada seri anak-anak baru Bakutsuri Bar Hunter dari kolaborasi Bandai dan Shogakukan yang berfokus tentang memancing.

Berlanjut ke seri-seri sekuel yang akan tayang:

  • Sword Art Online: Alicization (season 3); yang SUDAH LAMA DITUNGGU para penggemar SAO. A-1 Pictures akan kembali memproduksi, tapi sutradaranya kali ini adalah Ono Manabu (Saki, Asterisk War). Sekedar catatan, dalam versi web novel aslinya, bagian cerita ini menjadi puncak sekaligus penutup dari keseluruhan cerita SAO. Durasinya sangat panjang dan perkembangannya agak lambat. Sudah dikonfirmasi kalau seri ini akan tayang selama empat cour (setahun penuh!). Ceritanya tentang terancamnya nyawa Kirito setelah ia terlibat pengembangan AI untuk kepentingan militer. Perasaanku soal arc ini agak campur aduk, jadi lebih baik aku enggak terlalu berkomentar. (LN-nya sendiri kembali lanjut tahun ini dengan dimulainya arc baru Unital Ring yang masih sangat misterius.)
  • JoJo’s Bizarre Adventure: Golden Wind; bagian keenam dari perjuangan panjang keluarga Joestar. Ceritanya kali ini berlatar di Italia dan mengetengahkan Giorno Giovanni beserta para sekutunya yang terlibat persaingan dalam grup mafia Passione yang memanfaatkan kekuatan Stand. David Production akan kembali menangani.
  • Beatless Final Stage; empat episode terakhir dari seri sains fiksi Beatless. Produksinya mengalami banyak kendala. Tapi aku dengar perkembangan ke sininya lumayan keren. Diomedea masih memproduksi.
  • Fist of the Blue Sky Regenesis (season 2); paruh kedua adaptasi dari kelanjutan bagian cerita baru di manganya. Kudengar akan menampilkan akhir hayat ahli bela diri Kasumi Kenshiro. Polygon Pictures yang menangani.
  • Fairy Tail (season 3); kudengar akan mengadaptasi bagian terakhir dari seri manganya, menutup (untuk sementara) petualangan Natsu, Lucy, dkk.
  • A Certain Magical Index III; yang SUDAH SANGAT LAMA DITUNGGU para penggemar Index. Rumornya, season kali ini akan mengadaptasi keseluruhan sisa cerita di seri novel aslinya, yang berarti menampilkan puncak perang kubu sains dan sihir.
  • Seri pengadilan dramatis Ace Attorney (season 2).
  • Seri horor aksi Tokyo Ghoul:re (season 2); tapi belum jelas cakupan ceritanya akan bagaimana, apalagi mengingat bagaimana manga aslinya belum lama ini berakhir.
  • Seri bisbol dan keuangan orang dewasa Gurazeni (season 2).
  • Seri petualangan harta karun bersejarah Golden Kamuy (season 2).
  • Seri sepakbola Inazuma Eleven: Orion no Kokuin (season 3), yang kali ini akan mengetengahkan tim gabungan yang terdiri atas pemain dari berbagai generasi tim Inazuma, kali ini berhadapan dengan tim-tim dunia.
  • Seri fanservice ninja Senran Kagura Shinovi Master (season 2) yang akan mengangkat bagian cerita Tokyo Yoma.

Berlanjut ke seri-seri pendek.

  • Space Battleship Tiramisu (season 2); kelanjutan berbagai kekonyolan perang mecha di luar angkasa.
  • Jingai-san no Yome; seri keseharian tentang seorang cowok SMA yang dinikahkan dengan semacam makhluk misterius berbulu lebat.
  • Okoshiyasu, Chitose-chan; tentang keseharian penguin bernama Chitose dalam menikmati berbagai pemandangan dan makanan di kota Kyoto.
  • Hora, Mimi ga Mieteru yo!; tentang seorang mangaka yatim piatu yang pada suatu hari bertemu seorang cowok bertelinga kucing yang mengubah kesehariannya.
  • Gaikotsu Shotenin Honda-san; tentang makhluk tengkorak yang bekerja di toko buku.
  • I’m glad I could keep running; tentang seorang pria yang terkesima dengan dunia pengisi suara di anime.
  • Devidol; tentang sepasang gadis iblis yang berjuang menempuh jalan karir idol yang penuh kesukaran.
  • Tambahan, Sono Toki, Kanojo wa; tentang cinta yang empat perempuan temukan pada titik-titik kehidupan berbeda. Mangaka Kubonouchi Eisaku terlibat dalam desain karakternya. Ini termasuk seri yang menarik perhatianku.

Sebagai tambahan, aku juga dengar seri adaptasi ringan Idolm@ster SideM Wake Atte Mini! dan Gakuen Basara (dari waralaba Sengoku Basara) akan dibuat.

Soal film-film layar lebar:

  • FLCL Progressive yang merupakan film kompilasi dari seri TV-nya. (Aku masih belum mengerti apa-apa tentang seri ini.)
  • Natsume Yūjin-Chō: Utsusemi ni Musubu; akan mengetengahkan cerita orisinil untuk seri drama yokai ini. Shuka akan memproduksi.
  • Monster Strike The Movie: Sora no Kanata; yang mengetengahkan akan terjatuhnya bagian lama kota Tokyo dari langit.
  • Usuzumizakura – Garo –; yang merupakan sekuel dari seri TV Garo: Crimson Moon yang berlatar di zaman Heian. (Yang sangat diharapkan dapat memperbaiki reputasi seri TV-nya.) Studio M2 dan Studio VOLN akan berkolaborasi dalam memproduksi.
  • Magical Girl Lyrical Nanoha Detonation; kelanjutan langsung dari film layar lebar Reflection, yang membahas lebih jauh tragedi reklamasi planet Eltoria serta sejarah antara Iris dan Yuri.
  • Haikara-san ga Tooru Part 2; bagian kedua dari drama romantis sejarah Haikara-san, di mana ceritanya menjadi lebih serius.
  • Peacemaker Kurogane: Friend atau juga berjudul Peacemaker Kurogane: Yumei; kelanjutan langsung dari film layar lebar Belief/Omou-michi. WHITE FOX akan memproduksi.
  • Dragon Ball Super: Broly; yang akan menempatkan kemunculan Super Saiyan legendaris (sekaligus karakter populer) Broly dalam cerita secara canon.
  • Youkai Watch: Forever Friends; yang mencolok karena berlatar di masa lalu tahun 1960an.

Berlanjut ke soal OVA:

  • Mobile Suit Gundam Narrative akan tayang episode pertamanya. Berlatar di tahun UC 0097, seri ini menjadi semi-sekuel dari seri Gundam Unicorn dan akan mengetengahkan perburuan terhadap unit RX-0 Unicorn 03 Phenex yang dikabarkan hilang. Insiden ini kayaknya sekaligus akan menyatukan kembali tiga sahabat masa kecil. Konsep aslinya masih digagas oleh Fukui Harutoshi, novelis Gundam Unicorn. Seri ini juga dipandang penting karena akan membawa penggemar modern memasuki era Crossbone Vanguard di linimasa Universal Century.
  • Seri aksi supernatural klasik Yu Yu Hakusho akan mendapat OVA baru. Pierrot akan kembali memproduksi. Tapi belum banyak diketahui soal ceritanya. Keempat karakter utama dikabarkan akan tampil kembali.
  • Re: Zero – Memory Snow; berlatar di pertengahan seri TV-nya, sesudah arc Ini cerita ringan yang berdiri sendiri.
  • Yarichin Bitchbu; seri yaoi tentang para kakak kelas yang tampan dan tak biasa dalam suatu klub fotografi sekolah.

Tambahan, Zoku Owarimonogatari, yang menjadi adaptasi dari bab “terakhir” dari seri Monogatari karya Nisio Isin, juga akan tayang November nanti.

Tambahan lagi, seri boneka aksi fantasi yang benar-benar keren Thunderbolt Fantasy (season 2) juga akan tayang. Urobuchi Gen masih menangani naskah, dengan Sawano Hiroyuki masih berkolaborasi dengan Nishikawa Takanori untuk musik. Ceritanya sepertinya akan membahas orang-orang yang mengejar Shou Fu Kan.

Akan ditambahkan kalau ada kabar-kabar lagi.

(Sumber dari ANN dan Wikipedia.)

Anime Baru Musim Panas 2018

Seiring dengan makin dekatnya hari pernikahanku, dan seiring dengan datang dan perginya berbagai perdebatan dan salah paham dengan tunanganku, ada saat-saat ketika aku benar-benar pengen ngerokok.

Masalahnya, aku enggak ngerokok.

Tapi, itu semua bukan hal penting. Toh, ada musim anime baru di depan mata.

Kayak biasa, daftar ini enggak terlalu bisa diandalkan. Akan di-update dari waktu ke waktu.

___

Hanebad! (LIDEN FILMS)

Tachibana Kentarou adalah pelatih tim bulutangkis SMA Kitakomachi. Hanya saja, anggota tim yang berjumlah sedikit menyulitkannya ikut pertandingan. Suatu hari, ia melihat siswi bernama Hanesaki Ayano memanjat pohon besar di sekolah dengan keterampilan motorik yang tinggi. Tachibana ingin memasukkan Ayano ke dalam tim bulutangkis, tapi ia terkendala dengan kebencian Ayano terhadap olahraga tersebut.

Diangkat dari manga olahraga karya Hamada Kosuke, yang juga dikenal dengan judul The Badminton Play of Ayano Hanesaki!), ini seri menarik buat kalian yang sudah lama pengen lihat anime tentang bulutangkis. Ezaki Shinpei (Monster Strike The Movie) yang akan menyutradarai. Naskahnya ditangani Kishimoto Taku (Haikyu!!). Ceritanya lebih mengambil sudut pandang pemain perempuan (jadi, kebanyakan karakternya cewek). Tapi terlepas dari itu, eksekusi bulutangkisnya kelihatan menjanjikan. Aku senang LIDEN FILMS masih konsisten mempertahankan kualitas mereka.

ISLAND (feel.)

Lima tahun silam, di Pulau Urashima yang jauh dan terkucil, tiga keluarga besar yang berkuasa sama-sama mengalami serangkaian nasib malang, mengakibatkan mereka saling curiga terhadap satu sama lain. Kondisi kehidupan di pulau berangsur memburuk. Hanya tiga gadis keturunan tiga keluarga tersebut saja yang dapat membalikkan keadaan, tapi ketiganya sama-sama terkekang oleh tradisi-tradisi kuno. Sampai suatu hari,  seorang lelaki bernama Setsuna ditemukan hanyut di tepi pantai, dan mengaku berasal dari masa depan…

Diangkat dari game relatif baru keluaran Frontwing dan Prototype (yang sebelumnya memproduksi seri Grisaia no Kajitsu), ini seri drama yang mengangkat motif legenda cinta tragis. Kawaguchi Keiichiro (Sket Dance) yang akan menyutradarai. Arakawa Naruhisa (Outbreak Company, MAOYU) yang akan menangani naskah. Musik ditangani Tateyama Akiyuki (Kumamiko, Yurucamp). Aku agak kaget karena feel. (Tsuki ga Kirei, Outbreak Company) yang menangani adaptasinya. Ini bukan seri yang mudah direkomendasikan, tapi tetap patut dilihat untuk kalian yang suka adaptasi visual novel macam ini. Ceritanya kayaknya akan mengambil arah berbeda dari gamenya lewat kehadiran karakter-karakter orisinil.

The Thousand Noble Musketeers (TMS Entertainment)

Sesudah perang nuklir meluluhlantakkan dunia, Kekaisaran Dunia yang berkuasa menekan rakyat jelata dengan kekuatan yang diperoleh dari inkarnasi senapan-senapa kontemporer. Lambat laun, muncul kelompok pemberontak yang menggunakan senapan-senapan antik yang ditinggalkan sebagai karya seni. Menggunakan jiwa Musketeer yang bermunculan dari senjata-senjata antik tersebut, mereka memberi harapan bagi dunia untuk melawan inkarnasi senapan-senapan kontemporer milik Kekaisaran.

Juga dikenal dengan judul Senjuushi, ini diangkat dari game ponsel keluaran Marvelous. Singkat cerita, ini menampilkan berbagai personifikasi pistol dan senapan antik dalam wujud lelaki-lelaki tampan. Kasai Kenichi (Honey and Clover, Bakuman) yang akan menyutradarai. Naskah akan ditangani Aoshima Takashi (Sanrio Boys, Himouto! Umaru-chan). Musik ditangani Takaki Hiroshi (Devils and Realist). Selain soal parade seiyuu dan pelajaran-pelajaran sejarah, maaf, aku tak bisa komentar banyak soal seri ini.

Back Street Girls (J.C. Staff)

Tiga yakuza muda melakukan kesalahan fatal yang mengakibatkan kerugian jutaan yen bagi bos mereka. Tapi, bukannya memotong kelingking mereka sesuai tradisi, si bos yang juga adalah produser mengirimkan mereka ke Thailand untuk menjalani operasi plastik ekstensif, kemudian mendatangkan mereka kembali ke Jepang sebagai gadis-gadis muda untuk dipromosikan sebagai grup idola.

Diangkat dari seri manga seinen komedi hitam karya Jasmine Gyuh, ini seri idola(?) yang menonjolkan perbedaan antara ‘atas panggung’ dan ‘belakang panggung’ dalam contoh yang agak ekstrim. Kon Chiaki (When They Cry: Higurashi, Junjou Romantica) yang akan menyutradarai. Yamakawa Susumi (Tantei Opera Milky Holmes Dai-Ni-Maku) yang akan menangani naskah. Sebagian musiknya akan ditangani oleh Gesshoku Kaigi. Benar ini komedi? Mendengar tentangnya saja membuatku ngeri. Agak tak biasa untuk J.C. Staff, keluaran mereka kali ini tak menampilkan visual mencolok.

Sunohara-Sou no Kanrinin-san (SILVER LINK)

Shiina Aki adalah remaja SMP berbadan kurus yang berharap bisa lebih jantan. Karena satu dan lain hal, ia mulai sering berinteraksi dengan Sunohara Ayaka, pengelola asrama Sunohara yang keibuan, beserta teman-teman sekolah Aki lainnya yang lebih tua.

Juga berjudul Miss caretaker of Sunahara-sou, ini diangkat dari manga komedi romantis empat-kotak karya Nekoume. Menonjolkan warna-warna cerah dan lembut, Oonuma Shin (Kokoro Connect, Prisma Illya) menjadi sutradara kepala, Minato Mirai (Masamune-kun no Revenge) sebagai sutradara langsung, dengan naskah ditangani Shimo Fumihiko (Kokoro Connect, New Game!). Musiknya akan ditangani Kawada Ruka (Is the order a rabbit?). Meski bukan jenis seri yang biasa aku ikuti, staf di balik produksinya kelihatan handal.

How NOT to Summon a Demon Lord (Ajiado)

Di MMORPG Cross Reverie, Sakamoto Takuma adalah pemain terkuat yang berjulukan Raja Iblis Diablo. Tapi, di kehidupan nyata, Takuma secara psikis sangat payah dalam berkomunikasi, dan bahkan hanya bisa bicara kalau menghayati perannya dalam game sebagai Diablo. Suatu hari, Takuma, dalam wujud Diablo, didatangkan ke dunia yang sangat mirip Cross Reverie. Di hadapannya, hadir dua gadis petualang yang sama-sama mengaku sebagai pemanggilnya. Lalu, gara-gara kemampuan pasif yang Diablo punyai, ritual pembudakan yang seharusnya diarahkan kepadanya malah berbalik dan mengenai mereka.

Juga berjudul Isekai Maou to Shoukan Shoujo no Dorei Majutsu, ini seri isekai fanservice yang diangkat seri light novel karangan Murasaki Yukiya yang diilustrasikan Tsurusaki Takahiro. Studio produksinya masih baru, jadi tak banyak yang bisa dikatakan, tapi gelagatnya sejauh ini cukup meyakinkan. Murano Yuuta (Brave Beats, Dream Festival!) yang akan menyutradarai. Fudeyasu Kazuyuki (Black Clover, Monster Musume) yang menangani komposisi seri. Setahuku, ceritanya tak separah yang kesan awalnya indikasikan. Tapi, iya, ini masih seri “berbahaya.”

Seven Senses of the Reunion (Lerche)

Dalam MMORPG populer Union, pernah hadir kelompok pemain elit bernama Subaru yang melegenda. Sayangnya, terjadi insiden yang mengakibatkan meninggal dunianya seorang pemain, berujung pada diberhentikannya layanan Union. Enam tahun sesudahnya, Amou Haruto yang kini duduk di bangku SMA, tapi telah kehilangan semangat hidup, diajak teman sekelasnya untuk mencoba Re’Union, peluncuran ulang dari Union yang dulu ia tekuni. Haruto mengalami reuni yang tak disangka dengan para anggota Subaru yang lain, termasuk dengan sosok virtual sahabat masa kecilnya, Kuga Asahi, yang seharusnya telah wafat.

Kombinasi Anohana dengan SAO? Juga berjudul Shichisei no Subaru, seri ini diadaptasi dari ranobe karangan Tao Noritake yang diilustrasikan booota. Nishouji Yoshito (Koro Teacher Quest!) yang akan menyutradarai. Komposisi seri akan ditangani Yoshioka Takao (High School DxD, Shinmai Maou no Testament). Aku berharap bisa lihat lebih banyak desain dunianya. Ini termasuk seri baru yang kualitasnya masih agak sulit diukur.

Banana Fish (MAPPA)

Okamura Eiji, seorang fotografer muda yang polos dari Jepang, terlibat konflik jalanan dengan Ash Lynx, remaja pembunuh berdarah dingin. Ash yang tampan ternyata diperbudak sekaligus dijadikan pewaris oleh bos mafia “Papa” Dino Golzine. Beranjak dewasa, Ash berusaha memberontak melawan iblis yang telah membesarkannya. Tapi, rahasia kelam yang merenggut kewarasan mendiang kakak Ash kemudian terkuak saat suatu benda tertentu jatuh ke tangan Papa. Karena persahabatan barunya dengan Ash, Eiji pun ikut terseret dalam bahaya.

Seri manga drama thriller karya Yoshida Akimi yang menjadi landasan anime ini dikenal karena menjadi salah satu seri berkarakter LGBT pertama yang menonjol. Ceritanya sepertinya bakal dimodernisasi dari latar aslinya di tahun 80an (pasca perang Vietnam). Selebihnya, masih perlu dilihat nanti. Tapi kualitasnya kelihatannya benar-benar solid. Utsumi Hiroko (Free!) yang akan menyutradarai. Naskah akan ditangani Seko Hiroshi (Ajin, Mob Psycho 100).  Musik akan ditangani Osawa Shinichi (Ninja Slayer From Animation). Hisagi Akitsugu menjadi “pengawas umum.” Aksi dan latar ceritanya terasa beneran kuat.

Angels of Death (J.C. Staff)

Rachel adalah gadis yang berharap bisa mati. Pada suatu malam, dirinya terbangun di dasar bangunan misterius dalam keadaan terkurung dan hilang ingatan. Di dalam bangunan tersebut, berkeliaran pembunuh-pembunuh kejam yang sama-sama terkurung. Tapi, salah seorang dari mereka, seseorang bernama Zack, mengajukan tawaran: asal Ray membantunya keluar hidup-hidup dari gedung itu, maka Zack akan bersedia mencabut nyawa Ray dengan tangannya sendiri. Keduanya lalu bekerja sama mewujudkan keinginan masing-masing.

Berawal dari game petualangan horor (yang sudah diterjemahkan resmi ke Bahasa Inggris) buatan Hoshikuzu KRNKRN (Sanada Makoto), seri ini berkembang jadi waralaba multimedia. Suzuki Kentarou (MARGINAL #4  the Animation) yang akan menyutradarai. Fujioka Yoshinobu (Requiem from the Darkness) yang akan menangani naskah. Ini sederhana, dan jadinya kayaknya enggak akan jelek.

Ongaku Shoujo (Studio DEEN)

Ongaku Shoujo adalah unit idola C-list beranggotakan 11 orang yang masih tak laku dan kurang dikenal. Sang produser, Ikehashi, percaya bahwa yang mereka perlukan sebenarnya hanyalah seorang anggota baru. Harapannya terwujud saat mereka tanpa sengaja bertemu dengan Yamadaki Hanako.

Seri ini didasarkan pada anime pendek yang Studio DEEN produksi untuk proyek Anime Mirai 2015. Staf veteran Nishimoto Yukio (Najica Blitz Tactics, The Galaxy Railways) akan menyutradarai. Naskahnya akan dipenai Akao Deko (Noragami, Flying Witch). Musiknya akan diproduksi King Records.  Meski kurang menonjol, kayaknya ini bakal jadi seri idol yang beneran solid. Perlu diperhatikan bahwa anime pendeknya hanya mengetengahkan dua anggota tim, yaitu Eri dan Haru, dan berkisah tentang awal pertemuan mereka. Juga dikenal dengan judul Music Girls.

The Master of Ragnarok & Blesser of Einherjar (EMT Squared)

Suoh Yuuto terlempar ke dunia bermotif mitologi Norse saat menguji legenda urban tentang cermin di kuil dekat rumahnya. Dengan hanya berbekal pengetahuan dari sekolah serta ponsel pintarnya yang bertenaga matahari (yang samar-samar masih mendapat sinyal), Yuuto tumbuh menjadi penguasa Klan Serigala yang memberi kemenangan bagi mereka dalam konflik melawan klan-klan lain.

Juga berjudul Hyakuren no Haou to Seiyaku no Valkyria, seri isekai ini diangkat dari seri novel karangan Takayama Seiichi yang diilustrasikan Yukisan. Entah gimana eksekusi animenya nanti, berhubung kesan key visual-nya kurang kuat. Tapi, novelnya dikenal punya cerita lebih bagus dari dugaan di balik kesan awalnya yang  generik. Si tokoh utama tak punya kelebihan selain pengetahuan dan sedikit karisma. Ceritanya sendiri menonjolkan strategi-strategi perang di antara prajurit-prajurit Einherjar berkekuatan istimewa. Nuansa harem di novelnya ada, tapi ternyata tak banyak. Kobayashi Kosuke (Alice of Alice, Idol Time Pripara) yang akan menyutradarai. Naskah akan ditangani Takahashi Natsuko (Romeo x Juliet, Love Tyrant).

Harukana Receive (C2C)

Haruka peka dengan badannya yang tinggi. Sedangkan Kanata berpikir untuk berhenti menekuni bola voli pantai karena badannya yang pendek. Tapi, saat kedua gadis itu bertemu, keduanya menjadi pasangan yang patut diperhitungkan dalam ajang bola voli pantai di Okinawa.

Diangkat dari manga olahraga bola voli pantai karya Nyojizai, seri ini menonjolkan karakter-karakter perempuan berpakaian renang dalam latar pantai yang cerah. Kubooka Toshiyuki (Berserk: The Golden Age Arc) yang akan menyutradarai dengan naskah ditangani Machida Touko (Wake Up, Girls!). Rasmus Faber akan menangani musik. Kalau tak salah, ini produksi solo pertama dari studio animasinya. Hasilnya kelihatannya takkan jelek.

Planet With (J.C. Staff)

Sesudah kota tempat tinggalnya diserbu senjata raksasa misterius, seorang anak SMA bernama Kuroi Soya terseret dalam pertempuran bersama seorang gadis berpakaian gothic lolita dan sejenis makhluk yang mirip kucing.

…Seri ini sulit dijelaskan. Tapi, yang istimewa adalah bagaimana ini proyek orisinal mangaka sains fiksi Mizukami Satoshi (Lucifer and the Biscuit Hammer) yang telah digarapnya selama empat tahun. Beliau sekaligus menangani komposisi seri. Sutradaranya sendiri adalah Suzuki Youhei (Urara Meirochou, SHIMONETA). Musiknya ditangani Tanaka Kouhei. Mungkin di dalamnya nanti ada robot raksasa. Selain itu, juga sudah dijamin bakal ada banyak tokoh aneh. Adaptasi manganya juga nanti ada. Mungkin ini semacam balas dendam karena karya-karya beliau sebelumnya tak ada yang diangkat jadi anime.

Asobi Asobase (Lerche)

Tiga gadis SMP, Honda Hanako (yang sangat ingin jadi biasa saja), Nomura Kasumi (yang rajin belajar), dan Olivia (yang pura-pura tak bisa Bahasa Jepang); kerap berkumpul di jam istirahat untuk memainkan permainan-permainan tangan sederhana. Karena pembawaan dan latar belakang masing-masing, ketiganya punya pandangan sangat berbeda tentang apa-apa yang mereka mainkan.

Kesan awalnya yang lembut adalah tipuan. Seri ini penuh dengan ekspresi-ekspresi wajah ajaib dari para karakternya. Sutradara serba bisa Kishi Seiji (Persona 4 The Animation, Tsuki ga Kirei) yang akan menyutradarai dengan dibantu Kinome Yuu (Shool-Live!). Kakihara Yuuko (Tsuki ga Kirei) yang akan menangani naskah. Musiknya akan ditangani Kouda Masato (KONOSUBA). Diadaptasi dari manga komedi surreal karya Suzukawa Rin. Juga dikenal sebagai Asobi Asobase – workshop of fun.

Jashin-chan Dropkick (Nomad)

Hanazono Yurine adalah mahasiswi yang suatu hari mendatangkan Jashin-chan, seorang iblis dari dunia bawah. Karena satu dan lain hal, mereka berakhir tinggal bersama di apartemen kumuh di distrik Jinbouchou, Tokyo. Selama Yurine hidup, Jashin-chan takkan pernah bisa pulang. Maka dari itu, ia mulai berkomplot untuk membunuhnya.

Juga berjudul Dropkick on My Devil!, seri komedi ini diadaptasi dari manga karya Yukiwo. Sato Hikaru (Kitakubu) akan menyutradarai. Fudeyasu Kazuyuki (Milky Holmes) yang akan menangani naskah. Rasanya sudah lama Nomad tak mengeluarkan sesuatu. Kelihatannya ini akan jadi seri dengan banyak adegan slapstick.

Phantom in the Twilight (LIDEN FILMS)

Café Forbidden di London adalah kafe misterius yang hanya buka saat malam. Baileu adalah seorang gadis yang datang ke kota tersebut untuk belajar. Di kafe tersebut, ia kemudian menjumpai sekelompok pria tampan yang ternyata adalah penjaga perbatasan antara dunia manusia dan dunia bayangan.

Diproduksi perusahaan game ponsel Happy Elements, ini anime orisinal hasil kolaborasi Jepang dan Cina. Untuk anime supernatural yang menonjolkan karakter pria tampan, kualitas teknisnya kelihatan meyakinkan. Bahkan desain monster-monsternya lumayan keren. Mori Kunihiro (Mars Daybreak) yang menyutradarai (nama yang udah lama enggak aku lihat). Maruto Fumiaki (Saekano) yang menggagas ide dasarnya, dan sekaligus akan menangani komposisi seri bersama Yano Shunsaku. Ada manganya juga yang berlatar sebelum anime, yang belum lama ini dirilis lewat aplikasi LINE.

Holmes at Kyoto Teramachi Sanjou (Seven)

Di toko antik di distrik belanja Teramachi Sanjou, seorang siswi SMA bernama Mashiro Aoi berkenalan dengan Yagashira Kiyotaka, anak pemilik toko tersebut. Aoi mulai bekerja sambilan di toko tersebut sesudah mengetahui bagaimana Kiyotaka kerap diminta menyelesaikan berbagai kasus aneh yang datang dari bermacam klien.

Juga dikenal dengan judul Kyoto Teramachi Sanjou no Holmes, ini seri misteri ringan bertema barang antik yang diadaptasi dari novel karya Mochizuki Mai. Novelnya sempat memenangkan penghargaan Kyoto Book Grand Prix 2016. Sasaki Noriyoshi (Ojisan to Marshmallow, Okusama wa Seitokaicho) yang akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani Yamashita Kenichi (Ishida and Asakura). Di balik tampilannya yang sederhana, bisa jadi ceritanya lumayan bagus. Juga dikenal dengan judul Holmes of Kyoto.

Angolmois: Genkou Kassen-ki (NAZ)

Pada tahun 1274, Mongolia melakukan invasi pertama mereka terhadap Jepang. Jinzaburou Kuchii, seorang samurai Kamakura yang terusir, dipaksa berhadapan dengan ancaman invasi tersebut bersama sekelompok pejuang lain.

Diangkat dari seri manga petualangan bersejarah karya Takagi Nanahiko, ini salah satu anime baru yang dipromosikan Kadokawa beberapa waktu lalu. Kuriyama Takayuki (pernah terlibat Re:CREATORS) tampil sebagai sutradara seri ini. Yasukawa Shogo (Rakudai Kishi no Chivalry) akan menangani naskah. Sesuatu tentang seri ini membuat aku penasaran. Sejauh ini kelihatannya cukup menjanjikan. Judulnya kalau tak salah mengacu pada semacam dewa yang akan menghancurkan dunia.

Shoujo Kageki Revue Starlight (Kinema Citrus)

Starlight adalah kelompok pentas tari dan lagu yang terkenal di  dunia. Ketika anak-anak, Karen dan Hikari berjanji akan berdiri bersama di panggung Starlight. Menjelang remaja, Hikari pindah sekolah, tapi Karen antusias belajar dan terus berpegang pada janji mereka. Roda-roda takdir berputar ketika keduanya mengikuti audisi misterius bersama gadis-gadis lain untuk menentukan apakah mereka akan diterima Starlight atau tidak.

Dikembangkan dari waralaba baru milik Bushiroad dan Nelke Planning, seri idol ini agak tak biasa dengan fokusnya pada panggung pertunjukan. Furukawa Tomohiro (terlibat dalam Yuri Kuma Arashi) akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani Higuchi Tatsuto (Cross Ange, Schwarzesmarken). Jumlah keseluruhan tokoh utamanya kelihatannya ada sembilan. Staf di belakangnya terbilang solid. Mungkin seri ini akan jadi kejutan.

Happy Sugar Life (Ezo’la)

Matsuzaka Satou, seorang siswi SMA yang cantik, selama ini menolak pendekatan dari lelaki manapun. Tapi, semenjak tinggal bersama gadis kecil misterius bernama Shio, perasaannya mulai berubah. Perasaan teramat manis dirasakan Satou setiap bersama Shio, dan ia bersedia melakukan apa saja demi menjaga perasaan tersebut.

Ini drama horor psikologis bertema yuri yang pertama keluar dalam bentuk manga karangan Kagisora Tomiyaki. Berhubung desain karakternya imut, kesan nakutinnya enggak terlalu kelihatan di awal. Kusakawa Keizou (Kancolle, Fuuka) menjadi sutradara kepala, dengan dibantu Nagayama Nobuyoshi (My Girlfriend is Shobitch). Naskahnya akan ditangani Machida Touko (DIVE!!). Musiknya ditangani Kameyama Koiichiro. Studionya juga relatif baru, jadi belum bisa komentar banyak.

Hi Score Girl (J.C. Staff)

Pada tahun 1991, kepopuleran game tarung 2D meledak lewat perilisan Street Fighter II. Haruo, seorang anak kelas VI SD, menghabiskan waktu senggangnya setiap hari di tempat permainan, tanpa menghiraukan dunia di sekelilingnya. Suatu hari, seorang murid pindahan bernama Akira, yang cantik dan berasal dari keluarga kaya (tapi sedikit aneh), muncul dan dengan mudah menaklukkan Haruo dalam Street Fighter II. Ini ternyata menjadi awal dari hubungan panjang mereka berdua.

Manga karya Oshikiri Rensuke yang melandasi anime ini sempat terkena persoalan hak cipta. Makanya, aku senang anime buat drama komedi romantis ini akhirnya jadi juga. Gimana footage game asli dimasukkan ke dalamnya kayaknya bakal keren. Yamakawa Toshiki (Kill Me Baby, Little Busters!) yang akan menyutradarai. Urahata Tatsuhiko (Saki, Tsuredure Children) yang menangani naskah. Shimomura Yoko (Napping Princess), yang juga membuat musik buat Street Fighter II, menangani musiknya. Seri ini direkomendasikan kalau kau seorang gamer. Apalagi, kalau kalian sempat mendalami game-game tarung dua dimensi di era 90an. (Eh? Aku? Uh, aku tipe yang dulu condong ke platformer dan RPG…)

Grand Blue (Zero-G)

Kitahara Iori pindah ke kediaman keluarga pamannya di suatu kota di tepi pantai untuk memulai kehidupan kuliah. Meski semula tidak yakin soal masa depannya (dan juga tidak bisa berenang), Iori terseret dalam kegiatan klub menyelam, berkenalan dengan orang-orang baru, dan dipaksa bergabung dalam pesta-pesta minum-minum yang selalu berakhir konyol.

Pertama, aku mengira ini bakal jadi seri drama kehidupan. Kemudian, aku mengira ini seri tentang menyelam. Tapi ternyata, ini lebih ke komedi. Lalu, begitu melihat nama penulis Inoue Kenji (BakaTesto) di samping Yoshioka Kimitake yang menggambar manganya, barulah aku maklum. Spesialis komedi Takamatsu Shinji yang akan menyutradarai sekaligus menangani komposisi seri. Juga dikenal dengan judul Grand Blue Dreaming. Tak perlu berharap banyak pada visualnya, tapi seenggaknya keindahan dasar lautnya dapet. Komiknya dikenal benar-benar lucu. Tapi seri ini enggak direkomendasikan kalau kalian pecandu alkohol yang lagi dalam pemulihan.

Tsukumogami Kashimasu (Telecom Animation Film)

Wilayah Fukagawa, di kota tua Edo, rawan kebakaran dan banjir. Para penduduk setempat karenanya lebih sering menyewa barang-barang keseharian macam pakaian, pot, dan futon, dari berbagai toko penyewaan ketimbang membeli. Maksudnya, agar tak menjadi beban saat harus mengungsi. Okou dan Seiji adalah sepasang kakak beradik yang menjalankan toko sewa barang Izumoya. Namun, tercampur dalam dagangan mereka, dan menjadi subjek bisnis mereka yang sebenarnya, adalah tsukumogami, siluman jelmaan benda-benda sehari-hari yang menjadi ‘hidup’ setelah hadir selama ratusan tahun.

Diangkat dari seri novel karya Hatakenaka Megumi, visualnya sejauh ini indah dan desain makhluk-makhluknya pun menarik. Aku seriusan kagum dengan gimana konsistennya kualitas keluaran Telecom sejauh ini. Murata Masahiko (Baby Steps, Gilgamesh) yang akan menyutradarai. Shimoyama Kento (Shinkalion, Desumachi) yang akan menangani naskah. Direkomendasikan buat kalian yang suka yokai dan latar Jepang kuno, apalagi dengan keterlibatan Hoshino Lily di dalamya. Bertema supernatural, ini anime baru NHK untuk musim ini.

Lord of Vermiliion: Guren no Ou (asread, Tear Studio)

Pada tahun 2030, suatu kabut merah menyelubungi Tokyo seiring terdengarnya bunyi resonansi berfrekuensi tinggi. Siapa saja yang mendengar bunyi itu akan hilang kesadaran dan baru terjaga enam hari kemudian… tanpa menyadari bangkitnya kekuatan-kekuatan darah dalam diri mereka dan datangnya takdir kejam yang harus mereka hadapi.

Seri ini diadaptasi dari waralaba permainan TCG keluaran Square Enix. Desain karakter-karakternya sangat menarik, tapi belum banyak yang bisa dinilai selain itu. (Selain, tentunya, gimana para seiyuu dari gamenya kembali berperan.) Suganuma Eiji (B-PROJECT, Karneval) yang akan menyutradarai. Suzuki Masashi (Shuffle!, The Sacred Blacksmith) yang akan menangani naskah.

Sirius the Jaeger (P.A. Works)

Pada tahun 1930, sekelompok orang aneh yang membawa kotak-kotak perangkat musik tiba di stasiun Ibukota Kekaisaran. Mereka sesungguhnya adalah kelompok Jaeger, yang hendak menyelidiki keterkaitan suatu partai politik dengan kelompok vampir. Sasaran kepentingan mereka yang sesungguhnya adalah pusaka suci misterius bernama Arc of Sirius. Seorang manusia serigala bernama Yuliy tergabung bersama untuk membalas dendam.

Ini proyek orisinil baru dari P.A. Works bertema aksi thriller, dan makanya, ini lagi-lagi sesuatu yang istimewa. Ando Masaomi (Under the Dog, Sword of the Stranger) yang akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani Koyanagi Keigo (Tate Yuusha, Regalia). Yokoyama Masaru (Love and Lies, Fate/Apocrypha) yang akan menangani musik. Aksi, cerita, dan latarnya kelihatan benar-benar keren. Kualitasnya sejauh ini benar-benar menjanjikan.

Aguu: Tensai Ningyou (Studio DEEN)

Ai dan Machi sama-sama penari. Ai yang biasa kagum terhadap Machi yang berbakat. Sampai suatu hari, Ai mengetahui bahwa bakat menari Machi adalah berkat kehadiran Aguu, makhluk-makhluk seukuran tangan yang memberi bakat jenius kepada siapapun pemilik mereka. Demi menolong Machi yang menjadi “Penjahit” yang menciptakan Aguu, Ai kemudian bergabung dengan kelompok “Penolong” yang selama berbagai generasi melawan para Penjahit.

…Belum banyak info beredar tentang seri ini. Sutradaranya adalah staf veteran Bob Shirohata (Diamond Daydreams, Hetalia, Hiiro no Kakera). Naskahnya ditangani oleh Katou Yuiko. Kalau menilai dari gaya visualnya yang klasik, apa ini masih ada kaitan dengan karya-karya Nagai Go? Singkat cerita, ini diangkat dari komik horor karangan Yichun Jun yang diluncurkan di situs web Tencent. Mirip Reikenzan, ini kolaborasi terbaru antara DEEN dan Tencent. Presentasinya enggak wah, tapi punya ciri khas unik. Musiknya ditangani Shibasaki Yuuki. Juga dikenal dengan judul Devil Dolls.

Yuragi-sou no Yuuna-san (XEBEC)

Kogarashi ditakdirkan sejak lahir untuk bisa melihat makhluk halus dan sesudah remaja, berakhir menjadi pembasmi roh. Dalam upaya menemukan tempat tinggal, Kogarashi menemukan penginapan bekas pemandian air panas yang menawarkan kamar bebas sewa, asalkan ia bisa mengusir roh lepas yang berdiam di dalamnya. Roh lepas tersebut ternyata hantu gadis polos bernama Yuuna. Memutuskan untuk membantu Yuuna move on ketimbang mengusirnya, Kogarashi terlibat berbagai urusan supernatural yang melibatkan para penghuni penginapan yang lain.

Juga berjudul Yuuna and the Haunted Hot Springs, ini diangkat dari manga komedi romantis supernatural karangan Miura Tadahiro yang naik daun di Weekly Shonen Jump beberapa tahun ini. Sebagai seri harem, fanservice-nya lumayan banyak, dan aku pribadi kurang mengikuti, tapi karakter utamanya simpatik dan para karakter lainnya pun bervariasi. Nagasawa Tsuyoshi (MM!, Nyaruko) akan menyutradarai. Komposisi seri ditangani Koyasu Hideaki (GJ Club, Lance N’Masques). Sudah agak lama sejak XEBEC mengeluarkan seri fanservice. Seri ini mungkin lebih menonjol dari yang kukira.

Calamity of a Zombie Girl (GONZO, Stingray)

Sebuah peti mati dari suatu keluarga bangsawan dibuka di ruang penyimpanan universitas. Euphrosyne, mayat hidup berwujud gadis cantik yang berada di dalamnya, terbangun, dan didorong pelayannya untuk membantai para mahasiswa demi mengambil kembali batu pusaka yang diambil dari mereka.

Juga berjudul Aru Zombie Shoujo no Sainan, ini anime proyek baru GONZO sesudah sekian lama, yang akan tayang sebagai net anime. Ceritanya diangkat dari seri light novel horor karya Ikehata Ryou. Nama baru Iwami Hideaki akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani Kanemaki Kenichi (Pretear, Sayonara, Zetsubou-sensei).  Tampilan visualnya sederhana, tapi efektif. Patut dilihat.

Sekurangnya, ada dua seri baru yang sudah tayang lebih awal: Future Card Buddyfight Ace (sebagai TCG, ini beneran kurang populer di sini ya?) dan FLCL Progressive (sekuel anime surreal legendaris FLCL keluaran Gainax tentang masa remaja, yang keluar belasan tahun lalu).

Masih ada beberapa seri lain yang menonjol.

Chuukan Kanriroku Tonegawa, lepasan dari seri judi thriller psikologis Kaiji karya Fukumoto Nobuyuki, akan tayang. Ceritanya mengetengahkan latar belakang Tonegawa, salah satu tokoh antagonis di seri aslinya yang sangat pandai mematikan motivasi orang. Madhouse yang akan memproduksi. Sudah diumumkan akan tayang dua cour. Kawaguchi Keiichro (Sket Dance, Hayate no Gotoku) yang menyutradarai. Hirota Mitsutaka (Anime-Gataris) yang menangani komposisi seri.

diomedea musim ini memproduksi seri komedi Chio’s School Road, atau Chio-chan no Tsuugakuro, tentang remaja SMA Miyamo Chio yang selalu saja mengalami petualangan aneh setiap perjalanannya ke sekolah. Diangkat dari seri manga karya Kawasaki Tadataka.

Ada anime baru dari seri bela diri lawas Baki (Grappler Baki). TMS Entertainment akan memproduksi, dengan staf veteran Hirano Toshiki (Rayearth, Dangaioh) sebagai sutradara. Anime kali ini mengangkat bab ketika Baki berhadapan dengan para terdakwa hukuman mati. Ini aslinya diangkat dari seri manga Baki The Grappler karangan Itagaki Keisuke,  yang bagian cerita baru untuk komiknya kudengar sedang digodok.

Adaptasi anime dari komik Shonen Jump Muhyo to Roji no Mahouritsu Soudan Jimusho (Muhyo & Roji’s Bureau of Supernatural Investigation) karya Nishi Yoshiyuki juga hadir. Ini lagi-lagi kasus komik lawas yang akhirnya diangkat jadi anime. Studio DEEN akan memproduksi dengan Kondo Nobuhiro (Nobunagun, Cerberus) sebagai sutradara. Desain karakternya unik, jadi mungkin kalian enggak akan langsung tertarik. Tapi, ceritanya setahuku menarik. Komiknya juga kudengar dibuat sekuelnya belum lama ini.

Anime mecha binatang baru yang diproduksi perusahaan mainan Takara Tomy, Zoids Wild, akan hadir. Oriental Light and Magic akan memproduksi. Staf veteran Sudo Norihiko (ToHeart2, Yaiba) akan menyutradarai. Apa masih bisa sebagus yang lalu-lalu?

Anime pengetahuan Cells at Work atau Hataraku Saibou juga akan tayang. Diangkat dari manga karya Shimizu Akane, ini berkisah tentang perjuangan sel-sel darah merah di tubuh kita dalam mengerjakan tugas mereka dengan dukungan sel-sel lain. David Production yang akan memproduksi. Ini kudengar jauh lebih epic dari yang sekilas terlihat.

Adaptasi baru dari Bakabon dan Papanya yang “bodoh tapi jenius,” Shinya! Tensai Bakabon, juga akan tayang. Pierrot Plus yang akan memproduksi. Meski sedikit, ini sebaiknya kalian sempatkan lihat. Ini penting buat bekal di zaman sekarang.

Dari yang sebelumnya web anime, seri TV 100 Sleeping Princes and the Kingdom of Dreams: The Animation (atau, Yume Oukoku to Nemureru 100 nin no Ouji-sama) akhirnya dibuat. Ini diangkat dari permainan ponsel puzzle RPG buatan GCREST.

Bicara soal sekuel untuk anime-anime lama:

  • Shingeki no Kyojin atau Attack on Titan (season 3) woooi! Rahasia yang disembunyikan tentang para raksasa akan terungkap! Ini anime baru paling ditunggu di musim ini.
  • Overlord III (season 3) yang melanjutkan pembeberan tentang dunia baru yang kini ditempati Ainz dan pengikutnya.
  • Free! Dive to the Future (season 3) yang langsung melanjutkan cerita movie-nya, mengisahkan kehidupan para lulusan klub renang Iwatobi sesudah mereka mahasiswa. Masih bakal ada kilas baliknya kok.
  • Gintama (season 7), paruh kedua dari bab Silver Soul yang katanya menjadi klimaks seri kocak ini.
  • Yama no Susume (season 3) tentang pecinta alam dan semangat untuk maju.
  • One Room (season 2), tentang kehidupan berapartemen dengan tetangga-tetangga cantik yang waktu itu sempat menarik perhatian. Musim kali ini dari sudut pandang cowok lagi.
  • Hataraku Oniisan! no 2! (season 2) tentang kucing-kucing yang bekerja.
  • Musim baru dari seri cerita-cerita horor pendek Yamishibai: Japanese Ghost Stories (season 6).
  • Marvel Future Avengers (season 2) tentang Makoto dan kawan-kawannya yang memperoleh kekuatan super dan menjadi tim baru yang dilatih di bawah kelompok superhero Avengers.
  • Sekuel seri ajaib tentang dunia peri, Oshiete Mahou no Pendulum: Rilu Rilu Fairilu (season 3).

Selebihnya untuk anime pendek, yang menonjol musim ini adalah BanG Dream! Girls Band Party! Pico dan The Idolm@ster Cinderalla Girls Gekijou (season 3).

Sebagai tambahan, episode spesial Fate/Extra Last Encore:Illustrias Tendosetsu yang berdurasi dua jam, kelanjutan dari seri TV Last Encore, juga akan tayang. Aku beneran telat mengikuti yang satu ini.

Dari segi movie, beberapa yang menonjol antara lain:

  • My Hero Academia: Two Heroes yang mengetengahkan kamp musim panas bagi para murid UA. Mengingat kepopuleran animenya belakangan, ini lumayan ditunggu.
  • penguin highway yang merupakan cerita aneh tentang kenapa penguin mulai bermunculan di lingkungan sekitar si tokoh utama, seorang anak kelas 4 SD.
  • Non Non Biyori Vacation tentang masa liburan para anak perempuan di desa.
  • Nanatsu no Taiza: Tenkuu no Torawarbito yang membawa Meliodas dan kawan-kawannya ke suatu negeri jauh di atas awan.
  • Kimi no Suizou o Tabetai atau I Want to Eat Your Pancreas, tentang seorang remaja SMA yang suatu hari menemukan buku harian teman sekelasnya yang ternyata mengidap penyakit mematikan. Dengan animasi yang indah dan cerita yang melankolis, ini didesas-desuskan menjadi anime gaya Makoto Shinkai yang berikutnya.

Dari segi OVA, tak banyak yang menonjol. Mungkin yang menarik hanya seri fanservice Queen’s Blade Unlimited serta Iya na Kao Sare Nagara Opantsu Misete Moraitai.

Info tentang di mana bisa nonton bisa dilihat di sini.

Akan dikabari kalau ada perkembangan lagi.

Anime Baru Musim Semi 2018

Maaf lama enggak nulis. Maaf juga preview berkala ini telat. Ada urusan ke luar negeri, ada kemungkinan perlu pindah pekerjaan, serta aku baru bertunangan beberapa bulan lalu. Jadinya, aku enggak sempat mengikuti macam-macam perkembangan yang terjadi belakangan.

Alasan lain; karena ada BANYAK BANGET anime baru untuk musim depan. Ada sekitar LIMA PULUH seri baru. Sepanjang aku jadi pemerhati (baca: otaku), aku yakin jumlah seri baru belum pernah ada sebanyak sekarang.

Semakin bergesernya ekosistem produksi turut berpengaruh. Layanan-layanan streaming macam Netflix kini ikut memproduksi, terkadang menggeser jadwal rilis. (Sebagai catatan, seri misteri B: The Beginning produksi Production I.G dan seri aksi sains fiksi A.I.C.O.: Incarnation produksi BONES serta seri aksi aneh Sword Gai keluaran LandQ baru Netflix rilis sepanjang Maret lalu. Kesemuanya produksi orisinil dengan kualitas lumayan bagus.)

Musim semi ini—dan sisa tahun 2018 ini—kelihatannya bakal sibuk.

Kayak biasa, daftar ini kurang bisa diandalkan.

Akan diupdate berkala apabila perlu.

Juushinki Pandora (Satelight)

Pada tahun 2031, Krisis Xianglong terjadi ketika reaktor kuantum yang menjadi sumber energi generasi baru meledak. Suatu energi tak dikenal terlepas. Lingkungan dunia berubah dalam semalam. Makhluk baru B.R.A.I muncul dan mengancam kelangsungan manusia. Manusia menghadapi B.R.A.I. dengan unit-unit M.O.E.V. yang dapat berubah bentuk. Ilmuwan terasing Leon Lau, saksi langsung krisis ini, menjalankan penelitiannya dengan damai untuk menghadapi B.R.A.I. bersama “adik perempuannya,” Chloe Lau. Tanpa mereka sadari, ancaman masa lalu kian mendekat.

Ini seri mecha yang merupakan proyek orisinil baru dari Kawamori Shoji. Sutradaranya Sato Hidekazu (Aquarion Logos, Nobunaga The Fool) dengan naskah ditangani Nemoto Toshizo (Log Horizon, Macross Delta). Dunianya post-apocalyptic dengan gaya visual yang mengingatkan ke keluaran Satelight yang lalu-lalu. Desain karakter dan mechanya punya nuansa mirip Aquarion. Sejujurnya, aku kurang yakin dengan Satelight belakangan, tapi mudah-mudahan hasilnya bagus.

Omae wa Mada Gunma o Shiranai (Asahi Production, CJT)

Kamitsuki Nori, yang berasal dari Perfektur Chiba, pindah ke Perfektur Gunma di barat laut Tokyo. Semula, dirinya khawatir dengan reputasi menakutkan yang Gunma punyai di Internet. Tapi, dia kemudian berkenalan dengan para penduduk setenpat yang memperkenalkannya pada kebudayaan Gunma yang sebenar(?)nya.

Juga berjudul You don’t know GUNMA yet., ini diangkat dari manga komedi karya Ida Hiroto. Sutradaranya Mankyuu (The Idolm@ster Cinderella Girls Gekijou) yang sekalian menangani naskah. Musiknya ditangani Matsuno Kyouhei. Yang menarik adalah adanya staf veteran Kogawa Tomonori (Space Runaway Ideon, Aura Battler Dunbine) yang terlibat sebagai desainer karakter. Ini kelihatan jelas anime promosi wisata, tapi durasi lumayan panjang manganya mengindikasikan cerita yang menarik. Selain itu, juga sudah dibuat film dan seri TV live-action. Update: Ini anime format pendek.

Magical Girl Boy (Pierrot Plus)

Uno Saki adalah siswi SMA sekaligus rookie idol yang naksir pada Mohiro, kakak lelaki sahabatnya. Ketika Mohiro tiba-tiba diculik monster, Saki menyetujui kontrak mencurigakan untuk memperoleh kekuatan mahou shoujo. Di luar dugaan, kontrak tersebut juga mengubahnya menjadi pemuda tampan.

Juga berjudul Mahou Shojo Ore atau Magical Girl Ore, ini diadaptasi dari manga komedi plesetan mahou shoujo karya Moukon Icchokusen. Singkatnya, ini tentang cewek-cewek manis yang berubah wujud menjadi cowok-cowok tampan berbadan kekar dan berpakaian imut (lengkap dengan berubahnya pengisi suara dari cewek ke cowok). Kawasaki Itsuro (Shining Hearts, Rental Magica) akan menyutradarai. Meski fokusnya jelas-jelas lebih ke komedi, ada kemungkinan kualitas presentasinya lebih bagus dari dugaan.

Real Girl (Hoods Entertainment)

Tsustui Hikari adalah remaja SMA yang merasa puas dengan perempuan-perempuan khayalan yang ditemuinya di anime dan game. Sampai suatu ketika, saat ia terjebak dengan tugas membersihkan kolam renang, Iroha, seorang perempuan ‘nyata’ yang mencolok dan populer, tiba-tiba mendekatinya.

Juga berjudul 3D Kanojo, ini diangkat dari seri manga komedi romantis karya Nanami Mao yang diserialisasikan di majalah josei Dessert milik Kodansha. Sutradaranya Naoya Takashi (Touken Ranbu: Hanamaru) dengan naskah ditangani Akao Deko (Flying Witch, Noragami). Film live-action untuk seri ini juga sudah diumumkan. Sesudah Drifters dan If Her Flag Breaks, seri ini kayaknya bisa jadi keluaran Hoods yang solid, tapi proyek Märchen Mädchen mereka yang masih ngegantung mungkin bisa berdampak.

Gundam Build Divers (Sunrise)

Gunpla Battle di masa depan dilakukan melalui suatu permainan MMO virtual bernama Gunpla Battle Nexus Online (GBN). Di dalamnya, para pemain mempertandingkan Gunpla buatan mereka melawan beragam pemain lain dari seluruh penjuru dunia. Ingin mengikuti jejak idolanya, Kujo Kyoya yang menjadi Gunpla Diver juara dunia, siswa 14 tahun bernama Minami Riku memulai langkahnya sebagai Gunpla Diver dengan Gunpla buatannya, Gundam 00 Diver.

Ini sekuel terbaru dari seri mecha Gundam Build Fighters yang terbilang sukses pada tahun-tahun belakangan. Watada Shinya (Gundam Build Fighters Try) kembali menjadi sutradara, tapi komposisi seri kali ini ditangani Kimura Noboru (Amagami SS+, Seikoku no Dragonar). Di samping itu, ada dukungan animator veteran Obari Masami sebagai koreografer aksi. Dari gelagat episode prekuel, nuansanya lebih mirip ke seri GBF yang pertama dengan penekanan ke strategi, tapi dengan latar cerita lebih fantastis. Ceritanya juga terlepas dari seri-seri GBF terdahulu. Dengan dukungan staf yang kuat, ini seri baru yang kelihatan benar-benar menjanjikan. Jarang suatu promo mainan bisa sampai sekeren ini.

Legend of the Galactic Heroes: Die Neue These Kaikou (Production I.G)

Selama puluhan tahun, Kekaisaran Galaktik yang aristokratik dan Aliansi Planet Merdeka yang demokratis telah berseteru, melibatkan ribuan kapal dan jutaan prajurit dari kedua pihak, tanpa adanya titik terang berakhirnya konflik. Jalannya perang berubah seiring kemunculan dua laksamana besar, Reinhard von Lohengramm dari pihak Kekaisaran dan Yang Wen Li dari pihak Aliansi, yang seakan telah ditakdirkan untuk bersaing di tengah jalinan politik, strategi, dan kerasnya realita perang.

Ini adaptasi baru seri novel sains fiksi epik bertema space opera karya Tanaka Yoshiki (Arslan Senki, Tytania). Sebelumnya, seri ini secara legendaris pernah dianimasikan oleh Artland ke bentuk OVA dengan jumlah episode sebanyak 110. Adaptasi baru Die Neue These ini akan diawali seri TV 12 episode, sebelum dilanjutkan season kedua dalam format tiga film layar lebar (masing-masing dengan durasi empat episode). Tada Shunsuke (Kuroko no Basuke, STARMYU) akan berperan sebagai sutradara. Takagi Noboru (Durarara!!, Kuroko no Basuke) akan menangani naskah. Musiknya ditangani Hashimoto Sin dengan kontribusi dari Sawano Hiroyuki. Ceritanya berat, dan versi ini pasti dibanding-bandingin dengan versi OVA, tapi kalau bisa ngikutin, ada suatu pencerahan yang mungkin bakal kamu dapat. Selain itu, efek CG futuristis dan pertempuran antar kapalnya sudah lebih bagus. (Ini jelas enggak mengikuti gaya manga adaptasi buatan Fujisaki Ryu btw.)

Waka Okami wa Shougakusei! (Madhouse, DLE)

Okko adalah siswi SD kelas enam yang baru kehilangan orangtuanya dalam kecelakaan lalu lintas. Dia kemudian pindah ke penginapan dan pemandian air panas Haru no Ya milik neneknya, dan dilatih untuk bisa menjalankan penginapan. Okko lambat laun tumbuh besar dengan bantuan si anak lelaki hantu Uri-bo serta berbagai teman misterius mereka yang lain.

Diadaptasi dari buku anak-anak karya Reijou Hiroko yang diilustrasikan Asami, Masuhara Mitsuyuki (Ace of Diamond, Shirokuma Café) dan Tani Azuma (Haiyoru! Nyaru-Ani, Honto ni Atta! Reibai-Sensei) akan bekerjasama menyutradarai. Naskahnya akan ditangani Yokote Michiko (RIN-NE, Genshiken). Meski sekilas sederhana, kualitas teknisnya jauh melebihi dugaan. Penggambaran latar sekolah, penginapan, serta detil kecil lainnya benar-benar bagus. Ini seri yang mungkin akan jadi kejutan.

Tokyo Ghoul:re (Pierrot)

Sebagai satu-satunya organisasi yang melawan ancaman Ghoul, Komisi Polisi Penanganan Ghoul menggunakan segala cara untuk melindungi umat manusia dari pemangsa alami mereka. Senjata terbaru komisi tersebut adalah prosedur eksperimental untuk menanamkan Kagune dari Ghoul ke badan manusia. Baik prosedur tersebut maupun Kesatuan Qs yang baru dibentuk sama-sama masih belum teruji. Sasaki Haise ditugaskan sebagai pembina Kesatuan Qs. Tapi, tugas Haise diperumit oleh kepribadian para bawahan yang menyusahkan. Selain itu, masih ada masalah keterbatasan pemahamannya akan kekuatan para Ghoul.

Seri ini diadaptasi dari seri manga seinen populer karya Ishida Sui yang diserialisasikan di Weekly Young Jump. Sebagai sekuel, memang kurang jelas bagaimana seri ini akan nyambung dengan akhir anime Tokyo Ghoul sebelumnya. Meski demikian, mungkin itu bukan masalah karena ceritanya hampir bisa dikatakan reboot. Watanabe Odahiro (Soul Buster, Valkyrie Drive: Mermaid) menggantikan Morita Shuhei sebagai sutradara, tapi naskahnya kembali ditangani Mikasano Chuuji. Perlu diperhatikan, desain karakternya dibuat ulang oleh Nakajima Atsuko, mungkin agar lebih ramah CG. Nuansa horor, psikologis suram, serta aksi-aksi keren kayaknya akan kembali ada. Belum jelas perkembangannya, tapi ini patut diperhatikan karena ini Tokyo Ghoul.

Tada-kun wa Koi o Shinai (Doga Kobo)

Tada Mitsuyoshi belum pernah mengenal cinta. Dirinya sedang memfoto mekarnya bunga sakura saat ia menjumpai Teresa Wagner, seorang murid pindahan dari Luxembourg yang terpisah dari temannya. Mitsuyoshi kemudian membawa gadis tersebut ke toko kopi kakeknya, tanpa menyadari dampak yang mungkin akan terjadi.

Juga berjudul Tada Never Falls in Love, ini seri orisinil bergenre komedi romantis yang digagas oleh para staf Gekkan Shoujo Nozaki-kun. Sebagian besar staf produksinya juga sama. Yamazaki Mitsue (Nozaki-kun, Magic-kyun Rennaissance) akan berperan sebagai sutradara. Naskahnya akan ditangani Nakamura Yoshiko (Nozaki-kun, Super Lovers). Seri ini punya visual cerah dan keragaman desain karakter yang keren. Aku bukan fans Nozaki-kun, tapi aku tertarik dengan seri ini.

Saredo Tsumibito wa Ryuu to Odoru: Dances with the Dragons (Seven Arcs Pictures)

Gayus yang tetap cool meski kerap sial, dan Gigina yang rupawan namun keji, adalah sepasang spell equationists. Mereka mampu mengubah persamaan-persamaan hukum alam untuk menciptakan dampak-dampak berbahaya sekaligus menakjubkan. Kedua pemburu bayaran tersebut kemudian terseret dalam pertempuran melawan para naga di kota Eridana, di mana mereka juga terbawa dalam intrik berbagai negara.

Diangkat dari seri light novel karya Labo Asai yang diilustrasikan Miyagi dan diterbitkan Shogakukan, ini seri dark fantasy yang konon telah mengubah konsep ranobe di masanya. Penayangannya sempat ditunda dari yang sebelumnya dijadwalkan untuk Oktober lalu. Nishikiori Hiroshi (Azumanga Daioh, Toaru Majutsu no Index) bekerjasama dengan pendatang baru Hanai Hirokazu (The Pilot’s Love Song) sebagai sutradara. Ikami Takayo (Mawaru Penguindrum, Beautiful Bones – Sakurako Investigations) menangani naskah. Visualnya terlihat meyakinkan, tapi jumlah episodenya yang cuma 12 mengundang tanda tanya soal cakupan ceritanya. Menurutku, ini paling aman diperhatikan kalau kalian penggemar light novel.

Layton Mystery Tanteisha: Katori no Nazotoki File (LIDEN FILMS)

Katriell “Kat” Layton adalah anak perempuan detektif ternama Professor Hershel Layton. Seperti ayahnya, Kat dan teman-temannya juga terlibat penyelesaian berbagai kasus.

Diangkat dari game terbaru waralaba misteri/teka-teki Professor Layton keluaran perusahaan Level 5, Layton’s Mystery Journey: Katrielle and the Millionaires’ Conspiracy, desain karakter yang unik dan penggambaran latar Inggris yang cerah menjadi daya tarik utama seri ini. Hino Akihiro, CEO Level 5, terlibat sebagai sutradara kreatif, yang sekalian juga membantu kompsisi seri. Mitsunaka Susumu (Haikyu!!, Cuticle Detective Inaba) akan berperan sebagai sutradara. Ada anjing yang bisa bicara di ceritanya. Nuansa gamenya kelihatannya dengan sukses berhasil tergambar. Kudengar game-game Layton yang lebih ke sini benar-benar bagus. Seri ini punya gelagat solid dan mungkin akan jadi seri misteri yang tak biasa.

Magical Girl Site (production doA)

Asagiri Aya telah lama ditindas di sekolah. Untuk sekian lama, dirinya berharap bisa mati. Saat membuka Internet dalam upaya menghibur diri, Aya sampai ke Mahou Shoujo Site, situs misterius yang memberinya kekuatan, tapi sekaligus menyeretnya ke dunia saling bunuh antar gadis penyihir.

Juga dikenal dengan judul Mahou Shoujo Site, ini diangkat dari seri manga horor karya Satou Kentarou (Magical Girl Apocalypse) terbitan Akita Shoten. Matsubayashi Tadahito (Tokyo Ghoul: Pinto) akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani Ikami Takayo (Yuri Kuma Arashi). Musiknya akan ditangani Inai Keiji (Outbreak Company). Studio yang memproduksi terbilang baru, tapi gelagat sejauh ini terbilang solid. Tokoh YouTube virtual Kizuna Ai juga terlibat sebagai salah satu pengisi suara. Setahuku, ceritanya punya banyak perkembangan gila. Seri ini menarik bagi kalian yang suka thriller dan tak keberatan dengan hal-hal aneh.

Hinamatsuri (feel.)

Nitta, pria dewasa berhati baik yang menjadi anggota yakuza, mendapati ada anak perempuan bernama Hina tiba-tiba muncul di dalam kamarnya. Hina semula mengancam Nitta dengan kekuatan supernatural yang dia punya. Tapi, karena satu dan lain hal, keduanya malah berakhir tinggal bersama sebagai bapak dan anak. Lambat laun, sejumlah anak perempuan lain yang punya urusan dengan Hina juga ikut hadir dalam kehidupan mereka.

Diangkat dari manga karya Ohtake Masao, ini seri keseharian yang terkadang serius seperti layaknya seri-seri lain yang diserialisasikan di majalah Fellows! (dan Harta) milik Enterbrain. Sutradara andal Oikawa Kei (Outbreak Company, Oregairu season 2) yang akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani Ouchi Keiichirou (La Corda d’Oro Blue Sky, Outbreak Company). Musiknya akan ditangani Misawa Yasuhiro (Kokoro Connect, Yuruyuri – Happy Go Lily) di Nippon Columbia. Terutama karena asal usul dan stafnya, ini seri tak biasa yang benar-benar patut diperhatikan.

Devil’s Line (Platinum Vision)

Taira Tsukasa, seorang mahasiwi, diselamatkan dari iblis oleh satu dari sekian banyak vampir yang membaur di antara manusia. Anzai Yuuki, penyelamatnya, adalah separuh iblis yang menggunakan kemampuan supernaturalnya untuk membantu kepolisian menangani kejahatan-kejahatan terkait iblis di Tokyo. Seiring dekatnya hubungan mereka, sesudah penugasan Anzai sebagai pengawal Tsukasa, aturan pribadi Anzai untuk tidak meminum darah manusia mulai diuji.

Diangkat dari manga karya Hanada Ryo, yang diserialisasikan di majalah Monthly Morning Two milik Kodansha, ini seri fantasi gelap yang mungkin lebih menarik buat pemirsa wanita. Kualitas animasinya kurang menonjol. Tapi, di sisi lain, ada banyak seiyuu ternama di dalamnya. Tokumoto Yoshinobu (Nagasarete Airantou) yang akan menyutradarai, dengan dibantu Nakano Hideaki (Aoharu x Machinegun). Konuta Kenji (Servamp) dan Hisao Ayumu yang menangani naskah. Ini seri yang menarik buat kalangan yang suka anime karena seiyuu.

Tachibanakan To-Lie-Angle (Creators in Pack, Studio Lings)

Hanabi Natsuno pulang ke kota kelahirannya dengan harapan bisa memulai SMA di asrama Tachibana Mansion yang megah. Tapi, karena sejumlah komplikasi, Natsuno malah terdampar di asrama Tachibana House yang bobrok tapi ramai. Di sana pula, dirinya terjebak antara sahabat masa kecilnya dan seorang gadis cantik misterius.

Diangkat dari manga karya merryhachi terbitan Ichijinsha, ini seri komedi fanservice berbau yuri yang diserialisasikan di Comic Yuri-Hime. Hirasawa Hisayoshi (Miss Bernard said., Netsuzou Trap -NTR-) yang akan menjadi sutradara. Naskahnya akan dibuat oleh WORDS in STEREO. Soal ini, aku tak bisa komentar banyak. Tapi, aku senang Creators in Pack terus berkembang.

Butlers: Chitose Momotose Monogatari (SILVER LINK)

Jinguji Koma, yang biasa dipanggil Jay, adalah ketua dewan siswa yang cerdas dan tampan. Hayakawa Tsubasa adalah asisten toko sebuah kafe yang serba bisa dan lemah lembut. Di balik kehidupan damai mereka di sekolah, keduanya adalah Butlers, pengelana waktu yang menjalani berbagai pertempuran supernatural, yang telah ditakdirkan untuk menjadi musuh satu sama lain.

Juga dikenal dengan judul Butlers x Battlers, ini adalah proyek orisinil yang digagas SummerACG. Nuansanya lebih ke aksi komedi. Ada banyak karakter cowok tampan, jadi sasarannya lebih untuk pemirsa wanita. Takahashi Masaru (Tasogare Otome x Amnesia, Masamune-kun’s Revenge) memulai debut sebagai sutradara dengan seri ini. Naskahnya akan ditangani Shimizu Megumi (Soul Eater, Eureka Seven, Akagami no Shirayukihime). Musiknya akan ditangani TOMISIRO (Macross Delta, Isekai Shokudou). Semula dijadwalkan buat bulan Januari, tapi jadi diundur ke musim ini. Sejujurnya, ini seri yang menurutku susah ditebak. Pastinya, ini menarik buat yang suka karakter-karakter cowok tampan.

Otaku no Koi wa Muzukashii (A-1 Pictures)

Narumi adalah perempuan kantoran yang diam-diam menyembunyikan gaya hidupnya sebagai fujoshi. Suatu hari, dia mendapati bahwa Hirotaka, kenalannya dari masa sekolah, ternyata sekantor dengannya. Setahu Narumi, Hirotaka yang tampan dan bisa diandalkan sebenarnya adalah otaku game. Rahasia masing-masing kemudian menjadi landasan hubungan mereka berdua.

Juga berjudul Wotakoi: Love is Hard for Otaku, ini diangkat dari manga karya Fujita yang diterbitkan Ichijinsha. Setahuku ini seri komedi romantis yang lumayan bagus. Hiraike Yoshimasa (Amagami SS, Working!!) akan menyutradarai sekaligus menangani komposisi seri. Daripada drama dunia kerja, ceritanya lebih menonjolkan kecanggungan hubungan antar karakter. Ini menarik buat yang nyari seri dewasa tapi enggak terlampau berat.

Golden Kamuy (Geno Studio)

Seusai berakhirnya Perang Russia-Jepang di penghujung zaman Meiji, veteran perang Sugimoto Saichi berkelana di belantara Hokkaido, mencari penghidupan untuk keluarga mendiang teman seperjuangannya. Secara kebetulan, ia mendengar kisah aneh tentang persembunyian emas curian Suku Ainu dari seorang lelaki setempat. Ini mengawali keterlibatan Sugimoto dalam perburuan harta karun penuh bahaya, sekaligus awal perjumpaannya dengan Asirpa, gadis Ainu yang menjadi harapan terbesar bagi Sugimoto untuk bertahan hidup.

Diangkat dari manga seinen peraih penghargaan Manga Taisho karya Noda Satoru, yang diserialisasikan di majalah Young Jump punya Shueisha, ini menjadi proyek seri TV kedua Geno Studio sesudah Kokokku. Nanba Hitoshi (Gosick, Baki the Grappler) akan menyutradarai. Takagi Noboru (Baccano!, Durarara!!) akan menangani naskah. Musiknya akan ditangani oleh Suehiro Kenichiro. Selain latarnya yang historis, di belantara bersalju Hokkaido, seri ini menonjol karena adegan-adegan aksinya yang keras serta perkembangan ceritanya yang keren. Ini salah satu seri baru yang paling dinantikan di musim ini. Direkomendasikan buat yang nyari sesuatu yang benar-benar berbeda. Mudah-mudahan hasilnya bagus. 

Doreiku The Animation (Zero-G, TNK)

Suatu perangkat misterius bernama SCM tahu-tahu telah beredar dalam masyarakat. Perangkat tersebut konon memungkinkan siapapun memanfaatkan rasa bersalah sesama pemakainya dan menjadikannya budak, dengan syarat sederhana bisa memenangkan tantangan atasnya. Seorang gadis cerdas bernama Arakawa Eia diminta menjadi jaminan oleh seseorang yang hendak menguji alat ini. Tak disangka, ini menyeret Eia ke dalam persaingan antara 23 orang pemilik lain.

Ini seri thriller dewasa yang diangkat dari seri novel Dorei-ku: Boku to 23-nin no Dorei karya Okada Shinichi dan Ouishi Hiroto yang diterbitkan Futabasha. Seperti King’s Game, temanya lumayan membuat tak nyaman. Kuraya Ryouichi yang akan menyutradarai sekaligus menangani komposisi seri. Tak banyak yang bisa dikatakan selain itu. Dengan sudut pandang cerita yang terus bergantian, seri ini menurutku relatif lebih cerdas dibandingkan seri-seri sejenis. Tapi, mending jangan memaksakan diri.

Caligula (Satelight)

Suatu dunia virtual yang disebut Mobius diciptakan oleh idola virtual μ (‘myu’) dengan harapan bisa menolong manusia dari segala ketidakadilan dunia nyata. Tapi, sebagian remaja yang terjebak di dalamnya kemudian membentuk Klub Pulang dengan harapan untuk bisa kembali ke kenyataan.

Didasarkan pada game PSV The Caligula Effect yang dikembangkan FuRyu, anime ini kelihatannya dibuat sehubungan pembuatan ulang gamenya untuk PS4. Seri ini menarik karena punya motif musik independen, yang ceritanya, menjadi landasan terbentuknya kepribadian μ. Masing-masing karakter komposer di dalam gamenya bahkan mewakili komposer musik indie di dunia nyata. Selain itu, aku pribadi tertarik karena naskah game aslinya dibuat Satomi Tadashi, penulis cerita dari game-game Persona awal kembangan Atlus. Anime ini disutradarai Wada Jun’ichi (WoldEnd, The Disappearance of Nagato Yuki-chan). Komposisi serinya ditangani Machida Touko (The IDOLM@STER, A Centaur’s Life). Musiknya akan dikolaborasi bersama oleh Masuko Tsukasa, Takanashi Yasuharu, Funta7, RegaSound, dan Iwata Kenji. Konsepnya aneh, tapi gelagatnya sejauh ini bakal lebih bagus dari perkiraan.

Lost Song (LIDEN FILMS, Dwango)

Rin, gadis enerjik yang suka makan, tinggal di desa perbatasan yang hijau. Sementara Finis, sang penyanyi, berdiam di istana kerajaan dan menjalani hari-harinya dalam kesendirian. Keduanya menyimpan kekuatan yang tidak dimiliki manusia lain dalam bentuk nyanyian mereka. Dibawa takdir dan ancaman pecahnya perang, keduanya menjalani perjalanan penuh bahaya dengan kekuatan tersebut.

Ini adalah proyek orisinil yang digagas oleh duo (misterius?) Junpei dan Morita (nama samaran?) dari MAGES(?), yang akan menyutradarai sekaligus menangani naskah. Nuansanya lebih dekat ke drama fantasi dengan titik berat lumayan ke musik. Musiknya sendiri ditangani oleh Shirato Yuusuke. Yang menarik adalah bagaimana seri ini mengusung nama penyanyi Suzuki Konomi dan pengisi suara/penyanyi Tamura Yukari untuk kedua tokoh utama. Seri ini juga menandai debut Suzuki-san sebagai pengisi suara. Nuansanya lebih mengingatkanku pada game? Ini termasuk seri yang distream Netflix. Kualitas akhirnya susah ditebak; tapi secara teknis, seri ini solid.

Last Period: Owari naki Rasen no Monogatari (J.C. Staff)

Makhluk-makhluk ajaib yang disebut Spiral terlahir dari isolasi. Mereka yang bisa mengalahkan makhluk-makhluk ini dikenal sebagai Period. Haru adalah seorang siswa Period yang tergabung dalam Arc End Cabang Kedelapan. Tapi, sesudah insiden pencurian misterius, terjadi krisis ekonomi yang menyebabkan markas pusat menelantaran Divisi Kedelapan. Dengan hanya tiga Period tersisa, termasuk Haru, mereka kemudian bekerja sama membangun kembali Divisi Kedelapan.

Diangkat dari game ponsel kembangan Happy Elements (yang telah diunduh lima juta kali), ini seri fantasi komedi bernuansa cerah dengan desain karakter imut dan warna-warni. Iwasaki Yoshiaki (Love Hina, Miss Monochrome) yang akan menyutradarai. Komposisi seri akan ditangani oleh Shirane Hideki (Danmachi, Hayate no Gotoku). Desain karakter orisinil buatan whoopin menjadi daya tarik utama. Musiknya akan ditangani Manual of Errors (Tamako Love Story) di NBCUniversal Entertainment. Kayaknya ini bakal jadi seri yang cocok sebagai hiburan di kala stres.

Rokuhōdō Yotsuiro Biyori (ZEXCS)

Ada empat spesialis di rumah teh Rokuhoudou: Sui membuatkan teh, Gure ahli dalam membuat latte, Tsubaki membuat panganan manis, dan Tokitaka memasak. Selain melayani pengunjung, terkadang mereka juga membantu menyelesaikan masalah.

Diadaptasi dari manga karya Shimizu Yuu yang diserialisasikan di Go Go Bunch terbitan Shinchosha, ini seri santai yang menyajikan wajah-wajah tampan dan hidangan-hidangan enak. Kamiya Tomomi (Daitoshokan no Hitsujikai) akan menyuradarai. Naskahnya ditangani Akao Deko (Noragami). Desain masakan disediakan Itou Noriko. Seri ini punya kesan benar-benar rapi.

Gurazeni (Studio DEEN)

Bonda Natsunosuke, relief pitcher untuk tim bisbol Spiders, telah berperan di posisi tersebut selama delapan tahun semenjak lulus SMA. Dirinya pemain kidal yang memiliki lemparan menyamping yang tak biasa. Penghasilan tahunannya sekitar 18 juta yen, dan Bonda sangat memikirkan tentang itu dengan bagaimana dirinya tak punya apa-apa selain bisbol untuk mengusung kehidupannya.

Diangkat dari seri manga olahraga peraih penghargaan Kodansha tentang dunia bisbol profesional karya Moritaka Yuuji dan Adachi Keiji, seri ini menarik karena membahas segala aspek bisbol dari sudut pandang keuangan. Selain soal permainan, karena berhubungan soal cara bertahan hidup dari segi finansial, ceritanya juga jadi berujung ke soal kehidupan. Watanabe Ayumu (Space Brothers, If Her Flag Breaks) yang akan menyutradarai. Sementara Takayashiki Hideo (Kaiji, Rideback, One Outs) yang akan menangani naskah. Seri ini patut diperhatikan kalau kalian ngerti permainan bisbol atau menggemari intrik psikologis.

Piano no Mori (Fukushima Gainax)

Shuuhei, seorang anak yang dididik untuk bisa memainkan piano sejak kecil, merasa tertekan oleh keterbatasan bakatnya. Suatu hari, ia berjumpa dengan Kai, seorang anak miskin sekaligus liar yang anehnya, menjadi satu-satunya orang yang mampu menghasilkan melodi dari sebuah piano rusak yang dibuang di hutan.

Diangkat dari manga karya Isshiki Makoto (Hanada Shonen-shi), yang juga berjudul The Piano Forest, seri ini sebelumnya sempat diadaptasi ke format movie oleh Madhouse dan sekarang diadaptasi ke format seri TV. Manganya baru tamat belum lama ini. Ini seri drama bertema musik yang diserialisasikan di majalah Young Magazine Uppers dan majalah Morning punya Kodansha. Ceritanya memaparkan kehidupan Kai dan Shuuhei dari anak-anak sampai menjelang dewasa. Seri ini juga menarik karena sempat mengadakan audisi untuk para pianis beneran untuk menyediakan permainan piano bagi para karakternya. Ini akan tayang di saluran NHK. Nakatani Gaku akan tampil sebagai sutradara. Itami Aki (Rainbow Days, Aku no Hana) dan Abe Mika (Danchi Tomoo) akan bekerjasama menangani naskah. Ceritanya bisa agak berat, tapi ini direkomendasikan kalau suka musik atau drama kehidupan. Gelagatnya benar-benar solid.

Hisone to Masotan (BONES)

Amakasu Hisone yang polos dan jujur adalah rekrutan baru JSDF di pangkalan udara Gifu. Niat awalnya mendaftar ke angkatan udara adalah agar dia bisa menjaga jarak dengan orang-orang karena kecenderungannya menyakiti perasaan dengan kata-kata terlampau jujur. Keputusan ini malah mempertemukannya dengan naga OTF (Organic Transformed Flyer) yang tersembunyi di pangkalan itu. Secara mengejutkan, naga itu kemudian memilih Hisone sebagai pilotnya.

Ini seri orisinal yang diawasi langsung oleh pendiri Gainax, Higuchi Shinji. Kobayashi Hiroshi (Kiznaiver) yang akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani oleh spesialis drama Okada Mari (anohana, The Anthem of the Heart). Desain karakter orisinilnya yang sederhana, yang dibuat Aoki Toshinao, menjadi daya tarik lebih. Kawamori Shoji terlibat untuk desainer mekanik, dengan Koyama Shigeto untuk desain konsep monster. Kelihatannya ini akan jadi seri drama bertema militer yang menonjolkan hubungan antar karakter. Kualitasnya kelihatan solid. Seri ini patut diperhatikan karena kombinasi elemen-elemennya yang sangat enggak biasa.

Kakuriyo Yadomeshi (GONZO)

Aoi, seorang mahasiswi yang pandai memasak, mewarisi kemampuan melihat makhluk gaib yang dimiliki mendiang kakeknya. Namun suatu hari, saat Aoi sedang memberi makan roh-roh tani, dewa pemilik penginapan Tenshinya tiba-tiba muncul untuk memperistri Aoi karena kakeknya ternyata punya hutang yang gagal dilunasi. Aoi menolak diperistri dan memilih bekerja di Tenshinya sebagai upaya membayar hutang.

Juga berjudul Kakuriyo – Bed & Breakfast for Spirits, ini diangkat dari seri light novel karya Yuuma Midori yang diilustrasikan Laruha. Terbitnya di bawah label Fujimi L Bunko milik Kadokawa. Seri ini sudah dikonfirmasi akan tayang dua cour. Ini jenis seri yang lebih ditujukan untuk cewek, tapi kelihatannya akan punya cerita lumayan berbobot. Okuda Yoshiko akan tampil sebagai sutradara untuk seri ini. Konparu Tomoko (Kimi ni Todoke) akan menangani komposisi seri. Musik akan ditangani oleh Iga Takurou (Fuuka, Aria the Scarlet Ammo AA). Ini termasuk keluaran GONZO yang enggak biasa.

Sword Art Online Alternative: Gun Gale Online (Studio 3Hz)

Kohiruimaki Karen adalah mahasisiwi yang risau dengan tinggi badannya yang 183 cm. Saat berkesempatan memasuki dunia virtual bertema senjata api Gun Gale Online, Karen membuat avatarnya yang bernama Llen berkesan imut, bertinggi badan kurang dari 150 cm dan selalu berpakaian pink. Keganasan performa Llen menarik perhatian Pitohui, seorang pemain wanita lain, yang kemudian mendesak Llen untuk berpartisipasi dalam Squad Jam, versi tim dari turnamen Bullet of Bullets.

Diangkat dari seri light novel karya Sigsawa Keiichi (Kino no Tabi), ini seri drama aksi yang merupakan lepasan dari waralaba Sword Art Online karya Kawahara Reki, tapi sebenarnya tak berhubungan dari segi cerita sama sekali (hanya berbagi latar dunia VMMORPG, dari novel 5 dan 6 SAO).  Sakoi Masayuki (Celestial Method, Princess Resurrection) yang akan menyutradarai. Naskah akan ditangani Kuroda Yousuke (Gundam 00, My Hero Academia). Studio 3Hz sedang naik daun sesudah proyek Flip Flappers dan Princess Principal. Karenanya, ini proyek yang kelihatannya benar-benar diharapkan bagus. Kesannya sejauh ini terbilang solid.

Comic Girls (Nexus)

Moeta Kaoruko, siswi SMA sekaligus pembuat manga dengan nama pena Chaos, terpuruk saat mengetahui karyanya menempati urutan terbawah survei pembaca. Editor Kaoruko kemudian menyarankan agar dia tinggal di suatu asrama perempuan khusus pembuat manga, di mana Kaoruko bisa bertemu gadis-gadis lain sesama pengarang komik, dan saling membantu untuk menjadi lebih baik.

Diangkat dari manga 4-kotak karya Hanzawa Kaori yang diserialisasikan di majalah Manga Time Kirara Max punya Houbunsha, ini seri komedi yang sempat jadi kandidat penghargaan Manga Taisho tahun lalu.  Tokumoto Yoshinobu (sutradara episode untuk WATAMOTE, Rakudai Kishi no Chivalry) akan memulai debut sebagai sutradara dengan seri ini. Takahashi Natsuko (Koi to Uso, Yuyushiki) yang akan menangani naskah. Menariknya, penulis-penulis naskah ternama Machida Touko (Lucky Star), Yokote Michiko (Patlabor, Shirobako), dan Hanada Jukki (Love Live!, Sound! Euphonium) akan berkontribusi juga. Musiknya akan ditangani oleh Suehiro Kenichiro. Ini seri yang mungkin bisa jadi kejutan.

Megalobox (TMS Entertainment)

JD (Junk Dog) adalah petinju yang mencari nafkah dengan ikut serta dalam pertandingan-pertandingan tinju ilegal yang sudah diatur. Suatu hari, di tengah ring, dia bertemu seorang pria tertentu yang membuatnya rela mempertaruhkan segalanya lagi.

Ini proyek orisinil yang menjadi lepasan dari seri manga tinju legendaris Ashita no Joe karya Kajiwara Ikki dan Chiba Tetsuya, memperingati 50 tahun terbitnya manga tersebut. Latar ceritanya kali ini futuristis, dengan bagaimana para petinju menggunakan permesinan untuk memperkuat gerakan. Moriyama You (pernah terlibat dalam Master Keaton sebagai sutradara animasi, desainer konsep di Attack on Titan) yang akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani Manabe Katsuhiko (Hokuto no Ken: Raoh) dan penulis naskah live action Kojima Kensaku. Musiknya akan ditangani mabanua (Kids on the Slope). Desain karakternya yang old school menghasilkan kombinasi menarik dengan latarnya yang modern. Aku semula kurang yakin, tapi gelagatnya sejauh ini lebih kuat dari perkiraan.

Libra of Nil Admirari (Zero-G)

Di semesta di mana zaman Taisho di Jepang berlangsung hingga 1936 (dan bukan berakhir di 1926), seorang gadis bernama Kuze Tsugumi didatangi Biro Manajemen Aset Informasi Perpustakaan Kekaisaran berkenaan buku-buku yang disebut Maremono, yang konon mampu mempengaruhi pikiran para pembacanya. Buku-buku tersebut kemungkinan berkaitan dengan insiden pembakaran diri yang adik laki-lakinya lakukan.

Juga berjudul Nil Admirari no Tenbin, ini diangkat dari game otome keluaran Idea Factory dan Otomate. Ini termasuk seri untuk cewek yang gaya visualnya menarik bahkan buatku. Takata Masahiro (Super Seisyun Brothers) yang akan menyutradarai. Konparu Tomoko (Uta no Prince-sama – Maji Love 1000%) yang akan menangani naskah. Musiknya akan ditangani oleh Hasegawa Tomoki (NANA). Meski tak menonjol, kudengar gamenya termasuk lumayan. Mungkin ini patut diperhatikan oleh penggemar game otome.

Uchuu Senkan Tiramisu (GONZO)

Ichinose Subaru adalah pilot as dari kapal luar angkasa Tiramisu. Masalahnya, karena tak tahan dikelilingi oleh pilot-pilot yang lebih tua, sehari-hari ia mengurung diri di dalam kokpit pesawat pribadinya, Durandal.

Juga dikenal dengan judul Space Battleship Tiramisu, ini seri komedi sains fiksi yang merupakan adaptasi dari manga karya Miyakawa Satoshi dan Itou Kei yang diserialisasikan di situs web Kurage Bunch milik Shinchosha. Ikehata Hiroshi (Robot Girls Z) yang akan menyutradarai. Satou Yuu yang akan menangani naskah. Aku tak bisa komentar banyak, tapi ini kelihatannya seri yang beneran konyol.

Isekai Izakaya: Japanese Food From Another World (Sunrise)

Sebuah bar bernama “Nobu” di Kyoto, Jepang, memiliki pintu yang terhubung ke bar di suatu dunia lain. Minuman keras Toriaezu Nama serta berbagai hidangan lain yang disediakan Yazawa Nobuyuki, sang pengelola, banyak dicari baik di dunia sini maupun dunia sana.

Juga dikenal dengan judul Isekai Izakaya “Nobu” atau Otherworldly Izakaya “Nobu”, ini sangat mirip dengan Isekai Shokudou beberapa waktu lalu, dengan orang-orang dunia lain menikmati beragam hidangan dunia kita, tapi dengan fokus ke izakaya, bar/restoran Jepang. Seri ini juga kabarnya akan dilengkapi segmen pencarian resto-resto izakaya berkualitas di kehidupan nyata. Ini diangkat dari seri light novel karya Semikawa Natsuya yang diterbitkan Takarajimasha dengan ilustrasi buatan Kururi. Ono Katsumi (Hataraki Man) akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani Yoshida Shin (Speed Grapher). Ini seri yang menarik diikuti bila kalian gemar makan.

Juga akan tayang Steins;Gate 0 (White Fox) yang diadaptasi dari game berjudul sama buatan 5pb. Sutradaranya kali ini Kawamura Kenichi (Qualidea Code, SoniAni), tapi seluruh staf yang lama akan kembali. Ini seri sains fiksi yang menjadi midkuel dari seri perjalanan waktu Steins;Gate yang legendaris. Susah membahas ceritanya, tapi ini berlatar di semesta di mana Okabe Rintarou tak lagi sanggup berjuang untuk menyelamatkan Makise Kurisu. Versi gamenya banyak sekali dipuji, jadi ada pengharapan sangat besar terhadap anime ini.

Uma Musume Pretty Derby (P.A. Works) juga tayang. Seri ini pada dasarnya menampilkan kuda-kuda balap sebagai gadis-gadis muda. Didasarkan pada game mobile keluaran Cygames, promonya yang tayang beberapa tahun lalu sempat menarik perhatian. Aku tak bisa komentar banyak, tapi kualitas visualnya bagus.

Juga tayang Persona 5 the Animation (A-1 Pictures) yang diangkat dari game buatan Atlus yang sangat ngehit. Ceritanya tentang remaja-remaja yang menghadapi kebobrokan masyarakat modern dengan berperan sebagai pencuri terhormat. Aku lebih ingin memainkan gamenya, jadi kurang tertarik dengan anime ini. Tapi, ada gelagat kalau versi animasinya akan berbeda dibandingkan anime-anime Persona yang lalu. Ishihama Masashi yang menyutradarai dengan Inostume Shinichi menangani naskah. Meguro Shoji menangani musik. Nama tokoh utama yang dipilih adalah Amamiya Ren. Secara teknis, ini kelihatan keren.

Anime kolaborasi Tiongkok-Jepang musim ini adalah Jikken-hin Kazoku: Creatures Family Days. Ini diangkat dari manga karya Yanai (kelahiran Taiwan) yang diserialisasikan di majalah Comic Bunch milik Shinchosha. Ceritanya tentang remaja lima bersaudara, anak-anak pasangan ilmuwan gila, yang gen-gennya telah dikombinasikan dengan gen-gen makhluk-makhluk lain. Seri ini punya kesan awal lebih bagus dari yang aku kira.

Ada tiga seri lawas yang animenya dibuat ulang di musim ini:

  • GeGeGe no Kitarou (Toei Animation) tentang bocah youkai yang terlahir di pemakaman, diangkat dari manga supernatural klasik karya Mizuki Shigeru. Latar ceritanya dibuat modern dan desain karakter barunya keren. Aku selalu suka adegan-adegan aksinya. Seri ini yang menggantikan waktu tayang Dragon Ball Super.
  • Captain Tsubasa (David Production) tentang bocah lelaki bernama Oozora Tsubasa yang mendalami sepakbola. Ya, ini dibuat ulang lagi dari awal dengan modernisasi. Melihat studio yang menangani, kelihatannya durasinya juga bakal agak panjang.
  • Cutie Honey Universe (Production Reed) tentang Cutie Honey, android ciptaan Prof Kisaragi yang memiliki perangkat Fixed System of Air Elements yang mampu menciptakan apapun dari udara. Ketika organisasi jahat Panther Claw menginginkan perangkat ini, konflik Honey melawan Panther Claw dimulai. Mirip kasus Devilman CRYBABY dan Mazinger Z: Infinity, ini juga dibuat sebagai penghormatan atas 50 tahun karya-karya Nagai Go. Hanya saja, ini lebih tak serius dengan banyak elemen fanservice. Kudengar akan muncul karakter-karakter Honey lain yang sama sekali baru.

Seri-seri lama yang mendapat sekuel ada BANYAK. Tak semuanya sempat aku komentari. Ini mencakup

  • Full Metal Panic! Invisible Victory (XEBEC) Kelanjutan yang sangat tak disangka dari seri mecha komedi lawas Full Metal Panic yang diangkat dari seri novel karya Gatoh Shoji. Agak susah diikuti kalau belum menonton seri-seri sebelumnya. Tentang pasukan penjaga perdamaian yang menggunakan teknologi lebih maju dibandingkan seluruh dunia lain. Juga tentang remaja cowok yang tumbuh besar di medan perang yang dengan kikuk harus menjalani hidup damai sebagai pengawal seorang siswi SMA. Season pertama dibuat oleh GONZO Digimation, spin off komedi dan season ketiga dibuat oleh Kyoto Animation. Jadi, iya, ini kasus yang aneh. Juga agak mengkhawatirkan karena durasinya baru dikonfirmasi satu cour.
  • Boku no Hero Academia (BONES) Musim baru yang SANGAT banyak ditunggu dari My Hero Academia. Seri bertema pahlawan ini berkembang dengan benar-benar bagus. BONES juga sangat konsisten dengan kualitas keluaran mereka. Kelihatannya akan mengadaptasi bab cerita tentang wisata sekolah.
  • Aikatsu Friends! Seri Aikatsu ketiga sekaligus. Yuuki Aine pandai berteman, masuk ke jalur umum di Star Harmony Academy, di mana ia berteman dengan Minato Mio, idola teratas, dan berjuang menjadi idola terbaik pula. Diangkat dari game arcade Bandai Namco.
  • Binan Koukou Chikyuu Bouei-bu Happy Kiss! (diomedea) yang menjadi semacam lepasan dari seri komedi Cute High Earth Defense Club. (Tapi, kayaknya isinya sama aja?)
  • Food Wars! The Third Plate (2) Paruh kedua dari season ketiga seri memasak Shokugeki no Souma: San no Sara, dengan ceritanya semakin serius, dengan bagaimana sekolah Souma dan kawan-kawan diambil alih.
  • Houzuki no Reitetsu (Studio DEEN) Paruh kedua dari season kedua dari seri komedi tentang alam baka. Kualitasnya DEEN lumayan konsisten.
  • Amanchu! Advance Kelanjutan seri keseharian tentang menyelam yang diangkat dari manga karya Amano Kozue.
  • Lupin the Third: Part 5 Proyek kolaborasi tentang pencuri legendaris Lupin dan kawan-kawannya dengan cerita yang lagi-lagi baru. Belum ada info lebih lanjut.
  • Fist of the Blue Sky Regenesis (POLYGON PICTURES) Kelanjutan seri anime sebelumnya, tapi kini ditangani POLYGON PICTURES dengan keahlian CG mereka. Menariknya, ini cerita yang sama sekali baru. Versi manganya bahkan sampai dilanjutkan lagi dengan proyek ini. Selain itu, kudengar ceritanya akan berlatar di Indonesia. Buat yang belum tahu, ini prekuel seri bela diri Hokuto no Ken yang berlatar tiga generasi sebelum dunia hancur.
  • Major 2nd (NHK Enterprises) Kelanjutan seri bisbol lawas Major yang diangkat dari manga karya Mitsuda Takuya yang diserialisasikan di Weekly Shonen Sunday. Ada tokoh-tokoh lama yang akan muncul kembali.
  • Lostorage conflated WIXOSS (J.C. Staff) Kelanjutan dari Lostorage incited WIXOSS yang diangkat dari permainan kartu Takara Tomy. Terutama dikenal karena dramatisasinya. Kali ini ditangani Yoshida Risako sebagai sutradara.
  • High School DxD Hero (Passione) Sekuel mengejutkan dari adaptasi seri light novel fanservice karya Ishibumi Ichiei, tapi dengan ditangani staf baru. Banyak yang protes dengan desain karakternya yang baru, tapi aku tak keberatan karena lebih bisa memuluskan adegan-adegan aksi.
  • Beyblade Burst Chōzetsu
  • Shōnen Ashibe GO! GO! Goma-chan
  • Nobunaga no Shinobi: Anegawa Ishiyama-hen
  • Yo-kai Watch: Shadowside
  • Koneko no Chi Ponponra Dairyokō Seri manis tentang kucing, lanjutan Chi’s Sweet Home.
  • Kiratto Pri*Chan Momoyama Mirai dan Moegi Emo, sepasang siswi SMP, menggunakan Pri*Chan System untuk menyiarkan acara-acara ciptaan mereka sendiri. Dengan menjadi produser dari saluran mereka sendiri, mereka berupaya menjadi idola Pri*Chan.
  • Inazuma Eleven: Ares no Tenbin Klub sepakbola Inamori Asuto bubar setelah lapangan sepakbola mereka dihancuran. Dia dan teman-temannya kemudian menuju ke Tokyo untuk masuk SMP Daimon demi bermain sepakbola.
  • Future Card Buddyfight X: All-Star Fight

Seri-seri pendek lain yang akan tayang.

  • Alice or Alice (EMT Squared) tentang sepasang gadis kembar, Rise dan Airi, yang sangat disayang kakak lelaki mereka. Diadaptasi dari seri manga Alice or Alice – Siscon Nii-san to Futago no Imouto karya Korie Riko. Ini seri komedi dengan nuansa cerah yang lumayan ringan. Kobayashi Kousuke (Idol Time Pripara) maju sebagai sutradara. Naskah ditangani Fujimoto Saeka.
  • Fumikiri Jikan (EKACHI EPILKA) yang menampilkan serangkaian cerita pendek tentang perempuan-perempuan muda yang menunggu jalan di perlintasan rel kereta. Diangkat dari manga komedi karya Sato yang diterbitkan di Monthly Action milik FUTABASHA. Visualnya keren dan karakter-karakternya kelihatan menarik. Sesuatu tentang ini mengingatkanku pada Oshiete! Galko-chan.
  • Akkun to Kanojo (Yumeta Company) tentang Kagari “Akkun” Katsuhiro yang sangat tsundere. Kepada pacarnya, Katagiri “Nontan” Non, Akkun kerap berkata kasar dan bersikap tidak perhatian. Meski nyatanya, Akkun suka berat dan kerap bertingkah seperti stalker. Diangkat dari manga komedi romantis karangan Kakitsubata Waka di majalah josei Monthly Comic Gene milik Kadokawa. Ini punya tokoh-tokoh yang aneh.

Seri dewasa keluaran Magic Bus untuk musim ini adalah Sweet Punishment, yang berkisah tentang seorang karyawati yang dipenjara meski tak bersalah, dan jadi didominasi oleh sipir penjaranya.

Dari segi film layar lebar, enggak banyak yang bisa dikomentar, tapi yang mencolok antara lain:

  • Batman Ninja yang kudengar SANGAT KEREN.
  • Servamp: Alice in the Garden
  • Liz to Aoitori
  • Godzilla: Kessen Kidou Zoushoku Toshi yang merupakan kelanjutan film animasi Godzilla: Kaiju Wakusei.
  • Peacemaker Kurogane: Belief
  • Donten ni Warau Gaiden: Shukumei, Soutou no Fuuma

Dari segi OVA, yang mencolok antara lain:

  • Queen’s Blade Unlimited
  • Asagao to Kase-san

Seperti biasa, akan diedit lagi kalau ada tambahan.

(Ini Gunpla Age 2 Magnum yang dipakai Kyoya Kujo di Gundam Build Divers btw. Idenya oke.)

 

Anime Baru Musim Dingin 2017-2018

Maaf enggak nulis belakangan. Lagi banyak berbenah di kehidupan nyata. Aku bakal tetap nyoba ngeblog sih, walau mungkin enggak bisa sesering dulu.

Seperti biasa, winter menghadirkan judul-judul anime baru dalam jumlah agak banyak. Patut diperhatikan bagaimana kebanyakan judul menonjol adalah seri-seri sekuel. Selain itu, ada banyak anime drama keseharian yang mencolok di musim ini.

Mungkin kalian udah tahu, industri anime sedang mengalami pergeseran. Biaya produksi belakangan meningkat, studio-studio kecil cenderung tutup, lalu layanan-layanan streaming besar Netflix dan Amazon membawa perubahan-perubahan yang enggak disangka.

Yah, kayak biasa, daftar ini kurang bisa diandalkan.

Akan diupdate berkala apabila perlu.

Koi wa Ameagari ni You ni (Wit Studio)

Tachibana Akira adalah siswi SMA berusia 17 tahun yang jarang mengekspresikan diri. Dia bekerja sambilan di sebuah restoran keluarga. Di sana, dia menemukan cinta terpendam sesudah turunnya hujan terhadap Kondou Masami, manajernya yang berusia 45 tahun.

Juga dikenal dengan judul After the Rain, anime ini diangkat dari seri manga drama seinen karya Mayuzuki Jun dari penerbit Shogakukan. Ceritanya kudengar lumayan berkesan. Animasinya sejauh ini menghadirkan penggambaran suasana yang kuat. Watanabe Ayumu (Uchuu Kyoudai, Gurazeni) yang akan menyutradarai. Ditambah dengan bagaimana Wit Studio (Attack on Titan) yang memproduksinya, gelagatnya sejauh ini terbilang bagus. Penyanyi ternama Aimer akan membawakan lagu temanya.

Citrus (Passione)

Yuzu adalah seorang remaja perempuan modis yang baru pindah sekolah sesudah ibunya menikah lagi. Sekolahnya yang baru ternyata sekolah khusus putri dengan aturan-aturan sangat ketat dan konservatif. Yuzu akhirnya bentrok dengan Mei, kepala dewan siswa yang ternyata merupakan saudara tirinya di rumah. Namun, saat di rumah, Mei memperlihatkan ketertarikan tak disangka terhadapnya.

Diangkat dari seri manga yuri karya Saburouta, kudengar ini salah satu seri baru yang ditunggu oleh para penggemar genre ini. Grup band nano.RIPE akan membawakan lagu pembukanya. Takahashi Takeo (Spice and Wolf, Hinako Note) yang akan menyutradarai. Hayashi Naoki (Flip Flappers) yang akan menangani naskah. Meski aku bukan penggemar genre ini, kualitasnya sejauh ini juga kelihatan solid. Keluaran-keluaran Passione dari dulu memang cenderung bagus meski kurang menonjol.

BEATLESS (Diomedea)

Kecerdasan buatan ultra-canggih yang melampaui kecerdasan manusia telah ditemukan. Makhluk-makhluk hidup baru bernama hIE tercipta dari teknologi material yang belum sepenuhnya dipahami. Lacia, hIE berwujud perempuan yang mengusung semacam perangkat berbentuk peti mati hitam, berjumpa dengan remaja 17 tahun Endo Arato dan kemudian mengubah hidupnya.

BEATLESS berawal dari novel sains-fiksi remaja karya Hase Satoshi. Ilustrasi aslinya dibuat oleh Redjuice, dan karenanya, kesan futuristiknya agak mirip Guilty Crown. Berhubung novel aslinya terbit sekitar tahun 2014 dan kurang begitu menonjol, pengumuman soal anime ini seakan keluar entah dari mana. Key visual-nya kurang berkesan. Kualitas akhirnya juga masih jadi tanda tanya. Tapi sutradara andal Mizushima Seiji (Gundam 00, Concrete Revolutio) yang akan menangani. Sedangkan naskahnya ditangani bersama Zappa Go (Blend S, Koihime Musou) dan Takahashi Tatsuya (Rewrite, Eromanga Sensei). Aku pribadi tertarik dengan seri ini sekedar untuk tahu akhir ceritanya.

DARLING in the FRANXX (Trigger, A-1 Pictures)

Jauh di masa depan, umat manusia mendirikan kota benteng bergerak Plantation karena kerusakan alam. Makhluk-makhluk raksasa yang disebut Kyouryuu kini mengancam, dan hanya bisa dilawan menggunakan robot-robot Franxx yang raksasa. Pilot-pilot Franxx dididik di suatu lembaga bernama Mistilteinn. Hiro, alias Code: 016, dahulu dikenal sebagai murid paling jenius di Mistilteinn, tapi ia kehilangan kedudukannya karena suatu alasan. Sampai suatu ketika, seorang gadis misterius bertanduk dua bernama Zero Two muncul di hadapannya…

Disutradarai Nishigori Atsushi (The IDOLM@STER) dengan dibantu Akai Toshifumi, ini anime super robot orisinil yang menjadi proyek kolaborasi dua studio. Kekhasan animasi Trigger dan A-1 Pictures sama-sama tertuang, sehingga nuansanya kelihatannya bakal lumayan unik. Soal cerita masih menjadi tanda tanya, tapi Nishigori akan mengerjakannya dengan dibantu Hayashi Naotaka (Girl Friend BETA, Morita-san wa Mukuchi). Karena Koyama Shigeto menangani desain mecha, ada nuansa Star Driver di dalamnya juga. Aku berharap hasilnya bagus.

Devilman crybaby (Science SARU)

Di zaman purba, dunia kita ternyata pernah dikuasai kaum iblis. Remaja SMA berhati murni, Fudo Akira, diperingatkan oleh sahabatnya, Asuka Ryo, bahwa kaum iblis kuno sebentar lagi akan bangkit. Satu-satunya jalan untuk mencegah mereka menguasai bumi kembali adalah dengan menyatu dengan salah satu dari mereka. Dengan begitu, terlahirlah Devilman, makhluk dengan kekuatan iblis tapi dengan jiwa seorang manusia.

Diangkat dari seri manga dewasa apokaliptik legendaris karya Nagai Go, seri ini merupakan penceritaan baru yang akan ditangani oleh ahli animasi 2D, Yuasa Masaaki (Ping Pong, The Tatami Galaxy). Ceritanya berbeda sepenuhnya dari anime Devilman yang klasik, dengan nuansa yang lebih dekat ke manganya. Kelihatannya ini akan dibuat sedemikian rupa agar mudah dimasuki pendatang baru. Okouchi Ichirou (Code Geass, Valvrave) yang akan menangani naskahnya, jadi ada pengharapan kalau penceritaannya seru. Temanya berat dan jelas enggak cocok untuk semua orang, tapi ini salah satu judul paling ditunggu di musim ini. Ini tayang lebih cepat dari rencana (sebelumnya dijadwalkan musim semi), dan berformat ONA di Netflix.

Miira no Kaikata (8-Bit)

Kashiwagi Sora, pelajar SMA dengan cara pandang agak berbeda dari kebanyakan orang, pada suatu hari dikirimi mumi (makhluk berperban) dari Mesir oleh ayahnya yang “petualang.” Ukurannya kecil, hanya 12 cm, dan dengan segera menarik simpati Sora. Kehadiran Mi-kun yang misterius, mumi mungil tersebut, ternyata menjadi awal dari berbagai hal tak biasa lain yang terjadi pada Sora dan teman-temannya.

Dikenal juga dengan judul How to Keep a Mummy, ini diangkat dari seri manga komedi karya Utsugi Kakeru yang diserialisasikan di aplikasi Comico. Sutradara pendatang relatif baru Kaori (Yuyushiki) yang akan menanganinya. Naskahnya akan ditangani Akao Deko (Flying Witch, Noragami). Singkat kata, ini seri yang patut direkomendasikan kalau kalian penggemar makhluk-makhluk cute.

Hakata Tonkotsu Ramens (Satelight)

Fukuoka sekilas pandang merupakan kota yang damai. Tapi, di balik permukaan, kriminalitas merajaela. Wilayah Hakata, sarang penjahat profesional di kota tersebut, memiliki bermacam jenis orang: pembunuh bayaran, detektif, informan, pengatur balas dendam profesional. Tapi, bahkan di antara mereka, ada suatu legenda urban. Apabila kisah-kisah tentang para tokoh di dunia rahasia ini diceritakan, sang “pembunuh pembunuh bayaran” akan muncul.

Seri ini diangkat dari seri novel peraih penghargaan Dengeki karya Kisaki Chiaki dan Ichiiro Hako. Yasuda Kenji (Arata Kangatari) yang akan menyutradarai. Yasukawa Shogo (Alderamin on the Sky) yang akan menangani naskah. Ini jenis seri yang punya tokoh agak banyak dengan cerita berjalan setahap demi setahap. Visual animenya mungkin kurang berkesan, tapi aku pribadi sangat tertarik dengan seri novelnya. Musiknya yang ditangani Nakagawa Kotaro (Code Geass, Hayate no Gotoku) terbilang menjanjikan. Mudah-mudahan hasilnya bagus.

Idolish 7 (TROYCA)

Takanashi Tsumugi, seorang gadis biasa, mendapat pekerjaan sebagai manajer Idolish 7, suatu grup idola baru. Tsumugi harus membantu melatih tujuh pemuda yang menjadi personilnya, masing-masing dengan kepribadian dan persoalan pribadi sendiri-sendiri, dan menjadikan mereka bintang idola.

Idolish 7 diangkat dari game irama buatan Bandai Namco Online lewat kolaborasi dengan Lantis. Kudengar seri ini menonjol karena ceritanya yang penuh drama serta desain karakter buatan mangaka ternama Tanemura Arina (Full Moon wo Sagashite). Sutradara veteran Bessho Makoto (Shangri-La, Armitage: Dual-Matrix) yang akan menyutradarai. Sekine Ayumi (Makura no Danshi, Fate/Grand Order: First Order) yang akan menangani naskah. Singkatnya, ini anime idol yang kasusnya agak enggak biasa. Kualitas produksinya di atas rata-rata. Selain itu, sejauh yang aku dengar dari adik perempuanku, aspek ceritanya sendiri memang terbilang menjanjikan. Ini layak diperhatikan buat yang suka genre ini.

Death March Kara Hajimaru Isekai Kyousoukyoku  (CONNECT, SILVER LINK)

Suzuki Ichirou, yang kerap dipanggil Satou, sedang menjalani death march demi menyelesaikan program RPG yang akan dirilis perusahaannya. Saat berniat tidur sebentar untuk istirahat, Satou mendapati diri di suatu dunia lain yang memiliki fitur-fitur mirip dengan RPG yang ia kembangkan. Meski semula mengira sedang bermimpi, karena keadaan, ia melepas fitur bantuan meteor shower yang sebelumnya ia tambahkan. Di luar dugaan, hal ini membantai sejumlah besar musuh dan dengan segera mengubahnya menjadi sosok yang sangat kuat.

Diadaptasi dari seri novel karangan Ainana Hiro dengan ilustrasi buatan Shri, Desumachi termasuk salah satu seri isekai paling menonjol dengan pembangunan dunia yang rinci, karakter-karakter menarik, serta perkembangan cerita yang luas. Basis penggemarnya kudengar lumayan kuat. Connect dan Silver Link kembali bekerja sama untuk proyek ini. Meski tak pernah sampai wah, kualitas mereka cenderung solid. Di samping itu, sutradara handal Oonuma Shin (No-Rin, BakaTesto) yang akan menangani. Shimoyama Kento (Gintama, Servant x Service) yang akan menangani naskah. Musik akan ditangani MONACA. Aku pribadi merasa format animenya mungkin takkan optimal. Tapi, sebagai penggemar seri novelnya, judul ini akan aku perhatikan. Juga dikenal dengan judul Death March to the Parallel World Rhapsody.

Fate/Extra: Last Encore (SHAFT)

Kishinami Hakuno adalah seorang siswa SMA biasa di Perguruan Tsukumihara yang kemudian mendapati bahwa dunianya ternyata adalah dunia virtual. Sesudah menyadari diirnya tak memiliki ingatan masa lalu, Hakuno terpilih sebagai salah satu peserta kompetisi Perang Cawan Suci. Dengan iming-iming permohonan apapun yang bisa diwujudkan, dengan ditemani Saber yang misterius, Hakuno terlibat kompetisi hidup mati yang dapat menentukan masa depan dunia.

Last Encore diadaptasi dari game PSP Fate/Extra yang dikembangkan oleh Type-Moon bersama Image Epoch. Singkat cerita, game aslinya memiliki permainan kurang bagus, tapi memiliki cerita yang benar-benar menarik dengan penjabarannya soal eksistensi dan realita. Last Encore menjadi semacam penceritaan ulang dari cerita di gamenya tersebut. Berhubung SHAFT sebelumnya menangani animasi pembuka di gamenya, Last Encore jadi salah satu seri baru paling diperhatikan di musim ini. Miyamoto Yukihiro (Arakawa Under the Bridge) yang akan menyutradarai, dengan diawasi oleh Simbo Akiyuki (Sangatsu no Lion, Puella Magi Madoka Magica). Perlu diperhatikan bahwa naskahnya akan ditangani sendiri oleh Nasu Kinoko yang telah mencetuskan cerita di gamenya. Musik akan ditangani Kosaki Satoru (Bakemonogatari). Seperti Fate/Apocrypha, cerita Fate/Extra berdiri sendiri dan terpisah dari seri-seri Fate yang lain.

Gakuen Babysitters (Brains Base)

Sesudah meninggalnya kedua orangtua mereka dalam kecelakaan pesawat terbang, Kashima Ryuuichi, beserta adiknya yang masih balita, Kotarou, dibolehkan tinggal bersama kepala Akademi Morinomiya, yang juga kehilangan anak dan menantunya dalam kecelakaan yang sama. Syaratnya, Ryuuichi harus mau bekerja sebagai babysitter di daycare center di akademi tersebut.

Diangkat dari seri drama karya Tokeino Hari, dikenal juga dengan judul School Babysitters, ini seri manga berdurasi lumayan panjang yang akhirnya dianimasikan juga. Pendatang baru Morishita Shuusei yang akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani oleh Kakihara Yuuko (Chihayafuru 2, Orange). Daya tarik seri ini agak susah dijelaskan kalau kalian tak suka anak-anak. Intinya soal bagaimana kehidupan SMA Ryuuichi jadi bercampur dengan kehadiran anak-anak yang diasuhnya. Meski tak menonjol, kualitasnya sejauh ini kelihatannya cukup solid.

Karakai Jouzu no Takagi-san (Shinei Animation)

Nishikata adalah siswa SMP yang berkali-kali merasa dipermalukan karena sehari-hari dijahili Takagi, gadis manis yang duduk di sebelahnya di kelas. Pada suatu hari, Nishikata bersumpah untuk bisa membalas Takagi. Tapi Takagi membuktikan diri sebagai lawan yang tangguh.

Diangkat dari manga komedi romantis karya Yamamoto Souichirou yang sudah banyak direkomendasikan, anime ini juga akan mengangkat cerita seri lepasannya, Ashita wa Doyoubi, yang memberi fokus pada karakter-karakter berbeda.  Akagi Hiroaki (Hinalogi) yang akan menyutradarai. Komposisi seri akan ditangani Yokote Michko (Genshiken, RIN-NE). Visualnya sejauh ini benar-benar menjanjikan, dengan latar cerita yang cerah dan desain karakter yang manis. Mudah-mudahan hasilnya bagus.

Killing Bites (LIDEN FILMS)

Dalam suatu insiden, Nomoto Yuuya berkenalan dengan Uzaki Hitomi, seorang perempuan yang lengan dan kakinya mampu berubah menjadi lengan dan kaki binatang honey badger. Ini awal pertemuan Yuuya dengan dunia Killing Bites, turnamen rahasia di mana duel-duel antara hibrida manusia dan binatang dilakukan.

Seri aksi ini didasarkan dari seri manga seinen hasil kolaborasi Sumita Kazasa (Witchblade Takeru) dan Murata Shunya (Jackals). Terlepas dari kecendrungannya untuk menghadirkan fanservice, aku dengar adegan-adegan aksinya terbilang seru. Nishikata Yasuto (sutradara episode Arslan Senki, Nanatsu no Taizai) yang akan menangani. Naskahnya akan ditangani Akashiro Aoi (Youjitsu, Fuuka). Musiknya ditangani Takanashi Yasuharu (Naruto Shippuden, Fairy Tail). Kualitas keluaran LIDEN FILMS cenderung gampang turun naik, tapi yang ini kelihatannya solid. …Iya, visualnya yang mencolok memang memberi kesan awal yang sedikit kurang nyaman. Grup musik fripSide akan membawakan lagu pembukanya.

Kokkoku: Moment by Moment (Geno Studio)

Suatu aliran kepercayaan misterius bernama Genuine Love Society telah menculik saudara lelaki dan keponakan Yukawa Juri. Demi menolong mereka, Juri dan keluarganya kemudian menggunakan batu pusaka turun-temurun untuk membaca mantera yang membukakan dunia paralel Stasis, di mana waktu terhenti. Alangkah herannya mereka saat mendapati bahwa di markas para penculik, ada orang-orang lain selain mereka yang bisa bergerak. Di samping itu, hadir makhluk-makhluk mengerikan berkeliaran yang kini mengancam keselamatan mereka semua.

Diangkat dari seri manga sains fiksi karya Horio Seita yang diserialisasikan Kodansha dari tahun 2008-2014, anime ini akan menjadi seri TV pertama keluaran Geno Studio, studio animasi baru yang terbentuk dari staf studio Manglobe (yang tutup sesudah mengerjakan proyek anime Gangsta. dan separuh proyek Genocidal Organ). Ohashi Yoshimitsu (Sacred Seven, Galaxy Angel) yang akan menyutradarai. Kimura Noboru (Amagami SS+, Nyaruko) yang menangani komposisi seri. Musiknya akan ditangani MICHIRU. Desain karakter aslinya dibuat oleh Umetsu Yasuomi (Mezzo, Kite). Karena latar belakang di balik proses pembuatannya, ada lumayan banyak orang memperhatikan seri ini.

Märchen Mädchen (Hoods Entertainment)

Kagimura Hazuki kerap menyendiri untuk membaca buku karena merasa kurang nyaman dengan lingkungan keluarganya yang baru.  Di sekolah, pada suatu hari, salah satu buku di rak perpustakaan membawanya ke dunia lain dengan sekolah ajaib di mana ia berjumpa dengan Tsuchimikado Shizuka. Hazuki kemudian mengetahui bahwa gadis-gadis seperti Shizuka yang menjadi siswi di sekolah tersebut dipilih oleh dongeng-dongeng dan cerita rakyat kuno untuk bisa menggunakan sihir.

Seri ini diangkat dari seri light novel karya mendiang Matsu Tomohiro yang meninggal dunia beberapa waktu lalu. Ilustrasinya dibuat oleh Kantoku. Saito Hisashi (Haganai, Bamboo Blade) yang akan menyutradarai seri ini, dengan dibantu oleh Ueda Shigeru (RIN – Daughters of Mnemosyne, Senran Kagura). Naskah dan komposisi seri ditangani bersama oleh Asaura, Monda Yuuichi, dan Kingetsu Ryunosuke, dengan kredit diberikan pada mendiang Matsu juga. Karena bersifat separuh passion project, anime ini mungkin takkan mencolok. Tapi seri ini bisa tetap menarik bagi yang suka.

Ramen Daisuki Koizumi-san (Studio Gokumi, AXsiZ)

Koizumi, seorang siswi SMA, sekilas pandang terlihat seperti gadis cantik yang cool. Tapi, di luar dugaan, dirinya benar-benar suka makan ramen.

Diangkat dari seri manga karya Narumi Naru, juga dikenal dengan judul Ms Koizumi Loves Ramen Noodles, ini seri komedi kuliner yang mengikuti keseharian para tokoh utamanya. Seto Kenji (Gakusen Toushi Asterisk) yang akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani Takahashi Tatsuya. Kurasa ini bukan seri yang akan menonjol, tapi menarik sebagai selingan. Perlu diperhatikan bahwa lagu pembukanya akan menjadi debut solo Suzuki Minori, pengisi suara Freyja Wion dari Macross Delta.

Mitsuboshi Colors (SILVER LINK)

Di suatu taman yang terletak di suatu sudut di wilayah Ueno, Tokyo, terdapat markas rahasia suatu ‘kelompok keadilan’ yang menyebut diri mereka Colors. Colors beranggotakan tiga anak perempuan usia SD: Kotoha, Yui, dan Sacchan, yang siang-malam (sebenarnya, hanya sampai sore) menjaga kedamaian taman tersebut.

Diangkat dari seri manga karya Katsuwo, ini seri terbilang ringan yang mengetengahkan tiga pengisi suara Hioka Natsumi, Takada Yuuki, dan Kouno Marika. Kawamura Tomoyuki (Binbougami-ga!) yang akan menyutradarai. Naskah akan ditangani Yasukawa Shogo (Hyperdimension Neptunia, Alderamin on the Sky). Ada gelagat kalau seri ini akan lebih bagus dari yang dikira.

Sora Yorimo Tooi Basho (Madhouse)

Tamaki Mari, yang biasa dipanggil Kimari, bersama tiga siswi SMA lain berkesempatan untuk bergabung dalam ekspedisi ke Antarctica, Kutub Selatan. Demi menjangkau tempat yang bahkan lebih jauh dari alam semesta, mereka berjuang dan tumbuh bersama dalam menghadapi kondisi-kondisi alam ekstrim.

Juga dikenal dengan judul A Place Further Than the Universe, ini proyek orisinil yang digawangi oleh para staf dari anime No Game, No Life. Sutradara andal Ishizuka Atsuko yang akan menangani, dengan Hanada Jukki menangani naskah dan komposisi seri. Musiknya akan ditangani oleh Fujisawa Yoshiaki. Sekilas, seri ini mungkin terdengar kurang menarik. Tapi menurutku, seri ini berpotensi besar menjadi kejutan. Mungkin akan ada banyak pelajaran bertahan hidup di alam liar yang bakal bisa diambil dari seri ini.

Grancrest Senki (A-1 Pictures)

Kekuatan chaos yang tersebar di alam senantiasa membawa bencana. Tapi, kekuatan tersebut dapat dikendalikan dengan bantuan lambang Crest, yang mampu menenangkan chaos dan melindungi masyarakat. Sayangnya, para penguasa di masa kini telah melupakan tugas mereka untuk memurnikan chaos. Mereka sebaliknya menggunakan kekuatan Crest masing-masing untuk memperbutkan kekuasaan. Siluka, seorang gadis penyihir yang terasing, suatu hari berjumpa dengan Theo, seorang pemuda pengelana yang tengah berlatih untuk membebaskan kampung halamannya. Saat mengetahui bahwa Theo, sekalipun rakyat jelata, ternyata memiliki sebuah Crest, Siluka bersumpah setia pada Theo dan bertekad menjadikannya penguasa yang adil.

Juga dikenal dengan judul Record of Grancrest War, anime ini diangkat seri novel fantasi yang dipenai oleh Mizuno Ryo, yang juga mengarang seri fantasi klasik Record of Lodoss War. Hatakeyama Mamoru (Shouwa Genroku Rakugo Shinjuu, Sankarea) yang akan berperan sebagai sutradara. Mizuno, dengan dibantu penulis RPG meja Yano Shunsaku, yang akan menangani komposisi seri. Meski mungkin tak sempurna, kemungkinan besar ini akan jadi seri anime fantasi yang sudah lama enggak kelihatan.

Ryuuou no Oshigoto! (Project No.9)

Remaja SMA Kuzuryuu Yaichi, yang memegang gelar Ryuo, adalah pemain shogi terkuat di Jepang meski masih berusia muda. Pada suatu hari, seorang gadis SD pecinta shogi bernama Hinatsuru Ai tiba-tiba muncul dan menuntut Yaichi memenuhi janji untuk menjadi gurunya. Yaichi tidak ingat akan janji tersebut, tapi hubungan guru dan murid kemudian terjalin antara keduanya.

Juga dikenal dengan judul The Ryuo’s Work is Never Done!, buat yang belum tahu, ini diangkat dari seri light novel karangan Shirow Shiratori dan Shirabi yang telah menduduki posisi puncak selama dua tahun berturut-turut dalam ranking LN di Jepang. Meski kehadiran anak-anak perempuan usia SD di dalamnya agak aneh, aspek shogi-nya konon dikaji dan dijabarkan dengan benar-benar keren. Yanagi Shinsuke (Momo Kyun Sword, And you thought there is never a girl online?) yang akan menyutradarai. Naskah akan ditangani oleh Shimo Fumihiko (Clannad, Infinite Stratos, New Game!). Musik akan ditangani oleh Kawai Kenji (Ghost in the Shell, Fate/stay night). Tanpa dapat disangkal, gelagat seri ini sejauh ini benar-benar bagus.

Katana Maidens – Toji no Miko (Studio Gokumi)

Para miko berpedang telah melindungi manusia dari aratama sejak zaman kuno. Para miko ini dikenal dengan sebutan Toji, dan mengabdi di dalam kesatuan kepolisian. Pemerintah telah mendirikan lima sekolah yang khusus untuk mendidik para Toji. Etou Kanami yang berusia 13 tahun adalah salah satu gadis ini. Mereka menjalani kehidupan sekolah biasa, meski sesekali menggunakan pedang untuk melindungi masyarakat. Lalu pada musim semi, suatu turnamen antara mereka akan digelar.

Ini adalah proyek orisinil Studio Gokumi yang sudah direncanakan agak lama. Kalau kalian suka dengan karakter-karakter gadis cantik berpedang, dengan gaya tarung dan filosofi pedang beragam, seri ini mungkin patut diperhatikan. Kakimoto Koudai (Cyborg 009 Call of Justice) yang akan menyutradarai. Takahashi Tatsuya (Eromanga Sensei, The IDOLM@STER Cinderella Girls) yang akan menangani komposisi seri.

Slow Start (A-1 Pictures)

Ichinose Hana, berusia 16 tahun, karena suatu alasan, terlambat setahun memulai SMA. Walau hal tersebut bukan masalah besar bagi orang-orang di sekelilingnya, kenyataan itu menjadi hal besar bagi dirinya sendiri. Ichinose ingin segera bisa mengejar teman-temannya yang lain suatu hari nanti.

Seri ini diangkat dari seri manga karya Tokumi Yuiko yang diserialisasikan di Manga Time Kirara milik penerbit Houbunsha. Jadi, iya, ini jenis seri yang bisa imut sekaligus berbobot. Hashimoto Hiroyuki (Magical Girl Raising Project) yang akan menangani. Naskahnya akan ditangani oleh Inoue Mio. Kualitasnya sejauh ini kelihatannya solid.

Yurucamp (C-Station)

Shima Rin senang berkemah sendirian di seputaran danau-danau yang menghadirkan pemandangan Gunung Fuji. Kagamihara Nadeshiko senang bersepeda sendirian ke tempat-tempat di mana ia bisa menyaksikan pemandangan yang sama. Dua perempuan ini kemudian berkenalan, mulai sering berkemah bersama, menikmati cup ramen, sekaligus menikmati pemandangan.

Ini diangkat dari seri manga keseharian karya Afro yang juga dikenal dengan judul Yurukyan atau Laid-Back Camp Δ. Faktor pemandangan alam akan berperan penting di seri ini, seiring dengan bertambahnya jumlah karakter berperan. Kyougoku Yoshiaki (Tokyo Ghoul, Kuroko’s Basketball) akan memulai debut sebagai sutradara di seri ini. Naskah akan ditangani oleh Tanaka Jin (Anne-Happy). Musiknya akan ditangani oleh Tateyama Akiyuki (Kumamiko, Idol Jihen). Untuk kalian yang rindu ketenangan, seri ini mungkin patut diperhatikan. Aku berharap hasilnya bagus.

Violet Evergarden (Kyoto Animation)

Pada suatu watu, di benua Telesis, perang besar yang memisahkan daratan menjadi Utara dan Selatan akhirnya usai sesudah empat tahun. Masyarakat menyambut datangnya generasi baru. Seorang gadis muda, Violet Evergarden, memulai hidupnya yang baru di CH Postal Service. Berperan sebagai Auto Memories Doll, ia mengusung kenangan orang dan mengubah kenangan tersebut menjadi kata-kata. Dalam perjalanannya, Violet berhadapan dengan beragam emosi orang dan berbagai bentuk kasih sayang. Itu mencakup rangkaian kata-kata yang juga pernah didengarnya di medan pertempuran, yang hingga kini berusaha ia pahami maknanya.

Ini bisa jadi adalah anime paling ditunggu di musim ini semenjak trailer-nya yang sangat menakjubkan diperlihatkan setahun lalu. Seri ini diangkat dari novel karya Akatsuki Kana yang diilustrasikan Takase Akiko, yang secara menakjubkan memenangkan penghargaan novel KyoAni tahun 2014 (yang biasanya, enggak pernah ada yang menang). Pentolan KyoAni, Ishidate Taichi yang akan menyutradarai, dengan naskah dipenai oleh Yoshida Reiko (Yowamushi Pedal, Bakuman). Kualitas visualnya luar biasa. (Ini juga semula dijadwalkan musim semi, tapi tetap akan keluar musim ini?)

Satu judul lain yang patut diperhatikan adalah seri komedi sureal (satir?) Pop Team Epic. Produksinya dilakukan studio animasi Kamikaze Douga. Ceritanya tentang sepasang siswi SMP(!) yang melakukan serangkaian hal gila yang sulit aku jelaskan di sini. Seri ini diangkat dari manga 4-kotak karya Oukawa Bkub dan patut dilihat semata karena desain karakternya yang enggak biasa. Seri ini cukup terkenal bahkan di luar Jepang, meski dalam kalangan terbatas.

Kisah dua gadis kurcaci hutan mungil dari seri manga karya Kashiki Takuto, Hakumei to Mikochi, juga akan tayang. Ceritanya sederhana dan berkesan keseharian. Meski begitu, staf produksinya meyakinkan. Ando Masaomi (School-Live!) akan menyutradarai dengan Yoshida Reiko (Bakuman, K-ON!) menangani naskah. Studio Lerche yang akan memproduksi. Ini layak jadi pilihan kalau kalian suka cerita-cerita dengan latar hutan.

Karya klasik Fujisaki Ryu di Shonen Jump, yang diangkat dari sastra Cina klasik Fengshen Yanyi, Houshin Engi (juga dikenal dengan judul Soul Hunters), akan diadaptasi ulang dalam bentuk anime oleh C-Station. Meski masih diragukan (apalagi dengan jumlah episodenya yang diumumkan hanya 23), aku seriusan berharap hasilnya bagus. Hakyuu Houshin Engi berkisah tentang perjuangan panjang Taikoubo menjatuhkan siluman rubah Daiki yang telah mengambil alih kekuasaan dinasti. Kelihatannya, versi ini akan punya cerita yang lebih dekat ke manganya. Seperti halnya karya-karya FujiRyu lain, ceritanya lumayan nyeleneh.

Studio DEEN akan menganimasikan Junji Ito Collection. Ini merupakan kumpulan cerita pendek dari mangaka horor terkenal Itou Junji (Tomie, Uzumaki). Kekhasan dari horor beliau adalah keganjilan-keganjilannya yang di luar nalar. Bagaimanapun hasilnya, ini kurasa patut dilihat.

Studio Pierrot membawakan seri baru Sanrio Danshi. Ini berkisah tentang sekelompok cowok SMA yang secara kebetulan mendapati satu sama lain sangat, sangat suka karakter-karakter Sanrio (macam Hello Kitty dan Pom Pom Purin.) Aku pribadi juga suka karakter-karakter Sanrio, jadi aku mungkin bakal memperhatikan seri ini.

Untuk suatu alasan, studio animasi Bridge memproduksi Nanatsu no Bitoku, yang mengetengahkan tujuh kebaikan yang diwujudkan dalam bentuk manusia. Ini, uh, semacam lepasan dari seri fanservice sin Nanatsu no Taizai yang keluar beberapa waktu lalu.

Buat kalian yang masih haus dengan anime mecha, seri super robot untuk anak-anak bertema kereta Shinkansen Henkei Robo Shinkalion the Animation akan diproduksi oleh Oriental Light & Magic. Desain mekanisnya cukup berkesan. Susah membayangkan ceritanya, tapi kesannya sejauh ini lebih menarik dari dugaan. Perlu disinggung kalau idola virtual Hatsune Miku akan berperan sebagai karakter di dalam ceritanya.

Soal anime-anime sekuel… kebanyakan yang menonjol di musim ini justru adalah anime sekuel.

  • Overlord II (Season 2) akan tampil. Madhouse masih akan memproduksi. Kita bisa kembali menjumpai Ainz dan anak-anak buahnya di musim ini, dan kelanjutan upaya mereka menanamkan kedudukan mereka dunia. (Wow, Madhouse sibuk musim ini.)
  • Babak baru dari kisah tragis penuh darah tentang dua klan ninja yang diharuskan saling membunuh, Basilisk: Ouka Ninpouchou, juga hadir. Ini lumayan enggak disangka. Agak susah berkomentar, berhubung para karakternya baru semua meski latar ceritanya sama. Kudengar ini emang diangkat dari novel sekuel karangan Yamada Futarou. Tapi, entah ya. Kesannya lumayan berbeda dibanding Basilisk: Kouga Ninpouchou yang jadi pendahulunya. Seven Arcs yang kali ini memproduksi.
  • Cardcaptor Sakura: Clear Card, yang diangkat dari seri manga terkenal buatan CLAMP, juga akan dianimasikan! Ceritanya mengetengahkan pengalaman Sakura semasa SMP, dan langsung melanjutkan cerita sesudah tamatnya seri asalnya. Madhouse kembali memproduksi. Semua seiyuu lama bahkan tampil kembali. (Madhouse beneran sibuk belakangan.)
  • Nanatsu no Taizai: Imashime no Fukkatsu (Season 2… eh, bener kan?), mengetengahkan bab baru perjuangan Meliodas dan kawan-kawan sesudah menolong sang putri, akan hadir. A-1 Pictures kembali memproduksi. Iya, mereka melawan musuh baru, memberi indikasi soal apa yang telah dialami Meliodas di masa lalu.
  • Kokonatsu dan kawan-kawannya dan keseharian mereka di toko permen, Dagashikashi (Season 2) akan kembali hadir. Tezuka Productions akan menggantikan feel. dalam produksi. Ada sejumlah orang yang skeptis soal kualitasnya, tapi kita harapkan saja yang terbaik.
  • Juga akan ada anime balap sepeda Yowamushi Pedal GLORY LINE (Season 4). Produksi masih oleh Studio DEEN.
  • Menyusul berakhirnya versi keluaran Ufotable yang menitikberatkan aksi, Zoku Touken Ranbu – Hanamaru (Season 2) yang menitikberatkan keseharian para cowok personifikasi pedang, juga akan tayang. Doga Kobo kembali memproduksi.
  • Gin no Guardian (Season 2) juga akan hadir dari Emon.
  • Kaiju Girls (Season 2)yang memunculkan versi cewek manis dari monster-monster raksasa klasik, akan kembali hadir.
  • Seri terbaru waralaba gadis ajaib penuh aksi, Hugtto! Precure, juga akan tayang. Toei Animation akan kembali memproduksi.

Beberapa seri lain yang muncul adalah seri bishounen DamexPrince ANIME CARAVAN, seri dewasa agak bahaya 25-Sai no Joshi Kousei – Kodomo ni wa Oshierarenai Koto Shite Yaru yo tentang perempuan dewasa yang menyamar sebagai gadis SMA, Hataraku Onii-san! yang merupakan komedi soal kucing-kucing yang mengambil beragam kerja sambilan, serta Pochitto Hatsumei Pikachin-Kit tentang seorang anak yang menggunakan sejumlah piranti misterius untuk menghadirkan penemuan baru.

Dari segi anime pendek, juga akan ada:

  • Saiki Kusuo no Psi Nan (Season 2), kelanjutan seri komedi yang banyak ditunggu tentang remaja SMA Saiki Kusuo dan beragam kekacauan yang diakibatkan kekuatan supernaturalnya. Anime ini lebih sukses dari yang aku duga.
  • Takunomi, tentang perempuan-perempuan berusia 20an tahun yang menikmati bir di rumah mereka.
  • Mameneko, tentang anjing shiba inu yang diadopsi sebuah keluarga yang telah memelihara dua ekor kucing. Ini menarik buat penyuka binatang.
  • gdgd men’s party… tentang dua cowok yang terbawa ke dunia lain dan terjebak dalam situasi harus menyelamatkan seorang putri.

Dari segi film layar lebar, ada lumayan banyak judul menonjol.

  • Tokimeki Restaurant *** Miracle6 keluaran Production I.G. Ceritanya tentang seorang gadis yang mengambil alih sebuah restoran yang kerap disambangi sejumlah idola tampan.
  • Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana wo Kazarou, film drama keluaran orisinil P.A. Works yang mengangkat tentang bagaimana orang-orang berjumpa dan berpisah jalan.
  • Infini-T Force Gatchaman Saraba Tomoyo, keluaran Tatusnoko Productions dan Digital Frontier, yang kembali mengetengahkan para karakter superhero klasik Tatsunoko, dengan sedikit fokus pada Ken.
  • Mazinger Z/Infinity, yang merupakan soft reboot dari seri super robot klasik Mazinger Z, dengan para karakter utama yang kini telah dewasa.
  • Chuunibyou Demo Koi ga Shitai –Take On Me-, keluaran KyoAni, yang akan menjadi sekuel dari seri televisinya! Dengan kata lain, ini cerita yang sepenuhnya baru.

Selain itu, juga akan ada kelanjutan film kompilasi Macross Delta: Gekijo no Walkure dari Satelight (aku serius berharap akan ada adegan-adegan yang diperbaiki); dua film kompilasi Full Metal Panic! dari GONZO untuk menyambut seri TV-nya yang baru, yakni One Night Stand dan Into the Blue; serta bagian kedua dari trilogi film kompilasi Code Geass: Hangyaku no Lelouch.

Dari segi OVA dan lainnya, game terkenal soal gadis-gadis kucing NEKOPARA akan keluar animenya. Production IMS akan mengeluarkan babak terakhir(?) konflik iblis dengan Basara dan adik-adik tirinya lewat Shinmai Maou no Testament DEPARTURES. ReLife Kanketsu-hen produksi TMS Entertainment juga akan menghadirkan babak terakhir dari kisah obat masa muda ReLife. Dari sisi Type-Moon dan FGO, Lay-duce kembali mengeluarkan anime spesial Fate/Grand Order – Moonlight/Lostroom yang menjadi kelanjutan anime spesial tahun lalu. Ufotable juga merilis seri lepasan komedi Fate/Grand Order x Himuro no Tenchi ~7-nin no Saikyou Ijin-Hen yang mempertemukan para karakternya dengan sejumlah karakter sampingan dari Fate/stay night.

Tambahan, episode-episode spesial dari Emiya-sanchi no Kyou no Gohan, atau Today’s Menu for Emiya Family, drama keseharian bertema masakan karya TAa yang menjadi lepasan dari Fate/stay night, akan mulai tayang secara bulanan. Ufotable yang akan memproduksi. Ini di luar dugaan.

Kayak biasa, hal-hal baru akan ditambahkan nanti.

(Sumber dari ANN dan Anime Now!.)

(Anime Now! mau tutup! Tidaaaaak!)

Anime Baru Musim Gugur 2017

Maaf (sangat) telat. Maaf belakangan ga nulis. Kesehatanku menurun. Soal pekerjaan bermasalah. Lalu aku sedang dilanda ketidakpastian soal masa depan.

Terlepas dari itu, jumlah seri baru di fall kali ini mungkin enggak banyak, tapi seri-seri baru yang keluar terbilang unik. Pastinya, banyak nama sutradara baru yang bermunculan.

Mungkin ini musim yang bagus untuk mengejar ketertinggalan seri-seri lama?

Kayak biasa, daftar ini enggak bisa diandalkan.

Akan diupdate berkala apabila perlu.

Mahou Tsukai no Yome (Wit Studio)

Seorang gadis muda bernama Hatori Chise menjadikan dirinya budak karena berbagai kesedihan semasa hidup. Chise lalu dibeli oleh Elias Ainsworth, pria misterius berdarah manusia sekaligus peri yang juga seorang penyihir. Elias rupanya telah memilih Chise untuk dijadikan murid sekaligus pengantinnya. Maka dimulailah kehidupan bersama mereka, yang sebenarnya dilandasi keinginan Elias untuk mencegah Chise meninggal dunia.

Dikenal juga dengan judul The Ancient Magus’s Bride, ini proyek unggulan Wit Studio selama beberapa tahun terakhir yang juga sempat dibuat OVA. Cerita OVA-nya berdiri sendiri, jadi kalian tak perlu melihatnya dulu untuk bisa mengikuti seri TV ini. Certanya diangkat dari manga buatan Yamazaki Kore di majalah Monthly Comic Blade dan Monthly Comic Garden. Seluruh staf dari OVA akan kembali, dipimpin Naganuma Norihiro sebagai sutradara. Ceritanya menakjubkan dalam artian fantastis. Ada banyak hal ajaib dan karakter-karakter menarik. Kualitas teknisnya kelihatannya menjanjikan. Tapi, mungkin ini tipe seri yang memerlukan alasan pribadi dari kalian sebelum bisa diikuti. Kudengar ini salah satu seri paling dinanti di musim ini

Anime-Gataris (Wao World)

Asagaya Minoa, pelajar baru di SMA Swasta Sakaneko, diundang ke Klub Penelitian Anime oleh teman sekelasnya, Kamiigusa Arisu yang kaya raya. Minoa lama-lama menjadi penggemar anime juga berkat perbincangan dengan berbagai sempainya (yang notabene orang-orang aneh). Bersama, mereka berusaha mencegah klub mereka dibubarkan, mengabaikan kehancuran dunia, serta membicarakan soal anime di manapun mereka berada.

Ini seri orisinil baru dari studio yang relatif baru pula. Genrenya komedi. Tokohnya banyak dan juga beragam. Morii Kenshiro yang pernah terlibat di Gakumon! dan Wake Up Girl Zoo! yang akan menyutradarai. Naskahnya ditangani Hirota Mitsutaka (Sweetness & Lightning). Aku pribadi belum yakin ini akan dibawa ke mana, tapi gelagatnya sejauh ini termasuk kuat. Mungkin bakal ada kejutan-kejutan enggak disangka dalam ceritanya.

Blend S (A-1 Pictures)

Sakuranomiya Maika memiliki tatapan tidak suka yang alami di wajahnya. Lalu suatu hari, ia diterima kerja di suatu kafe di mana para pelayan wanitanya diberikan atribut-atribut tertentu. Manajer kafe tersebut kemudian memberi Maika atribut “Do S” (kesadisan ekstrim) sebagai pelayan. Maka dari itu, Maika jadi harus belajar menjadi lebih dominan dan agresif.

Masuyama Ryouji yang pernah terlibat dalam The IDOLM@STER dan Gurren Lagann Parallel Works yang akan menyutradarai, dengan Zappa Go (Nakaimo, Koihime Musou) yang menangani naskah. Kikuya Tomoki (Eromanga Sensei) akan menangani musik. Ini berawal dari seri tamu di majalah Manga Time Kirara Carat yang dikarang Nakayama Miyuki. Intinya, ini seri komedi tentang orang-orang yang bersikap tidak sesuai tampang luar mereka. …Aku lumayan kesusahan menilai seri-seri seperti ini.  Iya, desain karakter-karakternya manis.

Shoujo Shuumatsu Ryokou (White Fox)

Peradaban telah berakhir. Mesin-mesin telah mati. Kota-kota telah berubah menjadi labirin-labirin lapuk. Sebagian besar umat manusia telah meninggal dunia. Tapi dua gadis, Chito dan Yuuri, masih berkelana, keliling dunia, menggunakan motor traktor Kettenkraftrad kesayangan mereka. Bersama, mereka berusaha bertahan hidup di tengah dunia dingin yang semakin suram.

Dikenal juga dengan judul Girl’s Last Tour, ini seri post-apocalyptic menghangatkan hati yang diangkat dari seri manga karya Tsukumizu di majalah digital Kurage Bunch. Desain karakternya imut dan ada banyak pemandangan latar menarik penuh detil di dalamnya. Ozaki Takaharu (Persona 5 the Animation – The Day Breakers) yang akan menyutradarai. Fudeyasu Kazuyuki (Monmusu) yang akan menangani naskah. Musik ditangani Suehiro Kenichiro (Re: ZERO). Sejauh ini, kualitas teknisnya kayaknya benar-benar kuat.

Dies irae (ACGT)

Pada suatu hari, Fujii Ren tiba-tiba berkelahi dan nyaris saling bunuh dengan sahabatnya, Yusa Shirou, karena alasan yang berakhir tak terungkap. Dua bulan kemudian, pada bulan Desember di kota Suwahara, Ren yang sudah keluar rumah sakit mulai dihantui mimpi-mimpi ganjil tentang guilotin. Serangkaian pembunuhan sadis terjadi di jalanan, mengingatkan Ren akan kata-kata Shirou sebelum ia menghilang. Semua misteri ternyata berhubungan dengan ritual yang dicanangkan kelompok Nazi Reichskanzlei pada penghujung Perang Dunia II, yang dilakukan demi mendatangkan Order of 13 Lances untuk menghancurkan dunia.

Diangkat dari visual novel dewasa yang dikembangkan Light, perlu disinggung kalau anime ini diproduksi berkat upaya pengumpulan dana yang Light canangkan, yang berujung menjadi salah satu crowdfunding paling sukses di Jepang (target 30 juta yen, terkumpul 96,5 juta). Kudo Susumu (Mardock Scramble, Coppelion) yang akan menyutradarainya. Naskahnya akan ditangani Masada Takashi yang juga menangani naskah untuk gamenya. Yonao Keiji juga kembali untuk mengkomposisi musik. Buat yang belum tahu, ini pada dasarnya cerita aksi yang penuh elemen chuunibyou. Tapi, pemaparannya dibuat sedemikian rupa sehingga ujung-ujungnya malah berakhir lumayan keren. Common route untuk visual novel-nya dalam Bahasa Inggris tersedia secara gratis di Steam. Seri ini dikabarkan berjumlah 18 episode. Dua belas episode pertama akan disiarkan, sedangkan sisanya akan tersedia lewat stream.

Code: Realize – Sousei no Himegimi (M.S.C)

Seorang gadis bernama Cardia mengurung diri di sebuah rumah besar di tepi kota London. Dalam tubuhnya, tersimpan racun berbahaya yang bisa meluluhkan apapun yang kulitnya sentuh. Satu hari, keterasingannya terusik saat Pasukan Pengawal Kerajaan tiba-tiba datang dengan maksud untuk menangkapnya. Saat itulah, Arsène Lupin, pencuri budiman, datang untuk menolongnya. Bersama, mereka melakukan perjalanan untuk menemukan ayah Cardia yang mungkin memnyimpan jawaban terhadap kondisinya.

Didasarkan pada game bernuansa steampunk keluaran Idea Factory dan Design Factory, seri ini menghadirkan berbagai karakter terkenal lain seperti Abraham Van Helsing dan Victor Frankenstein sebagai lelaki-lelaki tampan yang menjadi kawan-kawan seperjalanan Cardia. Sori, aku belum tahu banyak tentang gamenya. Yamamoto Hideyo yang menyutradarai Strike the Blood yang akan menyutradarainya. Harada Sayaka (STARMYU) yang akan menangani komposisi seri. Studionya masih baru, jadi belum banyak yang bisa aku komentari. Gelagatnya sejauh ini tidak akan jelek, walau mungkin tidak sampai bagus juga.

Just Because! (PINE JAM)

Musim dingin tiba. Waktu yang para siswa kelas tiga punyai di SMA sudah semakin sedikit. Semua orang di kelas kini hanya tinggal menunggu kelulusan. Tapi, di masa inilah, Izumi Eita kembali ke kota kelahirannya setelah meninggalkannya selama empat tahun. Reuninya dengan teman-teman lamanya mengubah banyak hal di hari-hari terakhir menjelang kelulusan mereka.

Seri drama ini adalah anime orisinil keluaran studio PINE JAM yang masih relatif baru. Seri ini menonjolkan desain karakter buatan mangaka Himura Kiseki (yang belum lama ini terkenal berkat Getsuyoubi no Tawawa). Di samping itu, PINE JAM berhasil menarik perhatian di musim lalu lewat Gamers!, sehingga gelagat seri baru ini termasuk kuat. Kobayashi Atsushi (Girls & Panzer) akan memulai debut sutradaranya lewat seri ini. Kamoshida Hajime (The Pet Girl of Sakurasou) yang menangani naskahnya. Yanagi Nagi akan memproduksi musiknya.

Inuyashiki: Last Hero (MAPPA)

Inuyashiki Ichirou adalah kepala rumah tangga berusia lanjut yang telah bekerja keras, tapi dipandang sebelah mata oleh keluarganya sendiri. Dia tidak dihargai di rumah maupun di tempat kerjanya. Tubuhnya menua lebih cepat dari usianya. Lalu, dia pun didiagnosa mengidap penyakit mematikan. Tapi… semua berubah saat suatu UFO tanpa sengaja menabraknya di taman, dan membangun ulang tubuhnya dari awal.

Diangkat dari seri manga seinen serius karangan Oku Hiroya (pengarang seri aksi sains fiksi Gantz), kau bisa mengharapkan banyak komentar sosial sekaligus aksi-aksi menakjubkan. Sejauh ini, key visual-nya kelihatannya berhasil mengadopsi gaya visual Oku-sensei yang khas. Satou Keiichi (Tiger & Bunny, GANTZ:O) menjadi sutradara utama. Yabuta Shuhei (Highschool of the Dead, Attack on Titan) akan menjadi sutradara seri. Naskahnya akan ditangani Seko Hiroshi (Ajin, Kotetsujou no Kabaneri). Berhubung seri manganya sudah tamat, ditambah dengan kualitas animasi MAPPA yang dikenal mumpuni, bakal ada lumayan banyak pengharapan untuk seri ini. Berhubung sifat ceritanya, ini mungkin bukan seri yang cocok untuk semua kalangan.

Imouto Sae Iireba Ii (SILVER LINK)

Hashima Itsuki adalah novelis dan juga “Pygmalion zaman modern” yang bekerja siang dan malam karena terobsesi menciptakan sosok adik perempuan yang sempurna. Dia dikelilingi seorang penulis cantik dan jenius yang jatuh hati padanya, teman kuliahnya yang bagaikan kakak perempuan, sesama teman penulis, seorang akuntan pajak yang sadis, editornya sendiri; dan mereka semua diurusi oleh Chihiro, “adik tiri laki-laki” Itsuki, yang menyimpan suatu rahasia besar.

Diangkat dari seri novel komedi karangan Hirasaka Yomi (pengarang Haganai)… yah, kalau kalian kenal pengarangnya, mungkin kalian bisa menebak kira-kira seperi apa perkembangannya. Sutradara andal Oounuma Shin (WATAMOTE, Anne-Happy) yang akan menangani produksinya dengan dibantu Tamamura Jin (Rakudai Kishi no Chivalry). Musik ditangani Kikuya Tomoki (Hentai Ouji to Warawanai Neko). Naskahnya akan ditangani oleh Hirasaka-sensei sendiri. Kalau kalian tidak keberatan dengan tema ceritanya, kualitas produksinya sejauh ini terbilang meyakinkan.

Konohana Kitan (Lerche)

Kokohana-tei adalah hotel dengan pemandian air panas yang terletak di kota penginapan yang terletak di batas antar dunia. Yuzu, seorang pekerja baru, bergabung bersama gadis-gadis siluman rubah lain dalam mengelola penginapan tersebut. Bersama-sama, mereka berusaha menyembuhkan keletihan jiwa para tamu yang datang.

Diangkat dari manga karya Amano Sakuya, yang diserialisasikan di majalah Comic Yuri Hime S milik Ichijinsha sebelum diserialisasi ulang di Comic Birz milik Gentosha, kudengar ini lumayan ditunggu oleh penyuka seri-seri ringan dan manis semacam ini. Okamoto Hideki (Da Capo II, Nagasarete Airantou) akan kembali menyutradarai setelah sekian lama, dengan Yoshioka Takao (WATAMOTE, Ikki Tousen) menangani komposisi seri.  Aku masih belum tahu banyak tentang seri ini, tapi karakter-karakternya yang manis dan nuansa dunia lainnya menjadi daya tariknya yang terbesar.

Ousama Game The Animation (Seven)

Seluruh siswa di suatu kelas SMA yang sama, berjumlah 32 orang, pada suatu hari memperoleh pesan yang sama lewat ponsel dari seseorang yang menyebut dirinya “Raja.” Pesan tersebut berisi perintah yang wajib dituruti oleh semua murid di kelas tersebut, dengan resiko kematian sebagai hukuman bila tidak dipenuhi. Awalnya, hal tersebut terkesan main-main. Tapi, saat orang-orang benar-benar mulai terbunuh dan perintah-perintah yang diberikan semakin keji, Kanazawa Nobuaki dan kawan-kawannya berusaha mencari cara untuk bertahan hidup.

Juga dikenal dengan judul King’s Game, ini diangkat dari seri novel ponsel karangan Kanazawa Nobuaki (iya, pengarangnya menggunakan nama yang sama dengan nama karakter utama) terbitan Futabasha yang sempat menarik perhatian bertahun-tahun silam dari tahun 2009. Ada adaptasi manga, live action, dan pembuatan sekuel dan prekuel segala. Ceritanya, setahuku, sebenarnya lumayan mengandalkan shock value dan kurang bisa dikatakan bagus. Karenanya, ada harapan kalau versi anime ini akan memberi perbaikan pada ceritanya. Sasaki Noriyoshi (Ojisan to Marshmallow) yang akan menyutradarainya. Konuta Kenji (Haitai Nanafa, Daiya no Ace) yang akan menangani komposisi seri. Jujur saja, gelagatnya sejauh ini lebih meyakinkan dari keluaran-keluaran Seven yang terdahulu. Ini menarik buat para penyuka thriller.

Houseki no Kuni (Orange)

Jauh di masa depan, suatu bentuk kehidupan baru yang dikenal sebagai “houseki” (permata) telah terlahir. Mereka harus berhadapan dengan kaum “tsukijin” (orang-orang bulan) yang menyerang mereka karena hendak mengubah mereka menjadi hiasan. Masing-masing houseki karenanya mendapat peran dalam pertempuran. Namun Phos, seorang houseki yang berharap bisa ikut bertarung, tidak mendapat peran. Kongo, manajer mereka, di luar dugaan kemudian menyuruhnya menjadi editor suatu majalah sejarah alam.

Ini seri yang sulit kelihatan daya tariknya sebelum kalian melihatnya sendiri. Diangkat dari manga buatan Ichikawa Haruko, yang diserialisasikan di majalah Afternoon milik Kodansha, premisnya mungkin aneh, tapi perkembangan ceritanya benar-benar menarik. Berhubung Orange yang menganimasikannya, kualitas animasinya juga diharapkan bagus. Dikenal juga dengan judul Land of the Lustrous. Sutradaranya adalah Kyougoku Takahiko (Love Live!, GATE). Naskahnya akan ditangani Ono Toshiya (Gatchaman Crowds, Subete ga F ni Naru). Beberapa tahun lalu juga sempat keluar adaptasi OVA-nya yang diproduksi Studio Hibari. Serius, kalian mending melihatnya sendiri. Nuansa fantasinya lebih menarik yang aku kira.

Boku no Kanojo ga Majime Sugiru Shoujo Bitch na Ken (Diomedea, Studio Blanc)

Karena terlanjur naksir, remaja SMA bernama Shinozaki Haruka akhirnya menyatakan perasaannya pada ketua kelasnya yang cantik dan sangat serius, Kosaka Akiho. Di luar dugaan, Kosaka menerima perasaan Shinozaki. Tapi, berhubung Kosaka orang yang sangat serius, ia berusaha mempelajari berbagai cara agar hubungan mereka awet. Hal ini berujung pada bagaimana Kosaka dengan polosnya mempraktekkan berbagai tips soal menjalin hubungan yang sebenarnya nakal.

Juga dikenal dengan judul My Girlfriend is Shobitch, ini diangkat dari seri manga karya Matsumoto Namiru. Iya, ini seri komedi berbahaya yang agak aneh. Nagayama Nobuyoshi (Hinako Note) akan tampil sebagai sutradara untuk seri ini. Naskahnya akan ditangani Shirane Hideki (Kill Me Baby, Date A Live). Kelihatannya, ini akan jadi jenis seri yang lumayan menonjol di satu bagian, tapi kurang menonjol di bagian lain.

Netoju no Susume (Signal.MD)

Morioka Moriko, seorang perempuan lajang berusia 30 tahun, memutuskan keluar dari perusahaannya akibat stres kerja. Ujung-ujungnya, dia malah menjadi NEET. Muak dengan dunia nyata, dia mulai menggandrungi permainan-permainan MMO di mana dia bermain sebagai karakter lelaki bernama Hayashi. Sampai suatu ketika, Hayashi berkenalan dengan Lily, karakter perempuan sangat menawan bagaikan bidadari. Berkat Lily, Moriko mulai menemukan tempat berada sekaligus semacam kepuasan dalam hidupnya. Sampai ketika Moriko tanpa sengaja berkenalan di dunia nyata dengan Sakurai Yuta, seorang pebisnis tampan, yang lagi-lagi mengawali semacam perubahan dalam hidupnya.

Juga dikenal dengan judul Recovery of an MMO Junkie atau Recommendation of the Wonderful Virtual Life, ini diangkat dari manga karya Kokuyorin yang diserialisasikan lewat aplikasi Comico. Studio animasi Signal.MD selama ini mungkin kurang menonjol. Kualitas teknisnya juga mungkin tidak wah. Tapi, ada sesuatu tentang seri ini yang lumayan berkesan. Yaginuma Kazuyoshi (Bokurano) akan tampil sebagai sutradara untuk seri ini. Komposisi serinya akan ditangani oleh Fudeyasu Kazuyuki (Gochiusa, Denkigai). Noto Mamiko yang handal yang akan mengisi suara tokoh utamanya.

Black Clover (Studio Pierrot)

Di dunia di mana sihir merupakan segalanya, Asta dan Yuno adalah dua anak lelaki yatim piatu yang ditelantarkan di pintu gereja pada hari yang sama. Yuno memiliki bakat sihir yang luar biasa, sementara Asta terlahir tanpa bakat sedikitpun. Sesudah mereka menginjak usia 15 tahun, keduanya menerima grimoire masing-masing yang memperkuat sihir yang mereka miliki. Sesudah sedikit konflik, Asta kemudian menerima grimoire langka yang memberinya kekuatan anti-sihir. Persaingan mereka dalam keksatriaan untuk menjadi Raja Penyihir di masa mendatang pun dimulai.

Diangkat dari seri manga shonen karya Tabata Yuuki yang diserialisasikan di Weekly Shonen Jump, ini seri aksi untuk cowok yang sebenarnya sangat generik, tapi sama sekali enggak jelek juga. Menilai kasus Naruto, Bleach, dan One Piece, mungkin adaptasi seri ini bakal panjang. Tapi, kalau melihat gelagat My Hero Academia, mungkin juga enggak. Sutradara muda Yoshihara Tatsuya (Monmusu, Yatterman Night) akan menyutradarai. Fudeyasu Kazuyuki (Gochiusa, Milky Holmes) yang akan menangani komposisi seri. Potensinya sejauh ini terlihat lebih menjanjikan dari dugaan.

Two Car (SILVER LINK)

Miyata Yuri dan Meguro Megumi adalah sepasang gadis remaja yang mengikuti kejuaraan balap motor sespan di Pulau Miyake, suatu pulau kecil dan terpencil sekitar 200 km di selatan pusat Tokyo, tapi masih termasuk wilayah Tokyo Metropolitan. Meski kepribadian mereka bertentangan, mereka saling melengkapi selama balapan. Bersama, mereka menghadapi berbagai tim balap motor sespan lain dari seluruh Jepang dengan kepribadian mereka masing-masing.

Dikenal juga dengan judul Two Car: Racing Sidecar, ini sekilas terlihat seperti tipikal anime tentang gadis-gadis manis yang melakukan suatu kegiatan. Tapi, kalau kau perhatikan baik-baik, ada banyak detilnya yang benar-benar menarik. Tamura Masafumi (Ange Vierge) yang akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani Takayama Katsuhiko (Hanbun no Tsuki ga Noboru Sora, Ga-Rei: Zero). Musiknya akan ditangani Takahashi Ryo (ACCA, Oshiete! Galko-chan). Menurutku, ini seri yang sulit diperkirakan bagus tidaknya. Meski begitu, ada banyak hal yang patut dilihat di dalamnya.

Garo – Vanishing Line (MAPPA)

Seorang pria tangguh bernama Sword datang ke Russell City yang makmur dengan maksud untuk menyelidiki suatu konspirasi yang dapat mengguncang dunia. Petunjuk yang dimilikinya hanya kata kunci misterius “El Dorado.” Sword bersimpangan jalan dengan Sophie, seorang perempuan yang mencari kakak lelakinya yang menghilang sesudah meninggalkan kata-kata kunci yang sama. Mencari jejak adik perempuannya sendiri, Sword bersama Sophie terseret dalam perang bayangan yang tersembunyi di balik El Dorado.

Vanishing Line akan disutradarai oleh Seong Ho Park (Terror in Resonance, Yuri!!! on Ice), yang akan memulai debutnya sebagai sutradara lewat seri ini. Naskahnya akan ditangani oleh Yoshimura Kiyoko (Dogs: Bullets & Carnage, Riddle Story of Devil). Musiknya akan ditangani monaca. Seri ini menarik karena punya nuansa yang sangat mirip dengan anime-anime aksi keluaran Gonzo di seputaran tahun 2007. Meski menjadi bagian waralaba seri tokusatsu aksi horor supernatural dewasa Garo, kelihatannya kau tak perlu tahu tentang pendahulunya untuk menikmati seri ini. Grup musik JAM Project juga kembali terlibat dalam membawakan lagunya. Kelihatannya ini bisa menjadi seri aksi yang benar-benar solid.

Infini-T Force (Tatsunoko Productions, Digital Frontier)

Sosok jahat Z yang misterius ingin menghancurkan semua semesta kecuali satu. Tapi, untuk melakukannya, suatu benda khusus diperlukan, yang ternyata jatuh ke tangan seorang gadis bernama Kaido Emi. Empat orang pahlawan legendaris dari dunia-dunia berbeda kemudian bersatu demi melindungi Emi dan menghentikan rencana jahat Z.

Seri animasi CG ini dibuat untuk memperingati ulang tahun ke-55 dari studio Tatsunoko. Seri ini istimewa karena akan menyatukan empat pahlawan dari seri-seri klasik Tatsunoko, yakni ksatria luar angkasa Tekkaman (yang orisinil, bukan yang dari seri Tekkaman Blade yang lebih terkenal), manusia robot Casshern, ninja canggih Gatchaman (yang orisinil, bukan yang dari Gacthaman Crowds), dan Polymar yang bisa mengubah bentuk badan. Penyutradaraannya akan ditangani Suzuki Kiyotaka dengan naskah ditangani Ono Toshiya. Desain konsep karakternya yang baru ditangani oleh mangaka Oh! great. Bagaimanapun hasilnya, karena nostalgia masa kecil, aku benar-benar berminat terhadap seri ini. Sejauh ini, kabarnya interaksi antar karakter (dan aksinya) menjadi apa yang ditonjolkan.

Kujira no Ko-ra wa Sajou ni Utau (J.C. Staff)

Di dunia yang diselimuti pasir, seorang bocah bernama Chakuro hidup di atas kapal raksasa Paus Lumpur yang mengambang melintasi lautan pasir. Chakura dan kawan-kawannya belum pernah menjumpai siapapun dari dunia luar, dan mereka bercita-cita agar suatu hari bisa menjelajahinya. Suatu hari, puing-puing sebuah kapal terdampar ditemukan, dan di dalamnya, Chakura menjumpai seorang gadis.

Dikenal juga dengan judul Children of the Whales, seri ini diangkat dari manga shoujo karya Umeda Abi yang diserialisasikan di majalah Monthly Mystery Bonita milik Akita Shoten. Sapuan warna yang digunakan dalam penggambaran latarnya benar-benar indah. Kualitas teknisnya terbilang benar-benar menjanjikan. Ishiguro Kyouhei (Shigatsu wa Kimi no Uso, Occultic;Nine) yang akan menyutradarainya. Yokote Michiko (Shirobako) yang akan menangani naskahnya. Musiknya ditangani oleh Tsutsumi Hiroaki (Kuromukuro, Orange, Ao Haru Ride). Kurasa, seri ini terutama menarik bagi kalian yang suka anime karena ingin melihat tempat-tempat yang beda. Mudah-mudahan hasilnya bagus.

Urahara (Shirogumi Inc., EMT Squared)

Beberapa tahun dari sekarang, kota-kota besar yang ada di dunia akan hancur oleh serbuan makhluk-makhluk planet lain. Target makhluk-makhluk itu yang berikutnya adalah… distrik Harajuku di Tokyo yang terkenal! Hanya tiga gadis toko pencari harta karun, Suda Rito dan kawan-kawannya, yang bisa menyelamatkan Harajuku. Tapi, sebelum itu, mereka terlebih dahulu harus berperan sebagai anggota PARK Harajuku: Crisis Team.

Urahara diangkat dari komik web PARK Harajuku: Crisis Team yang dibuat lewat kerjasama Patrick Marcias, Tanaka Mugi, dan Crunchyroll. Dengan warna-warninya yang terang dan cerah, desain dunianya yang penuh hal aneh, serta pakaian-pakaian para karakternya yang modis, bisa jadi ini adalah anime paling… uh, ‘ajaib’ di musim ini. Iwasaki Yasunori akan berperan menangani musik. Animator pendatang baru sekaligus peraih penghargaan, Kubo Amika, akan berperan sebagai sutradara, membantu Arakawa Masatsugu (Nurse Witch Komugi) sebagai sutradara kepala. Takahashi Natsuko (Renai Boukun, Kenka Banchou Otome) yang akan menangani naskah. Selain itu, anime ini menandai debut penyanyi terkenal Haruna Luna sebagai pengisi suara (dia berperan sebagai tokoh utama). Mudah-mudahan hasilnya bagus.

Buat kalian yang mencari info tentang adaptasi anime dari LN fantasi Saredo Tsumibito wa Ryuu to Odoru: Dances With Dragons, itu secara mendadak ditunda sampai pertengahan 2018. Semoga saja enggak ada masalah besar di produksinya.

Sebagai tambahan, DYNAMIC CHORD yang dikerjakan Studio Pierrot menjadi seri anime otome lain musim ini. Diangkat dari game bernuansa dunia rock band keluaran honeybee, ini jenis seri yang memperkenalkan berbagai karakter tampan yang terbagi dalam empat grup band terpisah. Kesemua band yang saling bersaing tersebut ceritanya bernaung di bawah label rekaman Dynamic Chord. Aku masih kurang tahu tentang seri ini, tapi kelihatannya lumayan. Musiknya mungkin mencolok.

Juuni Taisen: Zodiac War keluaran Graphinica menjadi seri yang mungkin menarik perhatian. Ini diangkat dari seri novel buatan Nisio Isin (Monogatari, Medaka Box) yang diilustrasikan Nakamura Hikaru (Arakawa Under the Bridge, Saint Young Men). Ceritanya tentang Turnamen Dua Belas kedua belas yang dihadirkan setiap dua belas tahun sekali, yang mana dua belas ksatria pemberani yang mewakili masing-masing dari dua belas shio melakukan pertarungan hidup mati melawan satu sama lain. Ringkasnya, katanya ini seperti Fate/stay night dengan suasana Monogatari. Ini seri yang sangat aneh, tapi gelagatnya sejauh ini meyakinkan. Salah satu sutradara favoritku, Hosada Naoto (Hataraku Maou-sama!), yang ternyata akan menyutradarai.

Sengoku Night Blood yang dikembangkan dari waralaba game otome keluaran Marvelous, Kadokawa, dan Otomate, juga akan tayang. Produksi animasinya dilakukan Typhoon Graphics, yang belakangan menarik perhatian dengan One Room dan Room Mate. Ringkasnya, ini fantasi romansa di zaman Sengoku (Negara Berperang) yang mana para karakter dalam keenam kubu juga punya sisi manusia serigala (Uesugi, Takeda, Sanada, Date) atau vampir (Oda dan Toyotomi). Iya, si gadis yang menjadi tokoh utama konon punya keistimewaan yang bisa mengubah jalannya perang. Jumlah karakternya terbilang banyak. Kikuchi Katsuya (The Royal Tutor) yang akan menjadi sutradara.

RoboMasters the Animated Series yang mengisahkan tentang anak-anak kuliahan yang ikut dalam dunia kompetisi robot juga akan tayang. Ini diproduksi lewat kerjasama Cina dan Jepang. Yamamoto Yasutaka (Jitsu wa Watashi wa…) yang menjadi sutradara. Naskahnya ditangani Yamashita Kenichi (D.Gray-man Hallow). Seri ini tidak menonjol, tapi patut diperhatikan oleh kalian yang berminat terhadap robotika. Produksinya ditangani Dandelion Animation Studio.

UQ Holder! Magister Negi Magi! 2 juga akan tayang. Meski disebut sebagai sekuel manga komedi aksi Negima, ini cerita dengan karakter-karakter berbeda yang lumayan berdiri sendiri. Produksinya akan dilakukan oleh J.C. Staff. Buat yang belum tahu, ceritanya mengetengahkan Konoe Touta, cucu bocah penyihir Negi Springfield (tokoh utama seri sebelumnya), dan berlatar berpuluh tahun kemudian. Touta ingin meninggalkan desanya dan mengunjungi space elevator di kota. Tapi sebelum itu, ia harus bisa mengalahkan gurunya, sang vampir abadi, Evangeline. Akamatsu Ken, pengarang manga aslinya, juga akan membantu untuk komposisi seri. Suzuki Youhei yang akan menyutradarainya. Meski enggak sangat terkenal, seri ini punya basis penggemar lumayan kuat.

Akan ada juga Kino no Tabi – the Beautiful World – the Animated Series, reboot dari seri drama klasik bertema perjalanan Kino’s Journey, yang dibuat berdasarkan seri novel populer karangan Sigsawa Keiichi. Ceritanya tentang Kino, seorang petualang muda yang berkelana menggunakan sepeda motornya yang bisa berbicara, Hermes. Mereka menjelajahi berbagai tempat dan masyarakat, dengan aturan ketat hanya melewatkan tiga hari di satu tempat. Ceritanya punya nuansa dongeng dan parabel yang kuat. Lerche yang akan memproduksi. Secara teknis, kualitasnya akan ada peningkatan. Tapi, ada gelagat nuansa khas dari versi anime sebelumnya akan berkurang. Para penggemar lama tak perlu khawatir karena sebagian cerita dari buku-buku yang lebih ke sini (yang tidak diangkat dalam versi anime sebelumnya) juga akan digarap.

Anime-anime sekuel di musim ini lumayan banyak. Kesemuanya meliputi:

  • Kelanjutan komedi musik klasik gado-gado ClassicaLoid keluaran Sunrise. (Season 2) Kudengar ini lumayan lucu.
  • Kehidupan drama komedi bersama siluman Youkai Apartment no Yuuga no Nichijou (Season 2). Kudengar ini juga lumayan lucu.
  • Blood Blockade Battlefront & BEYOND, musim tayang kedua dari anime aksi supernatural berlatar New York Kekkai Sensen. Ceritanya kudengar akan lebih mengikuti cerita di manganya, yang bisa jadi hal baik sekaligus buruk. BONES yang masih akan memproduksi.
  • Seri permainan kartu Cardfight!! Vanguard GZ. Sori, aku tak mengikuti.
  • ame-con!!, kelanjutan dari seri Rainy Cocoa, yang berlatar di kafe dan menonjolkan pembicaraan cute antar cowok-cowok tampan. Maaf, aku juga tak mengikuti, tapi kudengar latarnya berpindah ke Hawaii?!
  • Seri perjuangan grup idola WUG dari wilayah Tohoku, Wake Up, Girls! Shin Shou, yang kali ini diproduksi tanpa campur tangan sutradara kontroversial Yamakan. Desain karakter dan nuansanya akan berbeda, tapi ini masih karakter-karakter yang sama. Akan ada karakter-karakter baru. Millepensee yang akan memproduksi, menggantikan Ordet. Itagaki Shin yang akan… uh, menyutradarai.
  • Kelanjutan cerita gadis-gadis pahlawan Yuuki Yuuna wa Yuusha de Aru: Washio Sumi no Shou. Kudengar ini akan jadi versi kompilasi dari seri layar lebarnya. (Penanganan yang mirip kasus Gundam Unicorn) Studio Gokumi yang masih memproduksi. Yuuki Yuuna menjadi kejutan di masa tayangnya. Karena itu, sekuel ini juga termasuk yang diantisipasi.
  • Seri komedi enggak serius tentang perjalanan waktu mengkaji sejarah asli dan palsu dengan mesin-mesin tempur aneh Time Bokan: Gyakushuu no San-Okunin. (Semacam season 2 dari Time Bokan 24.) Tatsunoko masih memproduksi.
  • Seri tentang sekolah kompetisi memasak Shokugeki no Souma: San no Sara (Season 3) keluaran J.C. Staff juga akan ada. Membandingkan perkembangan manganya, aku terkesan karena adaptasinya sudah ada secepat ini.
  • Kelanjutan cerita tentang adik perempuan merepotkan tapi cute di Himouto! Umaru-chan R. (Season 2) Semua staf lama di Doga Kobo kembali untuk menangani.
  • Kelanjutan komedi supernatural tentang para pengurus arwah di alam baka dan tangan kanannya yang senantiasa cool, Houzuki no Reitetsu (Season 2). Studio DEEN akan menggantikan Wit Studio dalam memproduksi. Sutradara dan desainer karakternya ganti, walau penulis naskah dan komposer musiknya sama. Perbedaan dengan season sebelumnya pasti bakal ada.
  • Gintama (Season 5) yang masih ada juga. Kali ini akan mengetengahkan bagian cerita Poppori.
  • Kelanjutan seri drama psikologis tentang kehidupan dan kesepian berlatar dunia kompetisi shogi, Sangatsu no Lion (Season 2), juga akan ada.
  • Kelanjutan anime tentang cinta dan nasi, Love Kome (Season 2) juga ada.
  • Musim kedua dari perjuangan gadis idola di Love Live! Sunshine!! (Season 2) keluaran Sunrise.
  • Kembalinya anime komedi tentang para kembar enam tak berguna yang sempat menghebohkan, Osomatsu-san (Season 2). Studio Pierrot kembali untuk memproduksi.

Selebihnya, Sanzigen akan memproduksi Monster Strike: The Fading Cosmos. Seri tentang aplikasi dan hilang ingatan ini ternyata punya basis penggemar kuat.

Versi cowok dari waralaba game sosial bertema idola milik Bandai Namco, The iDOLM@STER SideM, juga akan ada. Yang akan diketengahkan adalah para pemuda yang masuk agensi talenta 315 Production. Yang kudengar menarik dari seri ini (selain para cowoknya) adalah bermacam latar belakang karir berbeda yang sebelumnya dimiliki para tokohnya.

TsukiPro the Animation juga akan ada. Diproduksi lewat kerjasama AZ Creative dan PRA, ini lagi-lagi seri idola yang akan mengetengahkan banyak kelompok, dalam hal ini, empat grup yang berbeda, SOARA, Growth, SolidS, dan Quell, yang bernaung di bawah label yang sama. Motonaga Keitaro (Date A Live) yang akan memproduksi. Yoshida Reiko juga yang akan menangani komposisi naskah. Ini didasarkan proyek idola virtual. Aku benar-benar belum tahu banyak tentang seri ini. Studio animasinya juga masih kurang aku kenal.

Untuk para penggemar anime dewasa yang belakangan ini dibuat, Omiai Aite wa Oshiego, Tsuyoki na, Mondaiji yang bertema soal hubungan guru wanita dan murid lelaki juga akan tayang. Seven kembali akan memproduksi.

Lay-duce juga akan memproduksi seri romansa Itsudatte Bokura no Koi 10 Centi Datta, yang merupakan karya lanjutan dari komite soal pernyataan cinta itu yang dicanangkan Honeyworks. Jumlah episodenya sebanyak enam dan akan mulai ada pertengahan musim nanti.

Tambahan yang terlewat, Evil or Live, yang dibuat berdasarkan komik web Li Xiaonan, juga akan diproduksi Emon. Dikisahkan ada semacam “penyakit” baru yang disebut Net Addiction, yang mengharuskan para penderitanya harus dirawat di suatu fasilitas rehabilitasi yang mirip penjara. Hibiki, pemuda yang dulu pernah menjadi juara atletik, diharuskan masuk ke salah satu fasilitas ini. Di sana, seorang pemuda misterius bernama Shin mendekatinya untuk melibatkannya dalam suatu rencana. Di sana juga ia menjumpai Shiori, kawan lamanya yang perangainya telah sangat berubah. Jumlah episodenya telah dikonfirmasi sebanyak 12.

Dari segi anime pendek, juga akan ada:

  • Seri komedi Ore-tacha Youkai Ningen, yang merupakan semacam penerus dari seri klasik Youkai Ningen Bem. DLE yang akan memproduksi.
  • Komedi romantis bertema minuman beralkohol Osake wa Fuufu ni Natte kara, tentang perjalanan seorang wanita dalam menikmati racikan-racikan cocktail buatan suaminya. Creators in Pack yang akan memproduksi.
  • Sylvanian Families, yang diangkat dari lini boneka buatan Epoch (yang bisa berharga sangat mahal), juga akan tayang. Produksinya dilakukan oleh Shogakukan Music & Digital Entertainment. Aku serius tertarik pada seri ini karena aku suka hal-hal yang lucu. Buat kalian yang suka kelinci, tupai, dan binatang-binatang hutan lain, mungkin kalian juga bakal suka.
  • Penerus spiritual animasi penguin buatan Inggris-Swiss, Pingu in the City juga akan diproduksi Polygon Pictures. Ini mungkin akan lucu.
  • Taishou Chicchai-san, tentang anak yang pindah dari Tokyo di era Taishou untuk masuk kuliah, dan kemudian terlibat persekongkolan yang melibatkan tentara. Studio A-CAT yang akan memproduksi.
  • Dia Horizon, waralaba multimedia terbaru keluaran Square Enix, juga akan mengeluarkan seri anime pendek yang memperkenalkan para karakternya. Mengingat promonya yang keluar tempo hari, lengkap dengan visualisasi fantasinya yang indah, pengumuman tentang seri anime pendek ini sempat membuat sejumlah pemerhati langsung terdiam.

Dari segi film layar lebar, Brains Base akan memproduksi Dance with Devils – Fortuna, yang merupakan film baru dari waralaba game otome yang sudah ada ini. Akan ada DC Super Heroes vs. Eagle Talon yang merupakan komedi dengan bintang tamu enggak terduga. Wit Studio juga akan memproduksi Donten ni Warau Gaiden, yang merupakan film pertama dari cerita lepasan dari seri TV-nya. Lalu, ada film layar lebar sekuel untuk anime renang Free! Take Your Marks. Juga akan tayang film kompilasi Touken Ranbu – Hanamaru ~ Makuai Kaisouroku. (Season 2-nya sudah dikonfirmasi kalau tak salah.). Juga ada film kompilasi drama aksi mecha bernuansa jazz Mobile Suit Gundam Thunderbolt: Bandit Flower, yang mengetengahkan paruh kedua cerita yang kini berlatar di Bumi.

Untuk film layar lebar, kurasa yang paling mencolok adalah film romansa sejarah berlatar awal abad 20 Haikara-san ga Tooru keluaran Nippon Animation yang akan diputar film pertamanya, Fate/stay night Heaven’s Feel: presage flower yang merupakan film pertama dari trilogi baru keluaran Ufotable, serta Godzilla – Kaijuu Wakusei, film aksi sains fiksi produksi Polygon Pictures yang melibatkan Urobuchi Gen, berlatar di Bumi yang telah dikuasai monster jauh di masa depan.

Dari segi OVA, ada episode tambahan untuk Busou Shoujo Machiavellism, episode pertama dari bab penutup Girls und Panzer das Finale, episode tambahan untuk Kabukibu!, dan episode tambahan pula untuk Netojuu no Susume.

Kayak biasa, hal-hal baru akan ditambahkan nanti.

(Sumber dari ANN dan Anime Now!)

Anime Baru Musim Panas 2017

Aku banyak baca light novel ketimbang mengikuti anime dan manga belakangan. Selain pengaturan waktunya lebih fleksibel, membaca LN lebih efektif buat menenangkan pikiran.

Lalu tahu-tahu, tanpa terasa musim sudah mau ganti lagi. Seseorang mengingatkan agar aku mengupdate blog. Kayak musim sebelumnya, ada banyak judul baru. Aku sempat agak panik. Ada beberapa yang menonjol, tapi kurasa ini bukan musim yang bisa dibilang nge-hype. Pastinya, sejumlah studio animasi baru atau minor mulai banyak tampil di musim ini.

Seperti biasa, daftar ini enggak terlalu bisa diandalkan.

Nanti aku sesuaikan kalau ada kabar-kabar lagi.

18if (Gonzo)

Tsukishiro Haruto terbangun di dalam dunia mimpi. Di sana, Haruto melihat gadis misterius bernama Lily, yang belakangan diketahui ternyata hanya bisa dilihat olehnya saja. Fenomena dunia mimpi yang melanda itu rupanya sedang didalami Kanzaki Katsumi, seorang peneliti. Mendengar tentang kemampuan Haruto untuk melihat Lily, sehubungan desas-desus adanya sosok penyihir di dunia tersebut, Kanzaki kemudian meminta Haruto untuk membantu penyelidikannya.

Animator veteran Morimoto Koji (Magnetic Rose, Ai Monogatari) akan mengawasi seri ini dan setiap episodenya akan ditangani oleh sutradara berbeda. Nuansa dan pendekatan per episodenya diyakini bakal beragam. Naskahnya akan ditangani oleh Tomioka Atsuhiro (Zombie-Loan, Ace Attorney) dengan musik dikomposisi Abe Ryuudai. Anime ini bagian dari waralaba multimedia yang dikembangkan GameSamba. Untuk Android, ini adalah game puzzle berjudul 18: Dream World. Meski kesanku terhadap keluaran Gonzo cenderung campur aduk (kadang mereka terlalu eksperimental), seri ini membuatku tertarik. Mungkin karena temanya tentang dunia mimpi.

Koi to Uso (LIDEN FILMS)

Di masa depan, pasangan pernikahan di Jepang ditentukan oleh pemerintah begitu seseorang menginjak usia 16 tahun. Dengan demikian, setiap orang tak perlu lagi bersusah payah mencari jodoh. Semua orang yakin pemerintah bisa mencarikan jodoh yang tepat bagi mereka. Nejima Yukari adalah remaja usia 15 tahun yang biasa-biasa saja. Tapi di dunia di mana kebohongan terlarang dan cinta lebih terlarang lagi, Nejima menyimpan kobaran cinta yang membara di dadanya.

Juga berjudul Love and Lies, ini diangkat dari seri manga drama romansa karangan Musawo Tsumugi. Takuno Seiki (Poco’s Udon World, Sekkou Boys) akan menyutradarai, dengan naskah dikomposisi oleh staf veteran Takahashi Natsuko. Seperti yang bisa ditebak, fokus utama cerita ada pada cinta segitiga antara Nejima dengan gadis yang disukainya dan gadis yang dijodohkan padanya. Ada banyak hal tentang ceritanya yang bikin enggak nyaman. Visualnya juga mungkin kurang berkesan. Tapi banyak juga yang sepakat kalau ceritanya menarik karena perkembangannya kerap… enggak biasa.  Ada lumayan banyak orang merekomendasikan seri ini, walau ini bukan termasuk seri yang menonjol. Belum lama ini, seri ini juga diangkat jadi film live action layar lebar, dengan premis serupa tapi karakter-karakter utama berbeda. (Cinta segitiga di film antara dua cowok dan satu cewek.)

Keppeki Danshi! Aoyama-kun (STUDIO HIBARI)

Aoyama adalah siswa kelas satu yang merupakan striker andalan dari tim sepakbola SMA Fujimi. Dengan kehandalannya, dia bahkan telah mewakili tim U-16 Jepang sebagai pemain tengah. Namun untuk suatu alasan, Aoyama sangat terobsesi dengan kebersihan. Maka dari itu, dia selalu menolak menyerodot atau menyundul bola.

Juga dikenal dengan judul Cleanliness Boy! Aoyama-kun, ini seri komedi(?) yang didasarkan pada seri manga seinen karangan Sakamoto Taku. Ichikawa Kazuya (Monster Strike the Animation, Tantei Team KZ Jiken Note) akan menyutradarai. Naskah akan ditangani Gotou Midori (The Empire of Corpses). Kesan awalnya agak membingungkan, tapi desain karakternya yang dibuat Matsuura Arisa menurutku benar-benar menarik. Kualitasnya sejauh ini kelihatannya bakal solid.

Isekai wa Smartphone to Tomo ni (Production Reed)

Mochizuki Touya, remaja berusia 15 tahun, terbangun sesudah kecelakaan aneh yang melibatkan halilintar. Berhadapan muka langsung dengan Dewa, Dewa meminta maaf karena tak sengaja menewaskan Touya. Tapi Dewa lalu menawari untuk menghidupkan Touya kembali di suatu dunia fantasi, berhubung Touya tak lagi bisa dihidupkan di dunia asalnya. Untuk membantu, Touya diperbolehkan membawa serta smartphone-nya, yang berbagai aplikasi dan fiturnya telah ditingkatkan Dewa dengan kemampuan-kemampuan istimewa.

Diangkat dari seri novel karangan Fuyuhara Patora dan diilustrasi Usatsuka Eiji, ini jenis seri isekai sangat ringan yang lumayan populer di Jepang. Yanase Takayuki (Himegoto, Onsen Yousei Hakone-chan) akan menyutradarainya dengan Takahashi Natsuko (Ore Monogatari!!) menangani naskah. Ceritanya lumayan konyol dengan tawa, air mata, dan lumayan banyak karakter perempuan. Kayaknya ini jenis seri yang bakal tetap diperhatikan sekalipun kualitasnya biasa-biasa saja. Sejauh ini, gelagatnya tak jelek meski juga tak menonjol. Kurasa ini proyek anime seri TV standar pertama yang studionya prakarsai.

Action Heroine Cheer Fruits (diomedea)

Hinano adalah wilayah damai yang mengembangkan pertanian buah-buahan. Tapi pada tahun-tahun belakangan, kota tersebut seakan kehilangan vitalitasnya. Siswi SMA Shirogane Misaki, atas desakan bibinya yang menjabat sebagai gubernur perfektur, kemudian mengumpulkan sejumlah gadis lain. Bersama-sama, mereka membentuk kembali unit idola heroine lokal yang bertahun-tahun silam pernah tenar, demi membangun kota mereka kembali.

Ini seri idol baru yang bernuansa pahlawan pejuang kebenaran. Visual dan konsep karakternya sama-sama kuat. Kusakawa Keizou (Kancolle) yang akan menyutradarainya. Arakawa Naruhisa (Kingdom, Twin Star Exorcists) akan menangani naskahnya. Berhubung ini anime orisinil (dan juga karena kecendrungan aneh dari studionya) kualitas ceritanya sendiri menurutku masih jadi tanda tanya besar. Terlepas dari itu, kombinasi pendekatan ‘pahlawan’ sekaligus pertanian buah sangat potensial. Mudah-mudahan hasilnya bagus.

Fate/Apocrypha (A-1 Pictures)

Pada penghujung Perang Dunia II, keluarga penyihir Yggdmillenia mengkhianati Mages’ Association dan mencuri infrastruktur ritual Cawan Suci dari kota Fuyuki. Berpuluh tahun sesudah itu, ritual Perang Cawan Suci akan kembali dilakukan, tapi para perwakilan Mages’ Association takkan membiarkan pihak Yggdmillenia begitu saja. Memanfaatkan sisa kekuatan alam di Fuyuki, tujuh pasangan Master-Servant tambahan kemudian disiapkan. Perang Cawan Suci Agung antara 14 pasangan Master-Servant tersebut akhirnya akan pecah di Trifas, Eropa Tengah. Namun, karena ini kejadian yang belum pernah terjadi dalam sejarah, banyak insiden tak terduga kemudian terjadi.

Diangkat dari seri novel berjudul sama karangan Higashide Yuichiro yang diilustrasikan Konoe Ototsugu, mengadaptasi konsep populer yang dicetuskan oleh Type-Moon, ini salah satu anime baru paling ditunggu di tahun ini. Staf veteran Asai Yoshiyuki akan menyutradarainya. Naskahnya akan ditangani Higashide-sensei sendiri. Musiknya ditangani Yokoyama Masaru yang benar-benar sudah naik daun. Meski ini mungkin bukan judul pas untuk masuknya penggemar baru ke waralaba Fate, seri ini punya kesan kuat sejauh ini. Terutama karena jumlah karakternya banyak, mudah-mudahan jumlah episodenya cukup untuk menghasilkan penceritaan bagus.

Nana Maru San Batsu (TMS Entertainment)

Koshiyama Shiki, seorang siswa baru yang kutu buku, tak suka menjadi pusat perhatian. Tapi dia diminta jadi peserta Kompetisi Kuis Siswa Baru di SMA Bunzo. Sudah begitu, dia selalu kalah cepat menjawab dari Fukami Mari, teman sekelasnya. Tapi lambat laun, sesudah mengamati Mari, Shiki mulai menyadari ada cara-cara tertentu yang bisa digunakannya untuk menebak jawaban. Wawasan Shiki berkembang saat ia bertemu para anggota Klub Kuis, dan menjumpai Mikuriya Chisato yang menjadi rivalnya.

Juga dikenal dengan judul 7O3X Fastest Finger First, ini diangkat dari seri manga bertema kuis karangan Sugimoto Iqura. Ini seri tak biasa yang sekilas terkesan tak menonjol. Tapi ini punya potensi untuk berkembang jadi menarik kalau kau perhatikan. Oozora Masaki (12-Sai: Chiccha na Mune no Tokimeki) akan menyutradarainya. Kakihara Yuuko (Orange) akan menangani naskah. Musiknya secara mencolok akan ditangani Hyakkoku Hajime (Saekano, K-ON!).

Ballroom e Youkoso (Production I.G.)

Fujita Tatara adalah remaja biasa yang merasa tak punya keistimewaan. Ia kerap diperas berandalan karena tak punya nyali. Hingga suatu hari, ia ditolong seorang pria tampan bernama Sengoku Kaname. Kaname ternyata adalah penari ballroom professional yang sedang mencari murid untuk les. Terpikat pada dunia dansa ballroom, kehidupan Tatara takkan sama lagi.

Juga dikenal dengan judul Welcome to the Ballroom, ini seri olahraga yang mengetengahkan kompetisi dansa profesional. Diangkat dari manga karya Takeuchi Tomo, gaya visualnya yang hiper-realistik mungkin perlu dibiasakan. Tapi sejauh yang aku tahu, ini seri intens dan berdarah panas. Persaingan antar karakternya benar-benar keras. Itazu Yoshimi akan menyutradarai berdasarkan naskah buatan Suemitsu Kenichi. Aku berharap hasilnya bagus.

Battle Girl High School (SILVER LINK.)

Di tahun 2045, dunia telah terkontaminasi penyerang misterius bernama Irousu. Manusia kini terkungkung dan terkurung. Tapi menghadapi makhluk-makhluk ini dengan berani adalah Hoshitsuki Miki dan kawan-kawannya, gadis-gadis remaja biasa di Akademi Putri Shinjugammine, di mana para Hoshimori dilatih untuk menghadapi takdir mereka dalam mengalahkan Irousu.

Anime ini diangkat dari game ponsel yang dikembangkan COLOPL. Akitaya Noriaki (Bakuman, Joukamachi Dandelion) akan menyutradarai. Naskah akan ditangani Kuroda Yousuke (Gundam Build Fighters). Aku masih kurang tahu tentang seri ini. Biasanya, adaptasi dari game seperti ini kurang meyakinkan. Tapi staf produksi di balik yang satu ini terbilang kuat. Mungkin seri ini akan menjadi kejutan? Ada elemen idol di dalamnya yang juga kuat.

Chronos Ruler (project No.9)

Saat manusia menyesal, mereka kerap berharap bisa memutar balik waktu. Namun ketika manusia berharap bisa memutar balik waktu, makhluk-makhluk pemakan waktu akan hadir. Saat makhluk-makhluk pemakan waktu hadir, Victor Alexandervich Putin dan para Chronos Ruler lain juga akan muncul untuk membasmi mereka dengan kemampuan memanipulasi waktu.

Dikenal juga dengan judul Jikan no Shihaisha, ini diangkat dari manga karya ilustrator Taiwan, PONJEA. Matsune Masato (Chaos Dragon) yang akan menyutradarainya. Tapi beliau juga didukung Yokote Michiko (Shirobako, Handa-kun) dan Yoshino Hiroyuki (Seikon no Qwase). Keluaran-keluaran project No. 9 punya kualitas produksi yang tinggi belakangan, dan judul ini pun sama. Adegan-adegan aksinya meyakinkan. Terlepas dari ceritanya nanti, seri ini bisa menonjol berkat adegan-adegan aksinya saja.

Centaur no Nayami (Emon)

Kimihara Himeno adalah seorang gadis centaur remaja dengan kepribadian pemalu dan lembut. Dia berteman dekat dengan Gokuraku Nozomi, gadis naga yang tangguh, dan Naraku Kyouko, gadis bertanduk yang cool. Bertiga, mereka menjalani kehidupan sekolah bersama teman-teman mereka sesama makhluk supernatural dan menghadapi berbagai persoalan remaja.

Juga dikenal dengan judul A Centaur’s Life atau Centaur’s Worries, ini diangkat dari seri manga karya Murayama Kei. Oizaki Fumitoshi (Aokana, Etotama) akan menjadi sutradara umum dengan Konno Naoyuki (togainu no chi – Bloody Curs) yang menyutradarainya secara langsung. Komposisi seri akan ditangani Machida Touko. (Kurasa beliau sibuk musim ini.) Aku merasa aneh dengan keluarnya seri ini sekarang. Tapi secara teknis, seri ini kelihatannya tak ada masalah.

DIVE!! (Zero-G)

Mizuki Diving Club terancam tutup karena masalah finansial. Tapi pelatih mereka, perempuan bernama Asaki Kayoko, berhasil bernegosiasi dengan perusahaan induk pemilik MDC untuk mempertahankan klub lompat indah itu, asalkan tahun depan salah satu anggotanya bergabung dengan tim Olimpiade Jepang. Saat itulah, takdir Sakai Tomoki dan teman-temannya berubah.

Anime ini diangkat dari seri novel remaja karya Mori Eto yang sudah ada lumayan lama, dan sudah diangkat ke bentuk film live action serta manga. Visualnya memang menonjolkan pria-pria muda dengan bentuk fisik berkualitas; tapi ceritanya sendiri kudengar lumayan berbobot. Suzuki Kaoru (Pupipou!) yang akan menyutradarai, dengan naskah yang ditangani Machida Touko (Lucky Star, Endride). Musiknya akan ditangani Hayashi Yuuki (Kiznaiver, Boku no Hero Academia). Gelagatnya sejauh ini terbilang bagus. Seri ini akan tayang di blok Noitamina musim ini.

Made in Abyss (Kinema Citrus)

Jaringan jurang dan gua yang dikenal sebagai Abyss adalah satu-satunya tempat yang belum terjelajahi di dunia. Berbagai makhluk ganjil dan ajaib bisa ditemukan di sana, bersama berbagai peninggalan berharga yang tidak lagi bisa diciptakan di masa sekarang. Cave Raider adalah sebutan bagi para penjelajah Abyss. Seorang anak perempuan yatim piatu bernama Rico tinggal di kota di tepi Abyss. Dirinya bercita-cita untuk bisa menjadi Cave Raider seperti mendiang ibunya. Suatu hari, dalam penjelajahannya, ia menemukan robot yang berbentuk menyerupai anak laki-laki.

Disutradarai Kojima Masayuki (Black Bullet) dengan naskah yang dibuat Kurata Hideyuki (Samurai Flamenco, TWGOK), ini diangkat dari manga karya Tsukushi Akihito. Gaya desain karakternya imut, tapi penggambaran dunia latarnya cukup megah. Ceritanya mungkin akan berkembang ke arah yang aneh. Tapi menurutku, ini bakal jadi seri petualangan yang solid. Musiknya akan ditangani oleh Kevin Penkin (Norn9, Under the Dog). Meski tak menonjol, ada kalangan penggemar tertentu yang cukup menunggu seri ini dengan antusias.

Clione no Akari (drop)

Minori adalah gadis yatim piatu yang kerap ditindas di sekolah. Suatu hari, ia terkena sakit parah. Sesudah suatu hari berhujan, Minori tidak lagi masuk sekolah karena konon dirawat di rumah sakit di kota yang jauh. Dua bulan sesudah itu, dua teman sekolah Minori yang benar-benar peduli padanya, Takashi dan Kyouko, menerima email misterius dari pengirim tak diketahui. Email itu memberitakan tentang suatu festival musim panas di kota tetangga…

Seri ini diangkat dari novel web berilustrasi karangan Natural-Rain. Ishikawa Naoya dari Ishikawa Pro (Kuttsukiboshi, Magical Chocolate) akan menyutradarai seri ini, dengan naskah yang juga ditangani bersama oleh MOLICE, Tsukasa, Onaka Takeshi, dan Natural-Rain sendiri. Aku masih belum tahu banyak, tapi kelihatannya seri ini akan lebih menonjolkan kualitas penceritaan dibandingkan aspek presentasi. Secara konten, mungkin seri ini juga akan menjadi kejutan.

Hajimete no Gal (NAZ)

Hashiba Junichi adalah siswa SMA yang tidak keren tapi ingin bisa menjalin hubungan dengan perempuan. Didorong teman-temannya, Jun berlutut dan menyatakan cinta pada Yame Yukana, teman sekelasnya yang seorang gyaru. Di luar dugaan, pernyataan cintanya diterima. Jun lalu mendapati dirinya di wilayah asing karena pembawaan Yame yang cantik dan modis.

Fukukawa Hiroyuki (Okusama wa Seitokaicho, Sin Strange Plus) akan menyutradarai dengan naskah yang ditangani Momose Yuiichirou. Seri ini diangkat dari manga komedi romantis karya Ueno Meguru. Musiknya ditangani Yashikin dari MAGES. Secara pribadi, aku tak merasa ceritanya berkesan. Tapi di sisi lain, karena ini diproduksi oleh studio dan staf relatif minor, aku juga berharap hasilnya tak jelek. Terlepas dari itu, meski caranya enggak biasa, nuansanya akan agak dewasa. Kurasa ini anime fanservice paling menonjol di musim ini.

Knight’s & Magic (8-Bit)

Seorang programmer berbakat tewas sepulang kerja dan mendapati diri terlahir di dunia fantasi. Dirinya kini adalah Ernesti Echevarria, seorang anak lelaki berwajah cantik. Mengandalkan pengetahuan otakunya tentang mecha dari dunia sebelumnya, ia bercita-cita membangun Silhouette Knight-nya sendiri, jenis mecha yang ternyata benar-benar ada di dunia ini. Bersama dua sahabat masa kecilnya, Adi dan Kidd, mereka bergabung ke akademi di mana para ksatria dididik.

Diangkat dari seri novel karya Amazake-no Hisago, ini seri yang lebih diperuntukkan bagi para otaku robot raksasa. Meski ini termasuk seri isekai, ada banyak bahasan teknis di dalamnya, jadi ceritanya mungkin agak susah dimasuki. Tapi nuansa dunianya keren dan mecha-mechanya menarik. Sutradara veteran Yamamoto Yusuke (NHK ni Youkoso!, Walkure Romanze) akan menanganinya. Naskahnya ditangani oleh Yokote Michiko. Musiknya dibuat oleh Kouda Masato (Konosuba, Junketsu no Maria). Kesan awalnya lebih kuat dari dugaan. Terlepas dari hasilnya, kurasa ini seri yang akan aku perhatikan.

Kakegurui – Compulsive Gambler (MAPPA)

Akademi Swasta Hyakkaou adalah sekolah untuk orang-orang kaya raya dengan kurikulum yang tak biasa. Sebagai tempat mendidik calon orang-orang berkuasa, sekolah ini meyakini bukan kemampuan atletis atau kepintaran yang membuatmu unggul, melainkan kemampuan membaca lawan serta kemampuan membuat kesepakatan. Keterampilan ini diasah tak lain di meja judi. Namun, saat siswi baru bernama Jabami Yumeko hadir, para siswa Hyakkaou mendapat pelajaran tentang seperti apa judi sesungguhnya.

Disutradarai Hayashi Yuichiro (PES: Peace Eco Smile, Garo the Animation) dan dipenai Kobayashi Yasuko (Shakugan no Shana, Attack on Titan), ini seri bertema judi dengan nuansa agak berbahaya. Ceritanya diangkat dari seri manga karya Kawamoto Homura dan Naomura Tooru. Kurasa, ini seri yang lebih cocok buat dewasa, tapi bukan sekedar karena mengangkat judi sebagai tema… Pastinya, nuansanya jauh berbeda dari manga judi Kaiji yang tenar itu. Berhubung MAPPA yang produksi, kualitas teknisnya diyakini bakal bagus.

Mahoujin Guru Guru (Production I.G.)

Di dunia yang dilanda demam pahlawan sesudah keluarnya pengumuman untuk mengumpulkan pahlawan demi menghadapi Raja Iblis, seorang bocah bernama Nike separuh dipaksa kedua orangtuanya untuk ikut berangkat dan menjadi pahlawan. Sesuai tradisi, sebelum berangkat, Nike berkunjung ke rumah penyihir tua di tepi hutan di kampungnya. Di sana, dia berjumpa dengan anak perempuan bernama Kukuri, keturunan terakhir dari suku Migumigu yang bisa menggunakan lingkaran sihir. Dari sana, perjalanan mereka berdua dimulai.

Dikenal juga dengan judul Magical Circle, ini produksi ulang dari seri manga komedi karangan Eto Hiroyuki yang populer di dekade 1990an. Mengklarifikasi, seri ini adalah pembuatan ulang dan bukan sekuel dari seri sebelumnya. Ceritanya dikenal karena banyak memparodikan elemen-elemen RPG di zaman itu. Ikehata Hiroshi (Akiba’s Trip: The Animation) akan berperan sebagai sutradara seri. Okui Hisaaki (Hacka Doll the Animation) yang akan menangani naskah. Musiknya sendiri akan ditangani TECHNOBOYS PULCRAFT GREEN-FUND. Dengan gaya gambarnya yang manis dan ceritanya yang sederhana, aku benar-benar berharap hasilnya bagus.

Netsuzou Trap – NTR- (Creators in Pack)

Yuma dan Hotaru adalah sepasang gadis yang telah bersahabat sejak anak-anak. Ketika Yuma mendapat pacar untuk pertama kali, ia mengundang Hotaru dan pacar Hotaru untuk kencan ganda demi menghadapi rasa gugupnya. Hotaru lalu menawarkan diri pada Yuma sebagai “teman latihan.” Pada saat itu, mereka menyadari kalau mereka lebih tertarik dengan satu sama lain dibandingkan pacar masing-masing.

Hirasawa Hisayoshi (OZMAFIA!!, Miss Bernard said.) akan menyutradarai. Uchibori Yuuichi bersama WORDS in STEREO akan menangani naskah. Ini seri yuri yang didasarkan manga karya Kodama Naoko. Visualnya termasuk menarik, dan secara teknis kelihatannya akan solid. Kalau tak salah, ini seri pertama keluaran Creators in Pack yang berdurasi standar? Maaf, selebihnya aku kurang tahu. Berhubung kudengar ini jenis yuri yang lebih ditujukan buat cowok, mungkin ada hal-hal tak nyaman tentangnya. Sudah diklarifikasi per episodenya berjumlah 10 menit.

Isekai Shokudou (SILVER LINK)

Restoran Youshoku no Nekoya, yang berada di lantai bawah tanah suatu bangunan tertentu di sudut distrik perbelanjaan dekat perkantoran, biasanya melayani pegawai kantoran sebagai pelanggan. Tapi setiap hari Sabtu, Nekoya buka hanya untuk pelanggan-pelanggan khusus. Bagi para pekerja kantoran, masakan yang Nekoya sediakan tidak asing. Tapi bagi para pelanggan khusus—yang berasal dari dunia lain—kesemuanya adalah hidangan yang belum pernah mereka jumpai sebelumnya.

Juga dikenal dengan judul Restaurant to Another World, ini seri bertema masakan yang cocok dilihat pada saat sedang ingin lapar. Ceritanya setahuku berkembang dengan datangnya pelanggan-pelanggan tetap. Tapi maaf, selebihnya aku juga belum tahu banyak. Penyutradaraannya akan ditangani Jinbo Masato (Chaos;Child, Prisma Illya) yang sekalian juga akan menangani naskah. Penggambaran interior ruangannya lumayan berkesan.

The Reflection (Studio DEEN)

Suatu insiden yang kini dikenang sebagai The Reflection Event memenuhi dunia dengan asap hitam dan menutup sinar mentari. Banyak orang kehilangan nyawa. Tapi mereka yang bertahan hidup memperoleh kekuatan-kekuatan super. Sebagian di antara mereka menjadi pahlawan, sementara sebagian lagi menjadi penjahat. Xon adalah pahlawan misterius dengan identitas tak dketahui yang selalu muncul secara tiba-tiba. Eleanor Everts, perempuan dengan kemampuan teleportasi jarak pendek dan keahlian mengumpulkan informasi, memliki ketertarikan kuat terhadap Xon. Karenanya, ia berusaha mengumpulkan sebanyak informasi yang bisa diperoleh tentangnya.

Seri ini adalah karya kolaborasi antara Stan Lee (ya, yang pembuat komik Marvel itu), perusahaan Pow! Entertainment, Studio DEEN, serta Nagahama Hiroshi (Mushi-Shi, Aku no Hana) yang akan berperan sebagai sutradara. Sohtome Koichiro akan membantu sebagai sutradara seri. Naskah akan ditangani oleh Suzuki Yasuyuki (Naruto, Yu-Gi-Oh! Zexal). Musisi Inggris Trevor Horn yang akan menangani musik. Aku cukup skeptis di awal. Tapi kemudian kusadari ada beberapa hal tentang premisnya yang benar-benar menarik. Ini akan tayang di saluran NHK.

Shoukoku no Altair (MAPPA)

Dua negara Turkiye Devleti dan Kekaisaran Balt-Rhein telah lama saling bertentangan. Sampai suatu ketika, seorang menteri kekaisaran terbunuh, dan dua negara tersebut akhirnya terancam akan terjerumus ke dalam perang besar. Ketika para jendral Turkiye menuntut perang, seorang pasha muda bernama Mahmut menyadari persekongkolan di balik pembunuhan tersebut.

Dikenal juga dengan judul Altair: A Record of Battles, ini diangkat dari manga berjudul sama bertema militer, politik, dan kenegaraan karangan Katou Kotono. Staf veteran Furuhashi Kazuhiro (Gundam Unicorn, GetBackers) akan menyutradarai seri ini. Komposisi seri akan ditangani oleh Takagi Noboru (Baccano!, Durarara!!). Ini seri yang mungkin awalnya susah dimasuki karena latar Turki-nya yang asing. Tapi begitu kau paham seluk-beluknya, ini seri yang beneran rame. Aku harap seri ini akan jadi kejutan.

Vatican Kiseki Chousakan (J.C. Staff)

Roberto Nicholas dan Josef Kou Hiraga adalah pasangan ahli arsip dan ilmuwan yang bekerja sebagai penyelidik mukjizat untuk Vatikan. Bersama, keduanya berkeliling dunia untuk menyelidiki keaslian dari berbagai klaim mukjizat. Pekerjaan mereka mempertemukan mereka dengan berbagai orang di berbagai pelosok, dan menghadapkan pada peristiwa-peristiwa ganjil yang menguji iman.

Juga dikenal dengan judul Vatican Miracle Examiner, ini seri misteri horor bermotif keagamaan yang diangkat dari seri novel karya Fujiki Rin. Yonetani Yoshitomo (Shokugeki no Souma, Yuusha Ou Gaogaigar) akan menyutradarai. Minakami Seishi (Kamisama Memochou, Toaru Kagaku no Railgun) akan menangani naskah. Aku masih kurang tahu banyak tentang seri ini. Tapi mengenal studionya, kualitasnya bisa diharapkan solid.

Youkai Apato no Yuuga no Nichijou (Shin-Ei Animation)

Inaba Yuushi, remaja 16 tahun yang kehilangan orangtuanya tiga tahun sebelumnya, berkeinginan hidup mandiri. Namun asrama sekolah yang hendak ia tinggali malah hancur dalam kebakaran. Akhirnya, Yuushi menemukan apartemen murah dengan harga sewa 25.000 yen. Sayangnya, Yuushi terlambat mengetahui bahwa apartemennya dihantui makhluk-makhluk supernatural.

Diangkat dari seri light novel karya Kouzuki Hinowa, ini seri yang sudah cukup lama tamat, tapi belum lama ini dicetak ulang. Dengan demkian, adaptasi animenya mungkin bisa diharapkan punya cerita tuntas. Hashimoto Mitsuo yang akan menyutradarai dengan Yamada Yasunori menangani komposisi seri. Secara teknis, seri ini mungkin tak menonjol. Tapi ada banyak karakter cowok menarik di dalamnya yang menjadi daya tarik lebih.

Youkoso Jitsuryoku Shijou Shugi no Kyoushitsu e (Lerche)

SMA Koudo Ikusei adalah sekolah ternama dengan berbagai fasilitas canggih. Hampir 100% siswanya melanjutkan ke universitas atau diterima di tempat kerja. Mereka bebas memakai aksesoris atau memakai gaya rambut apapun. Tapi nyatanya, hanya para siswa teratas saja yang mendapat perlakuan baik. Ayanokouji Kiyotaka masuk ke kelas D, yang disebut-sebut adalah kelas buangan. Di sana, ia bertemu sepasang gadis Horikita Suzune dan Kushida Kikyou, yang kemudian mengubah situasi Kiyotaka.

Dikenal juga sebagai Welcome to the Classroom of Superior Ability Doctrine atau Yo Jitsu atau Classroom of the Elite, seri ini diangkat dari seri light novel karangan Kinugasa Syohgo dan ilustrasi buatan Tomose Shunsaku. Kishi Seiji (Ansatsu Kyoushitsu)  akan menyutradarai dengan naskah ditangani Akashiro Aoi (Fuuka). Singkat cerita, premisnya mirip BakaTest, yakni soal persaingan akademis antar kelas, hanya saja bernuansa lebih serius dan tanpa makhluk-makhluk panggilan ajaib. Aku masih belum tahu banyak tentangnya, tapi visual dan desain karakternya menarik.

Satu lagi anime yang ditunggu adalah Katsugeki: Touken Ranbu produksi ufotable. Belum ada info soal ceritanya, tapi kualitas presentasinya benar-benar menjanjikan. Touken Ranbu umumnya digemari wanita, tapi adegan-adegan aksi di anime ini bisa juga menarik pemirsa pria. Meski sama-sama didasarkan permainan online keluaran DMM (tentang pedang-pedang bersejarah Jepang yang dipersonifikasi dalam bentuk pria tampan), anime ini tak berhubungan dengan seri Touken Ranbu: Hanamaru yang keluar belum lama ini. (Hanamaru kudengar akan memperoleh sekuelnya sendiri tahun depan.)

Dogakobo akan memproduksi anime keseharian Hina Logi: From Luck & Logic. Seri ini merupakan lepasan dari proyek multimedia Luck & Logic kembangan Bushiroad. Anime Luck & Logic sebelumnya kurang menonjol. Tapi kualitas lepasannya ini kelihatan benar-benar solid.

Anime band Tenshi no 3P! atau Here Comes the Three Angels dari project no. 9 juga akhirnya tayang. Remaja SMA pembolos bernama Mekui Kyou sebenarnya adalah pencipta lagu-lagu Vocaloid. Suatu hari, tiga gadis SD kelas lima mendatanginya untuk membantu mereka sukses dengan band. Apa? Kau bilang ini kayaknya mirip Ro-Kyu-Bu? Itu pasti cuma perasaanmu!

Akan ada seri yaoi Hitorijime My Hero yang diproduksi Encourage Films. Ceritanya tentang seorang remaja berandalan yang merasakan suatu hubungan dengan guru SMA-nya. …Aku tak yakin apa aku akan memperhatikan ini. Tapi gelagatnya sejauh ini cukup solid.

Gamers!, yang diangkat dari seri novel komedi romantis(?)karangan Aoi Sekina (pengarang Seitokai no Ichizon), juga akan hadir. Okamoto Manabu memulai debutnya sebagai sutradara di sini. Produksinya dilakukan PINE JAM. Naskahnya buatku mencolok karena ditangani Uchida Hiroki, yang mempenai Schwarzesmarken. Ceritanya seputar kehidupan remaja penyendiri Amano Keita, dan remaja-remaja lain seusianya, selaku penggemar game, baik yang mengakuinya atau tidak.

Seri baru Princess Principal juga nanti ada. Produksinya melalui kerjasama Studio 3Hz dan ACTAS. Ini seri orisinal bertema aksi spionase yang berlatar di London pada abad ke-19 alternatif. Di dunia ini, London dikisahkan adalah kota di Kerajaan Albion yang terbagi dua karena adanya sebuah tembok besar. Ceritanya berfokus pada lima gadis yang bersekolah di sekolah ternama Queen’s Mayfair, yang memiliki identitas ganda sebagai mata-mata. Desain para karakternya menarik. Berhubung Okouchi Ichiro (Code Geass, Guilty Crown, Kotetsujou no Kabaneri) yang menangani naskahnya, seri ini setidaknya mungkin akan seru. Musiknya akan ditangani Kajiura Yuki (Fate/Zero). Sutradaranya adalah Tachibana Masaki (Barakamon).

Diomedea juga akan memproduksi Ahogaru: Clueless Girl yang diangkat dari seri manga komedi karya Hiroyuki (Doujin Work, Mangaka-san to Assitant-san to). Ceritanya tentang seorang gadis remaja bernama Yoshiko yang… kurang cerdas, dan soal bagaimana Takkun, teman cowoknya sejak kecil, jadi kerepotan harus mengurusinya.

Untuk para penggemar teka-teki, Kaito x Ansa dari pencipta Nazotokine juga akan diproduksi. Studio animasi Tengu Kobou yang akan memproduksinya. Agak berbeda dari sebelumnya, yang akan ditonjolkan adalah karakter-karakter lelaki tampan dalam sosok Aen Kaito dan Anshin Ansa.

Seri drama romansa berlatar convenience store Konbini Kareshi juga akan diproduksi Studio Pierrot. Meski menonjolkan karakter-karakter cowok, kesannya lumayan mengingatkan akan Niji-iro Days dengan banyaknya karakter cewek yang hubungannya terjalin. Mungkin ini seri baru yang akan aku perhatikan.

Untuk kalian yang sulit menyatakan cinta, manga romansa 4-kotak karya Wakabayashi Toshiya, Tsuredure Children, juga keluar adaptasi animenya. Studio Gokumi yang memproduksi. Ada banyak tokoh dan ceritanya beragam. Meski kurang menonjol, ini termasuk menarik. Kaneko Hiraku yang akan menyutradarai.

Selebihnya, seri-seri anime lama yang akan lanjut meliputi:

  • Senki Zessho Symphogear AXZ (Season 4), kelanjutan dari seri aksi mecha musume dengan kombinasi elemen musik yang masih juga populer. Dalam tahun-tahun terakhir, jumlah penggemar waralaba ini secara konsisten bertambah.
  • Saiyuki Reload Blast (Season 4), sekuel mengejutkan dari Gensoumaden Saiyuki tentang perjalanan Genjo Sanzou dan kawan-kawannya ke barat. Produksinya kali ini akan dilakukan Platinum Vision. Para seiyuu veteran yang berperan dalam musim-musim sebelumnya kudengar juga akan kembali. Musim kali ini kayaknya akan berhubungan dengan inkarnasi masa lampau Sanzo dan kawan-kawannya.
  • Owarimonogatari (Season 2), paruh kedua yang sudah ditunggu dari musim penutup seri Monogatari karya Nisio Isin, yang melanjutkan teka-teki seputar hubungan antara Araragi Koyomi dan Oshino Ougi. Masih oleh studio SHAFT. Update: kudengar ini akan berformat beberapa episode TV spesial.
  • NEW GAME!! (Season 2), kelanjutan suka duka produksi game di perusahaan Eagle Jump yang seluruh karyawannya perempuan. Doga Kobo masih memproduksi. Musim pertamanya lebih sukses dari dugaan.
  • Jigoku Shoujo Yoinotogi (Season 4), seri horor tentang gadis misterius yang menangani situs web untuk layanan jasa balas dendam, juga akan hadir. Ini kembali diproduksi Studio DEEN. Ini termasuk judul baru yang kabarnya dinanti.

Untuk seri-seri anime pendek, seri tenis gadungan Teekyu (Season 9) juga akan ada. Seri horor pendek Yami Shibai juga kudengar akan lanjut, kuharap musim kali ini bisa menunjukkan peningkatan kualitas. Nora to Oujo to Noraneko Heart juga kudengar akan tayang, yang mengisahkan hubungan seseorang dengan kucing liar (walau kudengar ada ratu nerakanya juga?) diangkat dari game dewasa produski Harukaze. Intinya tentang seseorang bernama Nora yang berjumpa putri kegelapan bernama Patricia, yang karena suatu alasan, akhirnya diubah jadi seekor kucing hitam.

…Kalau tak salah, Mobile Suit Gundam: Twilight Axis juga akan mulai tayang secara bulanan menggantikan Gundam Thunderbolt. Ceritanya berlatar sesudah Gundam Unicorn dan akan menghubungkan ke zaman Gundam F91. Tapi jujur saja, formatnya yang tiga episode per menit benar-benar membingungkan.

Bagi kalian yang mencari anime romansa dewasa yang sejenis dengan anime biksu musim lalu, musim ini ada Skirt no Naka wa Kedamono Deshita. Produksinya dilakukan Magic Bus. Ceritanya tentang seorang gadis mungil yang didekati secara agresif oleh seorang perempuan dewasa yang cantik, yang ternyata sebenarnya adalah laki-laki.

Dari segi film layar lebar, yang menonjol antara lain:

  • Mahouka no Koukou no Rettousei: Hoshi no Youbu Shoujo yang diproduksi 8-Bit akan hadir. Berlatar di awal tahun ajaran baru, ceritanya berlatar sesudah seri TV-nya, tapi melompati beberapa bab cerita di novelnya yang belum pernah dianimasikan. Kudengar ini nanti akan diputar juga di Indonesia.
  • Sama halnya juga dengan film pertama dari trilogi baru Eureka Seven Hi-Evolution produksi BONES, yang merupakan penceritaan ulang dari seri TV-nya yang paling pertama ditambah bab prekuel baru. Kudengar ini juga kelak akan diputar di Indonesia.
  • Film layar lebar Seitokai Yakuindomo produksi GoHands juga akan ada. Aku ingin tahu seperti apa ceritanya.
  • Film layar lebar Fate/kaleid liner Prisma Illya: Sekka no Chikai juga akan ada. Langsung melanjutkan cerita dari season seri TV-nya yang terakhir, film ini agaknya akan memaparkan bab masa lalu yang mengungkapkan asal usul Miyu. Salah satu versi paling keren dari Emiya Shirou agaknya akan tampil di film ini.
  • Movie ketiga Nanoha, Magical Girl Lyrical Nanoha Reflection, juga akan tayang dengan diproduksi Seven Arcs.
  • Mary and the Witch’s Flower produksi studio Ponac.
  • Anime romansa remaja produksi SHAFT, Uchiage Hanabi, Shita Kara Miru ka? Yoko Kara Miru ka? juga akan keluar. Kalau tak salah, ini modernisasi dari drama TV berjudul sama dari dekade 90an dulu. Ceritanya berlangsung di seputar pelaksanaan suatu acara kembang api. Aku harap suatu saat kelak aku bisa menonton ini.

Sebagai catatan bawah, meski biasanya aku enggak menyebut ini karena ini produksi barat, kudengar adaptasi animasi dari Castlevania milik Konami akan keluar musim ini. Gelagatnya sejauh ini di luar dugaan bagus.

Tambahan, Musekinin Galaxy Tylor akan diproduksi oleh studio Seven. Ini semacam sekuel(?) dari seri komedi luar angkasa The Irresponsible Captain Tylor yang sempat menarik perhatian di tahun 1993, tentang Tylor yang memenangkan berbagai operasi militer semata-mata berkat keberuntungannya. Seri baru ini agaknya berlatar jauh di masa depan, ketika Kekaisaran sudah lama tumbang dan Aliansi Antar Planet telah hancur, dan mengetengahkan seorang keturunannya, saat dia menjumpai seorang gadis yang ternyata adalah penghancur alam semesta. Formatnya kudengar adalah anime pendek.

Tambahan lagi, Enmusubi Youko-chan, tentang roh rubah ahli perjodohan yang mempertemukan kembali para dewa dengan reinkarnasi kekasih-kekasih manusia mereka, juga mulai ditayangkan di Jepang musim ini. Sebenarnya, ini anime produksi Tiongkok yang diadaptasi dari suatu manhwa. Jumlah episodenya sudah lumayan banyak dan seri ini lumayan populer. Terus terang, seri ini adalah kasus langka.

Tambahan lain lagi, kudengar versi TV romansa fantasi Mahoutsukai no Yome juga tayang. Maaf. Ternyata ini untuk musim gugur nanti. Tapi buat yang mau tahu, ini akan melengkapi episode-episode OAD-nya dan membawa kita lebih jauh ke dunia ajaib yang dianimasikan Wit Studio. 

Kalau ada tambahan, akan aku kabar-kabari lagi.

(Sumber dari ANN dan Anime-Now)

Waralaba Megaten (Bag I: Megami Tensei)

Keresahan dunia belakangan katanya mirip keresahan era Perang Dingin. Dari tahun 1970an sampai 1990an, persaingan intens antara Amerika Serikat (Blok Barat) dan Uni Soviet (Blok Timur) membuat dunia cemas. Masa depan tak pasti. Semua pihak takut konflik memuncak dengan perang nuklir. Ada yang bilang kalau itulah alasan banyak muncul cerita bergenre post-apocalyptic di zaman itu.

Sehubungan dengan itu, aku pengen bahas soal waralaba Shin Megami Tensei, tapi aku masih agak bingung memulainya bagaimana.

Berbeda dari waralaba game lain, kita kerap dapat misi menyelamatkan dunia. Tapi di Megaten, yang temanya seputar kiamat, ancaman hancurnya dunia itu biasanya pasti. Tak bisa kita apa-apain lagi. Yang jadi masalah lebih pada kapan terjadinya serta bagaimana cara menyikapinya.

Waralaba Shin Megami Tensei dikembangkan perusahan Atlus. Utamanya memang adalah game, tapi dari tahun ke tahun, keluar produk novel dan manga juga. Waralaba ini dicetuskan oleh Okada Kouji (yang juga dikenal sebagai Cozy Okada), Suzuki Ginichiro, dan Suzuki Kazunari pada tahun 1987.

Sebagai catatan, saat tulisan ini kubuat, Atlus berada di bawah naungan Sega. Sega adalah perusahaan bekas saingan Nintendo yang membuat game-game Sonic the Hedgehog dan Valkyria Chronicles. Setelah rangkaian kasus finansial yang menimpa Index Corporation, Sega semenjak beberapa tahun silam yang kini jadi perusahaan induk Atlus. Walau begitu, sebagian game Shin Megami Tensei dulu sempat diterbitkan Namco (yang sekarang sudah menyatu jadi perusahaan raksasa Bandai Namco), Nippon Ichi Software, dan beragam perusahaan lain, khususnya untuk wilayah Eropa.

Berawal Dari Tulisan

Mungkin sekarang susah kebayang. Awalnya, Megaten didasarkan dari novel. Novel tersebut adalah seri novel horor sains fiksi Digital Devil Story  karangan Nishitani Aya.

Megami Tensei, buku Digital Devil Story paling pertama (kira-kira berarti ‘reinkarnasi sang dewi’), menjadi inspirasi sekaligus nama dari gamenya. (Berbeda dengan cetakan huruf katakana di bukunya, kata ‘Story’ dalam game ditulis dengan huruf kanji ‘Monogatari’ walau kalau dari furigana, dibacanya tetap ‘Story’)

Dalam game Megaten yang pertama, Nishitani-sensei berperan dalam penyusunan cerita. Tapi, mulai game-game berikutnya, beliau lepas tangan. Cerita Megami Tensei II ke sana lepas sepenuhnya dari versi cerita di novelnya. Meski demikian, terlihat bagaimana elemen-elemen novelnya menjadi inspirasi berkelanjutan bagi waralaba ini.

Pada novel-novel Digital Devil Story, muncul gagasan tentang bagaimana manusia biasa jadi bisa memakai kekuatan makhluk-makhluk supernatural (Demon) melalui suatu perangkat lunak (Demon Summoning Program) di suatu piranti elektronik portabel (yang gampangnya, sering disebut COMP. Smartphone masih belum diciptakan pada zaman itu). Kemampuan memanggil Demon, dan membuat mereka mematuhi kemauan kita melalui kompromi dan negosiasi, kemudian menjadi ciri khas seri Megaten.

Elemen-elemen khas waralaba Megami Tensei mencakup:

  • Permainan yang mengutamakan perkembangan cerita dengan pendekatan pragmatis.
  • Sistem permainan berbasis giliran (turn-based), dari sudut pandang orang pertama (first person, ala Wizardry), dengan elemen-elemen dungeon crawler.
  • Tingkat kesulitan yang tidak mudah.
  • Fitur negosiasi dengan Demon. Demon yang semula musuh bisa direkrut menjadi kawan.
  • Adanya fitur fusion untuk menggabungkan secara permanen satu Demon dengan Demon lain, menghasilkan Demon baru yang (berpotensi) lebih kuat.
  • Cerita yang mengetengahkan ancaman kiamat atau perubahan besar dalam waktu dekat.
  • Adanya perseteruan berbagai tokoh mitologi kuno yang kembali bermunculan di dunia.
  • Adanya pihak-pihak alignment (mirip ideologi, atau bawaan) yang saling bertentangan. Lazimnya antara Law (yang menginginkan keteraturan) dan Chaos (yang menginginkan kebebasan).
  • Berlatar di dunia kontemporer. Biasanya di kota Tokyo masa kini.
  • Memiliki elemen-elemen cyberpunk, dengan pemaparan soal dunia virtual.

Kalau kalian penasaran, fans di Internet sudah menerjemahkan novel-novel Digital Devil Story ke Bahasa Inggris. Cuma dua dari tiga buku yang tuntas diterjemahkan, tapi ringkasan buku ketiga bisa ditemukan di luar sana.

Menurutku pribadi, walau idenya berkesan, cerita novelnya sebenarnya… kurang begitu bagus. Karakter-karakternya tidak simpatik. Motivasi semua orang janggal. Banyak elemen dewasa yang terkesan dipaksakan. Pemaparannya juga membuat tak nyaman. Walau demikian, tetap ada sesuatu di dalamnya yang bisa beresonansi secara tematis gitu.

Entah ya. Mungkin karena ceritanya dimaksudkan sebagai alegori.

Tetap keren sih. Ada sensasi bertahan hidup di tengah dunia yang semakin gila. Ada keberhasilan memperoleh kekuatan yang membuat kita di ‘atas’ makhluk-makhluk lain. Lalu, ada soal bagaimana kita seolah ditakdirkan berperan besar untuk menentukan masa depan dunia…

Mengiringi kesuksesan gamenya, waralaba Megaten kemudian ‘bercabang.’ Ada beberapa waralaba ‘turunan’ yang muncul, seperti waralaba Persona yang fenomenal. Megaten bahkan sempat menjadi waralaba JRPG terbesar di Jepang sesudah Dragon Quest dan Final Fantasy. Tapi, secara internasional, Megaten tetap kurang dikenal sampai Shin Megami Tensei Nocturne keluar untuk PlayStation 2 di tahun 2003.

WARNING

…Sedikit catatan.

Meski tidak sampai menyerang kelompok tertentu secara khusus, game-game Megaten sempat menuai kontroversi karena caranya memaparkan elemen-elemen keagamaan. Ada kesan campur aduk gitu antara mitologi dan dunia modern. Meski tak perlu ditanggapi serius, mungkin ini tetap perlu sedikit disinggung dengan bagaimana ada tuhan yang ditampilkan sebagai tiran pada beberapa judul.

Selain itu, pada masa-masa awal ekspansi mereka ke luar negeri, di pertengahan dekade 90an, Atlus sempat mengemas waralaba Megaten dengan nama Revelations (kira-kira berarti: ‘pembeberan’, bisa juga diartikan sebagai ‘wahyu’). Baru sesudah kesuksesan mereka di generasi konsol 128-bit di pertengahan dekade 2000an (era PS2, GC, dan XBox), mereka kembali lebih mengusung nama Shin Megami Tensei untuk waralaba ini.

Megami Tensei

Ini keluaran paling awal. Hanya terdiri atas dua game di konsol Famicom (generasi NES 8-bit), yakni:

  • Digital Devil Story: Megami Tensei (Famicom, 1987)
  • Digital Devil Story: Megami Tensei II (Famicom, 1990)

Digital Devil Story: Megami Tensei

Megami Tensei pertama masih berhubungan dengan seri novel Nishitani-sensei meski keterhubungannya tersamar. Kita berperan sebagai tokoh utama di novelnya, yakni pelajar SMA bernama Nakajima Akemi.

Ceritanya berlatar di penghujung dekade 1980an. Nakajima adalah pemuda rupawan yang dikisahkan jenius di bidang komputer. Selain komputer, Nakajima secara amatir juga mendalami ilmu sihir. Kepribadiannya di awal cerita digambarkan agak sosiapatik.

Untuk membalas kelompok berandalan yang menindasnya di sekolah, Nakajima menyusun program komputer yang mengaplikasikan formasi-formasi sihir kuno dalam bentuk digital. Program ciptaannya ini bisa memanggil para Demon dari Makai. (‘Makai’ atau Demon World adalah sebutan untuk alam paralel tempat tinggal para Demon. Belakangan juga dikenal dengan istilah Expanse).

Program komputer Nakajima ternyata bekerja. Tanpa ampun, Nakajima berhasil membalas dendam. Namun Demon yang Nakajima panggil, dewa jahat Loki dari mitologi Norse, ternyata tidak bisa sepenuhnya dikendalikannya.

Karena tipu daya Loki, Shirasagi Yumiko, murid pindahan yang tanpa sengaja mengetahui rahasia pemanggilan Demon Nakajima, kemudian diincar sebagai persembahan Loki yang berikutnya. Alasan Loki mengincar Yumiko ternyata karena Yumiko adalah reinkarnasi dewi kuno mitologi Jepang yang telah melahirkan dunia, Izanami. Tubuh Yumiko mengandung zat Magnetite dalam jumlah besar yang diperlukan Loki untuk bisa mewujud. Tanpa sempat Nakajima cegah, Yumiko akhirnya tewas di tangan Loki, dan dewa tersebut memperoleh tubuh fisik yang memungkinkannya mengacaukan dunia.

Trilogi Tertulis Soal Kehidupan dan Kematian

Novel pertama Megami Tensei membahas pengorbanan Yumiko dan upaya Nakajima menghidupkannya kembali. (Makanya, judulnya demikian.)

Cerita berkembang dengan terungkapnya Nakajima sebagai reinkarnasi dewa Izanagi, pasangan Izanami, dan bagaimana Nakajima mengusung pedang perwujudan dewa api Hi-no-Kagutsuchi bersama Demon setianya, Cerberus, untuk mengalahkan Loki.

Petualangan Nakajima dan Yumiko berlanjut dalam novel kedua Digital Devil Story (subjudulnya: Mazu no Senshi, atau Warrior of the Demon City; kira-kira berarti ‘ksatria kota iblis’). Cerita novel kedua ini soal upaya mencegah bersatunya alam manusia dengan alam Makai, serta soal bagaimana ada pihak-pihak tertentu yang mau membalas dendam pada Yumiko dan Nakajima.

Program ciptaan Nakajima dimanfaatkan ilmuwan komputer sekaligus penyihir jahat Isma Feed untuk memanggil dewa jahat lain, Set, yang berasal dari mitologi Mesir. Cerita berkembang dengan tokoh-tokoh baru yang turut terkena dampak dari program ciptaan Nakajima. Di klimaks, Nakajima dan Yumiko berhasil membunuh Set berkat jubah mistis pemberian Izanami. Tapi, novelnya berakhir dengan masih terhubungnya alam manusia dan alam Makai akibat keengganan Nakajima mengorbankan Yumiko.

Akibatnya, di novel ketiga (subjudulnya: Tensei no Shuuen, atau Demise of the Reincarnation, ‘akhir reinkarnasi’), Demon telah berkeliaran bebas di dunia manusia. Yumiko telah cacat akibat apa yang dialaminya di novel sebelumnya. Terguncang, Nakajima ingin menghadapi dosa-dosanya karena telah menyebabkan berbagai kematian secara tidak langsung akibat tindakannya mendatangkan Loki. Termasuk di antara mereka, kematian ibunya sendiri sekaligus seluruh anggota keluarga Yumiko.

Namun demikian, Raja Demon Lucifer memulai campur tangan untuk menguasai dunia manusia. Lucifer mencuci otak pejabat-pejabat berkuasa di pemerintahan dunia, dan berupaya menampilkan diri sebagai dewa. Nakajima seolah harus bangkit dari keterpurukannya dan mengambil peran sebagai penyelamat umat manusia.

Di penghujung cerita, karena kalap sesudah melihat ayahnya tewas dalam amukan massa, Nakajima terpaksa dibunuh Izanami sebelum yang bersangkutan juga membunuh Yumiko. Yumiko, histeris dengan kematian Nakajima, kemudian menggunakan Hi-no-Kagutsuchi untuk mencabut nyawanya sendiri.

Cerita secara tragis berakhir dengan bagaimana Izanami, yang kini mengendalikan tubuh Yumiko, membawa pergi jasad Nakajima ke Asuka, di mana ia akan dimakamkan.

Kelanjutan perjuangan melawan Lucifer dalam seri novelnya kudengar diceritakan dalam seri sekuelnya, New Digital Devil Story, yang terdiri atas enam buku. Tapi rincian lebih lanjut agak susah didapat. Seri novel NDDS ini konon kurang dikenal dibandingkan prekuelnya.  Tamatnya juga kudengar sama-sama berakhir tragis.

Akhir Alternatif Untuk Umat Manusia

Balik ke soal game, game Megami Tensei seakan mengesampingkan cerita di novel ketiga.

Dikisahkan, sesudah tewasnya Set, Izanami berhasil ditawan Lucifer. Jiwa Izanami diperangkap dalam labirin istana raksasa Daimakyuu yang tahu-tahu telah muncul dari Shirasagi Mound di Asuka. Nakajima, dengan ditemani Yumiko, melakukan perjalanan panjang di dalam Daimakyuu untuk membebaskan Izanami.

Mulai dari Tower of Daedalus, kota melayang Bien, Valhalla Corridor, Mazurka Corridor, Rotting Sea of Flames di mana Izanami ditawan, hingga Infini Palace tempat Lucifer bersemayam. Untuk itu, mereka harus berhadapan dengan para Demon musuh lama mereka, yakni Loki dan Set, yang telah dibangkitkan Lucifer dari kematian. Cerita berakhir dengan takluknya Lucifer di tangan Nakajima, serta sumpahnya kalau ia akan kembali suatu saat di masa depan.

Membahas soal gameplay, game Megami Tensei kudengar termasuk modern untuk zamannya. Permainannya susah dan menantang. Meski dengan random encounter, setiap pertempuran berlangsung cepat. Sudut pandang orang pertama, yang mensimulasikan gerakan tiga dimensi, merupakan hal revolusioner di Jepang pada masanya. Inti permainannya adalah menjelajahi labirin raksasa di mana kita menjumpai monster, benda-benda yang harus dikumpulkan, NPC, serta jebakan.

Meski bisa merekrut Demon, hanya Nakajima dan Yumiko yang bisa kita tingkatkan Level-nya. Keduanya sama-sama bisa dilengkapi senjata dan pelindung, tapi hanya Nakajima yang bisa membuat kontrak dengan para Demon dan memanggil mereka. Di sisi lain, Yumiko punya akses ke sejumlah sihir. Salah satu sihir Yumiko adalah kemampuan Minimap yang vital untuk navigasi.

Para Demon punya Level konstan yang tak bisa berubah. Tapi mereka bisa kita gabungkan dengan Fusion untuk memperoleh Demon baru yang lebih kuat.

Game aslinya berbasis password. Fitur save belum ada. Meski demikian, fitur automap yang memetakan peta otomatis ternyata tersedia.

Game ini pertama memunculkan sejumlah kekhasan bagi waralaba Megami Tensei, di antaranya:

  • Pasangan tokoh utama cowok dan tokoh utama cewek, yang mana si cowok bisa menggunakan Demon sedangkan si cewek bisa memakai sihir.
  • Adanya parameter Magnetite yang diperlukan untuk memanggil Demon.
    • Ada Magnetite dalam jumlah besar yang dikonsumsi untuk memanggil mereka.
    • Ada Magnetite dalam jumlah kecil yang dikonsumsi untuk mempertahankan wujud para Demon setiap kita melangkah. (Bila Magnetite habis, HP para Demon yang justru akan berkurang.)
  • Implementasi pertama sistem navigasi dari sudut pandang orang pertama.
  • Implementasi pertama dari sistem fusion.
  • Implementasi pertama dari sistem negosasi.
  • Implementasi pertama dari sistem fase bulan yang mempengaruhi perilaku para Demon. Fase bulan berbeda akan membuat mereka berperilaku dengan cara berbeda pula.

Sebagai tambahan, novel pertamanya sempat diadaptasi ke bentuk anime dalam format OVA oleh ANIMATE pada tahun 1987. Ceritanya lumayan setia dengan novelnya, tapi anime ini kurang menonjol. Mungkin baiknya kau lihat hanya kalau benar-benar penasaran (dan sudah dewasa).

Digital Devil Story: Megami Tensei II

Cerita game kedua, Megami Tensei II, masih berhubungan dengan game pertama.

Dikisahkan pada tahun 199X, tak lama sesudah Megami Tensei (gamenya, bukan novelnya) berakhir, perang nuklir pecah. Bombardir rudal membuka kembali portal dimensi ke alam Makai secara permanen. Di puing-puing Tokyo, 35 tahun sesudahnya, para Demon bebas berkeliaran di permukaan bumi dan memangsa manusia.

Umat manusia di zaman ini terbagi dalam dua golongan, yaitu Church of Messiah, yang meyakini akan datangnya juru selamat untuk umat manusia yang diutus Tuhan; dan Cult of Deva, yang memuja para Demon dan tunduk pada mereka.

Tokoh utama dan sahabatnya adalah dua anak muda yang hidup di tempat perlindungan bawah tanah pasca perang. Karakter-karakter mereka bisa kita namai sendiri. Mereka ceritanya menamatkan sebuah game bernama Devil Busters (yang secara mencurigakan, sangat mirip game Megami Tensei pertama). Lalu, sesudah berhasil mengalahkan musuh terakhir, tiba-tiba muncullah Demon Pazuzu yang ternyata disegel di dalam game tersebut.

Pazuzu menyatakan keduanya sebagai Messiah yang akan menyelamatkan umat manusia. Tokoh utama diberi Pazuzu kemampuan untuk bicara dengan Demon dan memanggil mereka. Sedangkan sahabatnya diberi kemampuan sihir. Keduanya diberi misi untuk menghancurkan para raja Demon yang telah menguasai Tokyo.

Pazuzu juga memperingatkan akan datangnya bencana dan tempat berlindung mereka tidak lagi aman. Kehilangan tempat tinggal, keduanya lalu berkelana untuk mengalahkan para Demon.

Post Apocalypse Ver.1

Di Tokyo Tower, tokoh utama yang kita mainkan dan kawannya berjumpa dengan tokoh utama perempuan, seorang gadis penyihir (juga bisa kita namai). Gadis tersebut ternyata juga pernah dinyatakan sebagai Messiah oleh Pazuzu. Ia juga menentang para Demon. Namun, si gadis belakangan membangkangi Pazuzu dan menyatakan kalau Pazuzu sebenarnya memanipulasi mereka.

Sahabat si tokoh utama tak bisa menerima kenyataan ini, dan akhirnya berpisah jalan. Si tokoh utama, di sisi lain, mempercayai kata-kata si gadis. Si gadis kemudian ikut dalam perjalanannya.

Sesudah mengalahkan satu per satu raja Demon, termasuk Pazuzu, dan menjatuhkan Cult of Deva, tokoh utama dan si gadis melanjutkan perjalanan mereka ke Makai. Di sana, mereka ceritanya harus menolong dewa-dewa lama yang kini telah tersingkir.

Sahabat kita, selama kurun waktu itu, ternyata telah berhasil membebaskan Lucifer yang Nakajima dan Yumiko telah segel bertahun-tahun silam. Namun sahabat kita kemudian tewas di tangan Bael, musuh lama Pazuzu, yang rupanya bertindak menentang kehendak sang tuhan. Bael-lah yang ternyata sebelumnya menyegel Pazuzu dalam Devil Busters.

Selanjutnya terkuak bahwa Satan, salah satu raja Demon, yang ternyata bertanggung jawab memicu perang nuklir puluhan tahun silam. Kita lalu diberi dua pilihan tentang bagaimana Satan hendak kita kalahkan.

Bila kita mengalahkan Satan begitu saja, yang berarti membuat kita membangkangi Lucifer dan membuat kita berujung harus mengalahkannya juga, kita akan diangkat sebagai dewa. Millenial Kingdom yang telah dijanjikan Church of Messiah selanjutnya akan terbangun bersama kemenangan kita.

Sebaliknya, bila kita merekrut Lucifer dengan menolong Bael, sesudah mengalahkan Satan, kita berkesempatan melawan YHVH, tuhan yang telah mengusir para dewa lain. Bila menang, Lucifer akan menutup portal ke alam Makai, umat manusia akan keluar dari bawah tanah, dan terungkap bahwa Devil Busters yang kita mainkan di awal ternyata diciptakan oleh mendiang Nakajima.

Underground Channels

Dari segi teknis, Megami Tensei II katanya merupakan kemajuan besar dibanding game sebelumnya. Grafisnya lebih bagus dengan pilihan warna lebih baik. Ada peta dunia yang kini bisa kita jelajahi yang bernuansa post apocalyptic, di mana perjalanan ke tempat-tempat lain perlu kita lakukan melalui jalur-jalur kereta bawah tanah.

Kini kita bisa men-save.

Di samping itu, aspek ceritanya juga lebih berbobot.

Beberapa kekhasan Megami Tensei II antara lain:

  • Implementasi pertama sistem peta dunia.
  • Implementasi pertama dari Cathedral of Shadows, kuil misterius di mana Demon bisa kita gabungkan untuk menghasilkan Demon baru. (Di versi awal Megami Tensei pertama, Demon bisa kita gabungkan, tapi bukan melalui tempat ini.)
  • Implementasi sudut pandang dari atas di beberapa bagian permainan.
  • Implementasi pertama dari sistem alignment, meski dalam bentuk sederhana, dengan dua pilihan yang bisa diambil, yakni Law atau Chaos.
  • Implementasi pertama sistem untuk meneruskan permainan bila kita mati, dengan memberi uang ke Charon di sungai arwah.
  • Implementasi pertama toko Rag(?) yang menyediakan barang-barang berkualitas namun hanya menerima bayaran dalam bentuk batu-batu permata berharga.

…Catatan tambahan untuk Megami Tensei dan Megami Tensei II.

Megami Tensei pertama juga pernah dirilis dalam versi yang dikembangkan Telenet. Versi ini berbeda sama sekali dari versi aslinya (dengan pergerakan dilihat dari atas). Karenanya, dipandang sebagai versi yang inferior.

Sesudah kesuksesan game-game Shin Megami Tensei yang menjadi penerusnya, Megami Tensei dan Megami Tensei II dirilis ulang dalam satu bundel bernama Kyuuyaku Megami Tensei (‘Kyuuyaku’ dalam hal ini berarti ‘Old Testament’ atau ‘Perjanjian Lama’). Versi ini dirilis untuk Super Famicom pada tahun 1995.

Versi Kyuuyaku merombak habis grafis untuk kedua game. Memberinya nuansa estetis lebih baru. Karena tergabung jadi satu, kita bahkan jadi bisa menyambungkan data dari game pertama ke game kedua. Megami Tensei pertama juga jadi bisa di-save di versi ini.

Kalau kalian kesampaian main, kurasa versi Kyuuyaku ini yang paling direkomendasikan.

(Bersambung)