Anime Baru Musim Panas 2018

Seiring dengan makin dekatnya hari pernikahanku, dan seiring dengan datang dan perginya berbagai perdebatan dan salah paham dengan tunanganku, ada saat-saat ketika aku benar-benar pengen ngerokok.

Masalahnya, aku enggak ngerokok.

Tapi, itu semua bukan hal penting. Toh, ada musim anime baru di depan mata.

Kayak biasa, daftar ini enggak terlalu bisa diandalkan. Akan di-update dari waktu ke waktu.

___

Hanebad! (LIDEN FILMS)

Tachibana Kentarou adalah pelatih tim bulutangkis SMA Kitakomachi. Hanya saja, anggota tim yang berjumlah sedikit menyulitkannya ikut pertandingan. Suatu hari, ia melihat siswi bernama Hanesaki Ayano memanjat pohon besar di sekolah dengan keterampilan motorik yang tinggi. Tachibana ingin memasukkan Ayano ke dalam tim bulutangkis, tapi ia terkendala dengan kebencian Ayano terhadap olahraga tersebut.

Diangkat dari manga olahraga karya Hamada Kosuke, yang juga dikenal dengan judul The Badminton Play of Ayano Hanesaki!), ini seri menarik buat kalian yang sudah lama pengen lihat anime tentang bulutangkis. Ezaki Shinpei (Monster Strike The Movie) yang akan menyutradarai. Naskahnya ditangani Kishimoto Taku (Haikyu!!). Ceritanya lebih mengambil sudut pandang pemain perempuan (jadi, kebanyakan karakternya cewek). Tapi terlepas dari itu, eksekusi bulutangkisnya kelihatan menjanjikan. Aku senang LIDEN FILMS masih konsisten mempertahankan kualitas mereka.

ISLAND (feel.)

Lima tahun silam, di Pulau Urashima yang jauh dan terkucil, tiga keluarga besar yang berkuasa sama-sama mengalami serangkaian nasib malang, mengakibatkan mereka saling curiga terhadap satu sama lain. Kondisi kehidupan di pulau berangsur memburuk. Hanya tiga gadis keturunan tiga keluarga tersebut saja yang dapat membalikkan keadaan, tapi ketiganya sama-sama terkekang oleh tradisi-tradisi kuno. Sampai suatu hari,  seorang lelaki bernama Setsuna ditemukan hanyut di tepi pantai, dan mengaku berasal dari masa depan…

Diangkat dari game relatif baru keluaran Frontwing dan Prototype (yang sebelumnya memproduksi seri Grisaia no Kajitsu), ini seri drama yang mengangkat motif legenda cinta tragis. Kawaguchi Keiichiro (Sket Dance) yang akan menyutradarai. Arakawa Naruhisa (Outbreak Company, MAOYU) yang akan menangani naskah. Musik ditangani Tateyama Akiyuki (Kumamiko, Yurucamp). Aku agak kaget karena feel. (Tsuki ga Kirei, Outbreak Company) yang menangani adaptasinya. Ini bukan seri yang mudah direkomendasikan, tapi tetap patut dilihat untuk kalian yang suka adaptasi visual novel macam ini. Ceritanya kayaknya akan mengambil arah berbeda dari gamenya lewat kehadiran karakter-karakter orisinil.

The Thousand Noble Musketeers (TMS Entertainment)

Sesudah perang nuklir meluluhlantakkan dunia, Kekaisaran Dunia yang berkuasa menekan rakyat jelata dengan kekuatan yang diperoleh dari inkarnasi senapan-senapa kontemporer. Lambat laun, muncul kelompok pemberontak yang menggunakan senapan-senapan antik yang ditinggalkan sebagai karya seni. Menggunakan jiwa Musketeer yang bermunculan dari senjata-senjata antik tersebut, mereka memberi harapan bagi dunia untuk melawan inkarnasi senapan-senapan kontemporer milik Kekaisaran.

Juga dikenal dengan judul Senjuushi, ini diangkat dari game ponsel keluaran Marvelous. Singkat cerita, ini menampilkan berbagai personifikasi pistol dan senapan antik dalam wujud lelaki-lelaki tampan. Kasai Kenichi (Honey and Clover, Bakuman) yang akan menyutradarai. Naskah akan ditangani Aoshima Takashi (Sanrio Boys, Himouto! Umaru-chan). Musik ditangani Takaki Hiroshi (Devils and Realist). Selain soal parade seiyuu dan pelajaran-pelajaran sejarah, maaf, aku tak bisa komentar banyak soal seri ini.

Back Street Girls (J.C. Staff)

Tiga yakuza muda melakukan kesalahan fatal yang mengakibatkan kerugian jutaan yen bagi bos mereka. Tapi, bukannya memotong kelingking mereka sesuai tradisi, si bos yang juga adalah produser mengirimkan mereka ke Thailand untuk menjalani operasi plastik ekstensif, kemudian mendatangkan mereka kembali ke Jepang sebagai gadis-gadis muda untuk dipromosikan sebagai grup idola.

Diangkat dari seri manga seinen komedi hitam karya Jasmine Gyuh, ini seri idola(?) yang menonjolkan perbedaan antara ‘atas panggung’ dan ‘belakang panggung’ dalam contoh yang agak ekstrim. Kon Chiaki (When They Cry: Higurashi, Junjou Romantica) yang akan menyutradarai. Yamakawa Susumi (Tantei Opera Milky Holmes Dai-Ni-Maku) yang akan menangani naskah. Sebagian musiknya akan ditangani oleh Gesshoku Kaigi. Benar ini komedi? Mendengar tentangnya saja membuatku ngeri. Agak tak biasa untuk J.C. Staff, keluaran mereka kali ini tak menampilkan visual mencolok.

Sunohara-Sou no Kanrinin-san (SILVER LINK)

Shiina Aki adalah remaja SMP berbadan kurus yang berharap bisa lebih jantan. Karena satu dan lain hal, ia mulai sering berinteraksi dengan Sunohara Ayaka, pengelola asrama Sunohara yang keibuan, beserta teman-teman sekolah Aki lainnya yang lebih tua.

Juga berjudul Miss caretaker of Sunahara-sou, ini diangkat dari manga komedi romantis empat-kotak karya Nekoume. Menonjolkan warna-warna cerah dan lembut, Oonuma Shin (Kokoro Connect, Prisma Illya) menjadi sutradara kepala, Minato Mirai (Masamune-kun no Revenge) sebagai sutradara langsung, dengan naskah ditangani Shimo Fumihiko (Kokoro Connect, New Game!). Musiknya akan ditangani Kawada Ruka (Is the order a rabbit?). Meski bukan jenis seri yang biasa aku ikuti, staf di balik produksinya kelihatan handal.

How NOT to Summon a Demon Lord (Ajiado)

Di MMORPG Cross Reverie, Sakamoto Takuma adalah pemain terkuat yang berjulukan Raja Iblis Diablo. Tapi, di kehidupan nyata, Takuma secara psikis sangat payah dalam berkomunikasi, dan bahkan hanya bisa bicara kalau menghayati perannya dalam game sebagai Diablo. Suatu hari, Takuma, dalam wujud Diablo, didatangkan ke dunia yang sangat mirip Cross Reverie. Di hadapannya, hadir dua gadis petualang yang sama-sama mengaku sebagai pemanggilnya. Lalu, gara-gara kemampuan pasif yang Diablo punyai, ritual pembudakan yang seharusnya diarahkan kepadanya malah berbalik dan mengenai mereka.

Juga berjudul Isekai Maou to Shoukan Shoujo no Dorei Majutsu, ini seri isekai fanservice yang diangkat seri light novel karangan Murasaki Yukiya yang diilustrasikan Tsurusaki Takahiro. Studio produksinya masih baru, jadi tak banyak yang bisa dikatakan, tapi gelagatnya sejauh ini cukup meyakinkan. Murano Yuuta (Brave Beats, Dream Festival!) yang akan menyutradarai. Fudeyasu Kazuyuki (Black Clover, Monster Musume) yang menangani komposisi seri. Setahuku, ceritanya tak separah yang kesan awalnya indikasikan. Tapi, iya, ini masih seri “berbahaya.”

Seven Senses of the Reunion (Lerche)

Dalam MMORPG populer Union, pernah hadir kelompok pemain elit bernama Subaru yang melegenda. Sayangnya, terjadi insiden yang mengakibatkan meninggal dunianya seorang pemain, berujung pada diberhentikannya layanan Union. Enam tahun sesudahnya, Amou Haruto yang kini duduk di bangku SMA, tapi telah kehilangan semangat hidup, diajak teman sekelasnya untuk mencoba Re’Union, peluncuran ulang dari Union yang dulu ia tekuni. Haruto mengalami reuni yang tak disangka dengan para anggota Subaru yang lain, termasuk dengan sosok virtual sahabat masa kecilnya, Kuga Asahi, yang seharusnya telah wafat.

Kombinasi Anohana dengan SAO? Juga berjudul Shichisei no Subaru, seri ini diadaptasi dari ranobe karangan Tao Noritake yang diilustrasikan booota. Nishouji Yoshito (Koro Teacher Quest!) yang akan menyutradarai. Komposisi seri akan ditangani Yoshioka Takao (High School DxD, Shinmai Maou no Testament). Aku berharap bisa lihat lebih banyak desain dunianya. Ini termasuk seri baru yang kualitasnya masih agak sulit diukur.

Banana Fish (MAPPA)

Okamura Eiji, seorang fotografer muda yang polos dari Jepang, terlibat konflik jalanan dengan Ash Lynx, remaja pembunuh berdarah dingin. Ash yang tampan ternyata diperbudak sekaligus dijadikan pewaris oleh bos mafia “Papa” Dino Golzine. Beranjak dewasa, Ash berusaha memberontak melawan iblis yang telah membesarkannya. Tapi, rahasia kelam yang merenggut kewarasan mendiang kakak Ash kemudian terkuak saat suatu benda tertentu jatuh ke tangan Papa. Karena persahabatan barunya dengan Ash, Eiji pun ikut terseret dalam bahaya.

Seri manga drama thriller karya Yoshida Akimi yang menjadi landasan anime ini dikenal karena menjadi salah satu seri berkarakter LGBT pertama yang menonjol. Ceritanya sepertinya bakal dimodernisasi dari latar aslinya di tahun 80an (pasca perang Vietnam). Selebihnya, masih perlu dilihat nanti. Tapi kualitasnya kelihatannya benar-benar solid. Utsumi Hiroko (Free!) yang akan menyutradarai. Naskah akan ditangani Seko Hiroshi (Ajin, Mob Psycho 100).  Musik akan ditangani Osawa Shinichi (Ninja Slayer From Animation). Hisagi Akitsugu menjadi “pengawas umum.” Aksi dan latar ceritanya terasa beneran kuat.

Angels of Death (J.C. Staff)

Rachel adalah gadis yang berharap bisa mati. Pada suatu malam, dirinya terbangun di dasar bangunan misterius dalam keadaan terkurung dan hilang ingatan. Di dalam bangunan tersebut, berkeliaran pembunuh-pembunuh kejam yang sama-sama terkurung. Tapi, salah seorang dari mereka, seseorang bernama Zack, mengajukan tawaran: asal Ray membantunya keluar hidup-hidup dari gedung itu, maka Zack akan bersedia mencabut nyawa Ray dengan tangannya sendiri. Keduanya lalu bekerja sama mewujudkan keinginan masing-masing.

Berawal dari game petualangan horor (yang sudah diterjemahkan resmi ke Bahasa Inggris) buatan Hoshikuzu KRNKRN (Sanada Makoto), seri ini berkembang jadi waralaba multimedia. Suzuki Kentarou (MARGINAL #4  the Animation) yang akan menyutradarai. Fujioka Yoshinobu (Requiem from the Darkness) yang akan menangani naskah. Ini sederhana, dan jadinya kayaknya enggak akan jelek.

Ongaku Shoujo (Studio DEEN)

Ongaku Shoujo adalah unit idola C-list beranggotakan 11 orang yang masih tak laku dan kurang dikenal. Sang produser, Ikehashi, percaya bahwa yang mereka perlukan sebenarnya hanyalah seorang anggota baru. Harapannya terwujud saat mereka tanpa sengaja bertemu dengan Yamadaki Hanako.

Seri ini didasarkan pada anime pendek yang Studio DEEN produksi untuk proyek Anime Mirai 2015. Staf veteran Nishimoto Yukio (Najica Blitz Tactics, The Galaxy Railways) akan menyutradarai. Naskahnya akan dipenai Akao Deko (Noragami, Flying Witch). Musiknya akan diproduksi King Records.  Meski kurang menonjol, kayaknya ini bakal jadi seri idol yang beneran solid. Perlu diperhatikan bahwa anime pendeknya hanya mengetengahkan dua anggota tim, yaitu Eri dan Haru, dan berkisah tentang awal pertemuan mereka. Juga dikenal dengan judul Music Girls.

The Master of Ragnarok & Blesser of Einherjar (EMT Squared)

Suoh Yuuto terlempar ke dunia bermotif mitologi Norse saat menguji legenda urban tentang cermin di kuil dekat rumahnya. Dengan hanya berbekal pengetahuan dari sekolah serta ponsel pintarnya yang bertenaga matahari (yang samar-samar masih mendapat sinyal), Yuuto tumbuh menjadi penguasa Klan Serigala yang memberi kemenangan bagi mereka dalam konflik melawan klan-klan lain.

Juga berjudul Hyakuren no Haou to Seiyaku no Valkyria, seri isekai ini diangkat dari seri novel karangan Takayama Seiichi yang diilustrasikan Yukisan. Entah gimana eksekusi animenya nanti, berhubung kesan key visual-nya kurang kuat. Tapi, novelnya dikenal punya cerita lebih bagus dari dugaan di balik kesan awalnya yang  generik. Si tokoh utama tak punya kelebihan selain pengetahuan dan sedikit karisma. Ceritanya sendiri menonjolkan strategi-strategi perang di antara prajurit-prajurit Einherjar berkekuatan istimewa. Nuansa harem di novelnya ada, tapi ternyata tak banyak. Kobayashi Kosuke (Alice of Alice, Idol Time Pripara) yang akan menyutradarai. Naskah akan ditangani Takahashi Natsuko (Romeo x Juliet, Love Tyrant).

Harukana Receive (C2C)

Haruka peka dengan badannya yang tinggi. Sedangkan Kanata berpikir untuk berhenti menekuni bola voli pantai karena badannya yang pendek. Tapi, saat kedua gadis itu bertemu, keduanya menjadi pasangan yang patut diperhitungkan dalam ajang bola voli pantai di Okinawa.

Diangkat dari manga olahraga bola voli pantai karya Nyojizai, seri ini menonjolkan karakter-karakter perempuan berpakaian renang dalam latar pantai yang cerah. Kubooka Toshiyuki (Berserk: The Golden Age Arc) yang akan menyutradarai dengan naskah ditangani Machida Touko (Wake Up, Girls!). Rasmus Faber akan menangani musik. Kalau tak salah, ini produksi solo pertama dari studio animasinya. Hasilnya kelihatannya takkan jelek.

Planet With (J.C. Staff)

Sesudah kota tempat tinggalnya diserbu senjata raksasa misterius, seorang anak SMA bernama Kuroi Soya terseret dalam pertempuran bersama seorang gadis berpakaian gothic lolita dan sejenis makhluk yang mirip kucing.

…Seri ini sulit dijelaskan. Tapi, yang istimewa adalah bagaimana ini proyek orisinal mangaka sains fiksi Mizukami Satoshi (Lucifer and the Biscuit Hammer) yang telah digarapnya selama empat tahun. Beliau sekaligus menangani komposisi seri. Sutradaranya sendiri adalah Suzuki Youhei (Urara Meirochou, SHIMONETA). Musiknya ditangani Tanaka Kouhei. Mungkin di dalamnya nanti ada robot raksasa. Selain itu, juga sudah dijamin bakal ada banyak tokoh aneh. Adaptasi manganya juga nanti ada. Mungkin ini semacam balas dendam karena karya-karya beliau sebelumnya tak ada yang diangkat jadi anime.

Asobi Asobase (Lerche)

Tiga gadis SMP, Honda Hanako (yang sangat ingin jadi biasa saja), Nomura Kasumi (yang rajin belajar), dan Olivia (yang pura-pura tak bisa Bahasa Jepang); kerap berkumpul di jam istirahat untuk memainkan permainan-permainan tangan sederhana. Karena pembawaan dan latar belakang masing-masing, ketiganya punya pandangan sangat berbeda tentang apa-apa yang mereka mainkan.

Kesan awalnya yang lembut adalah tipuan. Seri ini penuh dengan ekspresi-ekspresi wajah ajaib dari para karakternya. Sutradara serba bisa Kishi Seiji (Persona 4 The Animation, Tsuki ga Kirei) yang akan menyutradarai dengan dibantu Kinome Yuu (Shool-Live!). Kakihara Yuuko (Tsuki ga Kirei) yang akan menangani naskah. Musiknya akan ditangani Kouda Masato (KONOSUBA). Diadaptasi dari manga komedi surreal karya Suzukawa Rin. Juga dikenal sebagai Asobi Asobase – workshop of fun.

Jashin-chan Dropkick (Nomad)

Hanazono Yurine adalah mahasiswi yang suatu hari mendatangkan Jashin-chan, seorang iblis dari dunia bawah. Karena satu dan lain hal, mereka berakhir tinggal bersama di apartemen kumuh di distrik Jinbouchou, Tokyo. Selama Yurine hidup, Jashin-chan takkan pernah bisa pulang. Maka dari itu, ia mulai berkomplot untuk membunuhnya.

Juga berjudul Dropkick on My Devil!, seri komedi ini diadaptasi dari manga karya Yukiwo. Sato Hikaru (Kitakubu) akan menyutradarai. Fudeyasu Kazuyuki (Milky Holmes) yang akan menangani naskah. Rasanya sudah lama Nomad tak mengeluarkan sesuatu. Kelihatannya ini akan jadi seri dengan banyak adegan slapstick.

Phantom in the Twilight (LIDEN FILMS)

Café Forbidden di London adalah kafe misterius yang hanya buka saat malam. Baileu adalah seorang gadis yang datang ke kota tersebut untuk belajar. Di kafe tersebut, ia kemudian menjumpai sekelompok pria tampan yang ternyata adalah penjaga perbatasan antara dunia manusia dan dunia bayangan.

Diproduksi perusahaan game ponsel Happy Elements, ini anime orisinal hasil kolaborasi Jepang dan Cina. Untuk anime supernatural yang menonjolkan karakter pria tampan, kualitas teknisnya kelihatan meyakinkan. Bahkan desain monster-monsternya lumayan keren. Mori Kunihiro (Mars Daybreak) yang menyutradarai (nama yang udah lama enggak aku lihat). Maruto Fumiaki (Saekano) yang menggagas ide dasarnya, dan sekaligus akan menangani komposisi seri bersama Yano Shunsaku. Ada manganya juga yang berlatar sebelum anime, yang belum lama ini dirilis lewat aplikasi LINE.

Holmes at Kyoto Teramachi Sanjou (Seven)

Di toko antik di distrik belanja Teramachi Sanjou, seorang siswi SMA bernama Mashiro Aoi berkenalan dengan Yagashira Kiyotaka, anak pemilik toko tersebut. Aoi mulai bekerja sambilan di toko tersebut sesudah mengetahui bagaimana Kiyotaka kerap diminta menyelesaikan berbagai kasus aneh yang datang dari bermacam klien.

Juga dikenal dengan judul Kyoto Teramachi Sanjou no Holmes, ini seri misteri ringan bertema barang antik yang diadaptasi dari novel karya Mochizuki Mai. Novelnya sempat memenangkan penghargaan Kyoto Book Grand Prix 2016. Sasaki Noriyoshi (Ojisan to Marshmallow, Okusama wa Seitokaicho) yang akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani Yamashita Kenichi (Ishida and Asakura). Di balik tampilannya yang sederhana, bisa jadi ceritanya lumayan bagus. Juga dikenal dengan judul Holmes of Kyoto.

Angolmois: Genkou Kassen-ki (NAZ)

Pada tahun 1274, Mongolia melakukan invasi pertama mereka terhadap Jepang. Jinzaburou Kuchii, seorang samurai Kamakura yang terusir, dipaksa berhadapan dengan ancaman invasi tersebut bersama sekelompok pejuang lain.

Diangkat dari seri manga petualangan bersejarah karya Takagi Nanahiko, ini salah satu anime baru yang dipromosikan Kadokawa beberapa waktu lalu. Kuriyama Takayuki (pernah terlibat Re:CREATORS) tampil sebagai sutradara seri ini. Yasukawa Shogo (Rakudai Kishi no Chivalry) akan menangani naskah. Sesuatu tentang seri ini membuat aku penasaran. Sejauh ini kelihatannya cukup menjanjikan. Judulnya kalau tak salah mengacu pada semacam dewa yang akan menghancurkan dunia.

Shoujo Kageki Revue Starlight (Kinema Citrus)

Starlight adalah kelompok pentas tari dan lagu yang terkenal di  dunia. Ketika anak-anak, Karen dan Hikari berjanji akan berdiri bersama di panggung Starlight. Menjelang remaja, Hikari pindah sekolah, tapi Karen antusias belajar dan terus berpegang pada janji mereka. Roda-roda takdir berputar ketika keduanya mengikuti audisi misterius bersama gadis-gadis lain untuk menentukan apakah mereka akan diterima Starlight atau tidak.

Dikembangkan dari waralaba baru milik Bushiroad dan Nelke Planning, seri idol ini agak tak biasa dengan fokusnya pada panggung pertunjukan. Furukawa Tomohiro (terlibat dalam Yuri Kuma Arashi) akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani Higuchi Tatsuto (Cross Ange, Schwarzesmarken). Jumlah keseluruhan tokoh utamanya kelihatannya ada sembilan. Staf di belakangnya terbilang solid. Mungkin seri ini akan jadi kejutan.

Happy Sugar Life (Ezo’la)

Matsuzaka Satou, seorang siswi SMA yang cantik, selama ini menolak pendekatan dari lelaki manapun. Tapi, semenjak tinggal bersama gadis kecil misterius bernama Shio, perasaannya mulai berubah. Perasaan teramat manis dirasakan Satou setiap bersama Shio, dan ia bersedia melakukan apa saja demi menjaga perasaan tersebut.

Ini drama horor psikologis bertema yuri yang pertama keluar dalam bentuk manga karangan Kagisora Tomiyaki. Berhubung desain karakternya imut, kesan nakutinnya enggak terlalu kelihatan di awal. Kusakawa Keizou (Kancolle, Fuuka) menjadi sutradara kepala, dengan dibantu Nagayama Nobuyoshi (My Girlfriend is Shobitch). Naskahnya akan ditangani Machida Touko (DIVE!!). Musiknya ditangani Kameyama Koiichiro. Studionya juga relatif baru, jadi belum bisa komentar banyak.

Hi Score Girl (J.C. Staff)

Pada tahun 1991, kepopuleran game tarung 2D meledak lewat perilisan Street Fighter II. Haruo, seorang anak kelas VI SD, menghabiskan waktu senggangnya setiap hari di tempat permainan, tanpa menghiraukan dunia di sekelilingnya. Suatu hari, seorang murid pindahan bernama Akira, yang cantik dan berasal dari keluarga kaya (tapi sedikit aneh), muncul dan dengan mudah menaklukkan Haruo dalam Street Fighter II. Ini ternyata menjadi awal dari hubungan panjang mereka berdua.

Manga karya Oshikiri Rensuke yang melandasi anime ini sempat terkena persoalan hak cipta. Makanya, aku senang anime buat drama komedi romantis ini akhirnya jadi juga. Gimana footage game asli dimasukkan ke dalamnya kayaknya bakal keren. Yamakawa Toshiki (Kill Me Baby, Little Busters!) yang akan menyutradarai. Urahata Tatsuhiko (Saki, Tsuredure Children) yang menangani naskah. Shimomura Yoko (Napping Princess), yang juga membuat musik buat Street Fighter II, menangani musiknya. Seri ini direkomendasikan kalau kau seorang gamer. Apalagi, kalau kalian sempat mendalami game-game tarung dua dimensi di era 90an. (Eh? Aku? Uh, aku tipe yang dulu condong ke platformer dan RPG…)

Grand Blue (Zero-G)

Kitahara Iori pindah ke kediaman keluarga pamannya di suatu kota di tepi pantai untuk memulai kehidupan kuliah. Meski semula tidak yakin soal masa depannya (dan juga tidak bisa berenang), Iori terseret dalam kegiatan klub menyelam, berkenalan dengan orang-orang baru, dan dipaksa bergabung dalam pesta-pesta minum-minum yang selalu berakhir konyol.

Pertama, aku mengira ini bakal jadi seri drama kehidupan. Kemudian, aku mengira ini seri tentang menyelam. Tapi ternyata, ini lebih ke komedi. Lalu, begitu melihat nama penulis Inoue Kenji (BakaTesto) di samping Yoshioka Kimitake yang menggambar manganya, barulah aku maklum. Spesialis komedi Takamatsu Shinji yang akan menyutradarai sekaligus menangani komposisi seri. Juga dikenal dengan judul Grand Blue Dreaming. Tak perlu berharap banyak pada visualnya, tapi seenggaknya keindahan dasar lautnya dapet. Komiknya dikenal benar-benar lucu. Tapi seri ini enggak direkomendasikan kalau kalian pecandu alkohol yang lagi dalam pemulihan.

Tsukumogami Kashimasu (Telecom Animation Film)

Wilayah Fukagawa, di kota tua Edo, rawan kebakaran dan banjir. Para penduduk setempat karenanya lebih sering menyewa barang-barang keseharian macam pakaian, pot, dan futon, dari berbagai toko penyewaan ketimbang membeli. Maksudnya, agar tak menjadi beban saat harus mengungsi. Okou dan Seiji adalah sepasang kakak beradik yang menjalankan toko sewa barang Izumoya. Namun, tercampur dalam dagangan mereka, dan menjadi subjek bisnis mereka yang sebenarnya, adalah tsukumogami, siluman jelmaan benda-benda sehari-hari yang menjadi ‘hidup’ setelah hadir selama ratusan tahun.

Diangkat dari seri novel karya Hatakenaka Megumi, visualnya sejauh ini indah dan desain makhluk-makhluknya pun menarik. Aku seriusan kagum dengan gimana konsistennya kualitas keluaran Telecom sejauh ini. Murata Masahiko (Baby Steps, Gilgamesh) yang akan menyutradarai. Shimoyama Kento (Shinkalion, Desumachi) yang akan menangani naskah. Direkomendasikan buat kalian yang suka yokai dan latar Jepang kuno, apalagi dengan keterlibatan Hoshino Lily di dalamya. Bertema supernatural, ini anime baru NHK untuk musim ini.

Lord of Vermiliion: Guren no Ou (asread, Tear Studio)

Pada tahun 2030, suatu kabut merah menyelubungi Tokyo seiring terdengarnya bunyi resonansi berfrekuensi tinggi. Siapa saja yang mendengar bunyi itu akan hilang kesadaran dan baru terjaga enam hari kemudian… tanpa menyadari bangkitnya kekuatan-kekuatan darah dalam diri mereka dan datangnya takdir kejam yang harus mereka hadapi.

Seri ini diadaptasi dari waralaba permainan TCG keluaran Square Enix. Desain karakter-karakternya sangat menarik, tapi belum banyak yang bisa dinilai selain itu. (Selain, tentunya, gimana para seiyuu dari gamenya kembali berperan.) Suganuma Eiji (B-PROJECT, Karneval) yang akan menyutradarai. Suzuki Masashi (Shuffle!, The Sacred Blacksmith) yang akan menangani naskah.

Sirius the Jaeger (P.A. Works)

Pada tahun 1930, sekelompok orang aneh yang membawa kotak-kotak perangkat musik tiba di stasiun Ibukota Kekaisaran. Mereka sesungguhnya adalah kelompok Jaeger, yang hendak menyelidiki keterkaitan suatu partai politik dengan kelompok vampir. Sasaran kepentingan mereka yang sesungguhnya adalah pusaka suci misterius bernama Arc of Sirius. Seorang manusia serigala bernama Yuliy tergabung bersama untuk membalas dendam.

Ini proyek orisinil baru dari P.A. Works bertema aksi thriller, dan makanya, ini lagi-lagi sesuatu yang istimewa. Ando Masaomi (Under the Dog, Sword of the Stranger) yang akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani Koyanagi Keigo (Tate Yuusha, Regalia). Yokoyama Masaru (Love and Lies, Fate/Apocrypha) yang akan menangani musik. Aksi, cerita, dan latarnya kelihatan benar-benar keren. Kualitasnya sejauh ini benar-benar menjanjikan.

Aguu: Tensai Ningyou (Studio DEEN)

Ai dan Machi sama-sama penari. Ai yang biasa kagum terhadap Machi yang berbakat. Sampai suatu hari, Ai mengetahui bahwa bakat menari Machi adalah berkat kehadiran Aguu, makhluk-makhluk seukuran tangan yang memberi bakat jenius kepada siapapun pemilik mereka. Demi menolong Machi yang menjadi “Penjahit” yang menciptakan Aguu, Ai kemudian bergabung dengan kelompok “Penolong” yang selama berbagai generasi melawan para Penjahit.

…Belum banyak info beredar tentang seri ini. Sutradaranya adalah staf veteran Bob Shirohata (Diamond Daydreams, Hetalia, Hiiro no Kakera). Naskahnya ditangani oleh Katou Yuiko. Kalau menilai dari gaya visualnya yang klasik, apa ini masih ada kaitan dengan karya-karya Nagai Go? Singkat cerita, ini diangkat dari komik horor karangan Yichun Jun yang diluncurkan di situs web Tencent. Mirip Reikenzan, ini kolaborasi terbaru antara DEEN dan Tencent. Presentasinya enggak wah, tapi punya ciri khas unik. Musiknya ditangani Shibasaki Yuuki. Juga dikenal dengan judul Devil Dolls.

Yuragi-sou no Yuuna-san (XEBEC)

Kogarashi ditakdirkan sejak lahir untuk bisa melihat makhluk halus dan sesudah remaja, berakhir menjadi pembasmi roh. Dalam upaya menemukan tempat tinggal, Kogarashi menemukan penginapan bekas pemandian air panas yang menawarkan kamar bebas sewa, asalkan ia bisa mengusir roh lepas yang berdiam di dalamnya. Roh lepas tersebut ternyata hantu gadis polos bernama Yuuna. Memutuskan untuk membantu Yuuna move on ketimbang mengusirnya, Kogarashi terlibat berbagai urusan supernatural yang melibatkan para penghuni penginapan yang lain.

Juga berjudul Yuuna and the Haunted Hot Springs, ini diangkat dari manga komedi romantis supernatural karangan Miura Tadahiro yang naik daun di Weekly Shonen Jump beberapa tahun ini. Sebagai seri harem, fanservice-nya lumayan banyak, dan aku pribadi kurang mengikuti, tapi karakter utamanya simpatik dan para karakter lainnya pun bervariasi. Nagasawa Tsuyoshi (MM!, Nyaruko) akan menyutradarai. Komposisi seri ditangani Koyasu Hideaki (GJ Club, Lance N’Masques). Sudah agak lama sejak XEBEC mengeluarkan seri fanservice. Seri ini mungkin lebih menonjol dari yang kukira.

Calamity of a Zombie Girl (GONZO, Stingray)

Sebuah peti mati dari suatu keluarga bangsawan dibuka di ruang penyimpanan universitas. Euphrosyne, mayat hidup berwujud gadis cantik yang berada di dalamnya, terbangun, dan didorong pelayannya untuk membantai para mahasiswa demi mengambil kembali batu pusaka yang diambil dari mereka.

Juga berjudul Aru Zombie Shoujo no Sainan, ini anime proyek baru GONZO sesudah sekian lama, yang akan tayang sebagai net anime. Ceritanya diangkat dari seri light novel horor karya Ikehata Ryou. Nama baru Iwami Hideaki akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani Kanemaki Kenichi (Pretear, Sayonara, Zetsubou-sensei).  Tampilan visualnya sederhana, tapi efektif. Patut dilihat.

Sekurangnya, ada dua seri baru yang sudah tayang lebih awal: Future Card Buddyfight Ace (sebagai TCG, ini beneran kurang populer di sini ya?) dan FLCL Progressive (sekuel anime surreal legendaris FLCL keluaran Gainax tentang masa remaja, yang keluar belasan tahun lalu).

Masih ada beberapa seri lain yang menonjol.

Chuukan Kanriroku Tonegawa, lepasan dari seri judi thriller psikologis Kaiji karya Fukumoto Nobuyuki, akan tayang. Ceritanya mengetengahkan latar belakang Tonegawa, salah satu tokoh antagonis di seri aslinya yang sangat pandai mematikan motivasi orang. Madhouse yang akan memproduksi. Sudah diumumkan akan tayang dua cour. Kawaguchi Keiichro (Sket Dance, Hayate no Gotoku) yang menyutradarai. Hirota Mitsutaka (Anime-Gataris) yang menangani komposisi seri.

diomedea musim ini memproduksi seri komedi Chio’s School Road, atau Chio-chan no Tsuugakuro, tentang remaja SMA Miyamo Chio yang selalu saja mengalami petualangan aneh setiap perjalanannya ke sekolah. Diangkat dari seri manga karya Kawasaki Tadataka.

Ada anime baru dari seri bela diri lawas Baki (Grappler Baki). TMS Entertainment akan memproduksi, dengan staf veteran Hirano Toshiki (Rayearth, Dangaioh) sebagai sutradara. Anime kali ini mengangkat bab ketika Baki berhadapan dengan para terdakwa hukuman mati. Ini aslinya diangkat dari seri manga Baki The Grappler karangan Itagaki Keisuke,  yang bagian cerita baru untuk komiknya kudengar sedang digodok.

Adaptasi anime dari komik Shonen Jump Muhyo to Roji no Mahouritsu Soudan Jimusho (Muhyo & Roji’s Bureau of Supernatural Investigation) karya Nishi Yoshiyuki juga hadir. Ini lagi-lagi kasus komik lawas yang akhirnya diangkat jadi anime. Studio DEEN akan memproduksi dengan Kondo Nobuhiro (Nobunagun, Cerberus) sebagai sutradara. Desain karakternya unik, jadi mungkin kalian enggak akan langsung tertarik. Tapi, ceritanya setahuku menarik. Komiknya juga kudengar dibuat sekuelnya belum lama ini.

Anime mecha binatang baru yang diproduksi perusahaan mainan Takara Tomy, Zoids Wild, akan hadir. Oriental Light and Magic akan memproduksi. Staf veteran Sudo Norihiko (ToHeart2, Yaiba) akan menyutradarai. Apa masih bisa sebagus yang lalu-lalu?

Anime pengetahuan Cells at Work atau Hataraku Saibou juga akan tayang. Diangkat dari manga karya Shimizu Akane, ini berkisah tentang perjuangan sel-sel darah merah di tubuh kita dalam mengerjakan tugas mereka dengan dukungan sel-sel lain. David Production yang akan memproduksi. Ini kudengar jauh lebih epic dari yang sekilas terlihat.

Adaptasi baru dari Bakabon dan Papanya yang “bodoh tapi jenius,” Shinya! Tensai Bakabon, juga akan tayang. Pierrot Plus yang akan memproduksi. Meski sedikit, ini sebaiknya kalian sempatkan lihat. Ini penting buat bekal di zaman sekarang.

Dari yang sebelumnya web anime, seri TV 100 Sleeping Princes and the Kingdom of Dreams: The Animation (atau, Yume Oukoku to Nemureru 100 nin no Ouji-sama) akhirnya dibuat. Ini diangkat dari permainan ponsel puzzle RPG buatan GCREST.

Bicara soal sekuel untuk anime-anime lama:

  • Shingeki no Kyojin atau Attack on Titan (season 3) woooi! Rahasia yang disembunyikan tentang para raksasa akan terungkap! Ini anime baru paling ditunggu di musim ini.
  • Overlord III (season 3) yang melanjutkan pembeberan tentang dunia baru yang kini ditempati Ainz dan pengikutnya.
  • Free! Dive to the Future (season 3) yang langsung melanjutkan cerita movie-nya, mengisahkan kehidupan para lulusan klub renang Iwatobi sesudah mereka mahasiswa. Masih bakal ada kilas baliknya kok.
  • Gintama (season 7), paruh kedua dari bab Silver Soul yang katanya menjadi klimaks seri kocak ini.
  • Yama no Susume (season 3) tentang pecinta alam dan semangat untuk maju.
  • One Room (season 2), tentang kehidupan berapartemen dengan tetangga-tetangga cantik yang waktu itu sempat menarik perhatian. Musim kali ini dari sudut pandang cowok lagi.
  • Hataraku Oniisan! no 2! (season 2) tentang kucing-kucing yang bekerja.
  • Musim baru dari seri cerita-cerita horor pendek Yamishibai: Japanese Ghost Stories (season 6).
  • Marvel Future Avengers (season 2) tentang Makoto dan kawan-kawannya yang memperoleh kekuatan super dan menjadi tim baru yang dilatih di bawah kelompok superhero Avengers.
  • Sekuel seri ajaib tentang dunia peri, Oshiete Mahou no Pendulum: Rilu Rilu Fairilu (season 3).

Selebihnya untuk anime pendek, yang menonjol musim ini adalah BanG Dream! Girls Band Party! Pico dan The Idolm@ster Cinderalla Girls Gekijou (season 3).

Sebagai tambahan, episode spesial Fate/Extra Last Encore:Illustrias Tendosetsu yang berdurasi dua jam, kelanjutan dari seri TV Last Encore, juga akan tayang. Aku beneran telat mengikuti yang satu ini.

Dari segi movie, beberapa yang menonjol antara lain:

  • My Hero Academia: Two Heroes yang mengetengahkan kamp musim panas bagi para murid UA. Mengingat kepopuleran animenya belakangan, ini lumayan ditunggu.
  • penguin highway yang merupakan cerita aneh tentang kenapa penguin mulai bermunculan di lingkungan sekitar si tokoh utama, seorang anak kelas 4 SD.
  • Non Non Biyori Vacation tentang masa liburan para anak perempuan di desa.
  • Nanatsu no Taiza: Tenkuu no Torawarbito yang membawa Meliodas dan kawan-kawannya ke suatu negeri jauh di atas awan.
  • Kimi no Suizou o Tabetai atau I Want to Eat Your Pancreas, tentang seorang remaja SMA yang suatu hari menemukan buku harian teman sekelasnya yang ternyata mengidap penyakit mematikan. Dengan animasi yang indah dan cerita yang melankolis, ini didesas-desuskan menjadi anime gaya Makoto Shinkai yang berikutnya.

Dari segi OVA, tak banyak yang menonjol. Mungkin yang menarik hanya seri fanservice Queen’s Blade Unlimited serta Iya na Kao Sare Nagara Opantsu Misete Moraitai.

Info tentang di mana bisa nonton bisa dilihat di sini.

Akan dikabari kalau ada perkembangan lagi.

Iklan

About this entry