Anime Baru Musim Semi 2018

Maaf lama enggak nulis. Maaf juga preview berkala ini telat. Ada urusan ke luar negeri, ada kemungkinan perlu pindah pekerjaan, serta aku baru bertunangan beberapa bulan lalu. Jadinya, aku enggak sempat mengikuti macam-macam perkembangan yang terjadi belakangan.

Alasan lain; karena ada BANYAK BANGET anime baru untuk musim depan. Ada sekitar LIMA PULUH seri baru. Sepanjang aku jadi pemerhati (baca: otaku), aku yakin jumlah seri baru belum pernah ada sebanyak sekarang.

Semakin bergesernya ekosistem produksi turut berpengaruh. Layanan-layanan streaming macam Netflix kini ikut memproduksi, terkadang menggeser jadwal rilis. (Sebagai catatan, seri misteri B: The Beginning produksi Production I.G dan seri aksi sains fiksi A.I.C.O.: Incarnation produksi BONES serta seri aksi aneh Sword Gai keluaran LandQ baru Netflix rilis sepanjang Maret lalu. Kesemuanya produksi orisinil dengan kualitas lumayan bagus.)

Musim semi ini—dan sisa tahun 2018 ini—kelihatannya bakal sibuk.

Kayak biasa, daftar ini kurang bisa diandalkan.

Akan diupdate berkala apabila perlu.

Juushinki Pandora (Satelight)

Pada tahun 2031, Krisis Xianglong terjadi ketika reaktor kuantum yang menjadi sumber energi generasi baru meledak. Suatu energi tak dikenal terlepas. Lingkungan dunia berubah dalam semalam. Makhluk baru B.R.A.I muncul dan mengancam kelangsungan manusia. Manusia menghadapi B.R.A.I. dengan unit-unit M.O.E.V. yang dapat berubah bentuk. Ilmuwan terasing Leon Lau, saksi langsung krisis ini, menjalankan penelitiannya dengan damai untuk menghadapi B.R.A.I. bersama “adik perempuannya,” Chloe Lau. Tanpa mereka sadari, ancaman masa lalu kian mendekat.

Ini seri mecha yang merupakan proyek orisinil baru dari Kawamori Shoji. Sutradaranya Sato Hidekazu (Aquarion Logos, Nobunaga The Fool) dengan naskah ditangani Nemoto Toshizo (Log Horizon, Macross Delta). Dunianya post-apocalyptic dengan gaya visual yang mengingatkan ke keluaran Satelight yang lalu-lalu. Desain karakter dan mechanya punya nuansa mirip Aquarion. Sejujurnya, aku kurang yakin dengan Satelight belakangan, tapi mudah-mudahan hasilnya bagus.

Omae wa Mada Gunma o Shiranai (Asahi Production, CJT)

Kamitsuki Nori, yang berasal dari Perfektur Chiba, pindah ke Perfektur Gunma di barat laut Tokyo. Semula, dirinya khawatir dengan reputasi menakutkan yang Gunma punyai di Internet. Tapi, dia kemudian berkenalan dengan para penduduk setenpat yang memperkenalkannya pada kebudayaan Gunma yang sebenar(?)nya.

Juga berjudul You don’t know GUNMA yet., ini diangkat dari manga komedi karya Ida Hiroto. Sutradaranya Mankyuu (The Idolm@ster Cinderella Girls Gekijou) yang sekalian menangani naskah. Musiknya ditangani Matsuno Kyouhei. Yang menarik adalah adanya staf veteran Kogawa Tomonori (Space Runaway Ideon, Aura Battler Dunbine) yang terlibat sebagai desainer karakter. Ini kelihatan jelas anime promosi wisata, tapi durasi lumayan panjang manganya mengindikasikan cerita yang menarik. Selain itu, juga sudah dibuat film dan seri TV live-action. Update: Ini anime format pendek.

Magical Girl Boy (Pierrot Plus)

Uno Saki adalah siswi SMA sekaligus rookie idol yang naksir pada Mohiro, kakak lelaki sahabatnya. Ketika Mohiro tiba-tiba diculik monster, Saki menyetujui kontrak mencurigakan untuk memperoleh kekuatan mahou shoujo. Di luar dugaan, kontrak tersebut juga mengubahnya menjadi pemuda tampan.

Juga berjudul Mahou Shojo Ore atau Magical Girl Ore, ini diadaptasi dari manga komedi plesetan mahou shoujo karya Moukon Icchokusen. Singkatnya, ini tentang cewek-cewek manis yang berubah wujud menjadi cowok-cowok tampan berbadan kekar dan berpakaian imut (lengkap dengan berubahnya pengisi suara dari cewek ke cowok). Kawasaki Itsuro (Shining Hearts, Rental Magica) akan menyutradarai. Meski fokusnya jelas-jelas lebih ke komedi, ada kemungkinan kualitas presentasinya lebih bagus dari dugaan.

Real Girl (Hoods Entertainment)

Tsustui Hikari adalah remaja SMA yang merasa puas dengan perempuan-perempuan khayalan yang ditemuinya di anime dan game. Sampai suatu ketika, saat ia terjebak dengan tugas membersihkan kolam renang, Iroha, seorang perempuan ‘nyata’ yang mencolok dan populer, tiba-tiba mendekatinya.

Juga berjudul 3D Kanojo, ini diangkat dari seri manga komedi romantis karya Nanami Mao yang diserialisasikan di majalah josei Dessert milik Kodansha. Sutradaranya Naoya Takashi (Touken Ranbu: Hanamaru) dengan naskah ditangani Akao Deko (Flying Witch, Noragami). Film live-action untuk seri ini juga sudah diumumkan. Sesudah Drifters dan If Her Flag Breaks, seri ini kayaknya bisa jadi keluaran Hoods yang solid, tapi proyek Märchen Mädchen mereka yang masih ngegantung mungkin bisa berdampak.

Gundam Build Divers (Sunrise)

Gunpla Battle di masa depan dilakukan melalui suatu permainan MMO virtual bernama Gunpla Battle Nexus Online (GBN). Di dalamnya, para pemain mempertandingkan Gunpla buatan mereka melawan beragam pemain lain dari seluruh penjuru dunia. Ingin mengikuti jejak idolanya, Kujo Kyoya yang menjadi Gunpla Diver juara dunia, siswa 14 tahun bernama Minami Riku memulai langkahnya sebagai Gunpla Diver dengan Gunpla buatannya, Gundam 00 Diver.

Ini sekuel terbaru dari seri mecha Gundam Build Fighters yang terbilang sukses pada tahun-tahun belakangan. Watada Shinya (Gundam Build Fighters Try) kembali menjadi sutradara, tapi komposisi seri kali ini ditangani Kimura Noboru (Amagami SS+, Seikoku no Dragonar). Di samping itu, ada dukungan animator veteran Obari Masami sebagai koreografer aksi. Dari gelagat episode prekuel, nuansanya lebih mirip ke seri GBF yang pertama dengan penekanan ke strategi, tapi dengan latar cerita lebih fantastis. Ceritanya juga terlepas dari seri-seri GBF terdahulu. Dengan dukungan staf yang kuat, ini seri baru yang kelihatan benar-benar menjanjikan. Jarang suatu promo mainan bisa sampai sekeren ini.

Legend of the Galactic Heroes: Die Neue These Kaikou (Production I.G)

Selama puluhan tahun, Kekaisaran Galaktik yang aristokratik dan Aliansi Planet Merdeka yang demokratis telah berseteru, melibatkan ribuan kapal dan jutaan prajurit dari kedua pihak, tanpa adanya titik terang berakhirnya konflik. Jalannya perang berubah seiring kemunculan dua laksamana besar, Reinhard von Lohengramm dari pihak Kekaisaran dan Yang Wen Li dari pihak Aliansi, yang seakan telah ditakdirkan untuk bersaing di tengah jalinan politik, strategi, dan kerasnya realita perang.

Ini adaptasi baru seri novel sains fiksi epik bertema space opera karya Tanaka Yoshiki (Arslan Senki, Tytania). Sebelumnya, seri ini secara legendaris pernah dianimasikan oleh Artland ke bentuk OVA dengan jumlah episode sebanyak 110. Adaptasi baru Die Neue These ini akan diawali seri TV 12 episode, sebelum dilanjutkan season kedua dalam format tiga film layar lebar (masing-masing dengan durasi empat episode). Tada Shunsuke (Kuroko no Basuke, STARMYU) akan berperan sebagai sutradara. Takagi Noboru (Durarara!!, Kuroko no Basuke) akan menangani naskah. Musiknya ditangani Hashimoto Sin dengan kontribusi dari Sawano Hiroyuki. Ceritanya berat, dan versi ini pasti dibanding-bandingin dengan versi OVA, tapi kalau bisa ngikutin, ada suatu pencerahan yang mungkin bakal kamu dapat. Selain itu, efek CG futuristis dan pertempuran antar kapalnya sudah lebih bagus. (Ini jelas enggak mengikuti gaya manga adaptasi buatan Fujisaki Ryu btw.)

Waka Okami wa Shougakusei! (Madhouse, DLE)

Okko adalah siswi SD kelas enam yang baru kehilangan orangtuanya dalam kecelakaan lalu lintas. Dia kemudian pindah ke penginapan dan pemandian air panas Haru no Ya milik neneknya, dan dilatih untuk bisa menjalankan penginapan. Okko lambat laun tumbuh besar dengan bantuan si anak lelaki hantu Uri-bo serta berbagai teman misterius mereka yang lain.

Diadaptasi dari buku anak-anak karya Reijou Hiroko yang diilustrasikan Asami, Masuhara Mitsuyuki (Ace of Diamond, Shirokuma Café) dan Tani Azuma (Haiyoru! Nyaru-Ani, Honto ni Atta! Reibai-Sensei) akan bekerjasama menyutradarai. Naskahnya akan ditangani Yokote Michiko (RIN-NE, Genshiken). Meski sekilas sederhana, kualitas teknisnya jauh melebihi dugaan. Penggambaran latar sekolah, penginapan, serta detil kecil lainnya benar-benar bagus. Ini seri yang mungkin akan jadi kejutan.

Tokyo Ghoul:re (Pierrot)

Sebagai satu-satunya organisasi yang melawan ancaman Ghoul, Komisi Polisi Penanganan Ghoul menggunakan segala cara untuk melindungi umat manusia dari pemangsa alami mereka. Senjata terbaru komisi tersebut adalah prosedur eksperimental untuk menanamkan Kagune dari Ghoul ke badan manusia. Baik prosedur tersebut maupun Kesatuan Qs yang baru dibentuk sama-sama masih belum teruji. Sasaki Haise ditugaskan sebagai pembina Kesatuan Qs. Tapi, tugas Haise diperumit oleh kepribadian para bawahan yang menyusahkan. Selain itu, masih ada masalah keterbatasan pemahamannya akan kekuatan para Ghoul.

Seri ini diadaptasi dari seri manga seinen populer karya Ishida Sui yang diserialisasikan di Weekly Young Jump. Sebagai sekuel, memang kurang jelas bagaimana seri ini akan nyambung dengan akhir anime Tokyo Ghoul sebelumnya. Meski demikian, mungkin itu bukan masalah karena ceritanya hampir bisa dikatakan reboot. Watanabe Odahiro (Soul Buster, Valkyrie Drive: Mermaid) menggantikan Morita Shuhei sebagai sutradara, tapi naskahnya kembali ditangani Mikasano Chuuji. Perlu diperhatikan, desain karakternya dibuat ulang oleh Nakajima Atsuko, mungkin agar lebih ramah CG. Nuansa horor, psikologis suram, serta aksi-aksi keren kayaknya akan kembali ada. Belum jelas perkembangannya, tapi ini patut diperhatikan karena ini Tokyo Ghoul.

Tada-kun wa Koi o Shinai (Doga Kobo)

Tada Mitsuyoshi belum pernah mengenal cinta. Dirinya sedang memfoto mekarnya bunga sakura saat ia menjumpai Teresa Wagner, seorang murid pindahan dari Luxembourg yang terpisah dari temannya. Mitsuyoshi kemudian membawa gadis tersebut ke toko kopi kakeknya, tanpa menyadari dampak yang mungkin akan terjadi.

Juga berjudul Tada Never Falls in Love, ini seri orisinil bergenre komedi romantis yang digagas oleh para staf Gekkan Shoujo Nozaki-kun. Sebagian besar staf produksinya juga sama. Yamazaki Mitsue (Nozaki-kun, Magic-kyun Rennaissance) akan berperan sebagai sutradara. Naskahnya akan ditangani Nakamura Yoshiko (Nozaki-kun, Super Lovers). Seri ini punya visual cerah dan keragaman desain karakter yang keren. Aku bukan fans Nozaki-kun, tapi aku tertarik dengan seri ini.

Saredo Tsumibito wa Ryuu to Odoru: Dances with the Dragons (Seven Arcs Pictures)

Gayus yang tetap cool meski kerap sial, dan Gigina yang rupawan namun keji, adalah sepasang spell equationists. Mereka mampu mengubah persamaan-persamaan hukum alam untuk menciptakan dampak-dampak berbahaya sekaligus menakjubkan. Kedua pemburu bayaran tersebut kemudian terseret dalam pertempuran melawan para naga di kota Eridana, di mana mereka juga terbawa dalam intrik berbagai negara.

Diangkat dari seri light novel karya Labo Asai yang diilustrasikan Miyagi dan diterbitkan Shogakukan, ini seri dark fantasy yang konon telah mengubah konsep ranobe di masanya. Penayangannya sempat ditunda dari yang sebelumnya dijadwalkan untuk Oktober lalu. Nishikiori Hiroshi (Azumanga Daioh, Toaru Majutsu no Index) bekerjasama dengan pendatang baru Hanai Hirokazu (The Pilot’s Love Song) sebagai sutradara. Ikami Takayo (Mawaru Penguindrum, Beautiful Bones – Sakurako Investigations) menangani naskah. Visualnya terlihat meyakinkan, tapi jumlah episodenya yang cuma 12 mengundang tanda tanya soal cakupan ceritanya. Menurutku, ini paling aman diperhatikan kalau kalian penggemar light novel.

Layton Mystery Tanteisha: Katori no Nazotoki File (LIDEN FILMS)

Katriell “Kat” Layton adalah anak perempuan detektif ternama Professor Hershel Layton. Seperti ayahnya, Kat dan teman-temannya juga terlibat penyelesaian berbagai kasus.

Diangkat dari game terbaru waralaba misteri/teka-teki Professor Layton keluaran perusahaan Level 5, Layton’s Mystery Journey: Katrielle and the Millionaires’ Conspiracy, desain karakter yang unik dan penggambaran latar Inggris yang cerah menjadi daya tarik utama seri ini. Hino Akihiro, CEO Level 5, terlibat sebagai sutradara kreatif, yang sekalian juga membantu kompsisi seri. Mitsunaka Susumu (Haikyu!!, Cuticle Detective Inaba) akan berperan sebagai sutradara. Ada anjing yang bisa bicara di ceritanya. Nuansa gamenya kelihatannya dengan sukses berhasil tergambar. Kudengar game-game Layton yang lebih ke sini benar-benar bagus. Seri ini punya gelagat solid dan mungkin akan jadi seri misteri yang tak biasa.

Magical Girl Site (production doA)

Asagiri Aya telah lama ditindas di sekolah. Untuk sekian lama, dirinya berharap bisa mati. Saat membuka Internet dalam upaya menghibur diri, Aya sampai ke Mahou Shoujo Site, situs misterius yang memberinya kekuatan, tapi sekaligus menyeretnya ke dunia saling bunuh antar gadis penyihir.

Juga dikenal dengan judul Mahou Shoujo Site, ini diangkat dari seri manga horor karya Satou Kentarou (Magical Girl Apocalypse) terbitan Akita Shoten. Matsubayashi Tadahito (Tokyo Ghoul: Pinto) akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani Ikami Takayo (Yuri Kuma Arashi). Musiknya akan ditangani Inai Keiji (Outbreak Company). Studio yang memproduksi terbilang baru, tapi gelagat sejauh ini terbilang solid. Tokoh YouTube virtual Kizuna Ai juga terlibat sebagai salah satu pengisi suara. Setahuku, ceritanya punya banyak perkembangan gila. Seri ini menarik bagi kalian yang suka thriller dan tak keberatan dengan hal-hal aneh.

Hinamatsuri (feel.)

Nitta, pria dewasa berhati baik yang menjadi anggota yakuza, mendapati ada anak perempuan bernama Hina tiba-tiba muncul di dalam kamarnya. Hina semula mengancam Nitta dengan kekuatan supernatural yang dia punya. Tapi, karena satu dan lain hal, keduanya malah berakhir tinggal bersama sebagai bapak dan anak. Lambat laun, sejumlah anak perempuan lain yang punya urusan dengan Hina juga ikut hadir dalam kehidupan mereka.

Diangkat dari manga karya Ohtake Masao, ini seri keseharian yang terkadang serius seperti layaknya seri-seri lain yang diserialisasikan di majalah Fellows! (dan Harta) milik Enterbrain. Sutradara andal Oikawa Kei (Outbreak Company, Oregairu season 2) yang akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani Ouchi Keiichirou (La Corda d’Oro Blue Sky, Outbreak Company). Musiknya akan ditangani Misawa Yasuhiro (Kokoro Connect, Yuruyuri – Happy Go Lily) di Nippon Columbia. Terutama karena asal usul dan stafnya, ini seri tak biasa yang benar-benar patut diperhatikan.

Devil’s Line (Platinum Vision)

Taira Tsukasa, seorang mahasiwi, diselamatkan dari iblis oleh satu dari sekian banyak vampir yang membaur di antara manusia. Anzai Yuuki, penyelamatnya, adalah separuh iblis yang menggunakan kemampuan supernaturalnya untuk membantu kepolisian menangani kejahatan-kejahatan terkait iblis di Tokyo. Seiring dekatnya hubungan mereka, sesudah penugasan Anzai sebagai pengawal Tsukasa, aturan pribadi Anzai untuk tidak meminum darah manusia mulai diuji.

Diangkat dari manga karya Hanada Ryo, yang diserialisasikan di majalah Monthly Morning Two milik Kodansha, ini seri fantasi gelap yang mungkin lebih menarik buat pemirsa wanita. Kualitas animasinya kurang menonjol. Tapi, di sisi lain, ada banyak seiyuu ternama di dalamnya. Tokumoto Yoshinobu (Nagasarete Airantou) yang akan menyutradarai, dengan dibantu Nakano Hideaki (Aoharu x Machinegun). Konuta Kenji (Servamp) dan Hisao Ayumu yang menangani naskah. Ini seri yang menarik buat kalangan yang suka anime karena seiyuu.

Tachibanakan To-Lie-Angle (Creators in Pack, Studio Lings)

Hanabi Natsuno pulang ke kota kelahirannya dengan harapan bisa memulai SMA di asrama Tachibana Mansion yang megah. Tapi, karena sejumlah komplikasi, Natsuno malah terdampar di asrama Tachibana House yang bobrok tapi ramai. Di sana pula, dirinya terjebak antara sahabat masa kecilnya dan seorang gadis cantik misterius.

Diangkat dari manga karya merryhachi terbitan Ichijinsha, ini seri komedi fanservice berbau yuri yang diserialisasikan di Comic Yuri-Hime. Hirasawa Hisayoshi (Miss Bernard said., Netsuzou Trap -NTR-) yang akan menjadi sutradara. Naskahnya akan dibuat oleh WORDS in STEREO. Soal ini, aku tak bisa komentar banyak. Tapi, aku senang Creators in Pack terus berkembang.

Butlers: Chitose Momotose Monogatari (SILVER LINK)

Jinguji Koma, yang biasa dipanggil Jay, adalah ketua dewan siswa yang cerdas dan tampan. Hayakawa Tsubasa adalah asisten toko sebuah kafe yang serba bisa dan lemah lembut. Di balik kehidupan damai mereka di sekolah, keduanya adalah Butlers, pengelana waktu yang menjalani berbagai pertempuran supernatural, yang telah ditakdirkan untuk menjadi musuh satu sama lain.

Juga dikenal dengan judul Butlers x Battlers, ini adalah proyek orisinil yang digagas SummerACG. Nuansanya lebih ke aksi komedi. Ada banyak karakter cowok tampan, jadi sasarannya lebih untuk pemirsa wanita. Takahashi Masaru (Tasogare Otome x Amnesia, Masamune-kun’s Revenge) memulai debut sebagai sutradara dengan seri ini. Naskahnya akan ditangani Shimizu Megumi (Soul Eater, Eureka Seven, Akagami no Shirayukihime). Musiknya akan ditangani TOMISIRO (Macross Delta, Isekai Shokudou). Semula dijadwalkan buat bulan Januari, tapi jadi diundur ke musim ini. Sejujurnya, ini seri yang menurutku susah ditebak. Pastinya, ini menarik buat yang suka karakter-karakter cowok tampan.

Otaku no Koi wa Muzukashii (A-1 Pictures)

Narumi adalah perempuan kantoran yang diam-diam menyembunyikan gaya hidupnya sebagai fujoshi. Suatu hari, dia mendapati bahwa Hirotaka, kenalannya dari masa sekolah, ternyata sekantor dengannya. Setahu Narumi, Hirotaka yang tampan dan bisa diandalkan sebenarnya adalah otaku game. Rahasia masing-masing kemudian menjadi landasan hubungan mereka berdua.

Juga berjudul Wotakoi: Love is Hard for Otaku, ini diangkat dari manga karya Fujita yang diterbitkan Ichijinsha. Setahuku ini seri komedi romantis yang lumayan bagus. Hiraike Yoshimasa (Amagami SS, Working!!) akan menyutradarai sekaligus menangani komposisi seri. Daripada drama dunia kerja, ceritanya lebih menonjolkan kecanggungan hubungan antar karakter. Ini menarik buat yang nyari seri dewasa tapi enggak terlampau berat.

Golden Kamuy (Geno Studio)

Seusai berakhirnya Perang Russia-Jepang di penghujung zaman Meiji, veteran perang Sugimoto Saichi berkelana di belantara Hokkaido, mencari penghidupan untuk keluarga mendiang teman seperjuangannya. Secara kebetulan, ia mendengar kisah aneh tentang persembunyian emas curian Suku Ainu dari seorang lelaki setempat. Ini mengawali keterlibatan Sugimoto dalam perburuan harta karun penuh bahaya, sekaligus awal perjumpaannya dengan Asirpa, gadis Ainu yang menjadi harapan terbesar bagi Sugimoto untuk bertahan hidup.

Diangkat dari manga seinen peraih penghargaan Manga Taisho karya Noda Satoru, yang diserialisasikan di majalah Young Jump punya Shueisha, ini menjadi proyek seri TV kedua Geno Studio sesudah Kokokku. Nanba Hitoshi (Gosick, Baki the Grappler) akan menyutradarai. Takagi Noboru (Baccano!, Durarara!!) akan menangani naskah. Musiknya akan ditangani oleh Suehiro Kenichiro. Selain latarnya yang historis, di belantara bersalju Hokkaido, seri ini menonjol karena adegan-adegan aksinya yang keras serta perkembangan ceritanya yang keren. Ini salah satu seri baru yang paling dinantikan di musim ini. Direkomendasikan buat yang nyari sesuatu yang benar-benar berbeda. Mudah-mudahan hasilnya bagus. 

Doreiku The Animation (Zero-G, TNK)

Suatu perangkat misterius bernama SCM tahu-tahu telah beredar dalam masyarakat. Perangkat tersebut konon memungkinkan siapapun memanfaatkan rasa bersalah sesama pemakainya dan menjadikannya budak, dengan syarat sederhana bisa memenangkan tantangan atasnya. Seorang gadis cerdas bernama Arakawa Eia diminta menjadi jaminan oleh seseorang yang hendak menguji alat ini. Tak disangka, ini menyeret Eia ke dalam persaingan antara 23 orang pemilik lain.

Ini seri thriller dewasa yang diangkat dari seri novel Dorei-ku: Boku to 23-nin no Dorei karya Okada Shinichi dan Ouishi Hiroto yang diterbitkan Futabasha. Seperti King’s Game, temanya lumayan membuat tak nyaman. Kuraya Ryouichi yang akan menyutradarai sekaligus menangani komposisi seri. Tak banyak yang bisa dikatakan selain itu. Dengan sudut pandang cerita yang terus bergantian, seri ini menurutku relatif lebih cerdas dibandingkan seri-seri sejenis. Tapi, mending jangan memaksakan diri.

Caligula (Satelight)

Suatu dunia virtual yang disebut Mobius diciptakan oleh idola virtual μ (‘myu’) dengan harapan bisa menolong manusia dari segala ketidakadilan dunia nyata. Tapi, sebagian remaja yang terjebak di dalamnya kemudian membentuk Klub Pulang dengan harapan untuk bisa kembali ke kenyataan.

Didasarkan pada game PSV The Caligula Effect yang dikembangkan FuRyu, anime ini kelihatannya dibuat sehubungan pembuatan ulang gamenya untuk PS4. Seri ini menarik karena punya motif musik independen, yang ceritanya, menjadi landasan terbentuknya kepribadian μ. Masing-masing karakter komposer di dalam gamenya bahkan mewakili komposer musik indie di dunia nyata. Selain itu, aku pribadi tertarik karena naskah game aslinya dibuat Satomi Tadashi, penulis cerita dari game-game Persona awal kembangan Atlus. Anime ini disutradarai Wada Jun’ichi (WoldEnd, The Disappearance of Nagato Yuki-chan). Komposisi serinya ditangani Machida Touko (The IDOLM@STER, A Centaur’s Life). Musiknya akan dikolaborasi bersama oleh Masuko Tsukasa, Takanashi Yasuharu, Funta7, RegaSound, dan Iwata Kenji. Konsepnya aneh, tapi gelagatnya sejauh ini bakal lebih bagus dari perkiraan.

Lost Song (LIDEN FILMS, Dwango)

Rin, gadis enerjik yang suka makan, tinggal di desa perbatasan yang hijau. Sementara Finis, sang penyanyi, berdiam di istana kerajaan dan menjalani hari-harinya dalam kesendirian. Keduanya menyimpan kekuatan yang tidak dimiliki manusia lain dalam bentuk nyanyian mereka. Dibawa takdir dan ancaman pecahnya perang, keduanya menjalani perjalanan penuh bahaya dengan kekuatan tersebut.

Ini adalah proyek orisinil yang digagas oleh duo (misterius?) Junpei dan Morita (nama samaran?) dari MAGES(?), yang akan menyutradarai sekaligus menangani naskah. Nuansanya lebih dekat ke drama fantasi dengan titik berat lumayan ke musik. Musiknya sendiri ditangani oleh Shirato Yuusuke. Yang menarik adalah bagaimana seri ini mengusung nama penyanyi Suzuki Konomi dan pengisi suara/penyanyi Tamura Yukari untuk kedua tokoh utama. Seri ini juga menandai debut Suzuki-san sebagai pengisi suara. Nuansanya lebih mengingatkanku pada game? Ini termasuk seri yang distream Netflix. Kualitas akhirnya susah ditebak; tapi secara teknis, seri ini solid.

Last Period: Owari naki Rasen no Monogatari (J.C. Staff)

Makhluk-makhluk ajaib yang disebut Spiral terlahir dari isolasi. Mereka yang bisa mengalahkan makhluk-makhluk ini dikenal sebagai Period. Haru adalah seorang siswa Period yang tergabung dalam Arc End Cabang Kedelapan. Tapi, sesudah insiden pencurian misterius, terjadi krisis ekonomi yang menyebabkan markas pusat menelantaran Divisi Kedelapan. Dengan hanya tiga Period tersisa, termasuk Haru, mereka kemudian bekerja sama membangun kembali Divisi Kedelapan.

Diangkat dari game ponsel kembangan Happy Elements (yang telah diunduh lima juta kali), ini seri fantasi komedi bernuansa cerah dengan desain karakter imut dan warna-warni. Iwasaki Yoshiaki (Love Hina, Miss Monochrome) yang akan menyutradarai. Komposisi seri akan ditangani oleh Shirane Hideki (Danmachi, Hayate no Gotoku). Desain karakter orisinil buatan whoopin menjadi daya tarik utama. Musiknya akan ditangani Manual of Errors (Tamako Love Story) di NBCUniversal Entertainment. Kayaknya ini bakal jadi seri yang cocok sebagai hiburan di kala stres.

Rokuhōdō Yotsuiro Biyori (ZEXCS)

Ada empat spesialis di rumah teh Rokuhoudou: Sui membuatkan teh, Gure ahli dalam membuat latte, Tsubaki membuat panganan manis, dan Tokitaka memasak. Selain melayani pengunjung, terkadang mereka juga membantu menyelesaikan masalah.

Diadaptasi dari manga karya Shimizu Yuu yang diserialisasikan di Go Go Bunch terbitan Shinchosha, ini seri santai yang menyajikan wajah-wajah tampan dan hidangan-hidangan enak. Kamiya Tomomi (Daitoshokan no Hitsujikai) akan menyuradarai. Naskahnya ditangani Akao Deko (Noragami). Desain masakan disediakan Itou Noriko. Seri ini punya kesan benar-benar rapi.

Gurazeni (Studio DEEN)

Bonda Natsunosuke, relief pitcher untuk tim bisbol Spiders, telah berperan di posisi tersebut selama delapan tahun semenjak lulus SMA. Dirinya pemain kidal yang memiliki lemparan menyamping yang tak biasa. Penghasilan tahunannya sekitar 18 juta yen, dan Bonda sangat memikirkan tentang itu dengan bagaimana dirinya tak punya apa-apa selain bisbol untuk mengusung kehidupannya.

Diangkat dari seri manga olahraga peraih penghargaan Kodansha tentang dunia bisbol profesional karya Moritaka Yuuji dan Adachi Keiji, seri ini menarik karena membahas segala aspek bisbol dari sudut pandang keuangan. Selain soal permainan, karena berhubungan soal cara bertahan hidup dari segi finansial, ceritanya juga jadi berujung ke soal kehidupan. Watanabe Ayumu (Space Brothers, If Her Flag Breaks) yang akan menyutradarai. Sementara Takayashiki Hideo (Kaiji, Rideback, One Outs) yang akan menangani naskah. Seri ini patut diperhatikan kalau kalian ngerti permainan bisbol atau menggemari intrik psikologis.

Piano no Mori (Fukushima Gainax)

Shuuhei, seorang anak yang dididik untuk bisa memainkan piano sejak kecil, merasa tertekan oleh keterbatasan bakatnya. Suatu hari, ia berjumpa dengan Kai, seorang anak miskin sekaligus liar yang anehnya, menjadi satu-satunya orang yang mampu menghasilkan melodi dari sebuah piano rusak yang dibuang di hutan.

Diangkat dari manga karya Isshiki Makoto (Hanada Shonen-shi), yang juga berjudul The Piano Forest, seri ini sebelumnya sempat diadaptasi ke format movie oleh Madhouse dan sekarang diadaptasi ke format seri TV. Manganya baru tamat belum lama ini. Ini seri drama bertema musik yang diserialisasikan di majalah Young Magazine Uppers dan majalah Morning punya Kodansha. Ceritanya memaparkan kehidupan Kai dan Shuuhei dari anak-anak sampai menjelang dewasa. Seri ini juga menarik karena sempat mengadakan audisi untuk para pianis beneran untuk menyediakan permainan piano bagi para karakternya. Ini akan tayang di saluran NHK. Nakatani Gaku akan tampil sebagai sutradara. Itami Aki (Rainbow Days, Aku no Hana) dan Abe Mika (Danchi Tomoo) akan bekerjasama menangani naskah. Ceritanya bisa agak berat, tapi ini direkomendasikan kalau suka musik atau drama kehidupan. Gelagatnya benar-benar solid.

Hisone to Masotan (BONES)

Amakasu Hisone yang polos dan jujur adalah rekrutan baru JSDF di pangkalan udara Gifu. Niat awalnya mendaftar ke angkatan udara adalah agar dia bisa menjaga jarak dengan orang-orang karena kecenderungannya menyakiti perasaan dengan kata-kata terlampau jujur. Keputusan ini malah mempertemukannya dengan naga OTF (Organic Transformed Flyer) yang tersembunyi di pangkalan itu. Secara mengejutkan, naga itu kemudian memilih Hisone sebagai pilotnya.

Ini seri orisinal yang diawasi langsung oleh pendiri Gainax, Higuchi Shinji. Kobayashi Hiroshi (Kiznaiver) yang akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani oleh spesialis drama Okada Mari (anohana, The Anthem of the Heart). Desain karakter orisinilnya yang sederhana, yang dibuat Aoki Toshinao, menjadi daya tarik lebih. Kawamori Shoji terlibat untuk desainer mekanik, dengan Koyama Shigeto untuk desain konsep monster. Kelihatannya ini akan jadi seri drama bertema militer yang menonjolkan hubungan antar karakter. Kualitasnya kelihatan solid. Seri ini patut diperhatikan karena kombinasi elemen-elemennya yang sangat enggak biasa.

Kakuriyo Yadomeshi (GONZO)

Aoi, seorang mahasiswi yang pandai memasak, mewarisi kemampuan melihat makhluk gaib yang dimiliki mendiang kakeknya. Namun suatu hari, saat Aoi sedang memberi makan roh-roh tani, dewa pemilik penginapan Tenshinya tiba-tiba muncul untuk memperistri Aoi karena kakeknya ternyata punya hutang yang gagal dilunasi. Aoi menolak diperistri dan memilih bekerja di Tenshinya sebagai upaya membayar hutang.

Juga berjudul Kakuriyo – Bed & Breakfast for Spirits, ini diangkat dari seri light novel karya Yuuma Midori yang diilustrasikan Laruha. Terbitnya di bawah label Fujimi L Bunko milik Kadokawa. Seri ini sudah dikonfirmasi akan tayang dua cour. Ini jenis seri yang lebih ditujukan untuk cewek, tapi kelihatannya akan punya cerita lumayan berbobot. Okuda Yoshiko akan tampil sebagai sutradara untuk seri ini. Konparu Tomoko (Kimi ni Todoke) akan menangani komposisi seri. Musik akan ditangani oleh Iga Takurou (Fuuka, Aria the Scarlet Ammo AA). Ini termasuk keluaran GONZO yang enggak biasa.

Sword Art Online Alternative: Gun Gale Online (Studio 3Hz)

Kohiruimaki Karen adalah mahasisiwi yang risau dengan tinggi badannya yang 183 cm. Saat berkesempatan memasuki dunia virtual bertema senjata api Gun Gale Online, Karen membuat avatarnya yang bernama Llen berkesan imut, bertinggi badan kurang dari 150 cm dan selalu berpakaian pink. Keganasan performa Llen menarik perhatian Pitohui, seorang pemain wanita lain, yang kemudian mendesak Llen untuk berpartisipasi dalam Squad Jam, versi tim dari turnamen Bullet of Bullets.

Diangkat dari seri light novel karya Sigsawa Keiichi (Kino no Tabi), ini seri drama aksi yang merupakan lepasan dari waralaba Sword Art Online karya Kawahara Reki, tapi sebenarnya tak berhubungan dari segi cerita sama sekali (hanya berbagi latar dunia VMMORPG, dari novel 5 dan 6 SAO).  Sakoi Masayuki (Celestial Method, Princess Resurrection) yang akan menyutradarai. Naskah akan ditangani Kuroda Yousuke (Gundam 00, My Hero Academia). Studio 3Hz sedang naik daun sesudah proyek Flip Flappers dan Princess Principal. Karenanya, ini proyek yang kelihatannya benar-benar diharapkan bagus. Kesannya sejauh ini terbilang solid.

Comic Girls (Nexus)

Moeta Kaoruko, siswi SMA sekaligus pembuat manga dengan nama pena Chaos, terpuruk saat mengetahui karyanya menempati urutan terbawah survei pembaca. Editor Kaoruko kemudian menyarankan agar dia tinggal di suatu asrama perempuan khusus pembuat manga, di mana Kaoruko bisa bertemu gadis-gadis lain sesama pengarang komik, dan saling membantu untuk menjadi lebih baik.

Diangkat dari manga 4-kotak karya Hanzawa Kaori yang diserialisasikan di majalah Manga Time Kirara Max punya Houbunsha, ini seri komedi yang sempat jadi kandidat penghargaan Manga Taisho tahun lalu.  Tokumoto Yoshinobu (sutradara episode untuk WATAMOTE, Rakudai Kishi no Chivalry) akan memulai debut sebagai sutradara dengan seri ini. Takahashi Natsuko (Koi to Uso, Yuyushiki) yang akan menangani naskah. Menariknya, penulis-penulis naskah ternama Machida Touko (Lucky Star), Yokote Michiko (Patlabor, Shirobako), dan Hanada Jukki (Love Live!, Sound! Euphonium) akan berkontribusi juga. Musiknya akan ditangani oleh Suehiro Kenichiro. Ini seri yang mungkin bisa jadi kejutan.

Megalobox (TMS Entertainment)

JD (Junk Dog) adalah petinju yang mencari nafkah dengan ikut serta dalam pertandingan-pertandingan tinju ilegal yang sudah diatur. Suatu hari, di tengah ring, dia bertemu seorang pria tertentu yang membuatnya rela mempertaruhkan segalanya lagi.

Ini proyek orisinil yang menjadi lepasan dari seri manga tinju legendaris Ashita no Joe karya Kajiwara Ikki dan Chiba Tetsuya, memperingati 50 tahun terbitnya manga tersebut. Latar ceritanya kali ini futuristis, dengan bagaimana para petinju menggunakan permesinan untuk memperkuat gerakan. Moriyama You (pernah terlibat dalam Master Keaton sebagai sutradara animasi, desainer konsep di Attack on Titan) yang akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani Manabe Katsuhiko (Hokuto no Ken: Raoh) dan penulis naskah live action Kojima Kensaku. Musiknya akan ditangani mabanua (Kids on the Slope). Desain karakternya yang old school menghasilkan kombinasi menarik dengan latarnya yang modern. Aku semula kurang yakin, tapi gelagatnya sejauh ini lebih kuat dari perkiraan.

Libra of Nil Admirari (Zero-G)

Di semesta di mana zaman Taisho di Jepang berlangsung hingga 1936 (dan bukan berakhir di 1926), seorang gadis bernama Kuze Tsugumi didatangi Biro Manajemen Aset Informasi Perpustakaan Kekaisaran berkenaan buku-buku yang disebut Maremono, yang konon mampu mempengaruhi pikiran para pembacanya. Buku-buku tersebut kemungkinan berkaitan dengan insiden pembakaran diri yang adik laki-lakinya lakukan.

Juga berjudul Nil Admirari no Tenbin, ini diangkat dari game otome keluaran Idea Factory dan Otomate. Ini termasuk seri untuk cewek yang gaya visualnya menarik bahkan buatku. Takata Masahiro (Super Seisyun Brothers) yang akan menyutradarai. Konparu Tomoko (Uta no Prince-sama – Maji Love 1000%) yang akan menangani naskah. Musiknya akan ditangani oleh Hasegawa Tomoki (NANA). Meski tak menonjol, kudengar gamenya termasuk lumayan. Mungkin ini patut diperhatikan oleh penggemar game otome.

Uchuu Senkan Tiramisu (GONZO)

Ichinose Subaru adalah pilot as dari kapal luar angkasa Tiramisu. Masalahnya, karena tak tahan dikelilingi oleh pilot-pilot yang lebih tua, sehari-hari ia mengurung diri di dalam kokpit pesawat pribadinya, Durandal.

Juga dikenal dengan judul Space Battleship Tiramisu, ini seri komedi sains fiksi yang merupakan adaptasi dari manga karya Miyakawa Satoshi dan Itou Kei yang diserialisasikan di situs web Kurage Bunch milik Shinchosha. Ikehata Hiroshi (Robot Girls Z) yang akan menyutradarai. Satou Yuu yang akan menangani naskah. Aku tak bisa komentar banyak, tapi ini kelihatannya seri yang beneran konyol.

Isekai Izakaya: Japanese Food From Another World (Sunrise)

Sebuah bar bernama “Nobu” di Kyoto, Jepang, memiliki pintu yang terhubung ke bar di suatu dunia lain. Minuman keras Toriaezu Nama serta berbagai hidangan lain yang disediakan Yazawa Nobuyuki, sang pengelola, banyak dicari baik di dunia sini maupun dunia sana.

Juga dikenal dengan judul Isekai Izakaya “Nobu” atau Otherworldly Izakaya “Nobu”, ini sangat mirip dengan Isekai Shokudou beberapa waktu lalu, dengan orang-orang dunia lain menikmati beragam hidangan dunia kita, tapi dengan fokus ke izakaya, bar/restoran Jepang. Seri ini juga kabarnya akan dilengkapi segmen pencarian resto-resto izakaya berkualitas di kehidupan nyata. Ini diangkat dari seri light novel karya Semikawa Natsuya yang diterbitkan Takarajimasha dengan ilustrasi buatan Kururi. Ono Katsumi (Hataraki Man) akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani Yoshida Shin (Speed Grapher). Ini seri yang menarik diikuti bila kalian gemar makan.

Juga akan tayang Steins;Gate 0 (White Fox) yang diadaptasi dari game berjudul sama buatan 5pb. Sutradaranya kali ini Kawamura Kenichi (Qualidea Code, SoniAni), tapi seluruh staf yang lama akan kembali. Ini seri sains fiksi yang menjadi midkuel dari seri perjalanan waktu Steins;Gate yang legendaris. Susah membahas ceritanya, tapi ini berlatar di semesta di mana Okabe Rintarou tak lagi sanggup berjuang untuk menyelamatkan Makise Kurisu. Versi gamenya banyak sekali dipuji, jadi ada pengharapan sangat besar terhadap anime ini.

Uma Musume Pretty Derby (P.A. Works) juga tayang. Seri ini pada dasarnya menampilkan kuda-kuda balap sebagai gadis-gadis muda. Didasarkan pada game mobile keluaran Cygames, promonya yang tayang beberapa tahun lalu sempat menarik perhatian. Aku tak bisa komentar banyak, tapi kualitas visualnya bagus.

Juga tayang Persona 5 the Animation (A-1 Pictures) yang diangkat dari game buatan Atlus yang sangat ngehit. Ceritanya tentang remaja-remaja yang menghadapi kebobrokan masyarakat modern dengan berperan sebagai pencuri terhormat. Aku lebih ingin memainkan gamenya, jadi kurang tertarik dengan anime ini. Tapi, ada gelagat kalau versi animasinya akan berbeda dibandingkan anime-anime Persona yang lalu. Ishihama Masashi yang menyutradarai dengan Inostume Shinichi menangani naskah. Meguro Shoji menangani musik. Nama tokoh utama yang dipilih adalah Amamiya Ren. Secara teknis, ini kelihatan keren.

Anime kolaborasi Tiongkok-Jepang musim ini adalah Jikken-hin Kazoku: Creatures Family Days. Ini diangkat dari manga karya Yanai (kelahiran Taiwan) yang diserialisasikan di majalah Comic Bunch milik Shinchosha. Ceritanya tentang remaja lima bersaudara, anak-anak pasangan ilmuwan gila, yang gen-gennya telah dikombinasikan dengan gen-gen makhluk-makhluk lain. Seri ini punya kesan awal lebih bagus dari yang aku kira.

Ada tiga seri lawas yang animenya dibuat ulang di musim ini:

  • GeGeGe no Kitarou (Toei Animation) tentang bocah youkai yang terlahir di pemakaman, diangkat dari manga supernatural klasik karya Mizuki Shigeru. Latar ceritanya dibuat modern dan desain karakter barunya keren. Aku selalu suka adegan-adegan aksinya. Seri ini yang menggantikan waktu tayang Dragon Ball Super.
  • Captain Tsubasa (David Production) tentang bocah lelaki bernama Oozora Tsubasa yang mendalami sepakbola. Ya, ini dibuat ulang lagi dari awal dengan modernisasi. Melihat studio yang menangani, kelihatannya durasinya juga bakal agak panjang.
  • Cutie Honey Universe (Production Reed) tentang Cutie Honey, android ciptaan Prof Kisaragi yang memiliki perangkat Fixed System of Air Elements yang mampu menciptakan apapun dari udara. Ketika organisasi jahat Panther Claw menginginkan perangkat ini, konflik Honey melawan Panther Claw dimulai. Mirip kasus Devilman CRYBABY dan Mazinger Z: Infinity, ini juga dibuat sebagai penghormatan atas 50 tahun karya-karya Nagai Go. Hanya saja, ini lebih tak serius dengan banyak elemen fanservice. Kudengar akan muncul karakter-karakter Honey lain yang sama sekali baru.

Seri-seri lama yang mendapat sekuel ada BANYAK. Tak semuanya sempat aku komentari. Ini mencakup

  • Full Metal Panic! Invisible Victory (XEBEC) Kelanjutan yang sangat tak disangka dari seri mecha komedi lawas Full Metal Panic yang diangkat dari seri novel karya Gatoh Shoji. Agak susah diikuti kalau belum menonton seri-seri sebelumnya. Tentang pasukan penjaga perdamaian yang menggunakan teknologi lebih maju dibandingkan seluruh dunia lain. Juga tentang remaja cowok yang tumbuh besar di medan perang yang dengan kikuk harus menjalani hidup damai sebagai pengawal seorang siswi SMA. Season pertama dibuat oleh GONZO Digimation, spin off komedi dan season ketiga dibuat oleh Kyoto Animation. Jadi, iya, ini kasus yang aneh. Juga agak mengkhawatirkan karena durasinya baru dikonfirmasi satu cour.
  • Boku no Hero Academia (BONES) Musim baru yang SANGAT banyak ditunggu dari My Hero Academia. Seri bertema pahlawan ini berkembang dengan benar-benar bagus. BONES juga sangat konsisten dengan kualitas keluaran mereka. Kelihatannya akan mengadaptasi bab cerita tentang wisata sekolah.
  • Aikatsu Friends! Seri Aikatsu ketiga sekaligus. Yuuki Aine pandai berteman, masuk ke jalur umum di Star Harmony Academy, di mana ia berteman dengan Minato Mio, idola teratas, dan berjuang menjadi idola terbaik pula. Diangkat dari game arcade Bandai Namco.
  • Binan Koukou Chikyuu Bouei-bu Happy Kiss! (diomedea) yang menjadi semacam lepasan dari seri komedi Cute High Earth Defense Club. (Tapi, kayaknya isinya sama aja?)
  • Food Wars! The Third Plate (2) Paruh kedua dari season ketiga seri memasak Shokugeki no Souma: San no Sara, dengan ceritanya semakin serius, dengan bagaimana sekolah Souma dan kawan-kawan diambil alih.
  • Houzuki no Reitetsu (Studio DEEN) Paruh kedua dari season kedua dari seri komedi tentang alam baka. Kualitasnya DEEN lumayan konsisten.
  • Amanchu! Advance Kelanjutan seri keseharian tentang menyelam yang diangkat dari manga karya Amano Kozue.
  • Lupin the Third: Part 5 Proyek kolaborasi tentang pencuri legendaris Lupin dan kawan-kawannya dengan cerita yang lagi-lagi baru. Belum ada info lebih lanjut.
  • Fist of the Blue Sky Regenesis (POLYGON PICTURES) Kelanjutan seri anime sebelumnya, tapi kini ditangani POLYGON PICTURES dengan keahlian CG mereka. Menariknya, ini cerita yang sama sekali baru. Versi manganya bahkan sampai dilanjutkan lagi dengan proyek ini. Selain itu, kudengar ceritanya akan berlatar di Indonesia. Buat yang belum tahu, ini prekuel seri bela diri Hokuto no Ken yang berlatar tiga generasi sebelum dunia hancur.
  • Major 2nd (NHK Enterprises) Kelanjutan seri bisbol lawas Major yang diangkat dari manga karya Mitsuda Takuya yang diserialisasikan di Weekly Shonen Sunday. Ada tokoh-tokoh lama yang akan muncul kembali.
  • Lostorage conflated WIXOSS (J.C. Staff) Kelanjutan dari Lostorage incited WIXOSS yang diangkat dari permainan kartu Takara Tomy. Terutama dikenal karena dramatisasinya. Kali ini ditangani Yoshida Risako sebagai sutradara.
  • High School DxD Hero (Passione) Sekuel mengejutkan dari adaptasi seri light novel fanservice karya Ishibumi Ichiei, tapi dengan ditangani staf baru. Banyak yang protes dengan desain karakternya yang baru, tapi aku tak keberatan karena lebih bisa memuluskan adegan-adegan aksi.
  • Beyblade Burst Chōzetsu
  • Shōnen Ashibe GO! GO! Goma-chan
  • Nobunaga no Shinobi: Anegawa Ishiyama-hen
  • Yo-kai Watch: Shadowside
  • Koneko no Chi Ponponra Dairyokō Seri manis tentang kucing, lanjutan Chi’s Sweet Home.
  • Kiratto Pri*Chan Momoyama Mirai dan Moegi Emo, sepasang siswi SMP, menggunakan Pri*Chan System untuk menyiarkan acara-acara ciptaan mereka sendiri. Dengan menjadi produser dari saluran mereka sendiri, mereka berupaya menjadi idola Pri*Chan.
  • Inazuma Eleven: Ares no Tenbin Klub sepakbola Inamori Asuto bubar setelah lapangan sepakbola mereka dihancuran. Dia dan teman-temannya kemudian menuju ke Tokyo untuk masuk SMP Daimon demi bermain sepakbola.
  • Future Card Buddyfight X: All-Star Fight

Seri-seri pendek lain yang akan tayang.

  • Alice or Alice (EMT Squared) tentang sepasang gadis kembar, Rise dan Airi, yang sangat disayang kakak lelaki mereka. Diadaptasi dari seri manga Alice or Alice – Siscon Nii-san to Futago no Imouto karya Korie Riko. Ini seri komedi dengan nuansa cerah yang lumayan ringan. Kobayashi Kousuke (Idol Time Pripara) maju sebagai sutradara. Naskah ditangani Fujimoto Saeka.
  • Fumikiri Jikan (EKACHI EPILKA) yang menampilkan serangkaian cerita pendek tentang perempuan-perempuan muda yang menunggu jalan di perlintasan rel kereta. Diangkat dari manga komedi karya Sato yang diterbitkan di Monthly Action milik FUTABASHA. Visualnya keren dan karakter-karakternya kelihatan menarik. Sesuatu tentang ini mengingatkanku pada Oshiete! Galko-chan.
  • Akkun to Kanojo (Yumeta Company) tentang Kagari “Akkun” Katsuhiro yang sangat tsundere. Kepada pacarnya, Katagiri “Nontan” Non, Akkun kerap berkata kasar dan bersikap tidak perhatian. Meski nyatanya, Akkun suka berat dan kerap bertingkah seperti stalker. Diangkat dari manga komedi romantis karangan Kakitsubata Waka di majalah josei Monthly Comic Gene milik Kadokawa. Ini punya tokoh-tokoh yang aneh.

Seri dewasa keluaran Magic Bus untuk musim ini adalah Sweet Punishment, yang berkisah tentang seorang karyawati yang dipenjara meski tak bersalah, dan jadi didominasi oleh sipir penjaranya.

Dari segi film layar lebar, enggak banyak yang bisa dikomentar, tapi yang mencolok antara lain:

  • Batman Ninja yang kudengar SANGAT KEREN.
  • Servamp: Alice in the Garden
  • Liz to Aoitori
  • Godzilla: Kessen Kidou Zoushoku Toshi yang merupakan kelanjutan film animasi Godzilla: Kaiju Wakusei.
  • Peacemaker Kurogane: Belief
  • Donten ni Warau Gaiden: Shukumei, Soutou no Fuuma

Dari segi OVA, yang mencolok antara lain:

  • Queen’s Blade Unlimited
  • Asagao to Kase-san

Seperti biasa, akan diedit lagi kalau ada tambahan.

(Ini Gunpla Age 2 Magnum yang dipakai Kyoya Kujo di Gundam Build Divers btw. Idenya oke.)

 

Iklan

About this entry