Anime Baru Musim Gugur 2016

Maaf belakangan enggak nulis. Waktu yang aku punya semakin menipis. Selain karena kondisi pekerjaan, ada beberapa isu pribadi yang perlu dibereskan.

Terlepas dari itu, sekarang sudah mau musim gugur. Ini kayaknya akan jadi autumn yang agak lain dari biasa. Kurasa ada beberapa studio yang sedang melakukan upaya ofensif?

Kayak biasa, daftar ini enggak terlalu bisa diandalkan.

Akan disesuaikan sesudah ada kabar-kabar lagi.

Magic-kyun Renaissance (Sunrise)

Di dunia di mana karya-karya seni dapat menghasilkan keajaiban, orang-orang yang dapat memicu semangat hidup lewat penciptaan Magic Arts dikenal sebagai Artistas, yang juga dipekerjakan di bisnis dunia pertunjukan. Di SMA Swasta Hoshinomori yang mengkhususkan pendidikan untuk para Artistas, seorang siswi sedikit aneh bernama Aigasaki Ohana masuk sebagai murid pindahan. Oihana ditempatkan sebagai bagian panitia perencanaan Hoshinomori Summer Festa yang diadakan setiap tahun. Keputusan ini mengawali kehidupan sekolah romantisnya dengan enam siswa tampan yang memiliki spesialisasi Artista mereka masing-masing.

Seri ini adalah proyek multimedia yang konsep aslinya dicetuskan Yatate Hajime (dengan kata lain, keseluruhan staf studio Sunrise). Gamenya juga akan keluar dalam waktu dekat untuk konsol PS Vita. Ada beberapa anime pendek juga yang sudah dibuat untuk promosinya. Yamazaki Mitsue yang sebelumnya menangani Hakkenden: Eight Dogs of the East yang akan menyutradarainya. Konparu Tomoko, yang sudah berpengalaman dengan seri-seri macam ini lewat Dance with Devils dan seri Uta no Prince-sama, akan menangani naskahnya. Berhubung ini keluaran asli Sunrise, meski ini bergenre reverse harem, aku tak bisa tak membandingkannya dengan Love Live!. Untuk para fujoshi, visualnya terbilang menarik dengan desain baju seragam yang lumayan mencolok.

Magic of Stella (SILVER LINK)

Honda Tamaki, seorang siswi yang baru masuk SMA, tahu-tahu mendapati dirinya tergabung dalam Klub SNS, sebuah kegiatan ekskul di sekolahnya yang mengkhususkan pada pembuatan game-game indie (doujin). Di bawah kepemimpinan presiden klub Murakami Shiina (yang juga memprogram) dan dorongan Fuda Yumine (yang menjadi fujoshi), Honda bergabung sebagai ilustrator di grup tersebut.

Seri ini diangkat dari seri manga Stella no Mahou buatan Cloba.U, yang merupakan jenis seri tentang keseharian sebuah klub yang anggotanya siswi-siswi manis semua. Sutradara Non Non Biyori, Kawatsura Shinya, yang akan menyutradarainya. Shimo Fumihiko (Clannad, Myriad Colors Phantom World) yang akan menangani naskahnya. Meski tema soal membuat game sekarang sudah lumayan sering diangkat, gelagat seri ini masih terbilang bagus. Visualnya yang terbilang cerah juga memberi kesan kalau ini punya elemen penyembuhan (iyashikei), tapi mungkin itu cuma aku.

Girlish Number (Diomedea)

Karasuma Chitose adalah seorang mahasiswi yang bercita-cita menjadi pengisi suara idola. Memulai karirnya dari bawah, ia dibantu oleh kakak lelakinya, Karasuma Gojo, yang berperan sebagai manajer. Kehidupan barunya sebagai seiyuu ternyata membawanya pada berbagai hubungan persahabatan dan persaingan dengan para seiyuu lain.

Konsep asli ceritanya disusun oleh Watari Wataru, pengarang seri drama remaja terkenal Oregairu. Beliau juga yang menangani komposisi seri. Ilustrator QP:flapper, yang telah dikenal dengan desain-desain beliau yang sangat manis, yang akan merancang karakter-karakter untuk seri ini. Ibata Shota akan memulai debut sebagai sutradara seri sesudah sebelumnya terlibat dalam KanColle dan Medaka Box. Menilai keluaran-keluaran mereka belakangan, aku mendapat kesan Diomedea seperti sedang banyak bereksperimen. Terlepas dari itu, visualnya mencolok. Lalu ada potensi drama karakter yang kuat di seri ini.

Idol Memories (Seven Arcs Pictures)

Di tahun 2035, teknologi virtual reality telah berevolusi sedemikian rupa, sehingga pemirsa kini dapat merasakan perjalanan keliling dunia dan memperoleh pengalaman pertunjukan live dari dalam kenyamanan rumah mereka. Di masa ini, para bintang idola mengadakan pertunjukan untuk pemirsa di seluruh dunia. Seiring dengan bertambahnya popularitas para idola yang tampil dalam Ruang-ruang VR, Akademi Swasta Kanon didirikan di Beginning Island untuk melatih calon-calon idola baru. Para idola bersaing demi mencapai puncak Liga Idola Dunia. Dua grup idola baru yang masing-masing beranggotakan tiga orang, StarRing dan Shadow, mengawali karir mereka di sekolah ini.

Digagas oleh perusahaan Happy Elements Asia Pacific  yang mengembangkan game ponsel Ensemble Girls!! dan lepasannya, Ensemble Stars!, seri ini menjadi tayangan berformat baru yang separuhnya berupa animasi dan separuhnya lagi berupa segmen live action. Masih belum bisa komentar banyak tentangnya, tapi ada beberapa aspek dari konsepnya yang lebih menarik dari yang kukira. Kikuchi Katsuya, yang sebelumnya pernah menyutradarai Sengoku Paradise Kiwami, yang akan menyutradarainya. Ohnogi Hiroshi, yang pernah terlibat dalam Eureka Seven dan RahXephon, yang akan menangani naskahnya. Desain karakter orisinilnya dibuat oleh Graphinica.

Kiss Him, Not Me (Brain’s Base)

Seorang siswi SMA sekaligus fujoshi gemuk bernama Serinuma Kae mengalami syok saat karakter anime favoritnya meninggal dalam cerita. Ia kehilangan berat badan, dan sampai tak masuk sekolah selama berhari-hari. Namun sesudah pulih, Kae dengan bingung mendapati diri telah menjadi langsing dan sangat cantik. Kae kemudian menarik perhatian empat siswa tampan di sekolahnya yang memang telah lama dikenalnya. Namun bawaannya sebagai fujoshi justru membuatnya lebih berharap melihat keempat cowok itu dengan satu sama lain ketimbang bersama dirinya.

Diangkat dari manga Watashi ga Motete Dousunda karya Junko yang mungkin sudah kalian tahu, ini seri komedi romantis(?) shoujo yang menarik perhatian pada tahun-tahun belakangan. Mungkin karena pengalaman Junko sebagai pengarang BL, dari premis awalnya, perkembangan ceritanya lumayan menarik. Ishidori Hiroshi, yang sebelumnya menangani Peach Girl, yang akan menyutradarainya. Naskahnya akan ditangani Yokote Michiko (Yamada-kun and the Seven Witches, Dagashikashi). Berhubung pemilihan seiyuu-nya terbilang oke, kurasa gelagat seri ini lumayan solid. Ini salah satu seri paling menonjol di musim ini.

Drifters (Hoods Entertainment)

Shimazu Toyohisa, samurai yang berperang dalam Pertempuran Sekigahara yang bersejarah, mendapati diri telah berpindah ke sebuah dunia lain di penghujung kematiannya. Di dunia ajaib ini, ia menjumpai Oda Nobunaga dan Nasu no Yoichi, dua tokoh ternama yang hidup bertahun-tahun sebelum masa hidupnya. Mereka lambat laun berhadapan dengan pahlawan-pahlawan bersejarah lain dari berbagai penjuru dunia, yang ternyata dipaksa bersama mereka untuk terlibat dalam suatu pertempuran tiada akhir.

Diangkat dari seri manga buatan Hirano Kouta, pengarang seri aksi vampir Hellsing, anime ini dibuat untuk memperingati ulang tahun ke-70 dari penerbit Shonengahosha. Suzuki Kenichi, yang terlibat dalam produksi anime Jojo’s Bizarre Adventure, yang akan menyutradarai. Naskahnya akan ditangani bersama oleh Kurata Hideyuki (TWGOK, Tokyo Ravens) dan Kuroda Yousuke (Gungrave, Hellsing Ultimate). Cakupan ceritanya masih belum jelas, berhubung jumlah episodenya cuma 13. Tapi berhubung ini dibuat Hirano-sensei, ada pengharapan lumayan besar terhadap kualitas dan intensitas adegan-adegan aksinya.

Mahou Shoujo Ikusei Keikaku (Lerche)

Sebuah game sosial bernama The Magical Girl Raising Project memungkinkan satu di antara puluhan ribu orang untuk benar-benar menjadi mahou shoujo, yang memiliki kemampuan fisik dan penampilan sekaligus kekuatan sihir yang jauh melebihi manusia biasa. Snow White (Shirayuki), seseorang yang pernah mengalami kesulitan di masa lalu, adalah salah satu yang terpilih untuk menjadi gadis ajaib ini. Segalanya berlangsung lancar. Sampai suatu hari, administrasi mengumumkan perlunya mengurangi jumlah mahou shoujo sampai separuhnya karena masalah keterbatasan energi sihir. Segala aturan yang sebelumnya ditetapkan menjadi kacau balau saat persaingan di antara mereka berujung pada saling bunuh.

Dibuat berdasarkan proyek game sosial rangkaian novel Magical Girl Raising Project karangan Endou Asari (Eh? Bukannya gamenya dulu beneran pernah ada?), Hashimoto Hiroyuki, yang memperoleh nama dari penyutradaraannya di seri keseharian Gochiusa, yang akan menyutradarainya. Yoshioka Takao, yang pernah terlibat dalam seri-seri macam High School DxD sampai Your Lie in April, yang akan menangani naskahnya. Ini termasuk seri yang menonjolkan desain visualnya yang mencolok di samping premis dasarnya. Ada sebagian kalangan yang sudah lama menunggu adaptasi ini.

Soul Buster (Studio Pierrot)

Son Shin adalah seorang siswa SMA yang benci belajar sejarah periode Negara-negara Berperang di Cina. Meski pengecut, ia di luar dugaan cerdas dan memiliki rasa tanggung jawab. Saat sebuah kejadian di dalam mimpinya memicu terbentuknya segel yang mulai menghapus sejarah Negara-negara Berperang, ia berjumpa dengan Zhou Yu yang dihidupkan kembali di zaman modern. Bersama, keduanya terlibat dalam Perang Tiga Kerajaan yang baru.

Serupa dengan Hitori no Shita the Outcast, seri ini diproduksi lewat kerjasama Studio Pierrot dengan situs streaming video Youku Tudou dari Cina. Konsepnya mengadaptasi seri komik berjudul sama karangan Bai Mao. Direncanakan akan ada 12 episode, dengan durasi 15 menit per episode, jadi mungkin tak jelas cakupannya. Seri ini kabarnya akan mencakup elemen-elemen: sejarah The Romance of the Three Kingdoms, pertempuran, sekolahan, serta permainan kartu. Bekas jenderal dari negara Wu, Zhou Yu, ditampilkan sebagai perempuan di seri ini. Jadi meski mungkin seru, seri ini kayaknya bukan jenis yang baiknya kau tanggapi terlalu serius.

Nanbaka (Satelight)

Sebuah penjara memberi nomor pada setiap narapidana mereka. Juugo, seorang pria yang upayanya untuk kabur dari penjara telah memperpanjang masa penahanannya, kini turut membawa serta beberapa tahanan lain: Uno yang suka berjudi, Rokku yang sering berkelahi, dan Niko yang suka anime. Upaya mereka berujung pada berbagai urusan dengan Sugoroku Hajime, sipir mereka, beserta para penghuni penjara yang lain.

Takamatsu Shinji, yang kini telah dikenal sebagai ahli anime komedi, yang akan menyutradarai seri ‘komedi aksi bertegangan tinggi’ ini. Ceritanya didasarkan manga berjudul sama karya Futamata Shou, yang penuh karakter-karakter rupawan dan aneh. Naskahnya akan ditangani oleh Hirota Mitsutaka yang terlibat dalam The Prince of Tennis II dan Bayonetta: Bloody Fate. Ada kesan kalau seberantakan apapun jadinya, hasilnya bakal tetap menghibur.

Lostorage Incited WIXOSS (J. C. Staff)

Dua sahabat, Homura Suzuko dan Morikawa Chinatsu, terpisah di masa kecil dan bertemu lagi semasa remaja. Namun persahabatan mereka retak seiring terpilihnya Suzuko sebagai salah satu Selector, pemilik kartu khusus LRIG dalam permainan kartu ajaib WIXOSS yang konon mampu mewujudkan harapan pemainnya selama ia terus menang. Tanpa dapat mundur, Suzuko terus maju sebagai Selector dengan harapan dapat mengembalikan segalanya seperti seharusnya, sekalipun ingatannya harus menjadi pertaruhan.

Dua seri anime WiXOSS sebelumnya serta film layar lebarnya, yang dikembangkan dari permainan kartu buatan Takara Tomy, menarik perhatian di luar dugaan dengan nuansanya yang gelap dan aspek karakternya yang kental. Penyutradaraan untuk seri baru ini ditangani Sakurabi Katsushi yang belum lama ini menyutradarai Flying Witch. Sedangkan naskahnya kali ini akan ditangani Tsuchiya Michihiro yang sebelumnya terlibat dalam Major dan PriPara. Seperti yang bisa diharapkan dari J.C. Staff, aspek teknis seri ini kelihatannya benar-benar solid.

Monster Hunter Stories RIDE ON (David Production)

Sebagian besar monster di dunia diburu oleh para Hunter. Tapi di suatu sudut dunia, ada kaum Rider yang menjalin ikatan dan hidup bersama dengan para monster yang biasanya liar. Menggunakan bebatuan Kizuna Ishi, para Rider yang hidup dalam kerahasiaan mampu membangkitkan kekuatan tersembunyi di dalam Otomon, monster-monster yang menjadi partner mereka. Ryuto, seorang anak lelaki berusia 12 tahun, meninggalkan tempat tinggalnya di Hakum untuk menemukan Otomon-nya sendiri bersama teman-temannya, sekalipun ia belum menjalani upacara untuk memperoleh Kizuna Ishi. Perjalanannya ini berujung pada pertemuan ajaibnya dengan Rathalos.

Terinspirasi dari game Monster Hunter Stories yang akan dirilis Capcom untuk Nintendo 3DS, yang merupakan pecahan dari waralaba Monster Hunter mereka yang sangat terkenal, Hongo Mitsuru yang pernah menangani World Trigger yang akan menyutradarainya. Takahashi Natsuko yang pernah terlibat dalam Ore Monogatari!! dan 07-Ghost yang akan menangani naskahnya. Berhubung David Production yang memproduksinya, ada pengharapan cukup lumayan terhadap kualitasnya bahkan di kalangan terbatas.

March comes in like a lion (SHAFT)

Rei adalah seorang remaja tanggung yang telah menjadi pemain shogi profesional di usianya yang sangat muda. Namun karena situasi pribadi, ia selalu menjalani kehidupannya dalam kesendirian. Sampai suatu ketika, Rei berkenalan dengan keluarga tetangga yang tinggal di sebelah rumahnya: Akari beserta dua gadis kecil, Hinata dan Momo, serta sejumlah besar kucing; yang kembali mengingatkannya akan kehangatan sebuah keluarga.

Sutradara terkenal Shinbo Akiyuki kembali sebagai sutradara untuk seri yang diangkat dari manga Sangatsu no Lion karya Umino Chika ini. Untuk yang lupa, Umino-sensei adalah pengarang manga drama komedi kehidupan Honey and Clover yang sempat sangat terkenal di pertengahan dekade 2000an. Seri drama ini sempat meraih beberapa penghargaan. Ceritanya mungkin agak susah dimasuki. Tapi bagi penyuka drama, ini seri dengan premis tak lazim yang benar-benar bagus.

Trickster – Edogawa Rampo ‘Shounen Tantei-dan’ Yori (TMS Entertainment, Shinei Animation)

Tokyo, tahun 203X. Seorang anak lelaki bernama Kobayashi Yoshio tidak lagi bisa mati akibat pengaruh suatu Kabut Misterius. Karena itu pula, ia mengasingkan diri dari orang lain. Sampai suatu ketika, ia bersimpangan jalan dengan pimpinan sementara Boy Detectives Club, Hanazaki Kensuke. Klub tersebut berada di bawah bimbingan detektif misterius Akechi Kogorou, dan pertemuan tersebut tanpa sadar akan mengikat takdir mereka dalam menghadapi sosok jahat Iblis Berwajah Dua Puluh. Kobayashi akhirnya menempuh jalan hidup sebagai detektif demi bisa menemukan kematian kembali.

Agak seperti Rampo Kitan: Game of Laplace yang keluar beberapa waktu lalu, cerita seri ini pun diadaptasi dari karya-karya mendiang novelis misteri dan horor Edogawa Rampo. Desain karakter orisinilnya yang khas dibuat oleh Peach-Pit (Di Gi Charat, Rozen Maiden, Shugo Chara!), yang sudah lama tak terdengar kabarnya. Mukai Masahiro yang pernah terlibat dalam anime Hyperdimension Neptunia akan berperan sebagai sutradaranya. Naskahnya akan ditangani oleh pendatang baru Yoshida Erika yang sebelumnya membuat naskah untuk versi manga Tiger & Bunny. Agak susah menilainya, tapi mungkin saja seri ini menjadi suatu kejutan.

Long Riders! (Actas)

Kurata Ami, mahasiswi tahun pertama yang tak memiliki kelebihan khusus, suatu hari memperhatikan seseorang yang berpergian memakai sepeda lipat. Ami langsung jatuh cinta pada sepeda itu, dan menghabiskan tabungannya untuk membeli satu untuk dirinya. Keputusannya ini ternyata membawanya masuk ke dunia bersepeda jarak jauh, yang berujung pada bagaimana ia membentuk tim bersepeda ‘Fortuna’ beranggotakan sesama mahasiswi dari kampusnya.

Iya, ini satu lagi seri yang mengetengahkan suatu ekskul atau komunitas yang anggotanya perempuan semua. Yoshihara Tatsuya yang pernah menangani Yatterman Night dan Monster Musume akan menjadi sutradara. Sedangkan komposisi seri akan ditangani Takahashi Natsuko yang pernah terlibat dalam Yuyushiki dan Tokyo Magnitude 8.0. Ini diangkat dari manga berjudul sama karya Miyake Taishi. Kudengar ini termasuk seri yang informatif.

Classicaloid (Sunrise)

Kanae dan Sousuke adalah dua sahabat sejak kecil yang tinggal di sebuah kota dusun yang sedang menggiatkan diri dengan musik. Suatu hari, versi ‘Classicaloid’ dari musisi terkenal Beethoven dan Mozart muncul di depan mereka. Lalu saat para Classicaloid mencurigakan itu memainkan musik yang mereka sebut ‘mujik,’ terjadi beragam hal aneh seperti jatuhnya bintang-bintang dan munculnya robot-robot raksasa. Kekacauan semakin bertambah saat sejumlah tokoh Classicaloid lain seperti Bach, Chopin, dan Schubert; ikut hadir.

Ini seri orisinil baru yang akan mengkombinasikan genre aksi, komedi, serta sedikit romansa yang menghangatkan hati, dengan paduan aransemen pop, rock, dan techno dari berbagai karya musik klasik terkenal. Kerjasama NHK dengan beberapa pihak lain yang akan memproduserinya. Lalu Fujita Yoichi, yang belakangan semakin dikenal sesudah menangani Osomatsu-san, akan menjadi sutradara. Yang menarik, pengarang Sakaki Ichiro (Chaika, Outbreak Company) bersama Tsuchiya Michihiro (PriPara, Cross Game) akan bekerjasama untuk mengawasi naskah-naskah yang dibuat Asakawa Miya, Kida Tsuyoshi, Kogure Kyo, dan Matsubara Shuu. Mungkin ini bisa jadi seri konyol yang jenisnya belum pernah kita lihat sebelumnya.

Flip Flappers (Studio 3Hz)

Cocona adalah seorang siswi SMP teladan yang pembawaannya berhati-hati. Suatu ketika, ia bertemu seorang gadis misterius yang ceria dan tak kenal takut bernama Papika, yang membuka padanya sebuah dimensi lain bernama Pure lllusion. Bersama, mereka harus menjelajah dimensi tersebut untuk menemukan kristal-kristal misterius Shards of Mimi, yang konon dapat mengabulkan permohonan apapun. Lalu dalam keadaan bahaya, kristal-kristal tersebut secara misterius memungkinkan keduanya berubah wujud.

Jangan tertipu oleh desain karakternya yang sederhana, karena penganimasian seri ini sebenarnya luar biasa. Oshiyama Kiyotaka yang pernah terlibat dalam Space Dandy dan Xam’d yang akan menyutradarainya. Aku masih khawatir karena keluaran Studio 3Hz cenderung agak lemah di cerita. Tapi nuansa aksi sakuga di dalamnya mungkin bakal mengimbangi segala kekurangannya.

All Out!! (TMS Entertainment, Madhouse)

Gion Kenji, seorang murid SMA berbadan pendek, bertemu dengan Iwashimizu Sumiaki yang berbadan tinggi di hari pertamanya di SMA Kanagawa. Pertemuan ini mengawali bergabungnya Kenji dalam Klub Rugby, serta pertemuannya dengan berbagai kepribadian bertentangan yang dimiliki para anggotanya

Shimizu Kenichi, yang menangani Parasyte beberapa waktu lalu, akan menyutradarai seri ini dengan naskah buatan Yokotani Masahiro (Shimoneta, Beelzebub) dan Irie Shingo (Log Horizon, Kuroko no Basuke). Diadaptasi dari manga karya Amase Shiori, walau ini mungkin akan lebih dipandang menarik oleh para fujoshi, perlu diakui kalau key visual-nya benar-benar keren.

Touken Ranbu: Hanamaru (Dogakobo)

Di tahun 2205, para ‘revisionis sejarah’ mulai melakukan penyerangan-penyerangan ke masa lalu dalam upaya mereka untuk mengubah sejarah. Namun para Saniwa, yang telah ditugaskan untuk menjaga agar sejarah berjalan sebagaimana mestinya, menghadapi mereka dengan kekuatan untuk meniupkan nyawa ke benda-benda. Yang terkuat di antaranya adalah Touken Danshi, yang termasuk di antara mereka Yamatonokami Yasusada dan Kashuu Kiyomitsu.

Agak mirip dengan KanColle, game Touken Ranbu yang dibuat DMM menampilkan berbagai pedang terkenal dari sejarah Jepang sebagai lelaki-lelaki tampan yang desainnya dibuat oleh Nitroplus. Jumlah penggemar perempuannya sangat banyak, dan jumlah penggunanya sudah mencapai satu setengah juta meski baru dirilis tahun lalu. Naoya Takashi yang pernah terlibat dalam Luck & Logic akan tampil sebagai sutradara di seri ini. Pierre Sugiura konon akan menangani naskah, dengan musik secara mencolok akan ditangani komposer veteran Kawai Kenji. Terlepas dari premisnya, nampaknya adaptasi yang ini akan lebih tentang keseharian? Perlu diperhatikan bahwa ini bukan satu-satunya anime Touken Ranbu yang akan hadir dalam waktu dekat.

Time Bokan 24 (Tatsunoko Production)

Tokio, seorang murid SMP yang hidup di masa kini, tiba-tiba saja menjadi anggota dari Biro Administrasi Ruang-Waktu Abad Kedua Puluh Empat. Segera sesudah itu, Tokio kemudian mengetahui kalau sejarah yang dipelajarinya dari buku-buku sekolah tak benar-benar tepat. Ratu Cleopatra yang dikenal karena kecantikannya misalnya, sebenarnya adalah duo pelawak Cleo dan Patra. Lalu bersama rekan setimnya, Karen, Tokio menggunakan mecha sekaligus mesin waktu 24 Bokan untuk menemukan sejarah yang sesungguhnya.

Seri ini merupakan pembuatan ulang dari seri aksi komedi Time Bokan buatan Tatsunoko, yang salah satu lepasannya adalah seri Yatterman yang terkenal. Produksinya dilakukan bersama oleh Tatsunoko dan pengembang Level-5. Ogawara Kunio yang akan merancang mecha-mechanya yang sudah dipastikan akan bisa berubah bentuk sekaligus menyatu. Inagaki Takuya (Seiken Tsukai no World Break) yang akan menyutradarainya, dengan dibantu Kato Yoichi (Aikatsu!) untuk komposisi naskah. Aku tak peduli apa kata orang. Ini akan jadi salah satu seri baru yang akan aku perhatikan.

Keijo!!!!!!!! (Xebec)

Pada tahun 2003, olahraga baru ‘keijo’ diresmikan sebagai salah satu olahraga yang di dalamnya taruhan menggunakan uang diperbolehkan. Dalam keijo, para pesertanya berdiri di atas anjungan-anjungan yang mengapung di atas air, dan harus menggunakan dada dan panggul masing-masing untuk mendorong satu sama lain agar jatuh ke dalam air. Kaminashi Nozomi, seorang siswi SMA yang berasal dari keluarga miskin, berharap bisa mengubah nasibnya melalui keijo. Berkat pengalamannya berlatih senam, ia menjadi bakat baru yang memasuki dunia keijo.

Juga dikenal dengan judul Hip Whip Girl, seri ini diadaptasi dari manga berjudul sama karangan Sorayomi Daichi. Takahashi Hideya yang pernah menangani Fantasista Stella yang akan menyutradarainya, dengan Kato Takao (Triage X, To Love-Ru) menangani komposisi seri. Iya, ini seri fanservice paling mencolok di musim ini. Visualnya menarik kok.

Yuri!!! on Ice (MAPPA)

Katsuki Yuuri, yang mengemban harapan Jepang untuk memenangkan kompetisi seluncur es Gran Prix Finale, mengalami kekalahan menyakitkan. Ia pulang ke kampung halamannya di Kyushu dan separuh mempertimbangkan untuk pensiun. Namun juara dunia seluncur es lima kali, Victor Nikiforov, tahu-tahu berkunjung. Lalu datang bersamanya adalah Yuri Plisetsky, peselancar muda dari Russia yang tengah mulai dikenal. Keduanya membawa sebuah tantangan untuk Yuuri yang akan menentukan seluruh masa depan karirnya.

Ini seri orisinil yang konsepnya digagas bersama oleh sutradara Michiko & Hatchin, Yamamoto Sayo, dan mangaka Moteki, Kubo Mitsurou (Mungkin beliau lebih dikenal di sini sebagai pengarang seri penyelam penyelamat Tokkyuu!. Dirinya aslinya bukan om-om, buat yang belum tahu.). Naskahnya ditangani langsung oleh Yamamoto-san, dan desain karakter orisinilnya dibuat oleh Kubo-sensei. Ini seri yang cukup membuat antusias karena ini jenis kolaborasi yang belum ada sebelumnya. Untuk yang belum mengenal keduanya, biasanya ada pemaparan suka duka yang sulit terbayang, antar karakter-karakter dengan kepribadian sangat berbeda, serta masalah-masalah internal pribadi yang harus mereka hadapi. Sekali lagi untuk para penggemar drama, ini satu lagi seri yang patut diperhatikan.

Occultic;Nine (A-1 Pictures)

Sembilan orang berbeda: seorang pemandu roh, seorang penyanggah realis, seorang peramal moe, seorang reporter majalah supernatural, seorang medium ilmu hitam, seorang pria misterius, seorang pengarang doujin yang seakan memprediksi masa depan, seorang detektif otaku, dan seorang yang mengaku akan menjadi penyelamat dunia; sama-sama terhubung oleh blog ringkasan berita paranormal ‘Choujou Kagaku Kirkiri Basara’ yang dikelola pelajar SMA berusia 17 tahun, Gamon Yuuta. Serangkaian keganjilan yang melibatkan kesembilan orang ini berujung pada akan datangnya suatu kejadian tak terbayangkan yang dapat mengubah cara alam bekerja.

Diadaptasi dari novel karangan Shikura Chiyomaru, kepala MAGES sekaligus pencetus cerita misteri sains fiksi Steins;Gate, ini termasuk seri yang paling ditunggu meski tidak termasuk dalam rangkaian seri science adventure (walau anehnya, adaptasi gamenya juga sudah diumumkan). Penyutradaraannya akan ditangani oleh Ishiguro Kyohei yang sebelumnya menangani Lance N’Masques dengan dibantu oleh Kuroki Miyuki. Nuansa visualnya benar-benar kuat. Dari segi teknis, seri ini harusnya solid. Aku benar-benar berharap hasilnya bagus.

Poco’s Udon World (Liden Films)

Tawara Souta, putra seorang pemilik toko mi udon, berusia 30 tahun, kembali ke kampung halamannya di Kagawa tak lama ayahnya sesudah meninggal dunia. Di dalam toko lama milik mendiang ayahnya, Souta menemukan seorang anak lelaki aneh bernama Poco, yang dikiranya terpisah dari orangtuanya. Namun saat sedang merawatnya, tiba-tiba saja muncul ekor dan kuping dari dalam Poco, pertanda bahwa Poco seekor tanuki.

Seri ini diangkat dari manga “fantasi menghangatkan hati” Udon no Kuno no Kiniro Kemari karya Shinomaru Nodoka, yang kelihatannya menggabungkan aspek drama keseharian dengan hal-hal yang ajaib. Ibata Yoshihde (Attack on Titan: Junior High) yang akan menyutradarainya, dan Takahashi Natsuko (Moyashimon, 07-Ghost) yang akan menangani komposisi serinya. Belum banyak yang bisa kukatakan, selain daftar seiyuu yang terlibat di dalamnya benar-benar mengesankan. Seri ini kelihatannya menegaskan posisi Liden Films sebagai studio animasi yang telah berkembang.

Tiger Mask W (Toei Animation)

Dua pegulat profesional muda, Azuma Naoto dan Fujii Takuma, berlatih di bawah naungan tim pegulat pro kecil Jipang Pro Wrestling. Namun impian mereka harus kandas saat dojo mereka dihancurkan secara kejam oleh Global Wrestling Monopoly (GWM) yang jahat. Bertekad membalas dendam, Azuma berlatih di kaki Gunung Fuji dan menjadi sosok pegulat bertopeng Tiger Mask baru. Sedangkan Naoto memasuki The Tiger’s Hole, yang memanipulasi GWM, menempuh latihan berat hingga menjadi pegulat bertopeng Tiger the Dark, dan bertekad menghancurkan organisasi tersebut dari dalam.

Sutradara veteran Komura Toshiaki (Ring ni Kakero, Kinnikuman Nisei) akan mengarahkan seri ini. Sementara Chiba Katsuhiko akan menangani pembuatan naskah. Seri ini merupakan semacam sekuel dari seri Tiger Mask awal buatan Kajiwara Ikki dan Tsuji Naoki, yang manganya diserialisasikan di Weekly Shounen Magazine dari tahun 1968 sampai 1971, dan menjadi karya paling fenomenal Kajiwara-sensei selain Kyojin no Hoshi. Organisasi New Japan Pro-Wrestling akan berkolaborasi dengan Toei Animation untuk proyek ini, dan kudengar ada beberapa karakter pegulat asli yang juga akan tampil sebagai cameo. Aku lumayan berharap hasilnya bagus.

Soushin Shoujo Matoi (White Fox)

Sumeragi Matoi, seorang murid SMP yang sangat menikmati hidup damainya, bersahabat dekat dengan Kusanagi Yuma, anak dari pendeta utama di Kuil Tenman, di kota Kamaya. Keduanya kerap membantu sebagai miko di kuil tersebut. Sampai suatu hari, suatu serangan terjadi ke Kuil Tenman, yang menyebabkan terlukanya kedua orangtua Yuma. Ayah Matoi yang bekerja sebagai polisi menjumpai seorang pria tak waras yang bisa jadi adalah satu-satunya saksi mata. Lalu ini berujung pada bagaimana Yuma harus melakukan ritual khusus untuk menangani orang tersebut, yang anehnya, berujung pada bagaimana Matoi tiba-tiba memperoleh status sebagai dewa, dan kini harus menumpas roh-roh jahat.

Juga dikenal dengan judul Matoi the Sacred Slayer, seri ini akan jadi proyek orisinil pertama keluaran studio ternama White Fox. Ada nuansa mahou shoujo yang kuat di dalamnya. Serta ada kesan kalau ceritanya akan lebih serius dari yang sekilas terlihat. Terlepas dari itu, berhubung White Fox yang memproduksinya, ada pengharapan lumayan kalau hasilnya akan bagus. Sakoi Masayuki yang akan menyutradarainya, dengan naskah yang dibuat oleh Kuroda Yousuke.

Pada musim ini, Silver Link juga akan memproduksi spin off dari seri Strike Witches, Brave Witches, yang akan berfokus pada Hikari Karibuchi dan teman-temannya yang tergabung dalam 502nd Joint Fighter Wing (Untuk yang mau tahu, Strike Witches mengetengahkan 501st Joint Fighter Wing). Agak susah menjelaskan premis seri ini buat yang belum tahu (Intinya, ada celana bloomer, kemonomimi, pesawat-pesawat alien, gadis-gadis manis, dan berbagai persenjataan era Perang Dunia II). Tapi sutradara Takamura Kazuhiro akan kembali menangani, dan Suzuki Takaaki juga akan kembali sebagai penasihat sejarah militer untuk seri ini.

Mengisi slot tayang Noitamina, namun belum tersedia banyak info tentang produksinya, adalah The Great Passage yang diadaptasi dari novel Fune wo Amu karangan Miura Shion. Ceritanya berfokus pada Mitsuya Majime, seorang pria serius yang kurang bisa bergaul yang bekerja di divisi penjualan penerbit Genbu Shobo. Menarik perhatian Araki, seorang pegawai veteran, Mitsuya dipindahkan ke divisi bahasa di mana ia bertemu Nishioka Masashi yang berpembawaan terbuka. Bersama Nishioka, Mitsuya hendak dilibatkan sebagai editor dalam sebuah proyek monumental untuk menyusun kamus bahasa Jepang setebal 2900 halaman, yang akan menjadi ‘kapal’ untuk menjelajah ‘samudra kata’, yang tanpa diketahuinya akan memakan waktu sampai belasan tahun. Ceritanya kabarnya akan mengetengahkan kegigihan dan suka duka dalam persahabatan mereka (dan mestinya juga tentang cinta yang ditemukan Mitsuya). Adaptasinya ke bentuk film layar lebar sempat dibuat beberapa tahun lalu dan bahkan meraih penghargaan. ZEXCS yang akan memproduksi animasinya. Kuroyanagi Toshimasa (Sukitte Ii na yo) akan menangani penyutradaraannya.

Seri orisinil baru, Shuumatsu no Izetta (Izetta of the End, atau Izetta, Die Letzte Hexe), juga sudah dikonfirmasi akan tayang musim ini. Hanya saja, masih belum banyak info yang sudah diumumkan soal produksinya. Berlatar di tahun 1940 alternatif, negara Germania yang imperialis mulai membidik Elystadt, sebuah negara subur di tengah jajaran pegunungan Alps. Izetta adalah keturunan terakhir suatu klan penyihir yang telah mewarisi kekuatan misterius turun temurun. Sesudah lama berkelana mengelilingi Eropa, takdir mempertemukan Izetta dengan Fiine, gadis muda keturunan bangsawan Elystadt yang menjadi harapan negaranya untuk menghadapi kedatangan Germania. Key visual-nya sejauh ini mengesankan dengan banyak detil terhadap permesinan dan peralatan perang di era tersebut. Mungkin ceritanya akan sedikit yuri.

Digimon Universe: Appli Monsters juga akan diproduksi Toei Animation pada musim ini. Ceritanya kali ini akan berfokus pada Appmon, monster-monster digital yang bersemayam dalam aplikasi-aplikasi smartphone. ‘Last boss AI‘ Leviathan telah mulai menginfeksi seluruh sistem dengan virus. Harapan untuk melawannya jatuh ke Shinkai Haru, seorang anak lelaki yang memiliki alat khusus App Drive, yang kemudian mempertemukannya dengan Appmon partnernya, Gatchmon. Setelah sekian tahun tak ada seri Digimon baru, aku lumayan berharap hasilnya bagus.

Seri baru buatan Tsuzuki Masaki, pencipta Magical Girl Lyrical Nanoha, yang berjudul ViVid Strike!, juga akan tayang. Selain mengetengahkan dua anak perempuan yatim piatu, Fuuka dan Rinne, yang ingin bangkit dari kemiskinan dan kelemahan mereka, garis besar ceritanya masih tersamar. Kaitannya dengan seri Nanoha juga belum jelas. Tapi sudah diumumkan seri ini akan tayang di musim ini dengan produksi dilakukan oleh Seven Arcs.

Tambahan lain yang terlewat, Shakunetsu no Takkyuu Musume yang diangkat dari seri manga karya Asano Yagura. Ceritanya berfokus ke Tsumuzikaze Koyori dan teman-temannya dalam memasuki dunia ping pong siswi SMP. Desain karakternya imut dan fanservice-nya kelihatannya akan lumayan, namun aksinya kelihatannya akan lumayan berdarah panas. Irie Yasuhiro akan menyutradarainya di Kinema Citrus.

Beberapa anime lama yang akan lanjut dengan season baru di musim ini antara lain:

  • Aksi bola voli Hinata dan kawan-kawannya di Haikyuu!! yang kini memasuki season
    3.
  • Kelanjutan drama seputar hubungan antar orang di klub alat musik tiup keluaran KyoAni Sound! Euphonium (season 2) yang menarik perhatian beberapa waktu lalu.
  • Musim tayang kedua dari seri drama aksi Mobile Suit Gundam: Iron Blooded Orphans keluaran Sunrise yang juga sangat menarik perhatian pada tahun lalu.
  • Musim tayang kelima dari seri drama supernatural Natsume Yuujinchou, yang nampaknya akan memaparkan akhir perjalanan Natsume dan guru kucingnya.
  • BBK/BRNK!: Hoshi no Kyojin, musim tayang kedua proyek orisinil berbasis CG dari Sanzigen Animation Studios yang di luar dugaan meraih lumayan banyak fans di awal tahun ini.
  • Mysterious Joker (season 4) juga akan lanjut.
  • Tambahan, seri Working!! atau Wagnaria!! baru juga akan tayang. Aku sempat lupa akan ini. WWW. WORKING (iya, itu judulnya) berlatar di restoran keluarga Wagnaria cabang lain. Ceritanya kali ini mengetengahkan pelajar serius bernama Higashida Daisuke yang karena situasi keluarga, bekerja sambilan di sana. Seri ini sebelumnya diserialisasikan di situs web milik pengarangnya, Takatsu Karino-sensei, dengan judul Web-ban Working!!, sebelum diterbitkan secara satuan oleh penerbit Square Enix. Kamakura Yumi akan kembali untuk menyutradarainya di A-1 Pictures.
  • Sempat terlewat, paruh kedua Bungo Stray Dogs yang lumayan ditunggu sesudah jeda musim lalu juga akan tayang.
  • Seri BL tentang keluarga dan adopsi yang mencolok beberapa waktu lalu, juga akan kembali dengan season keduanya, Super Lovers 2. Sori, ini sempat terlewat.
  • Ajin, tentang manusia-manusia abadi berkekuatan supernatural yang diburu umat manusia, ternyata juga akan lanjut. Sori, ini juga terlewat.
  • Seri reverse harem berlatar idola, Uta no Prince-sama, juga ternyata akan lanjut dengan season keempatnya, Uta no Prince-sama Maji LOVE Legend Star. Season ketiganya kudengar berakhir menggantung tahun lalu. Aku serius lupa soal yang satu ini.
  • Menyusul seri anime pendeknya di musim lalu, Show by Rock!!#, seri adu musik produksi BONES yang dibuat berdasarkan konsep yang digagas Sanrio, juga akan tayang, melanjutkan kisah Cyan dan kawan-kawannya di band Plasmagica.

Beberapa info terkait anime-anime pendek:

  • Sengoku Chouju Giga, seri baru yang mengetengahkan makhluk-makhluk non manusia di era Sengoku yang dipaparkan dengan gaya lukisan tinta kuno Jepang. Ini kayaknya bakal menarik terutama karena gaya visualnya.
  • Nobunaga no Shinobi, yang diangkat dari manga 4-kotak karya Shigeno Naoko, yang berkisah tentang gadis ninja bernama Chidori yang ingin mendukung upaya Oda Nobunaga menghentikan kekacauan di negaranya. Seri ini sudah lumayan lama dinantikan. Untuk sebuah seri komedi pendek, jumlah korban yang berjatuhan di dalamnya lumayan banyak.
  • Seri komedi klub tenis perempuan Teekyu yang memasuki season 8. (Aku agak susah percaya ini sudah jadi sejauh ini.)
  • Kelanjutan kisah hidup siswi yang dipaksa menjadi gadis ajaib di season kedua Mahou Shoujo Nante Mouiidesukara. Ternyata benar seri ini lumayan berhasil meraih penggemar beberapa bulan lalu.
  • Crane Game Girls yang para karakternya berjuang menjadi idola sekaligus melawan alien agak di luar dugaan juga masuk ke season 2.
  • Lalu yang paling mengejutkan, PJ Berri no Mogu Mogu Munya Munya yang mengetengahkan para karakter dari game irama zaman PS1, Parappa the Rapper juga akan tayang! Tak perlu berharap banyak soal visualnya sih. Tapi produksi animasinya akan dilakukan oleh Dogakobo.
  • Sebagai tambahan, Bernard-jo Iwaku akan diproduksi Creators in Pack dengan mengadaptasi manga berjudul sama karya Shikawa Yuuki. Ceritanya tentang siswi pemalas bernama Machida “Miss Bernard” Sawako yang ingin tahu banyak tentang buku (tanpa membacanya sendiri) serta berbagai interaksinya dengan teman-teman sekolahnya yang notabene kutu buku. Hirasawa Hisayoshi yang sebelumnya menangani Oji-san to Marshmallow akan kembali untuk menyutradarainya.
  • Tambahan lain, ada anime penyelesaian teka-teki Nazotokine (jadi, sesuatu yang mirip seri game Professor Layton?) yang juga akan tayang. Produksinya dilakukan oleh studio pendatang baru Tengu Koubou.
  • Tambahan lain, Creators in Pack juga akan mengeluarkan Kiitarou Shounen no Youkai Enikki, yang diangkat dari seri manga karya Kageyama Riichi. Cerita ‘seri horor yang tidak menakutkan’ ini tentang seorang anak muda bernama Kiitarou yang memiliki indera keenam yang membuatnya banyak berinteraksi dengan siluman-siluman. Visualnya jauh lebih bagus dari yang mungkin kau bayangkan.
  • Tambahan lagi, Ao Oni: The Animation, yang berdasarkan pada waralaba game horor teka-teki berjudul sama tentang sekelompok teman yang menjelajah rumah yang kabarnya berhantu, juga akan tayang. Kabarnya, ini akan menjadi cerita parodi dari gamenya. Produksi animasinya akan dilakukan oleh Studio DEEN. Kabarnya, tahun depan juga bakal ada adaptasi anime lain berjudul sama yang akan lebih dekat (tapi berbeda) dengan cerita gamenya.
  • Tambahan lagi, Cheating Craft akan menjadi salah satu dari dua anime orisnil yang diproduksi perusahaan animasi Emon. Ceritanya kudengar tentang persaingan siswa-siswa yang menghadapi ujian, baik dengan cara jujur ataupun tidak jujur. Salah satu sutradara favoritku, Motonaga Keitarou, yang akan menyutradarainya.
  • Tambahan lagi, To Be Hero akan menjadi anime orisinil produksi Emon satunya yang akan tayang. Ceritanya tentang seorang bapak-bapak tampan, yang sudah punya seorang anak perempuan remaja, yang suatu hari memperoleh kekuatan untuk berubah wujud menjadi seorang superhero berwujud seorang om-om gemuk. Menariknya, sutradara veteran Watanabe Shinichi yang dulu menangani anime gila Excel Saga yang akan menanganinya. Mudah-mudahan hasilnya bagus.

Sedangkan untuk film-film layar lebar, agak tak biasa, aku memperhatikan perkembangannya untuk musim ini. Kabarnya antara lain:

  • Seri aksi mecha luar angkasa Ginga Kikoutai Majestic Prince akan keluar film layar lebarnya, yang akan melanjutkan cerita di seri TV-nya. Judul lengkapnya masih sedang di-polling saat ini kutulis. Kudengar akan ada episode baru di pengujung penayangan ulang seri TV-nya, yaitu episode 25, yang akan menampilkan karakter-karakter baru dan sekaligus menghubungkan cerita ke film layar lebarnya nanti.
  • Yowamushi Pedal: Spare Bike juga akan muncul, dari seri para remaja pebalap sepeda yang sedang terkenal belakangan.
  • Film layar lebar KanColle juga akan muncul.
  • Gantz: O dari seri terkenal Gantz karya Oku Hiroya, yang sudah tamat beberapa waktu lalu, juga akan tayang. Film aksi horor sains fiksi ini mencolok pertama karena hanya akan menampilkan bab cerita Osaka dari manganya; kedua karena visual CG-nya termasuk salah satu yang paling bagus saat ini, yang sangat cocok dengan gaya visual dari manganya.
  • In This Corner of the World juga akan tayang dari MAPPA, menampilkan pemandangan masa Perang Dunia II dari sudut pandang.seorang pengantin baru di Jepang.
  • Cyborg 009 Call of Justice akan menjadi awal trilogi baru dari seri klasik Cyborg 009. Ceritanya berlatar lebih di masa depan, sesudah Joe dan kawan-kawannya lama pensiun, dan akan menghadapkan mereka dengan suatu musuh baru yang rupanya telah lama mengendalikan dunia. Desain karakternya yang baru lumayan mencolok.

Selebihnya, Girl Friend Note yang merupakan game irama lepasan dari Girl Friend BETA akan mendapatkan seri web anime pendek.

Aku juga mendengar seri aksi mecha dengan karakter-karakter utama perempuan, Regalia: The Three Sacred Stars, yang sebenarnya mulai tayang musim panas lalu tapi ditunda penayangannya untuk memperbaiki kualitasnya, juga akan tayang lagi dari awal di Oktober ini.

Ada gosip tentang episode khusus dari seri Gundam Build Fighters and Gundam Build Fighters Try yang harusnya muncul dalam waktu dekat ini. (Dikonfirmasi salah satunya adalah episode khusus Gundam Build Fighters Try Island Wars.)

Tambahan, seri novel misteri Zaregoto karangan Nisio Isin akan mulai dirilis OVA-nya pada musim ini. Seri ini adalah karya beliau sebelum beliau mulai menulis seri Monogatari beliau yang terkenal. Sejauh yang sudah diumumkan, yang akan dianimasikan baru cerita buku pertama.

Selain itu, sempat kudengar juga seri OVA aksi fantasi Strike the Blood II akan keluar juga dalam waktu dekat. Tentu saja ini akan jadi sesuatu yang kuperhatikan.

Tambahan lain, seri Gakuen Handsome yang diangkat dari game berjudul sama tentang sekolah elit khusus cowok yang isinya cowok-cowok tampan(?) serta perasaan cinta yang mereka rasakan juga akan tayang.

Tambahan lagi, ‘proyek idola 2.5D’ keluaran sejumlah perusahaan dari grup Bandai Namco, Dream Festival!! juga akan tayang. Aku masih belum mengerti. Tapi konsepnya, para penggemar bisa menggunakan kartu-kartu khusus untuk membuka kostum-kostum istimewa dari para personilnya, sekaligus aksi khusus di atas panggung.

Ada satu seri baru yang akan khusus ditayangkan di Animax. Sayangnya, aku lupa judulnya. Aku juga kurang tahu banyak tentangnya. Itu adalah Luger Code 1951. Berlatar di masa Perang Dunia II alternatif, ceritanya mengetengahkan ahli linguistik jenius muda, Testa Lielbell, yang direkrut kakak kelasnya di tentara Sekutu, Alex Rossa, untuk memecahkan kode transmisi radio para manusia serigala di pihak lawan. Untuk itu, mereka perlu memperoleh seorang manusia serigala hidup sebagai contoh, yang akhirnya mereka dapatkan dalam wujud Yonaga, seorang manusia serigala perempuan (betina?). Konsep aslinya yang digagas Haneki Haruto kompetisi skenario yang diadakan Animax bersama Shonen Jump+ September lalu. Adaptasi manganya sempat dibuat Akatsuki Akira. Aku lumayan berharap hasilnya bagus.

Lalu, ada kabar tentang akan tayangnya seri baru Sin – Nanatsu no Taizai, yang bukan yang diangkat dari manga karya Nakaba Suzuki, tapi belum pasti kapan.

Tambahan di saat-saat terakhir: Bloodivores, yang mengetengahkan suatu obat untuk menyembuhkan penyakit, tapi menimbulkan efek samping mengubah penggunanya menjadi penghisap darah. Ini juga diangkat dari webcomic yang diadaptasi oleh perusahaan Emon.

Kalau ada kabar lainnya, akan aku tambahkan nanti.

(Dari ANN dan beberapa sumber lain.)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: