Daftar Seri Bertema Isekai

Belakangan ini…

Oke, aku juga kurang yakin persisnya berapa lama.

Belakangan ini ada banyak banget cerita bertema soal terlempar ke dunia lain (isekai: ‘dunia lain’). Lazimnya, seri-seri ini berawal dalam bentuk webnovel, sebelum kemudian diangkat ke bentuk light novel, lalu ke bentuk manga, lalu baru ke bentuk anime.

Seri-seri ini berkisah tentang bagaimana si tokoh utama terjebak di sebuah dunia lain—biasanya dunia fantasi—dan terjebak dalam artian tak punya cara buat kembali ke dunia asal. Dengan begitu, tak ada tema ‘bolak-balik antar dunia’ di dalamnya. Lalu berkat pengetahuan tentang dunia asal atau keistimewaan tertentu lain, si tokoh utama bisa ‘membangun kekuatan’ di dunia itu sebelum berperan menjadi tokoh yang besar. Kadang ada tema-tema soal perubahan menjadi pribadi lebih baik di dalamnya juga, tapi enggak selalu.

…Sesudah aku pikirkan, mungkin tren ini dampak tak langsung dari kesuksesan Sword Art Online? Di dekade 90an dulu, ide berpindah ke dunia lain ini lumayan sering diangkat. Ada seri-seri macam Fushigi Yuugi atau Juuni Kouki. …Atau Escaflowne atau Kanata Kara. Atau bahkan Aura Battler Dunbine. Tapi yang membedakan seri-seri lawas dengan seri-seri dengan tema tersebut di masa sekarang adalah adanya nuansa per-game-an di dalamnya; sekalipun ceritanya kadang tak ada hubungannya dengan teknologi ataupun game sama sekali.

Di tengah kesibukanku belakangan, aku suka iseng membaca cerita-cerita macam ini. Alasannya karena di dalamnya sudah ‘terjamin’ ada sesuatu yang menurutku  ramai atau menarik. Mungkin juga karena sebagai gamer, aku suka pembahasan hal-hal teknis soal sistem-sistem ‘permainan’ ala RPG gini.

Lalu saking banyaknya cerita-cerita macam ini yang telah dibuat, aku secara iseng mencoba membuat daftarnya. Jumlahnya beneran banyak. Lalu meski semuanya punya ciri khas masing-masing, enggak semuanya bisa benar-benar dibilang bagus…

Honorable Mentions

Sebelum mulai, ada beberapa judul yang baiknya kusebut sebagai honorable mention.

Judul-judul ini mengusung tema dunia lain yang serupa, tapi sudah relatif tenar lebih awal jauh sebelum tren ini melanda. Semua yang disebut di honorable mention ini sudah memperoleh adaptasi anime pada waktu daftar ini pertama kutulis.

  • Zero no Tsukaima – Diadaptasi dari seri novel buatan Yamaguchi Noboru dengan desain karakter buatan Usatsuka Eiji. Seri ini mengisahkan bagaimana si tokoh utama, Hiiraga Saito, suatu hari menemukan semacam cermin di tengah jalan, yang saat disentuh menyeretnya ke dunia lain, di mana dia kemudian dijadikan familiar oleh Louise, si tokoh utama wanita (yang dari segi akademis dinilai tidak kompeten), dalam suatu sekolah sihir tertentu (Saito menjadi satu-satunya familiar berwujud manusia). Seri ini muncul sebelum tren isekai melanda, tapi sudah menampakkan beberapa ciri khas genrenya, lewat pengetahuan yang Saito miliki tentang dunia asalnya, kemampuan khusus yang dimilikinya untuk menguasai cara pakai bermacam senjata, serta adanya semacam legenda kuno yang mengindikasikan bahwa mungkin dirinya ditakdirkan untuk menjadi pahlawan di dunia itu. Bernuansa harem, seri ini juga menonjolkan para karakter wanitanya. Zero no Tsukaima terutama dikenal karena berakhir tak tertuntaskan sesudah pengarangnya wafat karena sakit, dan baru belakangan diselesaikan buku terakhirnya berdasarkan catatan-catatan yang beliau tinggalkan. Diproduksi oleh J.C. Staff, adaptasi animenya sendiri pada season terakhir berakhir dengan versi akhir cerita yang dicetuskan oleh para stafnya. Buku pertamanya sudah diterbitkan secara resmi di sini oleh penerbit Shining Rose Media.
  • Log Horizon – Diangkat dari seri novel buatan Mamare Touno, ini salah satu cerita pertama yang mengangkat soal masuk ke dunia game secara ‘ajaib.’ Kisahnya tentang sekelompok pemain MMORPG yang mendapati diri mereka terkurung secara misterius di dunia game Elder Tale yang mereka mainkan, dalam artian suatu dunia lain yang benar-benar nyata, di mana para NPC mulai berperilaku selayaknya manusia dan memiliki kehidupan mereka sendiri-sendiri. Berbagai mekanisme permainan masih berlaku dan mempengaruhi kehidupan para tokoh utama (seperti sistem level, bangkit kembali sesudah mati, dan sebagainya), tapi dengan berbagai dampak dan efek samping yang tak mereka sangka (seperti resiko kehilangan ingatan dan identitas). Berhubung dicetus oleh pengarang seri Maoyuu, ada banyak aspek politik dan ekonomi yang diangkat, sehingga seri ini memberikan sudut pandang yang lumayan enggak biasa terhadap subjek yang sekilas terasa tak asing. Meski karakterisasinya tak cocok untuk semua orang, seri ini mengesankan dengan bagaimana Shiroe, sang tokoh utama yang ahli siasat, menyatukan orang-orang untuk menyelesaikan berbagai masalah. Seri ini menarik karena cara-cara penyelesaian masalahnya kerap tak terduga. Ditambah dengan bagaimana ada tema ‘membangun masyarakat’ di dunia yang terasa tak asing tapi berbeda di waktu yang sama. Produksi animasinya dilakukan oleh Satelight untuk season pertama dan Studio DEEN untuk season kedua.
  • Mondaiji-tachi ga Isekai kara Kuru Sou Desu Yo – Berawal dari seri novel buatan Tatsunaka Tarou dengan ilustrasi buatan Amano Yuu, ini cerita sederhana tentang bagaimana tiga remaja berkemampuan ajaib, yang mungkin berasal dari zaman berbeda-beda, pada suatu hari menerima sepucuk amplop misterius yang sesudah dibaca membawa mereka ke dunia lain. Di dunia lain bernama Little Garden ini, berbagai mitologi di dunia bersifat nyata. Lalu setiap penduduk memiliki semacam anugrah ajaib tertentu yang disebut Gift. Ada intrik yang ditampilkan dalam ajang permainan Gift Game, yang mengambil tema-tema dongeng dan mitologi sebagai acuan. Ceritanya berkesan karena Sakamaki Izayoi, sang tokoh utama lelaki, dengan kekuatan Gift-nya yang misterius, ditampilkan teramat sangat kuat dan seakan tak terkalahkan. Bersama-sama, Izayoi dan kawan-kawannya menolong sekelompok anak terlantar membangun komunitas No Name mereka untuk menghadapi pihak-pihak jahat yang bermaksud menindas. Produksi animasinya dibuat oleh Diomedea.
  • No Game No Life – Sepasang kakak beradik hikkikomori jenius berjulukan Kuuhaku, yang tak bisa terpisahkan dari satu sama lain karena faktor psikologis, menyelesaikan tantangan bermain catur yang mereka terima lewat Internet dan kemudian terlempar ke dunia lain di mana segala sesuatu perselisihan harus dan hanya bisa diselesaikan melalui permainan. Ada sepuluh aturan dasar yang mengikat, yang kesemuanya mengindikasikan bahwa tak ada konsekuensi dari berbuat curang asal tak ketahuan. Bersama, mereka memimpin ras manusia yang sebelumnya tertindas untuk melawan ras-ras lain yang mempunyai berbagai ciri khas dan kemampuan khusus masing-masing, seperti manusia binatang atau manusia bersayap. Diadaptasi dari seri novel buatan Kamiya Yuu, adaptasi animenya yang diproduksi Madhouse terbilang mengesankan, dan lumayan kurekomendasikan kalau otaku factor kalian telah mencapai level menengah. Buku pertama seri ini juga telah diterjemahkan di sini oleh penerbit Shining Rose Media.
  • .hack//SIGN – Seri ini yang sempat terlewat karena sudah agak berusia, tapi baiknya kusebut karena statusnya sebagai pionir. Diangkat dari waralaba game .hack keluaran Bandai Namco untuk konsol PS2, .hack//SIGN diproduksi sebagai semacam prekuel untuk cerita di gamenya. Ceritanya tentang berbagai intrik yang berlangsung seputar seorang pemuda penyendiri bernama Tsukasa yang secara misterius dirumorkan menyimpan kekuatan sangat dahsyat di dalam permainan MMORPG virtual The World. Sesudah Tsukasa menjalin persahabatan dengan kenalan-kenalan baru di dunia tersebut, terungkap bahwa karena suatu sebab, Tsukasa tak bisa logout. Dirinya juga telah kehilangan ingatan masa lalunya akan dunia nyata. Mengikuti gamenya, .hack//SIGN sebenarnya seri anime pertama yang mengangkat tema dunia virtual sebelum ketenaran SAO. Meski ada aksinya, ceritanya benar-benar lebih berbasis pada drama dan dialog, dan karenanya mungkin agak susah dimasuki. Di sisi lain, daya tariknya lebih terdapat pada banyaknya pemandangan The World yang berkesan dengan iringan musik gubahan Kajiura Yuki. Bagaimana para karakter memandang keberadaan Tsukasa sebagai suatu ‘fenomena,’ dan bagaimana mereka mencoba memahami satu sama lain menjadi bahasan utama seri ini. Seri .hack yang orisinil tuntas dalam empat game, tapi kesudahan nasib semesta The World dilanjutkan dalam game trilogi sekuel .hack//GU yang memaparkan tokoh-tokoh baru. Serupa dengan pendahulunya, perilisan .hack//GU juga diiringi produksi seri anime .hack//Roots yang juga menjadi semacam prekuel seperti halnya .hack//SIGN. Produksi animasi kedua seri tersebut dibuat oleh studio Bee Train. Sejumlah adaptasi manga dari waralaba ini juga telah diterbitkan secara resmi di sini.
  • Juuni Kouki atau The Twelve Kingdoms. Diangkat dari seri novel karya Ono Fuyumi (yang juga mengarang Shiki dan Ghost Hunt), ini seri lain yang baiknya disebut karena sedemikian luasnya pembangunan dunianya, yang sejumlah elemennya banyak terlihat dalam seri-seri isekai belakangan. Berlatar di dunia lain yang terinspirasi oleh mitologi Cina, cerita dibuka dengan berpindahnya seorang siswi SMA berambut merah bernama Nakajima Youko bersama dua teman sekelasnya ke dunia tersebut. Meski demikian, ceritanya berkembang sangat jauh dengan peralihan fokus ke berbagai karakter di negara-negara lain. Adaptasi animasinya pernah dibuat di awal tahun 2000an dengan disutradarai mendiang Kobayashi Tsuneo, dan sempat menjadi kasus aneh karena berakhir lebih panjang dari durasi ideal. Produksi animasinya dilakukan oleh Pierrot.

The List

Terlepas dari semuanya, berikut daftarnya.

Sekali lagi, terlepas dari semua kelemahannya, aku lumayan menggemari Sword Art Online (walau sebenarnya aku lebih suka Accel World). Ada sesuatu yang kayak merangsang pikiranku soal ‘persepsi kenyataan’ di dalam seri ini. Hal-hal kayak: Sejauh apa batasan manusia dipengaruhi oleh persepsi? Atau: Kalau aku misalnya mengubah sudut pandangku dikit, apa mungkin sesuatu yang enggak suka/malas aku lakukan bisa menjadi sesuatu yang kulakukan secara rajin? Dsb.

Sebenarnya, apa yang kupikirkan lebih dalam dari itu sih. Ujung-ujungnya mungkin bakal seperti tema di The Matrix lagi. Ini sesuatu yang sudah bolak-balik diangkat dalam buku-buku pengembangan diri, makanya aku yakin ini bukan pikiran tolol.

…Oke. Mungkin soal itu tak usah kubahas lebih jauh.

Balik ke soal daftar, ada banyak judul yang lebih cocok untuk para pembaca dewasa. Sekali lagi, enggak semuanya bisa dibilang bagus. Sebagian terkesan seperti male empowerment fantasy banget. Jadi hati-hati saja dan pilih-pilih dengan bijak kalau ada yang mau coba kalian ikuti.

Silakan disinggung dalam komen kalau misalnya ada judul-judul lain yang belum aku tahu. Ntar akan aku tambahkan dari waktu ke waktu.

…Mungkin.

Mushoku Tensei – Isekai Ittara Honki Dasu

Seorang NEET gemuk berusia 32 tahun diusir dari rumah pada hari pemakaman orangtuanya. Ia berusaha melakukan satu tindakan baik terakhir dengan mengorbankan diri untuk menolong tiga remaja SMA dari truk yang akan menabrak. Sesudahnya, ia mendapati diri terlahir kembali sebagai bayi bernama Rudeus Greyrat di sebuah dunia abad pertengahan, di mana ada sihir dan makhluk-makhluk ajaib. Memiliki kesadaran orang dewasa di tubuh bayi yang masih tumbuh, ia ingin memperbaiki hidupnya dan mencoba mempelajari sihir dari usia muda, dan berujung pada bagaimana sesudah besar ia menjadi punya kekuatan sihir luar biasa.

Berawal dari webnovel karangan Rifujin na Magonote, seri ini belakangan terbit resmi sebagai LN dengan ilustrasi buatan Shirotaka. Selain karena belakangan terkenal dan cerita utamanya sudah tamat, Mushoku Tensei perlu kusebut khusus karena memang benar-benar berkesan. Temanya sederhana, soal seseorang yang dalam hidup diberi kesempatan kedua untuk memperbaiki diri. Tapi ceritanya menjadi keren karena aspek komedinya yang kocak, perkembangannya yang penuh kejutan, serta karakterisasinya yang simpatik. Ceritanya juga lumayan bernuansa dewasa dengan bagaimana perkembangannya menyinggung soal pernikahan, penindasan, tujuan hidup, dan drama kekeluargaan, sekalipun para tokohnya berusia sangat muda. Di sisi lain, worldbuilding-nya terkadang aneh dan sejumlah perkembangan ceritanya cukup mengangkat alis. Sekalipun demikian, seri ini termasuk bagus untuk jenisnya dan karenanya cukup dikenang.

Unsur-unsur khasnya:

  • Labirin-labirin misterius yang memunculkan fenomena-fenomena aneh terhadap dunia.
  • Adanya orang-orang yang memiliki kekuatan ajaib yang tak jelas dari mana asalnya.
  • Pemaparan soal kehidupan, dari saat si karakter masih bayi hingga dewasa. Perkembangan kepribadiannya dalam upaya memperbaiki diri.
  • Pengembangan boneka dan mainan, yang berujung pada penciptaan zirah sihir.
  • Adanya daftar peringkat orang-orang terkuat di dunia yang bisa terbarui sendiri secara ajaib.
  • Skala konflik yang melintasi ruang dan waktu, dengan bagaimana para karakternya hanya merupakan bagian kecil dari sejarah, yang bersinggungan dengan jalan-jalan takdir lain yang lebih besar.
  • Tokoh antagonis utama Hitogami yang unik.

Re:Monster – Shisatsu Kara Hajimaru Kaibutsu Tensei-ki

Seorang pemuda bernama Tamakui Kanata tewas sebagai korban pembunuhan. Tapi ia mendapati diri terlahir kembali sebagai seorang goblin di sebuah dunia lain, dengan nama panggilan Gobu-rou. Kemampuan genetik yang memungkinkannya memperoleh kekuatan baru dari segala yang dilahapnya ternyata ikut terbawa ke dalam kehidupannya yang baru. Lalu dengan mengandalkan kekuatan-kekuatan yang diperolehnya dari berbagai makhluk yang ia makan, Rou membesarkan klannya, yang semula dipandang sebagai spesies monster terlemah, untuk bisa tumbuh di dunia yang diatur hukum rimba.

Berawal dari webnovel buatan Kanekiru Kogitsune, seri ini termasuk yang bernuansa dewasa dengan moralitas ‘abu-abu’ para karakternya. Di samping karena menampilkan karakter utama yang hobi mencicipi makanan baru, Re:Monster perlu didekati hati-hati juga karena si pengarang suka memasukkan hal-hal begitu ke dalam ceritanya. …Termasuk soal tentakel.

Beberapa ciri khas Re:Monster:

  • Karakter utama yang sangat kuat dengan deretan kemampuan yang seakan tak ada habisnya.
  • Penggambaran berbagai monster yang beraneka ragam, berbagai kekuatan yang mereka miliki, kemampuan mereka untuk berevolusi, serta kelebihan-kelebihan yang Rou peroleh untuk dirinya dan kelompoknya.
  • Cerita yang berfokus pada konflik antar spesies dan perselisihan rasial.
  • Narasi ringkas per hari yang menyerupai format buku harian.
  • Cerita yang berkembang ke arah pembentukan pasukan tentara bayaran yang memiliki kedudukan netral di antara pihak-pihak lain yang berseteru.

Hai to Gensou no Grimgar

Sekelompok remaja terbangun di dasar menara misterius. Tanpa bisa mengingat apapun tentang diri mereka, sesudah keluar, mereka mendapati diri di dunia asing Grimgar di mana bulan bercahaya dengan warna merah. Ternyata, mereka bukanlah kelompok pertama ataupun terakhir yang muncul dari sana. Lalu ternyata mereka kini berstatus sebagai tentara cadangan dari Kerajaan Altana, yang kesehariannya mengharuskan mereka berhadapan dengan kawanan-kawanan monster liar serta kabar-kabar tentang pasukan Raja yang Tak Bisa Mati. Haruhiro, si tokoh utama yang tak pandai bicara dan kurang percaya diri, tersisihkan bersama anak-anak lain yang ‘tak diminati’, dan harus berjuang untuk menemukan cara agar bisa mandiri dalam kehidupan mereka yang baru.

Diangkat dari seri novel karangan Juumonji Aoi dengan ilustrasi buatan Shirai Eiri, Grimgar menonjol dibandingkan seri-seri sejenisnya karena menampilkan karakter dalam jumlah banyak sekaligus, lengkap dengan segala keragaman kepribadian di antara mereka. Ada isu-isu persahabatan dan kepemimpinan yang diangkat. Lalu meski ceritanya dimulai dengan lambat dan ada banyak tokoh yang namanya tiba-tiba harus diingat, perkembangannya memang menarik dan menghanyutkan. Di antara semua cerita di daftar ini, mungkin Grimgar adalah yang paling ‘aman’ untuk kurekomendasikan.

Grimgar juga sudah diangkat ke bentuk anime pada waktu tulisan ini aku edit. Produksi animasinya dibuat oleh A-1 Pictures dan memiliki nuansa visual khas yang mirip lukisan kuas.

Sejumlah ciri khas Grimgar:

  • Para karakter kehilangan ingatan atas dunia mereka yang asal, yang terkadang termunculkan lewat kata-kata atau perbuatan bawah sadar.
  • Para karakter harus mendalami aspek keprofesian (job/class) lewat berbagai guild, yang darinya memungkinkan mereka mempelajari kemampuan-kemampuan baru.
  • Menonjolkan misi-misi perburuan monster secara berkelompok, yang memberi bahaya kematian nyata bagi mereka
  • Para karakter utama berstatus underdog yang ‘ketinggalan’ dan benar-benar harus berjuang dari bawah. Mereka juga tak memiliki kemampuan khusus yang membuat mereka menonjol.

Re: Zero Kara Hajimaru Isekai Seikatsu

Sepulang belanja dari convenience store, seorang remaja bernama Subaru Natsuki tahu-tahu telah berada di tengah pasar ibukota Kerajaan Lugunica yang terdapat di sebuah dunia lain. Sesudah berkenalan dengan seorang gadis separuh elf, Subaru terlibat serangkaian kejadian yang berujung pada tewasnya dirinya dan orang-orang yang baru dikenalnya. Tapi sesudah terbunuh, Subaru mendapati diri kembali berada di tengah pasar yang sebelumnya, dengan waktu yang sudah terputar balik. Kini berbekal kemampuan untuk memutar balik waktu setiap kali mati, Subaru berusaha mencari cara menghindari tragedi dan memungkinkan semua pihak untuk selamat.

Diangkat dari seri novel karangan Nagatsuki Tappei, seri ini juga berawal dari webnovel sebelum terbit resmi dengan ilustrasi buatan Otsuka Shinichirou. Re:Zero istimewa karena caranya mengkombinasikan tema dunia lain, misteri, dan drama pribadi yang benar-benar kuat. Selain ganjilnya misteri-misteri yang dihadapi, tokoh utamanya menjadi daya tarik utama dengan bagaimana kepribadian dan kejiwaannya secara berkelanjutan digali. Karena itu pula, meski cakupan dunianya terkesan terbatas, ceritanya penuh kejutan dengan banyaknya perkembangan yang tak biasa.

Meski tak cocok untuk semua orang, seri ini telah dianimasikan oleh studio White Fox dan menjadi salah satu seri fenomenal pada tahun 2016. Menurutku pribadi, seri ini mungkin bahkan menjadi salah satu adaptasi novel ke anime paling bagus yang pernah ada.

Beberapa kekhasan seri ini meliputi:

  • Kemampuan Subaru untuk memutar balik waktu setiap kali tewas, kematian-kematian keji yang menguras mental, serta berbagai konsekuensi terselubung yang diakibatkannya.
  • Bagaimana aspek negosiasi dan pengumpulan informasi ditonjolkan sebagai elemen vital dalam penyelesaian masalah.
  • Hadirnya berbagai karakter sampingan yang kerap memiliki kekuatan jauh melampaui Subaru.
  • Sistem sihir/kekuatan beragam yang berbasis pada elemen dan ras.
  • Konflik berkelanjutan seputar perebutan tahta yang diperumit dengan konflik ideologi, kasta, dan ras.
  • Misteri berkelanjutan seputar sosok penyihir kuno Satella serta apa hubungannya dengan takdir yang dimiliki Subaru.

Overlord

Suzuki Satoru, pria muda sebatang kara yang hidup untuk pekerjaannya, dengan sedih harus menerima MMORPG virtual Yggdrasil yang disukainya akan diberhentikan. Menggunakan karakter undead lich ciptaannya yang bernama Momonga, ia ingin mengenang masa-masa jaya guild-nya yang dulu pernah menguasai permainan. Tapi saat bertahan sampai detik terakhir penutupannya, Momonga mendapati bahwa dunia virtual yang dihuninya ternyata berlanjut dan menjadi nyata. Para NPC bawahan, yang ia dan teman-temannya dulu ciptakan, kini hidup dengan kepribadian dan pikiran masing-masing. Tapi dunia tempat mereka berada sudah berbeda dibandingkan waktu game dulu. Terjebak di wujudnya yang kini sebagai tengkorak, Momonga lalu memimpin para bawahan barunya untuk meninggalkan jejak di dunia dengan menguasainya.

Overlord dikarang Maruyama Kugane dengan ilustrasi khas bernuansa gelap buatan so-bin. Seri ini terutama menonjol karena menampilkan ciri khas berupa tokoh utama yang tak lagi berwujud manusia, sehingga memunculkan kombinasi nuansa horor dan game yang kental. Ceritanya sendiri menarik karena dunia Momonga yang baru ternyata berbeda dari MMORPG yang sebelumnya dikenalnya, meski berbagai skill dan monster di dalamnya tetap serupa. Hal ini memunculkan ketimpangan antara harapan dan kenyataan yang berulangkali si tokoh utama pertanyakan.

Seri ini juga sudah diadaptasi ke bentuk anime, dengan produksi yang dilakukan oleh Madhouse.

Ciri khas Overlord di antaranya termasuk:

  • Fokus pada karakter-karakter non-manusia yang terkesan mengerikan. Para karakter utama bahkan adalah monster dari berbagai jenis yang notabene antipati terhadap manusia. Momonga sebagai makhluk tengkorak ternyata tidak lagi perlu makan dan tidur, dan bahkan telah terkikis naluri manusianya.
  • Fokus pada komplikasi-komplikasi interaksi sosial dan strategis yang Momonga perlu atasi, bagaimana dirinya diharuskan untuk menjaga kewibawaannya dan tak bisa berbuat semaunya, sekalipun ia berkekuatan dahsyat.
  • Adanya pusaka-pusaka misterius dengan kekuatan-kekuatan tak tertebak yang menghantui konflik antar negara.
  • Hadirnya Albedo, tangan kanan sekaligus love interest tokoh utama yang berpembawaan yandere.

Death March kara Haijimaru Isekai Kyusoukyoku

Seorang programmer berusia 29 tahun bernama Suzuki Ichirou kewalahan mengejar deadline proyek RPG di kantornya (yang ia ragukan bakal sukses) sesudah juniornya tiba-tiba menghilang. Tiba-tiba saja, ia terbangun dan mendapati dirinya telah menjadi remaja 16 tahun kembali di sebuah dunia lain, dengan nama Satou. Menyangka kalau ini cuma mimpi—karena ada fitur menu ala RPG melayang-layang di depannya, yang serupa dengan yang dikembangkannya untuk game—Satou terancam nyawanya dan tak dinyana menggunakan fitur serangan hujan meteor yang bisa dilepas secara terbatas (yang mungkin ada karena pihak manajemen menilai game rancangannya terlalu susah untuk pemula). Serangan itu memusnahkan sejumlah besar musuh di sekitarnya, langsung menaikkan level Satou dari 1 ke 310, memberinya loot berbagai pusaka dan harta, dan membuatnya menjadi sosok yang sangat kuat.

Dikarang oleh Ainana Hiro dengan ilustrasi versi novel buatan Shri, DesuMachi unik karena juga memiliki elemen-elemen game sosial di samping elemen-elemen RPG tradisional. Meski ada drama dan aksi, nuansa ceritanya dipertahankan ringan dengan bagaimana Satou sebisa mungkin menikmati waktunya  dengan berwisata keliling dunia bersama teman-temannya yang baru (sesudah dibuat stres karena kerjaan di dunianya yang lama) dengan mengaku sebagai pedagang keliling yang tak istimewa, terlepas dari hal-hal besar yang terjadi di sekeliling mereka. Meski tak terlalu menonjolkannya, seri ini juga lumayan memiliki elemen-elemen dewasa.

Adaptasi anime untuk seri ini telah dikonfirmasi pada waktu editan ini aku tulis.

Meski secara umum mengikuti alur cerita sama, perlu dicatat kalau ini seri yang versi novel cetaknya berbeda cukup jauh dari versi novel webnya.

Sejumlah elemen khas yang DesuMachi punyai antara lain:

  • Antarmuka pengguna berbasis augmented reality yang hanya bisa dilihat Satou, yang memunculkan fitur-fitur istimewa seperti pembacaan status, pembacaan kemampuan dan gelar, fungsi peta, fungsi marker, serta Storage barang dengan jumlah tak terbatas.
  • Kemampuan istimewa Satou untuk mempelajari kekuatan/kemampuan apapun sesudah ‘mengalaminya’ sekali, dan meningkatkan penguasaannya lewat sistem poin.
  • Dunia politeistis yang setiap dewa dan pengikutnya dapat berpengaruh pada dunia.
  • Adanya ‘musim’ Demon Lord yang terjadi dalam siklus tertentu.
  • Kemunculan labirin-labirin raksasa yang dapat dieksploitasi seiring kemunculan Demon.
  • Bagaimana Satou merahasiakan identitasnya sebagai pahlawan bertopeng Nanashi.
  • Hadirnya tokoh-tokoh selain Satou yang juga dipanggil dari dunia lain dengan berbagai nasib.
  • Cerita yang lebih berfokus ke perjalanan wisata dan wisata kuliner.
  • Fokus pada pembuatan barang, pengembangan sihir, serta pembuatan masakan.
  • Jumlah heroine-nya yang benar-benar

Tensei Shitara Slime Datta Ken

Mikami Satoru, pegawai kantoran lajang berusia 37 tahun, meninggal dunia saat melindungi juniornya yang diserang pria berpisau. Mikami kemudian terlahir kembali kembali sebagai sesosok slime di sebuah dunia lain. Lalu karena kesalahpahaman (yang berakar dari gosip Internet yang menyebut bagaimana bila seseorang tetap perjaka sampai usia 30 tahun, dirinya akan menjadi wizard; sampai 40 tahun, menjadi sage; dan sampai 50 tahun, menjadi archsage), ia diberkahi kemampuan khusus sage yang memberinya penjelasan dan petunjuk akan segala sesuatu yang ada di dunia ini (melalui sebuah suara di dalam kepala(?)nya). Sesudah memindahkan seekor naga legendaris dari tempat penyegelannya (karena keduanya sama-sama kesepian), dirinya kini bernama Rimuru Tempest, dan terlibat intrik antar berbagai ras selepas absennya naga tersebut.

Diangkat dari web novel karangan Fuse, Tensei Shitara Slime Datta Ken unik karena sudut pandang karakter utamanya sebagai segumpal slime mungil yang lucu(?). Ceritanya terbilang menarik di balik nuansanya yang ringan, dengan pembangunan dunia yang bagus yang diiringi tema perkembangan masyarakat dan perebutan pengaruh. Seperti yang bisa diharapkan dari seri-seri begini, terkadang ada perkembangan ceritanya yang lumayan mengangkat alis.

Beberapa kekhasan seri ini:

  • Fokus cerita pada tokoh-tokoh non-manusia dan aliansi serta masyarakat yang mereka bangun.
  • Tokoh utama berwujud slime, yang dari awal dirinya hanya bisa bergerak tanpa bisa melihat dan mendengar, sampai ketika ia bisa ‘melihat’ dan ‘mendengar’ serta mewujudkan badan sesuai apa-apa yang diserapnya. Hal ini sekaligus memberinya kekuatan-kekuatan baru, termasuk meniru wujud, menduplikasi benda, dan bahkan mengubah jenis kelamin. (Lagi-lagi menjadikannya tokoh utama yang sangat kuat dan serba bisa.)
  • Bagaimana memberikan ‘nama’ pada suatu makhluk hidup sekaligus juga akan memberinya kekuatan.

Tate Yuusha no Nariagari

Empat pemuda dipanggil dari dunia lain untuk menyelamatkan dunia menggunakan empat senjata pusaka. Tapi sang tokoh utama, seorang mahasiswa otaku bernama Iwatani Naofumi, yang terpilih sebagai ‘pahlawan tameng’, mendapati dirinya ditipu dan dipermalukan pada hari ketiga di dunia tersebut. Fitnah yang dialaminya membuatnya mengalami krisis kepercayaan yang sampai membuatnya kehilangan rasa indera pengecap. Tak bisa menggunakan senjata lain selain tameng dan karenanya tak bisa menyerang, Naofumi yang kini pemuram terpaksa menggunakan cara-cara lain untuk bertahan, yang selanjutnya membuatnya tenar secara baik sekaligus buruk.

Diangkat dari novel buatan Yusagi Aneko dan ilustrasi buatan Seira Minami, daya tarik Tate Yuusha ada di konflik moral yang dialami karakter Naofumi. Dari pesimis dan tak peduli sesudah dikhianati, ia perlahan kembali menjadi orang yang punya pengharapan selama perjalanan yang penuh konflik. Tate Yuusha salah satu seri yang sudah tamat waktu ini kutulis. Durasinya lumayan panjang dengan perkembangan berbobot yang terbilang seru. Karena jenis konfliknya yang tak biasa, seputar diskriminasi rasial dan agama, ini termasuk seri yang aku rekomendasikan. Ada sedikit nuansa dewasa di dalamnya, meski tak menonjol.

Ciri khas seri ini:

  • Adanya interaksi dan persaingan antara keempat Pahlawan yang memiliki cara pandang, kekuatan, dan pengikut berbeda-beda.
  • Hadirnya berbagai kemampuan baru berbasis senjata pusaka, dengan bagaimana masing-masing pusaka milik para Pahlawan dapat berubah wujud dan memberikan kemampuan-kemampuan baru (yang sebagian di antaranya misterius).
  • Hadirnya siklus gelombang kehancuran yang harus para Pahlawan lawan.
  • Status Naofumi dan rekan-rekannya sebagai pedagang keliling yang menjual dan menciptakan barang, yang diam-diam memecahkan berbagai masalah.
  • Karakter burung keramat Firo dan rasnya yang dapat berubah bentuk menjadi manusia.

Isekai Maou to Shoukan Shoujo Dorei Majutsu

Di MMORPG Cross Reverie, Sakamoto Takuma yang tak pandai bergaul dikenal sebagai Diablo berkat kekuatannya yang jauh melampaui pemain lain. Tapi suatu ketika, Takuma mendapati diri berada di dunia lain dengan wujud Diablo dari Cross Reverie, dan mendapati ada dua gadis—seorang gadis elf dan seorang gadis kucing—yang bertengkar tentang siapa sesungguhnya yang telah memanggilnya. Sihir yang mengharuskan Takuma tunduk sebagai budak kemudian balik terpantul pada keduanya akibat kemampuan Magic Reflection Diablo yang langka. Tak bisa melepas dua gadis yang kini hanya bisa patuh terhadapnya, Takuma tak punya pilihan selain bersikap ala Raja Iblis dari dunia lain, karena tak punya cara lain untuk menghadapi mereka.

Seri ini berawal dari webnovel buatan Murasaki Yukiya, dengan ilustrasi asli buatan Tsurusaki Takahiro. Sejujurnya, ini satu seri yang benar-benar kuperhatikan semata-mata karena karakter-karakter perempuannya. Plotnya kurang menonjol dibandingkan judul-judul lain yang sejenis. Ditambah lagi, struktur ceritanya lumayan aneh. Tapi kekurangan tersebut diimbangi dengan pemaparan beragam situasi yang menarik, yang biasa ditimbulkan oleh saking kuatnya Diablo, serta begitu berbedanya dunia Cross Reverie yang ini dengan yang sudah dikenalnya (karena dunia yang ini lebih berlatar di masa depan?). Meski ditampilkan sederhana, ada elemen-elemen intrik politik dan kebangkitan raja iblis yang jahat di dalamnya juga.

Beberapa ciri khas di dalamnya:

  • Pembawaan Takuma yang berbeda antara dalam dan luar, yang mana ia harus mengaktifkan sisi chuunibyou-nya sebagai Diablo semata-mata untuk bisa berkomunikasi.
  • Tema sihir perbudakan yang mengikat para karakternya, yang kemudian menggerakkan mereka untuk melakukan perjalanan.

Risou no Himou Seikatsu

Yamai Zenjirou, pegawai kantoran biasa, mendapat undangan untuk hidup di dunia lain sebagai suami seorang perempuan cantik yang ternyata seorang ratu di dunia tersebut. Terungkap sebagai keturunan keluarga kerajaan yang pernah pindah dari dunia tersebut, Zenjirou menerima tawaran perjodohan itu karena masih lajang, sudah tak punya kerabat dekat, dan tak benar-benar punya alasan buat menolak. Tapi ada situasi perpolitikan tertentu yang membuat kehadirannya berperan lebih besar dari yang semula ia sangka.

Dikarang oleh Watanabe Tsunehiko dan diilustrasikan oleh Ayakura Juu, seri ini menampilkan contoh paling ‘normal’ dari ‘kehidupan baru di dunia lain,’ yang mungkin bisa digambarkan dengan bagaimana sang suami ikut pindah mengikuti sang istri. Ceritanya lebih cocok buat dewasa (karena fokusnya ke soal pernikahan) dan alurnya agak lambat (meski ada sihir, tak benar-benar ada aksi di dalamnya) dengan fokusnya ke keseharian. Tapi ada lumayan banyak hal menarik di dalamnya, terutama menyangkut berbagai barang berteknologi yang Zenjirou bawa dari dunia asalnya, seperti kulkas, AC, dan konsol game portabel. Ada perjuangan yang Zenjirou harus lalui untuk menghasilkan listrik dengan generator mikrohidro yang ia bawa. Lalu ada juga hal-hal seperti etika sosial yang harus ia pahami, mulai dari soal membaca huruf sampai ke kancah perpolitikan yang istrinya hadapi.

Beberapa ciri khas seri ini:

  • Dunia lain yang memiliki iklim hangat dan para penduduk berkulit cokelat.
  • Pergulatan Zenjirou dengan teknologi baru serta tata cara hidup dalam lingkungan kerajaan.
  • Isu-isu politik dan sosial yang diangkat sebagai tema.

Konjiki no Word Master

Dengan taruhan nyawa sang putri, empat teman sekelas dipanggil ke dunia lain untuk menjadi pahlawan. Tapi ada satu orang tambahan, seorang remaja penyendiri bernama Okamura Hiro, yang secara kebetulan ikut terbawa. Memutuskan untuk menjelajahi dunia sendiri tanpa terikat kewajiban untuk menyelamatkan dunia, Hiro mendapati dirinya telah dianugrahi kekuatan Word Master, yang bagaikan cheat di dunia yang menyerupai game ini.

Dikarang oleh Tomoto Sui dan diilustrasikan oleh Sumaki Syungo, seri ini menonjolkan tak hanya soal bagaimana kalau misalnya kau terbawa ke dunia lain, tapi juga soal bagaimana kalau kau misalnya punya akses ke cheat untuk melakukan hampir semua yang kau mau di dunia tersebut. Ini juga salah satu cerita yang sebenarnya sudah lumayan panjang, tapi belum sempat kuikuti lebih jauh karena beberapa alasan.

Beberapa ciri khas seri ini antara lain:

  • Tokoh utama yang pasif, hampir egois, yang lebih banyak digerakkan oleh adanya buku dan makanan.
  • Kemampuan unik Hiro untuk menulis aksara kanji ke udara dan ke benda-benda, yang membuatnya dapat memanipulasi sifat dan parameter berbagai hal di sekelilingnya.
  • Cerita yang mengangkat soal konflik ras, meski sebenarnya bisa ke mana-mana.

Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku o!

Satou Kazuma, seorang otaku sekaligus hikkikomori, meninggal dunia secara membosankan dalam suatu kecelakaan lalu lintas. Tapi saat berikutnya, ia diberitahu kalau ia memperoleh kesempatan menjalani kehidupan baru di sebuah dunia lain oleh seorang dewi bernama Aqua. Saat Aqua mengatakan ada satu hal yang secara bebas bisa Kazuma minta untuk bawa, Kazuma berkata kalau lebih baik Aqua saja yang ia bawa ke dunia lain tersebut. Bahkan tanpa kesempatan protes, permintaan tersebut ternyata dikabulkan, mengakibatkan Aqua ‘dipecat’ dari posisinya, langsung digantikan oleh seorang dewi lain, dan terpaksa ikut Kazuma ke dunia yang baru. Tapi kenaifan Aqua, beserta kekuatan besar yang dimilikinya, tak dinyana malah menyeret Kazuma yang hanya ingin sebuah kehidupan damai ke dalam berbagai masalah.

Dikarang oleh Akatsuki Natsume dan diilustrasikan oleh Mishima Kurone, berbeda dari seri sejenisnya, ini seri yang murni lebih bersifat komedi. Tema-tema dari genre ini tetap ada, seperti calon-calon pahlawan dengan senjata-senjata pusaka dan tentara kegelapan yang dari jauh dikabarkan akan menyerang. Tapi seri ini mempelesetkan semuanya dengan cara-cara konyol. Tak ada ‘sistem permainan’ yang benar-benar bisa didalami, tapi konsep dunianya secara umum menarik. Seri ini sudah diadaptasi menjadi anime oleh Studio DEEN, yang secara mengejutkan lebih bagus dari sangkaan penggemar.

Beberapa ciri khasnya:

  • Seorang dewi bodoh.
  • Seorang penyihir yang terobsesi dengan ledakan.
  • Seorang ksatria yang masokis.
  • Bahan-bahan makanan yang bisa terbang.
  • Kemampuan Steal yang secara ajaib khusus mencuri celana dalam.
  • Bagaimana status sebagai Petualang memungkinkan seseorang mempelajari kemampuan kelas-kelas lain selama ada yang mengajarkannya.

World Customize Creator

Saat sedang memainkan gamenya di kuil, Tagami Yuusuke mendengar suara di dalam kepalanya dan tahu-tahu terbawa ke dunia lain. Ia terbangun di kuil Dewa Kehancuran, dan disangka merupakan inkarnasi dewa tersebut karena memiliki rambut berwarna hitam yang langka. Saat menyadari bagaimana kemampuan kustomisasi benda yang sebelumnya ia sangka hanya ada pada gamenya ternyata dianggap sebagai suatu kekuatan mistis yang tak dimiliki orang lain, Yuusuke terlibat dalam konflik antar negara yang dipicu oleh perbedaan strata antara orang-orang yang berkekuatan sihir dan yang tidak.

Dikarang oleh Hero Tennki dengan ilustrasi buatan Kyouka Hatori, WCC termasuk punya alur cerita sederhana dibandingkan seri-seri sejenisnya. Meski terkesan kurang menonjol, ceritanya menjadi cukup menarik sesudah berkembang.

Beberapa ciri khas seri ini:

  • Kemampuan khusus Yuusuke untuk mengkustomisasi suatu benda, yang meliputi perubahan bentuk dan sifat, dengan ketersediaan jumlah material sebagai batasan. Aksinya meliputi bagaimana ia membangun tembok-tembok dari tanah atau memunculkan jebakan-jebakan instan di dalam ruangan, sampai membangun menara di tengah kota dalam sekejap.
  • Kekuatan mistis yang berbasis manipulasi elemen-elemen air, angin, tanah, dan api.
  • Tema yang berkutat pada konflik antar negara dan kasta.

10 nen goshi no HikiNEET o Yamete Gaishutsushitara Jitaku goto Isekai ni Ten’ishiteta

Sepeninggal orang tuanya, Houjou Yuuji, 30 tahun dan pengangguran, akhirnya memutuskan untuk keluar rumah sesudah sepuluh tahun menjadi hikkikomori. Namun rumahnya sepertinya telah berpindah ke dunia lain berhubung hal pertama yang ia lihat bersama anjingnya adalah makhluk bersayap berukuran benar-benar besar. Anehnya, pasokan listrik dan air serta koneksi Internet di rumahnya juga masih tersedia.

Dikarang oleh Bandou Tarou dengan ilustrasi buatan Benio, ini satu-satunya cerita bertema isekai yang aku tahu yang benar-benar sepenuhnya mengangkat sisi soal kehidupan sehari-harinya. Tak lama sesudah awal cerita, si tokoh utama menjumpai seorang anak perempuan yang kemudian sedikit banyak diasuhnya. Berbagai aspek dunia lain yang ceritanya gali lebih ke soal mencari penghidupannya. (Kalau pakai contoh RPG, ini lebih ke Harvest Moon daripada Dragon Quest?).

Beberapa ciri khasnya:

  • Sambungan Internet di dunia lain, beserta sambungan telepon, listrik, dan air.
  • Karakter anjing si tokoh utama yang jauh lebih mengesankan ketimbang pemiliknya.

Gunota ga Mahou Sekai ni Tensei Shitara, Gendai Heiki de Guntai Harem o Tsukucchaimashita!

Seorang pemuda mantan hikkikomori bernama Hotta Youta terbunuh akibat masa lalu yang teramat ia sesali. Lalu ia terlahir kembali sebagai seorang anak yatim piatu bernama Lute di dunia lain. Berharap bisa menebus kesalahannya yang telah lalu, Lute ingin menjadi kuat agar bisa menolong orang lain. Namun Lute ternyata tak terlahir dengan cukup kekuatan sihir yang menentukan strata sosial orang di dunia ini. Meski begitu, Lute memutuskan untuk tetap melakukan apa yang ia bisa, sekalipun dengan kekuatan sihir yang terbatas. Solusi yang ditemukannya adalah dengan mengandalkan pengetahuannya yang mendalam tentang seluk-beluk senjata api.

Seri ini dikarang oleh Meikyou Shisui dengan ilustrasi buatan Shizuri. Di antara semua seri di daftar ini, seri ini yang paling direkomendasikan untuk mereka yang lebih menyukai tembak-tembakan serta karakter-karakter bertelinga binatang. Sang karakter utama memperkenalkan beragam senjata api serta berbagai metode pemakaiannya di dunia abad pertengahan yang didominasi sihir. Elemen-elemen pembangunan dunianya yang sederhana mendukung awal ceritanya menarik. Hanya saja, pola perkembangan ceritanya lumayan uh, tak lazim.

Beberapa ciri khas seri ini antara lain:

  • Penggunaan beragam senjata api, peralatan-peralatan militer pelengkapnya, beserta strategi-strategi penerapannya, melawan makhluk-makhluk ajaib khas dunia fantasi.
  • Pembuatan senjata api berbasis logam ajaib yang bisa dibentuk.
  • Cerita yang menonjolkan pembuatan barang.
  • Adegan-adegan aksi dinamis yang menonjolkan pemakaian sihir penguatan tubuh.
  • Bagaimana Lute dan kawan-kawannya jadi terseret pada konflik kepentingan berbagai orang.

Tilea no Nayamigoto

Shioda Tetsuya, karena masalah delusi yang timbul karena chuunibyou, berakhir dikucilkan oleh keluarganya dan meninggal dunia dalam keputusasaan sebagai perjaka berusia tiga puluh tiga tahun. Ia bersumpah bahwa seandainya terlahir kembali, ia akan menjauhi segala macam khayalan dan menjalani hidupnya secara penuh. Ternyata, hal tersebut benar-benar terjadi. Tetsuya terlahir kembali di dunia lain sebagai anak perempuan bernama Tilea dari suatu keluarga bahagia dengan semua ingatan lamanya. Meski jenis kelaminnya berubah, segalanya berlangsung relatif lancar… sampai saat adik perempuannya juga mulai menunjukkan gejala chuuni dengan bertingkah seolah dirinya adalah reinkarnasi dari salah satu Jendral sang Raja Iblis.

Dikarang oleh Rina Shito dan diilustrasikan oleh U35, seri ini mengangkat premis tak asing soal reinkarnasi ke dunia lain dan mengubahnya menjadi komedi kesalahpahaman yang benar-benar tak biasa. Si tokoh utama, tanpa disadarinya sendiri, adalah tipe karakter imba yang punya kekuatan jauh melebihi manusia lain. Tapi ia bertindak dan bersikap seolah si adik perempuan dan kawan-kawan barunya adalah orang-orang yang menderita chuunibyou akut, dan makanya berusaha membantu mereka (meski nyatanya, mereka benar-benar adalah reinkarnasi antek-antek sang Raja Iblis). Ini termasuk yang ringan dibaca dan menghibur.

Beberapa ciri khasnya:

  • Setting cerita di restoran.
  • Adegan-adegan perbedaan kekuatan drastis yang berujung ke arah komedi.

The New Gate

Suatu MMORPG virtual bernama The New Gate berubah menjadi permainan kematian yang menjebak para pemainnya di dalamnya. Sesudah perjuangan penuh pengorbanan, salah satu pemain terkuat, Shin, berhadapan dengan musuh terakhir, Origin, dan berhasil mengalahkannya. Menjelang akhir permainan, ketika para pemain akhirnya bisa logout, Shin memperoleh sejumlah titel baru yang membuat parameternya berlipat ganda yang awalnya tak ditanggapinya serius. Namun sebelum ia sendiri menekan tombol untuk keluar, sebuah pintu misterius terbuka, yang tak dinyana, membawa Shin ke dunia 500 tahun di masa depan sesudah kekalahan Origin, di mana tantangan-tantangan baru akan mesti ia hadapi.

Seri ini dikarang oleh Kazanami Shinogi dan diilustrasikan oleh Makai no Juumin. Terlepas dari kemiripan awalnya dengan SAO, The New Gate termasuk menarik karena mengeksplorasi jeda waktu 500 tahun sesudah kemenangan Shin serta bagaimana dunianya berubah menjadi nyata dan bukan lagi sekedar dunia game. Ibaratnya, porsi ekspansi di mana karakter kita yang sudah kuat terbawa ke konten permainan yang baru. Ceritanya tak terlalu menonjol dari segi tema, namun perkembangannya mudah dinikmati.

Beberapa hal yang ditonjolkan dalam ceritanya antara lain:

  • Perbedaan dunia masa lalu dengan masa kini, yang di antaranya terdapat pada bagaimana karakter NPC ciptaan tokoh utama menjadi hidup dan telah menjadi tokoh besar sendiri.
  • Karakter utama yang jauh lebih kuat dibandingkan sekelilingnya.
  • Adanya karakter maskot rubah yang sebenarnya adalah dewa.
  • Adanya elemen-elemen pedagangan dan pembuatan barang.
  • Misteri seputar kemunculan kembali Shin sesudah 500 tahun menghilang.

Kekkon Yubiwa Monogatari

Siswa SMA biasa bernama Satou menyukai Hime, gadis blasteran dan teman sekelasnya yang telah menjadi sahabatnya sejak kecil. Namun saat liburan musim panas, Hime yang tinggal bersama kakeknya hendak berpamitan karena sudah waktunya ia kembali ke negaranya. Tak rela membiarkan Hime pergi tanpa sempat mengutarakan perasaannya, Satou akhirnya menyusul Hime… yang negara asalnya ternyata berada di dunia lain. Hime rupanya adalah putri kerajaan Nokanautica yang mengemban tugas untuk menikah dengan Raja Cincin yang merupakan satu-satunya orang yang mampu melawan kekuatan Abyssal King yang jahat. Karena serangkaian keadaan, peran Raja Cincin kemudian diambil alih oleh Satou, yang meski senang karena bisa bersama Hime lagi, mulai bingung saat cincin pernikahan yang perlu diperolehnya ternyata bukan hanya satu pasang.

Ini seri manga yang belakangan terkenal yang dibuat secara mencolok oleh Maybe, pengarang Tasogare Otome x Amnesia. Terlepas dari bawaan si pengarang untuk menjadi sedikit nakal (dan karenanya, membuat seri ini lebih cocok buat dewasa), di balik kesan awalnya yang sederhana, ceritanya terbilang seru dengan gaya gambar yang benar-benar indah. Satou, meski terlihat seperti karakter utama cowok yang generik, kerap bertingkah di luar dugaan dengan melakukan hal-hal yang konyol. Kurasa seri ini bisa semakin terkenal pada beberapa waktu ke depan.

Beberapa ciri khasnya meliputi:

  • Adanya lima pengantin wanita dari lima ras berbeda, yang masing-masing darinya menyimpan salah satu cincin.
  • Tokoh utama generik yang kerap memunculkan ide-ide konyol yang kocak.

Isekai de “Kuro no Iyashite” tte Yobareteimasu

Sepulang acara karaoke bersama teman-temannya, seorang gadis berusia 22 tahun bernama Kanzaki Misuzu tahu-tahu diseret tangan-tangan hitam yang membawanya berhadapan dengan seorang lelaki misterius. Saat berikutnya, ia tiba-tiba tersadar telah berada di sebuah dunia lain yang ajaib, lengkap dengan sihir dan kerajaan. Dengan memanfaatkan pengalamannya membaca berbagai novel tentang reinkarnasi dunia lain, Misuzu mendapati ada sistem mirip game yang bisa digunakannya untuk mengembangkan kekuatan. Memperkenalkan diri sebagai pengelana tersesat bernama Renee Kanzack, ia lambat laun dikenal sebagai sang “Penyembuh Hitam” karena warna rambutnya yang hitam dan betapa langkanya kekuatan sihir penyembuhan yang ada di dunia tersebut.

Dikarang oleh Fujimiya Miya dan diilustrasi oleh Murakami Yuichi, ini salah satu seri bertema isekai yang lebih condong untuk pembaca perempuan. Renee dikisahkan bertemu berbagai pria tampan, baik dari kalangan orang biasa, ksatria, maupun pangeran; serta bermacam situasi yang mengharuskannya bersikap taktis demi menghilangkan kecurigaan dan mencegah masalah. Kalau diceritakan, kesannya tak semenarik itu. Tapi ada sesuatu tentang seri ini yang membuatnya tetap menarik dibaca.

Beberapa ciri khas Kuro Iyashitte antara lain:

  • Fitur Menu serupa augmented reality yang dapat Renee buka dan hanya terlihat olehnya.
  • Peran karakter utama sebagai penyembuh karena langkanya kekuatan penyembuhan sekaligus kekuatan medis.
  • Bagaimana orang-orang yang mempunyai kekuatan sihir akan bisa berusia sangat panjang dan sangat awet muda, dan kadang membuat Renee bingung soal hubungan di antara mereka.

Tsuki ga Michibiku Isekai Douchuu

Misumi Makoto, seorang siswa SMA, dipanggil ke dunia lain untuk menjadi pahlawan karena kontrak yang dibuat kedua orangtuanya (yang ternyata berasal dari dunia tersebut). Hanya saja, begitu dipanggil, dirinya dianggap ‘jelek’ oleh dewi di dunia bersangkutan, dan kemudian ditelantarkan di wilayah tandus para monster tanpa diberikan kekuatan yang harusnya menjadi bagiannya. Untungnya, Tsukuyomi, dewa bulan yang mengawasi dunia asal Makoto, menyadari perilaku buruk sang dewi. Tsukuyomi lalu memberikan sebagian besar kekuatan yang dimilikinya untuk menolong Makoto bertahan hidup.

Dikarang oleh Azumi Kei dengan ilustrasi buatan Matsumoto Mitsuaki, ini seri bertema dunia lain yang menonjol karena punya nuansa dongeng mitologinya yang kuat. Meski alur plotnya relatif biasa, pembangunan dunianya menarik dengan keterlibatan dewa-dewi atas manusia serta makhluk-makhluk pengikut yang lain. Situasi Makoto terbilang unik, karena dikisahkan ia tak mampu memahami bahasa manusia (tapi bisa memahami bahasa monster) akibat tak memiliki berkah sang dewi. Memperumit keadaan, ada dua orang lain selain Makoto yang konon juga telah didamparkan sang dewi ke dunia ini. Tapi di sisi lain, Makoto menemukan kawan-kawan seperjalanan dari sejumlah ras nonmanusia, yang sebagai memberinya kekuatan menakjubkan.

Beberapa ciri khas seri ini antara lain:

  • Fokus cerita pada karakter non-manusia.
  • Hubungan karakter-karakter dewa dan pengikutnya yang tak biasa dalam hubungan berkat antara keduanya.
  • Kemampuan Makoto untuk membentuk semacam ‘ruang penciptaan’ di sekelilingnya, yang memungkinkannya memanipulasi apapun yang ia mau.
  • Adanya semacam alam lain yang dapat dibawa-bawa di mana Makoto dan para pengikutnya membangun peradaban.
  • Keahlian asli Makoto dalam menggunakan busur dan panah.
  • Tokoh-tokoh perempuan yang merupakan jelmaan dari makhluk-makhluk mitologis.

Kumo Desu ga, Nani ka?

Dalam konflik terakhir antara sang Pahlawan dan Raja Iblis, sebuah kelas berisi siswa-siswa SMA menjadi korban tak disengaja dari dahsyatnya benturan kekuatan yang melintasi dimensi. Seorang siswi pemuram, yang selama ini menjalani hidup asosial di rumah maupun di sekolah, mendapati dirinya terlahir kembali sebagai sesosok monster laba-laba. Berusaha mencari jalan untuk bertahan hidup, sekaligus keluar dari Labirin Agung Elro tempat ia dilahirkan, ia mendapati ada banyak elemen game dalam dunianya yang baru yang kemudian menunjangnya untuk menjadi monster yang kuat.

Dikarang oleh Okina Baba dan diilustrasikan Tsukasa Kiryu, ini judul relatif baru yang pada saat ini kutulis, benar-benar sedang populer. Memiliki elemen-elemen yang mirip Re:Monster, daya tarik seri ini terletak pada kepribadian internal Kumoko-chan yang riang dan konyol (“Nai waaa!”), serta perkembangan ceritanya yang benar-benar ambisius. Dari waktu ke waktu, ceritanya akan memunculkan bab-bab side story yang tiba-tiba mengisahkan apa yang terjadi pada teman-teman sekelas si tokoh utama. Bab-bab tersebut awalnya agak mengganggu aliran cerita. Namun lambat laun, seluruh ceritanya kemudian menyatu dengan perkembangan-perkembangan yang besar. Terdapat sejumlah perkembangan yang benar-benar gelap dan nuansa cerita berubah secara drastis pada satu titik. Tapi seri ini termasuk benar-benar seru.

Beberapa elemen khas seri ini antara lain:

  • Cerita yang berfokus pada karakter utama non-manusia, dalam hal ini, laba-laba, serta segala kemampuan serupa laba-laba yang dimilikinya.
  • Monolog internal Kumoko-chan yang ceria, yang digunakannya untuk menutupi sisi depresinya akibat kesulitannya berkomunikasi dengan orang lain.
  • Nuansa penjelajahan labirin yang menjadi fokus utama pada paruh awal cerita.
  • Kemampuan tokoh utama berevolusi menjadi spesies yang lebih kuat.
  • Hadirnya karakter-karakter berkekuatan dahsyat yang bagaikan dewa dalam realita ini.
  • Adanya suatu sistem serupa dalam game (‘Suara Langit’) yang mengatur berbagai aspek di dunianya.
  • Kemampuan Appraisal (untuk mengenali/membaca benda dan barang) yang berperan vital bagi si tokoh utama dalam memperoleh informasi, termasuk tentang dirinya sendiri.
  • Adanya kemampuan ‘pembagian jiwa’ yang memungkinkan percepatan pikiran, dengan konsekuensi-konsekuensinya yang tak disangka.
  • Cerita yang berkembang dengan banyak sudut pandang, dengan urutan penceritaan adegan yang ambigu.

Arifureta Shokugyou de Sekai Saikyo

Nagumo Hajime dan teman-teman sekelasnya, dan juga wali kelas mereka, dipanggil ke dunia paralel bernama Tortus oleh dewa Eht untuk menyelamatkannya dari marabahaya. Namun berbeda dari teman-teman sekelasnya yang berbakat—dan jadinya, kini berkekuatan bagaikan dewa—Hajime hanya memiliki parameter kekuatan rata-rata dengan kelas Synergist yang hanya bisa membuat peralatan. Tertekan dan rendah diri, amarah Hajime mencapai puncaknya saat ia dikhianati salah satu kawannya, kemungkinan karena kedekatannya dengan salah satu siswi tercantik di kelasnya. Terjatuh ke dalam jurang labirin, terdampar, kehilangan sebelah tangan, sekarat, dan nyaris menjadi makanan monster, Hajime dengan kemampuan seadanya bertekad membalas dendam. Sekalipun itu berarti ia harus menanggalkan kemanusiaannya.

Arifureta termasuk salah satu seri dalam genre ini yang menonjol berkat cara penceritaannya yang menarik. Dikarang Chuuni Suki dan diilustrasikan Takayaki, ceritanya menyuguhkan potensi perkembangan yang benar-benar besar, terutama lewat jumlah karakter yang banyak. Sejumlah adegan di dalamnya benar-benar keren. Terutama memukau dengan bagaimana si tokoh utama bertransformasi dari pribadi lemah menjadi seseorang yang agak gila dan rela menghalalkan segala cara. Cerita dalam versi WN, sayangnya, berkembang secara aneh dengan nuansa chuunibyou yang sangat kental. Mungkin itu akan berbeda dalam versi LN.

Beberapa elemen khas seri ini antara lain:

  • Dunia yang kaya dengan konflik sejarah antar ras.
  • Kelas dan kemampuan yang sangat beragam dari berbagai karakter yang ditentukan oleh bakat internal masing-masing. Ada hal-hal seperti transformasi tubuh dan perpindahan roh antar badan.
  • Perjalanan tokoh utama yang mental dan fisiknya terguncang akibat siksaan berulang yang dialami di awal cerita.
  • Kemampuan transmutasi serta pemahaman semua bahasa yang berujung pada kedudukan unik antar ras.
  • Berbagai peralatan, persenjataan api, hingga kendaraan yang dibuat lewat transmutasi, yang digunakan Nagumo untuk bertahan hidup.
  • Kemampuan mengalirkan listrik melalui tangan, yang diperoleh dari monster.

Spirit Migration

Suatu roh yang telah kehilangan badan sekaligus ingatannya melayang-layang di dasar labirin di sebuah dunia lain yang ajaib. Lambat laun, roh tersebut memperoleh kemampuan untuk merasuki badan makhluk-makhluk hidup dan menemukan jalan keluar dari labirin itu. Dinamai Kou oleh manusia-manusia yang ia tolong, roh itu berharap bisa memperoleh ingatannya kembali. Untuk itu, ia memulai perjalanan untuk melihat dunia dengan melompat dari satu badan makhluk hidup ke badan lainnya.

Ini termasuk seri isekai tak biasa yang dikarang oleh Hero Tennki dengan ilustrasi oleh Ishibashi Yosuke. Meski kurang begitu dikenal, dan juga dengan perkembangan cerita yang terbilang tak cepat, ceritanya sangat unik dengan cukup banyak karakter simpatik. Meski ada aksinya, ceritanya juga punya nuansa keseharian kental dengan alur yang lebih banyak digerakkan oleh karakter. Terutama membuatnya menarik adalah latar cerita serta tokoh-tokoh pendukung yang terus berganti, dengan misteri yang mungkin memuncak saat Kou menjumpai orang dari dunia asal yang sama dengannya.

Beberapa ciri khas seri ini antara lain:

  • Tokoh utama dengan wujud berubah-ubah dan kemampuan berubah-ubah, karena berpindah dari badan satu makhluk hidup ke yang lain.
  • Sudut pandang cerita dari kaum non-manusia seperti binatang, dengan banyak memperhatikan tingkah laku manusia dari luar.
  • Kemampuan ajaib Kou untuk menyimpan dan mengeluarkan barang dalam jumlah tak terbatas.
  • Latar cerita yang dinamis. Mulai dari labirin misterius, sampai kota petualang, rumah seorang bangsawan, hingga markas tentara bayaran dan istana kerajaan.
  • Karakter-karakter pendukung yang terus berubah, dengan sudut pandang penceritaan yang terus bergulir.
  • Bagaimana dalam perkembangan cerita, Kou menggunakan badan golem ciptaan seorang ilmuwan eksentrik.

Koushaku Reijou no Tashinami

Seorang wanita kantoran lajang mengalami kecelakaan lalu lintas sepulang lembur dari kantor. Saat berikutnya ia sadar, dirinya tahu-tahu berada di dunia otome game yang sebelumya dimainkannya. Hanya saja, ia kini berperan bukan sebagai karakter utama. Jiwanya malah menyatu dengan sosok Iris Lana Armelia, gadis bangsawan mantan tunangan pangeran kedua di Kerajaan Tasmeria, yang menjadi saingan Yuuri Neuer, tokoh utama yang ia mainkan dalam game, yang sebagai Iris telah berulangkali ia jahati. Terusir dari sekolah dan nyaris kehilangan status kebangsawanannya, Iris, yang kini memiliki ingatan akan dua kehidupan, telah berubah perangainya, dan selanjutnya diuji dengan tugas mengelola wilayah kekuasaan keluarganya.

Diangkat dari cerita yang ditulis Reia dengan ilustrasi karakter buatan Futaba Hazuki, ini termasuk salah satu seri isekai lain yang diperuntukkan untuk wanita, dan menjadi yang pertama mengangkat premis soal bagaimana si tokoh utama bukan terlahir sebagai tokoh yang ia harapkan. Meski semula berkesan seperti plesetan dating sim, ceritanya di luar dugaan benar-benar berbobot. Ada tema kehormatan, kesetiaan, dan kekeluargaan yang diangkat. Iris, bersama teman-teman yang setia padanya, jadi berhadapan dengan berbagai masalah kemasyarakatan yang kemudian Iris atasi berkat pengetahuan manjerialnya sebagai pegawai perusahaan. Dialognya banyak, dan tak benar-benar ada aksi di dalamnya. Tapi ini salah satu seri yang menarik yang premis awalnya kemudian banyak ditiru.

Beberapa ciri khas seri ini:

  • Karakter utama yang jiwanya menyatu dan memiliki dua ingatan. Kalau tak salah, ini salah satu cerita isekai pertama yang menyodorkan tema ini.
  • Adanya berbagai karakter tampan dan cantik yang berasal dari berbagai latar belakang, yang memiliki ikatan dan hubungan masa lalu mereka sendiri-sendiri dengan Iris.
  • Dunia otome game yang semula terkesan sederhana, yang menjadi diperluas.
  • Perkembangan cerita yang berfokus pada kalangan bangsawan. Lengkap dengan gaya bahasa khas, intrik, serta kebiasaan kalangan atas.
  • Upaya tokoh utama dalam menjalankan perbaikan ekonomi melalui pembangunan jalan raya, perubahan kebijakan pajak, perusahaan transportasi, dan juga sistem perbankan.

Isekai wa Smartphone to Tomo ni

Karena sedikit kesalahan, Mochizuki Touya meninggal dunia dalam kecelakaan aneh yang melibatkan angin dan petir. Berhadapan dengan Dewa, si Dewa kemudian meminta maaf karena tak sengaja membuatnya terbunuh. Dewa lalu menawarkan untuk menghidupkan Touya kembali di sebuah dunia fantasi yang penuh dengan pedang dan sihir. Lengkap dengan kekuatan tambahan dan uang. Sebagai bonus, smartphone miliknya beserta segenap fitur and aplikasinya bisa turut ia bawa serta!

Dikarang oleh Fuyuhara Patora dengan ilustrasi oleh Usatsuka Eiji, ini cerita yang sudah diakui dari sana punya premis yang gaje, tapi dengan potensi perkembangan yang sebenarnya lumayan. Ceritanya ringan, bernuansa keseharian dan harem, dan kerap konyol. Tokoh utamanya yang pasif juga tak cocok untuk semua orang. Tapi anehnya, ada sesuatu tentang seri ini yang membuatnya tak bisa dibilang jelek juga.

Secara tak terduga, ini sudah dikonfirmasi akan diangkat menjadi anime dalam waktu dekat.

Beberapa ciri khas seri ini antara lain:

  • Ponsel pintar beserta segenap aplikasi di dalamnya. Touya masih bisa merambah Internet, masih bisa mengikuti perkembangan tren dan berita di dunia asalnya, dan bahkan bisa memakai semacam peta dan GPS yang telah disesuaikan dengan dunianya yang saat ini.
  • Dunia yang sangat damai dengan cerita yang lebih berfokus pada keseharian.
  • …Mecha.

 (Jumlah seri bertema isekai ini seriusan udah terlalu banyak! Kalian yang baca ini, ayo tolong bantu lengkapi!)


About this entry