Anime Baru Musim Gugur 2013

Masih agak lama sebelum musim berganti lagi sih. Tapi kuharap bukan cuma aku yang cemas oleh seberapa cepat waktu berlalu.

Eniwei, sebenarnya ini mau kuposting beberapa minggu lagi. Tapi berhubung informasinya udah lumayan komplit, ini kuposting saja sekarang. (Aneh. Padahal mestinya belakangan aku super sibuk?) Ada lumayan banyak judul yang baru. Secara enggak terduga. Kebanyakan masih asing dan enggak terlalu kukenal, sehingga aku jadi ngerasa kayak lagi ngalamin masa tahun 2009-2010 lagi.

Kayak biasa, ini daftar yang enggak bisa diandalkan. Tapi akan aku tambahi setelah ada kabar-kabar lagi.

Super Seisyun Brothers (AIC PLUS+)

Seri komedi yang berkisah tentang keseharian dua pasang kakak beradik yang agak aneh, yang sama-sama terdiri atas seorang kakak perempuan dan seorang adik laki-laki. Keempatnya sama-sama mirip dan dekat dengan satu sama lain, dan keseharian mereka entah bagaimana dipenuhi oleh serangkaian hal yang enggak lazim terjadi.

Diangkat dari manga berjudul sama karya Shinmoto Shin, belum terlalu banyak yang aku tahu soal anime ini. Desain karakternya menarik, dengan warna-warna cerah dan gaya gambar unik yang nuansanya enggak terlalu berat ke satu sisi. Kalau kalian suka anime-anime komedi ringan (pendek) yang biasanya ditangani oleh AIC PLUS+, seperti Date A Live dan Asobi ni Ikuyo, kemungkinannya kalian bakal tertarik dengan anime ini.

Gingitsune (Diomedea)

Berlatar di sebuah kuil Shinto kecil yang memiliki sejarah dari semenjak zaman Edo, seorang gadis kuil bernama Saeki Makoto menjadi perantara antara manusia dan para dewata, sehubungan dirinya menjadi satu-satunya orang yang dapat melihat dan berkomunikasi dengan Gintarou, roh rubah raksasa yang mendiami kuil tersebut.

Ceritanya diangkat dari manga shounen berjudul sama karya Ochiai Sayuri. Aku belum tahu terlalu banyak tentang ceritanya. Tapi disebutkan kalau seri ini akan banyak memaparkan soal drama kehidupan sehari-hari diwarnai hal-hal supernatural, dan nuansanya memang kelihatannya enggak akan jadi terlalu gelap. Ini bukan jenis seri yang biasanya studio Diomedea angkat, jadi ini termasuk salah satu seri baru yang menarik sejauh ini.

Tokyo Ravens (8-Bit)

Tsuchimikado Harutora adalah seorang remaja yang merupakan keturunan salah satu cabang keluarga onmyoudou ternama. Namun Harutora hanya seorang pelajar SMA biasa yang tak memiliki kemampuan untuk melihat energi roh. Sampai suatu hari, dirinya dipanggil kembali oleh sahabat masa kecil sekaligus calon kepala keluarga Tsuchimikado berikutnya, Natsume. Lalu tanpa ia ketahui, pertemuannya kembali dengan Natsume tersebut akan mengubah hidupnya.

Diangkat dari seri novel fantasi supernatural sekolah karya Azano Kohei, kudengar ini seri aksi yang sudah lumayan memiliki basis penggemarnya tersendiri. Ceritanya terdengar menarik. Tapi maaf, aku belum tahu lebih banyak tentangnya.

Outbreak Company – Moeru Shinryakusha (feel)

Kano Shinichi, seorang otaku dengan garis keturunan kelas berat (ayahnya bekerja sebagai penulis ranobe, sedangkan ibunya berprofesi sebagai ilustrator eroge), pada suatu hari mendapati dirinya diutus pemerintah Jepang ke Kekaisaran Suci Eldant, sebuah dunia ajaib di balik hutan Pegunungan Fuji. Di sana, ia harus menjadi duta yang mempelopori penyebaran budaya ‘moe’ , agar di saat yang sama mengatasi masalah-masalah kemasyarakatan pelik yang dapat memicu timbulnya peperangan.

Diangkat dari seri ranobe karya Sakaki Ichiro (yang menulis Polyphonica, Strait Jacket, dan juga Scrapped Princess), ini termasuk salah satu seri yang punya cerita yang lebih dalam dari yang sekilas terlihat. Desain karakternya termasuk kuat, tapi kudengar ilustrasi desain dunianya yang sempat benar-benar memukau. Belum banyak yang bisa dikatakan tentang studio maupun beking stafnya. Tapi sulit buat enggak memandang seri ini sebagai salah satu yang menjanjikan di musim ini.

Kyoukai no Kanata (Kyoto Animation)

Kanbara Akihito adalah remaja kelas dua SMA yang sebenarnya separuh Youmu. Suatu hari, ia menyelamatkan seorang adik kelas bernama Kuriyama Mirai, yang hendak melompat dari atap sekolah. Mirai ternyata penghuni ‘dunia bawah’ seperti Akihito, tapi dirinya diasingkan karena kemampuan terlarang warisan keluarganya untuk mengendalikan darah. Semenjak hari itu, hal-hal menakutkan mulai berlangsung di sekeliling mereka berdua.

Ceritanya diangkat dari seri novel fantasi gelap karya Torii Nagomu yang memenangkan penghargaan kehormatan pada program Kyoto Animation Award tahun 2011. Kayak biasa, menilai seri-seri terdahulu dari KyoAni, kualitas teknis maupun konsep anime ini bakalan di atas rata-rata. Kurasa ini akan jadi salah satu seri baru petama yang akan aku rekomendasikan.

Samurai Flamenco (Manglobe)

Hazama Masayoshi, seorang model fashion untuk majalah pria berusia 19 tahun, mencoba mewujudkan cita-cira masa kecilnya untuk menjadi ‘pahlawan’ karena pengaruh kakeknya yang menggemari seri-seri tokusatsu. Kini, dia menjadi Samurai Flamenco. Tapi aksinya dalam membasmi kejahatan tak berjalan semulus itu…

Ini salah satu seri baru yang akan mengisi slot tayang Noitamina. Ceritanya kelihatannya akan berhubungan soal drama kehidupan dan dunia kerja, ‘untuk orang-orang dewasa yang belum ingin tumbuh dewasa’, di samping soal komedi dan aksi, dan akan berlangsung selama dua cour. Mungkin takkan menarik buat semua orang. Tapi konsepnya menurutku lumayan keren. (Aku merasa orang-orang yang kecewa tentang beberapa aspek Tiger & Bunny akan tertarik melihat seri ini.)

Galileo Donna – Storia di tre sorella a caccia di un mistero (A-1 Pictures)

Berkisah tentang tiga saudari Ferrari yang cantik, Hazuki, Kazuki, dan Hozuki, yang merupakan keturunan dari ilmuwan ternama Gallileo Galilei, dan kini menjadi tiga orang yang paling dicari di seluruh dunia demi menguak rahasia di balik penemuan-penemuan leluhur mereka.

Belum banyak yang aku ketahui tentang seri ini. Kayaknya daripada unsur historis, ceritanya akan bercampur dengan elemen-elemen petualangan fantastis juga. Menurutku, desain karakternya menarik dan elegan. Jadi seenggaknya seri ini bakal enak dilihat. Ini juga menjadi salah satu yang tayang pada slot Noitamina musim ini (menggantikan Silver Spoon untuk sementara waktu).

Kill la Kill (Trigger)

Berlatar di sebuah SMA di mana presiden dewan siswa, seorang siswi bernama Kiryuuin Satsuki, memerintah dengan tangan besi, kekacauan terjadi saat sekolah tersebut kedatangan Matoi Ryuuko, seorang murid pindahan yang bersenjatakan pedang gunting Basami berukuran raksasa…

Ini satu lagi seri baru yang soal ceritanya belum banyak diketahui. Sejauh ini kesannya seperti seri aksi dengan adegan-adegan pertarungan sangat berlebihan antara siswi-siswi sekolah berdarah sangat panas. Meski studionya terbilang baru, produksinya ditangani oleh kombinasi tim yang sama dengan yang dulu menangani Tengen Toppa Gurren Lagann. Ini bisa jadi seri baru yang menampilkan kejutan jauh lebih banyak dari yang semula dibayangkan.

Ore no Nounai Sentakushi ga, Gakuen Love Come o Zenryoku de Jama Shiteiru (Diomedea)

Seri komedi romantis yang mengetengahkan kehidupan Amakusa Kanade, yang dikutuk dengan kekuatan mental ‘pilihan berganda mutlak’. Kutukan ini menghasilkan semacam kuis pilihan berganda yang akan tiba-tiba muncul di kepalanya, dan pilihan mana yang akan diambilnya (meski terdengarnya absurd) kemudian akan menjadi kenyataan. Seorang gadis pirang cantik bernama Chocolat yang mengaku sebagai ‘pelayan Tuhan’ kemudian terjatuh dari langit di atas Kanade pada suatu hari. Namun misi Chocolat untuk melepas Kanade dari kutukan tersebut tak berjalan lancar gara-gara hilangnya ingatan Chocolat.

Diangkat dari seri light novel karya Kusakabe Takeru, desain karakternya terbilang menarik untuk seri-seri sejenisnya. Soal selebihnya, sori karena aku belum tahu. Mungkin ini cuma aku, tapi ada kemungkinan seri ini bakal nunjukin peningkatan kualitas dari anime-anime adaptasi LN khas Diomedea ketimbang sebelumnya.

Yowamushi Pedal (TMS Entertainment)

Berkisah tentang remaja otaku bernama Onoda Sakamichi yang rela bolak-balik bersepeda sejauh 90 kilometer dari rumahnya ke Akihabara, Tokyo, dan bagaimana hal ini kemudian membawanya ke dunia kejuaraan balap sepeda.

Diangkat dari manga karya Watanabe Wataru. Sori. Lebih dari itu aku juga masih belum tahu.

Non Non Biyori (SILVER LINK)

Kisah keseharian Ichirou Hotaru, seorang siswi kelas 5 SD (yang berbadan lumayan bongsor) yang baru pindah dari Tokyo beserta empat orang teman sekelasnya di sekolah gabungan SD-SMP di suatu pedesaan terpencil, di mana majalah komik Shonen Ju*p munculnya Rabu dan bukannya Senin, toko buku terdekat harus ditempuh 20 menit dengan menggunakan sepeda, dan tempat rental video terdekat berjarak 10 stasiun kereta dari rumah.

Diangkat dari komik karya Atto(ini benar namanya?), ini seri komedi teramat ringan dengan desain karakter manis serta warna-warni dunia yang cerah. Hal paling menonjol sebenarnya adalah nama-nama staf yang mendukungnya sih. Sebagian besar leluconnya adalah seputar status kehidupan mereka di pedesaan. Walau mungkin tak terkesan berarti, hasil akhirnya bisa jadi benar-benar bagus.

Valvrave the Liberator (Season 2, Sunrise)

Kelanjutan perjuangan Tokishima Haruto, L-Elf, dan kawan-kawannya yang lain dari Module 77 JIOR dalam menggunakan robot-robot raksasa humanoid Valvrave, sistem yang akan membuka ‘tabir’ dunia.

Musim tayang kedua yang telah dinanti-nantikan sesudah akhir sangat menggantung dari musim tayang pertama. Ada banyak kejutan yang ditampilkan pada season sebelumnya, jadi belum jelas cerita di season baru ini cakupannya bakal sampai segimana. Tapi mungkin kita akhirnya akan diberi jawaban atas segala misteri terkait adegan-adegan yang berlatar di masa depan. (Aku pribadi enggak tahu kenapa agak berharap seri ini akan ada 3 season.)

Pupa (Studio DEEN)

Hasegawa Utsutsu dan Yume adalah sepasang kakak beradik yang hidup sebatang kara. Suatu hari, Yume, sang adik perempuan, mengalami metamorfosis menjadi sesosok makhluk pemakan manusia sesudah perjumpaannya dengan seekor kupu-kupu merah yang misterius. Kakak lelakinya, Utsutsu, dengan segala cara berusaha menjaga kemanusiaan Yume sekaligus menemukan cara untuk mengembalikan tubuh adiknya seperti semula.

Diangkat dari seri komik horor karya Mogi Sayaka, cerita ‘persaudaraan hidup dan mati’ ini akan disutradarai Mochizuki Tomomi, yang telah diakui kemampuan penceritaan apiknya (yang agak bikin merinding) lewat Twin Spica dan House of Five Leaves.  Cerita maupun artwork-nya termasuk mengerikan. Jadi kurasa ini seri yang patut diperhatikan oleh semua penggemar horor.

Golden Time (J.C. Staff)

Seri komedi romantis yang mengetengahkan kehidupan Tada Banri, seorang mahasiswa yang akibat suatu kecelakaan telah kehilangan seluruh ingatan dari semenjak sebelum kelulusan SMA-nya; beserta hubungannya dengan seorang perempuan sangat cantik bernama Kaga Kouko; sekaligus sahabatnya sendiri, Yanagisawa Mitsuo, yang dikasihi Kouko; serta berbagai teman kuliahnya yang lain di kampusnya yang baru.

Diangkat dari seri novel karangan Takemiya Yuyuko (pengarang Toradora!), lalu disutradarai oleh Kon Chiaki, ini kayaknya akan menjadi salah satu seri baru yang menonjol di musim ini. Nuansa ceritanya agak berbeda sih, tapi kalian yang menyukai Toradora! mungkin akan menyukai seri ini juga. Ceritanya kalau enggak salah akan berkembang dengan nuansa drama kehidupan yang diwarnai penyesalan masa lalu serta sedikit bumbu supernatural. Secara teknis sendiri kayaknya enggak akan jelek.

Coppelion (GoHands)

Berlatar di tahun 2036, kontaminasi radioaktif dari suatu kebocoran reaktor nuklir telah membuat kota Tokyo dan sekitarnya diblokade dan ditinggalkan manusia. Lalu setelah dua dekade, suatu kesatuan khusus bernama Coppelion, yang beranggotakan tiga siswi SMA yang telah direkayasa genetisnya agar dapat bertahan dalam lingkungan radioaktif, diutus untuk menjelajahi apa yang tersisa dari kota ini, demi mencari kemungkinan masih adanya orang-orang yang bertahan hidup.

Diangkat dari manga sains-fiksi militer karya Inoue Tomonori, adaptasi anime seri ini sempat terhambat karena sejumlah kendala. Ini jenis cerita yang intriknya ditampilkan sederhana dan bertahap. Jadi seri ini kayaknya hanya akan disukai orang-orang yang bisa sabar dalam mencerna dan mengikuti perkembangan ceritanya. Tapi ini seri yang efektif dalam penyampaian premisnya. Plotnya terus menampilkan situasi-situasi tak terduga yang terus berkembang seiring dengan waktu. Episode satu-nya sudah keluar dalam beberapa pameran internasional bulan lalu, dan ini salah satu seri dengan nilai-nilai produksi paling tinggi di musim ini.

Aoki Hagane no Arpeggio – Ars Nova (Sanzigen Animation Studio)

Pemanasan global pada paruh awal abad 21 menyebabkan berkurangnya massa daratan yang dapat dihuni manusia. Lalu tiba-tiba saja, ‘Armada Kabut’ yang terdiri atas kapal-kapal misterius mematikan kemampuan penjelajahan seluruh angkatan laut di seluruh dunia secara sekaligus akibat persenjataan super yang mereka miliki. Keadaan stagnan sampai 17 tahun sesudah kemunculan mereka, Chihaya Gunzo dan teman-temannya memimpin salah satu kapal selam dari Armada Kabut bernama I-401, dan memulai perlawanan terhadap kapal-kapal Armada Kabut yang lain…

Diangkat dari manga sains fiksi buatan Ark Performance, adegan-adegan aksinya intens dan dalam. Lalu ada kapal-kapal berteknologi ajaib yang memiliki perwujudan berbentuk manusia. Awalnya, kurasa ini jenis seri yang secara khusus akan lebih disukai cowok daripada cewek sih. Tapi Kishi Seiji, yang dulu menangani Angel Beats! dan Persona 4 The Animation, yang akan menyutradarainya. Jadi tetap mungkin nanti bakal ada kejutan sekalipun hasilnya belum tentu bagus. Sebetulnya, hal lain yang juga mengejutkanku adalah studio yang akan memproduksinya. Seperti kekhasan Kishi-sensei, kelihatannya bakal ada cukup banyak permakaian CG yang kreatif di dalamnya.

Freezing Vibration (A.C.G.T)

Kelanjutan hubungan sang Pandora, Satellizer el Bridget, dan Limiter-nya, Kazuya Aoi, beserta Rana Linchen dan rekan-rekan mereka yang lainnya, dalam menghadapi ancaman makhluk-makhluk Nova dari dimensi asing dengan kemampuan mereka untuk membekukan lawan.

Maaf, dulu aku tak mengikuti seri ini. Jadi aku tak tahu begitu banyak tentangnya. Walau aku tahu ini menampilkan adegan-adegan aksi yang lumayan keras, yang diselingi fanservice lumayan intens dari karakter-karakter ceweknya yang teramat seksi, dengan premis serta plot cerita yang terbilang lumayan untuk jenisnya. Ini masih diangkat dari manga agak dewasa karya Dall-Young Lim dan Kwang-Hyun Kim. Kelihatannya kualitas aspek presentasinya akan mengalami peningkatan dibanding sebelumnya.

Daiya no A (Madhouse, Production I.G.)

Seri bisbol remaja yang memaparkan perjuangan Sawamura Eijun, pitcher SMA yang memiliki pola aneh dalam lemparan bolanya; Furuya Satoru, rival Eijun yang memiliki lemparan teramat sangat kuat; serta persaingan/persahabatan mereka di SMA Seidou yang dikenal karena tim bisbol mereka yang elit.

Diangkat dari manga karya Terajima Yuji (dikenal juga sebagai Ace of Diamonds), seri ini lumayan terkenal karena pemaparan ekstensifnya terhadap statistik dan perkembangan kemampuan para karakter pemainnya. Belum banyak yang aku ketahui lebih dari itu sih. Masih ada kemungkinan seri ini mungkin takkan menonjol dari segi teknis (sekalipun ada dua studio yang membuatnya). Tapi mungkin seri ini tetap bisa mengejutkan kalau kau mencoba mengikuti perkembangannya.

Log Horizon (Satelight)

Singkat cerita, sebanyak 30.000 orang gamer Jepang terjebak dalam dunia permainan online Eldar Tale seiring perilisan ekspansinya yang kedua belas. Seorang enchanter, Shiroe, bersama teman lamanya, Naotsugu, beserta assassin cantik Akatsuki, harus menerima kenyataan kalau dunia sihir dan pedang ini kini bagi mereka merupakan dunia nyata.

Seri ini diangkat dari novel karya Touno Mamare (yang sebelumnya menulis MaoYuu) dan telah lumayan digemari meski di kalangan terbatas. Mengenal pengarangnya, ini seri yang kelihatannya akan menghadirkan sudut pandang agak ‘beda’ dari kasus terjebak di dunia game.…Sulit ya, untuk tak membandingkannya dengan Sword Art Online? Berhubung ini dari Satelight, kita bisa agak mengharapkan kualitas visual yang kuat.

Meganebu! (Studio DEEN)

Seri tentang sekelompok bishounen berkacamata serta klub yang mereka dirikan sebagai bentuk ungkapan kecintaan mereka terhadap kacamata. Tokoh utamanya adalah Souma Akira, pendiri sekaligus presiden klub berusia 17 tahun dan berkacamata, yang membagi umat manusia ke dalam tiga golongan: ‘berkacamata’, ‘tidak berkacamata’, dan ‘para cewek’. Sedangkan mereka yang mengenakan lensa kontak baginya adalah orang-orang yang disebutnya “Lemah!”

Terlepas dari premisnya yang mungkin bisa membuat orang merasa aneh, sutradara independen Yamamoto Soubi, yang menarik banyak perhatian beberapa waktu lalu dengan animasi-animasi pendeknya, akan terlibat dalam proyek ini, dan ini akan menjadi debutnya dalam menangani anime dalam format seri TV. Mengingat kemampuan beliau dalam membuat sesuatu yang terdengar aneh menjadi sesuatu yang entah bagaimana bisa bikin penasaran, kurasa ini bukan sesuatu yang terlampau ngejutin. Seenggaknya, ini seri yang masih bisa dianggap menarik di kalangan para cewek.

Diabolik Lovers (ZEXCS)

Komori Yui adalah gadis remaja berpikiran positif yang kadang terganggu oleh pengalaman-pengalaman supernatural. Sehubungan dengan penugasan kerja ayahnya, Yui pindah ke sebuah sekolah malam istimewa yang dikhususkan untuk para selebriti dan pekerja dunia pertunjukan. Di sana, Yui kemudian berjumpa dengan enam bersaudara lelaki Sakamaki yang sama-sama sadis dan dirumorkan sebagai vampir, dan entah bagaimana mulai menjalani hidup bersama mereka…

Diangkat dari game PSP untuk cewek buatan Rejet, ini kelihatannya jenis seri yang belum terlalu dikenal tapi telah memiliki basis penggemarnya tersendiri. Nuansa ceritanya yang gothic lumayan terpancar dari artwork-nya.

Yozakura Quartet – Hana no Uta (Tatsunoko Productions)

Pembuatan ulang dari seri anime Yozakura Quartet yang sebelumnya sempat dianimasikan pada tahun 2008. Berlatar di kota Sakurashin di mana manusia, youkai, dan hal-hal supernatural lain hidup secara berdampingan antar dunia, ceritanya berfokus pada empat sekawan dari Kantor Konseling Kehidupan Hiizumi: Akina, Hime, Ao, dan Kotoha; dan aksi mereka dalam melindungi kota yang mereka cintai.

Masih diangkat dari manga orisinil karya Yasuda Suzuhito (yang sudah agak lama diterbitkan di sini, beliau desainer karakter buat Durarara!! dan Devil Survivor juga btw. ), seri ini bukan sekuel, melainkan pembuatan ulang dari versi anime sebelumnya dengan penambahan elemen-elemen cerita baru (walau kau bisa katakan ini semacam sekuel/prekuel dari rangkaian seri OVA-nya sih). Staf produksinya berbeda (anime sebelumnya dibuat oleh studio Nomad), tapi tim pengisi suaranya masih sama. Aku belum pernah mengikuti seri ini, walau mesti diakui seri ini memang menarik dan telah punya basis penggemarnya tersendiri. Belum banyak yang telah diketahui tentang kemampuan staf produksinya. Tapi secara visual, seri ini terbilang menarik.

Sekai de Ichiban Tsuyoku Naritai! (ARMS)

Tiba-tiba saja, Hagiwara Sakura, vokalis utama dari grup penyanyi idola terkemuka Sweets, menyatakan kalau dirinya beralih profesi menjadi pegulat wanita profesional… Rupanya hal ini dilakukannya untuk membalas cedera yang dialami rekan segrupnya, Miyazawa Erena, yang telah terluka oleh serangan yang dilakukan pegulat profesional Rio Kazama.

Diangkat dari manga karya ESE dan Natsuki Kiyohito, yang juga dikenal dengan judul Wanna Be Strongest in the World!, kelihatannya ini bakal jadi seri dengan kadar fanservice lumayan tinggi. Aku punya teman yang kelihatannya bakal sangat tertarik dengan seri ini. Maaf, soal selebihnya aku masih belum tahu banyak.

Infinite Stratos 2 (8-Bit)

Musim tayang baru dari anime Infinite Stratos, tentang bagaimana remaja lelaki Orimura Ichika di suatu waktu di masa depan ditemukan sebagai satu-satunya lelaki yang mampu memfungsikan senjata eksoskeleteon yang sebelumnya khusus perempuan, Infinite Stratos. Ichika diharuskan menjadi satu-satunya lelaki yang memasuki IS Academy, dan menjadi pusat perhatian semua siswi yang bersekolah bersamanya.

Masih diangkat dari seri novel aksi harem karya Yumizuru Izuru, ada sedikit perubahan pada desain karakternya, tapi sisanya masih sama. Kudengar ini akan menjadi perombakan ulang(?) dari musim pertama animenya, disertai cerita baru dan penambahan karakter baru. Ini seri yang lebih direkomendasikan karena fanservice dan interaksi antar karakternya ketimbang karena plot maupun adegan-adegan aksinya.

White Album 2 (Satelight)

Berkisah tentang hubungan segitiga antara Kitahara Haruki dan dua orang teman perempuannya di klub light music, Ogiso Setsuna dan Touma Kazusa, menjelang masa-masa kelulusan mereka dari SMA; beserta pertemuan kembali mereka sebagai musisi tiga tahun sesudahnya.

Ceritanya diangkat dari game VN dewasa berjudul sama keluaran Leaf. Aku belum tahu banyak tentang seri ini, selain dari kenyataan bahwa gamenya dirilis dalam dua bab untuk PC. Sejauh yang aku dengar dari temanku, seri White Album memang mengangkat musik dan seputar hubungan antar orang sebagai tema utamanya. Karakterisasinya terbilang bagus, dengan aspek drama lumayan kental dan sendu.  Aku masih belum tahu soal visual ataupun eksekusinya, tapi musiknya akan ditangani oleh komposer Shimokawa Naoya, yang juga menangani musik dari gamenya. Oh, kayaknya kau ga perlu sudah mengikuti White Album yang pertama kalau mau mengikuti seri ini.

Walkure Romanze (8-Bit)

Berlatar di semacam dunia di abad pertengahan, Mizuno Takahiro, pelajar yang terpaksa mundur dari cita-citanya untuk menjadi ksatria karena cedera di negara asalnya, datang ke akademi pelatihan ksatria di negara lain untuk menjadi begleiter—asisten pribadi bagi para calon ksatria yang ada di sana. Ada sejumlah calon ksatria wanita yang padanya ia bisa mengabdi, untuk kemudian dibantunya demi memenangkan kejuaraan jousting di akademi tersebut.

Diangkat dari visual novel dewasa keluaran Ricotta, Yamamoto Yusuke yang dulu menyutradarai Keroro Gunso dan Aquarion Evol yang akan menanganinya. Kayaknya aspek latar ceritanya bakal lumayan menonjol.  …Kurasa ini judul yang bakal menjanjikan bagi para penggemar anime fanservice dan harem.

BlazBlue Alter Memory (teamKG, Hoods Entertainment)

Bulan Desember, tahun 2199, menjelang perayaan pergantian tahun, rumor menyebar tentang kemunculan Ragna the Bloodedge, pemberontak kelas SS dengan nilai buruan terbesar untuk kepalanya, di Kota Hierarki ke-13 Kagutsuchi. Ragna, yang dikenal sebagai lambang kematian, hendak menghancurkan ‘sistem’ yang mengendalikan dunia. Berbagai petarung tangguh kemudian berdatangan ke Kagutsuchi, demi memenangkan hadiah atas kepala buronan paling berbahaya ini.

Diangkat dari seri game tarung 2D keluaran Arc System Works, meski semua pemain sepakat kalau permainan BlazBlue tak seseru seri Guilty Gear  (game yang telah dikeluarkan Arc System Works sebelumnya), tak ada yang bisa menyangkal keapikan aspek ceritanya. Mizushima Seiji, yang menangani anime Gundam 00 dan Fullmetal Alchemist, turut terlibat dalam penyutradaraannya bersama Tachibana Hideki. Jadi walau sejarah menunjukkan anime apapun yang diangkat dari game fighting cenderung kurang memuaskan, seenggaknya secara teknis seri ini bisa diharapkan punya adegan-adegan pertarungan keren. Di samping itu, desain dunia di gamenya juga termasuk unik dan patut untuk dilihat.

Gundam Build Fighters (Sunrise)

Ceritanya berlatar di masa depan ketika mainan model plastik rakitan dari Gundam dapat dikendalikan menggunakan mesin simulasi dalam permainan Gunpla Battle. Tokoh utamanya adalah Iori Sei, murid kelas satu SMP di sekolah swasta Seifuu, yang telah mengenal bermacam model Gunpla semenjak kecil, namun kurang tahu banyak tentang Gunpla Battle. Ia lalu berkenalan dengan Reiji, seorang anak lelaki yang agak misterius di kotanya, yang kemudian memperlihatkan bakat luar biasa sebagai pilot Gunpla Battle kepada Iori.

Seri ini merupakan semacam penerus spiritual dari seri OVA Model Suit Gunpla Builders yang keluar beberapa tahun lalu. Berhubung Kuroda Yousuke (dari Gundam 00) yang menangani naskahnya, bisa dibayangkan akan ada banyak ide bagus dalam ceritanya, walau kualitas akhirnya sebagai seri mungkin masih perlu dipertanyakan. Ini mungkin memang bukan seri Gundam baru yang diharapkan penggemar. Tapi setidaknya bakal ada banyak variasi desain mecha menarik(?) dalam seri ini.

Strike the Blood (SILVER LINK, CONNECT)

Kisah aksi fantasi sekolahan yang mengetengahkan Akatsuki Kojou, seorang anak lelaki yang diyakini sebagai vampir terkuat di dunia, serta hubungannya dengan Hirameki Yukina, gadis yang ditugasi untuk mengawasi segala tindak-tanduk Koujou dan, apabila perlu, membunuhnya bila ia dianggap berbahaya.

Diangkat dari seri ranobe karya Gakuto Mikumo (pengarang Asura Cryin’ dan Dantalian no Shoka), maaf karena lebih banyak soal seri ini masih belum aku tahu. Aku pribadi bukan penggemar seri-seri buatan Gakuto-sensei. Tapi desain karakternya yang simpel menurutku menarik dan salah satu kekhasan Gakuto-sensei adalah latar dunia cerita-cerita beliau yang agak enggak biasa. Lalu kalau soal aksi, kudengar Asura Cryin’ dan Dantalian no Shoka bisa lumayan bikin terkesan. Terlepas dari itu, SILVER LINK dan CONNECT yang menganimasikannya. Jadi setidaknya secara visual seri ini bisa benar-benar menarik.

Toaru Hikuushi e no Koiuta (TMS Entertainment)

Tentang seorang mantan pangeran yang telah kehilangan segalanya bernama Carl, perjalanannya melintasi angkasa dalam sebuah perjalanan tanpa rencana kembali, serta pertemuannya dengan gadis bernama Claire di suatu pulau terapung bernama Isura dan revolusi pemerintahan yang berlangsung di sekeliling mereka…

Ceritanya merupakan prekuel dari Remembrances For a Certain Pilot/The Princess and the Pilot yang adaptasi animenya dalam bentuk layar lebar keluar beberapa waktu lalu dari studio yang sama. Masih diangkat dari novel karya Inumura Koroku, para karakternya mungkin berbeda, tapi dunianya masih dunia langit dipenuhi lautan yang sama. Bagi yang belum tahu, buku sebelumnya menampilkan kisah cinta antara dua orang yang berbeda status dan strata sosial, di tengah latar perang angkasa berkelanjutan dengan menggunakan pesawat-pesawat antik. Ceritanya setahuku cukup seru dan menyentuh bagi yang suka.

Yuusha ni Narenakatta Ore wa Shibushibu Shuushoku o Ketsui Shimashita (asread)

Seri komedi kerja tentang bagaimana Raul Chaser, anak lelaki Calon Pahlawan yang tidak jadi menjadi Pahlawan, akhirnya harus mencari pekerjaan lain berhubung raja iblis yang sebelumnya harus dihadapinya sudah terlanjur kalah beberapa saat sebelum ujian kepahlawanan Raul dilaksanakan. Perjuangan Raul dalam mencari kerja kemudian mempertemukannya dengan Fino Bloodstone, putri sang raja iblis, yang kini kurang lebih senasib dengannya.

Diangkat dari seri ranobe buatan Sakyo Jun, ini satu lagi seri yang kelihatannya mengadaptasi budaya mitos(?) Dragon Quest. Kelihatannya akan agak bernuansa harem. Desain karakternya menarik. Eksekusinya kelihatannya bakal bagus, walau kayaknya ini bakal jadi jenis seri yang cuma diminati orang-orang tertentu. Mungkin bakal agak kuat di fanservice.

Nagi no Asukara (P.A. Works)

Drama kehidupan tentang cita-cita dan masa remaja yang mengetengahkan Mukaido Manaka, seorang gadis SMP cengeng yang kurang terampil dalam mengambil keputusan, serta Sakishima Hikari, teman sejak kecil Manaka yang peduli terhadapnya.

Ini satu lagi seri orisinil baru khas P.A. Works yang kuat dengan unsur karakter dan pemandangan latarnya. Okada Mari yang akan menangani naskahnya, jadi ceritanya sedikit banyak diperkirakan bakal menarik. Lalu Hanazawa Kana yang akan mengisi suara tokoh utamanya. Belum banyak tentang ceritanya yang sudah dibeberkan.

Kuroko no Basuke (Season 2, Production I.G.)

Kelanjutan perjuangan tim bola basket SMA Seirin yang diawaki Kuroko Tetsuya dan Kagami Taiga, serta kerjasama tak lazim yang berlangsung di antara mereka untuk menaklukkan tim-tim lain yang digawangi rekan-rekan setim Kuroko terdahulu.

Seri ini memperoleh perhatian teramat besar dalam tahun-tahun belakangan (bahkan sampai ada pembenci fanatik yang mengancam event-event penggemarnya). Soalnya meski mungkin enggak terlalu normal buat seri olahraga basket, seri ini memang terbilang seru dengan campuran komedi dan basketnya. Aku belum sempat mengikuti seri ini, jadi maaf aku tak bisa memberi update soal perkembangan ceritanya. (Manga-nya sudah beredar di sini juga lho!)

Kikou Shoujo wa Kizutsukanai (Lerche)

Seri aksi fantasi yang berlatar di sebuah dunia alternatif di mana Machinart—suatu seni memasukkan rangkaian sihir ke dalam automaton (boneka?)—menjadi teknologi utama yang digunakan dalam peperangan. Para pelajar di Akademi Machinart Walpurgis, Inggris, bersaing dalam suatu ajang yang disebut Night’s Party demi memperoleh hak menduduki Wiseman’s Throne sekaligus diakui sebagai dalang terkuat di dunia (Maou). Menjadi faktor tak terduga dalam ajang ini adalah Akabane Raishin, yang datang dari Jepang ke akademi ini untuk mewujudkan cita-citanya sekaligus membalas dendam. Menemani dan melindungi Raishin dalam perjuangannya adalah Yaya of the Moon, automaton miliknya yang berwujud seorang gadis remaja yang tak terkalahkan.

Seri ini diangkat dari seri ranobe karya Reiji Kaito dan dikenal juga dengan judul Unbreakable Machine Doll. Aku sebenarnya kurang begitu terkesan dengan novelnya, walau mungkin itu karena aku membacanya dari titik yang salah. Tapi premisnya memang menarik. Latar dunianya menyerupai dunia di masa tahun 1940-1950an. Lalu meski ajang-ajang pertandingan Night Party agak serupa pertandingan-pertandingan dalam seri-seri macam Pokemon, seri ini turut diwarnai segala intrik dan misteri dari para pesertanya (ditambah fanservice). Studio Lerche secara mengesankan menangani Danganronpa pada musim terdahulu, jadi secara teknis seri ini terbilang menjanjikan. Ini bakal menjadi yang pertama dari rangkaian light novel keluaran label MF Bunko J yang telah diumumkan akan dianimasikan dalam setahun ke depan.

Di samping judul-judul di atas, telah diumumkan pula seri-seri: Battle Spirits Saikyou Ginga Ultimate Zero (Sunrise), Tamagotchi! Miracle Friends (Oriental Light and Magic), Phi Brain: Kami no Puzzle (Season 3, Sunrise), serta Pocket Monsters XY (Oriental Light and Magic) dan Gaist Crusher (Pierrot).

Terkait Pokemon XY, kayak biasa, ini seri baru yang mengiringi perilisan game Pokemon baru Pokemon X dan Pokemon Y dari Nintendo. Kudengar di dalamnya ada sistem baru bernama ‘Mega Evolution’ yang memungkinkan para Pokemon berevolusi sesaat menjadi wujud yang lebih kuat dalam kondisi-kondisi tertentu. Tapi sudahlah. Soal selebihnya aku masih belum tahu. Satoshi dan Pikachu masih menjadi tokoh utamanya kok.

Soal Gaist Crusher, ini diangkat dari game baru keluaran Konami dan Treasure. Gai Metal, sejenis logam berenergi tinggi, dikisahkan ditemukan di masa depan. Namun monster-monster berlapis Gai Metal yang disebut Gaist kemudian muncul dan mengancam umat manusia. Tim Gaist Crusher Garrison yang beranggotakan empat orang dibentuk untuk menghadapi mereka. Kelihatannya ini bakal jadi seri anak-anak yang bisa seru.

Ada juga satu seri berjudul Midnight Animals yang tentangnya aku belum memperoleh banyak info.

Lalu Toho telah mengumumkan bahwa pada musim ini mereka akan menampilkan seri anime yang mengetengahkan kehidupan siswa-siswa SMA di kota Sebae, Jepang. Tapi pengumuman lebih lanjut soal ini belum ada.

Ada satu seri animasi pendek menarik berjudul Koroshiya-san/The Hired Gun yang kelihatannya bakal kuminati, tentang pembunuh bayaran yang sudah saking hebatnya sampai-sampai ditugasi untuk ‘membunuh’ tugas sekolah dan pekerjaan rumah tangga juga. Tapi aku belum tahu pasti apa keluarnya di musim ini atau bukan.

Beberapa judul anime pendek lain yang baru meliputi Miss Monochrome The Animation, yang merupakan adaptasi anime dari karakter yang terinspirasi dari pengisi suara terkenal Horie Yui, serta yang belum lama ini dibuat, seri post-apocalyptic sureal, Donyatsu, yang mengetengahkan makhluk-makhluk yang merupakan kombinasi antara binatang dan makanan.

Soal film-film bioskop, beberapa judul baru meliputi film layar lebar penutup Space Battleship Yamato 2199, remake CG dari seri klasik Captain Harlock, serta Majocco Shimai no Yoyo to Nene yang mengisahkan penyihir bersaudari dari ufotable. Film layar lebar kompilasi dari Chuunibyou demo Koi ga Shitai! juga akan keluar, yang akan ditambah dengan beberapa adegan baru dan lebih dilihat dari sudut pandang Takanashi Rikka. Tapi tiga yang nampaknya paling menonjol adalah film layar lebar ketiga dari Puella Magi Madoka Magica (subjudul: Hangyaku Monogatari/Rebellion), yang ‘melanjutkan’ kisah dari akhir seri TV-nya; Kara no Kyoukai: Mirai Fukuin yang menampilkan epilog dari kisah drama supernatural Ryohgi Shiki dan Kokutoh Mikiya; serta film pertama Persona 3 The Movie (bertajuk: Spring of Birth) yang diangkat dari game hit keluaran Atlus.

Soal OAV, mungkin hanya Oregairu serta Fairy Tale x Rave yang menarik perhatianku.

Tambahan: Pocket Monsters: The Origin juga diumumkan belum lama ini. Ini akan menjadi seri baru acara televisi spesial yang akan ditayangkan juga pada Oktober ini. Ceritanya akan mengetengahkan dua pelatih Pokemon dari dua game generasi pertama, Pokemon Red dan Pokemon Green/Blue, yang saling bersaing dengan satu sama lain. Charmander dan Blastoise akan menjadi Pokemon utama alih-alih Pikachu, dan akan menghadirkan banyak tokoh lama dari game-game Pokemon lawas.

Musim tayang kedua dari anime Aikatsu! keluaran Sunrise juga diumumkan. Ceritanya akan mengetengahkan soal munculnya akademi pelatihan idola baru, Dream Academy, yang akan menyaingi Starlight Academy, dan bagaimana kedua sekolah bertanding menampilkan performa terbaik antara satu sama lain.

Tambahan lagi: Hajime no Ippo Rising, musim tayang ketiga dari seri manga tentang tinju karya George Morikawa juga telah diumumkan untuk Oktober ini. Aku tak mengikuti perkembangannya. Tapi berhubung manganya sudah sangat panjang dan basis penggemarnya terbilang banyak, ini lagi-lagi sesuatu yang bakalan diperhatikan oleh sebagian orang.

Bicara soal anime pendek, musim tayang kedua dari Rock Lee and His Ninja Pals, yakni Naruto SD: Rock Lee no Seishun Full Power no Ninded Mou Ichho, juga akan tayang. Kurasa seri ini memang punya daya tariknya juga.

Masih tambahan, Little Busters! Refrain (J.C. Staff) yang menampilkan skenario terakhir yang telah diumumkan dari mimpi panjang yang melanda Naoe Riki dan teman-temannya juga akan mengudara dalam musim tayang baru. Di samping itu ada musim tayang baru juga dari adaptasi petualangan 1001 Malam dalam Magi: The Kingdom of Magic (A-1 Pictures), serta musim tayang ketiga dari anime pendek keluaran Mappa tentang klub tennis yang kurang bisa diandalkan, Teekyu,

Kabar-kabar lainnya kalau ada akan kutambahkan nanti.

(Sumber dari ANN, Sugoi Blog, otakumode, Joystiq, dan lain-lain.)

Iklan

24 Komentar to “Anime Baru Musim Gugur 2013”

  1. Thank atas infonya. Saya sih ebrharap anime Pokemon ngikutin manga Pokemon Special yang berdasrkan gamenya.

  2. Kyoukai no Kanata!

    Akhirnya Kyoani kembali ke jalan yang benar.

  3. Wah sugoi…..
    Agan bsa tau sbnyk itu,,,,,

    kok bsa gan ?

    Blh mta no hp nya ga gan
    pngen nnya”

    ni no hp ku

    081255451885

    • Sebenernya tiap pertengahan musim emang suka ada orang-orang yang ngasih info soal judul-judul baru musim berikutnya. Biasanya sih, aku cuma ngumpulin dari situs-situs mereka aja.

      Buat jelasnya sih adalah dengan ngikutin perkembangan berita di ANN. Terus tiap ada judul baru diumumin, ntar dicatet. ^^

      Duh, bro. Aku agak gimanaa gitu soal ngasih nomer ke orang2 yang cuma kukenal di web. Soalnya dulu pernah dispam ama orang2 ga bertgjb.

      Hmm. Baiknya gimana ya? Tinggalin komen di sini aja. ^^a

  4. Strike blood, cukup menarik gan! Kayanya bakalan Ãðª banyak ‘pertempuran’ sih. (Klu aq ya, liat strike blood jdi ingat Vampire Knight). Kill la Kill, dri segi visualnya itu loh, yg gak bagus! Ceritnya sih, apik. Little Buster, katanya akan menjadi seri yang menyedihkan, kita liat saja nanti, apa bisa menyaingi Angel Beats? Magi, termasuk seri yg banyak di tunggu. Nagi itu ceritanya kayak spongebob, gitu deh… Manusia yg tinggal di laut gitu. Kuroko bagus juga Ӄǒӄ! Log Horizon cukup menyita perhatianku, walaupun agak gmna gituu, ya karena jalan ceritanya mirip-mirip SAO gitu. Oh, ya Assasin cantik yg sebenarnya di Log Horizon itu malah terbilang Kawaii, klu menurut aku sih! (Lagi-lagi). Yg lain belum nonton, karena belum keluar sih rata-rata, hehehehehe.

    • err, aku juga kaget begitu ngeliat tampangnya akatsuki. aku nyebut cantiknya karena ngikutin sumber sih. tapi ya sudahlah

  5. gan, ada bocoran list anime movie buat 2014 gak?
    klo ada catetin listnya ya

    reviewmu bagus2, coba skali2 bahasin anime jadul dong, kayak Ginga Eiyuu Densetsu gitu…

    • *jleb*
      Makasih buat pujiannya bro.

      List anime movie gitu kebetulan aku kurang merhatiin. (dan lagian kurang kemotivasi juga berhubung kalo ada movie keluar, versi BD/DVD-nya keluar lebih lama lagi). Tapi sesekali biar aku perhatiin deh.

      Uh, maksud semula blog ini emang buat ngebahas anime-anime jadul. Hanya aja…

      • sama2 gan 😀

        haha, bener juga, kayak movienya steins;gate sampe skrng bd-ny lom rilis kan?

        apa grafis anime lama agan kurang suka? tp anime jadul ceritanya malah keren2 lho gan

      • Aku suka banget anime-anime lama. Cuma kebetulan aja akses ke anime-anime baru relatif lebih gampang diperoleh ketimbang anime-anime lama, kalo kamu *ehem* tau maksudku.

        Di samping itu ada soal mood juga. Aku orangnya lumayan sentimentil sih. Jadi aku rada pilih-pilih soal judul-judul lama yang bakalan kutonton.

  6. yah, emang gitu si, tp klo aku anime2 baru rasanya malah ga gitu excite
    lebih asik th 2010’an kebawah, pas anime lum gitu moeblob kyak skarang

    hmm, emng ada genre tertentu yg ga gitu suka y?

    • Bukan soal genre. ^^
      Ini lebih ke soal sentimentalitas. Sesuatu yang enggak sepenuhnya bisa kujelasin. (Eh, tapi aku emang engga gitu suka genre yaoi ama yuri sih. Aku juga rada keganggu ama genre shoujo belakangan.)

      Tapi dari apa yang pernah kudenger dari penulis artikel lain: di setiap masa yang bagus ama yang jelek itu pasti sama-sama ada. Kita cenderung nganggap yang lama-lama itu lebih bagus emang karena yang akhirnya bertahan kita inget cuma yang bagus-bagus. XD

      Sebenernya, salah satu alasan lain aku jarang nulis belakangan adalah karena sejumlah anime baru musim ini lebih bagus dari bayanganku. Tapi jangan terlalu disinggung deh.

      • hentai gmn? wkwk
        klo ak si genre echi yg ga suka, ato terlalu bnyk fanservice, kyk date a.li*e tu, ckck, anime geje, ato highscool d*d jg…meh -_-‘ <-cerita belakangan yg penting karakter kawai, moe2, dan dada besar :p haha

        ya tentu saja, krn anime jadul kan bnyk yg jd inspirasi anim baru 😀
        selain itu jalan cerita bnyk yg ga bisa di prediksi, ending yg memorabel

        tp walo gitu beberapa anime baru ceritanya generik sama anime lama, terutama yg romance, komedi, supernatural
        itu jg log horiz*n mirip bngt sama anime yg beberapa th lalu boooming you-know-what-i-mean lah, haha
        tp walo gitu buat tontonan masih okelah

      • Hahaha.

        Yah, eye candy emang jadi faktor lumayan gede di zaman sekarang sih. Soalnya anime-nya sendiri cuma satu bagian dari industrinya secara menyeluruh.

        Sebenernya, menurutku musim ini dan musim lalu juga lumayan banyak judul bagus lho.

  7. moe lebih menjual, dari dulu jg gitu si, katanya ada yg nonton evangelion gara2 ayanami rei, wew

    kyokai no kanata bagus jg, gerakan pas action-nya halus bngt buat ukuran tv series

    • … … Jadi kamu di pihak yang ngedukung kalo orang nonton Eva mestinya karena Asuka dan bukan karena Rei ya?

      Dengan berat hati mesti kusampaikan kalo kayaknya kita berseberangan. #serius

  8. ak si ga terlalu peduli soal karakter, dan juga yg ak nilai dr karakter itu bukan desainnya, tp lebih ke sifatnya, misalnya kayak kanade itu, bnyk orng yg suka kan? tp aku enggak tuh, mending jg TK

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: