Kono Naka ni Hitori, Imouto ga Iru! [Review]

Aku tahu ini kedengarannya aneh. Tapi, dari sekian banyak judul yang keluar musim lalu, Kono Naka ni Hitori, Imouto ga Iru! malah menjadi salah satu anime yang benar-benar kuperhatikan.

Dikenal juga dengan judul Nakaimo – My Sister is Among Them!, seri ini diangkat dari ranobe karya Taguchi Hajime dengan ilustrasi buatan CUTEG.

Ceritanya mengetengahkan remaja cowok bernama Mikadono Shougo. Berdasarkan surat wasiat peninggalan mendiang ayahnya, Shougo akan mewarisi perusahaan konglomerasi besar yang keluarganya miliki.

Syaratnya, Shougo harus pindah sekolah terlebih dahulu ke Perguruan Miryuuin dan menemukan ‘pasangan hidup’-nya di sana.

Hanya saja, situasi Shougo diperumit dengan kehadiran seseorang yang mengaku sebagai adik perempuannya yang terlahir dari affair ayahnya dengan perempuan lain. Si adik perempuan ini, secara terang-terangan, menyatakan diri sebagai salah satu kandidat perempuan yang berminat menjadi istri Shougo.

Shougo, dengan segala cara, kemudian melakukan serangkaian penyelidikan agar dirinya jangan sampai tak sengaja ‘jadian’ dengan orang yang sebenarnya punya hubungan darah dengannya ini.

Itadesho!

Aku aslinya bukan penggemar anime harem. Tapi, aku mesti mengakui, premis cerita Nakaimo lebih menarik dari kebanyakan seri sejenis. Ada tokoh utama yang ‘mending’ di seri ini. Lalu, ada aspek misteri dalam cerita, lengkap dengan sederet tersangka. Terus damn, adegan-adegan fanservice-nya tereksekusi secara bagus!

Visualnya tajam. Desain karakternya menarik, ekspresif, dan beneran enak dilihat. Semuanya benar-benar diperankan secara baik, bahkan dalam situasi-situasi tipikal yang terkesan tidak masuk akal sekalipun.

Mungkin akunya juga yang menonton ini pada saat sedang stres. Tapi, seri anime harem manapun yang bisa membuat aku–yang biasanya enggak bisa menikmati anime harem–jadi bisa menikmati anime harem, pastinya bukan anime harem biasa.

Maksudnya, dengan cara penuturan ceritanya, ada alasan bagus kenapa para cewek di seri ini bisa melakukan hal-hal outrageous demi menarik perhatian Shougo.

Memang, seiring dengan tertuntaskannya satu per satu misteri(?) kualitas ceritanya menurun secara agak mencolok pada sepertiga akhir cerita. Tapi, menurutku, seri ini tetap ditutup secara baik.

Daripada menjawab soal siapa yang akhirnya akan menjadi istri Shougo, secara agak tak disangka, seri ini malah memberi fokus lebih pada nilai-nilai kekeluargaan dan membiarkan masalah cintanya sepenuhnya menggantung.

Soal kualitas misterinya sendiri, sebenarnya teka-teki yang seri ini hadirkan tak dalam-dalam amat sih. Tapi, gimanapun, pembeberan berbagai motif yang para tokohnya miliki tetap tetap jadi bumbu cerita yang menarik.

Who is IMOUTO?!

Benar juga.

Daftar tersangkanya sebagai berikut:

  • Tsuruma Konoe; teman pertama yang dibuat Shougo di sekolah dan kelasnya yang baru. Ia murid teladan yang populer, sekaligus cantik, bersifat ingin tahu, dan punya pikiran yang sedikit romantis.
  • Kannagi Miyabi; teman sekelas Shougo sekaligus anggota aktif dari klub renang. Mula-mula bersikap dingin terhadap semua orang, tapi lambat laun sifatnya berkembang menjadi sedikit lebih terbuka. Ia kemudian menjadi bersahabat dekat dengan Konoe.
  • Kunitachi Rinka; adik kelas Shougo sekaligus wakil ketua Dewan Siswa yang berasal dari keluarga terpandang dan terhormat. Memiliki kecendrungan untuk bersikap tegas dan menuntut. Memiliki dorongan bersaing yang kuat.
  • Tendou Mana; ketua Dewan Siswa yang hobi makan dan bersifat kekanak-kanakan. Karena itu, selalu dimarahi Rinka yang merupakan bawahan sekaligus adik kelasnya.
  • Sagara Mei; kakak kelas berbadan mungil yang sekaligus memiliki sifat agak eksentrik. Secara tak terduga, dirinya murid jenius dengan IQ sangat tinggi. Dirinya juga pengusaha yang mengelola kafe Lyrical Sisters yang dari waktu ke waktu dikunjungi Shougo dan kawan-kawan.

Jumlah tersangka bertambah dengan kemunculan seorang gadis anggun bernama Hoshou Yuzurina di tengah cerita. Yuzurina adalah seorang ‘sepupu jauh’ yang secara terbuka mengakui bahwa dirinya adik-beda-ibu Shougo. Meski demikian, kemunculan Yuzurina tetap memunculkan sejumlah teka-teki baru yang belum terjawab.

Cerita Nakaimo berkembang lewat perkenalan Shougo dengan satu demi satu karakter di atas. Si adik perempuan akan sesekali menyampaikan pesan untuk maksud tertentu, mengundang rasa penasaran Shougo. Ada berbagai situasi diperlihatkan. Di atas kertas, ini semua menarik. Bahkan agak romantis. Tapi, plotnya sebenarnya tak sebagus itu dan juga tak sepenuhnya masuk akal. Tapi, ya itu. Ini menarik.

Menjadi rekan Shougo dalam menelusuri semua teka-teki, hadir pula karakter bishounen(?) Mizutani Ikusu yang merupakan semacam ninja modern di perusahaan Mikadono. Dia terus terang merupakan tokoh paling aneh di seri ini. Tapi, kurasa bukan ranobe namanya jika ceritanya tak mengetengahkan satu-dua tokoh absurd.

Ada beberapa tokoh lain sih (lengkap dengan satu karakter yang mungkin karakter original?). Tapi, soal mereka kurasa tak perlu kugali terlalu jauh.

Di samping itu, seri novelnya yang terbit dari tahun 2010 ternyata masih belum tamat saat postingan ini aku tulis. Bisa saja versi asli ceritanya mempunyai perkembangan dan akhir yang berbeda dibandingkan animenya. Jadi, kurasa, ada baiknya kuperiksa juga soal itu. (Sudahlah. Aku enggak mau ngebahas lebih jauh soal tema siscom-nya yang bahaya.)

Seri ini membuatku berpikir bahwa hubungan kekeluargaan mungkin selalu lebih berharga ketimbang cinta. Cinta takkan ada artinya bila di akhir, hubungan keluarga tak bisa kita bangun dari sana. Aku salut dengan Shougo karena bisa menahan diri untuk tak mengikuti jejak ayahnya yang playboy.

Akhir kata, ini seri yang betulan berkesan. Tapi, mungkin takkan aku rekomendasikan. Aku terutama terkesan dengan eksekusinya sih. Seberapa sering sih kau tertarik sama sesuatu yang normalnya kamu enggak suka?

Makasih udah baca. Buat yang penasaran, jawaban misteri aku sembunyikan dalam huruf putih di postingan ini. Silakan tekan CTRL+A buat mencarinya.

Penilaian

Konsep: C+; Visual: A+; Audio: A+; Perkembangan: B-; Eksekusi: A; Kepuasan Akhir: B-

(Di anime ini, si adik adalah Miyabi, yang punya warna rambut paling mirip Shougo. Kudengar novelnya berakhir dengan terungkapnya Konoe sebagai si adik kandung, disusul pengungkapan kalau Shougo sebenarnya bukan anak kandung.)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.