Sindrom Makinami Mari (1)

Ada satu hal yang kusadari waktu aku memperhatikan beberapa adegan tertentu dari Evangelion 2.22: You Can (Not) Advance.

Makinami Mari.

Dia sudah jelas merupakan karater yang menarik. Berita tentang kemunculannya dan gambar-gambar rancangannya saja menuai sensasi bahkan sebelum filmnya dilepas. Tapi keistimewaannya sebenarnya apa sih?!

Evangelion semenjak awal merupakan suatu seri yang menonjolkan kekuatan karakter tokoh-tokohnya dengan isu-isu psikologis yang mereka alami. Penambahan Mari sebagai karakter wanita baru, dalam rangkaian seri animasi proyek Rebuild of Evangelion ini, sempat mendatangkan tanda tanya tentang kepribadian macam apa yang akan ia miliki. Atau mungkin lebih tepatnya, isu psikologis apa yang akan dia hadapi. (tolong jangan perhatiin doujindoujin yang beredar di Internet, mengingat karya-karya doujin seringkali mengintepretasikan sifat karakter dengan agak-agak sesat). Aku tahu dengan mikirin ini aku jadi kedengaran kurang kerjaan banget. Tapi aku enggak tahan buat enggak mikirin! Mungkin karena bawaanku sebagai seorang penulis.

Eniwei, kemarin tiba-tiba saja aku sadar bahwa Mari sejauh ini berperan sebagai ‘orang luar’ yang tidak termasuk ke dalam lingkaran orang-orang yang dekat dengan Shinji (sang tokoh utama). Karena itu, segala tetek-bengek soal bentuk hubungan dan perkembangan hubungan di antara keduanya bisa sepenuhnya kita singkirkan untuk saat ini.

Pilot EVA baru yang misterius itu…

Sejauh yang sudah terlihat soal karakternya sendiri (di samping kenyataan bahwa ia separuh bule, memiliki badan bagus, berkacamata, serta rambutnya dikuncir dua), Mari merupakan seseorang yang pada dasarnya sebisa mungkin berada dalam keadaan having fun pada setiap kegiatan yang ia lakukan. Adegan pembuka film ini jelas memperlihatkan dirinya bernyanyi-nyanyi riang saat mengendalikan Eva di tengah ketegangan yang berlangsung. Lalu komentarnya tentang ‘kerjasama’-nya dengan Kaji pula, mengindikasikan bahwa di balik keriangan pembawaannya, agenda apapun yang sebenarnya hendak dijalankannya tetaplah merupakan suatu agenda yang berbahaya. Meski demikian, ia tetap selalu bergembira dalam apapun yang ia kerjakan.

Disturbing, bukan? Tapi keren.

Lalu entah bagaimana para produser itu melakukannya, tapi Mari di kalangan fans benar-benar berakhir sebagai tokoh yang menarik. Para produser itu telah berhasil memunculkan tokoh baru yang bisa mengimbangi ‘kedalaman’ para tokoh utama yang sebelumnya ada. Yah, dalam beberapa game mereka juga pernah melakukannya sih. Tapi aku bisa bilang bahwa di antara semua tokoh tambahan itu, baru kali ini ada yang semenarik Mari.

Desain Mari sebagai tokoh itu benar-benar merupakan hasil karya seorang jenius…

Sial. Sebenernya aku ngomongin apa sih? Tadinya aku cuma mau bikin semacam tulisan suplemen tentang Eva. Tapi jadinya malah ngomongin soal Mari.

Yah, marilah kita lanjutkan saja ke sajian utama.

Introducing the Angels

Berikut adalah daftar orisinil para Angel yang muncul di keseluruhan seri TV Neon Genesis Evangelion, serta dua film layar lebar penutupnya, Death and Rebirth serta The End of Evangelion. Sebagian di antara mereka diubah detilnya atau bahkan tidak muncul dalam proyek seri film layar lebar Rebuild of Evangelion.

Jumlah total mereka di seri yang asli adalah 18, meski di tahap perancangan awal konon jumlah mereka direncanakan mencapai angka 20an. Perlu diperhatikan pula bahwa jumlah total mereka bervariasi, bergantung pada versi media mana yang diikuti (di proyek Rebuild, jumlah mereka disebutkan hanya sampai 12).

Urutan penomoran mereka juga tak sepenuhnya ‘mutlak’ dan nama bagi masing-masing Angel itu didapat dari serangkaian media tambahan yang melengkapi seri. Jadi kita tidak tahu pasti apakah nomor dan nama masing-masing Angel memang benar adalah nama mereka, atau nama yang diberikan kepada mereka oleh organisasi rahasia SEELE.

Ukuran kesemuanya bervariasi, meski sebagian besar dari mereka berukuran raksasa. Kesemuanya memiliki apa yang disebut sebagai AT Field, yakni semacam medan pelindung berkekuatan dahsyat yang bahkan mampu melindunginya dari letusan bom atom biasa. Unit-unit Eva menjadi satu-satunya tandingan mereka, karena mampu menghasilkan AT Field tandingan yang menegasikan AT Field para Angel.

Lazimnya, masing-masing Angel memiliki ‘inti’ yang menjadi titik lemah mereka. Inti inipun kerap kali tersembunyi di tempat-tempat bervariasi.

Secara berurut berdasarkan penomoran, mereka adalah:

  • Adam

Angel pertama, sekaligus ‘raksasa cahaya’ yang diyakini muncul pada saat berlangsungnya Second Impact. Ditemukan di bawah lapisan es Antarctica, Adam diyakini merupakan asal mula semua Angel lainnya selain Lilith. Ekspedisi Katsuragi yang dikepalai ayah Misato mencoba mengadakan kontak dengan Adam lewat penggunaan artefak Lance of Longinus (tombak Longinus), yang tak dinyana malah memicu terjadinya Second Impact.

Adam kemudian mengkerut ke dalam bentuk ‘embrio’ dan jasadnya yang telah dibekukan kemudian dikirimkan kepada ayah Shinji, kepala NERV, Ikari Gendou, oleh agennya, Kaji Ryoji. Gendou kemudian ‘menanam’ embrio ini ke dalam dirinya sebagai suatu media yang secara harfiah dapat menyatukannya dengan Ayanami Rei.

Sebelumnya, jasad Adam inilah yang digunakan sebagai basis pembangunan semua Evangelion. Konon pula, Nagisa Kaworu merupakan perwujudan dari roh Adam yang sebelumnya menghuni jasad itu.

Disebutkan bahwa Adam, beserta White Moon yang menjadi wadah tempat ia ditemukan, ditanamkan di Bumi sebagai asal mula semua kehidupan oleh bangsa alien(?) kuno yang disebut sebagai ‘Ras Moyang Pertama’ (first ancestral race). Adam dan semua Angel keturunannya juga memiliki apa yang disebut sebagai ‘buah kehidupan’ (alias S2 Engine) yang menjadi sumber dari segala kekuatan serta keabadian mereka.

  • Lilith

Angel kedua, yang disebutkan menjadi asal mula umat manusia. Lilith disebut-sebut merupakan ‘benih kedua’ kiriman Ras Moyang Pertama yang menggantikan kedudukan Adam sebagai sumber segala kehidupan di Bumi. Lilith dan Black Moon yang menjadi wadahnya ditemukan dan disembunyikan di pangkalan bawah tanah NERV di kota Shin Tokyo 3. Black Moon kemudian menjadi apa yang disebut sebagai GeoFront, sedangkan tempat Lilith berada dikenal sebagai Terminal Dogma yang keberadaannya sangat dirahasiakan.

Berbeda dengan Adam dan keturunannya yang memiliki ‘buah kehidupan’, Lilith dan seluruh umat manusia konon memiliki ‘buah pengetahuan’ yang menjadi sumber segala bentuk ilmu pengetahuan dan teknologi yang mereka miliki.

Lilith, yang entah mengapa senantiasa berada dalam keadaan tersalib ini, meneteskan cairan LCL secara berkelanjutan dari dalam tubuhnya. Cairan LCL inilah yang digunakan NERV untuk mengisi kokpit pilot ketiga EVA, yang sebenarnya dikatakan juga merupakan ‘sup primordial’ yang menjadi asal-usul segala kehidupan..

Serupa dengan kasus Adam, roh Lilith bersemayam dalam tubuh Ayanami Rei.

  • Sachiel

Angel yang pertama ditampilkan dalam seri. Berbentuk humanoid, bersenjatakan sinar energi jarak jauh yang membentuk pola salib setiap kali meledak. Dari sepasang telapak tangannya dapat dikeluarkan duri-duri untuk menyerang. Intinya terdapat di bagian dada. Di samping itu, memiliki kemampuan regenerasi mencengangkan.

Akhirnya takluk oleh mode berserk Eva-01 yang dipicu oleh Shinji sebagai pilot.

Konon ia dijuluki sebagai Malaikat Air.

  • Shamshel

Angel keempat berbentuk dasar silindris yang melayang-layang di udara secara horisontal. Menyerang dengan menggunakan cambuk-cambuk energi.

Shinji di Eva-01 berhasil menghancurkan intinya hanya beberapa detik sebelum suplai batere yang Eva-01 miliki habis. Karena berhasil dikalahkan dalam keadaan nyaris utuh, Angel ini menjadi spesimen Angel pertama yang berhasil NERV teliti. Darinya NERV memperoleh sampel pertama mereka atas S2 Engine.

Konon ia dijuluki sebagai Malaikat Fajar.

  • Ramiel

Angel kelima yang berbentuk oktahedron bening dan mampu melepaskan sinar partikel proton berkekuatan dahsyat dari jarak sangat jauh. Intinya berada tepat di pusat badan. AT Field yang dimilikinya sangat kuat sampai-sampai membiaskan berkas-berkas cahaya yang melewatinya. Angel ini kemudian mengebor tanah di atas GeoFront dalam upayanya mencapai Terminal Dogma, dan membinasakan dari jarak jauh lawan manapun yang mencoba mendekati.

Ia dikalahkan dalam Operasi Yashima ketika Shinji menghancurkan intinya menggunakan meriam positron yang ditenagai listrik dari seluruh Jepang. Rei yang menggunakan Eva-00 berperan melindungi Eva-01 dari serangan sinarnya lewat penggunaan perisai tahan panas.

Konon ia dijuluki sebagai Malaikat Petir.

  • Gaghiel

Angel keenam berupa makhluk bawah laut berukuran besar dan bertaring tajam. Intinya terletak di dalam mulut. Angel ini menyerang armada laut PBB yang tengah mengirimkan Eva-02 (sekaligus embrio Adam) ke pangkalan NERV di Jepang

Dikalahkan oleh Eva-02 yang secara tak sengaja dikemudikan secara bersama(!) oleh Asuka dan Shinji. Mulutnya berhasil dipaksa membuka agar sejumlah kapal perang yang mengawal armada bisa masuk dan diledakkan di dalamnya.

Konon ia dinamai sebagai Malaikat Ikan.

  • Israfel

Angel ketujuh yang menyerupai Sachiel. Memiliki cakar-cakar tajam dan serangan sinar energi yang relatif lemah, namun memiliki sepasang(!) inti di bagian dada. Angel ini mampu memisahkan diri menjadi dua bagian identik yang menyerang bersamaan secara tersinkron. Kedua bagian ini mesti dikalahkan pada waktu yang sama, sebab masing-masing bagian mampu memulihkan bagian yang lain.

Angel ini dikalahkan secara bersama oleh Shinji di Eva-01 dan Asuka di Eva-02, lewat penggunaan serangan gabungan yang didasarkan pada hafalan gerak tari dan irama musik.

Konon ia dinamai berdasarkan Malaikat Tarian dan Sastra.

  • Sandalphon

Angel kedelapan yang berbentuk menyerupai ikan pipih, ditemukan dalam bentuk embrio oleh NERV di kawah sebuah gunung berapi Asamo. Angel ini dengan segera tumbuh menjadi wujud dewasa saat Asuka diterjunkan untuk menanganinya.

Akhirnya berhasil dikalahkan oleh Asuka berkat inspirasi tentang proses pemuaian yang didapatnya dari Shinji.

Konon disebut pula sebagai Malaikat Janin.

  • Matariel

Angel kesembilan berupa segumpal bulatan gelembung raksasa dengan banyak mata. Bergerak menuju Geofront dengan melepaskan semacam cairan yang mampu melelehakan beton dan baja.

Dikalahkan secara bersama oleh ketiga Eva di tengah krisis ketiadaan listrik misterius yang melanda Tokyo-3.

Konon dikenal pula sebagai Malaikat Hujan.

  • Sahaquiel

Angel kesepuluh memiliki wujud dasar serupa selaput organik raksasa. Menempatkan dirinya di ketinggian orbit rendah (dekat luar angkasa), Angel ini mulai menjatuhkan bagian-bagian tubuhnya ke arah Tokyo-3. Ketepatan ‘pembomanannya’ semakin meningkat seiring dengan waktu. Sesudah berhasil memposisikan dirinya pada koordinat persis di atas tengah-tengah Tokyo-3, barulah ia bermaksud menjatuhkan dirinya secara sekaligus.

Berhasil dikalahkan sesudah ketiga Eva berkerjasama untuk menangkapnya dan menghancurkan intinya pada waktu yang sama.

Konon disebut pula dengan julukan Malaikat Langit.

  • Iruel

Angel kesebelas yang berukuran mikroskopis. Pertama muncul di sistem komputer yang disebut sebagai Pribnow Box yang terletak jauh di dasar GeoFront. Angel yang serupa virus ini melakukan ‘pengikisan’ terhadap jaringan komputer NERV dan mulai ‘berkembang biak’ dan mengambil alih secara paksa sistem-sistem komputer pusat mereka, MAGI.

Ia dikalahkan sesudah Ritsuko berhasil mengakses satu-satunya MAGI yang masih selamat dan mengatur Angel tersebut untuk berevolusi ke bentuk yang akan menghancurkan dirinya sendiri.

Konon dikenal sebagai Malaikat Teror

  • Leliel

Angel keduabelas yang secara harfiah muncul sebagai semacam makhluk dua dimensi. Bentuk awalnya berupa bola melayang dengan pola hitam-putih, sebelum tiba-tiba ‘mengembang’ menjadi semacam bayangan hitam, dan mengubah bentuknya menjadi luar biasa pipih. Memiliki ‘badan’ dengan luas permukaan sangat luas pada tingkat peregangannya yang paling besar, namun tebal permukaan ‘badan’ tersebut tak melebihi 3 nanometer(!). Karena ‘terbalik’, alih-alih ‘mementalkan’, AT Field yang dimilikinya ‘menyerap’ segala hal yang diterimanya dan ‘memenjarakannya’ di semacam dunia lain yang tampaknya menjadi bagian dari badannya.

Leliel hancur sesudah Eva-01 yang ia ‘serap’ tiba-tiba berserk dan merobek-robek tubuhnya dari dalam, persis beberapa saat sebelum ia hendak dibombardir dengan sisa persediaan bom N2.

Konon dinamai pula sebagai Malaikat Malam.

  • Bardiel

Angel ketigabelas ‘merasuki’ Eva-03 pada saat unit tersebut diuji di pangkalan Matsushiro. Sesudah mengambil alih unit tersebut, ia memutasikannya sedemikian rupa agar dapat bergerak tanpa sumber tenaga luar dan membuatnya memiliki kemampuan untuk meregangkan kedua tangannya sebagai senjata.

Berhasil dikalahkan saat Eva-01, yang menjadi satu-satunya Eva yang masih bertahan, di bawah kendali sistem Dummy Plug, mematahkan lehernya dan mencabik-cabik tubuhnya hingga nyaris tak bersisa.

Namanya juga disebut sebagai Malaikat Kabut Panas.

  • Zeruel

Angel keempatbelas yang menjadi satu-satunya Angel yang berhasil mencapai ruang kendali Central Dogma dari luar GeoFront. Berbentuk menyerupai wujud tengkorak Sachiel, namun melayang di udara dengan tungkai-tungkai berbuku yang dapat difungsikan sebagai cambuk. Memiliki serangan sinar serupa Sachiel, namun dengan kekuatan berlipat-lipat. Berbeda dari Angel lainnya, sinar tersebut pun dapat ia tembakkan secara berturut-turut. Meskipun AT Field-nya bisa ditembus, inti yang dimilikinya masih dapat terjaga berkat keberadaan semacam membran pelindung.

Shinji di Eva-01 berhasil menyeretnya ke salah satu landasan peluncuran, yang membawa mereka kembali ke luar GeoFront. Namun ia baru dikalahkan sesudah Eva-01 kembali berserk saat synchro rate Shinji mencapai 400%. Sesudah dilumpuhkan, Angel tersebut secara harfiah dimakan oleh Eva-01 dan S2 Engine yang dimilikinya diambil alih.

Ia dikenal juga dengan nama Malaikat Kekuatan.

  • Arael

Angel kelimabelas berupa makhluk bersayap bercahaya yang berukuran raksasa. Sesudah muncul di orbit rendah Bumi, di suatu posisi yang relatif tak terjangkau, ia menyerang dengan menggunakan seberkas sinar terang yang mempu meruntuhkan pertahanan mental siapapun yang menjadi sasaran.

Rei mengalahkannya sesudah diperintahkan untuk menggunakan Lance of Longinus. Dengan Eva-00, tombak tersebut dicabutnya dari badan Lilith dan kemudian dilontarkannya tepat ke Arael. Meski Arael berhasil dikalahkan, tombak tersebut mendarat di Bulan dan tak dapat diambil kembali.

Arael dijuluki pula sebagai Malaikat Burung.

  • Armisael

Angel keenambelas berbentuk menyerupai plasmid yang melayang-layang dan dapat berubah ke bentuk double helix pada saat menyerang. Dengan badannya yang menyerupai tali, ia mencambukkan dirinya ke badan lawan dan menyerang pertahanan mental mereka.

Ia dilumpuhkan saat Rei membalikkan AT Field Eva-00 agar Angel tersebut tak melakukan fusi dengan inti Eva-01 juga. Rei kemudian meledakkan Eva-00, memusnahkan unit tersebut bersama sang Angel sekaligus tubuhnya yang ‘kedua’.

Ia disebut pula dengan nama Malaikat Rahim.

  • Tabris

Angel ketujuh belas, sekaligus lawan Angel terakhir yang mesti Shinji hadapi sebagai pilot Eva-01. Di dalam dirinya terkandung roh Adam, meski fisik yang ia miliki bisa jadi merupakan ciptaan SEELE. Wujudnya adalah anak manusia bernama Nagisa Kaworu, yang diajukan untuk menjadi pilot Eva-02 menggantikan Asuka, yang selama beberapa waktu berteman dekat dengan Shinji. Ia memiliki AT Field terkuat di antara semua Angel, yang bahkan mampu mementahkan cahaya, gelombang magnet, serta partikel-partikel subatomik. AT Field ini pula yang memungkinkannya mengendalikan unit-unit Eva lain tanpa perlu memasuki kokpit, dengan synchro rate yang dapat ia atur sendiri. Kenyataan inilah menjadikannya lawan yang teramat berbahaya.

Namun sesudah membajak unit Eva-02 dan membawanya ke Terminal Dogma, Kaworu kemudian menyadari bahwa berlawanan dengan prasangka kebanyakan orang, yang berada di Terminal Dogma bukanlah Adam, melainkan Lilith. Karenanya, sesudah melingkupi Shinji di Eva-01 dengan AT Field-nya dan memisahkannya dari dunia luar, Kaworu menyatakan keengganannya memusnahkan umat manusia lewat pemicuan Third Impact, dan akhirnya meminta Shinji untuk membunuhnya.

Bentuk penamaan yang diberikan padanya berbeda dari bentuk penamaan bagi sebagian besar Angel. Ia dikenal pula sebagai Malaikat Kehendak Bebas dan Alternatif.

  • Lilim

Angel kedelapan belas, yang pada dasarnya merupakan umat manusia sendiri, yang muncul ke dunia sebagai keturunan dari Lilith. Di sebagian materi, beberapa tokoh menyatakan bahwa Angel ini—atau dengan kata lain, umat manusia sendiri—tak semestinya dilahirkan ke dunia.

Sebenarnya diyakini juga memiliki AT Field. Namun berbeda dari para Angel yang mampu memanifestasinya dalam kehidupan nyata, AT Field manusia hanya sebatas pemisah satu manusia dengan manusia lainnya, yang menciptakan perbedaan antar individu.

Dengan demikian terjelaskan pula betapa masing-masing Angel merupakan perwujudan kemungkinan dari mahluk dominan yang akan menjadi penghuni Bumi.

(segini dulu, artikel suplemen ini masih akan berlanjut)

(disadur dari Wikipedia dan sejumlah sumber lain)

Iklan

2 Komentar to “Sindrom Makinami Mari (1)”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: