April 2010

Musim tayang yang baru sudah berlangsung selama beberapa minggu. Mungkin ada baiknya aku menulis sesuatu tentangnya.

Singkat kata, yang paling bisa kusukai di musim tayang baru ini adalah Arakawa Under the Bridge. Gag comedy ini berkisah tentang keseharian seorang cowok elit parlente bernama Ichinomiya Kou semenjak ia menjalin hubungan dengan seorang gadis manis berambut pirang yang dipanggil Nino-san, yang telah menyelamatkannya pada saat ia hampir tenggalam di sungai. Karena prinsip hidup keluarganya yang tidak memperbolehkannya berutang budi pada siapapun, Kou memenuhi permintaan Nino-san untuk menjadi pacarnya dan mulai hidup bersamanya di bawah jembatan bersama sederetan orang-orang aneh lainnya. Nino-san percaya bahwa dirinya orang Venus, dan Kou, mengikuti adat istiadat para penghuni kolong jembatan, dinamai ulang oleh sang kepala desa(?) sebagai Recruit. Siapapun yang menikmati Sakigake! Cromartie High School kurasa juga akan bisa menikmati anime ini (Ya, di dalamnya ada tokoh-tokoh ceweknya kok). Sutradara yang bertanggung jawab atas seri ini sendiri, sebagaimana yang mungkin sudah bisa kalian tebak, adalah Akiyuki Shinbo dari SHAFT. Sementara desain karakternya banyak mengingatkanku akan goresan Ninomiya Tomoko pada Nodame Cantabile, tapi mungkin itu cuma perasaanku saja.

Judul-judul lain yang lebih ‘wajar’ di musim tayang ini meliputi Angel Beats!, Giant Killing, Heroman, Rainbow, serta adaptasi anime yang tak kusangka dari Kaichou wa Maid-sama!.(terbitan lokalnya yang berjudul My Lovely Kaichou sudah terbit di sini sampai jilid kedelapan loh, dan enggak, aku enggak dibayar oleh Elex buat ngasi tau ini).

Angel Beats! adalah seri yang pada musim tayang ini paling menyedot perhatian. Ceritanya tentang seorang cowok yang mendapati dirinya mati dan tahu-tahu sudah berada di alam yang semacam akhirat, di mana di dalam sekolah di alam tersebut, cowok tersebut kemudian terlibat dalam pemberontakan lokal menentang tuhan. Sejujurnya, meski kudengar presentasinya memikat, aku sama sekali tak tertarik untuk menonton ini. Tapi mungkin ada sebagian di antara kalian yang cukup suka dengan temanya, kalau bukan karena di dalamnya ada remaja-remaja cewek sekolahan yang memegang senapan.

Giant Killing adalah drama tentang perjuangan sebuah klub sepakbola profesional yang berada di papan bawah. Karena ini klub profesional, ada nuansa realisme dewasa yang jarang sekali ditemui dalam kisah-kisah olahraga lainnya. Di dalamnya kudengar juga ada fokus yang cukup dalam pada aspek-aspek manajerial.

Heroman merupakan percobaan(?) aneh yang dilakukan komikus Amerika ternama Stan Lee (sang pencipta Spiderman) di dunia anime. Kisahnya tentang seorang bocah bernama Joey yang mendapati mainan robot-robotannya bisa berubah menjadi besar sesudah tersambar petir misterius dan kemudian mendapatinya menjadi andalan Bumi dalam melawan serbuan makhluk-makhluk luar angkasa. Seperti anime-anime buatan BONES lainnya, terlepas dari faktor anak-anak yang menjadi target pangsa pasarnya, seri ini bukanlah sesuatu yang bisa langsung dipandang dengan sebelah mata.

Rainbow adalah adaptasi anime dari manga berjudul sama yang sudah diterbitkan Level, tentang tujuh cowok yang dipenjara pada masa pasca Perang Dunia. Mengangkat tema kehidupan yang sangat keras dan kelam. Kalian para penggemar manga-nya lebih tahu tentangnya daripada saya.

Sementara Kaichou wa Maid-sama! diperuntukkan bagi siapapun yang mengharapkan tayangan bernuansa shoujo yang ringan.

Di samping yang di atas, hal menarik lainnya adalah season baru dari anime bisbol Major yang baru belakangan kuketahui ternyata memiliki cukup banyak penggemar; sesi kedua dari Durarara!! yang makin ke sini entah mengapa terkesan semakin keren; seri TV baru Senkou no Night Raid yang berlatar historis (tentang kelompok rahasia beranggotakan empat orang berkekuatan istimewa yang menjalani misi-misi khusus bagi pemerintahan Jepang pada tahun 1930an); serta House of Five Leaves, keluaran terbaru Manglobe sesudah Michiko E Hatchin yang sejauh ini hanya bisa kukatakan merupakan anime samurai yang teramat, sangat aneh… (ya, bahkan melebihi Samurai Champloo atau Katanagatari, aku sampe kini masi mikir gimana baiknya aku mengulas ini.

Bagi penggemar anime yang rada ‘ga jelas’, masih ada sesuatu yang berjudul Daimao apaa gitu, serta B Gata H Kei. Tapi aku tak akan komentar lebih jauh soal itu.

Dari segi manga (sori, aku bukan pembaca manga cewek yang teratur ^^), yang cukup menarik perhatianku selama bulan ini adalah Naruto, yang nuansa penceritaannya seakan sudah menemukan jati dirinya kembali (Naruto dan Killerbee akhirnya bertemu dan bertatap muka, tapi aku yakin kalian yang baca ini pasti sudah tahu), serta Break Blade yang ceritanya tampaknya kembali telah mencapai level yang baru.

Meski tidak diimbangi perkembangan karakter secara penuh, Break Blade secara konstan menghadirkan karakter-karakter baru yang menarik serta adegan-adegan pertempuran darat keren antar mecha yang sudah lama sekali tak kita lihat dalam bentuk media apapun. Alur adegan-adegannya memang jadi agak sedikit lebih sulit diikuti, tapi itu dikarenakan lingkup ceritanya yang sudah mencapai tingkatan kolosal.

Ada juga manga Shonen Jump relatif baru yang belakangan menarik perhatianku juga. Judulnya Lock On!, yang di balik gaya gambar dan tema ceritanya yang sangat sederhana, memiliki fondasi kuat untuk entah bagaimana menjadi populer.

Ah, hampir lupa. Bagi mereka yang merasa minatnya terhadap Katanagatari hilang sesudah menonton tiga episode, sangat kusarankan untuk menunda pendapat akhir mereka tentang seri ini sampai menonton episode keempat. Sekali lagi, episode KEEMPAT!

(dari berbagai sumber… dan enggak, aku enggak ngikutin semuanya kok)

(masi ada banyak judul lain yang belum kuperiksa juga kok, jadi ini lebih buat catatan pribadiku aja.)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: