Daftar Animasi Gundam (Desember 2016)

Ada seseorang yang dulu meminta ini.

Inspirasi utamaku dalam menyusunnya adalah Wikipedia bahasa Inggris, situs Gundam Wiki, serta ulasan sejarah Gundam di buletin Animonster edisi bulan Januari tahun 2000.

Daftar ini dibuat secara kronologis berdasarkan tahun produksi kemunculan pertama suatu seri. Harap diperhatikan bahwa hanya seri Gundam yang dianimasikan saja yang masuk ke dalam daftar ini. Jadi bila kau suatu hari menemukan rancangan MS dari suatu seri yang tak disebutkan di sini, maka bisa jadi itu rancangan MSV, dan seri tersebut berbentuk cerita novel, manga, atau game. Sebagai catatan, klip-klip animasi promo dan spin off yang agak bersifat parodi macam berbagai seri SD Gundam dan (apalagi) seri Gundam-san takkan kusebut di daftar ini.

Daftar ini akan ku-update secara berkala. Semua seri yang pernah kutonton tetap mungkin (sekali lagi, mungkin) akan kubuat ulasannya secara terpisah juga.

(Sinopsis-sinopsis di sini kuulas secara agak bebas. Jadi sori kalau ada yang kurang berkenan.)

———

Mobile Suit Gundam (1979)

Juga dikenal sebagai Gundam 0079, seri ini diakui sebagai salah satu awal lahirnya genre real robot. Pertama muncul sebagai seri TV, dengan gagasan untuk membuat suatu anime mecha yang ‘tak tolol,’ seri ini pada awalnya tidak menarik banyak perhatian. Tapi seiring dengan waktu, secara perlahan tapi pasti, seri ini mulai memperoleh banyak penggemar fanatik.

Selain sutradara Tomino Yoshiyuki yang menjadi pencetus cerita, nama-nama tenar di balik produksinya meliputi Ogawara Kunio sebagai desainer mecha serta Yoshikazu Yasuhiko sebagai desainer karakter.

Seri TV ini kemudian diangkat ke dalam bentuk tiga episode film kompilasi layar lebar. Perbedaan utama yang dimiliki versi ini dibandingkan versi seri TV-nya adalah dihapuskannya sejumlah elemen cerita yang masih berbau super robot, dipadatkannya cerita secara umum, serta ditambahkannya sejumlah adegan baru.

Seri ini terdiri atas 43 episode.

Berlatar di tahun 0079 Universal Century, pada masa ketika populasi manusia bumi sudah merambah luar angkasa lewat penciptaan space colony (koloni ruang angkasa), dikisahkan bahwa peperangan dahsyat tengah berlangsung antara Federasi Bumi yang berbasiskan di Bumi dan Monarki Zeon yang menyatakan kemerdekaan mereka di space colony. Tokoh utama seri ini adalah seorang pemuda berusia 14 tahun yang sedikit geek bernama Amuro Ray.

Amuro, karena desakan keadaan. menjadi satu-satunya orang yang memahami cara pengendalian senjata rahasia terakhir milik Federasi Bumi, yakni RX-78-2 Gundam, yang secara diam-diam dikembangkan oleh ayahnya sendiri. Gundam merupakan bagian dari proyek rahasia Federasi untuk menghasilkan senjata-senjata yang dapat menandingi teknologi mobile suit (MS) Zaku milik Zeon. Proyek rahasia ini disebut Operation V, dan selain Gundam juga telah menghasilkan pula MS khusus Guntank dan Guncannon, serta MS produksi massal, GM.

Sesudah koloni tempat tinggalnya diserang, Amuro kemudian bergabung bersama para warga sipil lain yang selamat di kapal induk White Base di bawah kepemimpinan darurat Bright Noa. Mereka mencoba melarikan diri ke Jaburo, markas besar Federasi Bumi di Amerika Selatan, agar bisa lolos dari kejaran tentara Zeon yang dimotori pria bertopeng misterius yang menjadi pilot as Zeon bernama Char Aznable.

Char ternyata sebenarnya merupakan Casval Daikun, putra pendiri Zeon sekaligus pencetus teori tentang Newtype, yang bermaksud membalas dendam terhadap keluarga Zabi yang telah membunuh ayahnya, mengambil alih kekuasaan di koloni luar angkasa Side 3, dan mengambil nama ‘Zeon’ sebagai nama negara. Sayla Mass, mahasiswi kedokteran yang bergabung menjadi awak White Base, belakangan terungkap sebagai adik kandung Char, Artesia Daikun, yang berada di pihak bersebrangan dengan kakaknya.

Konflik antara Amuro dan Char mencapai puncaknya saat Lalah Sune, seorang gadis muda yang berada di bawah asuhan Char, tak sengaja tewas demi melindungi Char dari serangan Amuro.

Pertempuran terakhir pecah tatkala pasukan Federasi melakukan penyerbuan terhadap titik pertahanan terakhir Zeon di benteng luar angkasa A Baoa Qu. Di sana, Amuro, yang oleh Lalah telah disadarkan keberadaannya sebagai seorang Newtype, berhadapan kembali dengan Char yang kini menggunakan MS eksperimental Zeong. Di akhir pertempuran, perang apokaliptik antara Federasi dan Zeon kemudian dikenal dalam sejarah sebagai One Year War (Perang Satu Tahun).

Animasinya terbilang ‘kolot’ untuk ukuran zaman sekarang, tapi kualitas penceritaannya yang benar-benar berbobot secara mencolok membedakannya dari anime-anime mecha (robot) lain pada zamannya. Tema-tema berat seperti ‘kematian dalam perang’ dan ‘dewasa sebelum waktunya’ digambarkan secara jelas dan gamblang. Di samping menjadi awal dari franchise anime mecha paling terkenal sepanjang sejarah, seri keluaran studio Sunrise ini menjadi pembuka bagi dibuatnya anime-anime robot lain yang tak sepenuhnya diperuntukkan bagi anak-anak, seperti Taiyou no Kiba Dougram dan Space Runaway Ideon.

Versi trilogi movie kompilasinya lebih direkomendasikan dibandingkan versi seri TV-nya. Tapi dua-duanya sama-sama memiliki daya tariknya sendiri-sendiri.

Mobile Suit Gundam menjadi seri yang mempopulerkan konsep-konsep seperti beam saber, koloni luar angkasa, persenjataan bit, robot mainan Haro yang berbentuk bola, sekaligus konsep partikel Minovsky yang dikeluarkan reaktor MS dan bersifat menghambat terjalinnya komunikasi radio.

(‘Karakter Bertopeng’ dalam seri ini adalah Char Aznable, yang upayanya membalas dendam mendapat pertentangan dari adik perempuannya sendiri. Dirinya pertama dikenal berkat MS Zaku II miliknya yang berwarna merah, yang ‘tiga kali lebih cepat’ dari Zaku normal.)

Mobile Suit Zeta Gundam (1985)

Zeta Gundam merupakan sekuel yang dibuat sebagai tanggapan atas ketenaran Gundam sesudah proyek trilogi film layar lebarnya tuntas. Berawal sebagai seri TV, Zeta Gundam membuka pangsa pemirsa baru yang sebelumnya belum tersentuh oleh seri yang pertama, dan semakin menumbuhkan minat terhadap waralaba ini.

Pada seputaran tahun 2005, seri ini dibuat trilogi movie kompilasinya. Perbedaan yang dimiliki versi ini dibandingkan versi seri TV-nya adalah cerita yang lebih dipadatkan, penambahan adegan-adegan baru, serta perubahan mencolok pada akhir ceritanya, yang merefleksikan nuansa yang lebih optimis.

Seri TV-nya terdiri atas 50 episode.

Berlatar di tahun 0087 UC, para penduduk space colony dikisahkan hidup di bawah penindasan biadab yang dilakukan kelompok Titans. Titans adalah kesatuan elit yang dibentuk Federasi Bumi untuk mencegah munculnya faksi pemberontak lain macam Zeon, tapi langkah-langkah yang mereka ambil cenderung tidak berperikemanusiaan. Tokoh utama kali ini adalah pemuda berbakat namun bermasalah bernama Camille Vidan.

Saat koloni tempat tinggalnya di Green Noa dijadikan basis eksperimentasi militer oleh Titans, Camille bertikai dengan seorang perwira Titans bernama Jerid Messa, dan kejadian tersebut memicunya untuk nekad mencuri Gundam Mk II baru milik Titans yang tengah diuji.

Di bawah bimbingan Quattro Bajeena (yang sebenarnya merupakan sosok penyamaran dari Char Aznable), Camille yang diyakini sebagai Newtype kemudian bergabung bersama kelompok pemberontak AEUG (Anti-Earth Union Group) pimpinan Blex Forer di kapal induk Argama yang nantinya dikomandoi Bright Noa. Camille menjadi saksi langsung atas tindakan-tindakan kejam Titans dan dengan tegar tumbuh menjadi andalan AEUG dalam menghentikan dominasi mereka. Selama itu pula dirinya menjadi sasaran permusuhan Jerid, yang lambat laun menjadi musuh besarnya.

Di pertengahan seri, Amuro Ray turut berperan sebagai mentor Camille saat mereka turut berjuang melawan Titans di Bumi di bawah bendera kelompok Karaba. Sejumlah tokoh lama yang dahulu berperan sebagai awak White Base, seperti Mirai Yashima yang telah menikahi Bright, Kai Shiden yang kini menjadi jurnalis mata-mata, serta Hayato Kobayashi yang memimpin Karaba, turut tampil dan berperan kembali.

Meski Titans berhasil didesak ke luar angkasa, konflik memanas dengan datangnya sisa faksi Zeon menggunakan asteroid raksasa Axis yang hendak bernegosiasi dengan Federasi Bumi. Kelompok Axis Zeon dipimpin oleh seorang wanita bernama Haman Karn, yang menjadi wali dari Mineva Zabi, keturunan terakhir keluarga Zabi yang masih hidup dan masih anak-anak. Kepada siapa Axis memutuskan untuk bersekutu akan menentukan hasil akhir peperangan.

Pertempuran terakhir pecah di koloni Green Noa yang kini telah dinamai Gryps, di mana benteng Gate of Zedan milik Titans ditempatkan. Char dengan Hyaku Shiki menghadapi Qubeley milik Haman demi menuntaskan hubungan masa lalu di antara mereka. Sementara Camille dengan Zeta Gundam menantang The O milik Paptimus Scirocco, pengembang senjata dari Jupiter sekaligus seorang Newtype berkekuatan dahsyat, yang dengan lihai telah mengambil alih kepemimpinan Titans dari Jamitov Hymem. Rangkaian pertempuran ini kemudian dikenal dalam sejarah sebagai Gryps Conflict (Konflik Gryps).

Zeta Gundam secara umum dipandang sebagai salah satu seri Gundam terbaik yang pernah dibuat. Alur ceritanya kompleks dan gelap, dan disampaikan lewat animasi dan desain yang melampaui zamannya berkat kehadiran anggota-anggota staf baru yang lebih muda (meliputi desainer andal Nagano Mamoru dan Fujita Kazumi).

Versi seri TV lebih disarankan dibandingkan versi kompilasi layar lebar karena cakupan ceritanya yang lebih luas memberikan dampak dramatisasi yang lebih mendalam. Versi layar lebar, di sisi lain, tetap memiliki akhir lebih optimis dengan kualitas animasi lebih baru pada beberapa adegan.

Seri ini juga menonjol karena kemampuan Zeta Gundam untuk berubah wujud menjadi pesawat memulai tren mecha-mecha yang dapat bertransformasi dalam dunia animasi, khususnya Macross. Seri ini juga yang pertama memperkenalkan teknologi yang dapat menyalurkan kekuatan Newtype para pilotnya, yang dalam seri ini diperlihatkan oleh teknologi biosensor di dalam Zeta Gundam yang menghasilkan fenomena-fenomena misterius.

Konsep manusia Newtype—yakni mereka yang kesadaran dirinya ‘mengembang’ karena tak lagi terikat gravitasi Bumi—yang dicetuskan secara sekilas dalam seri sebelumnya, juga mulai ditelusuri lebih jauh pada seri ini.

(‘Karakter Bertopeng’ dalam seri ini adalah Quattro Bajeena, yang menghadapi konflik dengan hubungan masa lalu dan peran masa kininya. MS Hyaku Shiki keemasan yang digunakannya dikenal karena desainnya merupakan turunan dari rancangan Delta Gundam, yang hanya terwujud sebatas konsep.)

Mobile Suit Gundam ZZ (1986)

Seri televisi ini dimaksudkan sebagai season kedua dari serial TV Zeta Gundam, yang dibuat dengan nuansa yang teramat sangat berbeda, dengan target pemirsa utama yang lebih ke anak-anak. Seri ini sebelumnya dimaksudkan sebagai penutup bagi cerita Amuro dan Char. Tapi sesudah produksi film layar lebar Char’s Counterattack disetujui, sejumlah penyesuaian kemudian dilakukan agar ceritanya tetap berdiri sendiri.

Total episodenya adalah sebanyak 47.

Dikisahkan bahwa pada tahun 0088 UC, Titans telah dikalahkan. Tapi AEUG kehilangan sebagian besar kekuatan mereka dan kini dipimpin oleh Bright Noa. Tanpa ada pihak lain yang dapat menghalangi, pasukan Axis Zeon mendeklarasikan diri sebagai Neo Zeon, dan secara perlahan tapi pasti mulai merebut tampuk kekuasaan di koloni-koloni luar angkasa. Tokoh utama kali ini adalah pemuda pemulung yatim piatu bernama Judau Ashta.

Saat AEUG berlabuh di koloni mereka, Judau bersama teman-temannya sesama yatim piatu dari koloni luar angkasa Shangri-La, berulangkali mencoba mencuri Zeta Gundam dari kapal Argama agar bisa mereka jual. Tetapi campur tangan pasukan Neo Zeon di Shangri-La akhirnya membuat mereka memutuskan untuk bergabung bersama AEUG dan melakukan perlawanan gerilya(?) terhadap mereka.

Seiring perkembangan cerita, Judau dan kawan-kawannya menolong(?) seorang gadis bernama Roux Louka dari ancaman perwira muda Neo Zeon bernama Glemmy Tot. Roux ternyata adalah utusan dari La Vie En Rose yang mengabarkan pada mereka tentang MS ZZ Gundam (‘Double Zeta’) yang baru. Tapi Glemmy yang terobsesi dengan Roux tak sudi melepaskan gadis itu begitu saja. Dalam upayanya mendapatkan Roux, Grammy akhirnya malah menawan Leina Ashta, adik perempuan Judau sekaligus satu-satunya anggota keluarganya yang masih tersisa.

Upaya Judau untuk mendapatkan Leina kembali mewarnai sebagian besar cerita di seri ini. Upayanya tersebut akhirnya mempertemukannya dengan pemimpin Neo Zeon, Haman Karn. Haman, yang mendapatkan reaksi Newtype dari Judau, kemudian memandangnya sebagai ‘tandingan’ yang sebanding dengan Char dan Camille.

Pada penghujung cerita, Glemmy, yang disadarkan akan jati dirinya yang sesungguhnya, memulai pemberontakan besar-besaran terhadap Haman. Haman dengan Qubeley berduel dengan Full Armor ZZ Gundam milik Judau, sebelum memutuskan untuk menyudahi semua ambisinya sesudah semua yang telah terjadi. Faksi Neo Zeon dengan sendirinya akhirnya runtuh dari dalam, dan di akhir cerita terungkap bahwa Neo Zeon tak lagi memiliki motivasi untuk berperang karena Mineva Zabi yang begitu mereka junjung ternyata bukan lagi Mineva Zabi yang asli.

Rangkaian pertempuran ini dikenal dalam sejarah sebagai First Neo Zeon War (Perang Neo Zeon Pertama).

Gundam ZZ memiliki nuansa ringan yang radikal bila dibandingkan seri pendahulunya, karena konon dimaksudkan sebagai ‘penyegar’ sesudah akhir cerita Zeta Gundam yang teramat tragis. Meski dipandang konyol oleh para penggemar yang lebih serius, Gundam ZZ tetap berhasil menarik sejumlah penggemar baru dari kalangan anak-anak dan orang awam.

Sesudah produksi film layar lebar Char’s Counterattack kemudian disetujui, naskah seri ini kabarnya diambil alih dan ditulis ulang oleh Tomino-sensei. Karena itu, menjelang akhir, kualitas cerita Gundam ZZ dipandang menjadi lebih berbobot.

Salah satu ciri khas mecha utama pada seri ini adalah ukuran ZZ Gundam yang terbilang teramat besar, serta fiturnya untuk bisa dibentuk dari tiga komponen terpisah yang kemudian bergabung menjadi satu. Seri ini juga yang pertama menampilkan versi full armor dari mecha utama, yang mana mecha utama dipersenjatai dengan satu set perangkat dan persenjataan baru secara lengkap.

(Tak ada ‘Karakter Bertopeng’ yang tampil dalam seri ini.)

Mobile Suit Gundam: Char’s Counterattack (1988)

Film layar lebar pertama dalam seri Gundam yang memiliki cerita original, yang sekaligus dikenal karena menggambarkan akhir  perselisihan antara Amuro dan Char.

Berlatar di tahun 0093 UC, Char Aznable menggalang kekuatan dan membangkitkan kembali bendera Neo Zeon di koloni luar angkasa Sweetwater. Dengan tujuan untuk memindahkan umat manusia ke luar angkasa agar menjalani evolusi menjadi Newtype, ia dan pasukannya meluncurkan asteroid-asteroid besar ke Bumi untuk memulai musim dingin artifisial berskala global. Yang menjadi satu-satunya penghalangnya adalah kesatuan gerak cepat khusus Londo Bell milik Federasi Bumi, yang diawaki oleh Amuro Ray dan Bright Noa di kapal induk Ra Cailum.

Dalam negosiasi yang menyusul, Char menyatakan bahwa ia bersedia menghentikan aksinya asalkan diserahi kepemilikan atas asteroid raksasa Axis, yang merupakan bekas markas Neo Zeon yang sebelumnya digunakan Haman Karn. Hanya Londo Bell yang menyadari adanya sesuatu yang tidak beres dalam tindakannya tersebut. Sebagaimana yang Amuro dan Bright duga, tujuan utama Char rupanya tak lain adalah untuk meluncurkan Axis ke arah Bumi. Harapan satu-satunya untuk menghentikan rencana gila Char kemudian jatuh ke ν Gundam (‘Nu Gundam’) yang dikemudikan Amuro, yang sesungguhnya menggunakan teknologi baru psychoframe yang serupa dengan yang Sazabi milik Char gunakan.

Turut terlibat dalam konflik ini adalah Quess Paraya, putri pejabat yang memiliki kekuatan Newtype besar yang tertarik pada Amuro tetapi kemudian berpihak pada Char; Hathaway Noa, putra sulung Bright yang memiliki ketertarikan pada Quess; Nanai Miguel, kekasih Char saat ini, Gyunei Guss, seorang pilot Newtype yang mengidolakan Char; Kayra Su, sesama pilot di Londo Bell; serta Chen Agi, teknisi yang paling memahami potensi keajaiban yang dapat dihasilkan oleh psychoframe ν Gundam.

Konfrontasi terakhir antara dua rival abadi ini dikenal sebagai Second Neo Zeon War (Perang Neo Zeon Kedua).

Char’s Counterattack menonjol berkat drama yang kental dan padat dengan nuansa dunia yang kuat. Film ini juga didukung teknologi CG baru untuk animasi koloni luar angkasa yang menghasilkan kesan memukau untuk masanya. Film ini secara umum disepakati untuk tak boleh dilewatkan oleh para penggemar seri Gundam klasik.

Aspek MS baru yang diperkenalkan pada seri ini adalah teknologi psychoframe, yang dapat menyalurkan resonansi antar kekuatan Newtype dan memungkinkan digerakkannya persenjataan MS semata oleh pikiran, dan pada titik ini sama-sama terpasang dalam kokpit Sazabi dan ν Gundam. Pada film ini juga diperkenalkan konsep fin funnel yang ν Gundam punyai, varian bit dari Mobile Suit Gundam, yang di samping digunakan untuk menyerang juga dapat menghasilkan medan-medan pelindung.

(Tak ada ‘Karakter Bertopeng’ baru yang tampil di film ini.)

Mobile Suit Gundam 0080: War in the Pocket (1989)

War in the Pocket merupakan seri OVA enam episode yang dibuat untuk memperingati ulang tahun kesepuluh dari waralaba ini. Ceritanya memaparkan sebuah kisah sampingan (gaiden) yang terjadi menjelang berakhirnya Perang Satu Tahun.

Sebagian besar cerita diambil dari sudut pandang Alfred Izuruha, seorang bocah penyuka mobile suit berusia 11 tahun yang hidup di koloni luar angkasa Side 6, di mana bagian-bagian Gundam baru RX-78 NT-1 “Alex” hendak dirakit dan diujicoba.

Al pada suatu ketika berkenalan dengan Bernard Wiseman, pilot Zaku muda yang telah dipaksa pemerintahan militer Zeon untuk mendukung upaya agen mereka dalam menghancurkan Gundam tersebut. Bernie kemudian berkenalan dengan tetangga Al, seorang perempuan bernama Christina Mackenzie, yang tanpa sepengetahuan mereka merupakan pilot tes dari Alex. Dalam kurun waktu yang singkat itu, Bernie dan Chris pun menjadi tertarik terhadap satu sama lain.

Pertemuannya dengan Al dan Chris memberi pengaruh besar terhadap keputusan terakhir yang harus Bernie ambil seiring dengan arah berkembangnya perang. Al, yang menjadi satu-satunya orang yang memahami apa sesungguhnya yang terjadi, kemudian menjadi saksi tunggal dari sebuah kejadian yang mengubah hidupnya untuk selama-lamanya.

Seri ini mendapat perhatian cukup luas karena menjadi tayangan Gundam pertama yang tak dipenai oleh Tomino-sensei. Di samping dikenal karena melodrama yang sangat kental, seri ini juga memulai tren pembaruan desain terhadap mecha-mecha lama (yang pada seri ini dilakukan oleh Izubuchi Yutaka), serta tren dibuatnya cerita Gundam tentang prajurit-prajurit ‘biasa’ serta orang-orang awam yang terseret ke dalam konflik di sekeliling mereka.

Secara pribadi, seri ini mungkin merupakan kisah Gundam paling menyentuh yang aku tahu, karenanya bisa menarik bahkan bagi orang-orang di luar kalangan penggemar waralaba ini.

(Tak ada ‘Karakter Bertopeng’ yang tampil di seri ini.)

Mobile Suit Gundam F91 (1991)

F91 merupakan film layar lebar yang dibuat untuk memulai legenda baru yang ‘terpisah’ dari seri-seri terdahulu. Semula direncanakan sebagai seri TV, tapi permasalahan dengan pihak sponsor membuatnya terpaksa dipotong menjadi film layar lebar.

Berlatar di tahun 0123 UC, movie ini diawali dengan diserangnya pertahanan Federasi Bumi di koloni luar angkasa Frontier 4 oleh faksi misterius bernama Crossbone Vanguard, yang akhirnya berkembang menjadi sebuah konflik baru. Tokoh-tokoh utamanya adalah pemuda bernama Seabook Arno beserta kekasihnya, Cecilly Fairchild.

Seabook yang terluka dalam serangan tersebut kemudian mendapati bahwa Cecilly telah diculik. Penculikan tersebut dilatari oleh kenyataan bahwa Cecilly ternyata bernama asli ‘Berah Ronah’ dan sesungguhnya merupakan putri tunggal dari komandan pasukan Crossbone Vanguard, Carozzo Ronah. Crossbone Vanguard bermaksud untuk menggulingkan sistem pemerintahan Federasi dan menggantikannya dengan sistem pemerintahan aristokrat di bawah bendera Cosmo Babylonia, dan Cecily oleh kakeknya, Meitzner Ronah, hendak dijadikan sebagai perlambang ideologi mereka. Mengira Seabook telah tewas, Cecilly dengan enggan turut serta dalam pertempuran dengan MS Vigna Ghina.

Seabook dan kawan-kawannya lalu bergabung dengan awak kapal Space Ark sesudah menyelamatkan diri ke koloni Frontier 1. Di sana, Seabook kemudian mengetahui kenyataan sebenarnya tentang hubungan antara kedua orang tuanya. Sesudah diserahi kemudi atas Gundam F91 yang baru, Seabook akhirnya menggunakan F91 untuk menghadapi invasi Crossbone Vanguard terhadap Frontier 1. Di penghujung pertempuran, Seabook harus berhadapan dengan mobile armor Rafflesia milik Carozzo yang menjadi penghalang terakhirnya untuk bisa mendapatkan Cecilly kembali.

Karena kendala di proses produksinya, film layar lebar ini secara umum dinilai kurang memuaskan. Tapi kisah ini memulai lembaran baru dalam franchise Gundam yang menegaskan arah ‘perkembangan dunia-nya,’ sekaligus membuka peluang dibuatnya cerita-cerita baru yang tidak perlu terkait dengan sejarah yang sebelumnya sudah ada.

Teknologi baru yang mulai ditampilkan lewat seri ini adalah teknologi Beam Shield, perisai sinar yang berbeda dari I-Field yang sudah diperkenalkan sejak awal, juga mampu menahan serangan-serangan proyektil dan sinar secara bersamaan. Desain MS Crossbone Vanguard di film ini menonjol karena berciri khas menggunakan tombak. Ukuran MS juga dikisahkan sudah cenderung mengecil pada masa ini untuk mengantisipasi daya tarik gravitasi dari planet-planet yang lebih besar. Diperkenalkan pula mesin-mesin pembunuh otomatis Bit serta teknologi biocomputer yang merupakan perkembangan lebih lanjut dari persenjataan yang dapat digerakkan pikiran. Gundam F91 sendiri memperkenalkan konsep perlengkapan punggung booster module yang memberikannya kecepatan dan kelincahan teramat tinggi.

(‘Karakter Bertopeng’ di film ini adalah Carozzo “Iron Mask” Ronah, bekas ilmuwan brilian yang kehilangan perikemanusiaannya demi mendukung ideologi ekstrim yang diusung ayah mertuanya.)

Mobile Suit Gundam 0083: Stardust Memory (1991)

Dirilis pada tahun yang sama dengan F91, seri OVA ini dimaksudkan sebagai jembatan penghubung antara kurun waktu Mobile Suit Gundam dengan Mobile Suit Zeta Gundam.

Seri ini menonjol karena menjadi awal keterlibatan Katoki Hajime, yang selanjutnya menjadi salah satu desainer mecha paling menonjol saat ini.

Pada tahun 1992, seri ini juga sempat dikompilasi ke dalam satu film layar lebar dengan cerita yang telah dipadatkan.

Jumlah episode seri OVA-nya adalah 13.

Berlatar di tahun 0083 UC, kisah ini memaparkan pengejaran awak-awak kapal Albion terhadap Anavel Gato yang telah membajak RX-78 Gundam GP02 “Physalis”, yang berujung pada keterlibatan mereka dalam insiden Operation Stardust. Tokoh-tokoh utamanya adalah Kou Uraki, pilot tes muda dari pangkalan Federasi di Torrington, Australia, yang kemudian menggunakan RX-78 Gundam GP01 “Zephyranthes”; Anavel Gato, pilot as dari Dellarz Fleet (Armada Dellarz); beserta Nina Purpleton, teknisi perempuan dari Anaheim Electronics yang terlibat hubungan asmara dengan keduanya.

Dellarz Fleet yang dipimpin Aiguille Dellarz dikisahkan merupakan salah satu pecahan  faksi Zeon yang bermaksud untuk membalas kekalahan mereka dalam Perang Satu Tahun. Rencana penyerangan yang mereka sebut Operation Stardust itu diawali dengan pembajakan atas Gundam Physalis yang dilengkapi persenjataan nuklir. Gundam yang sekaligus menjadi bukti pelanggaran Federasi terhadap Traktat Atlantik tersebut, melalui Gundam Development Project yang sangat rahasia, kemudian Gato gunakan untuk meluluhlantakkan pertahanan Federasi di pangkalan militer luar angkasa Konpei. Dalam kekacauan yang terjadi, sebuah koloni kemudian akan dijatuhkan ke kota padat penduduk Von Braun di Bulan, dan satu-satunya pihak yang memahami ancaman sesungguhnya dari operasi ini hanyalah Kou dan kawan-kawannya.

Cerita mencapai puncaknya tatkala Kou dan kawan-kawannya menemukan indikasi adanya suatu konspirasi di dalam tubuh Federasi. Dellarz akhirnya terbunuh oleh Cima Garahau, panglima wanitanya yang berkhianat yang menggunakan MS Gerbera Tetra. Sementara Kou yang menggunakan Gundam GP03 “Dendrobium” berhadapan untuk terakhir kalinya dengan Gato yang menggunakan MA Neue Ziel.

Cerita berakhir dengan terjadinya insiden yang melegitimasi pembentukan kesatuan elit khusus Titans, dan penghapusan segala fakta berkenaan pengembangan senjata baru Federasi maupun Operation Stardust.

Di samping mengisi jeda waktu delapan tahun antara dua seri TV yang pertama, Gundam 0083 menonjol karena penceritaannya yang padat, perkembangannya yang penuh aksi, serta detil penggambaran mekaniknya yang mengalami peningkatan drastis dibandingkan seri-seri sebelumnya.

Versi OVA lebih direkomendasikan dibandingkan versi movie-nya karena memiliki tempo cerita yang lebih baik.

Meski berlatar sebelum Zeta Gundam, sehingga perkembangan teknologi dalam cerita seharusnya belum terlalu menonjol, seri ini memperkenalkan komponen mobile armor pelengkap berukuran raksasa beserta berbagai perlengkapan eksperimental lain yang dapat dipasangkan pada mobile suit, yang versi model kitnya menjadi Gunpla berukuran terbesar yang pernah ada untuk waktu cukup lama.

(Tidak ada ‘Karakter Bertopeng’ yang tampil di seri ini.)

Mobile Suit Victory Gundam (1993)

Victory Gundam merupakan upaya kedua Sunrise dalam membuka lembaran serial Gundam baru yang tak terkait dengan seri-seri sebelumnya. Seri ini termasuk salah satu seri Gundam yang kontroversial karena dibuat saat Tomino-sensei sebagai sutradara menghadapi banyak sekali tekanan akibat kepentingan berbagai pihak. Hal ini mengakibatkan nuansa cerita yang suram, terutama bila mengingat mudanya usia protagonis utamanya.

Total episodenya adalah sebanyak 51.

Dikisahkan bahwa tahun 0153 UC disebut sebagai masa ‘Uchuu Sengoku no Jidai’ (‘The Age of Warring Space States’ – kurang lebih berarti Masa Peperangan Negara-negara Luar Angkasa). Federasi Bumi telah kehilangan sebagian besar kewibawaannya dan berada di bawah ancaman pemerintahan aristokratik Kekaisaran Zanscare yang berkuasa atas koloni-koloni luar angkasa. Perlawanan terakhir yang masih berlangsung hanya berasal dari kelompok pemberontak League Militaire. Tokoh utama seri ini adalah Uso Ewin, anak lelaki berusia 13 tahun yang memiliki latar belakang sedikit misterius.

Diceritakan dari sudut pandang Shakti Kareen, sahabat sejak kecil Uso, Uso terlibat dalam perang saat secara tidak langsung menolong pilot wanita Marvet Fingerhat yang tengah menguji Core Fighter dari Victory Gundam yang baru. Untuk itu, Uso harus berhadapan dengan Cronicle Asher, pilot MS tangguh yang sekaligus merupakan adik lelaki dari Ratu Maria Pia Armonia yang memimpin Zanscare.

Kemampuan hebat yang Uso miliki dalam pengendalian MS– yang berasal dari pengalaman bertahun-tahun memainkan alat simulasi MS yang entah bagaimana ada di rumahnya–membuat orang-orang League Militaire tanpa banyak pilihan menaruh harapan dan mempercayakan kendali Victory Gundam padanya.

Dalam perjalanan ke luar angkasa demi mengadakan kontak dengan Jinn Gehennam, pemimpin League Militaire yang identitas aslinya dirahasiakan, Uso yang enggan bertarung harus menghadapi kenyataan bahwa perempuan yang disukainya, Katejina Loos, memilih untuk berpihak pada ideologi Zanscare sesudah tertawan oleh Cronicle. Beban mental yang Uso tanggung semakin berat pada saat ia memahami latar belakang terbentuknya Zanscare serta apa sesungguhnya yang membentuk League Militaire.

Pertempuran penentuan berlangsung saat Zanscare menggunakan senjata Newtype Angel Halo yang dapat mempengaruhi pikiran seluruh manusia yang ada di Bumi. Maria dibunuh oleh penasihatnya, Fonse Kagatie. Sementara Uso, menggunakan V2 Assault Gundam, berusaha menemukan Shakti yang terungkap jati dirinya sebagai putri Maria yang telah lama hilang. Menghalangi jalan Uso adalah Cronicle dengan Rig-Contio dan Katejina dengan Rig-Shokew, yang setelah semua yang terjadi, bertekad menghabisinya dalam satu pertarungan terakhir.

Victory Gundam dimulai dengan nuansa riang ala animasi-animasi Studio Ghibli, tapi secara perlahan namun pasti nuansanya secara berangsur semakin gelap dan berat. Merger studio animasi Sunrise dengan perusahaan mainan Bandai konon memberi tekanan luar biasa besar terhadap Tomino-sensei. Hal ini berujung pada sejumlah pengaturan adegan yang aneh (yang terpaksa dilakukan karena banyaknya kemauan dari pihak-pihak yang berkepentingan) serta banyaknya adegan kematian yang terjadi.

Terlepas dari kenegatifan dan perkembangannya yang tak lazim, ada sebagian penggemar yang memandang Victory Gundam sebagai salah satu seri Gundam terbaik karena dramatisasi dan tragedinya.

Aspek mekanik baru yang diperlihatkan dalam seri ini adalah semakin berkembangnya teknologi Beam, yang ditampilkan lewat sayap-sayap cahaya yang dimiliki V2 Gundam serta Beam Rotor (baling-baling) yang dimiliki sejumlah MS dari Zanscare. Juga diperkenalkan adalah bagaimana setiap variasi V Gundam terdiri atas tiga bagian yang dapat terpisahkan dan bagaimana masing-masing bagian dapat tergantikan di udara pada saat diperlukan.

(‘Karakter Bertopeng’ dalam seri ini adalah Cronicle Asher, adik lelaki Ratu Maria, yang menerima banyak antagonisme karena latar belakangnya. Dirinya hanya mengenakan topeng wajahnya saat sedang memiloti MS.)

Mobile Fighter G Gundam (1994)

Dibuat untuk menyambut ulang tahun seri Gundam yang kelima belas, seri ini adalah seri Gundam berstatus AU (alternate universe – dunia lain) pertama yang dibuat. Ceritanya sepenuhnya terlepas dari sejarah Universal Century yang sebelumnya sudah terbentuk.

Langkah ini diambil sehubungan dengan tengah menurunnya popularitas seri ini pada masa itu, dan dengan dukungan dari pihak sponsor, diputuskan akan perlunya semacam reboot.

Seri ini juga menjadi salah satu seri Gundam yang terlepas dari arahan Tomino-sensei, dengan penyutradaraan oleh Imagawa Yasuhiro (yang sebelumnya dikenal melalui Giant Robo, dan beliau merupakan salah seorang anak didik dari Tomino-sensei sendiri) dengan naskah oleh Gobu Fuyunori (yang telah lama menangani naskah-naskah untuk seri-seri animasi Sunrise).

Total episodenya sebanyak 49.

Dikisahkan pada tahun 60 Future Colony, setiap koloni luar angkasa merupakan representasi sebuah negara yang ada di Bumi. Neo Japan mewakili negara Jepang, Neo Indonesia mewakili Indonesia, Neo Rusia mewakil Rusia, dan sebagainya. Untuk menyelesaikan konflik-konflik antar negara, sebagai gantinya perang, diadakanlah kompetesi tahunan Gundam Fight di mana masing-masing negara mengirimkan seorang Gundam Fighter beserta Gundam-nya ke Bumi untuk bertarung dalam semacam pertandingan ilmu bela diri dan memperebutkan gelar juara. Tokoh utama seri ini adalah Domon Kasshu, yang datang ke Bumi mewakili Neo Japan dengan membawa Gundam-nya, Shining Gundam, dengan jurus pamungkas andalannya, Shining Finger.

Dalam perjalanannya, Domon selalu memperlihatkan selembar foto pada setiap lawan bertarungnya. Lelaki tersebut rupanya adalah Kouji Kasshu, kakak kandung Domon yang tengah Domon cari berkenaan dengan insiden dilarikannya Ultimate Gundam yang telah menyebabkan kematian ibunya dan penahanan ayahnya.

Belakangan diketahui bahwa kabar burung tentang Devil Gundam, yang sel-selnya dapat mempengaruhi dan merombak ulang Gundam-Gundam yang lain, sebenarnya mengacu pada bentuk evolusi dari Ultimate Gundam. Domon kemudian mengetahui kebenaran sesungguhnya dari pengorbanan kakaknya dan berkat ajarannya, berhasil mengembangkan Shining Finger menjadi Shining Finger Sword. Dengan kemampuan barunya, Domon berhasil mengalahkan Devil Gundam.

Tapi seiring dengan berlanjutnya Gundam Fight, Domon dan kawan-kawannya sesama Gundam Fighter mengetahui adanya pihak lain yang berupaya memanfaatkan kekuatan jahat yang dimiliki Devil Gundam. Devil Gundam kemudian berasimilasi membentuk Devil Colony, dan semua Gundam Fighter yang sebelumnya berselisih akhirnya bertempur bersama-sama demi menyelamatkan Bumi. Domon, yang kini menggunakan God Gundam, harus menerobos masuk ke dalam Devil Colony demi membebaskan Rain Mikamura, mekanik sekaligus kekasihnya yang telah dijadikan inti dari Devil Gundam yang baru.

Selama masa produksi dan penayangannya, seri ini menuai kontroversi karena bernuansa sangat berbeda dari citra seri Gundam yang ada saat itu. Meski demikian, seri ini terbukti disukai di kalangan anak-anak dan penonton awam, dan dikenal karena desain-desain mecha dan karakter yang bisa konyol, pendekatan ceritanya yang gamblang, serta berbagai elemen dari world cinema yang mempengaruhi penyutradaraannya.

Ciri khas MS di seri ini adalah pada bagaimana kesemuanya digerakkan oleh teknologi yang membuatnya dapat mengikuti gerakan badan para pilotnya. G Gundam juga menjadi seri pertama yang memperkenalkan bentuk ‘mode super’ pada MS yang dipicu oleh kondisi mental penggunanya.

(‘Karakter Bertopeng’ dalam seri ini adalah Schwarz Bruder, ahli ‘Ninjutsu Jerman’ sekaligus Gundam Fighter misterius dari Neo Germany yang menggunakan Gundam Spiegel, yang menjadi mentor bagi Domon dan kawan-kawannya.)

New Mobile Report Gundam Wing (1995)

Seri AU kedua yang Sunrise buat, menyusul seri G Gundam, sekaligus seri yang dipandang fenomenal karena memiliki sumbangan terbesar terhadap awal suksesnya franchise ini di luar Jepang.

Penyutradaraannya dilakukan oleh Ikeda Masashi dengan naskah cerita dibuat oleh Sumizawa Katsuyuki, yang sebelumnya pernah berkolaborasi dalam Yoroiden Samurai Troopers (juga dikenal dengan judul Ronin Warriors). Konsep ceritanya lebih dekat pada konsep cerita Gundam semula, yang mengetengahkan konflik antara pemerintahan manusia Bumi dengan koloni-koloni luar angkasa.

Pada tahun 1996, seri TV-nya dilengkapi oleh rangkaian OVA kompilasi Gundam Wing Operation Meteor I & II: Odds & Evens, yang di samping memberi ringkasan cerita pada seri TV-nya dari sudut pandang masing-masing karakter utama, juga memaparkan sejumlah adegan baru yang memaparkan kelanjutan nasib para tokohnya sesudah cerita seri TV-nya berakhir.

Seri televisinya memiliki total episode sebanyak 49.

Dikisahkan pada tahun 195 AC (After Colony), koloni-koloni luar angkasa hidup di bawah penindasan politik yang dilakukan oleh Aliansi Bumi Bersatu. Sebagai balasan atas berbagai tindak kekejaman yang telah Aliansi lakukan, Operation Meteor dicanangkan oleh suatu pihak di koloni untuk menghancurkan kesatuan khusus Oz, yang sebenarnya merupakan organisasi gelap yang dipandang bertanggung jawab atas kondisi perpolitikan Aliansi saat ini. Seri ini bertutur tentang lima orang pemuda dari latar belakang berbeda yang telah dipersiapkan secara rahasia untuk menggunakan ‘Gundam,’ jenis MS berkekuatan dahsyat dengan teknologi paling mutakhir yang saat itu ada, yang menjadi inti dari operasi rahasia tersebut. Peran sentral seri ini terdapat pada pemuda misterius yang telah terlatih untuk menjadi prajurit yang sempurna, Heero Yuy, beserta MS-nya yang kemudian menjadi sasaran kepentingan banyak pihak, Wing Gundam.

Heero dan keempat rekannya (Duo Maxwell dengan Gundam Deathscythe, Throwa Barton dengan Gundam Heavyarms, Quatre Raberba Winner dengan Gundam Sandrock, serta Chang Wu Fei dengan Gundam Shenlong), yang pada awalnya bahkan tak mengetahui tentang satu sama lain, diluncurkan ke Bumi secara terpisah dan melakukan perlawanan gerilya di berbagai wilayah dengan Gundam masing-masing.

Meski dihadapkan berbagai kendala, mereka perlahan mengenali sesama mereka sebagai rekan dan mulai memahami maksud sesungguhnya dari Operation Meteor. Namun Oz, di bawah petunjuk Treize Kushrenada, melancarkan kudeta terhadap kepemimpinan Aliansi dan berbalik menjadikan para pilot Gundam sebagai buronan baik di Bumi maupun di Koloni-koloni.

Harapan kemudian jatuh pada Releena Darlian, putri angkat diplomat yang Heero temui di Bumi, yang kemudian terungkap sebagai keturunan terakhir keluarga Peacecraft yang pernah memimpin Sanc Kingdom (Kerajaan Sanc). Negeri berpaham pacifist tersebut dihancurkan Oz di masa lalu karena besarnya pengaruh yang mereka miliki terhadap rakyat.

Upaya untuk membangkitkan negeri itu kemudian menjadi jalan satu-satunya untuk menggalang kekuatan demi melawan Oz.  Masing-masing pilot Gundam menghadapi dilema dan tantangan mereka sendiri, sebelum akhirnya bisa tergabung dalam satu faksi baru yang berupaya mewujudkan berakhirnya perang: Peacemillion.

Zechs Merquise, pilot as Oz yang menjadi rival Heero, kemudian terungkap sebagai sebagai kakak kandung Releena, Milliard Peacecraft. Tapi sesudah dikhianati Oz, Milliard akhirnya menjadi pemimpin faksi White Fang yang menentang berdirinya Negara Kesatuan Bumi dan berhadapan dengan Yayasan Romfeller yang berada di balik Oz, dan Peacemillion sekaligus. Dua senjata dahsyat yang menggunakan Zero System, Wing Gundam Zero yang digunakan Heero, dan Gundam Epyon yang digunakan Zechs, kembali berhadapan dalam satu konfrontasi besar yang akan menentukan nasib masa depan Bumi dan Koloni-koloni.

Selain karena desain karakternya yang menarik bagi pemirsa wanita, Gundam Wing dikenal karena dramatisasinya yang kental serta tempo penceritaannya yang cepat. Ceritanya secara episodik menyoroti kejadian-kejadian penting di antara banyak tokoh yang tersebar di seluruh penjuru dunia secara bergantian, daripada satu alur berkelanjutan, sehingga menghasilkan nuansa unik yang khas untuk seri ini. Meski dipandang kurang di aspek realisme, seri ini terbukti cukup sukses dan berhasil menarik perhatian cukup banyak kalangan.

Seri ini kembali menghadirkan konsep transformasi mecha melalui kemampuan Wing Gundam untuk berubah bentuk menjadi pesawat. Seri ini juga menghadirkan konsep Zero System, yaitu suatu sistem umpan balik langsung ke otak yang memungkinkan penggunanya untuk memprediksi masa depan dan langkah-langkah untuk kemenangan. Seri ini juga dikenal sebagai salah satu yang pertama menonjolkan konsep ‘sayap’ di belakang mecha.

Gundam Wing juga menjadi animasi pertama dari studio Sunrise yang menghadirkan konsep adanya lima MS utama yang menjadi sorotan di dalam cerita, yang akan berpengaruh terhadap seri-seri animasi lain mereka ke depan. Gundam Wing juga menjadi seri pertama yang menampilkan mecha dengan senjata pemusnah massal dahsyat, yang dalam hal ini diwakili oleh Twin Buster Rifle milik Wing Gundam Zero.

Berhubung seri OVA kompilasinya bersifat lebih sebagai penutup seri ini, seri TV-nya secara umum lebih direkomendasikan.

(‘Karakter Bertopeng’ dalam seri ini adalah Zechs Merquise, yang karisma dan kemampuannya menjadikan dirinya satu-satunya orang yang mampu menggunakan Tallgeese, MS kuno yang merupakan prototipe kelima Gundam, yang telah mencabut nyawa semua pilot yang menggunakannya sebelum Zechs.)

Mobile Suit Gundam: The 08th MS Team (1996)

Seri OVA yang pertama dirilis menjelang akhir masa tayang Gundam Wing. Merupakan percobaan pembuatan seri Gundam baru dengan nuansa realisme yang lebih kental dan kasar. Seperti War in the Pocket, ceritanya mengambil latar waktu di masa Perang Satu Tahun, namun sebagian besar sudut pandang ceritanya diambil dari kalangan prajurit rendahan.

Penyutradaraannya semula dilakukan oleh Kanda Takeyuki. Tapi beliau meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan pada Juli 1996, dan Iida Umanosuke dari studio GONZO kemudian mengambil alih.

Kematian mendadak Kanda-sensei sempat menghambat proses produksinya. Tapi meski tertunda, seri ini akhirnya selesai, dan seluruh episodenya dikompilasi setahun kemudian dalam format layar lebar dengan subjudul Miller’s Report.

Jumlah episode seri OVA-nya sebanyak 12.

Berlatar pada tahun 0079 UC, di masa berlangsungnya Perang Satu Tahun, seri ini mengetengahkan perwira Federasi muda Shiro Amada yang dipindahtugaskan dari pangkalannya di Side 2 untuk memimpin Tim MS Kedelapan di Bumi. Dalam suatu insiden yang terjadi di tengah perjalanan, Shiro kemudian bertemu dan menolong Aina Saharin, seorang gadis yang merupakan pilot uji MS bagi pihak Zeon. Shiro dan Aina menjadi tertarik terhadap satu sama lain selama mereka bekerjasama dalam menghubungi kedua unit pasukan masing-masing.

Porsi besar cerita mengetengahkan pertemuan kembali Shiro dan Aina di tengah mengganasnya pertempuran antara tentara Federasi melawan Zeon di medan hutan belantara Bumi. Situasi antara kedua pihak tersebut diperrumit oleh keberadaan tentara gerilya yang dipelopori rakyat lokal. Shiro, yang menggunakan versi produksi massal dari MS RX-79 Gundam, harus berhadapan dengan Aina yang menjadi pilot tes dari MA Apsalas.

Meski keduanya sepakat untuk sama-sama tak ingin bertempur lagi, keterlibatan Shiro dengan Aina akhirnya diketahui pihak atasannya. Shiro, yang sudah menanggung cukup banyak masalah dalam memimpin dan mempersatukan timnya dengan pihak gerilya, akhirnya dibebastugaskan setelah menjalani proses pengadilan.

Konflik mencapai puncaknya saat Miller menugaskan Tim 8 dalam misi mengintersepsi mundurnya pasukan Zeon. Diburu oleh waktu, Shiro, yang kini menggunakan Gundam Ez-8, harus berhadapan kembali dengan Apsalas yang kini telah sempurna beserta Ginias Saharin, kakak lelaki Aina yang teramat ambisius, demi menolong kekasih sekaligus teman-teman satu timnya.

The 08th MS Team menonjol sebagai salah satu side story dari Perang Satu Tahun karena tingginya aspek realisme dan kemiliteran yang seri ini miliki. Seri ini yang memulai sisi waralaba Gundam era Universal Century yang lebih keras dan kental dengan pengaruh cerita-cerita perang dari masa Perang Dunia II, yang menggambarkan MS semata-mata tak lebih sebagai peralatan perang yang dapat dibuang.

Sudut pandang yang diambil dalam Miller’s Report menarik karena memaparkan cerita utamanya sebagai kajian masa lalu dalam suatu mahkamah militer. Tapi versi OVA secara umum lebih direkomendasikan.

(Tidak ada ‘Karakter Bertopeng’ dalam seri ini.)

After War Gundam X (1996)

Seri ini merupakan seri AU ketiga yang Sunrise rilis, yang meski merupakan seri AU, turut mengangkat tema-tema seputar Newtype dan evolusi manusia yang sebelumnya banyak disinggung dalam seri-seri UC. Latar cerita Gundam X di sebuah dunia post-apocalyptic, pasca terjadinya suatu kehancuran besar, juga menjadi salah satu hal yang membuat seri ini menonjol.

Sutradara seri ini adalah Takamatsu Shinji yang pada titik ini dikenal karena telah menangani berbagai seri Yuusha/Brave keluaran Sunrise beserta banyak seri-seri lainnya, dengan naskah cerita disusun oleh Kawasaki Hiroyuki, yang telah berpengalaman dalam berbagai macam seri.

Jumlah episode totalnya sebanyak 39.

Berlatar 15 tahun sesudah berlangsungnya Perang Luar Angkasa Ketujuh, yang berakhir dengan dijatuhkannya puluhan koloni luar angkasa ke Bumi, sebagian besar permukaan Bumi kini berupa padang-padang tandus yang hanya memiliki sedikit sisa peradaban yang dulu pernah ada. Tokoh utama seri ini adalah pemuda yatim piatu Garrod Ran bersama sang gadis Newtype, Tiffa Adill.

Upaya Garrod untuk melindungi Tiffa dari pihak-pihak yang berupaya mengambil manfaat atas kekuatannya membawanya pada salah satu unit Gundam X yang terbengkalai. Gundam X rupanya adalah tipe MS legendaris yang senjata Satellite Cannon-nya, yang hanya dapat digunakan Newtype, telah memicu tragedi hancurnya peradaban manusia 15 tahun silam.

Sesudah serangkaian kejadian, Garrod dan Tiffa akhirnya bergabung bersama awak-awak kapal Freeden pimpinan Jamil Neate. Di balik profesi mereka sebagai Vulture, awak-awak kapal Freeden memiliki maksud untuk mencari para Newtype yang masih tersisa dan melindungi mereka agar tak lagi digunakan sebagai alat perang. Bergerak berdasarkan petunjuk-petunjuk samar yang didapat dari kekuatan Tiffa, Garrod dan kawan-kawannya kemudian menjadi saksi dari berbagai sisa tragedi masa lalu yang dampaknya masih terasa hingga sekarang.

Sepanjang perjalanan, mereka dibayang-bayangi oleh dua bersaudara misterius, Shagia Frost dan Olba Frost,  yang belakangan terungkap sebagai agen dari Panitia Pemulihan Bumi pimpinan Fixx Bloodman yang bermaksud untuk menggalang kekuatan demi mewujudkan terbentuknya Perserikatan Bumi yang baru. Namun kenyataan bahwa Frost Bersaudara memiliki agenda mereka tersendiri akhirnya memicu pernyataan Perserikatan akan masih adanya musuh-musuh lama penduduk Bumi di luar angkasa.

Garrod, yang menggunakan Gundam Double X, kemudian tiba di koloni luar angkasa Cloud Nine dan menjadi incaran Lancerow Dawell, rival lama Jamil. Garrod kemudian turut terlibat dengan kelompok pemberontak Satelicon yang menentang pemerintahan Newtype-isme yang dijalankan di Cloud Nine oleh Seidel Rasso di luar angkasa.

Semua pihak yang berserteru akhirnya bertemu dalam satu konfrontasi terakhir demi bisa mencapai  D.O.M.E., sumber segala kekuatan Newtype, yang kabarnya terdapat di Bulan. Pertempuran antara kedua pasukan akhirnya pecah kembali dan Seidel dan Bloodman sama-sama terbunuh akibat kelicikan Frost Bersaudara. Frost Bersaudara terungkap bukan Newtype, melainkan Category F, subjek percobaan gagal untuk ‘menciptakan’ Newtype, dan Garrod dengan diburu waktu dipaksa menembakkan Satellite Cannon untuk terakhir kali demi mencegah berlangsungnya sebuah tragedi kemanusiaan yang baru.

Gundam X pada masa penayangannya menjadi salah satu seri yang kurang populer dengan rating penonton rendah. Sebagian teori yang dikemukakan meliputi kelesuan minat akibat penayangan seri Gundam secara berkelanjutan selama tiga tahun, aspek teledrama yang berlebih, serta latar cerita yang lebih terpusat di Bumi. Hal ini berujung pada pemotongan jumlah episode serta pemadatan cerita di episode-episode akhir. Meski demikian, seiring dengan waktu, seri ini meraih kalangan penggemarnya tersendiri, dengan porsi aksi yang konsisten, kesederhanaan alur cerita, dan karakterisasinya yang simpatik.

Aspek menonjol MS di seri ini meliputi Satellite Cannon berkekuatan sangat dahsyat, yang diaktifkan oleh kekuatan Newtype, dan hanya bisa ditembakkan apabila bulan terlihat, sesudah proses pengisian tenaga melalui gelombang mikro; serta konsep G-Bit yang merupakan pasukan MS yang dapat dikendalikan sepenuhnya oleh hanya satu orang lewat kekuatan Newtype.

(‘Karakter Bertopeng’ dalam seri ini adalah Jamil Neate, yang berperan sebagai mentor bagi Garrod dalam menguasai Gundam X, sekalipun dirinya dihantui trauma terhadap kokpit MS akibat kehancuran yang dipicu lewat tangannya sendiri.)

New Mobile Report Gundam Wing: Endless Waltz (1997)

Endless Waltz berawal sebagai rangkaian OVA tiga episode yang dibuat sebagai tanggapan atas ketenaran Gundam Wing. Ceritanya secara umum berlatar sesudah seri televisinya, dan dari segi cerita berperan sebagai prekuel sekaligus sekuel bagi seri orisinilnya. Dengan staf produksi yang masih sama, ketiga episode tersebut kemudian dikompilasi dan dilengkapi lebih lanjut dalam format layar lebar berjudul sama.

Endless Waltz menandai kali pertama sebuah seri Gundam AU mendapat sekuel baru.

Kisahnya sendiri berlatar pada tahun 196 After Colony. Di tengah upaya global untuk memusnahkan senjata-senjata perang,  Dekim Barton, penggagas sesungguhnya dari Operation Meteor, memulai kudeta untuk menggantikan kedudukan Releena Peacecraft sebagai pemimpin dengan Marimeia Kushrenada, putri dari mendiang Treize Kushrenada. Ia bermaksud melancarkan serangan besar-besaran dari koloni luar angkasa MO III dengan jenis MS produksi massal baru yang canggih, Serpent. Mereka yang masih tersisa dalam menghalangi jalannya hanyalah para pilot Gundam yang muncul kembali dalam upaya melindungi Releena, serta kesatuan tangguh Preventer yang misterius.

Quatre Raberba Winner kemudian berjuang untuk mengambil kembali Gundam-Gundam mereka yang telah dalam proses penghancuran. Chang Wu Fei dan Throwa Barton tidak diketahui keberadaannya. Sementara Heero Yuy dan Duo Maxwell menyusup ke MO III demi mengetahui kebenaran dari apa sesungguhnya yang terjadi. Tapi Heero, yang kemudian mendapatkan Wing Gundam Zero Custom miliknya kembali, menghadapi dilema saat mengetahui apa sesungguhnya akar dari kebencian yang kini ia hadapi.

Kisah yang berperan sebagai prekuel sekaligus sekuel dari seri TV Gundam Wing ini menuai perhatian bukan hanya karena kedudukannya sebagai penutup kisah, melainkan juga karena desain-desain baru yang dimiliki mecha-mechanya.

Dengan durasi totalnya yang lebih panjang, versi layar lebar memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan versi OVA. Tapi mereka yang belum mengenal seri TV Gundam Wing kurang disarankan untuk menonton ini.

Perombakan desain mecha yang sangat mencolok dibandingkan seri TV-nya benar-benar menjadi daya tarik tersendiri bagi seri ini.

(Tidak ada ‘Karakter Bertopeng’ baru dalam seri ini.)

Turn A Gundam (1999)

Turn A Gundam atau ∀ Gundam merupakan seri ‘tak lazim’ yang menandai kembalinya Yoshiyuki Tomino sebagai sutradara utama seri TV semenjak berakhirnya V Gundam. Berbeda dari latar futuristis seri-seri Gundam pada umumnya, Turn A Gundam berlatar di zaman di mana teknologi telah mengalami regresi, sehingga keadaan dunia serupa dengan masa Revolusi Industri di awal abad ke-20. Dibuat sebagai bagian dari peringatan Gundam Big Bang Project 20th Anniversary, seri ini sekaligus menjadi bentuk upaya Tomino-sensei untuk menutup rangkaian franchise ini yang telah mencapai usia 20 tahun.

Pada tahun 2002, seri ini dikompilasi ke dalam dua film layar lebar, yang memadatkan cerita dengan disertai penambahan animasi baru.

Total episode seri TV-nya sebanyak 50.

Berlatar di zaman Seireki (Correct Century) 2345, Loran Cehack beserta sejumlah remaja lain diutus ke Bumi sebagai mata-mata oleh bangsa Moonrace yang hidup di bawah permukaan Bulan. Tanpa sepengetahuan orang-orang Bumi, bangsa Moonrace adalah manusia-manusia yang masih memiliki sisa-sisa dari teknologi dan peradaban maju yang pernah ada di masa lalu. Upaya bangsa Moonrace untuk berpindah kembali ke Bumi dipelopori oleh pemimpin mereka, Ratu Dianna Sorrel. Tapi upaya tersebut menemui banyak kendala hingga akhirnya pecahlah pertikaian. Memegang peran sentral dalam pertikaian ini adalah Kihel Heim, putri majikan Loran, yang kemiripannya dengan Dianna membuatnya berada dalam posisi sang ratu.

Loran menghadapi dilema saat dirinya diandalkan untuk mengendalikan Turn A Gundam, MS misterius yang tanpa sengaja ia temukan pada saat penyerangan berlangsung. Konflik antara orang-orang Bumi dan Moonrace memuncak saat orang-orang Bumi mulai menemukan MS-MS yang bisa mereka gunakan sendiri, seperti Zaku dan Kapool, yang terkubur di wilayah-wilayah yang disebut Mountain Cycle.

Menyadari adanya pihak yang secara diam-diam menginginkan terjadinya perang, orang-orang Bumi berangkat menuju Bulan dengan menggunakan kapal luar angkasa Wilgem yang juga mereka temukan di Mountain Cycle. Di Bulan, mereka berhadapan dengan wakil Dianna, Agrippa Maintainer, dan mengetahui kebenaran tentang Sejarah Gelap yang dirahasiakan secara erat.

Di penghujung cerita, Loran, yang memperoleh kendali atas Turn A Gundam kembali, berhadapan dengan panglima perang Moonrace Gym Ghingnham yang telah membangkitkan Turn X Gundam yang merupakan kembaran dari Turn A. Keduanya kemudian bertarung dengan mempertaruhkan keyakinan akan sifat dan cita-cita masa depan umat manusia yang sesungguhnya.

Selain karena latar cerita, Turn A Gundam dipandang unik karena porsi drama kehidupannya yang menonjol serta desain mecha rancangan Syd Mead yang sangat berbeda dari apa yang pernah muncul di seri-seri pendahulunya. Seri ini sempat dipandang hanya dapat dinikmati secara khusus oleh kalangan penggemar tertentu saja. Tapi di antara kalangan yang menyukainya, banyak yang berpendapat kalau ini salah satu seri Gundam terbaik yang pernah dibuat.

Di samping MS ‘antik’ yang ditemukan kembali, seri ini menonjolkan MS-MS luar biasa canggih yang memiliki bagian dalam ‘hampa’ dan lapisan nanoskin yang memungkinkan MS memperbaiki diri secara otomatis, implementasi medan I-Field sebagai senjata dalam bentuk IF Bunker, serta senjata pemusnah Moonlight Butterfly yang dipandang sebagai penghancur peradaban.

Dengan cakupan ceritanya yang lebih luas, versi seri TV direkomendasikan untuk dilihat lebih dahulu sebelum versi layar lebarnya.

(‘Karakter Bertopeng’ di seri ini adalah Harry Ord, pengawal terpercaya Ratu Dianna yang menggunakan MS SUMO berwarna emas.)

G-Saviour (2000)

G-Saviour pada dasarnya merupakan film live-action berdurasi 90 menit yang diproduksi melalui kerjasama antara Bandai dengan sebuah studio film di Canada. Film ini dibuat lebih dengan maksud sebagai suatu bentuk eksperimentasi terhadap teknologi CG yang digunakan pada MS, untuk menghasilkan tayangan Gundam bersifat live action . Bersama Turn A Gundam, film ini juga dimaksudkan sebagai bagian dari peringatan Gundam Big Bang Project, yang Sunrise canangkan untuk memperingati ulang tahun waralaba Gundam yang kedua puluh.

Berlatar di tahun 218 UC, pada masa ketika Federasi telah ambrol dan digantikan oleh CONSENT, Kongres Negara-negara Koloni Luar Angkasa, G-Saviour berkisah tentang perebutan sampel biolumiscence yang diyakini dapat memecahkan masalah kekurangan pangan yang tengah berlangsung di Koloni-koloni, namun menggagalkan upaya monopoli ekonomi yang hendak dilakukan pemerintahan Bumi. Tokoh utamanya adalah Mark Curran, bekas pilot MS militer yang terlibat dalam perebutan ini sesudah pertemuannya dengan ilmuwan Cynthia Graves. Sesudah mengadakan kontak dengan kelompok pemberontak Illuminati, Mark kemudian diserahi MS baru yang menjadi andalan mereka, G-Saviour, dan turut bergabung dalam perlawanan terhadap CONSENT.

Meski memiliki mutu cukup baik bila mempertimbangkan keterbatasan biaya produksi, film live-action ini mendapat penilaian negatif di mata sebagian besar penggemar Gundam. Ada perbedaan pada tema cerita yang diangkat, alurnya tidak memiliki ‘kedalaman’ yang lazimnya ada dalam seri-seri Gundam, inti cerita tidak menyebutkan apapun mengenai sejarah Universal Century sebelumnya, ada ketidaksesuaian tingkat teknologi dalam cerita dengan latar yang seharusnya,dan kata ‘Gundam’ juga tidak sekalipun disebut dalam live-action ini.

Walau demikian, desain-desain mecha baru yang ditampilkannya menarik perhatian penggemar, dengan produk mainan Gunpla yang cukup populer. G-Savior sendiri kembali mengangkat konsep booster pack pada kedua variasinya, Space Mode dan Terrain Mode. Ciri khas desain MS utama pada film ini terdapat pada tungkai-tungkainya yang ramping dibandingkan proporsi badannya yang lebar.

(Tak ada ‘Karakter Bertopeng’ dalam film ini.)

Mobile Suit Gundam SEED (2002)

Gundam SEED merupakan seri TV yang diproduksi dengan maksud untuk memperkenalkan waralaba ini kepada para penggemar baru di abad kedua puluh satu, dan berkembang menjadi salah satu seri Gundam paling menonjol yang pernah ada. Ceritanya kembali mengangkat tema soal perseteruan antara bumi dan koloni-koloni luar angkasa, dengan cerita yang mengadopsi alur Mobile Suit Gundam yang orisinil dengan penambahan elemen-elemen cerita dari seri-seri yang lebih terkini. Gundam SEED merupakan seri pertama Sunrise yang mengimplementasi teknologi pewarnaan digital dalam animasinya. Gundam SEED juga menjadi salah satu seri yang menonjol karena banyaknya soundtrack dari berbagai artis musik populer.

Penyutradaraannya dilakukan oleh Fukuda Mitsuo (yang sebelumnya dikenal melalui seri Future GPX Cyber Formula dan Gear Fighter Dendoh) dengan Morosawa Chiaki sebagai penulis naskah utama. Seri ini jugalah yang kemudian menonjolkan nama Hirai Hisashi sebagai desainer karakter.

Pada tahun 2004, dirilis trilogi film kompilasi Gundam SEED: Special Edition yang merangkum cerita pada seri TV-nya dengan sedikit penambahan adegan dan animasi baru. Sebagai bentuk peringatan atas ulang tahun seri ini yang kesepuluh, pada tahun 2011, versi HD Remastered dari seri TV-nya mulai mengudara di Jepang, dengan tampilan per episode yang disesuaikan ke format layar lebar, perbaikan kualitas animasi pada berbagai adegan, serta dihilangkannya dua episode klip berisi rangkuman cerita.

Total jumlah episode seri TV-nya adalah 50 (48 untuk versi Remastered) dengan satu epilog pendek berdurasi lima menit bertajuk After Phase yang membeberkan kesudahan nasib para karakternya sesudah perang.

Berlatar pada tahun Cosmic Era 70, sesudah insiden Bloody Valentine (‘valentine berdarah’) yang mana serangan nuklir dilancarkan terhadap koloni luar angkasa Junius Seven, peperangan berlangsung antara pasukan Aliansi Bumi yang terdiri atas ras manusia normal Natural; dengan ZAFT, pasukan militer koloni-koloni luar angkasa PLANT yang terdiri atas ras manusia yang telah dimodifikasi genetik untuk menjadi lebih superior, Coordinator. Tokoh utama seri ini adalah pemuda Coordinator generasi pertama bernama Kira Yamato, yang sesudah terlibat dalam perang, dengan enggan harus berhadapan dengan sahabat lamanya, Athrun Zala, yang kini telah menjadi bagian dari tentara ZAFT.

Koloni luar angkasa Heliopolis milik negara netral Uni Emirat Orb di mana Kira bersekolah diserang pasukan ZAFT pimpinan Rau Le Creuset karena sebagai tempat pengembangan senjata baru Aliansi. Di tengah kekacauan yang berlangsung, Kira dan Athrun bertemu kembali. Didesak keadaan, Kira dengan nekat menulis ulang program OS salah satu dari lima Gundam yang hendak ZAFT curi. Karena hanya ia seorang yang memahami modifikasi OS yang telah ia lakukan, Kira selanjutnya diharuskan menjadi pilot dari Strike Gundam, untuk melindungi teman-temannya selama mereka menjadi bagian dari kapal induk Archangel dalam pelarian mereka ke Bumi.

Tokoh-tokoh lain yang berperan dalam seri ini meliputi pilot MA tangguh Mu La Flaga, yang menjadi semacam mentor bagi Kira; perwira wanita Murrue Ramius, yang menjadi pemimpin darurat di kapal Archangel; Lacus Clyne, putri politisi, tunangan Athrun, sekaligus penyanyi ternama yang diidolakan di PLANT; serta Cagalli Yula Atha, gadis misterius yang Kira temui di Heliopolis, yang belakangan terungkap sebagai putri seorang petinggi di Orb.

Kira kemudian mengetahui bahwa kehebatan yang dimilikinya dikarenakan dirinya merupakan produk dari proyek untuk menghasilkan Coordinator sempurna, yang pernah dicanangkan ayah Mu, Al De Fllaga. Bersama kenyataan tersebut, Kira kemudian juga mengetahui motif sesungguhnya dari Creuset yang akar kebenciannya terhadap seisi dunia dan Mu berawal dari proyek ini.

Konflik terakhir berlangsung di benteng luar angkasa Jachin Due. Pihak Aliansi, yang dimotori organisasi radikal Blue Cosmos pimpinan Murata Azrael; dan pihak ZAFT, yang dipimpin Patrick Zala, ayah Athrun; hendak melakukan genosida terhadap satu sama lain, dan hanya awak kapal Archangel bersama sekutu-sekutu mereka yang dapat mencegah kematian jutaan penduduk sipil di antara keduanya.

Kira, yang telah diserahi MS Freedom Gundam yang bertenaga nuklir oleh Lacus, akhirnya berhadapan dengan MS Providence Gundam yang digunakan Creuset. Sedangkan Athrun, yang menggunakan MS Justice Gundam, dengan ditemani Cagalli yang menggunakan MS Strike Rouge, berpacu melawan waktu demi menghentikan kegilaan ayahnya sendiri.

Gundam SEED menuai kesuksesan besar dan menandai ketenaran kembali franchise ini sesudah sebelumnya memudar. Kedinamisan hubungan antara Kira dan Athrun menjadi daya tarik lebih seri ini, beserta isu-isu yang diangkat mengenai perbedaan ras dan konflik antar ideologi. Sebagian penggemar memberikan penilaian negatif karena alurnya yang terlalu mengadaptasi plot dari Mobile Suit Gundam yang orisinil, perkembangan karakter yang kurang realistis, serta sejumlah kontroversi lain terkait perkembangan cerita. Tapi meski demikian, kepopuleran yang Gundam SEED raih tetap tak dapat disangkal.

Versi kompilasi Special Edition cukup direkomendasikan bila sekedar ingin mengetahui cakupan ceritanya secara ringkas. Tapi terutama karena perbaikan kualitas yang mencolok pada eksekusi adegan-adegannya, versi HD Remastered menjadi versi yang paling direkomendasikan.

Dari segi desain mecha, Gundam SEED memperkenalkan konsep teknologi Phase Shift (PS) Armor yang dapat melindungi permukaan MS dari segala bentuk serangan kecuali yang bersifat beam. Sebagai pengembangan lanjut dari gagasan booster module, Strike Gundam mempopulerkan konsep perlengkapan punggung, melalui implementasi beragam Striker Pack, yang memungkinkan Strike Gundam beroperasi dengan bermacam konfigurasi sesuai kebutuhan (mode Sword Strike untuk jarak dekat, mode Aile Strike untuk udara dan kecepatan, serta mode Launcher Strike untuk pertempuran jarak jauh). Freedom Gundam yang Kira kemudikan juga menjadi dikenal dengan serangan terkuatnya, Full Burst Mode, yang mana ia menembakkan seluruh persenjataan yang dimilikinya ke banyak target yang telah dikunci sekaligus.

Mengimbangi konsep teori Newtype yang diusung dalam seri-seri Universal Century, Gundam SEED memperkenalkan konsep teori SEED factor (‘faktor SEED’), yang diyakini sebagian karakter di dalam cerita sebagai tahap berikutnya dalam evolusi manusia, dan memungkinkan para pemiliknya pada saat-saat tertentu mencapai puncak dari kesadaran pikiran dan kemampuan fisik mereka.

(‘Karakter Bertopeng’ di seri ini adalah Rau Le Creuset, musuh besar Mu yang manipulatif dan nihilistik.)

MS Igloo: The Hidden One Year War (2004)

MS Igloo merupakan tayangan OVA tiga episode yang sepenuhnya dibuat dalam bentuk CG. Sasaran pembuatan OVA ini adalah para penggemar Gundam fanatik pada era UC yang kini sudah berusia dewasa. Ceritanya mendalami lebih jauh nuansa militeralistik yang The 08th MS Team perkenalkan, dengan nuansa dan alegori terhadap Perang Dunia II yang teramat kental.

Penyutradaraannya ditangani oleh sutradara veteran Imanishi Takashi (yang sebelumnya terlibat dalam Gundam 0083 dan Aoki Ryuusei SPT Layzner). Sedangkan naskah ditangani oleh Oukuma Asahide dan Ounogi Hiroshi yang juga telah lama terlibat dalam produksi anime-anime mecha lawas.

Berlatar pada masa berlangsungnya Perang Satu Tahun, OVA ini menuturkan pengalaman awak-awak bekas kapal kargo Jotunheim yang ditugaskan oleh Zeon dalam mengujicoba senjata-senjata baru. Persoalan timbul karena seiring dengan memanasnya peperangan dengan Federasi Bumi, tuntutan akan dihasilkannya proyek-proyek pengembangan senjata yang baru mendapatkan prioritas lebih dibandingkan tuntutan akan terselesaikannya proyek-proyek yang sudah ada.

Dengan senjata-senjata ‘asal jadi’ yang harus mereka uji coba, awak-awak kapal Jotunheim menjadi saksi langsung akan saat-saat terakhir sejumlah pilot heroik yang mengorbankan nyawa mereka demi idealisme Zeon yang teramat mereka percayai. Tokoh sentral dalam seri ini adalah sang insinyur muda yang mengawasi setiap proyek pengembangan, Oliver May.

Dengan nuansa realisme yang sangat kental, serta sudut pandang dari pihak Zeon yang untuk pertama kalinya dipaparkan dalam bentuk animasi, seri pendek ini menuai tanggapan sangat positif, yang berujung pada dilipatgandakannya jumlah episode yang semula direncanakan. Seri ini juga dikenal karena untuk pertama kalinya memaparkan beberapa kejadian penting dalam sejarah UC yang belum pernah dianimasikan sebelumnya. Di antaranya adalah Battle of Loum (Pertempuran Loum) yang menjadi awal mula luluh lantaknya koloni-koloni luar angkasa di Side 1.

Seri ini mungkin agak terlalu berat untuk para penggemar kasual. Tapi para penggemar berat era Universal Century disarankan untuk tak melewatkan seri ini.

(Tak ada ‘Karakter Bertopeng’ baru dalam seri ini.)

Mobile Suit Gundam SEED Destiny (2004)

Gundam SEED Destiny merupakan seri TV sekuel yang dibuat sebagai tanggapan atas kepopuleran Gundam SEED, dengan semua staf lama dari Gundam SEED kembali untuk menangani seri ini. Dengan konsep cerita yang menyerupai konsep cerita Zeta Gundam, dengan karakter-karakter baru di antara karakter-karakter lama; Gundam SEED Destiny menjadi kali pertama sebuah seri AU mendapatkan sekuel berupa seri TV lagi.

Pada Natal tahun 2005, ditayangkan episode spesial berjudul Final Plus yang memberikan sejumlah perbaikan terhadap episode terakhir seri ini: meliputi perubahan beberapa adegan, perpanjangan terhadap adegan-adegan aksi, serta epilog baru sebagai penutup cerita. Pada tahun 2006, dirilis empat film kompilasi berjudul Gundam SEED Destiny: Special Edition, yang bukan hanya merangkum alur dan menambahkan animasi, namun juga secara khusus bercerita dari sudut pandang Athrun Zala yang memegang kedudukan netral pada sebagian besar cerita. Pada tahun 2013, Gundam SEED Destiny juga mendapat penayangan versi HD Remastered, yang di samping meningkatkan animasi ke kualitas HD, menyingkirkan satu episode ringkasan, dan memberikan perbaikan pada eksekusi sejumlah adegan.

Total episodenya, untuk kedua versi seri TV-nya, sama-sama sebanyak 50.

Berlatar di Cosmic Era 73, dua tahun sesudah akhir seri pendahulunya, Gundam SEED Destiny berawal dari kunjungan Cagalli Yula Atha dan Athrun Zala sebagai wakil dari Uni Emirat Orb ke pangkalan Armory One di PLANT, yang berujung pada pembajakan tiga Gundam baru yang dilakukan oleh pasukan khusus Phantom Pain dari Aliansi Bumi. Peristiwa tersebut berlanjut dengan peperangan baru, yang dipicu oleh jatuhnya puing-puing koloni luar angkasa Junius Seven. Bersama Athrun Zala dan Kira Yamato, tokoh utama baru di seri ini adalah Shinn Asuka, pilot muda asal Orb yang dipercaya sebagai pengemudi Impulse Gundam—satu-satunya Gundam baru yang tak tercuri—yang memiliki dendam membara akibat kematian seluruh keluarganya dalam perang terdahulu.

Didorong rasa bertanggung jawab atas bencana global yang dipicu oleh ideologi mendiang ayahnya, Athrun bergabung kembali bersama ZAFT sebagai bagian dari kapal induk Minerva yang baru pimpinan Talia Gladys. Bergerak dengan arahan langsung dari kepala PLANT yang baru, Gilbert Durandal, dan dipercayai untuk menggunakan MS Saviour Gundam yang baru, Athrun bersama Shinn dan kawan-kawannya bertempur melawan pasukan Aliansi, yang secara paksa menanamkan kekuasaan mereka terhadap negara-negara Bumi yang lain.

Seiring dengan upaya pembunuhan terhadap Lacus Clyne, sekaligus terungkapnya keberadaan tiruannya di PLANT yang bernama asli Meer Campbell; sisa awak kapal Archangel yang sebelumnya mengawasi dunia dari balik layar akhirnya turut bergerak.

Durandal kemudian membuka tabir keberadaan masyarakat rahasia Logos, yang berada di balik pemerintahan Aliansi, sekaligus menjadi orang-orang yang bertanggung jawab atas segala peperangan yang pernah terjadi di muka bumi. Sementara itu, Athrun dikejar karena mengetahui suatu rahasia yang tak harusnya ia ketahui, dan konflik memuncak dengan diburunya pimpinan Logos, Lord Djibril, yang juga merupakan pemimpin baru dari Blue Cosmos.

Konfrontasi terakhir berlangsung saat Durandal memperkenalkan pelaksanaan Destiny Plan, yang akan membagi peranan umat manusia berdasarkan bakat genetik mereka. Kira dengan MS Strike Freedom kemudian berhadapan dengan Rey Za Burrel, rekan Shinn yang menggunakan MS Legend Gundam, yang memiliki masa lalu dengan Durandal dan Talia. Sedangkan Athrun yang memakai MS Infinite Justice harus berhadapan dengan Shinn yang menggunakan MS Destiny Gundam, yang kemarahannya telah mengubahnya menjadi lawan yang mengerikan.

Gundam SEED Destiny dikenal sebagai seri yang sampai membagi dua kalangan penggemarnya karena penurunan kualitas cerita signifikan pada pertengahan masa penayangannya. Hal ini konon disebabkan oleh sakit berkepanjangan yang melanda Morosawa Chiaki yang menjabat sebagai penulis skenario utama. Masalah-masalah yang ada meliputi alur yang lambat, hilangnya fokus dalam cerita, serta kontroversi perkembangan hubungan antar karakter, yang menuai kritikan penggemar terutama mengingat besarnya potensi yang konsep ceritanya miliki. Meski tidak sepopuler seri pendahulunya, SEED Destiny pada akhirnya tetap menuai kesuksesan secara rating dan penjualan DVD serta memperoleh kalangan penggemarnya tersendiri.

Versi HD Remastered lebih direkomendasikan karena perbaikan-perbaikan yang telah diberikan pada proses animasi dan eksekusi cerita. Versi Special Edition juga dapat dianjurkan untuk pemaparan cerita secara lebih ringkas.

Gundam SEED Destiny memperkenalkan konsep Beam Shield dan sayap-sayap cahaya dalam linimasa C.E., yang serupa dengan teknologi yang ada di V Gundam. Impulse Gundam juga menggabungkan konsep penggantian komponen MS di udara dari V Gundam dengan konsep variasi konfigurasi MS lewat peralatan punggung dari Gundam SEED, sehingga Impulse Gundam memiliki variasi-variasi Force Impulse untuk kecepatan, Sword Impulse untuk pertempuran jarak dekat, serta Blast Impulse untuk jarak jauh; yang dapat berganti secara seketika di udara. Gundam SEED Destiny juga dikenal karena memasukkan jenis-jenis MS khas Zeon ke dalam cerita sebagai bagian dari pasukan ZAFT, melalui varian-varian Blaze ZAKU Phantom, Gunner ZAKU Warrior, serta GOUF Ignited.

(‘Karakter Bertopeng’ dalam seri ini adalah Neo Roanoke, pemimpin misterius kesatuan Phantom Pain, yang tetap dipercaya para bawahannya terlepas dari tindakan-tindakan kejam dan manipulatif yang harus ia lakukan.)

MS Igloo: Apocalypse 0079 (2005)

OVA tiga episode yang menjadi paruh penutup dari seri MS Igloo, dengan seluruh staf yang sebelumnya terlibat kembali terlibat dalam pembuatannya. Tiga episode ini cukup diantisipasi karena membawa para tokoh utamanya ke bagian cerita yang sudah lama ditunggu-tunggu, yakni hari-hari terakhir masa kejayaan Zeon.

Berlatar di paruh akhir Perang Satu Tahun, pada pelaksanaan Operasi Odessa hingga pertempuran terakhir di A Baoa Qu,  ‘kutukan’ kematian test pilot yang menaungi awak-awak kapal Jotunheim masih terus berlanjut. Seri ini mencapai klimaksnya saat Oliver May sendiri yang diperintahkan untuk mengujicoba senjata terbaru buatan Zeon, Big Rang, demi mendukung keselamatan puluhan nyawa tentara muda yang membentuk pasukan mobile pod mereka.

Serupa dengan seri pendahulunya, seri inipun memperoleh tanggapan memuaskan dari para penggemar. Kualitas animasi CG di dalamnya sedikit mengalami perbaikan dibandingkan seri sebelumnya.

Secara aspek mekanis, seri ini menonjolkan peranan mobile pod (seperti Ball yang diperkenalkan di The 08th MS Team) dalam Perang Satu Tahun yang sebelumnya tak banyak disorot.

Seri ini pun sebaiknya tak dilewatkan oleh para penggemar era UC.

(Tak ada ‘Karakter Bertopeng’ dalam seri ini.)

Mobile Suit Gundam SEED C.E. 73: Stargazer (2006)

Stargazer merupakan seri ONA pendek sebanyak tiga episode yang masing-masing berdurasi sekitar 15 menit, yang menjadi cerita sampingan (gaiden) dari Gundam SEED Destiny. Seri ini ditayangkan secara bulanan tak lama sesudah Gundam SEED Destiny berakhir. Seri ini menonjol pada masa kemunculannya karena menonjolkan suatu nuansa realisme pada latar Cosmic Era. Seri ini juga mengeksplorasi tema penjelajahan luar angkasa yang berlangsung selama masa C.E.

Sutradaranya adalah Nishizawa Susumu dengan naskah yang dibuat Morita Shigeru. Keduanya adalah staf yang pernah terlibat dalam produksi Gundam SEED Destiny.

Sekitar setahun berikutnya, ketiga episode ini kemudian dikompilasi ke dalam format DVD, dan secara keseluruhan tiap episode mendapatkan tambahan durasi sampai sekitar 20 menit, dengan durasi total untuk keseluruhan cerita mencapai nyaris satu jam.

Berlatar di tengah berlangsungnya Perang Bloody Valentine yang kedua, Stargazer mengisahkan tentang insiden penyerangan instalasi penelitian DSSD di luar angkasa oleh pasukan Aliansi Bumi, demi merebut teknologi penjelajahan antariksa baru yang terkandung dalam MS eksperimental bernama Stargazer. Dua tokoh utama seri ini adalah pilot muda pasukan khusus Phantom Pain, Sven Cal Payang, yang mengemudikan MS Strike Noir; dan kepala peneliti DSSD bernama Selene McGriff.

Berlangsung pada masa yang sama dengan berlangsungnya kejadian-kejadian dalam serial TV, seri ini memaparkan secara efektif masa lalu tiap karakter sebelum berlangsungnya misi penentuan yang dimaksud. Temanya berkisar seputar penerimaan diri atas kenyataan masa lalu. Tiga episode ini memiliki nuansa yang teramat berbeda dari seri televisi Gundam SEED Destiny, dan penggemar menyayangkan durasi ceritanya yang tidak lebih panjang.

Versi DVD secara umum lebih direkomendasikan karena memaparkan sudut pandang masing-masing karakter secara lebih tuntas.

Seri ini juga menonjol karena menampilkan varian terkini dari kelima MS utama yang pertama tampil di Gundam SEED. Seri ini juga membeberkan awal mula teknologi voiture lumiere yang banyak ditonjolkan di paruh akhir Gundam SEED Destiny.

(Tak ada ‘Karakter Bertopeng’ yang muncul di seri ini.)

Mobile Suit Gundam 00 (2007)

Gundam 00 merupakan seri televisi Gundam AU yang diproduksi menyusul berakhirnya Gundam SEED Destiny. Seri ini secara mengejutkan menggunakan penanggalan Anno Domini (Masehi), dan menampilkan konsep Orbital Elevator alih-alih koloni-koloni luar angkasa. Gundam 00 dikenal karena menjadi seri Gundam pertama yang dirilis dalam format HD layar lebar. Gundam 00 juga menjadi seri Gundam pertama yang membagi masa penayangannya ke dalam dua season terpisah (menyusul tren yang pertama dibawa Code Geass), dengan cerita pada musim tayang pertama yang banyak mengingatkan akan konsep cerita Gundam Wing.

Sutradara seri ini adalah Mizushima Seiji (yang dikenal karena arahannya dalam anime Fullmetal Alchemist yang pertama), dengan cerita yang digagas oleh Kuroda Yousuke (yang dikenal lewat seri drama Onegai Teacher, Honey and Clover, serta Dual!).

Jumlah episode season pertamanya sebanyak 25.

Dikisahkan pada tahun 2317, negara-negara di dunia secara garis besar terbagi ke dalam tiga blok kekuatan utama: Union, AEU, dan HRL. Masing-masing blok memiliki kepemilikan atas salah satu dari tiga Orbital Elevator, yang menjadi sumber penghasil energi utama Bumi dari tenaga surya. Namun konflik bersenjata masih kerap terjadi berkenaan pembagian manfaat dari menara-menara ini, dengan sebagian negara berkelimpahan dan sebagian negara lain kekurangan. Gundam 00 mengisahkan tentang kemunculan organisasi paramiliter misterius bernama Celestial Being, yang secara paksa mengintervensi setiap konflik yang terjadi di seluruh dunia atas nama perdamaian.

Celestial Being mengintervensi dengan menggunakan empat unit Gundam—jenis MS canggih yang ditenagai GN Drive, dengan teknologi puluhan tahun lebih maju dari sebagian besar teknologi di dunia, buah pikiran ilmuwan fenomenal Aeolia Schenberg yang diyakini telah wafat dua abad sebelumnya. Tokoh utama seri ini adalah bekas tentara anak-anak dari Timur Tengah, Setsuna F. Seiei, yang telah dipilih superkomputer kuantum Veda untuk menjadi Gundam Meister termuda Celestial Being, yang dipercaya mewujudkan ideologi Aeolia dengan Gundam Exia.

Dengan arahan strategi untuk setiap misi dari seorang perempuan bernama Sumeragi Lee Noriega, rekan-rekan Setsuna meliputi: Lockon Stratos yang memimpin mereka menggunakan Gundam Dynames, Allelujah Haptisme yang berkepribadian ganda dengan Gundam Kyrios, serta Tieria Erde yang misterius asal-usulnya dengan Gundam Virtue.

Dengan harapan dapat merebut teknologi yang Celestial Being miliki, ketiga faksi yang ada kemudian sepakat untuk bekerjasama dalam sebuah operasi militer gabungan di Gurun Taklamakan demi memerangkap keempat Gundam. Tapi hal ini malah memicu kemunculan Team Trinity, yang menggunakan tiga Gundam Throne baru dengan GN Drive tiruan berwarna merah, yang kemudian ditunjuk Veda untuk menggantikan peran tim utama dalam menjalankan intervensi. Namun tindak-tindak tak berperikemanusiaan Team Trinity memicu pertentangan keras dari tim utama.

Sesudah terkuak kemungkinan bahwa Veda telah dibajak, pertempuran terakhir pecah di luar angkasa saat kapal induk tim utama Celestial Being, Ptolemaios, terdesak oleh pasukan gabungan PBB. Akibat pengkhianatan Alejandro Corner, duta besar PBB yang sekaligus menjadi salah satu Observer bagi Celestial Being, 30 unit MS GN-X yang ditenagai GN Drive tiruan jatuh ke tangan pasukan gabungan dan menjadi tandingan seimbang bagi keempat Gundam. Terpisah dari rekan-rekannya yang lain, Setsuna, yang Gundam Exia miliknya telah dilengkapi perlengkapan MA khusus untuk membentuk GN Armor Type E, kemudian harus berhadapan dengan Alejandro yang menggunakan Alvatore, MA berkekuatan dahsyat yang diam-diam telah dikembangkannya demi menuntaskan pengkhianatannya.

Gundam 00 memicu kembali perhatian para penggemar dengan kemasan cerita yang berbeda serta desain mecha yang sangat bervariasi. Desain karakter buatan Kouga Yun sempat mendapat tanggapan negatif bagi sebagian penggemar, namun bobot cerita Gundam 00 dipandang sebagai penyegaran untuk seri-seri mecha di masa itu. Meski diawali agak lambat, Gundam 00 juga menjadi salah satu seri paling dikenal karena porsi dan eksekusi adegan-adegan aksinya.

Gundam 00 menjadi seri pertama yang memasukkan konsep sains fiksi Orbital Elevator, yang berwujud seperti menara-menara tinggi yang menjangkau ke luar angkasa, dan terhubung dengan cincin orbital yang mengelilingi Bumi untuk memerangkap energi matahari. Gundam 00 juga memiliki konsep khas GN Drive, yang menghasilkan partikel-partikel GN yang memberi tenaga pada masing-masing Gundam dan konon hanya dapat diproduksi di luar angkasa. Gundam 00 juga menjadi seri animasi Gundam pertama yang menghadirkan konsep mode istimewa dengan batasan waktu pada Gundam, yakni mode khusus Trans Am, yang memungkinkan setiap Gundam melepaskan partikel GN dalam jumlah besar sekaligus, yang akan menyelubungi permukaannya dengan kabut merah dan meningkatkan performa masing-masing sampai tiga kali lipat. Konsep ini serupa dengan EXAM System yang ditampilkan di seri Blue Destiny yang sebelumnya dikenal hanya di kalangan penggemar tertentu.

Gundam 00 juga menghadirkan bentuk desain MS yang khas untuk masing-masing pihak dalam cerita, serta desain Gundam yang disesuaikan dengan performa spesialisasinya. Gundam Exia misalnya, dikenal karena proporsinya yang ramping serta fokus kemampuannya untuk pertempuran jarak dekat, dengan konfigurasi Seven Swords miliknya yang menyimpan tujuh buah ‘pedang’ pada tubuhnya. Gundam 00 juga dikenal karena memperkenalkan gagasan persenjataan pedang padat yang dapat mengungguli senjata pedang sinar. Seri ini juga yang pertama mengenalkan fitur identifikasi biometrik di dalam sistem MS.

(‘Karakter Bertopeng’ pada seri ini adalah Graham Aker, yang dengan MS Union Flag Custom menjadi salah satu lawan paling setara bagi para Gundam Meister, dan memandang Setsuna sebagai rival besarnya.)

MS Igloo 2:The Gravity Front (2008)

Tiga episode OVA yang menjadi sekuel dari seri MS Igloo yang pertama. MS Igloo 2 mempertahankan nuansa dan bentuk cerita yang seri sebelumnya miliki, namun fokus kali ini berada di pihak pejuang Federasi Bumi. Cerita pada masing-masing episodenya juga lebih berdiri sendiri, dengan kesamaan tema hanya ada pada keberadaan fenomena dewa kematian yang menekankan kengerian perang yang para tokohnya hadapi.

Pada awal Perang Satu Tahun, pihak Zeon unggul berkat teknologi MS yang mereka miliki. Pihak Federasi berusaha mengejar dengan mengembangkan MS mereka sendiri, namun mereka terkendala oleh keterbatasan kapasitas produksi. Seri ini memaparkan pengalaman sejumlah prajurit rendahan di neraka medan perang, di mana mereka dipaksa menjalankan operasi-operasi ‘gila’ dari atasan-atasan mereka sebelum tewas. Kesemuanya dihantui oleh fenomena Dewa Kematian, yang bisa jadi merupakan wujud kemarahan dari para korban yang telah terbunuh sebelum mereka.

Dibandingkan seri pendahulunya, MS Igloo 2 dipandang menghadirkan karakterisasi lebih kaya berkat aspek supernatural yang diangkatnya, yang tergambar lewat penyesalan dan dendam yang dimiliki kesetiap tokoh. Dengan aspek realisme dan ‘perang dunia’-nya yang kental, mereka yang menyukai seri MS Igloo pertama tak memiliki alasan untuk melewatkan seri ini.

Serupa dengan MS Igloo pertama, seri ini juga mencolok karena menampilkan variasi persenjataan dari pihak Federasi yang menarik dari segi desain namun belum sepenuhnya sempurna untuk dipakai secara nyata.

(Tak ada ‘Karakter Bertopeng’ di seri ini.)

Mobile Suit Gundam 00 (Season 2, 2009)

Menyusul akhir season pertama yang menuai banyak pertanyaan, season kedua Gundam 00 menjadi seri yang diantisipasi para penggemarnya. Seri ini memperkenalkan konflik baru dan karakter-karakter yang telah menua, dan juga mengangkat konsep cerita yang lebih dekat ke Zeta Gundam dibandingkan sebelumnya.

Menyusul berakhirnya masa penayangannya, tiga OVA kompilasi Special Edition dirilis untuk merangkum cerita pada kedua season ini, dengan penyampaian adegan alternatif serta penambahan adegan baru. Episode pertama OVA tersebut sepenuhnya merangkup season pertama. Sedangkan episode kedua dan ketiga merangkum season kedua, dengan pembagian porsi cerita yang disesuaikan dengan terjadinya time skip pada season kedua.

Season kali ini juga berjumlah 25 episode.

Berlatar empat tahun sesudah kehancuran organisasi paramiliter Celestial Being, sebagian besar pemerintahan dunia telah bersatu di bawah bendera Federasi Bumi. Tapi berbagai konflik masih berlanjut akibat tertindasnya negara-negara miskin yang tak memiliki akses terhadap energi dari ketiga Orbital Elevator. Sesudah lama mengasingkan diri dengan hanya Gundam Exia R, Setsuna F. Seiei bergabung kembali dengan sisa teman-teman lamanya di kapal induk Ptolemaios II, dan menjadi Gundam Meister dari 00 Gundam yang baru, yang menjadi harapan terakhir mereka untuk mengembalikan dunia ke bentuk yang seharusnya.

Setsuna dan kawan-kawannya segera berhadapan dengan kelompok manusia istimewa Innovator pimpinan Ribbons Almark, yang berada di balik pemerintahan Federasi Bumi dan menjadi dalang sesungguhnya dari pengkhianatan Alejandro Corner. Dengan memanfaatkan kuasa superkomputer kuantum Veda yang telah mereka kuasai, Ribbons dan para Innovator lainnya mengendalikan semua negara di dunia. Pasukan otonomi khusus A-LAWS menjadi andalan mereka untuk menekan segala bentuk perlawanan dengan cara-cara keji dan tak berperikemanusiaan. Hanya teknologi Twin Drive System yang terkandung dalam 00 Gundam semata, yang berulangkali berusaha mereka rebut, yang menghalangi para Innovator untuk menaklukkan sisa-sisa Celestial Being.

Dalam upaya merebut Veda kembali, Celestial Being bergabung bersama pasukan pemberontak Katharon dalam melawan gempuran A-LAWS, sebelum pertempuran terakhir akhirnya pecah di kapal induk raksasa Celestial Being yang telah dibangun di sisi gelap Bulan. Mereka yang dipandang sebagai Innovator kemudian terungkap sebenarnya adalah Innovade, manusia-manusia buatan yang diciptakan justru dengan maksud untuk mempersiapkan kemunculan Innovator yang sesungguhnya. Lalu Setsuna, yang menggunakan 00 Raiser pada akhirnya berhadapan dengan Reborns Gundam/Cannon milik Ribbons yang berhasil mengimplementasi kecanggihan teknologi yang sama.

Sekali lagi memperebutkan GN Drive asli yang masih tersisa, keduanya sama-sama berkeinginan membuktikan apa sesungguhnya harapan yang Aeolia Schenberg telah persiapkan atas umat manusia.

Tim produksi Gundam 00 konon menghadapi tuntutan penggemar yang sangat tinggi selama masa penayangan season ini, yang sampai berpengaruh ke kinerja mereka. Meski menuai perhatian karena adegan-adegan aksinya yang memukau, sejumlah penggemar menyayangkan bobot tema yang secara umum berkurang secara mencolok, serta banyaknya pertanyaan yang berakhir tak terjawab di akhir cerita. Walau demikian, seri ini tetap dipandang cukup sukses, dan harapan penggemar sedikit terobati dengan pengumuman akan dibuatnya sekuel film layar lebar pada tahun 2010.

Versi OVA kompilasi menarik karena menghadirkan pengeditan dan modiifikasi cerita yang cukup berbeda pada sejumlah adegan. Tapi sifatnya lebih sebagai pelengkap karena penyampaian ceritanya paling bisa dihargai oleh mereka yang telah kenal dengan seri TV-nya sebelumnya.

Gundam 00 menonjolkan konsep manusia-manusia buatan sebagai lawan antagonis, yang sebelumnya hanya pernah dilihat di Gundam ZZ. Serupa dengan konsep manusia Newtype di linimasa UC, Gundam 00 juga mengetengahkan konsep manusia Innovator yang akan membimbing umat manusia, yang dapat sepenuhnya memahami hati dan pikiran para manusia lain dengan partikel-partikel GN sebagai perantara.

Dari segi desain mecha, Gundam 00 pada season ini memperkenalkan kembali konsep menyatunya pesawat ke badan MS—serupa dengan konsep penggabungan G-Defenser dan Gundam Mk-II di Zeta Gundam—melalui 0 Raiser yang terpasang ke punggung 00 Gundam untuk mengeluarkan potensinya secara penuh. Di samping konsep bit yang sebelumnya telah dikenal dari Mobile Suit Gundam, seri ini juga memperkenalkan konsep shield bit, yang dapat berperan sebagai perisai dan alat penyerangan sekaligus. 00 Raiser juga dikenal karena mampu menghadirkan tembakan beam yang sangat panjang dan berkelanjutan hingga sampai menyerupai pedang.

(‘Karakter Bertopeng’ pada seri ini adalah sang spesialis pertempuran jarak dekat Mr Bushido dengan MS Susanowo yang hanya dimiliki olehnya.)

Mobile Suit Gundam Unicorn (2010)

Gundam Unicorn atau Gundam UC merupakan seri OVA tujuh episode yang diangkat dari seri novel terkenal berjudul sama karangan novelis militer Harutoshi Fukui. Seri ini menandai dianimasikannya kembali era Universal Century, dengan masa serialisasi sepanjang lima tahun yang menarik perhatian banyak sekali pihak. Ceritanya secara umum menjembatani masa sesudah Char’s Counterattack dengan masa Gundam F91, namun ceritanya turut mencakup kejadian-kejadian pada tahun-tahun awal penanggalan Universal Century. Dengan mengangkat tema tentang idealisme dan kecendrungan sejarah untuk berulang, cerita Gundam Unicorn sekaligus membeberkan penuntasan atas konflik panjang antara Zeon dan Federasi Bumi.

Bersama episode terakhirnya, dirilis episode ekstra 100 Years of Solitude yang mengkompilasi adegan-adegan penting dari Mobile Suit Gundam, Zeta Gundam, Gundam ZZ, dan Char’s Counterattack, yang disertai narasi yang memberi gambaran tentang puncak konflik yang berlangsung pada episode terakhir.

Pada tahun 2016, seri ini diedit ulang dan ditayangkan dalam format seri TV dengan judul Mobile Suit Gundam UC Re: 0096, dengan penyesuaian durasi serta soundtrack baru, dan berjumlah 22 episode.

Penyutradaraan seri ini dilakukan oleh Furuhashi Kazuhiro dengan naskah ditangani oleh Muto Yasuyuki.

Berlatar pada tahun 0096 UC, seri ini memaparkan pertikaian rahasia menyangkut pusaka misterius Kotak Laplace, yang konon apabila dibuka dapat memicu kehancuran Federasi Bumi. Karakter utamanya adalah pemuda Newtype Banagher Links, yang terlibat dalam pertikaian saat ia menolong seorang gadis asing yang memperkenalkan diri sebagai Audrey Burne, yang sesungguhnya adalah Mineva Lao Zabi, keturunan terakhir keluarga Zabi yang telah lama menghilang dan kini berusia remaja.

Banagher menolong Audrey yang dikejar karena perebutan Kotak Laplace. Banagher belakangan mengetahui kalau Kotak Laplace ditemukan pada tahun 0000 UC oleh Syam Vist, pendiri Yayasan Vist yang sangat berkuasa. Keluarga Vist selama puluhan tahun telah memanfaatkan kuasa kotak tersebut untuk meraih kemakmuran. Namun Cardeas Vist, keturunan Syam dan kepala keluarga Vist yang terakhir, bermaksud menyerahkan kepemilikan Kotak Laplace kepada sisa kelompok Zeon yang disebut The Sleeves pimpinan Full Frontal yang misterius, yang sangat menyerupai Char Aznable yang harusnya sudah meninggal.

Saat pertempuran pecah di koloni luar angkasa Industrial 7 akibat masuknya pasukan ECOAS Federasi yang bermaksud menggagalkan transaksi, Cardeas melakukan tindakan tak terduga dengan tiba-tiba menyerahkan pada Banagher MS teramat canggih Unicorn Gundam, yang ternyata merupakan ‘kunci’ untuk menemukan sekaligus membuka Kotak Laplace. Terpisahkan dari satu sama lain, Banagher dan Audrey terlibat perseteruan antara Yayasan Vist, sisa-sisa Neo Zeon, serta Federasi Bumi, yang sama-sama ingin memanfaatkan Unicorn Gundam dan Banagher untuk kepentingan mereka sendiri.

Sesudah perjalanan panjang yang penuh konflik, titik terakhir untuk membuka kunci Kotak Laplace terungkap ada di Industrial 7. Banagher dan Audrey akhirnya berhadapan dengan Syam, yang ternyata masih hidup, yang mempercayakan rahasia isi Kotak Laplace pada mereka.

Namun sebelum Audrey dapat membeberkan isi Kotak Laplace untuk mencegah kemungkinan berlanjutnya perang, Full Frontal tampil karena hendak menggunakan kuasa Kotak itu untuk mempertahankan status quo. Banagher, dengan MS Full Armor Unicorn Gundam miliknya yang telah ia kuasai, akhirnya harus melawan MA raksasa Neo Zeong yang Full Frontal gunakan demi memutus jeratan hantu kebencian dari masa lalu.

Gundam Unicorn dikenal terutama karena tingginya kualitas presentasi yang dimilikinya. Meski menarik perhatian banyak sekali kalangan, perkembangan ceritanya dinilai sukar dipahami penggemar awam. Karenanya, seri ini dipandang paling dapat dihargai oleh mereka yang memiliki nostalgia kuat terhadap seri-seri Gundam lama era Universal Century.

Gundam Unicorn memperkenalkan konsep mecha yang mengubah wujudnya saat mengakses mode yang lebih kuat; dalam hal ini, saat Unicorn Gundam mengakses mode NT-D yang memberinya keunggulan atas lawan-lawan Newtype. Di samping itu Gundam Unicorn memperkenalkan konsep psychoframe yang tertanam di sekujur badan MS, yang saat aktif, memungkinkan pengendalian keseluruhan badan MS semata-mata melalui pikiran.

Selain penataan aksinya yang memukau, Gundam Unicorn juga dikenal karena menampilkan banyak sekali varian MS dari seri-seri MSV yang sebelumnya belum pernah dianimasikan, yang semakin memperkuat daya tarik nostalgia yang dimilikinya.

Episode EX 100 Years of Solitude disarankan untuk dilihat sebelum episode terakhir.

(‘Karakter Bertopeng’ dalam seri ini adalah Full Frontal, yang kemiripannya dengan Char Aznable sampai ke suara dan bekas luka yang dimilikinya. MS merah Sinanju yang digunakannya berasal dari program pengembangan yang sama dengan Unicorn Gundam.)

Model Suit Gunpla Builders Beginning G (2010)

Seri OVA tiga episode yang diproduksi untuk merayakan ulang tahun plamo Gundam yang ketiga puluh. Ceritanya lebih dimaksudkan sebagai media promosi untuk memperkenalkan perkembangan mainan Gunpla, dan mengangkat gagasan tentang bagaimana seandainya mainan Gunpla bisa kita adu dan kemudikan dalam suatu permainan simulasi tempur.

Naskahnya digagas oleh Kuroda Yousuke yang sebelumnya menangani cerita Gundam 00, dengan penyutradaraan oleh Matsuo Kou yang telah dikenal sebagai sutradara Kurenai.

Berlatar di masa kini di tahun 2010, seorang remaja bernama Irei Haru berkunjung ke Odaiba ke tempat pameran patung MS Gundam skala 1:1 dilangsungkan. Di sana ia menemukan model kit dari MS orisinil Beginning Gundam yang kemudian dirakit dan ditekuninya.

Bersama kedua sahabatnya, Sakazaki Kenta yang merakit MS Byaku Shiki (modifikasi orisinil Kenta atas MS Hyaku Shiki dari Zeta Gundam) dan Noyama Rina yang merakit MS Beargguy (modifikasi orisinil atas MS Acguy dari Mobile Suit Gundam), Haru berpartisipasi dalam turnamen Gunpla Battle yang memungkinkan model-model kit yang telah dirakit bisa dipiloti dan dikendalikan oleh para pemiliknya dalam suatu permainan simulasi adu ketangkasan berbasis Gundam.

Seri OVA ini sempat menuai perhatian di kalangan penggemar karena alurnya yang sangat sederhana dan temanya yang ringan. Ceritanya terbilang sangat pendek dan tak ada konflik khusus yang diangkat. Namun ide yang diusungnya adalah sesuatu yang telah lama diidamkan oleh penggemar Gunpla.

Ini seri pertama yang mengusung Gunpla sebagai fokus utama cerita. Ini menandai kali pertama MS populer Beargguy yang berbentuk beruang ditampilkan dalam bentuk animasi. Seri ini juga menonjolkan Beginning Gundam yang memodifikasi sedemikian rupa persenjataan sinarnya ke bentuk cakar.

(‘Karakter Bertopeng’ dalam seri ini adalah sang Gunpla Meister, Boris Schauer, yang memiliki Gunpla orisinil Forever Gundam, dan tak segan meninggalkan rekan-rekan setimnya untuk menghasilkan adegan kepergian dramatis dengan menunggang kuda.)

Mobile Suit Gundam 00 the Movie: A wakening of the Trailblazer (2010)

Film layar lebar yang menutup cerita Gundam 00, yang diumumkan pada akhir episode terakhir season kedua dari seri TV-nya. Dengan premier di Jepang, Singapura, sekaligus Amerika, dan subtitel berbahasa Inggris, movie ini menjadi salah satu film layar lebar anime pertama yang mendapat rilis langsung secara internasional. Ceritanya berlatar dua tahun sesudah akhir cerita di season kedua, dan mengetengahkan tantangan sesungguhnya yang Aeolia Schenberg telah persiapkan Celestial Being untuk hadapi.

Staf yang menangani seri TV-nya kembali untuk menangani film layar lebar ini.

Berlatar di tahun A.D. 2314, konflik di dunia masih belum sepenuhnya berakhir. Kelompok paramiliter Celestial Being masih bergerak dari balik layar. Sementara Federasi Bumi (Earth Sphere Federation, atau ESF), dengan dukungan kaum Innovator serta superkomputer Veda, telah menjalankan politik antikekerasan untuk mempersatukan Bumi dengan cara yang damai. Namun bahaya yang telah diramalkan berabad-abad sebelumnya oleh ilmuwan fenomenal Aeoila Schenberg akhirnya tampak, melalui kemunculan sebentuk kehidupan asing yang dapat berubah wujud, yang belakangan dinamai Extraterrestrial Living-metal Shapeshifter (ELS) dan memicu ancaman asimilasi bagi manusia-manusia Bumi yang berpotensi menjadi Innovator.

Celestial Being turun tangan membantu Federasi sesudah Lockon Stratos menemukan jejak keberadaan dua rekan mereka yang terpisah, Allelujah Haptism dan Marie Parfacy. Namun upaya mereka untuk menangani ELS tak berjalan mulus akibat interferensi gelombang otak kuantum yang semakin sering Setsuna F. Seiei alami. Tieria Erde terpaksa mengorbankan jasad fisiknya kembali untuk memberi kesempatan bagi Celestial Being untuk meloloskan diri.

Tatkala seluruh populasi manusia yang ada di Bumi terpaksa dievakuasi, pasukan Federasi dan Celestial Being berkerjasama untuk melakukan penyerangan terakhir dengan kapal induk raksasa Celestial Being ke superstruktur yang telah ELS bangun di orbit Jupiter. Setsuna, dengan menggunakan Quantum System yang terpasang pada 00 Quan[T]—yang memungkinkan penanganan arus informasi berskala sangat besar berkat koneksi terminal mini Veda—pada akhirnya harus menjalin ‘dialog’ dengan ELS demi mengakhiri berjalannya pertempuran.

A wakening of the Trailblazer mendapat tanggapan beragam dari kalangan penggemar. Secara umum film ini dinilai memiliki penataan adegan-adegan aksi yang baik, yang ditandai oleh nilai-nilai produksinya yang tinggi, namun mempunyai cerita lemah yang berusaha mencakup terlalu banyak karakter. Sebagian penggemar juga mengkritik masuknya konsep ‘alien’ dalam cerita, yang belum pernah terjadi dalam seri Gundam manapun sebelumnya. Karakterisasi dan cara penuntasan konflik juga dipandang negatif, terutama apabila dibandingkan dengan apa yang dipaparkan dalam season pertama seri ini.

Dari segi desain mecha, film ini menghadirkan desain MS baru yang menarik perhatian untuk hampir setiap karakter. 00 Quan[T] khususnya menonjolkan konsep sword bit, yang difungsikan seperti pedang di samping kemampuannya membentuk medan-medan energi.

(Tak ada ‘Karakter Bertopeng’ baru pada film ini.)

Mobile Suit Gundam AGE (2011)

Gundam AGE merupakan subseri yang dibuat melalui kerjasama antara Sunrise dan perusahaan pengembang game Level 5 yang memproduksi Dark Cloud, Little Battlers eXperience/Danboru Senki dan Inazuma Eleven. Bersama animenya, turut dikembangkan pula game untuk konsol Sony PSP. Seri ini sempat menuai cukup banyak sensasi karena sasaran pemirsa utamanya adalah anak-anak, dan juga karena ceritanya yang direncanakan mencakup kurun waktu tiga generasi.

Pemimpin Level 5, Hino Akihiro, turut terlibat sebagai pencetus cerita, dengan penyutradaraan dilakukan oleh Yamaguchi Susumu, yang sebelumnya menangani penyutradaraan film-film layar lebar Keroro Gunso dan pernah terlibat sebagai staf berbagai seri Gundam sebelumnya.

Menyusul akhir penayangan seri TV-nya, pada tahun 2013 dirilis OVA kompilasi berjudul Memory of Eden, yang merangkum dan sedikit memodifikasi cerita yang dimulai pada generasi kedua.

Total jumlah episode seri TV-nya sebanyak 49.

Mengetengahkan konflik panjang yang berlangsung selama satu abad, dari Advanced Generation Year 101 sampai 201, Gundam AGE berlatar di di masa ketika peperangan antara pemerintahan Bumi dan koloni-koloni luar angkasa telah lama berlalu, tetapi perdamaian terusik dengan serangan berkala pasukan MS misterius yang selanjutnya dikenal sebagai Unknown Enemy (UE). Seri ini berkisah tentang tiga generasi keluarga Asuno yang berperan besar dalam perlawanan melawan UE berkat AGE System temuan mereka yang memungkinkan proses ‘evolusi teknologi’ yang diwariskan secara turun-temurun.

Pada AG 115, Flit Asuno, anak 14 tahun yang selamat dari kehancuran koloni luar angkasa Angel yang diakibatkan serangan UE, berusaha membangun ‘Gundam’, sosok MS yang dulu dikenal sebagai penyelamat berdasarkan cetak biru pada AGE Device warisan keluarganya. Dengannya, Flit berhasil membangun Gundam AGE-1 dan menjadi harapan penduduk Federasi untuk selamat dari kekejaman UE. Di penghujung konflik di Ambat, awak-awak kapal Diva pimpinan Grudek Ainoa, di mana Flit tergabung, berhasil mengungkap bahwa UE sesungguhnya adalah kaum Vagan, populasi manusia yang terlupakan dalam suatu proyek gagal untuk membangun Mars.

Dalam rentang waktu AG 140-142, Asemu Asuno, putra Flit, mewarisi AGE Device dan diserahi kepemilikan atas Gundam AGE-2. Mengikuti jejak ayahnya yang menjadi perwira tinggi Federasi, Asemu bergabung dengan kemiliteran untuk mengejar jejak Zeheart Gallete, sahabatnya yang terkuak sebagai mata-mata Vagan. Konflik antar keduanya memuncak dalam konfrontasi di benteng luar angkasa Downes yang hendak dijatuhkan ke permukaan Bumi.

Pada tahun AG 164, pasukan Vagan yang dipimpin Zeheart akhirnya melakukan serangan terbuka terhadap Bumi akhirnya terlaksana berkat agen-agennya yang telah lama menyusup. Putra Asemu, Kio Asuno, kemudian dipercayai Flit untuk mewarisi AGE Device dan menggunakan Gundam AGE-3 sesudah hilangnya Asemu selama belasan tahun. Dalam petualangannya, Kio kemudian berhadapan dengan Ezelcant, pemimpin tertinggi kaum Vagan, yang pada Kio kemudian membeberkan motivasi kaum Vagan serta awal mula mereka yang sesungguhnya.

Di penghujung peperangan, Kio, yang kini menggunakan Gundam AGE-FX, kemudian harus mencegah ancaman pemusnahan massal yang dapat berlangsung antara kedua belah pihak dalam pertempuran melindungi Bumi dari benteng La Gramis. Tetapi sesudah sirnanya permusuhan, Kio bersama ayah dan kakeknya masih harus menghadapi amukan Zera Gins, klon Ezelcant yang kendalinya atas Vagan Gear yang digunakannya telah diambil alih oleh senjata berbahaya peninggalan masa perang, Sid.

Gundam AGE mendapat tanggapan beragam sehubungan sasaran pangsa pemirsanya yang lebih ke anak-anak, serta bagaimana seri ini seakan dimaksudkan untuk kelak mempromosikan gamenya. Ada kekecewaan di kalangan penggemar terkait perkembangan cerita dan karakter, yang di luar dugaan cukup potensial. Ada penilaian bahwa narasinya kurang efektif untuk cakupan ceritanya yang terlampau luas. Ada juga penilaian negatif terhadap sebagian desain mecha yang dipandang kurang proporsional. Walau demikian, seri ini tetap meraih kalangan penggemarnya tersendiri, dan seri ini dinilai sebagai salah satu seri Gundam dengan kualitas eksekusi teknis konsisten.

OVA Memory of Eden, yang berfokus pada hubungan antara Asemu dan Zeheart, menanggapi tanggapan penggemar dengan mencoba merangkum dan memperbaiki porsi cukup besar dari cerita. Tapi seri TV-nya tetap perlu dilihat bila ingin mengetahui cakupan ceritanya secara utuh.

Gundam AGE juga dikenal karena mengetengahkan sejumlah desain MS dari pihak Vagan yang mencolok, yang meliputi senjata beam saber yang dilepaskan dari telapak serta kemampuan untuk transformasi ke bentuk naga. Gundam AGE juga menjadi salah satu seri yang menonjolkan kembali konsep perubahan mode dan perlengkapan MS di tengah pertempuran.

Serupa dengan konsep Newtype, Gundam AGE mengangkat konsep X-Rounder, yakni sebagian kecil manusia yang berbakat untuk menggunakan bagian otak mereka yang normalnya tak dipakai, dan memberi mereka naluri dan kesadaran lebih untuk menggunakan MS.

(‘Karakter Bertopeng’ di seri ini adalah Zeheart Gallette, sahabat sekaligus rival Asemu yang diharuskan menggunakan topeng untuk menstabilkan kekuatan X-Rounder miliknya yang semakin menguat.)

Gundam Build Fighters (2013)

Seri ini dirilis untuk merayakan ulang tahun seri Gundam yang ke-35, yang sekaligus menjadi penerus spiritual dari OVA Model Suit Gundam Builders dengan mengetengahkan konsep Gunpla Battle sebagai inti certanya. Seri ini pertama mengudara di televisi dan juga ditayangkan dengan subtitel bahasa Inggris di situs gundam.info milik produsen Bandai. Di samping Gunpla Battle, ceritanya mengadopsi konsep turnamen yang sebelumnya diusung dalam G Gundam, dengan karakter-karakter bersifat multinasional dan tema-tema berkenaan persahabatan dan perjuangan.

Seri ini kembali mengetengahkan naskah yang dibuat oleh Kuroda Yousuke. Penyutradaraan dilakukan oleh Nagasaki Kenji, yang sebelumnya menangani seri sains fiksi No. 6.

Total jumlah episodenya sebanyak 25.

Berlatar di dunia kontemporer yang tak jauh di masa depan, sekitar 10 tahun sesudah Partikel Plavsky yang misterius ditemukan dan memungkinkan simulasi permainan Gunpla Battle, Gundam Build Fighters mengetengahkan perjuangan murid SMP bernama Iori Sei, anak seorang pemilik toko Gunpla, dalam memenangkan Kejuaraan Dunia Gunpla Battle Ketujuh sesudah pertemuannya dengan seorang anak lelaki misterius bernama Reiji, yang memiliki keahlian pengendalian Gunpla yang tak Sei miliki.

Bersama, dengan mengandalkan MS orisinil rancangan Sei, Build Strike Gundam, Iori dan Reiji mengejar jejak ayah Sei yang pernah menjadi juara dua dalam Kejuaraan Dunia Gunpla Battle. Namun pemimpin perusahaan PPSE yang menjadi sponsor turnamen, Mashita, ternyata mengenali siapa Reiji, dan karena suatu alasan tertentu berusaha mensabotase kemajuan Iori dan Reiji pada setiap langkah.

Seiring perkembangan cerita, akhirnya terungkap dari mana sebenarnya Partikel Plavsky yang sangat dirahasiakan PPSE berasal. Lalu sesudah duel antara MS Star Build Strike milik Iori dan Reiji melawan MS Exia Dark Matter yang dicanangkan Mashita, para Gunpla Fighter akhirnya harus bersatu untuk menghentikan peralatan simulator yang lepas kendali dan mulai mempengaruhi realita.

Meski semula diragukan, Gundam Build Fighters berakhir sebagai seri yang jauh melampaui pengharapan penggemar. Nuansa ceritanya ringan, aksi-aksi mechanya konsisten, dan ada banyak referensi terhadap seri-seri Gundam lama dalam bentuk kemiripan adegan maupun dialog. Seri ini membuka pangsa penggemar baru dan sekaligus membangkitkan kembali minat terhadap waralaba ini. Bersama seri ini turut diluncurkan lini Gunpla baru dengan skala 1:144, dengan kemudahan kustomisasi yang melebihi sebelumnya beserta perilisan ulang dari lini-lininya yang lama.

GBF juga dikenal karena menganimasikan berbagai desain MS yang sebelumnya kurang dikenal, serta menghadirkan beragam variasi desain yang menarik. Dari segi desain, seri ini menonjolkan Star Build Strike rancangan Iori yang fitur RG System miliknya memungkinkan manipulasi Partikel Plavsky ke seluruh tubuh untuk meningkatkan performa Gunpla.

(‘Karakter Bertopeng’ di seri ini adalah Meijin Kawaguchi III, Gunpla Builder dan Fighter hebat yang merupakan orang ketiga yang mewarisi gelar Meijin Kawaguchi sesudah yang kedua meninggal secara misterius.)

Gundam: Reconguista in G (2014)

Sebelumnya dikenal dengan nama kode G-Reko yang dikembangkan semenjak 2007, seri ini menandai kembalinya Tomino Yoshiyuki sebagai sutradara dan pencetus cerita seri Gundam sesudah trilogi film kompilasi Zeta Gundam yang beliau buat pada tahun 2005-2006. Tiga episode pertamanya sempat dirilis di layar lebar sebelum masa penayangannya di televisi.

Seri ini mengangkat kembali konsep space elevator seperti pada Gundam 00, tapi dengan konsep dunia yang sama sekali berbeda dari yang pernah ada. Seri ini menonjolkan kembali animasi buatan tangan, dengan gaya penceritaan yang menyerupai seri-seri anime mecha dari dekade 80an.

Selain Tomino-sensei, seri ini juga menonjolkan desain karakter Yoshida Kenichi yang dulu merancang karakter untuk Overman King Gainer dan Eureka Seven, serta desain mecha dengan nuansa berbeda dari Yasuda Akira, Gyoubu Ippei, dan Yamane Kimitoshi.

Total episodenya sebanyak 26.

Berlatar di tahun 1014 Regild Century, zaman penuh kemakmuran sesudah berakhirnya era Universal Century, umat manusia hidup dengan mengandalkan energi matahari yang tersimpan melalui photon battery, yang dibagikan dari orbital elevator Capital Tower yang dipandang sakral. Suatu insiden penyerangan oleh kelompok pembajak Pirate Corps berlanjut dengan pembentukan tentara Capital Army, yang dicurigai telah mengimplementasi teknologi kuno terlarang untuk digunakan dalam perang. Tokoh utama seri ini adalah Bellri Zenam, seorang pemuda riang namun berbakat, yang merupakan satu dari hanya tiga orang yang dapat menggerakkan G-Self, MS misterius yang tak diketahui berasal dari negara mana.

Raraiya Monday, pilot asli G-Self, kehilangan ingatan dan mengalami regresi kepribadian akibat deprivasi oksigen, dan akhirnya tertawan oleh Capital Guard, pasukan pengaman Capital Tower yang di dalamnya Bellri tergabung. Selain Bellri, G-Self terungkap juga dapat dijalankan oleh Aida Rayhunton, seorang anggota Pirate Corps yang padanya Bellri merasakan ketertarikan. Terpikat oleh Aida dan didorong rasa bersalahnya, dengan ditemani oleh sahabat lamanya, Noredo Nug, serta Raraiya sendiri, Bellri kemudian terbawa ke kapal induk Megafauna milik para perompak, yang ternyata bekerjasama melawan pemerintahan Capital Territory bersama negara Ameria.

Ameria, yang juga tengah berperang dengan negara tetangganya, Gondwana, kemudian terungkap tengah berusaha mengembangkan teknologi MS baru dari apa yang mereka peroleh dari sebagian cetak biru Rose of Hermes (Mawar Hermes). Alasan Ameria mempersenjatai diri, melanggar tabu pengembangan teknologi Ag-Tech, dan mendukung Pirate Corps dalam mengakhiri monopoli pembagian photon battery, ternyata karena kabar akan datangnya suatu ‘ancaman dari luar angkasa’ yang ternyata dirahasiakan pemerintahan Capital dari masyarakat luas.

Pihak Ameria dan Capital Army akhirnya bersaing menuju Towasanga, suatu tempat di balik Bulan, di mana semua yang di Bumi akhirnya berhadapan dengan Armada Dorette, kaum manusia luar angkasa di Towasanga yang ingin menjalankan kampanye Reconguista atas Bumi karena lama terkungkung oleh tabu. Asal usul Bellri, Aida, Raraiya serta G-Self kemudian terungkap; seiring pembeberan bahwa keluarga Dorrette berkuasa atas Towasanga melalui pemerintahan boneka Hazm, sesudah menyingkirkan keluarga Rayhunton yang menjadi lawan politik mereka.

Demi menghentikan upaya Reconguista, yang gagal dicegah Raraiya dalam upaya kontak ke Bumi, awak kapal Megafauna kemudian menelusuri asal usul photon battery ke gugusan koloni luar angkasa Venus Globe demi menghubungi Yayasan Hermes, yang terungkap merupakan pencetus sistem distribusi photon battery, hukum tabu Ag-Tech, serta bahkan aliran kepercayaan SU-cordisme sendiri. Namun Yayasan Hermes ternyata juga tak berdaya karena pemberontakan faksi G-IT Corps pimpinan Kia Mbeki, yang juga membangkitkan teknologi lama untuk kembali ke Bumi.

Konflik terakhir pecah dalam pertempuran di atmosfer Bumi, dengan Armada Dorrette yang bersekutu dengan Ameria dan G-IT Corps yang bersekutu dengan Capital Army. Di antara korban-korban yang berjatuhan, Bellri, yang menggunakan G-Self yang telah dilengkapi Perfect Pack, untuk terakhir kalinya harus berhadapan dengan Mask yang menggunakan Kabakali, yang meyakini asal-usul Bellri akan mengubahnya menjadi diktator yang kelak kembali menyengsarakan umat manusia.

Di balik nuansa riang dan jenaka karena dunianya digambarkan asing terhadap konflik, Reconguista in G memiliki jalinan cerita yang rumit dan tak lazim yang membuatnya dinilai sulit digemari. Ada banyak faksi yang ditampilkan dengan hubungan antar karakter yang dinamis. Jumlah episodenya yang dibatasi diduga berdampak negatif terhadap penceritaannya yang ekspansif, sehingga banyak rincian ceritanya kurang tersampaikan secara baik. Meski berakhir kurang menonjol, sejumlah penggemar tetap memberinya perhatian karena kemiripan temanya dengan Turn A Gundam, visualisasi dunianya yang mencolok, serta desain-desain MS di dalamnya yang sangat bervariasi.

Sebagai kelanjutan zaman Universal Century, Reconguista in G menyinggung kembali soal teori manusia Newtype. Seri ini juga menampilkan kembali teknologi berbasis partikel Minovsky yang menghambat komunikasi radio. G-Self selaku MS utama juga mampu mengubah mode tempur dengan mengganti perlengkapan punggung. Seri ini menampilkan kemajuan hasil perkembangan teknologi selepas era UC, melalui sumber energi berbasis photon battery; fitur-fitur photon frame yang mampu melepas energi berlebih berupa aura berpendar, persenjataan beam curtain, track fin, copy paste shield berbasis energi, dan kemajuan-kemajuan teknologi lainnya yang memukau. Seri ini juga menampilkan variasi robot Haro yang disebut Harobe, yang memiliki wujud agak persegi dengan motif menyerupai babi.

(‘Karakter Bertopeng’ dalam seri ini adalah Mask, alias Luin Lee, perwira Capital Army misterius yang ingin memperjuangkan nasib kaum Kuntala, keturunan manusia yang di masa silam tertindas karena dijadikan pasokan pangan oleh manusia lainnya.)

Gundam Build Fighters Try (2014)

Kelanjutan seri Gundam Build Fighters, yang mengusung konsep sama dengan pendahulunya, namun dengan mengetengahkan karakter-karakter baru dan format turnamen yang lebih berbasis pada pertandingan tim.

Penyutradaraan dilakukan oleh Watada Shinya, dengan naskah buatan Kuroda Yousuke.

Total episodenya sebanyak 25.

Tujuh tahun sesudah kemenangan Sei dan Reiji, Perguruan Seiho tempat Sei bersekolah mulai pudar kejayaannya sebagai sekolah yang disegani dalam Gunpla Battle. Hoshino Fumina, siswi kelas tiga SMP yang menjadi satu-satunya anggota tersisa dari Klub Gunpla Battle di Seiho, mengalami kesulitan untuk berpartisipasi dalam Kejuaraan Gunpla Battle Se-Jepang U-19, karena keterbatasan jumlah anggota untuk membentuk tim tiga orang. Namun semua berubah tatkala hadir seorang murid pindahan bernama Kamiki Sekai yang mendalami bela diri Kenpo aliran Jigen Haoh. Bersama Kousaka Yuuma, teman masa kecil Fumina yang berbakat sebagai Builder, mereka menemukan Gunpla MS Build Burning Gundam, yang kemungkinan merupakan peninggalan Sei di ruang klub mereka, dan membentuk Team Try Fighters untuk menghadapi turnamen.

Sesudah mengalahkan tim G-Master dan masuk ke tingkat nasional, Sekai dan kawan-kawannya berhadapan dengan para anggota tim Celestial Sphere dari Perguruan Gunpla yang kemudian menjadi rival terbesar mereka. Dalam pertandingan final, Fumina yang menggunakan Star Winning Gundam harus menghadapi G-Portent milik Kijima Shia; Yuuma dengan Lightning Gundam Full Burnern menuntaskan persaingan lamanya dengan Adou Saga yang menggunakan Gundam The End; sedangkan Sekai yang menggunakan Try Burning Gundam dipaksa terus tumbuh di tengah pertarungan dalam menghadapi Kijima Wilfrid, pengguna Transient Gundam, yang telah lama menanti kemunculan lawan seperti Sekai.

GBF Try dinilai kurang menarik perhatian apabila dibandingkan seri pendahulunya, namun seri ini tetap berhasil meraih kalangan penggemarnya tersendiri. Seri ini terutama mencolok karena menampilkan sejumlah referensi terhadap seri-seri mecha Sunrise klasik yang non-Gundam (terutama yang berjenis mecha musume), sekaligus memberi ekspos lebih banyak terhadap lini Gunpla berjenis Gundam SD.

Dari segi desain, GBF Try juga menonjol karena menampilkan berbagai desain Gunpla yang dapat berubah bentuk secara dramatis, serta yang mampu menyatukan/meminjamkan kekuatan pada Gunpla lain.

(‘Karakter Bertopeng’ di seri ini sekali lagi adalah Meijin Kawaguchi III, yang kali ini dengan ditemani partner wanitanya, Lady Kawaguchi.)

Mobile Suit Gundam: The Origin (2015)

The Origin merupakan rangkaian seri OVA yang diangkat dari seri manga karya Yoshikazu Yasuhiko yang merupakan penceritaan ulang dari seri Mobile Suit Gundam yang orisinil. Seri OVA ini secara khusus mengetengahkan ‘bab masa lalu’ dari manga tersebut, yang memaparkan awal berkuasanya keluarga Zabi atas Zeon, latar belakang sejumlah tokoh utama, serta sejarah pengembangan teknologi MS.

Penyutradaraannya dilakukan bersama oleh Yoshikazu-san bersama Imanishi Takashi.

Diproduksi selama dua tahun sampai akhir tahun 2016, jumlah episodenya sebanyak 4 dan dikonfirmasi akan dilanjutkan dengan pengadaptasian bab cerita Loum yang membuka Perang Satu Tahun.

Cerita The Origin secara khusus berfokus pada perkembangan hubungan kakak beradik Char Aznable dan Sayla Mass di tengah lingkungan mereka yang penuh konflik dan gejolak. Mereka terlahir sebagai anak-anak pemimpin Republik Otonomi Munzo di Side 3 sekaligus pemersatu revolusi atas Federasi Bumi, Zeon Zum Deikun, dari istri di bawah tangannya, Astraia Tor Deikun, dengan nama lahir Casval Rem Deikun dan Artesia Som Deikun.

Sesudah ayah mereka meninggal dunia secara misterius, ibu kandung mereka ditawan sebagai tahanan rumah oleh Roselucia Deikun, ibu tiri mereka sekaligus istri sah dari mendiang Zeon Deikun. Tak ingin dijadikan alat propaganda, keduanya diloloskan dari Side 3 dengan bantuan Ramba Ral, seorang perwira yang setia pada keluarga mereka, dan Crowley Hamon, kekasih Ramba sekaligus kawan lama Astraia.  Keduanya disembunyikan di Bumi bersama Jimba Ral, ayah Ramba yang secara nyata memberontak terhadap Zeon, agar terlindung dari kejaran keluarga Zabi.

Di Bumi, keduanya menggunakan nama Edouard Mass dan Sayla Mass, dan berperan sebagai anak-anak Don Teabolo Mass, pengusaha yang juga merupakan kawan lama ayah mereka. Namun bahkan di Bumi, nyawa mereka tetap diincar. Tak lama setelah kunjungan perwakilan dari Anaheim Electronics yang memancing-mancing tindakan balas dendam, tempat tinggal mereka diserang pembunuh utusan Kycilia Zabi. Jimba tewas dalam serangan dan Don Teabolo terluka parah. Dalam pemulihan, mereka dikunjungi Shu Yashima, perwakilan dari grup konglomerat Yashima, yang menyarankan mereka untuk pindah ke Texas Colony di Side 5.

Di Texas Colony, Edouard berkenalan dengan keluarga Aznable yang menjadi administrator koloni. Putra mereka, Char, secara kebetulan memiliki tampilan fisik yang sangat mirip dengan Edouard.

Republik Otonomi Munzo kini telah berganti nama menjadi Republik Otonomi Zeon dan tengah membangun kekuatan di bawah kepemimpinan keluarga Zabi. Dalam perkembangan perpolitikan, Edouard dan Char sama-sama bermaksud untuk bergabung dalam Akademi Militer Pertahanan Luar Angkasa Zeon, namun untuk alasan yang berbeda. Di tengah perjalanan menuju akademi, Char akhirnya tewas dalam upaya pembunuhan terhadap Edouard yang lain. Namun Edouard selamat sesudah dengan lihai mengambil alih identitas Char.

Konflik antara Zeon dan Federasi Bumi memanas dengan persaingan pengembangan senjata. Nasionalisme Zeon yang digaungkan Gihren Zabi dipandang berbahaya oleh T.Y. Minovsky, ilmuwan penemu partikel-partikel Minovsky, yang kemudian mendorongnya untuk membelot ke pihak Federasi Bumi. Di masa inilah, Char berkenalan dengan Garma Zabi sebagai sesama siswa Akademi, dan mengawali pemberontakan yang memulai rencananya untuk membalas dendam.

Selain berkat kualitas presentasinya yang memukau, The Origin terutama menonjol karena menampilkan sejumlah poin cerita yang berbeda dari yang ada di seri aslinya. Seri ini menjawab sejumlah pertanyaan yang belum terjawab berkenaan latar Universal Century, melalui penggalian kepribadian karakter-karakter lama yang setia terhadap konsep asalnya melalui cerita berbasis drama. Khususnya, terhadap karakter Char, yang rupanya telah menampilkan obsesi balas dendam tak sehat semenjak usia muda. Meski lebih ditujukan untuk para penggemar lama yang sudah berusia, tema-tema yang diangkat dalam ceritanya dipandang sangat sejalan dengan perkembangan dunia di masa kini.

Dari segi desain MS, The Origin mencolok karena menampilkan desain-desain MS klasik dalam bentuk animasi baru. MS ini juga merombak linimasa pengembangan MS dengan menghadirkan desain-desain MS yang lebih primitif, berupa prototip-prototip Guntank dan Guncannon lebih awal, serta desain MS Bugu dan Waff yang mendahului desain Zaku yang terkenal.

(‘Karakter Bertopeng’ di seri ini… tentu saja adalah Char Aznable.)

Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans (2015)

Diumumkan tak lama sesudah berakhirnya masa tayang GBF Try dan Reconguista in G, Iron-Blooded Orphans menarik perhatian penggemar lewat gaya desain mekaniknya yang khas serta latar ceritanya yang dimulai di permukaan Mars yang telah melewati proses terraform. Dengan demikian, seri ini juga menjadi seri animasi Gundam pertama yang mengangkat planet Mars sebagai fokus cerita.

Seri ini juga menonjol karena penyutradaraannya dilakukan oleh Nagai Tatsuyuki dan naskahnya akan dibuat oleh Okada Mari. Hal tersebut sempat menjadi kejutan karena Nagai-san dan Okada-san sebelumnya sama-sama lebih dikenal lewat kolaborasi mereka di AnoHana dan seri-seri drama remaja lainnya.

Telah dikonfirmasi bahwa seri ini memiliki cakupan lebih dari satu season, dengan season pertamanya berjumlah 25 episode.

Berlatar di penanggalan Post Disaster 323, sekitar tiga abad sesudah konflik besar antara Bumi dan Mars yang dikenal sebagai Calamity War (‘Perang Malapetaka’), seri ini berfokus pada pertumbuhan dan kesetiakawanan sekelompok anak remaja yatim piatu yang dipekerjakan dalam kelompok pengamanan swasta CGS di kota Chryse di Mars. Seiring berlangsungnya konflik antara manajemen CGS dengan Gjallarhorn, badan militer tunggal yang diamanatkan menjaga perdamaian, anak-anak tersebut mengambil alih kepemilikan atas aset-aset CGS yang ditinggalkan dan membentuk usaha mereka sendiri di bawah bendera Tekkadan. Karakter sentral dalam seri ini adalah dua sahabat lama, Mikazuki Augus dan Orga Itsuka, yang sama-sama bercita-cita membangun tempat bagi diri mereka sendiri sekaligus kawan-kawan mereka.

Konflik dengan Gjallarhorn dimulai dengan dipekerjakannya CGS untuk mengawal Kudelia Aina Bernstein. Kudelia adalah putri tunggal keluarga Bernstein yang memerintah Chryse, yang hendak merundingkan kebijakan pengelolaan sumber daya half metal dengan pemerintahan induk Arbrau di Bumi untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Mars. Di balik pekerjaan tersebut, tersembunyi rencana terselubung untuk membunuh Kudelia, yang dipandang Gjallarhorn dapat menjadi akar pemberontakan besar di Mars. CGS akhirnya jatuh sebagai tumbal dalam serangan Gjallarhorn. Tapi di luar dugaan semua pihak, upaya Gjallarhorn berhasil digagalkan Orga dan kawan-kawannya berkat pengaktifan kembali Gundam Barbatos—satu dari 72 MS dengan kerangka Gundam Frame yang tiga abad sebelumnya telah mengakhiri Calamity War—yang kemudian dikendalikan oleh Mika. Ditelantarkan oleh atasan mereka, Orga dan kawan-kawannya membentuk perusahaan baru Tekkadan yang dengan kapal induk Isaribi, mengambil alih pekerjaan untuk mengawal Kudelia ke Bumi.

Berkat pertemuan dengan keluarga Turbine, Tekkadan berhasil memperoleh dukungan Teiwaz, perusahaan konglomerat yang menguasai jalur-jalur transportasi di sabuk asteroid sekitar Jupiter. Lewat jalur-jalur gelap Teiwaz, Tekkadan untuk sementara lolos dari pengejaran Gjallarhorn, yang kini dipelopori tim auditor pimpinan dua perwira muda, McGillis Fareed dan Gaelio Bauduin. Sepanjang perjalanan, Orga, Mika, dan Kudelia perlahan menyadari bahwa perjalanan mereka bagi orang-orang yang hidup di luar angkasa memiliki dampak yang jauh lebih besar dari yang mereka kira.

Melewati berbagai rintangan dan pengorbanan, Tekkadan berhasil tiba di Bumi. Namun kemudian terungkap bahwa Makanai Togonosuke yang mengundang Kudelia ternyata tidak lagi menjabat sebagai perdana menteri. Demi menyampaikan maksud mereka, Makanai dengan lihai mendesak Tekkadan untuk membawanya bersama Kudelia ke kongress Arbrau di Edmonton, untuk menggagalkan agenda politik Henri Fleurs yang rupanya didukung petinggi Gjallarhorn Iznario Fareed.

Dalam konflik terakhir, Gaelio dijebak McGillis untuk mendatangkan MS raksasa Graze Ein ke medan perang. Di dalamnya, Ein Dalton yang telah kehilangan separuh kewarasannya menuntut pertanggungjawaban Gundam Barbatos atas kematian mentornya, dan menjadi lawan terakhir yang harus Mika hadapi demi membawa dirinya dan teman-temannya mencapai tujuan yang sudah di depan mata…

Iron-Blooded Orphans dikenal sebagai seri Gundam yang menonjolkan pembangunan dunia serta pemaparan karakter, khususnya dalam tema pengeksploitasian anak-anak. Karenanya, seri ini memiliki perkembangan cerita yang dinilai lambat oleh sejumlah kalangan. Namun frekuensi porsi aksinya yang relatif sedikit diimbangi dengan tingginya kualitas cerita, sekaligus koreografi serta intensitas adegan-adegan pertempurannya, dan karena itu seri ini berhasil memperoleh basis penggemar kuat baik dari penggemar-penggemar Gundam lama maupun baru.

Dari aspek mecha, karena keterbatasan sumber daya Tekkadan, Gundam Barbatos digambarkan sebagai MS yang berulang kali perlu membangun ulang kekuatannya dengan mengambil senjata dan perlengkapan dari puing-puing MS lawan. Serupa dengan kasus The 08th MS Team, hal ini menjadikan Iron-Blooded Orphans salah satu seri Gundam dengan nuansa real robot yang paling kental. Di seri ini, hal tersebut ditandai dengan desain MS yang menonjolkan rangka dalam (frame) serta adegan-adegan aksi yang sama sekali tidak melibatkan persenjataan sinar. Dari segi desain, seri ini juga kelihatannya menjadi seri Gundam pertama yang MS utamanya menonjolkan senjata awal berupa tombak dan gada besar.

Iron-Blooded Orphans memperkenalkan konsep Mobile Worker, kendaraan bersenapan mesin ganda dan berkaki tiga yang lebih lemah ketimbang MS, namun serbaguna, mampu menempuh berbagai medan, dan unggul dari segi jumlah. Seri ini juga memperkenalkan konsep reaktor Ahab di dalam MS yang merupakan peninggalan Calamity War. Seperti halnya GN Drive dan reaktor Minovsky, gelombang yang dipicu reaktor Ahab akan menghambat kelancaran komunikasi radio. Keberadaan reaktor Ahab juga menandai perlunya relay-relay telekomunikasi Ariadne untuk menjalin komunikasi di luar angkasa dalam jarak sangat jauh.

Seri ini juga memperkenalkan konsep sistem antarmuka Alaya-Vijnana yang tertanam pada tulang punggung sebagian besar anak Tekkadan, yang digunakan dalam pengendalian MS dan Mobile Worker. Melalui penanaman nanomesin ke dalam darah, sistem ini memungkinkan komunikasi saraf langsung antara manusia dan mesin , memberikan kesadaran ruang naluriah lebih bagi penggunanya. Alaya-Vijnana memungkinkan pemiliknya menggunakan MS dan Mobile Worker tanpa pelatihan, namun dengan bayaran mahal berupa implikasi diskriminatif, proses operasi yang sangat menyakitkan, dan hanya dapat diberikan pada orang-orang yang masih di masa pertumbuhan.

(Peran ‘Karakter Bertopeng’ di seri ini dipegang oleh McGillis Fareed, yang turut memainkan peran ganda sebagai pria bertopeng baja yang mewakili perusahaan Montag untuk memajukan agendanya sendiri.)

Mobile Suit Gundam Thunderbolt (2015)

Gundam Thunderbolt merupakan seri ONA berdurasi sepuluh menit per episode yang mengadaptasi manga berjudul sama karangan Ohtagaki Yasuo (pengarang seri astronot Moonlight Mile). Kembali berlatar di masa Perang Satu Tahun, seri ini mencolok karena menjadi kali pertama ada seri manga Gundam yang kemudian diangkat ke bentuk animasi. Matsuo Kou dipercaya sebagai sutradaranya, dengan penanganan yang akan dilakukan oleh staf seri Gundam Unicorn.

Adaptasi anime ini mengangkat paruh pertama cerita manganya yang berlatar di luar angkasa, menjelang pertempuran terakhir yang berlangsung di A Baoa Qu. Paruh kedua ceritanya, yang berlatar di Bumi selepas berakhirnya perang, sudah direncanakan juga akan diadaptasi.

Terdiri atas 4 episode. Selepas penayangannya, keempat episode tersebut dikompilasi dan mendapat perpanjangan durasi dalam format film layar lebar dengan subjudul December Sky.

Berlatar di paruh akhir Perang Satu Tahun, suatu wilayah strategis yang disebut Thunderbolt Sector menjadi sasaran perebutan antara pihak Zeon dan Federasi Bumi. Namun wilayah tersebut sulit dinavigasi karena banyaknya bangkai kapal induk dan koloni luar angkasa telah sampai menghasilkan fenomena-fenomena listrik statis bagaikan awan-awan petir.

Dua tokoh utama seri ini adalah dua penggemar musik, Io Fleming dari pihak Federasi Bumi dan Daryl Lorenz dari pihak Zeon, yang saling bertemu di wilayah ini dan seolah telah ditakdirkan untuk membunuh satu sama lain. Io berasal dari Persaudaraan Moore yang bertekad untuk merebut wilayah Thunderbolt Sector yang ternyata adalah bekas tanah air mereka. Sedangkan Daryl mewakili Divisi Living Dead yang dengan diprakarsai salah satu institut penelitian Zeon, terdiri atas perwira-perwira bertubuh cacat yang dipertahankan hidup untuk mengujicoba suatu bentuk teknologi baru.

Demi membalas kematian rekan satu sama lain, untuk alasan pribadi masing-masing, di tengah pertempuran dahsyat yang mendatangkan keputusasaan bagi semua, Io yang menggunakan Full Armor Gundam berhadapan dengan Daryl yang menggunakan Psycho Zaku. Keduanya meyakini tak ada lagi ada kompromi yang dapat ditemukan di antara mereka.

Seri Gundam Thunderbolt sempat kontroversial karena menghadirkan desain-desain MS yang dipandang terlalu canggih untuk ukuran zaman yang menjadi latar cerita. Namun dengan desain-desain mekanisnya yang mencolok, nuansa drama pribadinya yang dewasa, serta adegan-adegan aksi memukau yang dikombinasikan alunan jazz serta visual yang tajam, seri ini tetap berhasil meraih kalangan pemerhatinya.

Film kompilasi December Sky adalah versi yang lebih direkomendasikan dengan pemaparan ceritanya yang lebih menyatu.

Dari segi mekanis, Gundam Thunderbolt menghadirkan beragam desain MS klasik dalam varian ‘kelas berat’ yang dilengkapi lapisan-lapisan pelindung tambahan serta senjata beraneka ragam. Ini seri Gundam pertama di latar Universal Century yang memperkenalkan koneksi langsung antara saraf dan sistem kendali MS, yang menjadikannya semacam alternatif dari sistem Psycommu yang baru dikembangkan. Seperti halnya Gundam Unicorn dan The Origin, Gundam Thunderbolt juga salah satu seri yang menghadirkan desain-desain MS lama dalam versi baru yang benar-benar berkesan.

(Tidak ada ‘Karakter Bertopeng’ yang tampil di seri ini.)

Gundam Build Fighters Try: Island Wars (2016)

Menyambung kesuksesan seri utamanya, Island Wars merupakan episode TV spesial yang menjadi sekuel sekaligus penutup dari seri GBF Try. Produksinya dilakukan oleh staf yang sama dengan GBF Try, dan berdurasi setengah jam.

Team Try Fighters, beserta sejumlah kawan mereka dari tim-tim lain, telah diundang ke salah satu cabang Nielsen Labs di sebuah pulau tropis untuk mengujicoba sistem dengan Plavsky Particles Mk II yang baru. Namun, kemunculan seorang gadis misterius di tepi pantai beserta sejumlah kejadian aneh lain berujung pada lepas kendalinya Gunpla Scramble Gundam yang dibangun menggunakan kristal baru yang diuji.

Melihat kesamaan insiden dengan apa yang terjadi delapan tahun sebelumnya, Kamiki Sekai dengan Kamiki Burning Gundam, Kousaka Yuuma dengan Lightining Gundam Strider, serta Hoshino Fumina dengan Star Winning Gundam, dengan dukungan teman-teman mereka yang lain, menyelesaikan teknik Winning Road yang baru untuk mencegah kehancuran yang akan terjadi ke dunia nyata.

Meski bukan sekuel utuh, episode spesial Island Wars tetap disambut para penggemarnya karena menampilkan elemen-elemen khas GBF Try yang membuatnya disukai. Dengan kombinasi komedi dan adegan-adegan aksi berlebihan, Island Wars juga memenuhi harapan penggemar dengan membeberkan lebih banyak soal kesudahan para tokoh Gundam Build Fighters.

Dari segi mekanis, di samping menampilkan lebih banyak Gunpla-Gunpla versi baru yang dimunculkan dalam episode terakhir seri TV-nya, episode ini mencolok karena menampilkan Gold God Superior Kaiser dari seri SD Gundam Gaiden dalam bentuk proposi riil yang tidak SD. Episode ini juga mencolok karena menghadirkan adegan yang di dalamnya, berbagai serangan pemusnah massal dari berbagai semesta Gundam dilepaskan secara beruntun.

(Tidak ada karakter bertopeng baru di episode spesial ini.)

Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans (Season 2, 2016)

Musim tayang pertama Gundam IBO memperoleh sambutan positif dengan nuansanya yang segar dan arah perkembangan ceritanya yang tak biasa. Kabar penayangan musim tayang kedua, yang memaparkan kelanjutan cerita dengan karakter-karakter baru dan penggalian latar lebih dalam, ditanggapi dengan cukup antusias oleh para penggemar.

Dengan staf produksi yang masih sama, season ini diperkirakan memiliki episode sebanyak 25.

Berlatar tak lama sesudah pemilihan perdana menteri Arbrau, Tekkadan telah berhasil meraih kedudukan. Hak pengelolaan yang mereka perjuangkan telah diperoleh lewat kerjasama dengan Admoss Company pimpinan Kudelia Aina Bernstein. Namun seiring hilangnya kepercayaan atas Gjallarhorn, konflik bersenjata di dunia bertambah. Ironisnya, hal tersebut diiringi bertambahnya jumlah tentara anak-anak yang terinspirasi oleh keberhasilan Tekkadan.

Tekkadan kembali terseret pusaran konflik karena kerjasama rahasia mereka dengan McGillis Fareed. McGillis yang menggantikan ayahnya kini mendapat perlawanan dari Rustal Elion, seorang bangsawan lain yang menjadi pemimpin armada luar angkasa Arianrhod milik Gjallarhorn. Di sisi lain, perpecahan juga timbul di dalam Teiwaz seiring munculnya pihak-pihak yang tak bisa menerima kemajuan Tekkadan.

Kepemimpinan Orga Itsuka kembali diuji seiring datangnya ancaman-ancaman baru baik dari Mars maupun Bumi. Namun menemaninya dengan setia adalah sosok Mikazuki Augus dengan Gundam Barbatos Lupus yang masih menjadi pelindung mereka yang terkuat… terlepas dari besarnya bayaran yang ia tanggung dengan tubuhnya.

(Tokoh ‘Karakter Bertopeng’ di seri ini adalah Vidar, perwira misterius yang mendukung pihak Arianrhod dengan MS misterius Gundam Vidar yang konon memiliki tiga reaktor Ahab.)

———

(Kabar-kabar lainnya mungkin nanti akan kutambahkan lagi.)

 

Iklan

13 Responses to “Daftar Animasi Gundam (Desember 2016)”

  1. wow..

    good job

  2. klw gtu buruan bikin daftar tokohnya juga.. *JustKid* XP

  3. wah abis baca resume movie gundam 00…
    jadi pengen nonton…
    kapan ya…
    g sabar…

    • karena baru dirilis, biasanya ampe ada waktu sekitar 6 bulan ampe versi dvd/bluray keluar.
      baru sesudah itu, biasanya file-nya mulai beredar di internet.

  4. gundam evolve bagaimana
    koq gak di ulas dan dia gundam di era apa

    • Gundam Evolve itu seri animasi-animasi lepas yang kalo ga salah tujuannya buat ngasih presentasi soal teknologi animasi CG Sunrise. Yang ditampilin itu adegan-adegan mecha MS pendek sekitar 15 menitan dari berbagai macam era (UC, AW, CE, dsb.). Emang biasanya ada ceritanya, tapi ceritanya itu pendek banget, bersifat lepas (gaiden) dan enggak selalu ‘canon’. Jadinya lebih bersifat kayak omake gitu yang nampilin perkembangan-perkembangan cerita alternatif yang mungkin terjadi.

      Per episode biasanya ada satu mecha Gundam yang dijadiin sorotan. Animasi-animasinya biasanya keren-keren loh.

      Karena emang bukan seri berkesinambungan makanya engga aku masukin ke sini.

  5. ms g igloo adalah anime gundam terkeren menurut ku karena lebih realistis tentang suasana perang yang sebenarnya karena jauh dari unsur one heroin saja or tidak menceritakan tentang satu kekuatan saja tapi ini juga menceritakan nya dari 2 kekuatan yang sedang berseteru sehingga jadi lebih sreg nonton seperti bagaimana saat zeon menyerang bumi(persis seperti serangan nazi jerman pada PD 2 dan bahkan helm tentara zeon nya pun sama dengan tentara nazi jerman hehehe begitu juga pasukan bumi yang mirip serangan tentara sekutu diPD 2 ) itu menurut ku bosss hehehehe jadi saya lebih suka anime gundam versi ini

  6. Cara download video gundam seed-seed destiny bhs indo, di apa y, ane dari dlu cari tp ga ktmu2..?

Trackbacks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: