Gundam SEED X Astray

Oke, berikut pembahasan tentang salah satu cerita Astray yang lain.

Berlatar di luar angkasa, pada jeda peperangan dua bulan menjelang akhir seri TV pertama, X Astray berkisah tentang perseteruan Canard Pars dengan Prayer Reverie. Canard, seorang pilot MS  Federasi Eurasia yang sebenarnya merupakan salah seorang produk gagal dari proyek Ultimate Coordinator yang telah melahirkan Kira Yamato. Prayer, seorang pemuda misterius yang di balik penampilannya yang sakit-sakitan, telah diutus oleh Bapa Malchio dalam suatu tugas rahasia yang dapat menentukan nasib Bumi di masa depan…

X Astray berformat komik, dan mungkin merupakan satu-satunya cerita Astray yang diterbitkan hanya dalam satu format. Ceritanya jadi relatif mudah diikuti, tapi tetap ada banyak detil yang hanya bisa dimengerti oleh orang-orang yang mengikuti seri-seri Astray yang lain.

Yah, kurang lebih seperti itu.

Yang perlu kau lakukan hanyalah menjadi yang asli…

Inti masalah X Astray adalah sebuah MS bernama Dreadnought, yang merupakan prototipe MS berteknologi nuklir yang dikembangkan sebelum Freedom, Justice, dan Providence. N-Jammer Canceller Dreadnought hendak dipercayakan kepada Bapa Malchio oleh suatu pihak tertentu di PLANT demi mengatasi krisis energi yang tengah berlangsung di Bumi.

Karena suatu alasan yang baru terungkap belakangan, Prayer diminta secara khusus untuk mengantarkan MS ini. Di luar angkasa, ia membuat janji temu dengan orang-orang Junk Guild yang akan membantunya. Tapi sebelum Lowe Guele dan kawan-kawannya itu tiba, kapal pengangkut Prayer diserang Gai Murakumo dari kelompok Serpent Tail yang kemudian mencuri bagian-bagian N-Jammer Canceller dari Dreadnought.

Di sisi lain, Canard yang diserahi tanggung jawab untuk menguji MS baru Hyperion oleh Gerard Garcia memulai penelusuran jejaknya terhadap Kira. Setelah terbebas dari proyek Ultimate Coordinator, kelebihan-kelebihan khusus yang Canard miliki dimanfaatkan oleh pihak Eurasia dalam proyek rahasia pengembangan senjata baru mereka.

Meski sama-sama bernaung di bawah bendera Aliansi Bumi, Federasi Eurasia menaruh dendam terhadap Federasi Atlantik semenjak insiden peledakan Cyclops yang dilakukan oleh Federasi Atlantik di Alaska. Garcia yang dipercaya menangani proyek pengembangan MS rahasia tersebut berkat pengalamannya berurusan dengan Strike Gundam di pangkalan bulan Artemis.

Situasi perpolitikan yang berkembang secara cepat kemudian mempertemukan Canard dan Prayer dalam suatu persimpangan jalan. Terungkapnya keberadaan N-Jammer Canceller oleh orang-orang Aliansi membuat Canard ditugaskan untuk merebut Dreadnought yang Prayer bawa agar teknologinya bisa diadopsi pihak Eurasia. Namun kenyataan bahwa teknologi ini sudah terlebih dahulu jatuh ke tangan Federasi Atlantik (karena campur tangan Creuset melalui Fllay Alster) yang mengakibatkan terbentuknya kesepakatan kerjasama teknologi antara pihak Eurasia dan Atlantik, akhirnya memaksa Canard dan Prayer untuk sama-sama menjadi pelarian.

Marah dan frustasi karena lagi-lagi disingkirkan karena ‘tidak sempurna,’ Canard melakukan serangkaian tindakan drastis demi melengkapi Hyperion miliknya dengan teknologi N-Jammer Canceller-nya sendiri. Karena tindakannya ini, kini ia diburu oleh ZAFT sekaligus Aliansi.

Lowe, yang telah memahami duduk perkara sebenarnya dari Gai, demi kepentingan orang-orang di Bumi, kemudian memulai upayanya untuk menyempurnakan Dreadnought dengan bantuan Rondo Mina Sahaku di stasiun luar angkasa Ame-no-Mihashira. Hasil karyanya yang menjadi bentuk akhir Dreadnought  ia namai  ‘X Astray,’ yang kemudian diserahkannya pada Prayer sebagai persiapan untuk pertarungan terakhirnya melawan Canard.

Di tengah ancaman berbagai pihak yang mengincar mereka berdua, Canard menantang Prayer untuk duel satu kali lagi. Meski tak sempurna, ia ingin membuktikan bahwa dirinya pun bisa menjadi sehebat yang ‘asli’…

Banyak Tokoh yang Sebenarnya Menarik

Meski secara garis besar menarik, inti cerita  X Astray rasanya agak gimanaa gitu…

Canard yang dibakar dendam dan terobsesi dengan Prayer karena merasa ‘selama Prayer belum bisa dikalahkan, maka Kira yang sempurna juga belum bisa ia kalahkan,’ entah mengapa kurang meninggalkan kesan yang mendalam. Adegan akhir saat ia akhirnya menemukan Kira  sebenarnya bagus sih, cuma sedikit terasa klise.

Prayer yang pada akhir cerita mengungkapkan dirinya sebagai klon tak sempurna dari ‘seorang bekas pilot Moebius Zero dari Aliansi’ (yang menjadi alasan mengapa ia sekarat dan sebagai orang Bumi dianggap cocok membawa Dreadnought yang memiliki sistem DRAGOON) juga terkesan kurang matang sebagai karakter karena kurang dijelaskannya alasan kuat yang membuatnya jadi orang yang enggan bertarung.

Terlepas dari itu, tetap ada banyak hal menarik kok di sini. Dalam hal ini, tokoh-tokoh baru yang perlu dikenal bila ingin bisa sepenuhnya menikmati cerita-cerita Astray yang muncul berikutnya. Dari pihak ZAFT, ada pilot GINN  High Maneuver Type Mikhail Coast yang ditugaskan memburu Dreadnought. Dari pihak Aliansi, dikenalkan pilot Moebius Zero berbahaya Morgan Chevalier yang sudah veteran sempat menjadi lawan tanding Canard dalam upayanya mendapatkan reaktor nuklir. Lalu tokoh-tokoh lama seperti Lowe, Mina, dan Gai, beserta teman-teman mereka dari masing-masing pihak, juga turut ambil bagian dalam ‘perselisihan sesaat’ ini.

Untuk tokoh-tokoh yang memegang peranan minor, ada Meriol Pistis, perwira perempuan Eurasia yang menjadi kolega sekaligus simpatisan Canard dalam berbagai tindakannya; serta Balsam Arendo, sesama pilot Hyperion yang kemudian dibunuh Canard saat dirinya dipaksa melarikan diri. Tentu saja yang mengejutkan adalah kembali tampilnya Garcia sebagai salah satu karakter yang lumayan dominan, terlebih bila mengingat betapa kecilnya peranan yang ia miliki di dalam seri TV-nya. Hal yang sebenarnya lebih mengejutkan lagi adalah saat pria misterius di masa lalu yang menghasut Canard untuk memburu Kira terungkap sebagai Gilbert Durindal, lelaki yang nantinya menjadi pemimpin tertinggi PLANT di Gundam SEED Destiny. Tapi pengungkapan ini dilakukan melalui media-media lain dan bukan dalam cerita ini sendiri, jadi pengungkapan ini sebenarnya tak semengesankan itu.

Aku takkan berkomentar banyak soal mechanya kali ini. Untuk suatu alasan, aku kurang suka desain Dreadnought. Hyperion dengan perisai-perisai sinarnya memang mengingatkanku pada V Gundam. Tapi tampilannya di sini benar-benar sulit kusuka.

Mungkin tak semenarik seri-seri Astray lain, tapi X Astray tetap memiliki daya tariknya kok. Tak ada salahnya untuk… uh, tahu tentangnya… Maksudku, sebagai penggemar Gundam.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: